Kata Pengantar Pepih Nugraha di Buku Yuk Kita Ngeblog!

Prakata
Untuk jadi keren jaman sekarang gampang. Nggak perlu keren karena punya mobil balap, nggak perlu keren karena punya sepeda motor bagus, nggak perlu keren karena punya gadget terbaru. Sekarang kalaiu mau keren, ngeblog aja. Hah, apa kerennya ngeblog?

 

 

Simak saja Omjay, blogger Kompasiana yang bukunya sedang kamu baca ini. Apa nggak keren tuh Omjay? Sudah jadi pendidik yang pasti banyak amalnya, guru yang pasti banyak ilmunya, masih juga mau berbagi cara-cara ngeblog yang baik dan benar. Keren, bukan?

 

 

Jaman sekarang harusnya anak-anak muda seusiamu punya prinsip dalam urusan ngeblog. “Aku ngeblog, maka aku ada”. Begitu dong prinsip yang harus dianut. Kenapa? Karena kalau kamu punya blog, berarti kamu harus mengisi blog itu agar tetap baru, bukan? Kalau punya blog, hanya ada beberapa kegiatan yang bisa kamu lakukan, bisa upload teks, foto, atau video. Mana yang lebih keren dari ketiganya? Semua keren.

 

 

Dulu, blog memang hanya berisi teks semata. Artinya kamu harus menulsi artikel, catatan perjalanan, atau bahkan catatan harian dalam bentuk teks. Sekarang, kamu yang suka fotografer atau hunting peristiwa lewat handy camera, bisa juga melakukannya. Simpanlah tulisan, foto, dan videomu di blog, dan itu akan abadi selamanya. Tentu saja isi (konten) blogmu harus sesuai norma dan etiket yang berlaku.

 

 

Selain menunjukkan siapa dirimu, kegiatan ngeblogĀ  bisa berarti mendokumentasikan kegiatan dan karyamu dalam dunia maya (online). Karena kamu menyimpan karyamu di blog, maka orang lain di seluruh dunia ini bisa melihat karyawamu. Kalau kamu hanya menunjukkan karya yang ecek-ecek dan tidak bermanfaat, maka pembaca tidak akan melirik blogmu. Sebaliknya jika kamu hanya mempostingkan tulisan-tulisan yang bermanfaat, niscaya orang akan berterima kasih kepadamu.

 

 

Zaman sekarang, kalau mau menghibur teman dimanapun cukup menampilkan video atau musik saja, bisa juga suaramu, bukan? Itu bisa kamu lakukan hanya dengan ngeblog.

 

 

Omjay, lewat bukunya ini, sekali lagi membuka mata dan hatimu mengenai pentingnya ngeblog. Omjay menekankan bahwa blog juga bisa dijadikan ajang pembelajaran. mengapa tidak. Karena berbasis online, belajar zaman sekarang sesungguhnya tidak terbatas pada ruang sekolah saja, tetapi bisa ada dan berlama-lama di ruang maya (internet). Kalau kamu punya akun di Facebook, misalnya, bisa saja membentuk kelompok teman sekelas plus gurunya. Diskusilah di sana.

 

 

Idealnya teman-teman sekelasmu memang punya blog. Penting juga seorang guru seperti Omjay punya blog, sehingga kalau menugaskan sesuatu Omjay tinggal menulis di blognya saja. Lantas hasil penugasan itupun bisa dikirimkan lewat Omjay juga. Blog Kompasiana (http://kompasiana.com/wijayalabs) dimana Omjay ngeblog, lebih luas lagi. Omjay tinggal memerintahkan kepada anak-anak didiknya untuk melihat postingan terakhir di Kompasiana, lalu silakan kerjakan tugas itu dan kirim ewat Kompasiana juga. Lebih asyik.

 

 

Kang Pepih Nugraha dan Omjay
Kang Pepih Nugraha dan Omjay

 

 

 

 

Ngeblog menjadi lebih keren kalau kamu terus-menerus memperbaharui isi dan tampilan blogmu. tetapi lebih dari itu, menyadari manfaat blog saja sudah lumayan. Untuk diketahui, Omjay menulis buku tentang blog pun untuk “meracuni” kamu dan teman-temanmu ngeblog. “Meracuni” yang enak dan seharusnya disambut dengan gegap gempita.

 

Buruan ngeblog biar keren!

Pepih Nugraha
Kompas.com

 

 

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>