Tunggu 9 bulan lagi, akan kuacak-acak Bekasi – 1

hasil pembuktian pertama menggunakan test pack
hasil pembuktian pertama menggunakan test pack

Kalau ada lagu September Ceria maka saya juga punya lagu berjudul DESEMBER CERIA, kalau ada yang pingin dengerin lagunya bisa ketik REG 7294 LAHIR. Coba aja di HP….

Di bulan Desember yang bertepatan dengan ulang tahun saya dan istri saya yang cuma beda 4 hari tetapi beda tahun, kami mendapat hadiah istimewa dari Tuhan seperti yang saya tulis disini. Selain itu anak saya galih juga sudah disunat seperti yang saya tuliskan kisahnya disini, selain itu ada lagi, komunitas yang saya ikuti juga di undang oleh orang nomer 1 di Kotamadya Bekasi seperti yang saya tuliskan disini, pokoknya banyak banget bulan Desember ini makanya saya sebut DESEMBER CERIA, jangan lupa ya ketik REG 7294 LAHIR untuk dapat info lanjutan

pembuktian berikutnya lewat dokter spesialis dan hasilnya.... SEHAT
pembuktian berikutnya lewat dokter spesialis dan hasilnya.... SEHAT

Kota Bekasi dalam waktu 9 bulan lagi akan ketambahan 1 orang penduduk lagi yang sekarang masih dipersiapkan di kawak candradimuka. Kami harus mempersiapkan semuanya demi menyambut kedatangan titipan Tuhan ini yang terus terang kami sudah lupa bagaimana caranya merawat titipan Tuhan yang bernama BAYI, kami lupa….

Tapi ya sudahlah…. yang penting jalanin dulu pikir belakangan sama seperti berbisnis dan sama seperti cara buatnya (kalau kebanyakan mikir ya gak jadi-jadi…)

Harapan saya, titipan Tuhan ini bisa menjadi orang yang berguna dan bisa menjadi kebanggaan masyarakat Bekasi dan masyarakat seluruh dunia pada khususnya.

20 tahun lagi terhitung dari janin di dalam perut, persaingan akan sangat ketat dan gong sudah dimulai di tahun 2010 dimana cina akan masuk dengan bebas sebebas-bebasnya karena memang ada regulasinya.

Bagaimana mengatasinya…….??? ah, beli susu bayi aja dulu, yang penting dijalanin aja dulu sambil mikir belakangan.

Salam sukses dunia akherat,

Jurus 2-2-7 pedagang rambutan Jatiasih Bekasi

walikota bekasi
Bercengkrama dengan pak wallikota M2 sambil makan rambutan

Di jatiasih sekarang selain musim hujan juga lagi musim rambutan, pohon rambutan yang memang sudah ada dari dulu, saat ini kelihatan asyik banget untuk dilihat apalagi untuk dimakan. Asal kita mau aja maka kita bisa kenyang makan rambutan.

Saya punya pengalaman menarik soal makan rambutan ini yaitu beberapa hari yang lalu, saya, mas aris, mas harun dan om jay memenuhi undangan bapak walikota untuk ke rumahnya pada jam 10 malam. Tidak ada agenda pembicaraan serius dengan pak wali, cuma ngobrol-ngobrol santai saja.

Dirumah beliau yang asri di komplek walikota, kami disuguhi rambutan yang baru saja dipetik dari pohon, rasanya manis sekali semanis yang nulis. Dari ngobrol-ngobrol malam itu akhirnya saya tahu bahwa pak wali benar-benar suka rambutan, wajar… karena memang buahnya memang enak dan bukan cuma pak wali saja yang suka, kita semua yang hadir disitu juga kenyang makan rambutan

IMG00965
seperti ini lagi banyak di jatiasih bekasi

Ada kisah menarik soal cara pedagang rambutan di jatiasih dalam hal menjual dagangannya. Seperti yang sudah berlaku umum di jatiasih, jika ada pohon rambutan berbuah pasti selalu saja ada yang menawar dan biasanya mereka itu adalah pedagang rambutan.

Di rumah saya di jatiasih yang saya jadikan tempat usaha jualan computer dan printer passbook (IBM, Olivetti, Wincor, Epson, HP, Canon, dll) ada 2 pohon rambutan yang selalu bergantian matangnya. Saat ini baru rambutan biasa yang matang dan yang rapiah masih berbuah kecil-kecil.

Melihat pohon ini, hampir setiap hari ada saja pedagang yang nawar buahnya, soal harga mereka main tembak aja, biasanya sekitar 100rb – 400rb per pohon dan inipun juga tergantung banyak tidaknya buah yang ada.

Ada yang menarik dari setiap penawaran mereka, yaitu mereka selalu tersenyum lebar setiap kali mau menawar dan selalu SKSD (sok kenal sok dekat). Baik juga cara jualan seperti ini karena kalau orang jualan memang harus seperti itu caranya, sok ramah…

kurang lebih seperti ini jurus 2-2-7
kurang lebih seperti ini jurus 2-2-7

Saya pernah dengar istilah 2-2-7, entah dari mana tahunya saya lupa dan makna dari 2-2-7 itu adalah….. 2 centi bibir kanan ditarik keatas, 2 centi bibir kiri ditarik ke atas dan tahan selama 7 detik.

Kalau saya perhatikan cara ini cukup ampuh sebagai salam pembuka dan saya sendiri sering praktek cara ini kalau ketemu orang ataupun kalau lagi sendiri sambil ngaca di depan cermin.

