Konfrensi Pers Pesta Wirausaha TDA Bekasi : Saatnya Berburu Ilmu dan Networking

Untuk lebih mensosialisasikan hajatan akbar Pesta Wirausaha TDA Bekasi 2013, TDA Bekasi bersama BNI Cabang Bekasi menggelar konfrensi pers di depan media seperti Bekasi Urban City, Business Opportunity, Radar Bekasi. Acara konfrensi pers ini di selenggarakan hari Senin, 2 Desember 2013 di Bebek Judes Kartini, Bekasi.

Konferensi pers kemarin dihadiri oleh Ketua TDA Bekasi Rawi Wahyudiono, Ketua Panitia PW Bekasi Mustofa Romdloni, dan Pemimpin Bidang Pembinaan Kantor Layanan 3 BNI KCU Bekasi, Ibu Jessica Susan Mailoa atau yang akrab di sapa Ibu Eta beserta jajarannya serta beberapa pengurus TDA Bekasi.

Ketua TDA Bekasi di awal menjelaskan tentang awal mula terbentuknya Komunitas Tangan di Atas dan juga sejarah TDA Bekasi sendiri dimana pengurus awalnya merupakan orang-orang yang aktif di TDA Nasional. Komunitas TDA saat ini ada di 44 wilayah dan mentargetkan ada di 100 wilayah. TDA Bekasi senantiasa berusaha menebar rahmat baik untuk lebih dari 1000 anggotanya maupun untuk masyarakat umum, khususnya di Bekasi.

20131201_162752

Selanjutnya Pak Mustofa, selaku Ketua Panitia Pesta Wirausaha Bekasi memaparkan tentang Pesta Wirausaha Bekasi 2013 yang mengusung tema “Saatnya Brand Lokal Berjaya” karena kita ingin membuktikan bahwa Brand Lokal pun bisa bersaing, sehingga pembicaranya pun merupakan penggiat brand lokal seperti Yoswohady, Tri Sumono, Martin Widjaja dan masih banyak lagi. Ada sekitar 10 narasumber yang berkompeten di bidangnya akan membuka cakrawala peserta bagaimana menjalankan bisnis yang benar. Selain seminar, Pesta Wirausaha Bekasi kali ini akan menghadirkan expo/bazar yaitu sekitar 30 stan dari berbagai macam produk, lomba business challenge untuk pelajar/mahasiswa, talkshow dengan anggota TDA Bekasi yang telah berhasil melewati tangga ujian sehingga bisa memetik hasil manis dari usahanya serta adanya Recognation semacam award yang di berikan kepada anggota dengan berbagai kategori seperti anggota yang berhasil membuka cabang baru, anggota yang berhasil menambah karyawan baru, anggota yang berhasil bangkit kembali setelah gagal serta pencapaian-pencapaian lainnya.

Pesta Wirausaha Bekasi merupakan rangkaian Pesta Wirausaha yang di gelar Komunitas Tangan di Atas di 10 Kota. Acara ini di harapkan bisa menghadirkan 500 orang peserta baik mereka yang baru memulai berbisnis, ingin berbisnis dan mempunyai mindset pebisnis, ingin mengembangkan bisnisnya dan siapapun yang tertarik dengan dunia wirausaha. Event ini membuka kesempatan bagi siapapun yang ingin menambah wawasan bisnis,  atau menambah jaringan karena bisa bertemu dengan ratusan pengusaha lainnya dengan berbagai latar belakang berbeda. Selain itu peserta juga bisa kemudian bergabung dengan menjadi Komunitas TDA Bekasi, sehingga setelah acara berlangsung, semangat wirausaha akan tetap terjaga karena komunitas ini mempunyai karakter untuk saling memberikan motivasi, mendukung dan mengayomi tentang bisnisnya masing-masing antar sesama anggota TDA yang tersebar diseluruh Indonesia.

Basic CMYK

Penyelenggaraan Pesta Wirausaha TDA ini menggandeng dengan Bank BNI sebagai mitra utama, yang merupakan salah satu bentuk aksi nyata dari TDA dalam mendukung upaya menumbuhkan dan mengembangkan wirausaha untuk membantu menggerakkan perekonomian nasional lewat penyerapan tenaga kerja. Pimpinan BNI Wilayah Bekasi, Ibu Eta mengungkapkan antusiasmenya terhadap gelaran Pesta Wirausaha Bekasi ini dan akan sepenuhnya mendukung kegiatan TDA Bekasi dengan memberikan pembiayaan murah terhadap pelaku UMKM khususnya anggota TDA.

