Jika Perang Tak lagi bisa dielakan Indonesia vs Malaysia
Polhukam Friday, August 27th, 2010 6,692 views
Print Artikel Ini


Jarjit :
Dua tiga burung kenari
Apa hendak hajat tuan gatot kaca nak kemari.
Mail :
Dua kucing berlari
Dua orang Indon mana nak cari
Pantun Ipin :
Dua Tiga Ayam goreng
Maafkan jarjit tuan gatotkaca, Kami datang hendak cari kawan..cari ayam goreng di bekasi
Jarjit :
Dua tiga kapal terbang
Pejuang mana yang paling garang
Ipin Upin :
Pergi kedai beli berang
tentulah tuan gatotkaca yang paling garang
gatot kaca ototnya kawat main gendang elok lah santun
coba hamba gak sekedar lewat hamba sumbang lah satu pantun
Terlepas dari isu yang memanas akhir-akhir ini antara Indonesia dengan kerajaan malaysia, sebenarnya saya sebagai seorang warga negara dan juga seorang blogger tentunya sangat prihatin. Di satu sisi nasionalisme sebagai bangsa tentunya dipertaruhkan, tentunya sikap para pimpinan kitalah yang harus cepat respon, menunjukan sikap tegas sebagai bangsa yang berdaulat, dimana posisi harus bersikap dan dimana menempatkan dada ini agar bisa tegap menopang kaki-kaki yang kokoh.
Disisi lain, jika pemerintah tidak segera bersikap tegas tentunya akan semakin muncul stigma rasa tidak percaya dan curiga dikalangan masyarakat, sehingga aksi-aksi heroik bisa saya terjadi walaupun dengan tindakan yang kurang terpuji dengan membakar bendera ataupun sweeping dikarenakan masyarakat yang geram menunggu sikap pemerintah yang tegas.
Memang , kadang miris melihat perkembangan negeri ini yang hampir 2 juta rakyat kita bekerja di negeri jiran, dan kebanyakan dari mereka bekerja disektor perumahan sebagai pembantu rumah tangga. Para pekerja kita kekurangan skill dan pengetahuan, sehingga seringkali mendapat perlakuan yang keji dari majikan tanpa perlindungan hukum dari aparat hukum malaysia. Keaadaan menjadi lebih buruk ketika media dan stigma masyarakat negeri jiran yang sering membuat stigma buruk dengan pekerja kita dengan ungkapan indon, pendatang haram bagi pekerja yang dinyatakan ilegal, namun demikian para majikan sangat membutuhkan tenga kerja kita.
Saya lebih bisa bernapas lega jika pemerintah malaysia bisa memandang kita sebagai bangsa, memahami bahwa buruh harus mendapat perlakuan yang sama dimata hukum malaysia..Sehingga dua bangsa bisa duduk berdampingan dan saling menghargai, sayang sekali jika jutaan rakyat Indonesia terkesima dengan budaya saling menghargai,menghormati yang diperankan oleh Ipin dan Upin tidak tercermin oleh pemerintah malaysia dalam kebijakan baik dalam negeri maupun luar negerinya…Uppss sekedar bersantai saja, daripada hubungan terus memanas mari kita selaraskan bersama lewat cerita kartun antara Upin dan Ipin lawan Unyil hi..hi
Print Artikel Ini















betul…betul…betul…ternyata perangai Malaysia tidak searif di film kartunnya,
kata orang Jawa; “nyolong bade”
Kegeraman masyarakat yang memuncak karena seringkali kita dilecehkan terus tapi pemerintah cuma bisa ajukan nota protes.
[Reply]
Blogger Borneo standby di posisi, tinggal melihat perkembangannya seperti apa (Hehehe….gayanya seperti penjaga perbatasan saja). Wakakaka….
[Reply]
mudah-mudahan situasi makin membaik dengan saling menghargai dan menghormati masing-masing, inrospeksi
[Reply]
malay gak akan pernah menghormati kedaulatan Indonesia, sdh seharusnya pemerintah RI bersikap tegas pada malingsia ini….saat ini reaksi berlebihan dari malay saat kedubesannya di Jakarta di “bom” TINJA….he he he……. ternyata malay takut sama TINJA…..