Jika pedagang rambutan yang mungkin tidak tahu cara ini saja mempraktekkan secara alamiah, kenapa kita tidak pakai juga jurus ampuh ini untuk jualan… Lebih baik cara ini dilatih di depan cermin agar kita benar-benar PD dan benar-benar terprogram secara otomatis.

Salam sukses dunia akherat,

Kado istimewa dari Tuhan YME di hari ulang tahun

pita printronix
ruangan yang sudah tidak cukup penuh dengan pita Printronix

Bulan desember tanggal 23 tepat 38 tahun yang lalu saya dilahirkan di sebuah rumah sakit di Surabaya tepatnya di RS William Booth. Telah banyak kejadian yang telah saya alami selama perjalanan 38 tahun ini dan tahun ini, tahun 2009 adalah tahun yang sangat istimewa sekali buat saya pribadi dan buat keluarga khususnya.

Hari ini, Blackberry kesayangan tidak berhenti-henti bunyi mengabarkan ada email masuk, sms masuk, twitter masuk, FB, telpon, YM, BBM dan semuanya mengucapkan dengan nadaq yang sama….. selamat ulang tahun dan akibatnya, BB harus sering-sering saya reset karena memory-nya jadi penuh. 

Di bulan Desember ini, saya mengalami banyak sekali kebaikan-kebaikan dari Allah SWT, yang diantaranya bisa saya tuliskan dibawah ini :

  1. Merasakan benar-benar arti sebuah persahabatan walaupun saya secara pribadi jarang atau sama sekali tidak pernah bertemu. Saya mengenal mereka hanya melalui status di FB, status twitter, kenal melalui tulisan dan media lainnya tetapi dengan berinteraksi seperti ini saya kok merasakan sudah kenal lama dan sudah akrab sejak lama.
  2. Ucapan selamat berupa doa, motivasi dan buku buat saya sangat berarti sekali. Hal-hal seperti itu bisa membuat saya intropeksi diri, membuat saya untuk bisa berbuat lebih baik lagi di kemudian hari.
  3. Usaha komputer saya yang bergerak dibidang service perbaikan printer passbook (IBM, Olivetti, Wincor) dan beberapa printer yang lainnya, yang baru saya rintis ulang dalam waktu 1.5 tahun, dalam bulan desember ini menunjukkan peningkatan 1000%, lebih tinggi dari pencapaian saya dalam beberapa bulan yang lalu.
  4. Usaha developer yang saya rintis bersama kawan-kawan PP Jakarta dan PP Bekasi sudah mulai menunjukkan titik terang berupa lokasi lahan yang bisa dikerjakan untuk dibangun perumahan. Belum 100% final karena masih membutuhkan beberapa sentuhan tetapi dalam hal progress sudah menunjukkan grafik yang meningkat. Insya Allah tidak sampai dalam hitungan beberapa bulan semua urusan sudah bisa teratasi.
  5. Di bulan desember ini, komunitas yang saya ikuti yaitu Blogger Bekasi berhasil mendapatkan MOU dengan Telkom dan pihak Telkom bersedia membantu pendanaan dalam setiap kegiatan Blogger Bekasi.
  6. Di Bulan ini juga, langkah awal TDA Bekasi dimana saya menjadi salah satu pengurusnya dan Blogger Bekasi yang salah satu pengurusnya adalah saya, berhasil mencapai kesepakatan untuk bersama-sama membantu bapak walikota membangun kota Bekasi. Untuk hal ini sudah kami (saya, mas harun, mas aris) bicarakan, kami sudah bertemu langsung dengan bapak walikota dan beliau sangat mendukung sekali kegiatan ini.
  7. Di bulan desember ini juga saya berani mengikrarkan diri untuk bisa naik haji tahun 2010 setelah selama beberapa tahun saya tidak berani ber-ikrar ataupun bermimpi.
  8. Tanggal 27-desember adalah hari kelahiran mantan pacar saya, mamanya Galih dan tepat tanggal 27-desember juga Galih akan disunat di rumah neneknya di Ciamis
  9. Kado yang terindah dari semua kado yang ada adalah…… Tuhan berkenan menitipkan amanah seorang calon bayi kepada kami tepat di bulan Desember ini. Sudah 8 tahun, Galih anak saya  menjadi anak tunggal yang manja, tidak ada pesaing. Menurut orang dagang didalam hidup harus ada pesaing biar kita menjadi lebih maju.
IMG00962
hasilnya.... POSITIF

Saya merenung dalam sepi…., sudah berapa banyak tenaga yang saya keluarkan untuk membantu orang lain…?? sudah berapa banyak waktu yang saya sisihkan untuk keluarga selama 38 tahun ini…?? sudah berapa banyak saya melanggar semua aturan yang dibuat oleh Tuhan YME….???

Jika yang punya nyawa menghendaki saya meninggal saat ini juga, apakah saya sudah siap dengan bekal yang ada..?? Apakah saya sudah meninggalkan harta yang cukup buat keluarga yang saya tinggalkan..?? apakah amal ibadah selama di dunia bisa menolong saya melewati siksa kubur..?? wallahualam

Melihat semua perenungan itu, saya mengambil kesimpulan yang menurut saya pribadi bisa menjadi langkah awal yang baik yaitu bahwa untuk mendapatkan itu semua haruslah dengan memperbanyak waktu dan mempergunakan waktu dengan sebaik-baiknya. Waktu yang banyak luangnya biasanya dipunyai oleh seorang pengangguran atau pengusaha, sekarang tinggal kita pilih, mau jadi apa kita ini..??