WAKTU DAN TEMPAT

Hari                : Sabtu dan Minggu

Tanggal          : 14-15 Desember 2013

Jam                 : 09:00-17:00 WIB

Tempat           : Mall Bekasi Square, Jl. Ahmad Yani, Bekasi

 

MATERI

1. Seminar Jurus-Jurus Ampuh dari Para Praktisi Bisnis Ternama.

2. Talkshow dengan Enterpreneur-enterpreneur sukses di Indonesia.

3. Workshop Kuliner, Handicraft dll

4. Bazzar

5. Door Prize, Hiburan dll.

TIKET :

Umum                                  Rp. 300.000,- /org

Mahasiswa/Pelajar        Rp. 100.000,- /org 

PEMBICARA SEMINAR & TALKSHOW

  1. Dahlan Iskan, Menteri BUMN
  2. Rhenald Kasali, Founder Pendiri Rumah Perubahan
  3. Yuswohady, Pakar Branding & Managing Partner Inventure
  4. Martin M Wijaya, CEO Buah Lokal “Sunpride”
  5. Tri Sumono, Milyarder Multi Produk yang mengawali karir sebagai tukang sapu
  6. Wahyu Liz “adaideaja” Creative Enterpreneur
  7. Frans Satrya Pekasa, Direktur Mega Furniture, Konsultan Eksportir Furniture
  8. Samsul Arifin Sbc, Business & Life Coach, The 1st Syariah Business Coach in the World
  9. Peggy Melati Sukma, Artis&Entreprenuer dan Praktisi-praktisi bisnis yang berpengalaman dari Bekasi.

WORKSHOP

1. Workshop Pembuatan Hiasan Flanel

2. Workshop Pembuatan Coklat Souvenir

4. Workshop Pembuatan Es Krim dll

 HOTLINE Info:

Budi Cahyono           08121898411

Taufiq Rahman         087876676027

BAZAR                      085694191661

SPONSORSHIP        081218386286

HUMAS&MEDIA    085711433250Twitter : @tda_bekasi

Info & Pendaftaran : http://tdabekasi.com/pesta-wirausaha-2013/

Facebook Fan Page/Group : TDA Bekasi

 

 Susi /Sie Humas&Media Pesta Wirausaha

@suzieicus /@siswawirausaha

Geliat Bisnis Musiman Menjelang Lebaran

Hari Raya Idul Fitri atau yang akrab disapa Lebaran memang menyimpan banyak makna dan momentum. Sebagai Hari Raya Umat terbesar di Indonesia, Lebaran mendapat perhatian Spesial di hati masyarakat, yang tentu saja dapat menciptakan peluang-peluang bisnis musiman.

sholat-Idul-Fitri-di-Masjidil-Haram

Hari Raya identik dengan baju  baru. Terlepas dari makna Idul Fitri yang sesungguhnya yakni Kembali Fitri, masyarakat lalu mengaitkannya dengan pakaian yang baru, meskipun “tak baru pun tak apa-apa” yang penting Jiwanya telah kembali Suci karena Ibadah di bulan Ramadhan.

Namun baju baru telah menjadi Tradisi Lebaran di Indonesia, hal ini pun memunculkan berbagai peluang bisnis di kalangan masyarakat dari yang kecil, menengah hingga para pengusaha. Bisnis Musiman Baju Lebaran memang menjanjikan keuntungan mengingat permintaan yang sangat besar menjelang Lebaran.

Kue Kering

Nah, selepas membeli baju baru, Lebaran pun terasa kurang tanpa adanya Kue Lebaran. Satu lagi tradisi Lebaran yang menjadi momentum bisnis bagi para pelaku usaha kuliner. Lihat saja mulai dari Ibu rumah tangga, karyawan, hingga pengusaha kue besar saling berjibaku berbisnis Kue Lebaran. Hmm..ternyata ada untung yang lezat dibalik manisnya kue lebaran.

Bersilaturahmi dan bermaaf-maafan adalah hal yang wajib dilakukan pada saat Hari Raya Idul Fitri. Namun terasa ada yang kurang saat berkunjung pada sanak keluarga, teman, tetangga atau rekan bisnis tanpa membawa sesuatu. Maka dipilihlan Parcel Lebaran sebagai buah tangan yang manis untuk bersilaturahmi. Parcel Lebaran berisi aneka makanan dan minuman paling banyak digemari dibanding parcel jenis lainnya. Harganya yang murah, bervariasi dan disukai seluruh keluarga membuatnya menjadi pilihan utama.

jual-parcel-lebaran

Bisnis Parcel Lebaran tak hanya kita jumpai di Jakarta saja, di Cikarang-Bekasi pun kini bermunculan toko parcel seperti ParselMart yang menjual parsel lebaran secara online di Cikarang.

Apa lagi bisnis musiman yang memiliki momentum menjelang Lebaran? Masih banyak, diantaranya bisnis Penyewaan Mobil untuk Mudik, bisnis Pengiriman Paket Lebaran/Ekspedisi, dan lain sebagainya. Nah, Anda termasuk penikmat momentum Lebaran ataukah pelaku bisnis musiman ini?

#PW2013 Pestanya Rakyat (yang) Pengusaha

Hashtag #PW2013 merupakan petunjuk di twitter untuk melihat pestanya rakyat yang pengusaha atau Pengusaha (Wirausahawan) yang merakyat. Beberapa artikel tentang Pesta Wirausaha 2013 ini sudah mulai mewarnai berbagai macam blog yang dibuat oleh para anggota Komunitas Tangan Di Atas, yang tersebar di seluruh Indonesia.

Di BB, baik di grup maupun di personal account, sudah mulai rame teman-teman melakukan publikasi acara ini. Mereka melakukan secara  japri, sampai yang model BC (broadcast). Tertarikkah anda bila menerima berita secara Broadcast di BB?

