Mau Buku Elektronik Gratis di Ultah Omjay?

Apa Saja yang Sudah Engkau Dapatkan Dari Ngeblog?
Apa Saja yang Sudah Engkau Dapatkan Dari Ngeblog?

Jangan ketawa dulu ya!. Apalagi mesem-mesem. Tapi bolehlah mempersiapkan tawa. Inilah hari ulang tahun saya. Kalau ditanya yang keberapa? Saya akan jawab ke-17, hehehe. Supaya tetap muda terus gitu, hahaha, wkwkwkwk. Kayak kakek Jamil Azzaini yang selalu tampil muda, hehehe.

Omjay dan Pak Jammil Azzaini

Omjay dan Pak Jammil Azzaini

Saya mau cerita dulu. Pagi ini saya berangkat dari rumah mertua, dan kakak ipar di kota Bandung jam 04 wib pagi menuju kota bekasi. Jam 4.30 sudah berada di terminal bandung, dan sholat subuh di sana. Pukul 05.00 wib, bus primajasa AC yang saya tumpangi meluncur dengan cepat menuju kota harapan indah bekasi.

Cepet juga perjalanannya, dan sangat lancar pula. Pukul 07.00 wib saya sudah berada di pasar modern, kota harapan indah bekasi. Saya terbangun ketika kondektur bus membangunkan saya.

Murah juga loh ongkosnya dari bandung ke Bekasi. Cuma mengeluarkan uang Rp. 37.000,- saya sudah berada di kota harapan indah bekasi. Dari sini saya naik ojek menuju tempat tugas di SMPN 1 Tarumajaya. Di tempat ini sudah menunggu 15 orang mahasiswa jurusan PGSD  Universitas terbuka. Setiap hari minggu pagi, saya ditugaskan untuk menjadi tutor untuk mata kuliah komputer dan media pembelajaran.

Pukul 07.30 wib saya sudah sampai sekolah negeri favorit di kabupaten bekasi. Setelah mengambil administrasi pembelajaran, masuklah saya ke kelas. Berbagi ilmu seperti biasanya.

Memberi Tugas mahasiswa

Memberi Tugas mahasiswa Jurusan PGSD UT

Di saat memberi tugas mahasiswa, saya buka tablet mito buatan China milik saya. Wow rame banget! Sudah banyak para sahabat yang mengucapkan selamat ulang tahun. Mulai dari blog, facebook, dan twitter sudah banyak sekali orang yang memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada saya. Terharu banget saya. Lebih terharu lagi ketika kekasih hati mengirimkan sms.

“Ayah selamat ulang tahun ya! Tadi mama lupa ngucapin selamat ulang tahun waktu ayah berangkat!”

Alhamdulillah, ternyata istriku tak lupa kalau ini hari ulang tahun saya sebagai suaminya. Tak berapa lama, kedua buah hati saya pun (Intan dan Berlian) mengucapkan selamat ulang tahun melalui sms.

Beginilah nasib seorang pendidik. Seharusnya saya berada di tengah keluarga di hari ulang tahun. Seharusnya kami merayakannya bersama, dan sambil makan bersama pula. Tetapi itu belum bisa terwujud hari ini, karena tugas mendidik anak bangsa jauh lebih penting. Sudah 2 kali saya izin tak mengajar karena tugas dari sekolah, dan ikutan ultah nissan juke.

Kali ini saya tak boleh izin lagi, oleh karena itu saya pulang lebih dulu dari bandung. Istri dan anak menyusul dengan diantar keponakan saya. Gak papa berpisah sebentar, nanti siang semoga kita bisa bertemu lagi. Semoga bandung-bekasi gak macet. Lancar sepeti saya tadi pagi menggunakan jasa bus ac PRIMAJASA.

ULANG TAHUN TAK BOLEH MENJADI PENGHALANG KITA BERBUAT BAIK. Justru di saat ulang tahun itu kita harus memberikan yang terbaik buat orang banyak. Seperti para pemuda tempo dulu yang selalu mementingkan bangsa dan negaranya. Mereka bersumpah, berbangsa satu, berbahasa satu, bertanah air satu, INDONESIA. Merekapun berjuang untuk Indonesia MERDEKA.

Di hari ulang tahun ini, saya hendak membagikan buku gratis secara online yang dapat anda baca secara cuma-cuma. Saya sengaja tak memberikannya ke penerbit. Buku ini adalah kisah nyata omjay dalam perjalanan menjadi seorang blogger. Sekaligus memperingati hari blogger kemarin, 27 Oktober 2012.

Buku yang omjay bagikan secara gratis berjudul MENJADI BLOGGER HANDAL DENGAN MENULIS. Semoga menginspirasi teman-teman lainnya unuk menulis setiap hari, dan mendapatkan keajaiban blog sebagi alat rekam yang ajaib. Anda dapat membaca dan mengunduhnya di http://warungilmu.web.id atau lengkapnya dapat dilihat langsung di link http://warungilmu.web.id/menjadi%20blogger/index.html.

Buku Gratis, Sumpah pemuda yang menginspirasi, dan ulang tahun omjay semoga memberi warna dunia blogging Indonesia. Mari terus berbagi ilmu, dan percayalah bahwa rezeki akan terus mengalir bak mata air bila kita senantiasa berbagi kepada sesama. Jangan lupa juga mantra ajaib Omjay, “MENULISLAH SETIAP HARI, DAN BUKTIKAN APA YANG TERJADI”.

 

13514049612022164428

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

https://twitter.com/wijayalabs

https://www.facebook.com/wijaya.kusumah

http://wijayalabs.com

Disksusi Budaya dan WIsata

Diskusi Budaya dan Wisata

ASEAN Blogger Community chapter Indonesia sudah lama vakum tidak melakukan kegiatan hal ini dikarenakan kesibukan masing-masing. Meski banyak pertanyaan dan permintaan untuk mengadakan diskusi namun semua belum bisa terealisasi. Sebagai pemanasan event tahun 2013 maka ASEAN Blogger mengadakan Diskusi dari salah satu Pilar ASEAN yaitu Socio Culture.

Dengan mengambil judul Diskusi Budaya dan Wisata maka pada tanggal 13 Oktober 2012, ASEAN Blogger Community bekerja sama dengan Direktorat Jenderal (Ditjen) Kerja Sama ASEAN dan Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyelenggarakan rangkaian kegiatan sosialisasi, diskusi, pemutaran film, dan pameran hasil-hasil lomba gambar dalam rangka peringatan HUT ASEAN ke-45. Tema Diskusi Budaya dan Wisata Indonesia ditujukan untuk mempromosikan berbagai budaya Indonesia kepada para komunitas blogger Indonesia ternyata mendapat sambutan yang cukup menyegarkan bahkan banyak usulan untuk lebih sering diadakan diskusi Pilar ASEAN lainnya.

