Situs Komunitas Musik Kumbaplay

Awal tahun, saya membuat situs musik berjudul kafe musisi dengan tema yang mewadahi berita untuk musisi indie dan juga profil-profilnya. Namun karena ada konsep lain yang ingin saya kembangkan dengan domain kafemusisi.com, maka konsepnya dipindah ke domain KumbaPlay.com. Seperti biasa, alasan klasik, banyaknya pekerjaan membuat pembangun situs kumbaplay.com pun tertunda berkali-kali.

Dan kini, fase pertama untuk kumba play sudah selesai, yaitu tampilan baru dan beberapa bug yang sempat ada di development beta. Beberapa fitur memang belum berfungsi sesuai desainnya, misalnya play musik di header bar yang belum bisa memunculkan musik, juga fitur desain mobile responsive. Fungsi mobile responsive akan diganti dengan aplikasi mobile nantinya.

Saya secara pribadi memang memiliki kesukaan dengan musik dan sastra, oleh karenanya saya pun membuat situs ini sebagai bagian dari kesukaan. Untuk situs khusus sastra ada BerbagiPuisi.com yang sudah berjalan lebih dahulu dan untuk situs musik maka situs musik KumbaPlay.com sebagai perwakilannya.

Atas kesukaan saya ini, saya sedikit ingin berkontribusi terhadap dunia musik dan sastra. Meski secara bisnis, saya tidak terlibat secara aktif di sebuah komunitas dari dua dunia ini. Dua dunia ini adalah hal yang membentuk kemampuan bertahan dalam hidup yang keras (loh curhat :D).

Perlahan, situs musik kumba play ini pun akan dikembangkan. Semoga bisa menjadi sebuah warna tersendiri meski konsepnya sangatlah biasa dan biasa. Pada dasarnya, situs musik ini adalah sebuah bentuk kesenangan. Apapun yang akan terjadi di masa depan dengan situs musik ini, biarlah Tuhan yang mengatur. Semoga saja, para musisi terutama yang musik indie label bersedia untuk menggunakan situs musik kumba play sebagai wadah kecintaannya.

Fitur yang ada di Kumbaplay;

1. Profil

Musisi atau Band bisa membuat profil Band dengan mendaftar di Kumbaplay, dengan mengisi data profil secara lengkap. Bisa juga menambahkan link profil di facebook maupun twitter. Dengan begitu, penikmat musik mudah menemukan keberadaan musisi atau band dimana saja.

2. Album Lagu

Dengan fasilitas ini, musisi atau band bisa mengunggah lagu-lagu hasil karya mereka dengan mengkategorikannya ke dalam sebuah Album dan memberi judul serta menampilkan cover albumnya. Kumbaplay tidak membatasi jumlah lagu yang akan di unggah, musisi atau band bebas memasukkan lagu-lagu karyanya.

3. Galeri Foto

Fasilitas ini untuk menampilkan gambar-gambar kegiatan musisi baik ketika manggung maupun dalam keseharian manakala berkumpul. Dengan begitu, musisi bisa menampilkan hal-hal dibelakang layar dalam proses berkarya.

4. Galeri Video

Musisi atau band bisa memasukkan video klipnya dan penikmat musik pun semakin mengenal karyanya.

5. Event

Dengan fasilitas ini, musisi atau band bisa membuat jadwal event. Sehingga bisa dengan mudah memberitahukan kepada teman-temannya kapan saja jadwal kegiatan atau manggungnya mereka. Ini digunakan sebagai bagian interaksi dan musisi diijinkan untuk berjualan tiket event-nya.

Salam Kreatif.

Joget Ceisar di Acara Yuk Kita Sahur yang Bikin Heboh

 omjay

Salut buat tim kreatif dari trans tv yang membuat Penonton Indonesia terhibur dengan joget kaisar atau ceisar yang menarik. Saya melihat begitu banyak penonton yang terhibur dengan adanya acara ini. Panggung kaisar dengan jogetnya yang khas membuat tontonan ini mampu mengalahkan tontonan yang lain di televisi Indonesia. Tak salah bila acara yuk kita sahur mendapatkan rangking teratas dan banyak ditonton penduduk Indonesia dan negara tetangga. Saya memberikan apresiasinya secara pribadi.