Salam sukses dunia akherat,

Harus aneh kalau mau berhasil

Salah satu cara promosi yang efektif adalah menyebar brosur secara langsung ke depan muka pembeli. Tentu saja masih banyak cara lainnya tetapi tetap yang paling efektif menurut saya adalah menyampaikan secara langsung ke muka pembeli, kenapa..?? biar pembeli itu bisa merasakan juga aura positif produk yang kita jual.

Saya terinspirasi dengan cara-caranya Tung Desem Waringin atau Andrie Wongso atau para penjual MLM yang berjualan produk secara langsung dihadapan banyak orang. Cara mereka terbukti efektif tetapi tentu saja kalau kita mau mencontek ya harus kreatif, harus ada modifikasi.

Cara-cara mengumpulkan orang dalam 1 seminar biasanya diikuti dengan penyampaian produk yang bisa berbentuk brosur dan dilanjutkan dengan penjelasan secara personal.

Ada kawan saya yang dalam usahanya untuk mengenalkan produknya harus dengan berkeliling komplek perumahan pada jam-jam tertentu hanya untuk menyebar brosur. Brosur disebar di tiap-tiap rumah, di tiap-tiap kerumunan dengan berbagai macam cara seperti, posisi tulisan GRATIS yang diperbesar atau nyerahin brosurnya masuk ke dalam halaman rumah (untuk menarik perhatian) sambil meletakkan brosur dalam posisi tulisan menghadap keatas biar terbaca atau menyerahkan ke beberapa kerumunan orang. Kalau ingin tahu siapa orangnya, dia Ato Sunarto pemilik Kupat Tahu Bandung.

Untuk kasus di atas itu jika sang pemilik menyebarkan brosurnya secara langsung, sekarang bagaimana kalau anak buah yang menyebarkan brosur secara langsung, apakah semangat positifnya juga sama dengan pemilik..?? apakah gaya bicara menjualnya sama dengan pemilik..?? apakah mimpinya sama dengan owner..??

Jangan mau kalah dengan keadaan, manusia punya akal dan punya 2 otak, otak kanan dan otak kiri. Lakukan saja hal-hal yang tidak pernah dilakukan oleh kompetitor dan jika mereka belum berkata “gila” “edan”  atau makian lainnya, maka jangan berhenti.

Saya punya pengalaman sendiri dalam hal nyebar brosur ini ke pembeli, begini… Usaha saya adalah usaha komputer yang bernama PRADANA KOMPUTER yang spesialis di bidang perbankan dan printer, dan kebanyakan konsumennya adalah Bank dan perusahaan besar swasta maupun nasional. Produk-produknya meliputi printer Printronix, IBM, Olivetti, Wincor Nixdorf, Epson, Tally Genicom, Canon, HP, dll

Dulu, diawal-awal usaha mulai berdiri, semua pekerjaan saya pegang sendiri mulai dari kontak customer, bikin penawaran, bikin tagihan, jadi debt collector bahkan sampai angkat-angkat barang. Di sela-sela melakukan aktifitas tersebut, saya selalu menyapa mereka dan mengajak ngobrol. Saya bikin suasananya seakrab mungkin.

Setelah berjalan bebeberapa bulan, usaha juga ikut berkembang besar dan mulailah dibutuhkan beberapa karyawan untuk menggantikan pekerjaan saya. Nah… disinilah masalah timbul. Karena pekerjaan di handle oleh karyawan maka saya jadi tidak pernah ketemu dengan customer secara langsung dan hal ini mengakibatkan sedikit banyak mereka melupakan saya. Harus putar otak dan cari akal gimana caranya biar mereka ingat terus. Dari hasil “meditasi” akhirnya ketemu titik terang yaitu bagaimana caranya agar saya selalu bisa menyapa mereka di setiap saat.

Setelah melakukan try and error, akhirnya ketemu juga rumusnya yang sudah teruji. Rumus ini saya adopsi dari Tung Desem Waringin, Ippho Santosa, Andrie Wongso dan Rheinald Khasali. Dari tulisan beliau-beliau itu dan ditambah dengan pengalaman pribadi, maka saya jabarkan sbb :

  1. Pasang sticker. Di setiap barang yang telah selesai saya kerjakan, selalu saya pasang stiker nama perusahaan, bidang usaha dan nomer telpon. Tidak asal nama dan juga tidak asal warna. Semuanya harus diperhatikan bahkan sampai besarnya font. Perlu di test dan diukur seberapa efektif stiker kita.
  2. Sebar brosur. Di setiap kwitansi yang nilainya hanya seratus ribu sampai yang nilainya ratusan juta, selalu ada isi standar di dalam amplop yaitu, kwitansi+kartu nama+brosur/daftar harga. Dengan menjadikan dalam satu kemasan maka biayanya akan menjadi murah meriah berhadiah. Ini saya lakukan juga buat repeat order dari customer lama. Jadi kalau mereka pesan 100 kali kesaya maka pasti akan ada lebih dari 100 kartu nama dan brosur/daftar harga
  3. Kartu nama ber-foto. Karena jarang menyapa customer dan tidak mungkin saya mengunjungi mereka satu-satu (apalagi yang di luar jawa), maka cara yang paling efektif untuk mengenalkan wajah kita adalah dengan membikin kartu nama bergambar wajah kita di dekat produk yang kita jual. Saya sudah sering disapa orang yang mengenal saya hanya lewat foto blog, FB, twitter. Jadi ide ini bisa juga diterapkan.

Saat ini cukup 3 langkah itu yang saya jalankan dan hasilnya bisa mendongkrak omzet 1000%. Tapi kalau hal diatas tidak diikuti dengan perubahan sikap/mindset ya hasilnya NOL BESAAAAARRR malah-malah kita bisa bangkrut.