Diskusi Budaya dan Wisata kali ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai komunitas Blogger antara lain: Blogger Detik, Blogger Reporter, Emak-emak Blogger, Blogger Bogor, Bunderan HI, Komunitas Teknologi Informasi, Kartunet, Blogger Family, Kopdar Jakarta, Blogger Benteng, Blogger Bekasi, Internet Sehat, Bengawan, Komunitas ITJ, Komunitas Bicara Film, Blogger IPB, Ikatan Duta Budaya dan Pariwisata Indonesia, dan lainnya

Pemuratan film tentang Komunitas Sosial Budaya ASEAN mengawali acara yang selanjutnya dibuka dengan ucapan selamat datang oleh ketua panitia Chichi Utami Lestari yang dilanjutkan sambutan ketua ABC mas Iman Brotoseno. Dalam sambutannya, Ketua ABC, Iman Brotoseno menyampaikan latar belakang pembentukan ABC pada tahun 2011 yaitu pada saat Indonesia menjadi Ketua ASEAN, beserta capaian-capaiannya, antara lain: ASEAN Blogger Declaration, ASEAN Blogger Conference, Lomba Penulisan tentang ASEAN, dan beberapa capaian lainnya. Kepala Pusdiklat Kemlu sekaligus Penasehat ABC, Dubes Hazairin Pohan, menyambut baik terbentuknya ABC dan mengharapkan peran aktif ABC dalam perwujudan Komunitas Sosial Budaya ASEAN dan Komunitas ASEAN secara keseluruhan.

Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN, Dubes I Gusti Agung Wesaka Puja, menyampaikan paparan mengenai perkembangan kerjasama ASEAN dengan Mitra Wicara, serta mendorong keterlibatan lebih jauh para anggota ABC dalam mewujudkan Komunitas ASEAN yang people-oriented dan people centred. Dubes Bagas Hapsoro, Deputi Sekjen ASEAN, menambahkan paparannya mengenai berbagai capaian ASEAN di bidang sosial budaya, dan menyambut baik diselenggarakannya forum ASEAN Blogger Community sebagai wujud partisipasi aktif kalangan masyarakat.

Pada sesi tanya jawab banyak blogger menanyakan penanganan masalah Human Rights, khususnya terkait human trafficking dan isu disability di ASEAN. Selain itu, disinggung pula mengenai kemungkinan pembentukan single currency di ASEAN dan rencana common visa ASEAN, dan isu-isu sengketa bilateral di antara negara-negara anggota ASEAN. bahkan ada usulan untuk mengangkat topik diatas sebagai materi diskusi selanjutnya.

Single currency ASEAN belum disepakati dan masih memerlukan proses yang panjang sedangkan Common visa ASEAN saat ini masih dalam tahap pembahasan. Terkait sengketa bilateral, kerja sama ASEAN tidak menggantikan kewenangan dan kedaulatan negara-negara anggota ASEAN. ASEAN secara konsisten akan mendorong dan mengatur mekanisme penyelesaian sengketa secara damai. Penghapusan diskriminasi merupakan salah satu semangat pembahasan ASEAN Human Rights Declaration yang saat ini sedang dalam proses penyelesaian.

Puncak acara adalah pemutaran film “Lukas Moment” dalam upaya promosi budaya dan wisata Indonesia yaitu yang mengisahkan tentang kehidupan Lukas di tanah Papua langsung oleh sutradara dan produser flim dokumenter mas Aryo Danusiri yang dipandu mas Dandhy Laksono. Pada kesematan kali ini ASEAN Blogger mendatangkan Duta Budaya dan Wisata Indonesia yang juga Abang Jakarta tahun 2008, Doddy A. Matondang, Ketua Umum Ikatan Duta Budaya dan Pariwisata Indonesia (IDBPI), menyampaikan upaya dan harapan IDBPI untuk bersama-sama dengan komunitas blogger mempromosikan budaya dan pariwisata di Indonesia. Sementara pembicara lainnya, Dimas Prasetyo Muharam (Pendiri Komunitas Kartunet/karya tuna netra) menyampaikan perlunya perubahan paradigma, dimana kaum difabel juga dapat berkontribusi di berbagai bidang.

Melalui media blog maka para Blogger diharapkan dapat berperan aktif mendiseminasikan informasi langkah-langkah persiapan menuju Komunitas ASEAN 2015 kepada masyarakat umum. Acara diakhiri dengan makan malam dan alunan band Pro Koes.

Catatan pada Pagi, tentang hidup, cinta dan harapan

 

Seperti bumi yang menerima dengan rela,

rintik hujan dan terik membakar dari sang surya.

Aku ingin dengan rela menerima segala,

tidak menangis ketika badai menerbangkan sukaku.

 

Seperti daun-daun kering ,

luruh jatuh ke tanah terinjak kaki-kaki

tapi tidak terluka dan marah pada angin,

yang menerbangkan dari ranting dan pohon.

 

Meski tak seteguh karang-karang,…

yang kukuh meski diterjang gelombang,

aku ingin menjadi aliran sungai kecil,

tenang,… sopan pada perahu-perahu

ramah pada ikan-ikan, tapi sampai ke lautan.

 

Pada perjalanan yang membawaku pada arus dan gelombang,

aku ingin menjadi diam,

diam menerima,

diam dengan ikhlas,

diam bersama senyuman,

karena kehidupan adalah menerima dan dipahami dengan indah

karena kehidupan tidak kutakuti,

hanya ingin ku jalani , kunikmati dan ku syukuri…

 

# Temanku bilang hidup itu seperti kepingan puzzle-puzzle, kita butuh orang-orang, kejadian dan hikmah untuk melengkapi susunan Puzle hidup kita.

* Hi, kamu melengkapi satu keping puzzle hidupku, terima kasih…*

Bekasi, pada pagi 22 oktober 2012

Coronary ? Cancer ? God’s Answer: Prevent It !
 
Image From Here

 

Jumping The Broom (film)

Tak sengaja aku nonton film #JumpingTheBroom di HBO saat menginap di sebuah hotel ketika aku dalam perjalanan dinas ke Sulawesi Utara.

Film yang sangat sederhana ini menceritakan sebuah perkawinan dari keluarga yang tidak “sekufu”. Seorang laki-laki dari keluarga menengah ke bawah menikah dengan seorang cewek cantik yang kaya raya.

jumping-the-broom-1

Pesta pernikahanpun dilaksanakan dengan sangat meriah dan tentu saja mewah. Di acara inilah konflik mulai dibangun sedikit demi sedikit dan makin lama makin hangat dan akhirnya sangat panas. Begitu panasnya konflik ini, sehingga membakar semua tokoh utama film ini.

