Gedung Tinggi : Riwayatmu Kini

Gedung Tinggi, juga dikenal sebagai Gedung Juang adalah salah satu bangunan bersajarah yang dimiliki Bekasi. Bangunan yang menjulang megah ini, –menurut informasi dari internet– ternyata merupakan bukti dan saksi perjuangan rakyat Bekasi dalam menghadapi penjajah Belanda. Demi mendapatkan informasi, jejak-jejak yang ditinggalkan, serta mendapatkan bayangan tentang kejadian-kejadian dimasa lalu, maka saya memasuki pelataran Gedung Juang.


Gedung Juang, terlihat sangat megah dari jalan raya.


Ada beberapa anak bermain di halaman gedung. Ternyata Gedung ini kosong. Karena pintu depan tertutup, saya memutar, memasuki gedung dari pintu belakang yang ternyata tidak terkunci.


Kondisi ruangan lantai atas, kotor dengan kotoran kelelawar dan tentu saja menimbulkan bau tak sedap.


Lantai atas, memasuki lorong menuju bagian depan.


Kondisi lantai atas, bagian depan.


Replika patung


Kondisi atap yang berlubang, dan dihuni oleh ratusan bahkan ribuan kelelawar.


Para pelajar sekolah memengah pertama, yang sebelumnya ikut memasuki gedung, hendak mencari perpustakaan, hanya menemukan ruangan kosong, kini memperhatikan relief yang ada di halaman, yang menggambarkan pertempuran rakyat Bekasi melawan Belanda.


Anak-anak sekolah menengah pertama yang tinggal di sekitar stasiun tambun, sedang mencoba belajar tentang sejarah Bekasi.


Memperhatikan relief perjuangan jaman dulu dengan background kereta api.

Disini, anak-anak hanya bisa menerka-nerka dengan bantuan relief tentang apa yang terjadi pada jaman dulu. Mereka bingung, mesti bertanya kepada siapa?


Tak terasa, waktu berkelebat begitu cepat, hari sudah menjelang petang.
Saatnya pulang, seperti kambing-kambing itu.

11 thoughts on “Gedung Tinggi : Riwayatmu Kini”

  1. Pertama kali dan terakhir kalinya saya ksana tahun 2005, disamping bangunan dijadikan kantor pemadam kbakaran, disisi yang lain kantor pejuang Veteran tapi sayangnya waktu itu gk ada petugas yang jaga. Gak berani naik keatas juga soalnya gelap, bau dan banyak temen2nya batman..
    Dulunya gedung ini milik seorang saudagar tionghoa, setelah kemerdekaan sempat dijadikan markas pasukan RI
    Akhirnya tau juga kyk apa dlmNya Gedung Juang.. Thanks ya..

    1. @catila, sama-sama mbak… saya naik dan masuk, karena mengantar 4 pelajar smp yang penasaran, katanya ada perpustakaan di dalam gedung itu… ternyata sudah tidak ada

  2. Jadi ingat rumah gede di Pondok Gede. Rumah peninggalan Belanda ini juga ditelantarkan beberapa lama sebelum akhirnya diratakan dengan tanah. Semoga gedung yang tidak terawat ini bukan sebagai tanda keinginan untuk meratakannya dengan tanah.

  3. itu orag pemda krjaannya apa sih… pada sibuk ngurusin partai ya…… bu neneng yasin sbg bupati bekasi tolong perhatikan sejarah bekasi….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>