Jadi sekarang tinggal pilihan aja, mau berubah atau diam..??!!

Salam sukses dunia akherat,

Jalan-jalan wisata yang merubah keberanian bertindak

Pura Bali
Pura Bali

Wisata bisnis, apalagi ini…?? kalau dilihat dari judulnya ada kata “wisata” yang sudah pasti ini adalah ngelancong atau main-main atau ngabisin duit dan “bisnis” artinya ya ngasilin duit atau nambah duit atau nambah temen atau kata-kata  lain yang ujung-ujungnya duit.

Saya ingat waktu jaman masih SMA dan kuliah. Dulu kalau ada jalan-jalan mengunjungi sebuah kantor/institusi selalu dikenal dengan nama studi wisata. Saya cukup aktif di kegiatan ini baik sebagai panitia maupun sebagai peserta. Kenapa saya senang..?? karena dengan aktif di salah satu kegiatan studi wisata ini, saya jadi semakin dikenal oleh adik-adik kelas sebagai kakak kelas yang aktif padahal saya ada motivasi lain selain pengin jalan-jalan yaitu pengin ndeketin cewek yang saya incer. Wajar kan kalau cowok deketin cewek, kalau ndeketin sesama gimana critanya…???

Ada imbas positif dengan seringnya saya ikut studi wisata ini yaitu saya bisa lebih sering jalan-jalan bersama teman-teman sambil coba gebet sana-sini dan yang pasti juga menambah ilmu walaupun dulu saya tidak berharap akan hal ini.

Ada pengalaman menarik yang tidak pernah saya lupakan soal studi wisata ini, dulu, sewaktu saya dan rombongan studi tour ke PT. Pelindo III surabaya, saya dan rombongan ditantang untuk mengemudikan crane (alat untuk mengangkat container) yang ada di pelabuhan. Semua tidak ada yang mau, takut katanya. Karena tidak ada yang mau dan saya ditantang,  ya sudah.. saya bilang bisa pak. Waktu itu dalam bayangan saya pasti ini sama mudahnya dengan nyetir mobil karena ada setir, rem dan tongkatnya. Temen-temen saya sudah ketakutan duluan, takut ada apa-apa padahal saya yang nyetir nyantai aja. Dan memang benar, selama saya nyetir crane ini maju mundur, naikin cantolannya naik turun tidak terjadi apa-apa, semuanya aman. Tetapi ada yang berubah yaitu pengalaman hidup, keberanian mengemudikan crane ini sangat menancap di otak saya.

Crane seperti ini yang saya kemudikan
Crane seperti ini yang saya kemudikan

Beberapa tahun kemudian, PT Pelindo III dan PT. Pelindo IV menjadi salah satu customer potensial yang selalu menghasilkan laba yang cukup besar buat usaha saya. Saya tidak tahu apakah ada hubungannya atau tidak karena saya tidak bisa mereka-reka tetapi yang jelas dengan keberanian nyetir crane yang besar itu maka hal ini semakin membuat saya semakin “ngawur” dalam mengambil keputusan, cenderung emosi dan khayalan yang lebih dominan.

Saya lebih sering berkata positif berkali-kali jika mempunyai suatu keinginan atau melihat sesuatu yang saya inginkan. Ada perasaan cemas dan takut, tetapi buat saya itu wajar karena dengan adanya cemas dan takut maka ketakutan itu bisa membuat saya untuk lebih berhati-hati.

Kembali ke soal wisata bisnis, sewaktu pengumuman ini dibuka maka tidak lama kemudian langsung saya daftarkan berdua dengan keluarga. Saya tahu, biarpun saya daftarnya nanti-nanti, tetap aja saya masih akan dapat jatah kursi, kenapa..?? karena hal ini sering terjadi, pengumuman dibuka sekarang tetapi penuhnya nanti mendekati hari H. Ada hal yang baru saya ketahui setelah saya daftar yaitu ternyata pada tanggal 19-desember itu anak saya galih masih ulangan dan akibatnya ada 1 tiket kosong padahal sudah saya bayar.

Kenapa saya daftar buru-buru..? karena saya sangat interest sekali dengan yang namanya jalan-jalan apalagi jalan-jalan yang ngasilin duit.

Cukup banyak tindakan-tindakan yang kata orang konyol karena main tembak aja tetapi buat saya tidak masalah dan tidak saya perdulikan selagi apa yang saya lakukan itu tidak merugikan orang lain. Soal bermanfaat buat orang lain atau tidak itu juga bukan urusan saya, biar orang lain saja yang menilainya.

Salam wisata bisnis…..

*salamnya dirubah sementara karena sudah pengin jalan-jalan. Sebetulnya yang lebih asyik kalau wisata bisnisnya ke luar negeri dan kita belajar langsung dari yang terbaik.

Para pakar MMB5 ber-resolusi untuk tahun 2010

IMG00918Hari minggu tanggal 13-Desember di rumah bu anita diadakan mastermind  oleh MMB5 untuk kesekian kalinya.

Member yang datang pada hari ini yaitu, pak dewanto “pakar franchise”, bu anita “pakar kos-kosan”, pak ato “pakar property”, saya sendiri Rawi “pakar printer”, pak ismed “pakar coklat”, pak adi “pakar pabrikasi”, teh leni “pakar Wedding” dan pak annas “pakar tas cantik”. Sedangkan yang tidak datang ada pak rum “pakar percetakan” dan pak khoiri ali “pakar baju anak”.