Terlepas dari kekurangannya, realitas di lapangan menunjukkan antusias penonton yang luar biasa. Kita semua jadi ikutan berjoget di saat sahur. Mata yang tadinya masih dalam keadaan mengantuk di saat sahur, menjadi terjaga dan melotot ketika kaisar berjoget dengan gaya uniknya. Terus terang ini tontonan yang sangat menghibur dan menggembirakan. Semoga tontonan bisa menjadi tuntunan dan kita belajar kreatif dari acara ini. Ambil yang baik dan tinggalkan yang buruk. Kebaikan hanya milik Allah dan keburukan itu akibat perbuatan tangan manusia. Kita tentu sudah membaca berita ini. Acara yuk kita sahur ditegur Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

Acara yuk kita sahur semoga dapat menginspirasi kaum muda agar mampu mengemas acara yang lebih kreatif. Kekurangan yang ada dalam acara yuk kita sahur harus disampaikan. Dengan begitu, tim kreatif dapat memperbaikinya di masa yang akan datang. Tentu ada kekurangan dan kelebihannya. Saya melihat kekurangannya dapat tertutupi dengan kelebihannya. Sebaiknya, humor yang terlalu berlebihan dihindari, dan kurangi adegan-adegan yang kurang mendidik. Banyolan atau ledekan yang kurang pantas sebaiknya dihindari. Namun demikian, acara ini harus diapresiasi dengan dua jempol. Salut buat para artis dan tim kreatifnya. Semoga sehat selalu. I love you all.

Teman Guru Kreanov berkomentar, “Yah begitulah realitas tontonan yang digemari pemirsa TV di Indonesia. Mengumbar Aib, bullying dan merendahkan diri orang lain. Dilematis”.

Yuk kita sahur yang bikin heboh di trans tv semoga dapat ditingkatkan lagi mutunya di tahun depan. Acara ini jelas memiliki keunikannya tersendiri. Terutama joget kaisar yang menarik kita semua untuk berjoget dengan gaya khasnya. Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih kepada tim kreatif dari trans tv yang mengemas acara ini dengan baik. Terima kritik dan saran membangun dari masyarakat utk perbaikan ke depan. Semoga trans tv semakin jaya dan menjadi televisi kebanggaan bangsa Indonesia.

Teman Al-A’la Dzulfikar berkomentar, “Yuk Sahur udah kena semprot KPI dan MUI pak guru”.

Saya sempat terenyuh dan terharu ketika Sopiyan (pelajar SMAN 114 Jakarta) mendapatkan seekor sapi dari artis Rafi Ahmad. Saat mencari huruf YKS, Sopiyan nampak tenang dan tidak terburu nafsu. Anak muda itu pun langsung sujud syukur ketika pembawa acara mendaulatnya menjadi pemenangnya. Sopiyan membawa sapi montok yang siap untuk dibawa pulang. Terus terang saya hanyut dalam kebahagiaan yang dirasakan oleh Sopiyan. Kalau saya orang tuanya, tentu bangga melihat anaknya mendapatkan sapi dan disiarkan langsung di televisi.

Teman Guru Kreanov berkomentar kembali di facebook saya, “Ya benar, pas saya dengar saya dah menebak pasti YKS kena kritik serius. Pesimis tahun depan YKS bisa berubah jadi sopan deh. Lah wong trend Banci-bancian dan usil-usilan itu yang menarik dan disenangi pemirsa kita. Salut buat kompas TV..