Bisa tertarik bisa jadi tidak tertarik sama sekali. Coba kita simak woro-woro dari ketua TDA Bekasi, mas Barra di BB dengan cara BC di bawah ini.

+++

Ingin mulai bisnis ?
Ingin menumbuhkan bisnis ?
Ingin expand bisnis ?
Ingin dapat ilmu dr pelaku bisnis langsung ?
Ingin menambah ribuan network yg berbasis hight trus ?

Setelah Suksess Dgn Milad ke 6 Tahun Lalu Di Smesco dgn Menghadirkan 3 Ribu Org..

Sekarang Tangan DiAtas (TDA) dengan Bangga mempersembahkan Pesta Wirausaha 2013,Dalam Rangka Milad TDA ke 7 menghadirkan lebih dr 40 top speaker, 4000 entrepreneur, 15000 visitor…

– Chairul Tanjung,
– Yusuf Kalla,
– Dahlan Iskan
– Joko Widodo
– Sandiaga Uno
– Tony Fernandes
– Yusuf Mansur
– Jhony Andrean
-Tung Dasem Waringin
-Heppy Trenggono
-Jamil Azzaini
Dll

Kelas kecil sesuai level bisnis Anda,
Dipandu oleh praktisi di bidangnya
– Saptuari
– Roni Yuzirman
– Syamsul Arifin
– Mas Mono
– Ippho Santosa
– Fauzi Rachmanto
– Ali Akbar
– Dll

Meraka semua bukan sekedar motivator melainkan sdh terbukti melakukan Bisnisnya Dengan Baik Tumbuh dan Berkembang

Dinamika Bisnis Akan di Kupas Disini..Semoga Kita Dapat inspirasi utk memperbesar Bisnis kita Kedepan

JI EXPO, 8,9,10 feb 2013, Kemayoran, Jakarta.

Amankan Tiket seminar dan stand Anda.
Dapatkan harga khusus selama bulan November
Hanya Rp. 600.000,- Normal 1,2 jt, sudah termasuk konsumsi 3 hari, Rp. 400.000,- u/ mahasiswa.
Bagi 50 pendaftar pertama, dapatkan 3 DVD
How To Grow Your Bisnis dan sales force by Teguh Wibawanto senilai Rp. 225.000,-

Transfer Segera Ke Rek TDA Bekasi
Bca. : 5780579538
Mandiri : 1560006684379
atas nama Zuhri

TDA Bekasi Kasih Program 3 kali cicil juga loo sampe akhir Bulan ini..

Buruann Sheat Promo Terbatas Banget Krn yg Hadir Seluruh Indonesia..600 ribu 3 Hari Full Pembicara Berkelas..Hanya TDA Yang Selalu Berbagi

Salam GROW
BaRRa
Ket.@TDA_Bekasi

http://pestawirausaha.com/

@pestawirausaha
@tangandiatas

MENYONGSONG ERA INDONESIA EMAS,
NOW or NEVER…

Nb : tolong d forward ke rekans, jika ini di anggap Bermanfaat.Terima kasih.Tersedia Pula Ratusan Stand —

+++

TDA Bekasi memang terlihat selalu aktif di setiap kegiatan TDA, baik TDA tetangga maupun TDA Pusat. Jadi kangen sama teman-teman TDA Bekasi nih. Kangen juga dengan penampilan mas Jamil Azzaini yang selalu memukau dimanapun suaranya diperdengarkan.

Im_Attending_250
Im_Attending_250

+++

Im_Participating_250
Im_Participating_250

+++

Socmed_Attending_250
Socmed_Attending_250

+++

Socmed_Participating_250
Socmed_Participating_250

+++

STOP PRESS : Pesta Wirausaha 2013

Jangan segan untuk meneruskan artikel ini. Salam sehati

15 alasan terburuk untuk tidak menjadi Pengusaha

Hampir rata-rata orang berpikir bahwa “kita tidak cukup waktu untuk melakukan banyak hal”. Setidaknya berpikir untuk melakukan itu sudah lebih baik dibanding berpikir kesulitan hingga membuat tidak melakukan apapun.

Berikut ini beberapa alasan yang paling sering digunakan oleh orang karena tidak berani mengambil resiko. Bisa jadi ini adalah salah satu alasan Anda :) ;

1. Aku terlalu takut.
Segera bergabunglah dengan sebuah klub atau komunitas. Karena pada dasarnya hampir setiap pengusaha itu takut. Kemudian tetapkan pilihan: Membiarkan ketakutan menjadi penghambat atau merubah ketakutan menjadi bahan bakar untuk melakukan apapun agar bisa berhasil.

Berpuas diri adalah musuh prestasi dan untungnya ketakutan bisa mencegah diri sendiri untuk tidak cepat berpuas diri.

2. Aku tidak memiliki koneksi yang tepat.
Di jaman setua ini, teknologi banyak terlahir dengan berbagai kelebihannya. Dan teknologi diciptakan untuk memudahkan penggunanya. Kita bisa temukan LinkedIn, Facebook, Twitter, dan platform media sosial lainnya platform. Kita bisa berteman dengan siapapun, bisa mencapai siapapun.