[Reply]
MALINGSIAL ITU SOK PEJABAT DAN OKNUM-2NYA.. INGAT KALIAN ITU PERNAH BELAJAR MEMBACA SAMA KAMI.. KALIAN TIDAK PUNYA PERJUANGAN KARENA KALIAN MERDEKA DAPAT HADIAH BRITISH.. BEDA DGN KAMI BUNG.. KAMI MEREBUT DARI PENJAJAH HOLLAND DAN JEPUN.. BUKAN HADIAH KEMERDEKAAN KITA
[Reply]
PEJABAT POLISI DIRAJA MALINGSIAL TIDAK PUNYA OTAK.. MASA 3PEJABAT RI DIPLONTHOS, SEMENTARA MALING IKAN KITA PERLAKUKAN DGN BAIK.. MANA KEJANTANANNYA KALIAN.. DASAR BANCI
[Reply]
AYO ANAK BANGSA INDONESIA SEMUANYAAAAAAAAAAAAAA.. BOIKOT PRODUK AND JASA MALINGSIAL SEKARANG JUGA…
PUTUSKAN HUB DIPLOMATIK DGN MALINGSIAL.. TAK ADA UNTUNGNYA BUAT BANGSA KITA YG BERDAULAT
TAK PERLU PERANGPUN MRK AKAN KOLAP.. JIKA SEMUA WNI YG ADA DI MALINGSIAL KITA TARIK
[Reply]
saya rasa adu otak (diplomasi dan negosiasi) lebih bernilai intelektualitas di mata dunia, ketimbang adu otot (perang fisik), yang dapat semakin menunjukkan bahwa negara kita lebih suka mengandalkan kekuatan fisik. lebih enak bermain bersih tanpa harus ada pertumpahan darah yang dapat membuat keadaan semakin kacau. Tetapi bila m*l*ysi* memulai angkat senjata, Siapa takut untuk turun tangan melawan mereka.!!
[Reply]
wah..ternyata banyak commentnya pada patriotik semua nih para blogger..heba yah
[Reply]
aries rachmandy Reply:
September 1st, 2010 at 9:05 AM
@muhammad_anhar,
ooh.. ini ni,org yg jd biang keladi memunculkan jiwa nasionalisme dan patriotik saya, hehe…
pantunnya lucu
salam kenal
[Reply]
indonesia hrs tdk tinggl diam hancrkn malaisya sprti wktu zaman soekarno yg berani melawan malaisya dg sukarelawan mancapai 10000 orang
maju truss indonesia q kan slalu mndukungmu
[Reply]
sorry bro bkan underestimate, kan baru kemarin hari kita dibikin babak belur oleh Noordin M Top, lah kalo sono punya cadangan Noordin yang lebih Top gimana donk?
[Reply]
mas, bisa tukeran link ga?
[Reply]
sbnr’a bpk SBY bukan tidak tgas dalam mnanggapi kasus ini,namun prlu kita ktahui b’sma bhwa pngalaman saat PERANG INDONESIA vs MALINGSIAL thn 1963-1966,garem inggris n angus-tralia turun tangan ngbelain malingsial dgn alasan INDONESIA yg mnyrang lbih dulu,makanya SBY ga mo nyrang duluan biar INDONESIA ttap dibnarkan ama PBB n dunia,jadi klo si maling itu udah mulai duluan ga ada alsan wat simaling utk cari simpatik n bantuan.
kalo PERANG udah di putuskan,ANE SIAP B’JUANG DENGAN JIWA N RAGA ANE WAT INDONESIA
[Reply]
betul..betul..betul…
terima kasih postingannya ya..