 

Suasana yang begitu romantis sontak berubah menjadi neraka bagi kedua keluarga mempelai. Keluarga miskin merasa tradisi leluhur telah diinjak-injak oleh modernisasi keluarga kaya. Sementara keluarga kaya merasa sangat terhina dengan sikap ibu mempelai pria yang begitu sinis memandang kehidupan orang kaya.

Pertengkaran demi pertengkaran terus terjadi menit demi menit. Semakin lama semakin rumit dan membuat sepasang mempelai yang tadinya sudah berjanji sehidup semati terpaksa memikirkan kembali kalimat mereka terhadap makna kata CINTA.

Sebuah kata yang sudah muncul sejak jaman Adam Hawa dan sampai saat ini masih menjadi penyebab hancur luluhnya kekerabatan atau bersatunya perpecahan keluarga.

Film ini mencob amenunjukkan bahwa CINTA bisa beraneka wajah dan bisa beraneka penyebab. Film ini juga menggambarkan betapa rapuhnya CINTA bila sudah mulai bersinggungan dengan keluarga, terutama ibu.

Suasana menjelang pesta perkawinan yang tadinya diharapkan meriah dan khidmat awalnya sudah diganggu dengan adanya isu selingkuhnya ayah mempelai wanita. Hal ini dipicu dengan adanya wanita lain yang hadir dalam acara itu padahal tidak diundang.

Tradisi pernikahan yang biasanya ada adegan melompati sapu #JumpingTheBroom ternyata tidak ada dalam susunan perencana perkawinan. Inilah konflik awal yang memanas sampai ke menit-menit selanjutnya. Adegan terus memanas ketika ternyata mempelai wanita bukan anak kandung dari sang empunya hajat.

Pernikahan terancam batal ketika suasana sudah semakin kacau. Namun masalah terus muncul. Ayah mempelai wanita akhirnya menyampaikan uneg-unegnya di hadapan sang istri ketika akhirnya mereka berkesempatan berduaan.

“Aku mengalami bangkrut dan kekayaan kita smeua habis, tinggal rumah yang kita tinggali saat ini. Bahkan untuk membayar pesta pernikahan besok saja belum tentu aku mampu membayarnya, apalagi berlibur ke Cina “, ucap sang suami sendu.

Pagi hari ketika rahasia anak adopsi terbuka, maka larilah sang calon pengantin wanita. Meledaklah semua yang tadinya tersimpan di dalam hati masing-masing. Pesta yang tinggal menghitung menit akhirnya harus tidak jelas nasibnya.

“Apakah undangan perlu diberi tahu hal ini?”, tanya perencana perkawinan ketika waktu terus berjalan dan tempat pernikahan sepi karena semua orang mengejar calon mempelai wanita yang lari.

Layaknya film mimpi, maka tuntutan happy ending menjadi mutlak adanya, tetapi dengan kondisi yang sudah separah ini, mampukah sutradara mengakhiri film ini dengan akhir bahagia?

Penonton masih bertanya-tanya tentang ending film #JumpingTheBroom ketika adegan sudah sampai ke pamitnya ibu mempelai pria karena merasa menjadi penyebab bubarnya perkawinan anak tersayangnya.

Sang Ibu merasa semua ini terjadi karena salahnya yang terlalu usil dan suka mencampuri urusan orang lain. Sang Ibu merasa tak berharga lagi di depan sang anak dan keputusan sudah tetap, pamit dari acara yang dihadiri oleh orang yang tidak mengharapkannya.

Malu dan sedih campur aduk di hati Ibu mempelai pria. Dinaikkannya semu akopernya ke mobil dan pergilah dia meninggalkan tempat perkawinan.

Sampai disini sutradara masih merasa perlu untuk mengocok perasaan penonton dengan membuat adegan larinya lagi sang calon mempelai wanita tanpa alasan yang jelas. Orang-orangpun dibuat sibuk dan silahkan tonton akhir film #JumpingTheBroom ini dengan pop corn di tangan kanan dan tangan kiri sebuah sapu tangan atau handuk juga perlu kalau anda masuk kategori cengeng.

jumping the broom 2

+++

Foto diambil dari FB film #JumpingTheBroom

Ada Copet yang Berpartisipasi di Pemberangkatan Haji Kabupaten Bekasi

Mungkin tulisan ini agak terlambat. Tetapi tidak apa untuk antisipasi kedepan bagi para jemaah haji khususnya di Bekasi dan Indonesia umumnya.

Pada tanggal 2 Oktober 2012 lalu, ibu saya berangkat untuk menunaikan ibadah haji dengan kloter 35. Sebelum pemberangkatan jemaah menuju Asrama Haji Bekasi, diadakan pelepasan jemaah haji yang juga dihadiri oleh Bupati. Entah apa kepentingannya dan apa korelasinya dengan keberangkatan haji. Ya, sudahlah. Meski harusnya jemaah bisa bersantai menuju Asrama Haji sore harinya bila saja tidak “dipaksa” untuk menghadiri pelepasan jemaah haji dari pagi hingga sore.

Acara berlangsung cukup lama. Hingga menanti orang tua kami menuju bus rasanya membuat kami tidak sabar.

Jam 15.30 acara berakhir. Kami pun satu-satu memeluk ibu kami hingga suasana haru melepas kepergiannya ke tanah suci. Hampir setiap jemaah dan keluarganya melakukan hal yang sama. Cucuran air mata, tak terbendung kala itu.

Tiba-tiba di sela peluk cium itu, ada beberapa orang yang teriak “cepat-cepat… bus akan berangkat…”. Kamipun cukup panik. Apalagi, melihat para jamaah terlihat berebutan ingin menaiki bus yang akan memberangkatkannya ke Asrama Haji. Moment tersebut, adalah moment terakhir kami untuk bertemu ibu kami. Karena ketika sudah di Asrama Haji, kami tidak lagi diperkenankan untuk melihat.

Setelah semua jamaah ada di Bus, kamipun saling melambaikan tangan dengan air mata yang tumpah. Tapi apa yang terjadi, ibu kami berteriak-teriak dari dalam bus. Akupun serta merta berlarian menghampiri bus yang ibu naiki. Dari jendela bus, ibu berteriak kalau 2 Handphone yang seharusnya digunakan untuk saling berhubungan hilang dari dalam tas.

Kamipun panik dan berusaha mencari. Mulai dari luar gedung hingga ke dalam gedung. Mulanya kami berfikir handphone itu jatuh di dalam gedung, karena kami masih berhubungan dengan ibu sewaktu Bupati memberikan sambutan. Lalu fikiran kami mulai kepada pencuri yang bekerja di dalam gedung. Tapi setelah kami ingat-ingat, bagaimana sindikat pencuri itu membuat “Kepanikan” kepada jamaah untuk cepat menaiki bus, hingga membuat jamaah berdesak-desakan di pintu masuk bus, baru kami sadar; dimana para sindikat pencopet itu mempergunakan kesempatan. Hal itu terbukti, setelah 30 menit kami mencari bus ternyata belum benar-benar akan berangkat. Dan yang mengenaskan, hal itu juga terjadi pada jamaah lain dalam bus yang sama. Ada jamaah yang kehilangan uang 1000 Real, ada jamaah yang kehilangan kalung emas sebanyak berapa gram dan lainnya.