Bukan tidak mungkin kita bisa berkenalan dengan musisi favorit, bisa juga berkenalan dengan politisi pujaan atau hal menakjubkan lainnya. Bukan tidak mungkin mereka akan membaca profil kita, website kita, atau produk kita. Yang kita perlukan hanya membuat semuanya benar-benar tampak profesional.

Bila banyak diantaranya tidak merespon, jangan patah arang. Mungkin saja ada yang kurang dari yang kita lakukan. Lakukan lagi lebih halus dan berbaiklah menyapa mereka. Tentu saja, bangunlah kepribadian yang semakin baik dari hari ke hari.

Mulai dari yang kecil. Munculkan diri lebih layak. Bangun sebuah jaringan yang bagus. Sebuah jaringan yang bagus bisa seperti piramida dengan basis yang luas, bukan garis vertikal tipis yang langsung menuju ke atas.

Dan mohon diingat, bahwa orang yang lebih berpengaruh semakin mereka sedang dikepung dengan permintaan. Memiliki alasan yang baik untuk menghubungkan, memberikan sebelum kita mengharapkan untuk menerima, dan kitamungkin akan terkejut dengan apa yang terjadi.

3. Aku terlambat.
Dalam banyak hal, semua inovasi atau mungkin ide itu sendiri, berasal dari memperbaiki ide-ide yang sudah ada sebelumnya. Tidak ada satupun inovasi yang satu dan berdiri sendiri tanpa memperhatikan ide sebelumnya.

Kita boleh menyebut diri “terlambat” apabila kita tidak menyediakan diri untuk terus menjadi lebih baik, lebih cepat, lebih merangkul dari siapapun yang lainnya.

4. Aku ini siapa?
Dengan argumentasinya, banyak orang yang cenderung menerima keadaan bahwa “aku bukan siapa-siapa”. Ingat satu hal. Orang senang mendengarkan segala sesuatu yang menghibur, menarik, tulus, lucu, mengejutkan, informatif, merangsang, bodoh, satir, kontroversial, sedih, konyol, seksi dan banyak hal lagi..

Dan jika kita tidak bisa membuat orang lain mendengarkan kita, masalah bukan pada mereka. Masalah sebenarnya ada pada diri kita. Cobalah untuk merubah “pesan” atau “gaya” yang ingin disampaikan dengan hal-hal yang lebih relevan, sehingga mereka akan mudah menjangkau kita dan akhirnya mereka akan mendengar.

5. Aku tidak punya uang.
Anda atau mungkin kita, tidak sendirian!. Pengalaman saya sebagai mantan pengamen kereta hingga akhirnya mempunyai sebuah perusahaan Digital Agency (Alurkria) telah memberitahu banyak hal.

Membuat diri menjadi lebih layak bahkan (mungkin) kaya adalah tentang mempelajari seni untuk mencapai lebih baik dengan sedikit demi sedikit. Sedikit uang, sedikit ilmu, sedikit waktu bahkan mungkin sedikit kesempatan.

Hadapi saja: Jika berpikir bahwa karena tidak memiliki “cukup” modal dan kita berhenti, maka kita tidak akan pernah cukup atau bahkan punya modal.

Kita tidak selalu bisa mengendalikan apa yang telah dimiliki, namun selalu ada waktu untuk mengendalikan apa yang kita pilih dengan apa yang kita miliki.

6. Aku tidak punya waktu.
Setiap orang memiliki jumlah waktu yang sama. Satu-satunya perbedaan adalah apa yang kita siap kita lakukan dengan waktu.

Apabila kita terjebak jatuh ke dalam sebuah lubang yang dalam, apakah masih ada waktu untuk ber-chatting ria atau “me time”?. Nah, terapkan cara berpikir yang sama agar bisa memanfaatkan waktu dengan baik sebaik mungkin.

Tidak ada waktu yang tepat selain sekarang juga.

7. Aku tidak memiliki keterampilan.
Ah, ini bukan apa-apa. Pergilah ke toko buku, baca buku yang ingin dipelajari. Pergilah cari teman yang tepat untuk mendapatkan ketrampilan. Mungkin seorang teman yang bisa meminjamkan komputer, atau meminjamkan barang miliknya untuk kita pakai sebagai bahan belajar.

Beri sedikit penghargaan atas hal yang sudah dilakukan teman kita, mungkin dengan mengajaknya jalan atau sedikit becanda dan menemaninya berdiskusi hingga selesai. Tak lupa, cari pengalaman yang bisa membuat pengetahuan semakin bertambah.

Hilangkan perasaan minder, atau kita tidak akan memiliki ketrampilan apapun. Karena ketrampilan tidak datang dengan sendirinya, namun perlu dicari kemudian berlatih.

Menyalahkan keadaan tidak sedikitpun membantu menyelesaikan semuanya.

8. Aku tidak punya ide bagus.
Tidak perlu berpikir repot. Lihat sekeliling, lihat keramaian orang, dengarkan apa yang teman-teman kita diskusikan, dan susun. Sesuatu yang baru akan menyulitkan, cobalah dengan memodifikasi ide yang sudah ada.

