Beranikan diri

 

Ketika matahari terbit membuka hari baru,
beranikan diri untuk yang pertama tersenyum dan bersyukur.
Dan ketika kegelapan datang, beranikan diri memberi cahaya.
Ketika tirani dan ketidak adilan terjadi, beranikan diri untuk berkata STOP.
Ketika segalanya menjadi sulit,  beranikan diri berkata mudah dan berhasil melewatinya.
Bahkan ketika lelah dan tanpa harapan, beranikan diri untuk tetap tegak dan menemukan sedikit harapan.
Ketika mereka hilang arah, beranikan diri menunjukan jalan.
Ketika mereka terjatuh, beranikan diri mengulurkan tangan.
Ketika kita tersakiti, beranikan diri dan berilah pengampunan.
ketika menjadi besar, beranikan diri membantu orang lain dan tidak pernah merasa menjadi besar.
Ketika melihat kenyataan tak seindah mimpi, beranikan diri membuat mimpi yang baru dan wujudkan impian.
Ketika mereka meninggalkanmu, beranikan diri tetap melangkah.
Ketika kesedihan dan rasa sakit menghimpit, beranikan diri berkata aku terluka dan berkata aku pasti tersembuhkan.
Ketika mereka menampakan amarah, beranikan diri untuk tetap tersenyum.
Ketika cinta menyakitimu, beranikan diri mencintai lagi dan lebih…
Dan beranikan diri merasa telah melakukan yang terbaik.
Beranikan diri selalu melakukan yang terbaik yang kita bisa.
Hingga ketika hari terakhir tiba,…kita sudah beranikan diri menjadi berani.

#  Dengan menuliskan ini tidak berarti aku sudah berani dan menaklukan segalanya, tapi membaginya disini dengan harapan menumbuhkan semangat adalah tanda bahwa aku sudah cukup berani. Berani untuk hidup,… berani menjalani pasang surutnya ;)

 

Image From Here

 

 

6 thoughts on “Beranikan diri”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>