- Komunitas Blogger Bekasi - http://bloggerbekasi.com -

Lima Alasan Berhenti Ngeblog

Posted By dhodie On February 15, 2010 @ 9:53 AM In Tips | 47 Comments

[1]Awalnya, kegiatan ngeblog berkembang dari sebuah hobi menulis di internet. Kemudian, seiring diversifikasi latar belakang blogger, tujuan ngeblog pun berkembang. Beberapa orang menjadikan blog sebagai cara untuk mengemukakan pandangan-pandangan terhadap sebuah topik yang berkembang, sementara yang lain merasa ngeblog bisa menjadi sumber penghasilan. Hal terbaik dari ngeblog adalah kita bisa menulis topik apa pun yang kita inginkan—tanpa batas! Tetapi tidak semua orang mampu mempertahankan kebiasaan baik ini. Hal ini terjadi karena banyak sekali hambatan yang dialami oleh mereka, ketika di awal-awal ngeblog.

Berikut ini adalah lima alasan mengapa blogger berhenti ngeblog:

1. Tidak Tertarik Ngeblog
Banyak blogger mengawali kegiatan ngeblognya karena mendengar ngeblog itu menyenangkan. Tentu tidak ada salahnya mencoba sesuatu yang menyenangkan. Biasanya, orang-orang ini tidak tau apa yang mereka ingin lakukan di blog. Sehingga mereka akan berpikir keras untuk mengisi blog mereka yang pada akhirnya justru akan membebani mereka. Ketika sesuatu sudah dijadikan beban, biasanya orang akan berhenti untuk meneruskannya. Dan memang benar kita seharusnya berhenti ketika kita tidak menyukai kegiatan ngeblog.

2. Tematik Yang Kurang Tepat
Tematik (niche) merupakan bahasan/topik khusus yang dikupas dalam sebuah blog (bisa berupa teknologi, wisata, kuliner, perjalanan, curhat dll). Niche merupakan hal yang esensial untuk menjaga eksistensi sebuah blog. Ketika blog ditemukan tanpa niche apapun, esensi sebuah blog pun akan hilang. Banyak blogger yang sengaja menghindar dari niche utama mereka. Mereka menemukan bahwa menulis niche mereka (sesuai dengan bidang dan keahlian) akan menjadikannya kegiatan yang menghabiskan energi dan waktu.

Poin utama di sini adalah bereksperimen lah dengan banyak niche yang berbeda. Ketika menemukan niche yang paling nyaman, jadikan itu sebagai niche kita. Dalam hal ini, sangat disarankan untuk menggunakan terlebih dahulu platform gratisan seperti blogspot dan wordpress sebagai eksperimen.

3. Banyak Faktor Pengganggu
Akhir-akhir ini, banyak blogger yang sulit untuk fokus ngeblog ketika banyak social media yang ditawarkan di internet. Blogger biasanya ketagihan dengan komputer dan menghabiskan waktu mereka untuk aktivitas yang tidak produktif seperti main game atau berselancar di jejaring sosial dan mikroblog. Situs-situs jejaring sosial memang penting untuk mempromosikan blog kita, tetapi harus ada batasan waktu untuknya. Banyak blogger mengakui bahwa mereka addicted dengan facebook, twitter, atau plurk.

Menurut saya, seseorang harus menyeimbangkan waktu yang digunakan untuk ngeblog dan ber-social network karena keduanya sangat penting untuk pertumbuhan blog mereka sendiri.

4. Tidak Mendapat Apa yang Diimpikan
Banyak orang ngeblog dikarenakan mereka berfikir blog dapat menjadi sumber penghasilan. Dan banyak juga blogger yang awalnya tidak atau berhenti bekerja karena ngeblog. Seorang blogger yang sukses belum tentu yang paling banyak menghasilkan uang karenanya. Ngeblog yang baik tidak menjamin penghasilan yang baik. Kesabaran merupakan kunci. Kita tidak bisa berharap blog kita langsung menghasilkan berjuta-juta uang setiap bulannya. Sebuah blog baru bisa menghasilkan uang ketika mendapat trafik yang signifikan ataupun reputasi yang baik. Di sini konsistensi diperlukan. Dengan mengupdate blog secara konsisten, penghasilan yang didapat pun akan meningkat seiring waktu berjalan.