Pikirkan tentang solusi akan ide yang sudah berkembang di sekeliling kita namun tidak tersampaikan dengan baik ke diri kita. Kemudian kembangkan solusi itu, karena solusi itu sama dengan IDE.

Banyak perusahaan menjadi besar karena membuat “sesuatu” menjadi lebih baik, bukan dengan membuat yang benar-benar baru.

9. Aku tidak bisa mengambil risiko.
Apapun resiko yang sudah dipilih, yakinkan diri bahwa nantinya kita juga akan pulih dari hal yang sama. Waktu akan mengembalikan apa saja yang sudah terjadi, entah itu kemunduran, kegagalan ataupun hal lainnya. Malah kita akan menjadi semakin kuat ke depannya.

Kemauan untuk mencoba yang akan membuka banyak jalan. Tidak pernah mencoba akan meninggalkan penyesalan. Jangan sampai kita bertanya kepada diri kita dikala sudah menua dan tidak bisa melakukan banyak hal. “Andai saja waktu itu aku…. ”

10. Aku hanya pandai berencana tidak pandai memulai.
Tidak, sama sekali tidak benar. Itu hanya pikiran yang muncul berdasarkan kemalasan, karena (mungkin) tidak mau bekerja kasar, sudah dalam kondisi tenang dan lain sebagainya.
Atau mungkin lebih parahnya kita mengargumenkan dimana setiap pengusaha yang ditemui tidak pernah menyingsingkan lengan bajunya untuk bekerja dan dibantu oleh banyak orang.

Sebuah asumsi yang terlalu jauh. Tidak ada pengusaha sejati yang tiba-tiba berhasil, semua tentu dengan kerja keras dan kerja cerdas.

Kita hanya perlu untuk terus berdisiplin dalam menjalankan tujuan.

11. Aku harus sempurna.
Sebuah anggapan yang sama sekali tidak benar. Seringkali kita terlalu mengejar kesempurnaan, padahal tidak ada kesempurnaan yang bisa kita kejar, kecuali memenuhi pendekatan kebutuhan usaha atau konsumen .

Mungkin saja ketakutan untuk ditolak atau dikritik itu memang mengganjal pikiran. Namun coba saja dengan menyingkirkan hal-hal yang tidak perlu. Lakukan saja yang terbaik, kritikan itu tanda bahwa diri kita masih diperhatikan oleh banyak orang.

Satu pendapat yang mungkin sangatlah penting buat kita, yaitu pelanggan.

12. Aku tidak nyaman melakukan itu.
Semenjak kecil, Aku dibesarkan untuk menjadi rendah hati dan tidak menonjolkan diri, jadi aku benci untuk mengatakan aku lebih baik siapa pun atau apa pun.

Sangat benar, namun antara menonjolkan diri (sombong) dengan meningkatkan kepercayaan diri itu sangatlah berbeda. Percaya diri juga bukan untuk kemudian tidak rendah hati. Namun merupakan bentuk mindset yang dibutuhkan untuk membuat diri kita mampu menemukan kesempatan dan menjalankannya dengan baik.

Namun bila kita mengeluarkan banyak alasan yang intinya hanya takut keluar dari zona nyaman, itu hanya bentuk rasionalitas, perlu sedikit merubahnya.

13. Aku tidak melihat orang lain bisa.
Oh, mereka mendapatkannya.

Kita tidak pernah tahu bahwa untuk mendapatkannya itu selalu dalam perjuangan yang tiada henti. Hingga muncul semua dalam kondisi hebat. Ide yang hebat dan produk yang hebat.

Ketika kita berharap tidak ada yang bisa mendapatkannya selain kita, justru saat itulah hanya kita yang sedang tidak mendapatkan apapun. Karena kita terlalu sibuk memperhatikan orang lain dan lupa dengan apa yang seharusnya kita kerjakan.

14. Ini terlalu keras.
Perjalanan yang sungguh sulit.

Betul. Bila kita selesai duduk dan langsung berlari jauh tanpa berhenti. Cobalah untuk membuat langkah menjadi lebih kecil. Jalankan satu per satu dengan baik, selangkah demi selangkah dan terus disiplin menjalankannya.

Maka kita tidak akan pernah menyangka bila ternyata kita sudah sangatlah jauh.

15. Aku malu jika gagal.
Secara umum, kegagalan orang lain atau kemalangan orang lain itu adalah hal yang menyenangkan untuk dibicarakan. Dengan berbagai ekspresinya, ada yang pura-pura peduli namun sebenarnya mensyukuri, ada yang terang-terangan membicarakan dengan banyak orang.

Orang yang membicarakan kita, pada dasarnya karena mereka tidak bisa melakukan seperti apa yang kita lakukan. Kesukaan orang membicarakan orang lain itu tidak dalam konteks peduli, karena bila peduli tentunya mereka tidak akan membicarakannya, namun langsung membantunya menemukan solusi atas kesulitan kita.

Oleh karenanya, tidak perlu untuk malu dalam melakukan usaha. Kehidupan kita ada ditangan kita masing-masing bukan ditangan orang lain.

Salam Air.