Harus diakui bersama. Setiap acara yang menarik di televisi pasti menuai pro dan kontra. Di sinilah kita sebagai penonton harus cerdas menyikapinya. Kritik dan saran tentu sangat diperlukan demi perbaikan ke depan. Bila masyarakat hanya diam, itu artinya semua setuju. Harus ada yang berani bicara dan memberikan masukan. Terutama tokoh masyarakat yang disegani pemirsa televisi. Mereka dapat melaporkannya ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

Teman Bayu Efka Leigraha Noor berkomentar di facebook saya, “Menurut saya nilai yang bisa diambil dari acara YKS adalah:

    1. kekompakan dari tim acara, pemain, penonton, dsb. Hal tersebut merupakan nilai yang bisa kita implementasikan dalam pekerjaan. Jika semuanya kompak maka keberhasilan acara sudah di depan mata.
    1. kreativitas sangat diperlukan sebagai cara untuk memperoleh pembeda dg acara lainnya.
    1. semua orang senang dengan acara YKS terutama bagian musik dan goyangnya. Sehingga bisa dilihat dari tim acara dan pemian yang menikmati sekali acara tersebut. Ibaratnya kita memiliki pekerjaan, jika enjoy dengan pekerjaan, maka nikmat sekali pekerjaan ini.
    1. Terlepas dari adanya adegan banci-bancian, siram memakai tepung, dsb, itu hanya bagian yang tidak perlu ditiru. Kalau menurut “anak muda” itu bagian seru-seruan. Untuk adik-adik kecil perlu pendampingan orang dewasa, agar memahami setiap adegan YKS, mana yang baik dan tidak baik”.

Acara yuk kita sahur memang ada kekurangannya. Hal itu harus diakui oleh kita bersama. Untuk adegan-adegan yang kurang mendidik, sebaiknya jangan diulangi lagi, dan kita belajar menyikapinya dengan bijaksana. Anak-anak yang menonton perlu pendampingan ortu agar mereka tahu mana yang baik dan mana yang buruk. Sebaiknya ortu mendampingi putra-putrinya menonton acara televisi. Hal itu saya lakukan sendiri ketika menonton acara yuk kita sahur yang heboh. Goyangan dan musik yang menghibur memang membuat anak-anak senang dan ikutan berjoget. Bahkan anak kedua saya Berlian baru saja menang lomba joget dengan musik dari acara yks ini, hehehe. Silahkan download lagunya di sini.

Teman Bayu Efka Leigraha Noor berkomentar kembali di facebook saya, “Ekh, edisi kapan, Pak? Lumayan itu Pak uangnya bisa dimanfaatkan. Andaikan acara YKS dekat dengan rumah saya, pasti akan saya datangi untuk belajar dan menikmati acara tsb. Hee”.

Saya begitu sangat terkesan ketika ada suara pemirsa yang ternyata istri dari salah satu kru trans tv yang tinggal di kota Bandung. Pekerjaan memisahkan suami dengan istri dan anak-anaknya. Mas Noby akhirnya didaulat untuk berjoget, dan adegan dadakan itu cukup membuat saya kagum dengan tim kreatif yang mengemas acara ini. Tentu kita berharap, adegan yang positif seperti ini terus dipertahankan ke depannya. Tidak melulu canda yang mengundang tawa sehingga membuat penonton jadi bosan dengan lawakan yang kurang mengena di hati. Peringatan dari KPI harus menjadi perhatian.

Teman Bayu Efka Leigraha Noor berkomentar di facebook, “Ya Pak. Betul sekali. Memang tidak mudah menampilkan acara komedi yang bisa memberikan nilai edukasi untuk pemirsanya. Perlu kecerdasan dan kreativitas yang tinggi”.

Acara yuk kita sahur yang heboh hari ini bagi kami sekeluarga sangat berkesan. Meskipun dari sisi keagamaan memang kurang menyentuh. Setidaknya joget kaisar yang khas sudah menular di lingkungan keluarga kami. Lumayanlah lemak-lemak dalam tubuh ini ikutan bergoyang dan tak terasa ini adalah hari terakhir yuk kita sahur edisi bulan ramadhan.

Teman Arief Rahman berkomentar, “Entah krn udah gerah dg model lawakan begituan ya om, bagi saya YKS sama sekali ga bagus sebagai acara pengisi ramadan. Di bulan suci ini, Tim kreatif mereka yg notabene masih pada muda2 shrsnya pny banyak tantangan u menciptakan acara bebobot keagamaan dg gaya yg ringan dan santai. Tapi klo YKS sama sekali ga ada bobot keagamaanya”.