Syukurlah orang tua kami “hanya” kehilangan handphone yang tidak terlalu mengganggu keberangkatan beliau ke tanah suci. Tapi bagaimana jika ada yang kehilangan surat-surat berharga?

Untuk para penyelenggara, terutama ketua rombongan (Ketua Yayasan) yang saya pikir pasti berpengalaman puluhan tahun. Dan puluhan tahun pula kejadian ini berulang. Rasanya akan lebih bertanggung jawab untuk mewanti-wanti para jemaahnya untuk berhati-hati terhadap para sindikat copet. Toh, para jamaah membayar lebih untuk yayasan ketimbang haji mandiri tujuannya untuk lebih merasa nyaman dan aman. Jadi janganlah lepas tangan begitu saja.

Untuk para penyelenggara dan Pemda, ibadah haji untuk mereka yang uzur sudah cukup merepotkan. Rasanya tidak perlu disuguhi seremoni yang terlalu berlebihan hingga menguras tenaga mereka.

Untuk calon jemaah yang akan berangkat tahun depan. Ketahui bahwa selalu ada manusia-manusia yang tidak bertanggung jawab mencari kesempatan memperkaya diri dari penderitaan orang lain. Maka selalu hati-hati. Sembunyikan tas kecil dalam kerudung atau baju anda. Dan jangan meletakkan uang dalam tas kecil. Akan lebih aman meletakkan uang di bagian dalam dari pakaian anda.

Dan bagi yang kehilangan, semoga keikhlasan anda dalam menerima ujian dan musibah akan terbayarkan di tanah haram…

Aamiin…

Aku didiagnosa Thalassemia

Siang itu macet sekali. Aku tak kebagian tempat duduk dan harus berdesak-desakkan didalam bus Transjakarta jurusan Kampung Melayu. Air Conditioner tak lagi berfungsi. Tenggorokkanku tercekat, aku hauS. Badanku gemetar, aku terus beristighfar. Keringat dingin mulai mengucur diseluruh tubuhku. Seketika mataku berkunang-kunang.

 

Dalam keadaan setengah sadar, aku meraih madu dalam bentuk sachet didalam tasku. Aku selalu membawanya kemana-mana dan meminumnya ketika kepalaku mulai pusing. Madu sachet kini berada di genggamanku. Kusobek ujungnya dengan menggunakan gigi taringku. Dalam waktu singkat aku dapat menghabiskan seluruh isi didalamnya. Namun pusingku tak kunjung reda. Penglihatanku semakin buram. Aku hampir tak sadarkan diri.

 

Seorang bapak menepuk pundakku, memberikan tempat duduk untukku. Mataku terpejam. Namun dapat kurasakan alisku yang terus mengerut menahan sakit di kepala. Setibanya di Kampung Melayu, aku segera ke klinik terdekat, penasaran dengan kadar hemoglobin dalam darahku. Aku memang sudah terbiasa kurang darah. Aku memiliki riwayat anemia.

 

8,7-10,1 g/dL adalah kadar hemoglobin rata-rataku. Tak pernah bisa lebih dari kadar segitu, sementara kadar hemoglobin yang normal adalah 11,7-15,5 g/dL. Hari ini aku sudah meminum sebutir obat penambah darah, dan setelah periksa di klinik tersebut, kadar Hemoglobin-ku masih 10 saja, tak lebih. Aku berjalan dengan lesu, kutangkap sebuah tulisan di dinding klinik.

 

Thalassemia.. merupakan penyakit kelainan darah yang diturunkan / diwariskan, karena adanya kelainan genetik yang menyebabkan ketidakseimbangan dalam sintesis atau produksi rantai globin. Akibatnya, produksi hemoglobin berkurang, kondisi sel darah merah mudah rusak atau umurnya lebih pendek dari usia sel darah merah normal yaitu kurang dari 120 hari sehingga penderita akan mengalami gangguan kurang darah atau biasa disebut anemia.

 

Gejala Thalassemia.. Anemia – Pucat, sulit tidur, lemas, kurang nafsu makan, infeksi yang sering berulang. Jantung Berdebar – Jantung bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hemoglobin dan semakin lama jantung akan menjadi lemah dan mudah berdebar-debar Tulang Tipis dan Rapuh – Sel darah diproduksi dalam sumsum tulang. Pada keadaan thalassemia sumsum tulang dipaksa bekerja lebih keras untuk pembentukan hemoglobin lebih banyak. Pada kasus thalssemia berat (mayor), tampilan khas penderitanya adalah batang hidung yang melesak ke dalam atau “facies cooley”.

 

Deteksi Thalassemia

Melalui Panel Uji Saring Thalassemia Panel Thalassemia merupakan serangkaian pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui kemungkinan thalassemia. Pemeriksaan ini terdiri dari:

  • Hematologi rutin – Untuk mengetahui nilai MCV-volume hemoglobin dalam sel darah merah dan MCH-konsentrasi hemoglobin di dalam sel darah merah
  • Gambaran darah tepi – Untuk melihat morfologi eritrosit (bentuk/gambaran sel darah merah)
  • Analisis Hb – Untuk mendeteksi hemoglobin yang abnormal, baik jumlah produksi maupun jenisnya
  • Badan inklusi HbH – Untuk mendeteksi kemungkinan pembawa sifat thalassemia atau HbH disease
  • Ferritin – Untuk mengetahui apakah anemia disebabkan oleh defisiensi / kekurangan zat besi, penyakit kronik atau thalassemia
  • Tes Presipitasi DCIP – Untuk mendeteksi kelainan hemoglobin varian HbE Pengobatan Yang Diberikan Penderita thalassemia mayor memerlukan perhatian lebih khusus.

 

Pada umumnya, penderita thalassemia mayor harus menjalani transfusi darah dan pengobatan seumur hidup. Selain transfusi darah, perlu diberikan obat desferal (deferoxamine) untuk mengatasi penumpukan zat besi di dalam organ tubuh akibat transfusi darah berulang dalam waktu lama. Obat ini diberikan melalui suntikan di bawah kulit atau infus, yang dapat mengikat zat besi tersebut untuk dikeluarkan melalui urin. Namun, cara ini sangat menyakitkan bagi anak-anak, untunglah untuk saat ini sudah ditemukan obat tablet deferasirox pengganti suntikan infus desferal, yang dapat diberikan pada penderita berusia di atas dua tahun.