 Tulisan ini juga di posting di www.kikasyafii.com

Softlaunch Situs Ibadah.co.id

Setelah beberapa saat, akhirnya saya dan Tim Alurkria, berhasil membuat aplikasi website berbentuk portal berita dan informasi yang di sadur dari Tabloid Ibadah (cetak). Situs dengan alamat www.ibadah.co.id ini diluncurkan selain untuk menyesuaikan kebutuhan pemberitaan yang sudah sedemikian cepat dengan teknologi internet, juga untuk memudahkan penyebaran informasi yang memang dibutuhkan masyarakat luas.

Dengan tagline “The Islamic Way of Life and Sharia Economy”, situs ibadah.co.id ini muncul untuk mengenalkan secara lebih baik tentang Islam yang Rahmatan lil Alamin. Bahwa islam itu untuk semua golongan, bahwa islam itu damai dan indah dengan semua agama, dan bahwa islam itu sederhana.

Serta informasi tentang Ekonomi Syariah yang memang sedang marak dan dibutuhkan banyak orang. Ekonomi yang sejatinya Syariah itu seperti apa? Maka di website ini para pengurus akan mencoba terus membahas dan mengembangkannya sebaik mungkin. Agar pengertian yang benar bisa tersampaikan dengan baik.

Akhirnya, Tim Alurkria berhasil menyelesaikan tahap awal pembuatan situs ini. Sekaligus terus melakukan pembenahan dan inovasi menyesuaikan kebutuhan pembaca, agar bisa menikmati artikel dan berita dengan nyaman dan sehat untuk mata pembaca. Semoga saja, melewati situs ini, kami para pengurus bisa berbagi dan berbuat lebih banyak untuk kemaslahatan setiap orang.

Pengurus juga membuka kesempatan bagi rekan-rekan blogger yang ingin menjadi kontributor berita di situs www.ibadah.co.id ini. Silahkan kirimkan email ke mylutfi@yahoo.com dan kika.syafii@alurkria.com dengan Subyek “Kontributor”. Kami akan menjawabnya dengan syarat, ketentuan dan aturan menjadi kontributor.

Terima kasih.

Lampu Rumah Itu Tak Hanya Asal Terang…

Setiap kita membangun rumah baru atau melakukan renovasi pada rumah yang sudah tua, sering kita bilang sama tukang yang bekerja bahwa untuk ruangan ini dipasang beberapa titik lampu di plafonnya, di ruangan lain sekian titik lagi. Begitu juga untuk kamar tidur orang tua, kamar tidur anak, ruang makan, kamar mandi dan lain-lainnya. Semua sudah diatur titiknya, begitu juga dengan pemilihan lampu yang semuanya asal terang.

Hal ini juga dipicu oleh slogan sebuah pabrik lampu yang sudah puluhan tahun tak pernah berubah, terus terang Philips terang terus. Jadi setiap lampu itu semuanya harus terang benderang!

Kini di zaman yang sudah berubah ini, pemilihan lampu untuk keperluan rumah tangga itu tak lagi hanya berpatokan asal terang. Philips, merek pabrikan lampu yang berasal dari Belanda dengan produknya yang sudah mendunia ini,  juga sudah mengubah motto mereka, khusus untuk lampu-lampu pencahayaan rumah tangga ini dengan The Ultimate Home Lighting Solution.

Hal ini disampaikan oleh Kurniawati Rainier, Produk Manager Consumer Luminaries, serta Astrid Ramli, Consumer Marketing Manager,  PT Philips Indonesia, ketika membuka Philips home lighting store pertama di Bandung, Rabu 6 Juni lalu.

Philips kini mempunyai beraneka produk lampu untuk tempat yang berbeda di dalam rumah anda. Begitu juga Philips kini tidak hanya memproduksi bohlamp, tapi juga mendesain aneka panel untuk tempat yang berbeda di rumah anda. Kini lampu tak hanya harus menempel atau tergantung di plafon rumah, namun juga bisa menempel di dinding, terletak di atas meja atau berdiri di sudut ruangan.

Sebagai pemimpin dalam industri pencahayaan, Philips telah bertransformasi dari produsen bola lampu menjadi penyedia solusi pencahayaan menyeluruh bagi pengguna dan konsumennya dengan memperkenalkan tehnologi baru, produk-produk dan layanan bagi konsumen yang telah maupun yang belum mengenal Philips.

Kini dengan kelengkapan produk yang disediakan oleh Philips, anda bisa mendesain rumah anda bak hotel berbintang dengan pencahayaan yang ditata secara profesional dengan bantuan konsultasi gratis dari Philips atau dari konsultan yang khusus bergerak di bidang pembangunan rumah.

Philips Home Store Bandung ini mengambil tempat di Istana Building Commodities Centre (IBCC) yang dikenal sebagai tempat berbelanja berbagai produk pencahayaan dan perlengkapan rumah oleh masyarakat Bandung. Begitu juga Philips home linghting store Bandung ini, merupakan toko yang kelima dari jaringan toko pencahayaan rumah tangga Philips di Indonesia dan masih akan berkembang dengan akan dibukanya beberapa toko lagi di kota-kota besar lainnya di seluruh Indonesia.