Kita akan saksikan yuk kita sahur edisi lebaran nanti malam live pukul 19.00 wib. Pasti penonton kangen dengan joget kaisar yang tubuhnya sangat lentur ini. Terus terang saya kagum dengan cara jogetnya yang unik dan khas. Kita pun menjadi terhibur karenanya. Ternyata ramadhan membawa berkah tersendiri bagi sang Kaisar. Bagaimana menurut anda?

1375845160390664354
Yuk Kita Sahur, Sumber foto facebook yuk kita sahur

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com

 

Iwan Fals Muda Bernyanyi di Dusun

Dusun Ceger, Desa Sukaasih, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, biasanya sunyi. Tapi, malam itu ramai bukan karena pagelaran jaipongan, bukan pula pentas dangdut hajatan. Ramai oleh sekelompok pemuda yang mengadakan acara gelaran musik band untuk memperingati ulang tahun komunitasnya.
Mereka tergabung dalam wadah bernama Orang Indonesia (OI) Sepeda Kumbang. Sebuah komunitas penggemar musisi legendaris Indonesia, Iwan Fals. Dalam situs iwan-fals.blogspot.com, disebutkan OI adalah organisasi yang mempersatukan para penggemar Iwan Fals dan simpatisannya.
Sebelumnya mereka dibuat kesal oleh cuaca yang tak bersahabat, sehingga acara mundur sehari, seharusnya tanggal 29 Januari. Hujan yang mengguyur sejak siang tak menyurutkan langkah mereka untuk menggelar acara pada malam (30/12).
Acara yang bermodalkan fasilitas seadanya tanpa panggung besar hanya berlantaikan tanah, tempat yang sempit, serta tanpa lighting panggung yang berkelap-kelip, sebatas sinar lampu neon berkekuatan 40 watt. “Biar acaranya kayak gini, yang penting mah kebersamaannya” ungkap Ucup salah seorang anggota komunitas.
Tibalah di malam acara. “Assalamu alaikum, salam OI” seru Ahmad Ubaidillah bertindak sebagai presenter pada acara malam itu. “Oi juga” kata penonton dari komunitas OI lain yang hadir. Setelah mukaddimahnya yang singkat, lelaki berbadan tambun itu segera memanggil grup band pembuka. “Mari kita panggilkan sebagai band pembuka, Friendstar,” pekiknya.
Band yang berpersonilkan tiga remaja ini tak mau mengecewakan para penonton. Mereka tampil trengginas sebagai band pembuka. Jiwa muda terlihat dari warna lagunya yang begitu enerjik dan menggebu-gebu. Terutama ketika membawakan lagu Iwan Fals berjudul Oplet Tua yang diaransemen ulang, dengan sentuhan bergaya punk melodic. Seolah Iwan Fals yang muda, penuh pemberontakan hadir malam itu.
Para penonton yang hadir tak bisa diam mendengar irama lagu tersebut, satu persatu mereka berkumpul di depan panggung untuk berjoged. Seakan tak peduli dengan lumpur yang kotor, mereka terus berjoged dan bernyanyi bersama. “Hai oplet tua dengan bapak supir tua cari penumpang di pinggiran ibu kota,” teriak penonton.
Band yang tampil berikutnya berasal dari komunitas OI Nyanyian Jiwa, membawakan lagu berjudul Ibu ciptaan Iwan Fals. Lagu yang begitu santai, dan melo ini ditampilkan dengan aransemen yang berbeda. Mereka memodif lagu tersebut dengan memasukan komposisi drum serta menaikan temponya. Jadilah penggambaran seorang anak yang mengagumi ibunya dengan semangat.
Setelah dibuat berkeringat oleh anak-anak Friendstar, penonton pun kembali disajikan lagu-lagu dengan warna musik yang sama. Tak ayal depan panggung pun ramai oleh mereka yang berjoget dengan semangatnya.
Bongkar, lagu Iwan Fals yang sangat terkenal tak ketinggalaan dinyanyikan pada malam itu. Kali ini yang membawakan lagu tersebut adalah dinyanyikan dengan personel gabungan antara Friendstar untuk drumnya, dan OI Samsara untuk vokal sekaligus gitar. Improvisasi yang mereka lakukan cukup untuk memenuhi dahaga penonton yang ingin terus mengeluarkan enerjinya malam itu.
Penampilan itu sekaligus menjadi penutup malam ulang tahun OI Sepeda Kumbang di usianya yang baru satu tahun. “OI Sepeda Kumbang lahir dari perbedaan yang akhirnya menyatukannya,” kata Ahmad, sekaligus menutup acara itu. (dika irawan)