Tema hari ini adalah tentang resolusi tahun 2010 yang dimulai oleh pak Ato pakar property.Cukup banyak pencapaian yang harus di jalankan di tahun 2010 dan kesemuanya masih berhubungan dengan property walaupun ada juga bisnisnya yang lain seperti tanaman hias, i-tutor, kupat tahu bandung, dll. Di property, pak ato tergabung di property plus jakarta dan bekasi yang sampai saat ini sedang dalam tahap negosiasi harga untuk membangun sebuah komplek perumahan.

Berikutnya sharing dari pas ismed “pakar coklat”. Mimpi tahun 2010 adalah mempunyai beberapa outlet-outlet yang tersebar di seluruh indonesia selain juga ingin mencoba juga berjualan produk online lainnya. Cukup panjang lebar uraian tentang mimpi dan cara untuk meraihnya. Tidak ada yang tidak mungkin, cukup hanya konsentrasi aja dan semuanya pasti bisa didapatkan.

Pak annas “pakar tas cantik” yang mendapat giliran berikutnya menyampaikan keinginannya untuk memperluas market penjualan tas cantiknya. Selama ini prospek penjualan sudah ada hanya saja masih membutuhkan sentuhan lebih jauh agar tasnya bisa tersebar di semua daerah di seluruh Indonesia. Pak annas ini juga tergabung di property plus bekasi bersama dengan saya dan pak ato.

Setelah istirahat sebentar untuk sholat dhuhur dan makan siang dengan menu istimewa, maka berikutnya adalah dari tuan rumah ibu anita “pakar kos-kosan”. Sesuai dengan bidang yang dikuasainya, bu anita menyampaikan keinginannya untuk menambah jumlah pintu kos-kosannya agar bisa memberikan hasil maksimal. Sebagai informasi tambahan, lokasi kos-kosan ibu anita ini ada di sekitar bintara bekasi dengan luas tanah sekitar 1.000-an M2. Selain mimpi tentang kos-kosan, disampaikan juga keinginan lainnya di bidang spiritual, sosial, dll.

Sharing berikutnya dari penulis, Rawi “pakar printer” yang menceritakan bahwa sudah ada kemajuan yang begitu pesat mencapai 1000% setelah menjalankan sedikit saja saran dari mentor bisnis biarpun sarannya itu masih bersifat gratis. Property dan emas adalah sebagai sarana investasi berikutnya. Di property juga bergabung di Property Plus jakarta dan bekasi. Mimpi untuk membuka outlet komputer/printer di beberapa mall adalah salah satu mimpi berikutnya di tahun 2010.

Pak Dewanto “pakar franchise” menyampaikan mimpinya dengan sangat lengkap dan dilengkapi dengan grafik. Ada beberapa mimpi yang harus dicapai di tahun 2010 yang dibagi dalam 4 bagian yaitu investasi, internet, bisnis dan property. Kesemuanya itu mengerucut kepada satu tujuan yaitu franchise dan internet.

Pak adi “pakar pabrikasi”, pada saat ini menceritakan sebuah proses usahanya yang baru di daerah bogor yaitu bisnis tanaman potong yang memanfaatkan lahan kosong. Di bisnis utama di bidang pabrikasi sesuai dengan kepakarannya, pak Adi menceritakan beberapa pencapaiannya dalam penjualan dan ada keinginan lainnya juga yaitu untuk bisa dibimbing oleh seorang mentor bisnis.

Teh leni “pakar wedding” yang baru saja menunaikan ibadah haji mendapat bagian terakhir. Ada 21 daftar urutan usaha mulai dari tahun 2008, 2009 dan 2010 yang telah dijalankan dan juga yang akan dijalankan. Hanya saja ada beberapa hal yang menarik yang perlu digaris bawahi yaitu, teh leni ini sering sekali mendapatkan rejeki tiba-tiba baik itu berupa rejeki naik haji gratis seperti yang baru saja dijalaninya atau juga rejeki membuka usaha baru dimana usahanya itu sama sekali baru dan benar-benar tidak dipahaminya tetapi usaha tersebut bisa berjalan dengan baik.

Untuk memantapkan dan meng-sahkan resolusi ini, maka MMB5 sepakat untuk mengadakan mastermind berikutnya di luar kota dengan menginap 1 malam di daerah sukabumi, tepatnya di daerah Cikole dengan mengajak semua keluarga masing-masing.

Kenapa harus jauh-jauh sampai keluar kota..?? Menurut kita, resolusi ini sangatlah penting sebagai guidance/arahan untuk melangkah kedepannya. Tentu saja semua mimpi-mimpi yang ada belum pasti tercapai sebab di dunia ini memang tidak ada yang pasti, yang pasti itu hanyalah kematian. Tetapi tidak ada salahnya kita membuat sebuah arahan buat diri kita sendiri agar kitanya tidak tersesat.

Salam sukses dunia akherat,

Bisnis harus menghasilkan laba, nama dan pahala…

kabahCukup banyak sekali di sekeliling kita, kawan-kawan kita yang berlatar belakang pengusaha atau karyawan yang mati-matian untuk mengejar sesuatu yang bernama omzet atau margin yang kesemuanya itu dibalut dengan sebuah nama yaitu produktifitas.

Apakah salah hal ini..?? tentu tidak, bagi saya pribadi, berproduktifitas adalah hal yang wajib. Kalau dilihat ada karyawan atau anak buah kita yang tidak maksimal produktifitasnya maka dengan segala macam cara akan kita lakukan perubahan.