13392378171959063140Astrid Ramli, kiri dan Kurniawati Rainier, tengah. Saat grand opening Philips store di IBCC Bandung 

13392383501402189061Sebagian undangan yang mengikuti grand opening Philips store, saat sesi tanya jawab dengan Media dan Blogger 

133923853363475778Mereka yang beruntung mendapatkan doorprize berfoto dengan tuan umah 

1339238631532611061Kurniawati tengah menunjukan aneka model lampu untuk ruang tamu. 

13392388281796790519Aneka lampu untuk membaca 

13392388981822674487Lampu-lampu untuk teras 

1339239062355723296Lampu untuk kamar tidur 

1339239122452438989Ada matahari di kamar tidur si kecil 

13392391931057784371Bersama Kurniawati dan Sri Artanti, Distributor Manager Philips beserta staff 

 

Mira Ayank dan Indah Juli bersama dua blogger Bandung

 

13392393941422630914

Philips home lighting store di IBCC Bandung.

Visual Marketing, base on Google Maps

Perjalanan teknologi yang begitu pesat, memunculkan banyak inovasi dan kreatifitas tanpa batas. Seperti yang dilakukan google dalam mendeteksi lokasi melalui satelit hingga menangkap akses posisi seseorang berdasarkan email atau handphone yang dipakai orang yang sudah terkoneksi dengan google. Kondisi yang semakin memudahkan bagi kita untuk menjangkau akses informasi dan mengetahui sarana serta alamat dengan segera.

Dalam dunia bisnis terutama bidang teknologi, ada dikenal dengan nama Using Other Platform untuk membentuk atau membuat sendiri produk yang diinginkan. Atau juga menggunakan platform lain untuk sarana marketing seperti yang dilakukan oleh banyak orang untuk melakukan pemasaran dan jual beli di Facebook dan Twitter. Dengan sedikit perubahan, memperbagus dan mengemas (kembali) kreasi kita, maka jadilah sebuah produk yang siap pakai dan bisa jadi spektakular.

Alurkrian melakukan itu untuk membangun jaringan informasi sosial dengan menggunakan Platform dari Google Maps, dan dikemas ke dalam situs yang diberi nama PingPoin.com. Jaringan informasi sosial yang ingin dirangkum di Pingpoin.com ditargetkan untuk bisa memperluas aktifitas orang-orang dalam dunia Online dewasa ini. Dimana setiap orang bisa mempoin dirinya atau posisi kegiatannya. Ide menggunakan Google Maps untuk mengembangkan aplikasi tersendiri sudah banyak dilakukan di Luar Negeri bahkan beberapa dari dalam negeri. Cita-cita besar Pingpoin.com adalah bisa menjadi alat yang memudahkan orang dalam penggunaannya dan menjadi sebuah alat yang bermanfaat.

Konsep yang serupa tapi tak sama ini Alurkria lakukan untuk mendevelop Homyzone.com atas pesanan dari Muhaimin Iqbal pemilik Geraidinar. Homyzone yang friendly dan mudah digunakan, merupakan harapan Alurkria dan Geraidinar. Maka setelah beberapa kali meeting dan menentukan konsep yang pas untuk di implementasi menjadi sebuah aplikasi, pengerjaan pun dimulai. Karena kreatifitas serta idealism dari Alurkrian, beberapa kali konsep mendapatkan perubahan baik kecil maupun besar dan rata-rata tidak sengaja. Atau istilah kerennya, teman-teman keasyikan menggarap hingga keluar dari koridor. Hal seperti ini memang memperlambat pengerjaan website homyzone tersebut.

Dasar programmer Idealis!! Awas kalian kalau kerja lama-lama lagi!! <– Teriakan para desainer yang pegel karena banyak desain interface sudah siap pakai namun harus ngantri.

Namun seiring waktu, pada akhirnya Homyzone pun bisa selesai untuk versi Beta. Dan pengembangan selanjutnya masih akan dilakukan seiring dengan konsep yang sudah siap di implementasi. Pengerjaan yang jelas akan memakan waktu yang sangat panjang, dan tentu akan terus berkelanjutan. Karena bagaimanapun, website tersebut akan membutuhkan sumberdaya yang besar sebagai alat visual marketing.

Tanpa sadar, Pingpoin justru sudah punya anak yaitu Homyzone. Seperti Alurkria.com yang akhirnya mengadopsi anak liar namun kreatif dari Kampoong.com, yaitu Kampoong Design.

Pembuatan Pingpoin.com masih belum selesai, terhenti dikarenakan kami fokus dalam membangun homyzone, karena setiap klien adalah special. Dan masih panjang perjalanan bisnis untuk mencapai hingga titik puncaknya. Dan kami akan terus berkreasi serta berinovasi dengan imajinasi-imajinasi yang menerobos langit tanpa batas.

Salam Kreatif.