Berebut Ayu Ting Ting

Melihat tayangan Halo Selebriti di SCTV pagi ini membuat saya geleng-geleng kepala. Halo Selebriti menghadirkan Ayu Ting Ting sebagai bintang tamu dimana prolognya mengambil inti bahwa acara tersebutlah yang pertama kali menghadirkan berita tentang Ayu Ting Ting. Sebelumnya di program Dahsyat (RCTI) mengklaim jika merekalah yang pertama kali menampilkan Ayu Ting Ting di acara musik di TV, begitupula Olga (host Dahsyat) yang terang-terangan menyebut turut mengangkat popularitas Ayu Ting Ting karena sering menyebutkan namanya di acara itu.  Continue reading Berebut Ayu Ting Ting

Dangdut dan Oma

http://free-nyanyian.blogspot.com/2010/09/rhoma-irama.html

Bunyi gendang yang meliuk-likuk beriringan mesra dengan suara seruling bambu, berpadu kocokan gitar serta instrument music lainnya menyatu dengan pas menghasilkan irama musik bernada melayu dan india, biasa disebut dangdut, kata yang merepresntasikan bunyi gendang ‘dang-dut’. Jika sudah seperti itu membuat badan tak diam diri bergerak kiri-kanan mengikuti irama musik.

Begitulah musik yang selalu menemani setiap waktu saya ditengah-tengah sajian musik aliran rock, pop, reggae dan lainnya. Namun irama lagu dangdut sudah terlanjur akrab di telinga saya, pasalnya sejak kecil tetangga di kampong di Bekasi Jawa Barat, selalu memutar lagu dangdut seperti rhoma irama, elvi, mansyur s, megy z dan lain-lain sampai sekarang pun masih terdengar bunyi dang-dut itu.

Banyak musisi dangdut yang saya kenal. Tapi lain halnya untuk seorang yang mengklaim dirinya sebagai Raja Dangdut atau biasa dipanggil Bang Haji Rhoma irama yang selalu saya putar lagu-lagunya. Namanya sudah begitu familiar terutama di telinga orang-orang di desa karena lagu-lagunya, namun aksinya di layar tancep tak kalah menarik banyak film ia bintangi sehingga semakin akrab.

Lirik yang disajikan Rhoma Irama tak hanya berkutat soal percintaan ia pun mencoba mewakili masyrakat pinggiran, seperti dalam tembangnya yang berjudul Begadang dua, ia menceritakan kehidupan antara orang beruang (orang kaya) yang setiap malam minggu biasa nongkrong dan makan di tempat-tempat mewah, sementara untuk yang tak beruang cukup dengan nongkrong di pinggir jalan sembari bernyanyi. Ini persis seperti yang saya alami sehari-hari di kampong waktu dulu.

Tak berhenti di situ. Dalam lagunya yang lain ia berbicara perihal Indonesia yang Hijau daratannya dan biru lautannya namun  kekayaan sumber daya alam yang melimpah itu tak sampai dinikmati pemiliknya yakni rakyat secara merata sehingga yang terjadi “yang kaya makin kaya yang miskin makin misikin” ujar Rhoma irama.