 

Cara Mencegah Thalassemia Mencegah perkawinan antara dua orang pembawa sifat thalassemia Memeriksa janin yang dikandung oleh pasangan pembawa sifat thalassemia, dan menghentikan kehamilan bila janin dinyatakan sebagai penderita thalassemia mayor. Thalassemia merupakan penyakit keturunan yang tidak dapat disembuhkan. Prevalensi penyakit Thalassemia dapat dicegah atau dikurangi jika setiap orang melakukan pemeriksaan atau skrining Thalassemia.

 

Bulu kudukku berdiri, tubuhku gemetar, mataku berkaca-kaca.

Ayah, Ibu, siapa diantara kalian yang mewariskan penyakit ini padaku?

 

 

 

Pada suatu siang yang terik

memayungkan diri disebuah halte

sambil menunggu bus P9A

Pasar Senen – Bekasi

Ingin Pergi Berperang? Datanglah Ke Kota Bekasi Dan Buktikan Apa Yang Terjadi!

Perang merupakan adu jotos, adu otot, adu pukulan, adu tenaga, adu skill, adu strategi, aduuhh capek deh kalo perang terus. Selow, peperangan itu bukan hanya seperti yang di ungkapkan diatas, tetapi perang yang akan saya bahas merupakan perang dalam beraktifitas di sebuah jalan raya. Berbagai ancaman dan kecelakaan dijalan raya selalu menghiasi informasi dari berbagai media audio, visual dan audio visual.  So… haruskah gua lari-lari minta di boncengin sama motor polisi biar aman, terus loe semua bilang WOUW gitu sama gue? “Wouw” merupakan kata yang mengartikan sebuah keterkejutan dalam mendengar atau melihat sesuatu yang baru tetapi menakjubkan. Jangan salah, kata Wouw ini sangat erat kaitanya dengan kejutan-kejutan yang  sering di jumpai di Bekasi. Kota Bekasi inipun merupakan kota yang paling menakjubkan di seluruh dunia, kota terkorup, kota terkotor dan kota yang terkadang tidak memiliki peraturan yang jelas atau bebas ingin melakukan apa saja…? Jawabnya “Wouw…!”. Sebagai seorang penduduk yang besar di Bekasi saya ingin memerangi semua hal yang menakjubkan tersebut dalam sebuah tulisan J

Okay kembali ke Laptop…

Kamis 18 Oktober 2012, kurang lebih pada pukul 14.00. Sebuah kemacetan di depan terminal Bekasi. Tanpa saya sadari sebuah papan reklame bermuatan besar telah jatuh dan meniban sebuah kendaraan umum Tiger (Tiga Perempat) yang kebetulan sedang ingin melakukan perjalanannya. Beruntungnya dalam sebuah insiden tersebut tidak memakan korban jiwa, namun sempat terjadi kepanikan yang di alami oleh seluruh isi penumpang kendaraan umum tersebut. Hal ini menyebabkan arus lalu lintas dari kedua arah menjadi macet. Sementara itu arus lalu lintas yang mengarah ke Bulak kapal di alihkan untuk memasuki ke area terminal Bekasi. Namun hingga saat ini belum ada aparat kepolisian lalu lintas yang terlihat, hanya petugas DLLAJ yang turut serta ikut ambil bagian dalam penanganan insiden tersebut. Jatuhnya papan reklame itu disebabkan bukan karena sebuah angin melainkan akibat besi-besi papan reklame tersebut sudah karatan. Untuk itu di Harapkan masyarakat Bekasi untuk tidak bepergian melewati  depan Terminal Bekasi.

 

Jalanan merupakan area bagi para pejalan kaki dan kendaraan beroda dua bahkan lebih. Jalanan di Kota Bekasi masih memiliki keunikan tersendiri, bahkan saya menganggap bahwa jika saya sedang mengendarai sebuah kendaraan beroda dua disepanjang jalan Kalimalang adalah seperti ingin pergi berperang, harus berhati-hati terhadap para pengendara yang lainnya, intinya siapa yang tidak tertib lalu lintas maka dia akan celaka atau dia yang mencelakakan pengendara lain pada umumnya, jangankan pengendara, dalam hal ini pejalan kakipun bisa ikut terlibat. Dari sisi kegelapan di jalan raya adalah ketika kita sudah tiba di Rumah Sakit. Mau…???? Astaghfirullah haladzim… jangan sampai dari kita semua ada yang terkena dari sisi gelap jalan raya tersebut… Amin….

Dalam sebuah kehidupan ekonomi yang semakin meningkat, dapat membuat para pelaku ekonomi semakin nekat untuk tidak memenuhi segala macam atribut-atribut kelengkapan safety-nya pada sebuah kendaraan yang di kendarainya atau semakin tidak untuk mematuhi peraturan lalu lintas, seperti tidak memakai helm dan lain sebagainya. Hal ini tentu membahayakan penggunanya sendiri dalam berlalu lintas, siapa sangka jika terjadi sesuatu pada pengguna tersebut siapa yang harus di salahkan? Jika terkena tilang oleh Polisi maka dia harus mencaci maki polisi yang menilang tersebut? Bahkan sebaliknya hampir dari setiap pengendarapun harus berhati-hati terhadap polisi yang berdiri di setiap jalan raya, ketakutan macam ini yang tidak bisa hilang dari setiap para pengguna kendaraan bermotor. Kenapa demikian, padahal tugas polisi lalu lintas itu baik loh? Menurut saya terkadang polisi pun harus menilang para pengendara yang beratribut lengkap ketimbang memeberhentikan pengguna kendaraan yang tidak lengkap atau bermasalah, ini merupakan salah satu faktor yang membuat setiap pengendara ketakutan bahkan menganggap polisi lalu lintas merupakan sebuah ancaman di jalan raya. Dari semua itu intinya terletak pada rambu lalu lintas, bisa jadi  kurang jelas terlihat oleh para pengguna jalan, seperti  lampu merah yang terletak di depan mall Bekasi Cyber Park yang hanya menjadi sebuah pajangan belaka, jika saya perhatikan mungkin sudah berbulan-bulan lampu tersebut tidak mengeluarkan cahaya Merah, Kuning dan Hijau. Serperti pada gambar disamping ini, beberapa kali mobil yang bermuatan penuh ini muncul di hadapan mata saya. Pertama sewaktu saya melintasi di sepanjang jalan di daerah Kartini dan sewaktu saya sedang berada di daerah Perumnas 3, saya melihat mobil tersebut walaupun tidak ugal-ugalan tapi muatannya cukup membahayakan para pengguna jalan yang berada di sekitar. Dan anehnya mobil tersebut masih bisa beroperasi kerana belum ada sangsi hukum yang jatuh terhadap pengguna mobil tersebut.