Tetapi ingat, sudahkah produktifitas dunia kita sama dengan produktifitas buat akherat..?? Misal, jika tepat waktu jam 8 pagi kita harus mulai kerja dan jam 5 sore kita harus sudah berhenti kerja, apakah hal yang sama kita lakukan juga untuk sholat bagi yang muslim atau berdoa pada waktu-waktu tertentu untuk yang non muslim dengan disiplin yang sama tepatnya dengan produktifitas kita di dunia..??

Saya yakin banyak diantara kita pasti yang menjawab belum, termasuk saya sendiri. Hal seperti ini mudah untuk diucapkan tetapi sangat “sulit” untuk dijalankan.

Untuk menganalisanya, kita kembali kepada tujuan hidup kita sebenarnya, apakah kita hidup untuk mengejar dunia atau mengejar akherat atau malah mengejar dua-duanya.. dunia akherat..??

uang dollarBuat saya pribadi, saya akan mengejar dunia dan akherat, kenapa..?? saya ingin di dunia kaya raya dan mati masuk sorga. Saya tidak mau di dunia kaya tetapi mati masuk neraka atau sebaliknya, di dunia miskin tetapi mati masuk sorga.

Berpegang pada prinsip diatas, maka idealnya secara konsisten kita menjalankan beberapa langkah agar tercapai pencapaian-pencapaian diatas.

  1. Untuk pencapaian dunia atau untuk kemajuan usaha biar bisa menghasilkan laba yang banyak, maka kita harus membuat sistem usaha agar usaha kita lebih mudah untuk di-duplikasi. Untuk mempercepat maka dibutuhkan bantuan dari pihak eksternal yang bisa berupa mentor, partner bisnis, lingkungan bisnis, dll. Ada ribuan cara untuk mendongkrak laba tetapi yang paling tepat menurut saya adalah membuat sistem agar usaha kita bisa berjalan tanpa kita perlu ada di dalamnya
  2. Untuk pencapaian akherat, maka kita harus mempunyai tujuan kepada pencapaian tertinggi di agama kita masing-masing. Dalam hal ini, karena saya muslim, maka salah satu tujuan tertinggi adalah beribadah haji, kenapa..?? karena sudah jelas dutiskan bahwa ibadah haji ini ditujukan buat mereka yang mampu, bukan hanya mampu secara finansial tetapi juga mampu secara akidah atau pemahaman agama. Memang bisa saja kita naik haji dengan kemampuan finansial seperti kita wisata, tetapi apakah itu ada maknanya dalam hidup kita…??
  3. Menjalankan apa yang diperintahkan dan menjauhi segala larangannya. Untuk hal ini sebaiknya kita menjalankannya dengan penambahan 5-10x lipat dari apa yang di perintahkan. Sebagai contoh, sedekah, diperintahkan bahwa sedekah minimal 2.5% dan dari sedekah itu akan diganti dengan nilai yang berlipat ganda. Seperti ber-bisnis, kita lipat gandakan saja sedekah menjadi 5-10x lipat dan habis itu kita bisa berharap penggantian yang sedemikian besarnya dari Allah SAW.

Ada memang beberapa orang yang berkata bahwa kalau kita memberi janganlah kita mengharap untuk kembali. Saya sangat setuju sekali, dan untuk masalah perhitungan sedekah ini, saya pergunakan hanya sebagai motivasi kepada diri sendiri agar saya pribadi bisa selalu bersedekah sebanyak-banyaknya. Dan kalau dipikir-pikir, toh saya memintanya hanya kepada Tuhan bukannya kepada mereka yang saya beri sedekah, apa salah saya meminta kepada Tuhan yang Maha Penolong..??

Kita kembali ke topik, setelah pencapaian-pencapaian tersebut bisa diraih walaupun belum 100%, maka minimal jika kita mati setiap saat maka Insya Allah tujuan sukses dunia akherat bisa tercapai walaupun sebetulnya belum tentu juga karena semuanya tetap tergantung dari kemurahan Tuhan Yang Maha Esa, sang pencipta alam semesta.

Kalau begitu, buat apa kita harus melakukan pencapaian tertinggi kalau belum tentu kita bisa sukses di akherat..?? ya begini ini.. yang membikin kita susah untuk maju. Yang ada di otak selalu pikiran negatif, selalu berpikir negatif dan pesimis.

Sekarang kita balik saja pertanyaannya dengan ungkapan positif. Jika dalam segala hal kita bisa melakukan pencapaian tertinggi, maka di dunia kita bisa kaya dan kalau kita kaya maka kita bisa naik pesawat terbang keliling dunia sampai ke Mekkah dengan perjalanan VIP. Kalau kita banyak duit maka kita bisa ngasih duit ke gembel-gembel yang ada di Amerika sana. Kita punya banyak waktu untuk bulan madu bersama berpasangan di tempat-tempat yang suci sesuai yang ada di kitab suci. Apakah kita tidak mau mempunyai mimpi seperti itu…???

Hilangkan semua pikiran negatif, pesimis dan ganti dengan pikiran positif maka dunia akan terasa indah dan kita bisa hidup selayaknya di surga firdaus… (emang pernah..??)

Cukup sudah perdebatan, yang harus diingat bahwa jika kita mati dalam keadaaan kaya dan selalu menjalankan semua perintah Tuhan, maka orang-orang akan selalu mengingat nama kita di dunia karena peran kita di bisnis dan sosial, keluarga dan orang-orang terdekat kita tidak akan susah hidupnya karena kita mati meninggalkan harta yang banyak  dan yang lebih penting lagi adalah, yang bisa menolong kita di akherat tentu saja adalah segala amalan kita selama di dunia yang bisa jadi amalan-amalan tersebut adalah hasil sedekah dari laba/margin kita selama kita di dunia.