5. Tidak Ada Umpan Balik
Blogger juga manusia! Mereka tetap butuh apresiasi atas jerih payah yang mereka lakukan. Penghargaannya bisa dalam bentuk social bookmark, retweet, atau pun komentar. Bentuk penghargaan terbaik adalah komentar, karena seseorang biasanya mencari komentar positif tentang postingan mereka.

Yang kurang diperhatikan oleh blogger pemula adalah ada kemungkinan postingan kita tidak mendapat satu pun komentar! Dan hal ini lah yang bisa melemahkan semangat mereka. Dan pada akhirnya berhenti ngeblog.

Berikut ini adalah beberapa tips terkait yang bisa saya bagi agar kegiatan ngeblog kita menjadi menyenangkan:

  1. Ingat bahwa ngeblog adalah sarana berbagi. Tidak ada yang lebih menyenangkan ketimbang berbagi dengan orang lain tentang informasi/pengetahuan/pengalaman yang kita miliki. Bukankah orang yang paling baik di mata Allah adalah orang yang paling bermanfaat untuk sekitarnya? Dengan niat ini, kita tidak akan merasa ngeblog sebagai sebuah beban.
  2. Temukan tematik (niche) yang paling pas. Apakah menulis perjalanan lebih menyenangkan dibanding menulis teknis atau SEO? Maka jadikan perjalanan sebagai niche blogmu. Begitu pula sebaliknya. Temukan nilai unikmu!
  3. Bersikap seimbang terhadap kegiatan online yang kita lakukan. Saya pribadi membagi waktu sehari-hari seperti ini: Pagi dan siang untuk Plurk [2], Malam untuk Blog [3] dan Posterous [4]. Plurk untuk bersosialisasi, blog untuk belajar konsistensi menulis dan berkomunitas, dan posterous untuk belajar fotografi.
  4. Jangan berharap yang instan-instan! No pain no gain. Bersakit-sakit ke hulu, bersenang-senang kemudian. Intinya adalah setiap kegiatan butuh pengorbanan. Waktu yang kita habiskan untuk memosting, mencari data, ataupun belajar monitized blog adalah pengorbanan untuk menjadi blogger yang sukses.
  5. Gunakan prinsip “give and received”. Berkunjung lah, bersosialisasi lah, dan tinggalkan jejak lah di blog orang lain (blogwalking). Pada dasarnya blogger yang dikunjungi pun akan mengunjungi balik.
  6. Ikut komunitas. Tidak ada serunya ngeblog tanpa pernah bersosialisasi dengan yang lain. Bertemu secara online atau offline tidak hanya akan menciptakan ikatan silaturahmi yang lebih kuat, tapi juga akan mendatangkan inspirasi untuk kegiatan ngeblog kita ke depan.

Jadi, mengapa harus berhenti? Blogging is so fun! :lol:

[5]

Sumber artikel di sini [6] dengan tips yang dikerjakan sendiri oleh penulis.

Penulis bernama lengkap Dodi Mulyana. Seorang Engineer yang mencintai dunia blogging dengan segenap hiruk pikuknya. Baginya ngeblog adalah jiwanya. Blog pribadi penulis dapat diikuti di Dhodie Weblog [3] dan project #365Shots-nya di Dhodie's Daily Photos [4].

Article printed from Komunitas Blogger Bekasi: http://bloggerbekasi.com

URL to article: http://bloggerbekasi.com/2010/02/15/lima-alasan-berhenti-ngeblog.html

URLs in this post:

[1] Image: http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/02/Berhenti-fuchihablogspot.com_.jpg

[2] Plurk: http://www.plurk.com/dhodie

[3] Blog: http://dhodie.com

[4] Posterous: http://dhodie.posterous.com

[5] Image: http://deblogger.org/wp-content/uploads/2010/02/dont-quit-blogging.jpg

[6] sini: http://ow.ly/10RYa

Copyright © 2009 Komunitas Blogger Bekasi : http://www.bloggerbekasi.com. All rights reserved.