Bekasi memang kota yang sangat ramai. Menjelang menjelang PILKADA  segala macam bentuk iklan dan poster kampanye selalu menghiasi warna di sepanjang jalan raya Kota Bekasi, sangat menarik bahkan awalnya saya menilai bahwa semua calon walikota  adalah orang yang paling narsis karena  mengumbar foto beserta profilnya di sepanjang jalan kota Bekasi. Hanya ada satu poster kampanya yang mungkin bisa mengalahkan kenarsisan setiap calon walikota di Bekasi. Awal ketika saya melewati poster yang berukuran jumbo tersebut saya berkata “WOUW… besar sekali”, tetapi untuk kesekian kalinya saya melewati poster tersebut munculah sebuah pemikiran yang menganggap bahwa poster tersebut sangatlah berbahaya dalam segi keamanan di jalan raya.

Begitulah apa yang saya lihat dan apa yang akan terjadi jika kita kurang mengetahui peraturan-peraturan yang berlaku, intinya bagaiman cara kita dalam berperang melawan krisis di kota Bekasi. Dan saya berharap bahwa tulisan ini dapat berguna sekali bagi Kota Bekasi untuk menjadi yang lebih baik lagi untuk kedepannya. Maka Berdoalah Dan Buktikan Apa Yang Terjadi dengan usaha yang kita lakukan….

Mari Belajar Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar

Saya bukan guru Bahasa Indonesia. Bukan juga guru yang pakar dalam bidang bahasa. Saya hanya seorang guru Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang senang berbahasa Indonesia yang baik dan benar.

Ketika ada lomba ngeblog dari badan Bahasa 2012 dengan tema: “Sikap Positif Bahasa Indonesia Menciptakan Kerukunan Hidup Bermasyarakat, Berbangsa, dan Bernegara”, saya berpikir keras untuk menulis artikel-artikel di blog yang merupakan buah pemikiran dari diri saya sendiri. Selalu berusaha menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Saya mencoba mengamati peserta didik saya berbicara, dan menulis di sekolah. Lalu saya amati pula bagaimana teman-teman guru berbahasa Indonesia yang baik dan benar ketika berada di ruang guru.

Ternyata, masih banyak di antara kita yang belum menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Seringkali kita kesulitan menuliskan kalimat-kalimat yang pas untuk dituliskan. Bahkan masih banyak peserta didik saya yang seringkali berputar-putar dalam merangkai kata dalam blog pribadi mereka. Semua blog siswa itu saya tautkan di blog http://materi-tik-smp.blogspot.com/.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com

Pelajaran Menyikapi Impian dari Film “Cita-Citaku Setinggi Tanah”

Keharuan begitu menyentak dada saya saat menonton film ini. Betapa tidak? Adegan-adegan yang tersaji dihadapan mata saya seakan membawa kembali ke nostalgia 30 tahun silam, saat melewati masa kecil di kampung Bone-Bone.(pernah saya tuliskan kisahnya disini). Tipikal tokoh Agus Suryowidodo (M. Syihab Imam Muttaqin), karakter utama dalam film tersebut mengingatkan saya pada diri sendiri. Di XXI Plaza Senayan Studio 8, Sabtu (13/10) saat kami sekeluarga menonton film yang disutradarai oleh Eugene Pandji, saya menyaksikan kembali “kenangan” masa kecil yang indah itu dengan penuh suka cita.

Dengan alur kisah yang sangat bersahaja, film ini bercerita tentang sosok Agus, anak lelaki dari seorang pekerja di pabrik tahu (diperankan oleh Agus Kuncoro) dan ibu rumah tangga yang sangat mahir memasak tahu bacem (Nina Tamam),. Mereka berdomisili di Muntilan, dibawah kaki Gunung Merapi. Agus memiliki sahabat-sahabat baik yaitu Jono (Rizqullah Maulana Dafa), Puji (Iqbal Zuhda Irsyad) dan Sri (Dewi Wulandari Cahyaningrum).

Ketika masing-masing ditanyakan cita-citanya oleh guru di kelas, Jono menjawab ingin jadi Tentara, Puji yang hobi ngupil bermimpi untuk selalu membahagiakan orang lain dan Sri yang selalu modis terobsesi untuk menjadi artis. Impian Agus tidak muluk-muluk : Ingin makan di rumah makan padang. Teman-temannya memperolok Agus karena menganggap cita-citanya kurang “keren” di mata mereka. Agus tidak peduli. Baginya cita-cita sederhananya–yang tidak setinggi langit– itu merupakan keinginan luhur dari dasar sanubarinya paling dalam dan dengan semangat membara ingin segera mewujudkannya.

Berbagai langkah dilakukan Agus untuk berusaha mewujudkan mimpinya. Termasuk membuat celengan dari bambu untuk menyimpan hasil kerja kerasnya. Sementara kawan-kawannya yang lain masih “bermimpi” Agus dengan gigih merealisirnya oenuh semangat mulai dari mencari lalu menjual keong hingga jadi kurir pengantar ayam. Tingkah polos dan lucu Agus bersama kawan-kawannya membuat kami sekeluarga sangat terhibur. Beberapa kali kedua anak saya, Rizky dan Alya tertawa terpingkal-pingkal.

Keindahan alam kawasan Muntilan tereksplorasi dengan baik dan artistik. Saya teringat masa lalu saat tinggal di Bone-Bone, dibawah kaki pegunungan Velbeek, bersepeda menyusuri jalan-jalan kampung,  dan menikmati kesegaran pagi, bersama pepohonan yang sejuk dan hamparan sawah menghijau ketika menyaksikan film ini. Adegan ketika Agus berpacu mengantar ayam dengan sepeda, spontan melemparkan ingatan saya dulu ketika ngebut membawa hasil jahitan ibu saya–juga dengan sepeda–ke pelanggan-pelanggannya. Penata sinema, Arya Teja dan Aga Wahyudi benar-benar mampu menerjemahkan cerita ke dalam parade gambar yang menawan.

Akting para pemeran film “Cita-Citaku Setinggi Tanah (CCST)” terlihat begitu natural. Artis-artis cilik film ini mampu tampil apa adanya dan sangat berkesan. Fokus utama film CCST memang berada di sosok Agus, jadi tokoh-tokoh lainnya terkesan sebagai “tempelan” belaka. Sangat disayangkan memang, padahal di film yang berdurasi 82 menit ini interaksi lebih dalam anrara Agus bersama sahabat-sahabatnya, termasuk keluarganya bisa digali lebih intens.