Cross Posting di Blog.alurkria.com

Berpikir Desain

Thomas Alfa Edison, di jaman dahulu berhasil menciptakan bola lampu listrik dan kemudian tercipta pula lingkaran industry untuk mendukung bola lampu tersebut. Penemuan bola lampu ini disebut sebagai penemuan terbesar.  Namun Thomas sangat menyadari bahwa penemuan itu tidak lebih dari sekedar sebuah tipuan mata apabila tidak didukung oleh system pembangkit listrik yang bisa membuat bola lampu tersebut menyala dan menjadi benar-benar berguna. Dan dia pun menciptakannya. Continue reading Berpikir Desain

Waspada Aksi Buruh Bekasi Bergerak

PERHATIAN DAN WASPADA. Jumat ini, ada agenda Buruh Bekasi Bergerak yang potensial berdampak lumpuhkan kawasan industri dan aktivitas bisnis, serta macetkan jalur bandung Bekasi Jakarta.

Semoga semua selamat, lebih arif dan bijak, bersikap utamakan kepentingan dan kebaikan masyarakat. Bekasi memang harus diselamatkan !

Salam dan Doa, Munawar Fuad, Direktur Eksekutif Kawasan Industri Forum Investor Bekasi.

Demo Cikarang “bisa” sia-sia

Demo baru-baru ini yang terjadi di daerah Cikarang tepatnya di sekitar jababeka sempat membuat perekonomian lumpuh total, semua urusan pekerjaan jadi terbengkalai dan sudah bisa terbayang berapa milyar total kerugian yang harus ditanggung oleh perusahaan di sekitar jababeka akibat adanya demo ini

Permasalahan yang saya tahu adalah mengenai ketidak puasan para buruh terhadap nilai UMK yang jumlah pastinya saya kurang tahu tetapi yang pasti nilainya dibawah 2 juta/bulan

Gaji 2 juta/bulan bukan angka yang besar untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari karena saking beragamnya kebutuhan hidup dan juga ditambah pola hidup konsumtif yang sudah mendarah daging

Contoh pengeluaran bulanan kurang lebih seperti ini, cicilan motor 500 ribu, kontrakan rumah 500 ribu dan tersisa 1 juta yang biasanya dibagi untuk 4 orang (suami istri dan 2 anak)

1 juta/30 hari jadinya sekitar 33rb/hari uang yang “tersisa”

Uang 33rb masih harus dikurangi untuk biaya makan, jajan anak, sekolah, bensin, listrik, rekreasi. Lalu apakah cukup dengan uang segitu..??

Itu jika nilai UMK adalah 2juta, bagaimana kalau nilai UMK dibawahnya seperti 1.5juta/bulan, darimana harus menambah kekurangannya..??

Berdasar perhitungan diatas maka jika demo-nya hanya menuntut UMK dibawah 2juta maka lebih baik dibatalkan saja dan digunakan cara lain yang lebih efektif karena biasanya setiap ada kerumunan seperti demo massal maka selalu saja ada pihak ketiga yang akan memanfaatkannya dan bisa merugikan para buruh sendiri yang murni benar-benar memperjuangkan aspirasinya

Lalu apakah cara lain itu..?? Mau tidak mau, suka tidak suka para buruh itu harus Menekan Pengeluaran dan Memperbesar Penghasilan dengan cara BERJUALAN……tidak ada cara lain yang lebih efektif dan cepat dalam menghasilkan uang

Sebagai contoh, membuka warung kecil yang berjualan rokok, kopi, teh, mie rebus dll yang menyewa tempat di emperan ruko, pendapatan sehari minimal 100rb jadi jika sebulan maka bisa didapat lebih dari 3juta dengan jam kerja yang bisa diatur sendiri

Lalu ada pertanyaan, 3 juta itukan pendapatan kotor belum dipotong modal jadinya pasti akan lebih kecil dapatnya

Betul akan lebih kecil tetapi itu hanya tahap awal, paling juga tidak sampai 6 bulan dan setelah itu pendapatan akan bisa berlipat-lipat asalkan serius dan benar menjalaninya

Bandingkan dengan pendapatan UMK yang dibawah 2juta, lebih menarik yang mana..??

Lalu kalau sudah tahu perhitungan seperti diatas, apakah masih mau ber-demo lagi demi kenaikan UMK yang masih tetap saja tidak akan bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari..??

Bagi para pemilik pabrik atau investor melihat kondisi demo yang terus menerus seperti ini maka bisa dipastikan suatu saat mereka pasti akan “cabut” dari Jababeka dan mencari tempat yang lebih kondusif untuk ber-bisnis

Masih bagus kalau pindahnya masih di Indonesia, bagaimana jadinya kalau mereka semua berbondong-bondong memindahkan pabriknya ke negara lain yang lebih aman, siapa yang harus bertanggung jawab dengan pengangguran yang meningkat..??

Atau bisa juga dengan pemikiran optimis bahwa investor luar tidak akan “cabut” karena ekonomi Indonesia saat ini sedang bagus-bagusnya tetapi tetap menjadi masalah kalau para investor beramai-ramai mengalihkan bisnisnya menjadi distributor suatu produk dengan pabrik dari luar dan akibatnya tetap masih banyak pengangguran walaupun bisa terserap sedikit

Hati boleh panas tetapi kepala harus dingin, berpikir jauh ke depan akan lebih baik dibandingkan memikirkan kepuasan sesaat

Salam sukses dunia akherat,

http://prakom.com

http://rawiwahyudiono.com
http://twitter.com/rawiPrakom
http://facebook.com/rawi.wahyudiono