Salam sukses dunia akherat,

Mekkah…. I’m coming. Road to Baitullah

Buku rekening haji berdua bersama istri
Buku rekening haji berdua bersama istri

Cukup banyak kejadian yang membuat saya harus berpikir ulang untuk pergi ke tanah suci Mekkah. Cukup banyak kejadian yang membuat saya harus membatalkan keinginan untuk pergi ke Baitullah bahkan hanya sekedar untuk bermimpi-pun saya tidak berani biarpun mimpi itu gratis. Sangat beda sekali dengan mimpi-mimpi saya lainnya seperti pengin ganti mobil yang saya tuliskan disini, pengin punya ini-itu yang pernah saya tuliskan juga disini tetapi keinginan untuk pergi ke rumah Allah memenuhi panggilan-NYA benar-benar tidak ada. saya tidak punya keberanian untuk bermimpi, entah kenapa…???

Ada suatu kejadian yang membuat saya benar-benar tergerak untuk segera bermimpi pergi ke Baitullah yaitu kejadian tanggal 7-desember-2009 sewaktu saya datang ke Cimart “supermarket di cikarang”. Disana saya ketemu dengan pak Mualif yang dalam obrolannya menyinggung soal rencana untuk naik haji tahun 2012. Pak Mualif bilang “..pak rawi sudah waktunya naik haji, pak rawi sudah wajib sekarang pak. Jangan sampai keduluan dengan umur kita yang tidak tahu sampai kapan”

Ditambah lagi hendra juga bilang “…pak rawi, ini ada titipan buku dari pak Choirul, katanya buat bapak”

“buku apaan..?” sambil saya terima dan buka bukunya. ternyata buku ini adalah pengalaman haji pak Choirul selama di Mekkah. Terima kasih bukunya pak, semoga amalan bapak ini bisa dibalas dengan lebih baik oleh Tuhan Yang Maha Esa…. amin

Sekali lagi saya merasakan ini adalah sentilan dari Tuhan kepada saya untuk segera memenuhi panggilan-NYA melalui sahabat-sahabat saya, pak mualif dan pak choirul.

Buku pak Choirul Asyhar tentang perjalanan haji
Buku pak Choirul Asyhar tentang perjalanan haji

Saat itu juga saya bilang kepada pak Mualif bahwa besok saya akan buka rekening haji dan meminta sarannya, bank apa yang direkomendasi.

Dan tanpa perlu berpikir lama, pada hari rabu tanggal 9-desember, saya berdua sama istri mendaftar ke bank yang direkomendasi di daerah Bekasi. Setelah mengisi formulir seperti pembukaan rekening biasa, saya bertanya kepada customer service-nya mengenai jadwal keberangkatan dan dikatakan bahwa jatah keberangkatan untuk daerah Bekasi adalah tahun 2013.

Buat saya tidak masalah mau tahun berapa berangkat, yang terpenting adalah saya telah melakukan langkah awal seperti langkah-langkah kecil yang saya lakukan dalam membangun usaha.

Dan seperti biasa yang sering saya lakukan, saya harus melakukan hal yang berbeda jika ingin mendapatkan hasil yang berbeda. Jika memang jatahnya berangkat tahun 2013, maka saat itu juga saya berniat dalam hati bahwa tahun 2010 saya bisa HARUS BISA “berangkat”, artinya berangkat adalah uang sudah tercukupi dan jika memang sudah jodoh pasti bisa berangkat juga.

Ada beberapa pertanyaan dalam hati yang saya tanyakan pada diri sendiri dan saya jawab sendiri, begini…

tanya, “kuotanya kan tahun 2013, apa mungkin berangkat tahun 2010..??”

jawab, “mungkin saja, kan bisa pakai ONH plus..”

tanya, “kan mahal, minimal 60 jutaan, duit darimana sedangkan utang masih banyak, usaha juga belum 100% ditinggal, kan bisa rugi..?”

jawab,”dulu saya mimpi pengin jadi pemain property, eh gak taunya sekarang malah jadi developer yang membangun banyak rumah. Dulu saya bermimpi pengin ganti mobil, eh gak taunya belum 2 tahun sudah ganti mobil 2x. Nah sekarang apa bedanya dengan mimpi naik haji tahun 2010. Yang penting kan hanya Dream dan Action seperti yang pernah saya tulis disini…”

tanya,”tapi kan tetep butuh duit buat berangkat, sudah ada bayangan belum sekarang ini..??

jawab,”Insya Allah sudah, jika Tuhan sudah memanggil maka hal yang tidak mungkin akan menjadi mungkin. Secara akal manusia saya sudah punya bayangan apa yang harus saya lakukan biar dapat minimal 120juta buat berangkat dengan ONH plus dan secara batin, saya akan persiapkan ibadahnya agar benar-benar siap untuk keberangkatan tahun depan.”

Mungkin saya terlalu berlebihan atau ini hanya sebuah luapan emosi belaka tetapi semangat seperti inilah yang selalu saya rasakan dan saya alami dalam upaya untuk membangun sebuah usaha. Sudah ada beberapa langkah yang akan saya lakukan dalam upaya untuk mempersiapkan secara moril dan finansial tetapi kayaknya terlalu dini untuk di ceritakan sekarang karena belum terbukti kebenarannya.