Terlepas dari itu, di film yang beralur cerita bersahaja ini, sungguh membawa pesan moral yang berarti. Khususnya buat kedua anak saya. Tentang bagaimana kita belajar menyikapi impian, usaha-usaha untuk mencapainya dengan tanpa mengabaikan harmoni keakraban persahabatan dan kemesraan keluarga. Film yang dihiasi lagu-lagu mempesona  Endah n’ Rhesa  ini membuat saya tak hanya kembali mengenang masa lalu di kampung namun lebih dari itu, mengantarkan kita pada sebuah pemahaman bahwa “impian tak cukup hanya dibayangkan, tapi juga untuk diwujudkan dan diperjuangkan”.

5 Karakter Para Inovator

Lima { 5 }Karakter Para Inovator

Menarik membaca buku yang ditulis oleh Carmine Gallo berjudul Rahasia Inovasi Steve Jobs (The Innovation Secrets of Steve Jobs). Yang membuat menarik adalah karena Carmine Gallo tidak hanya bercerita tentang bagaimana Steve Jobs membuat inovasi, tapi juga menguraikan bagaimana para inovator lain berdjoeang untuk menghasikan karya-karya besar yang bermanfaat untuk manusia. Gallo juga berhasil menyajikan sebuah benang merah, mengumpulkan karakter-karakter penting yang wajib dimiliki oleh seorang inovator. Dengan karakter-karakter inilah, para inovator bergerak dan berdjoeang sehingga akhirnya bisa menghasilkan karya inovasi yang legendaris di dunia ini. Pada tulisan ini saya menyajikan 5 karakter yang wajib dimiliki oleh para inovator, yang saya rangkumkan dari tulisan Carmine Gallo dan beberapa ide lain dari tulisan-tulisan saya di blog ini sebelumnya. Materi ini juga pernah saya sampaikan di seminar tentang technopreneurship di beberapa kampus.

1. LAKUKAN YANG KITA CINTAI

Steve Jobs adalah contoh terbaik bagaimana dia mencintai apa yang dia lakukan. Pada tahun 1976 Steve Jobs mendirikan Apple, 10 tahun kemudian dia dikeluarkan dari perusahaan yang dia dirikan sendiri. Tak menyerah, Jobs tetap berdjoeang pelan-pelan membangun perusahaan bernama Next. Langkah berikutnya mengakuisisi divisi computer grahics dari LucasFilm, yang kemudian diberi nama Pixar. Ditangannya Pixar akhirnya melaju dan sukses dengan karya animasi legendaris seperti Toy Story. Pixar akhirnya bergabung ke Disney, di mana Jobs menjadi pemilik saham terbesar di Disney. Dengan kondisi sukses seperti itu, Jobs tetap memutuskan kembali ke Apple di tahun 1996, untuk menyelamatkan perusahaan yang dia dirikan yang kondisinya sudah hampir hancur. Dalam dua tahun, Jobs berhasil mengubah Apple yang hampir bangkrut menjadi perusahaan yang memiliki profit. Salah satu ungkapan terkenal Jobs ketika ditanya, kenapa bisa bertahan dengan semua ini, “Satu hal yang membuat saya tetap bertahan adalah bahwa saya mencintai apa yang saya lakukan”. Ya ketika kita mencintai apa yang kita lakukan, tak ada yang sanggup membuat kita berhenti dalam berdjoeang.

Cinta dan passion juga lah yang membuat James Dyson ikhlas melakukan eksperimen selama lebih dari 5 tahun, dan mengalami 5126 kegagalan dalam membuat penyedot debu dual cyclone tanpa kantung. Ketika akhirnya berhasil pun, Dyson masih harus kecewa karena tak ada satupun produsen penyedot debu di Inggris, negara kelahirannya, yang mau mengadopsi hasil karyanya. Hingga akhirnya terpaksa diproduksi sendiri dan dijual bukan di Inggris, tapi di negara yang jauh dari jangkauannya yaitu Jepang.

Eli Harari, yang mendapatkan gelar PhD dari Princenton University di bidang semikonduktor, juga pernah membuat kesalahan besar dengan mencoba berinovasi membuat alat pancing. Padahal Harari sendiri tidak suka memancing dan bahkan tidak pernah pergi memancing. Inovasinya berakhir di kegagalan besar. Ketika Harari memutuskan kembali menggeluti bidang yang dia cintai, lahirlah inovasi USB flash memory yang legendaris sampai sekarang, yang menghantarkannya mendirikan perusahaan SanDisk. Harari sendiri akhirnya terkenal dan dijuluki bapak flashdisk.

Google adalah perusahaan yang mengerti bahwa cinta dan passion bisa membuat seseorang menjadi produktif. Perusahaan yang didirikan oleh Larry Page & Sergey Brin ini membuat kebijakanInnovation Time Off, di mana pegawai boleh mengalokasikan 20% waktu kerjanya untuk melakukan pekerjaan yang mereka cintai dan jadi passion mereka. Dan beberapa tahun kemudian, kenyataan membuktikan bahwa Innovation Time Off yang sebenarnya hanya 20% dari waktu kerja formal itu, berhasil menghasilkan lebih dari 50% produk dan layanan baru google saat ini.

2. TINGGALKAN JEJAK DI ALAM SEMESTA

Visi hidup untuk meninggalkan jejak di alam semesta juga merupakan karakter wajib bagi para inovator. Mark Zuckerberg, founder facebook mengatakan bahwa, semua yang dia lakukan bukan soal menghasilkan uang, facebook dibuat supaya dunia menjadi terbuka bagi siapapun, dengan menghubungkan atribut sosial setiap orang yang membuat akun di sana.

Steve Wozniak ketika mendirikan Apple bersama Steve Jobs pada tahun 1976 mengatakan bahwa, visi mereka adalah mengubah dunia dengan menghadirkan komputer bagi orang biasa. Komputer bagi orang biasa, adalah visi dan mimpi yang terlalu besar di tahun 1976. Karena pada saat itu komputer tidak memungkinkan untuk digunakan orang awam, disamping tidak ada user interface yang memadai, aplikasi yang tidak banyak untuk pemakaian sehari-hari, juga ukuran fisiknya yang sangat-sangat besar.

Visi untuk meninggalkan jejak ini penting ketika kita mengamati bagaimana Xerox seharusnya bisa menguasai seluruh industri teknologi informasi di era tahun 1970an. Karena mereka menjadi pioner di hampir semua produk canggih dalam dunia teknologi informasi. Xerox dengan Palo Alto Research Center (PARC) nya sudah berhasil mengembangkan aplikasi berbasisgraphical user interface (GUI) dan device mouse, yang di era itu, belum ada yang berhasil memproduksinya. Justru kunjungan Steve Jobs ke PARC yang akhirnya menjadi kunjungan paling bersejarah dalam dunia industri PC (personal computer), karena Steve Jobs lah yang akhirnya bisa berinovasi dengan mencontek produk Xerox PARC untuk pengembangan produk Apple yang bervisi komputer yang bisa digunakan untuk orang biasa. Steve Jobs mengungkapkan bahwa seandainya Xerox mempunyai visi untuk meninggalkan jejak di alam semesta ini, kondisi saat ini akan berbeda. Sebaliknya, Adele Goldberg, salah satu founder dan petinggi Xerox mengatakan bahwa, “mengizinkan Steve Jobs berkunjung ke Xerox PARC adalah keputusan paling buruk dalam sejarah korporasi di dunia”.

