Joget Ceisar di Acara Yuk Kita Sahur yang Bikin Heboh

 omjay

Salut buat tim kreatif dari trans tv yang membuat Penonton Indonesia terhibur dengan joget kaisar atau ceisar yang menarik. Saya melihat begitu banyak penonton yang terhibur dengan adanya acara ini. Panggung kaisar dengan jogetnya yang khas membuat tontonan ini mampu mengalahkan tontonan yang lain di televisi Indonesia. Tak salah bila acara yuk kita sahur mendapatkan rangking teratas dan banyak ditonton penduduk Indonesia dan negara tetangga. Saya memberikan apresiasinya secara pribadi.

Terlepas dari kekurangannya, realitas di lapangan menunjukkan antusias penonton yang luar biasa. Kita semua jadi ikutan berjoget di saat sahur. Mata yang tadinya masih dalam keadaan mengantuk di saat sahur, menjadi terjaga dan melotot ketika kaisar berjoget dengan gaya uniknya. Terus terang ini tontonan yang sangat menghibur dan menggembirakan. Semoga tontonan bisa menjadi tuntunan dan kita belajar kreatif dari acara ini. Ambil yang baik dan tinggalkan yang buruk. Kebaikan hanya milik Allah dan keburukan itu akibat perbuatan tangan manusia. Kita tentu sudah membaca berita ini. Acara yuk kita sahur ditegur Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

Acara yuk kita sahur semoga dapat menginspirasi kaum muda agar mampu mengemas acara yang lebih kreatif. Kekurangan yang ada dalam acara yuk kita sahur harus disampaikan. Dengan begitu, tim kreatif dapat memperbaikinya di masa yang akan datang. Tentu ada kekurangan dan kelebihannya. Saya melihat kekurangannya dapat tertutupi dengan kelebihannya. Sebaiknya, humor yang terlalu berlebihan dihindari, dan kurangi adegan-adegan yang kurang mendidik. Banyolan atau ledekan yang kurang pantas sebaiknya dihindari. Namun demikian, acara ini harus diapresiasi dengan dua jempol. Salut buat para artis dan tim kreatifnya. Semoga sehat selalu. I love you all.

Teman Guru Kreanov berkomentar, “Yah begitulah realitas tontonan yang digemari pemirsa TV di Indonesia. Mengumbar Aib, bullying dan merendahkan diri orang lain. Dilematis”.

Yuk kita sahur yang bikin heboh di trans tv semoga dapat ditingkatkan lagi mutunya di tahun depan. Acara ini jelas memiliki keunikannya tersendiri. Terutama joget kaisar yang menarik kita semua untuk berjoget dengan gaya khasnya. Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih kepada tim kreatif dari trans tv yang mengemas acara ini dengan baik. Terima kritik dan saran membangun dari masyarakat utk perbaikan ke depan. Semoga trans tv semakin jaya dan menjadi televisi kebanggaan bangsa Indonesia.

Teman Al-A’la Dzulfikar berkomentar, “Yuk Sahur udah kena semprot KPI dan MUI pak guru”.

Saya sempat terenyuh dan terharu ketika Sopiyan (pelajar SMAN 114 Jakarta) mendapatkan seekor sapi dari artis Rafi Ahmad. Saat mencari huruf YKS, Sopiyan nampak tenang dan tidak terburu nafsu. Anak muda itu pun langsung sujud syukur ketika pembawa acara mendaulatnya menjadi pemenangnya. Sopiyan membawa sapi montok yang siap untuk dibawa pulang. Terus terang saya hanyut dalam kebahagiaan yang dirasakan oleh Sopiyan. Kalau saya orang tuanya, tentu bangga melihat anaknya mendapatkan sapi dan disiarkan langsung di televisi.

Teman Guru Kreanov berkomentar kembali di facebook saya, “Ya benar, pas saya dengar saya dah menebak pasti YKS kena kritik serius. Pesimis tahun depan YKS bisa berubah jadi sopan deh. Lah wong trend Banci-bancian dan usil-usilan itu yang menarik dan disenangi pemirsa kita. Salut buat kompas TV..

