- Komunitas Blogger Bekasi - http://bloggerbekasi.com -
Bekasi & Stigma Pemalas
Posted By Masim Vavai Sugianto On October 16, 2009 @ 1:57 PM In Bekasi-Ku,Sosial-Budaya | 13 Comments
[1]Salah satu kerisauan saya yang utama dan menghinggapi saya selama ini adalah kenyataan ada banyak anak-anak putus sekolah di kampung saya di Tambun-Bekasi. Mereka bukan putus sekolah dalam arti berhenti ditengah jalan (meski ada juga beberapa) melainkan mereka lulus SLTA namun tidak bisa melanjutkan kuliah dan juga tidak bisa bekerja.
Lowongan pekerjaan sangat terbatas. Kalaupun ada, banyak perusahaan yang memilih menggunakan yayasan. Mereka tidak punya pilihan. Jika mereka masuk melalui yayasan, mereka harus menyetorkan sekian juta rupiah dari gaji (prosesnya dicicil, misalnya Rp. 500 ribu tiap bulan) sedangkan kadang mereka hanya bekerja selama 3-6 bulan saja.
Saat ini saya memang tinggal agak jauh dari kampung tempat saya dilahirkan di Tambun sana. Saya tinggal di Bekasi Timur, dekat terminal Bekasi. Jarak tempat tinggal sekarang dengan kampung saya di Tambun memang hanya beda kecamatan namun tiap saya pulang menjenguk orang tua saya, rasa risau dihati saya tidak kunjung reda. Banyak dari mereka adalah tetangga saya dilingkungan rumah orang tua saya. Beberapa diantaranya malah sanak family saya, sedangkan sebagian besar lagi adalah adik kelas saya baik di SD maupun SMP.
Saya tahu pasti sikap dan tindak tanduk mereka sedari kecil. Saya tahu mereka adalah anak-anak yang relatif baik. Kalaupun ada kenakalan, semuanya kenakalan khas remaja dan bukan kriminal.
Masalahnya, tidak bisa kuliah dan tidak memiliki pekerjaan membuat mereka hanya memiliki sedikit kesempatan. Ada stigma bahwa orang Bekasi (asli ?) itu pemalas. Stigma yang mungkin dilekatkan karena ada beberapa sikap yang dilakukan oleh segelintir orang namun menjadi generalisasi.
Saya tidak pernah percaya pada generalisasi. Baik itu generalisasi yang dilekatkan pada orang Bekasi asli ataupun generalisasi yang dilekatkan pada orang lain, didaerah lain, pada suku lain.
Stigma orang Bekasi pemalas dan bodoh mungkin gejala umum yang bukan hanya terjadi di Bekasi. Didaerah lain mungkin ada kecenderungan yang sama, yang sering berujung pada konflik horizontal sosial-masyarakat.
Saya tidak ingin melawan stigma yang dibalas dengan stigma. Ada banyak stigma negatif tentang orang Bekasi, antara lain soal pemalas dan bodoh tadi, kemudian stigma tukang kawin (yang membuat isteri saya sempat maju mundur saat hendak menikah dengan saya
), stigma soal jual tanah warisan, stigma soal ketidakmauan merantau, stigma soal ketidakmauan belajar dan stigma negatif lainnya.
Saya khawatir, stigma yang ada, tidak kuliah dan tidak bekerja jika tidak dikelola dengan hati-hati bisa menyeret mereka pada perilaku kriminal.
Jika sebagian besar orang langsung mengecam tindak tanduk ormas-ormas kedaerahan yang mengatasnamakan Bekasi atau Betawi, saya pribadi miris karena ada banyak diantara mereka yang ikut organisasi tersebut karena tidak punya pilihan untuk bisa mencari nafkah.
Saya sejak lama berpikir, apakah ada yang bisa saya lakukan untuk mengurangi stigma tersebut sekaligus membantu mereka-mereka yang mengalami kesulitan diatas. Saya juga tidak ingin membatasinya hanya untuk orang Bekasi karena saya pribadi cenderung untuk meniadakan sekat-sekat kedaerahan dan jargon “orang asli”
Pikir saya, mungkin ada yang bisa saya lakukan tanpa menunggu saya kaya raya dan membiayai seluruh misi saya. Berikut adalah beberapa pemikiran yang terlintas dibenak saya :
Bagi rekan-rekan yang punya pengalaman untuk kegiatan sejenis atau rekan-rekan yang memiliki saran atau kritik silakan sampaikan melalui bagian komentar.
Tulisan ini merupakan salinan dari tulisan di blog pribadi : Risau [2].
Article printed from Komunitas Blogger Bekasi: http://bloggerbekasi.com
URL to article: http://bloggerbekasi.com/2009/10/16/bekasi-stigma-pemalas.html
URLs in this post:
[1] Image: http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2009/10/lambang-bekasi1.jpg
[2] blog pribadi : Risau: http://vavai.com/blog/v2/2009/06/24/risau/
Click here to print.
Copyright © 2009 Komunitas Blogger Bekasi : http://www.bloggerbekasi.com. All rights reserved.