salam kenal…
kunjungi juga blog saya fakultas teknik unand
[Reply]
JoeOtai is here..saya orang malaysia..camni naa..tak perlulah nak perang2,boikot2 sesama negara islam naa..kalo nak perang ker,boikot ker biar ler negara yang memperdajal ISLAM ok..tak semua orang2 malaysia JAHAT,dan tak semua juga orang indonesia baik eaa..sebaik2 umat disisiNYA adalah yang bertakwa:)..janganlah gaduh2 yup..saya pun ada geng2 dekat malaysia ni yang orang indonesia..elok jer saya berkawan dengan diorang daa..tak ada pulak yang nak bergaduh..siap geng saya namenya sijes(orang indonesia) tolong translatekan saya cerita indonesia ‘ada apa dengan cinta’ lagi tu..saya cakap dengan isteri sijes yang saya tak berapa faham bahasa indonesia..tu yang isterinya tolong translatekan lagi..HAPPY BERKAWAN daa..diorang dah berfamili..lagi pulak nenek moyang saya pun orang kampar indonesia laa..TIDAK ADA YANG MEMPERLEKEH BANGSA DAN SAUDARA SEAGAMANYA..kalopun ada,segelintir daa..BUKAN SEMUA ORANG MALAYSIA JAHAT,BUKAN SEMUA ORANG INDONESIA JAHAT..BUKAN PULA SEMUA ORANG MALAYSIA BAIK,DAN BUKAN PULA SEMUA ORANG INDONESIA BAIK..yang penting,agama islam tidak mengajar kita untuk berperang sesama agama..perang kiranya agama islam diperkotak katik..selalunya yang menginginkan perang nie orang yang tak mempunyai pertimbangan yang waras..seelok2nya kita bawak berbincang naa..buang2lah sifat hasad dengki tu naa..baik orang malaysia mahupun orang indonesia naa..janganlah RACIST..kita seagama tak payahlah berperang2 ngan gaduh2..buat apa??yang seronok puak2 dajjal dengan yahudi laa..diorang bertepuk sorak lagi seronok ISLAM diperlekeh dan kegiatan jahat semua datangnya dari ISLAM..SALAH!!!!!
ISLAM AGAMA YANG TERBAIK..
SAYA BERTANYA KEPADA SAUDARA YANG BERAGAMA ISLAM..
ADAKAH AWAK YANG BERAGAMA ISLAM YANG SETUJU UNTUK PEPERANGAN INI BERLAKU?
SIAPAKAH NAMA AWAK DALAM ISLAM?
ADAKAH ISLAM MENGAJAR UNTUK BERPERANG?
APAKAH DALIL KUAT YANG MEWAJIBKAN PEPERANGAN ANTARA MUSLIM?
ADAKAH AWAK MEMPUNYAI ALASAN KUAT DARI SUDUT ISLAM YANG MENGGALAKKAN PEPERANGAN?
ADAKAH ANDA YANG BERAGAMA ISLAM BERANI BERSUMPAH AKAN DILAKNAT ALLAH TA’ALA SEKIRANYA PEPERANGAN INI TERJADI HANYALAH MERUGIKAN BANYAK PIHAK TERUTAMANYA SEAGAMA ISLAM?
TOLONG JAWAB NAA..
assalamualaikum..
[Reply]
usahlah kita bertingkah-tingkah begini… jangan selalu sangat emosi…
lekas tua tau…ini semua kesan dari reformasi….marah tak tertahan… banyakkan solat..semua ini berpunca dari pemerintah yang tidak dapat memberi kesejahteraan kepada rakyat…kanak-kanak gelandangan,minta sedekah,menjual koran…tempat untuk mereka sepatutnya di sekolah,belajar,menuntut ilmu bukan dijalanan..masalah ini harus didahuluin
dibanteras,diperangi agar generasi ini akan menjadi pemimpin akan datang,bukannya menjadi ikut-ikutan orang bodoh yang mahu perang segala.Persada yang sangat dicintai sebenar telah terjajah buat kali keduanya.ini adalah hakikat yang seharusnya diterima oleh seluruh warga indonesia.entah kapan atau generasi entah yang ke berapa harus membayar keringat dan air mata sekali lagi. hal-hal ekonomi,politik telah diatur atau dibidak oleh kuasa Barat terutama Amerika Syarikat. Inilah bahana kalau kita sering bercakaran sesama sendiri.hasilnya Indonesia akur kepada penjajah bentuk baru dan terpaksa berhutang dengan IMF.Sekarang ayoh dan bangkitlah berusaha membina sebuah kehidupan yang lebih baik daripada hari ini, berubahlah.. dapatkan semula rumahtangga kita dari IMF ini jangan membuang masa yang masih tinggal ini dengan perbuatan yang tidak memberi faedah langsung, kemana hilangnya sumpah pemuda dalam diri,adakah sudah terpinggir pancasila…. fikir-fikirkan dan selalu bercermin…
[Reply]
wah kalau ini yang terjadi ….. bayangkannnnnnnn
[Reply]