Ada pula lagu Oma orang desa biasa menyapa, yang mengkampanyekan Demokrasi Pancasila sebagai doktrin Orde Baru, barang kali menurut saya, ini dilakukannya untuk menjaga jarak dengan pemerintah agar tak dibrangus, memang sepanjang karirnya oma jarang berurusan dengan pemerintah. Lagu yang berjudul HAM kalau tak salah, “di awali dengan kata ‘hormati hak asasi manusia, jangan suka memperkosa kebebasan warga negara….. berlanjut, ‘gerakan demokrasi pancasila sebagai landasan negara kita… dan seterusnya.

Meski sudah selang beberapa tahun lamanya lagu-lagunya -tak hanya rhoma irama- terasa awet tak basi seperti lagu band-band saat ini yang baru di dengar lebih dari sebulan sudah bosan telinga bersedia mendengarkannya. Hah mungkin itu subjektif saya. Tapi jika berbicara kualitas semua orang tahu berkualitas mana antara buku best seller dengan disertasi.

Lirik dangdut perubahan cara pandang masyrakat

Lirik-lirik dalam music merupakan representasi dari realitas yang ada dalam diri sang musisi ketika melihat dirinya atau realitas di luar. Begitu pula dengan lirik-lirik lagu dangdut yang diciptakan sang musisi dapat terlihat apa yang terjadi di masyarakat saat ini dan lalu. Dalam lirik yang diciptakan oleh musisi dangdut era Rhoma irama seperti Megi Z, Mansur S, Elvy Sukaesih serta lainnya dengan era dangdut saat ini sebut saja Trio macan dengan teman-temannya mengalami pergeseran atau perubahan. Baik dari segi penggunaan bahasa, cerita yang ditampilkan, dan unsur ke melayuannya.

Lirik-lirik era rhoma umumnya masih kental akan ke melayuannya ini ditandai dengan banyaknya lirik yang bercorak pantun.  Pantun merupakan kebudayaan melayu. Serta kata-kata yang dipakai menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan sopan, menggunakan pengibaratan, dengan kata-kata puitis yang memiliki unsur sastra yang tinggi. Dengarkan saja lagu-lagu rhoma..

Dalam lirik soal percintaan sering menggambarkan posisi seorang yang mencinta ketika ditinggalkan selalu berharap agar cintanya dapat kembali, sampai memimimpikannya, disertai permohonan maaf bila terdapat kesalahan, dan berdoa kepada sang tuhan. Kurang lebih perihal itulah yang terdapat di lirik lagu-lagu dangdut era Rhoma.

Sementara itu, Suami selingkuh, ketahuan dari smsnya, kemudian Hamil di luar nikah, main serong dengan wanita lain atau (Jablay). Itu semua merupakan kata-kata yang akrab di lirik lagu dangdut saat ini.  Jarang sekali mungkin hilang sudah unsure-unsur ke melayuannya. Bahasa yang digunakan pun sangat jauh dari kesopanan berbahasa misalnya kata-kata seperti Jablay, garong, gue, loh, sudah menjadi bumbu dalam lirik-lirik lagu dangdut saat ini.

Bila sebelumnya lagu dangdut tak berani membicarakan aib namun saat ini permasalahan ini menjadi menu utama. Umpamanya lirik lagu hamil di luar nikah yang sekarang tenar, sungguh tak  ada penyesalan dan malah diangap persoalan biasa. Kemudian ada pula lirik lagu bercerita tentang seorang yang ketahuan selingkuh namun itu dianggap persoalan lumrah lagi-lagi  tak ada perasaan malu dan penyesalan.