Harus diakui bersama. Setiap acara yang menarik di televisi pasti menuai pro dan kontra. Di sinilah kita sebagai penonton harus cerdas menyikapinya. Kritik dan saran tentu sangat diperlukan demi perbaikan ke depan. Bila masyarakat hanya diam, itu artinya semua setuju. Harus ada yang berani bicara dan memberikan masukan. Terutama tokoh masyarakat yang disegani pemirsa televisi. Mereka dapat melaporkannya ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

Teman Bayu Efka Leigraha Noor berkomentar di facebook saya, “Menurut saya nilai yang bisa diambil dari acara YKS adalah:

    1. kekompakan dari tim acara, pemain, penonton, dsb. Hal tersebut merupakan nilai yang bisa kita implementasikan dalam pekerjaan. Jika semuanya kompak maka keberhasilan acara sudah di depan mata.
    1. kreativitas sangat diperlukan sebagai cara untuk memperoleh pembeda dg acara lainnya.
    1. semua orang senang dengan acara YKS terutama bagian musik dan goyangnya. Sehingga bisa dilihat dari tim acara dan pemian yang menikmati sekali acara tersebut. Ibaratnya kita memiliki pekerjaan, jika enjoy dengan pekerjaan, maka nikmat sekali pekerjaan ini.
    1. Terlepas dari adanya adegan banci-bancian, siram memakai tepung, dsb, itu hanya bagian yang tidak perlu ditiru. Kalau menurut “anak muda” itu bagian seru-seruan. Untuk adik-adik kecil perlu pendampingan orang dewasa, agar memahami setiap adegan YKS, mana yang baik dan tidak baik”.

Acara yuk kita sahur memang ada kekurangannya. Hal itu harus diakui oleh kita bersama. Untuk adegan-adegan yang kurang mendidik, sebaiknya jangan diulangi lagi, dan kita belajar menyikapinya dengan bijaksana. Anak-anak yang menonton perlu pendampingan ortu agar mereka tahu mana yang baik dan mana yang buruk. Sebaiknya ortu mendampingi putra-putrinya menonton acara televisi. Hal itu saya lakukan sendiri ketika menonton acara yuk kita sahur yang heboh. Goyangan dan musik yang menghibur memang membuat anak-anak senang dan ikutan berjoget. Bahkan anak kedua saya Berlian baru saja menang lomba joget dengan musik dari acara yks ini, hehehe. Silahkan download lagunya di sini.

Teman Bayu Efka Leigraha Noor berkomentar kembali di facebook saya, “Ekh, edisi kapan, Pak? Lumayan itu Pak uangnya bisa dimanfaatkan. Andaikan acara YKS dekat dengan rumah saya, pasti akan saya datangi untuk belajar dan menikmati acara tsb. Hee”.

Saya begitu sangat terkesan ketika ada suara pemirsa yang ternyata istri dari salah satu kru trans tv yang tinggal di kota Bandung. Pekerjaan memisahkan suami dengan istri dan anak-anaknya. Mas Noby akhirnya didaulat untuk berjoget, dan adegan dadakan itu cukup membuat saya kagum dengan tim kreatif yang mengemas acara ini. Tentu kita berharap, adegan yang positif seperti ini terus dipertahankan ke depannya. Tidak melulu canda yang mengundang tawa sehingga membuat penonton jadi bosan dengan lawakan yang kurang mengena di hati. Peringatan dari KPI harus menjadi perhatian.

Teman Bayu Efka Leigraha Noor berkomentar di facebook, “Ya Pak. Betul sekali. Memang tidak mudah menampilkan acara komedi yang bisa memberikan nilai edukasi untuk pemirsanya. Perlu kecerdasan dan kreativitas yang tinggi”.

Acara yuk kita sahur yang heboh hari ini bagi kami sekeluarga sangat berkesan. Meskipun dari sisi keagamaan memang kurang menyentuh. Setidaknya joget kaisar yang khas sudah menular di lingkungan keluarga kami. Lumayanlah lemak-lemak dalam tubuh ini ikutan bergoyang dan tak terasa ini adalah hari terakhir yuk kita sahur edisi bulan ramadhan.

Teman Arief Rahman berkomentar, “Entah krn udah gerah dg model lawakan begituan ya om, bagi saya YKS sama sekali ga bagus sebagai acara pengisi ramadan. Di bulan suci ini, Tim kreatif mereka yg notabene masih pada muda2 shrsnya pny banyak tantangan u menciptakan acara bebobot keagamaan dg gaya yg ringan dan santai. Tapi klo YKS sama sekali ga ada bobot keagamaanya”.

Kita akan saksikan yuk kita sahur edisi lebaran nanti malam live pukul 19.00 wib. Pasti penonton kangen dengan joget kaisar yang tubuhnya sangat lentur ini. Terus terang saya kagum dengan cara jogetnya yang unik dan khas. Kita pun menjadi terhibur karenanya. Ternyata ramadhan membawa berkah tersendiri bagi sang Kaisar. Bagaimana menurut anda?

1375845160390664354
Yuk Kita Sahur, Sumber foto facebook yuk kita sahur

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com

 

8 thoughts on “Joget Ceisar di Acara Yuk Kita Sahur yang Bikin Heboh”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>