Tetapi yang terpenting dari semua itu adalah…… Mekkah, I’m coming

Salam sukses dunia akherat,

Tidak harus komputerisasi kalau ingin omzet milyaran

mesin tikSering sekali saya melihat beberapa perusahaan yang ber-omzet besar tetapi masih sangat-sangat manual sekali dalam operasionalnya. Saya ambil contoh sebuah perusahaan pengiriman yang ada di sekitar stasiun Kota Jakarta.

Di lokasi ini sangat kelihatan sekali kesibukan bongkar muat barang. Ada banyak laki-laki berseragam (karyawan forwarder), pemakai jasa dan pedagang makanan/minuman. Didalamnya juga tidak kalah heboh. Ada banyak orang-orang yang duduk sambil menunggu antrian untuk dipanggil. Dalam hal antrian ini jangan membayangkan antrian seperti di bank yang nyaman dengan AC yang dingin, disini kita harus pasang telinga tajam sebab petugasnya yang semuanya cewek memanggil no urutan dengan teriak sambil didalam ruangan. Tentu saja, karena di dalam ruangan, antrian di diluar tidak bakalan dengar dan yang jadi “microphone”-nya itu adalah orang yang posisi-nya tepat di depan mereka atau mereka yang dengar. Udara cukup hangat “kalau tidak mau dibilang panas”. Operasional masih pakai mesin ketik. Tidak kelihatan komputer dan di atas meja sangat banyak sekali kertas berserakan.

Kondisi yang sama juga saya lihat di daerah Jl. Pangeran jayakarta. Dari luar sangat kelihatan sekali proses bongkar muatnya. Barang-barang semua berserakan di depan dan di dalam. Udaranya juga cukup “hangat” dan hebatnya lagi hanya dilawan dengan kipas angin.

Ada kesamaan dari 2 tempat tersebut yang bisa dijadi patokan yaitu

  1. Harganya sangat murah
  2. Terjamin pasti sampai di tujuan dengan cepat dibanding pesaing

omsetTetapi dengan segala kondisi diatas, saya yakin omzet mereka bisa mencapai puluhan juta rupiah. Kita ambil contoh, kalau 1 orang rata-rata harus bayar 500.000 dan dalam 1 hari ada 100 orang pengirim (jumlah minimal) maka akan didapat angka 50.000.000,-. Kalau dalam 25 hari kerja berapa duit…??? Apakah dengan 50.000.000 perhari mereka tidak mampu untuk beli AC, microphone, komputer…???

Menurut saya sebetulnya bukan itu permasalahannya. Saya yakin dengan pemasangan AC, microphone, komputer, dsb pasti untung mereka masih banyak tetapi kelihatannya mereka ingin menunjukkan kepada konsumen bahwa mereka benar-benar sebuah forwarder yang berbiaya murah bahkan sampai murahnya mereka tidak mampu untuk pasang AC dan beli microphone. Sangat cerdas untuk membangun sebuah image di pelanggan.

Masih ingat iklan dari sebuah hypermarket yang berbunyi “…kami sengaja tidak mencetak berwarna untuk memberikan harga yang termurah buat konsumen”. Kira-kira sama seperti itulah ceritanya.

Jadi yang terpenting disini sekali lagi adalah persepsi di mata konsumen dan tentu saja soal kwalitas standar lainnya harus dipenuhi seperti harga murah, cepat sampai dengan aman dan sebagainya sesuai bidang yang di mainkan.

Bagaimana dengan usaha anda…???

Salam sukses dunia akherat,

Pedagang pasar malam Jatiasih

IMG00900Bermacam-macam orang untuk menambah penghasilan. Bermacam-macam cara orang untuk mencari duit. Salah satunya yang saya lihat adalah pasar malam yang diadakan di Jatiasih tepatnya di kebantenan.

Seperti biasa, pasar malam ini seharusnya ramai dengan pengunjung tetapi sangat sayang sekali malam itu pengunjungnya sedikit. Tetapi biar bagaimanapun tidak mengurangi kemeriahan pasar malam ini.

Kalau diperhatikan, momen diadakannya pasar malam ini kurang tepat karena berbarengan dengan jatuhnya musim hujan. Karena hujan cukup deras akhir-akhir ini maka lokasi sekitar jadi becek dan pastinya mengurangi keinginan pengunjung untuk melihat-lihat.

Tetapi biar bagaimanapun kondisinya, hujan besar, gerimis, becek mereka tetap harus berjualan. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana seandainya mereka dalam 1 hari itu tidak bisa berjualan, apa yang akan mereka makan..?? yang jelas makan nasi, tetapi duitnya dari mana..??

IMG00899Pedagang informal seperti mereka itu biasanya hanya mengandalkan pendapatan pada malam itu untuk bisa makan pada keesokan harinya. Kalau tidak ada yang beli dagangannya maka bisa dipastikan mereka harus hutang atau puasa makan.

Pasar malam ini saya pergunakan juga sebagai media pembelajaran buat anak saya Galih agar bisa banyak mengenal bermacam-macam cara jualan. Sering sekali Galih saya ajak ke kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan bisnis atau penjualan seperti belanja barang dagangan, ikut tanda tangan kontrak di bank, seminar, dll

Kembali ke pedagang pasar malam, bagaimana cara mengatasinya agar mereka bisa berjualan efektif..? Caranya gampang diucapin tetapi susah untuk pelaksanaannya, karena hal ini menyangkut pola pikir dalam berdagang. Jika sudah menyangkut pola pikir maka akan membutuhkan waktu yang relatif “lama”. Dan yang lebih penting lagi adalah harus ada kemauan atau niat yang kuat dari mereka untuk berubah ke yang lebih baik.

salam sukses dunia akherat,