Dapat terlihat adanya pergeseran budaya dari masyrakat kita yang sejatinya adalah budaya timur, terkenal akan kesopanannya serta memiliki rasa malu kini telah berubah kearah yang lain yang jauh dari kesopanan atau berubah menuju kebarat-baratan. Tapi bukan yang baik dari barat yang diambil melainkan efek negativnya yang terserap. Hal ini disebabkan oleh globalisasi yang tak dapat dihindari, hal yang diperlukan ialah pembentangan budaya yang kuat.  Bila ingin melihat budaya masyarakat seperti apa, dengarkan saja music kegemarannya. Seperti dangdut ini yang menangkap kenyataan dalam kehidupan sehari-hari untuk disampaikan ke khalayak.[]DIN

 

Musik Yang Menyenangkan Adalah Seperti Depapepe

Kala itu gue sedang melakukan perjalanan dari Bekasi menuju daerah Dadab yang terletak sangat dekat dengan lokasi Bandara Soekarno-Hatta, dengan menaiki mobil pribadi milik teman gue menuju daerah dadab tersebut, seorang teman  bernama Tutut Hario menyetel sebuah lagu yang sebelumnya belum pernah gue denger dan mungkin pernah  sesekali gue  dengar namun belum mengetahui asal-usul dari musik guitar tersebut. Ketika gue mendengarkan musiknya pertama kali secara spontan gue langsung menanyakan kepada teman gue untuk menghilangkan rasa penasaran di dalam kepala gue ini ! Dan seiring berjalannya mobil yang gue tumpangi, semakin lama musik ini semakin membuat diri gue tertarik untuk terus mendengarkannya, Perjalanan lebih terasa menyenangkan, dan bahkan dalam macet sekalipun tidak ada bahasa keluhan yang keluar dari bibir kami dan bahkan gue meminta untuk selalu repeat all khusus untuk Depapepe.


Depapepe merupakan Group musik yang berasal dari negara Matahari (JAPAN), dengan bermodalkan 2 pemain guitar akustik yang mempunya skill dalam mengatur melody dan irama-irama yang mellow. Dalam setiap jenis musik dan irama musiknya mempunyai sentuhan-sentuhan alami yang berbeda.

Adapun musik sejenis ini sangat cocok melengkapi dikala kita sedang sendiri di rumah atau pada saat kita sedang merasa galau (jiakakakakak…galau boo), menemani disaat kita sedang tidur pada malam hari, sambil melihat bintang-bintang dilangit tepat diatas atap rumah, disaat kita sedang melakukan perjalanan jauh dengan kendaraan roda empat sangatlah menarik, dan bahkan musik jenis akustik ini sangat cocok untuk menjadi inspirasi di saat kita sedang buntu. Eitss jangan salah ketika sedang menulis artikel ini headset pun sudah terletak di telinga kanan dan telinga kiri sambil mendengarkan lagu-lagu dari Depapepe yang menyenangkan. Selain itu musik berjenis akustik ala Depapepe ini sangat membantu untuk melakukan job kecil-kecilan yang sedang gue tekuni secara perlahan yaitu memasukannya kedalam sebuah tampilan foto slide, menarik bukan?

Dibawah ini merupakan penampilan dari Depapepe yang berjudul Canon

 

Depapepe – Canon

Ultah Langit Musik

Pada Ulang Tahunnya kali ini LANGIT MUSIK menggelar Konser Ulang Tahun Langit MusiK adalah sebuah perhelatan musik persembahan dari TELKOMSEL LANGIT MUSIK bersama para musisi INDONESIA yang tergabung didalamnya sebagai bentuk apresiasi kepada para penggemarnya karena telah membeli lagu original mereka secara legal melalui LANGIT MUSIK.

Konser ini dikemas secara eksklusif; terbatas hanya untuk orang-orang yang benar-benar mau mendukung Musik Indonesia secara legal melalui mekanisme pendaftaran yang dibuat sedemikan rupa untuk bisa mendapatkan undangan/INVITATION ke acara ini. Mungkin bisa dikatakan sebagai sebuah PRIVATE PARTY bagi para pendukung perkembangan musik INDONESIA. Dan di sini, para pemegang invitation akan disuguhi penampilan spesial dari para musisi pilihan dan juga suasana yang ekslusif mulai dari free 1st drink, tempat makan hingga life style.