3. PERAS OTAK

Tidak ada manusia yang bodoh, karena otak manusia yang beratnya 1 kg, ternyata hanya dipakai kurang dari 1% oleh manusia biasa, dan hanya 4-5% oleh manusia jenius seperti Albert Einstein. Masih tersisa 95-99% dari otak kita yang menganggur alias belum kita pakai. Saya pernah menulis tentang ini dalam artikel defargmentasi otak. Harus kita sadari bahwa kita belum maksimal menggunakan otak kita. Kebodohan bukanlah karena kita tidak ada kemampuan untuk menjadi pintar, kebodohan adalah ketidakmauan kita untuk belajar dan bekerja keras. Kisah perjalanan hidup Adam Khoo dalam bukunya “I am gifted and so are you …”, menyadarkan kita bahwa tak ada manusia bodoh di dunia ini. Adam Khoo yang ketika SD mendapatkan nilai selalu buruk dan dicap bodoh, kemudian pelan-pelan bangkit dan berhasil menjadi nomer 1 di SMP, SMA dan universitas, hingga akhirnya dengan usaha dan belajar kerasnya berhasil menjadi milyader termuda pada usia 25 tahun di Singapura.

Aaron Stern bahkan menempuh langkah gila untk membuktikan bahwa jenius itu tidak dilahirkan, tapi jenius itu bisa diciptakan. Penelitian dilakukan dengan obyek penelitian putrinya sendiri bernama Edith Stern. Edith sejak lahir dididik dalam lingkungan steril yang mendukung untuk menjadikannya cerdas. Hasilnya, Edith berhasil menyelesaikan membaca Encyclopedia Britanica pada umur 5 tahun, memiliki IQ 200, dan mendapatkan PhD di bidang matematika pada umur 15 tahun. Project Edith yang digagas Aaron Stern membuktikan bahwa kecerdasan manusia bisa dilatih untuk mencapai tingkat yang lebih tinggi. Sekali lagi tidak ada manusia di dunia ini yang bodoh, yang ada adalah manusia yang tidak mau berusaha dan bekerja keras.

4. BERPIKIR BERBEDA

oger Wolcott Sperry, salah satu pakar neurologi mengatakan bahwa otak manusia terdiri dari dua hemisfer, otak kanan dan otak kiri, yang mempunyai fungsi yang berbeda. Otak kiri cenderung mengurusi hal logis, algoritmis dan matematis, sedangkan otak kanan mengurusi intuisi dan imajinasi. Manusia cerdas adalah manusia yang bisa mengkombinasikan otak kiri dan kanan. Banyak orang menyangka bahwa harus selalu berpikir secara logis, padahal kenyataannya, keputusan bisnis sering dikeluarkan dengan menggunakan insting dan intuisi yang notabene menggunakan otak kanan. Bahkan seorang Albert Einstein yang boleh dikatakan jenius di bidang sains dan ilmu eksakta, mengatakan bahwa imajinasi lebih penting daripada pengetahuan. Dengan imajinasi dari otak kanan, Einstein bisa bebas tanpa batas memformulasikan berbagai teori yang ada di luar jangkauan logika manusia pada masa itu.

Steve Jobs juga mengandalkan konsep berpikir berbeda dengan menyeimbangkan otak kiri dan kanan ketika mengembangkan produk Apple. Apple meluncurkan produk iPod, sebuah alat pemutar musik, yang sebenarnya adalah produk biasa dan sudah ada sebelumnya. Perbedaan dengan produk pemutar musik lainnya adalah kemampuan Jobs menghubungkan iPod dengan layanan penjualan musik yang dia bangun bernama iTunes. Asosiasi device iPod dan iTunes adalah ide kreatif yang pada masanya belum ada yang mencoba mengembangkannya.

5. GUNAKAN BAHASA MANUSIA

Karakter inovator terakhir adalah kemampuan dalam menyampaikan pesan. Pakar komunikasi Gregory Berns mengatakan bahwa seseorang bisa memiliki ide hebat yang baru dan berbeda, tapi semua akan sia-sia jika tidak bisa meyakinkan banyak orang. Salah satu faktor yang membuat kita mampu meyakinkan orang lain adalah ketika kita mampu mengubah bahasa teknik yang sulit ke bahasa yang mudah dipahami oleh manusia biasa. Berbicara dengan bahasa manusia sudah sering saya uraikan di blog ini, misalnya tulisan berjudul Wahai Dosen, Berbicaralah dengan Bahasa Manusia.

Marc Russell Benioff, founder SalesForce, perusahaan yang bergerak di bidang layanan aplikasi cloud menggunakan istilah menarik untuk membahasa manusiakan terminologi cloud computingThe end of software, demikian jargon SalesForce. Benioff ingin menunjukkan bahwa masa menjual software dengan cara biasa sudah selesai, dan sekarang waktunya untuk menjual software sebagai suatu layanan (software as a service). Dengan ini, menggunakan software itu kondisinya sama seperti kita menggunakan listrik atau telepon. Kita hanya perlu membayar sewa dari layanan (software) yang kita gunakan secara periodik, baik bulanan atau tahunan.

Ketika launching iPad, Steve Jobs tidak menggunakan kalimat teknik yang sulit dan canggih, dia hanya mengatakan bahwa, “iPad adalah alat ajaib yang revolusioner dengan harga yang mencengangkan”. Ketika memperkenalkan MacBook Air, Jobs juga hanya mengatakan “MacBook Air adalah notebook paling tipis sedunia”. iPod disajikan Steve Jobs dengan bahasa, “iPod, seribu lagu di sakumu”. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Todd Bishop, kalimat yang digunakan oleh Steve Jobs memiliki indeks fog antara 5-7, sementara tokoh-tokoh IT lain seperti Bill Gates memiliki indeks fog 9-11. Indeks fog adalah jumlah tahun pendidikan yang diperlukan seorang pembaca untuk memahami sebuah perkataan. Bayangkan anak SD kelas 6 pun tidak kesulitan mengikuti pidato dari Steve Jobs! Sumber > http://romisatriawahono.net/

5.  karakter inovator, sudahkah anda miliki? Mudah-mudahan kita semua tetap dalam perdjoeangan untuk meraihnya

 

Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini

Apakah anda menyukai tulisan ini ?