Namun yang membuat Konser Ulang Tahun Langit Musik ini menjadi berbeda adalah akan dimulainya sebuah gerakan baru untuk musik Indonesia bernama “My Expression of Music”. Sebuah gerakan yang mengajak semua pengunjung untuk menjadi “pembawa perubahan / agent of change”. Sebuah gerakan yang kemudian bisa menyebar ke semua penikmat dan pecinta musik untuk mengapresiasi karya musisi kesayangannya secara jujur demi kelangsungan musik Indonesia. Dan gerakan ini akan dimulai tepat pukul 22:00 melalui sesuatu bernama “Moment for My Music”. Sebuah moment yang benar-benar bergantung pada kemauan dari semua pengunjung untuk secara nyata mendukung musik Indonesia.

Pada akhirnya, LANGIT MUSIK melalui KONSER ULANG TAHUN ini ingin memberikan kebanggaan kepada semua orang karena telah mengekspresikan kecintaannya terhadap musik Indonesia jujur, salah satunya dengan mendukung pembelian lagu secara legal.

Tempat: Epicentrum Walk – Kawasan Rasuna Epicentrum, Kuningan
Tanggal: 19 Maret 2011

Awalnya mendapat tawaran dari rara untuk menonton sekaligus meliput acara Konser Langit Musik, tentu saja dengan antusias yang tinggi bersedia karena memang musik adalah panggilan jiwa. Setelah memilih artis yang akan diwawancarai pada saat Konser Langit Musik akhirnya aku dan kekasih hati memilih antara RAN atau Endah & Rezha karena memang hanya dua nama itu yang kami kenal sedangkan yang lain kebanyakan band pendatang baru. Akan tetapi apa boleh buat ternyata mereka adalah band penutup yang akan tampil tepat pukul 24.00 yang tidak mungkin bagi kami untuk menginterviewnya. Setelah berkoordinasi dengan managemen artis akhirnya kami memilih Dida yang jujur emang baru pertama kali mendengar nama itu.

Bertempat di Epicentrum Ulang Tahun Konser Langit Musik inilah diadakan dan ternyata banyak juga blogger yang akan meliput artis pada Konser Langit Musik. Setelah memperoleh goodiebag dan acces card maka kamipun berkesempatan mewawancarai didaband setelah mendengarkan mereka pentas dari balkon atas. Sayang sekali kemarin waktu ambil foto dari atas kurang begitu bagus dan ketika turun ternyata mereka sudah selesai manggung setelah membawakan beberapa lagu pada Ulang Tahun Konser Langit Musik malam itu

Dida adalah dua sahabat yang berangkat dari hobby yang sama ketika masih duduk di SMA 2 Surabaya kebetulan mereka sama sama anak band. Setelah terpisah akhirnya ketemuan lagi sewaktu duduk di bangku kuliah. Dua cowok keren ini kebetulan juga satu kampus Fakultas Ekonomi UNAIR, kemudian berkomitmen untuk kembali menekuni hobby mereka di dunia musik. Beberapa kali mengajukan konsep bank kepada produser rekaman namun belum beruntung. Sampai akhirnya mengubah konsep musiknya menjadi Duo lah didaband akhirnya bisa memasuki dapur rekaman, konsep duo yang beda dari kebanyakan band yang sedang bermunculan inilah rupanya dianggap akan memberi warna lain bagi perkembangan musik Indonesia.

Dida sudah menghasilkan satu single yang berjudul “Takkan berakhir” maka dibawah label Universal April ini akan meluncurkan album perdana mereka yang bertajuk Duo Grafi. Penyanyi yang beraliran Pop Amerika dengan selingan blues dan country mencoba menyuguhkan warna yang berbeda bukan dalam formasi band utuh. Pemain musiknya lebih bersifat additonal player ini akan memberikan warna lain diantara banyaknya band band anak negeri yang bermunculan. Sukses untuk @didaband sukses untuk iddo praDAnanto (bass) dan ranDY pandugo (vocal dan guitar). Terakhir apresiasi setinggi tingginya kepada Telkomsel yang memprakarsai wadah band anak negeri dan menyediakan portal Langit Musik untuk bisa berbagi akan perkembangan musik Indonesia. Sampai ketemu Konser Langit Musik tahun depan Cayoo