6 Alasan Gigi Harus Dicabut

Lebih baik sakit hati daripada sakit gigi. Sedikit berbeda dari apa yang dinyanyikan oleh Mansur S, sebab sakit hati masih punya banyak teman yang bersedia diajak berbagi. Sementara sakit gigi, siapa yang yang bersedia berbagi sakitnya? :D.

Menderita sakit gigi itu tidak ada enaknya sedikitpun, bahkan lebih ironis karena saat sakit gigi tidak ada orang yang menengok. Timbulnya sakit gigi bisa berbagai macam alasan, yang juga bisa menjadi alasan untuk di cabut giginya. Tindakan ini biasa juga disebut sebagai ekstraksi gigi yaitu pengambilan gigi dari tempatnya atau soketnya yang ada di tulang.

Berikut ini 6 alasan mengapa gigi harus dicabut:

1. Gigi rusak parah

Gigi berlubang atau patah atau keropos dengan kondisi parah, dimana dokter gigi pun sudah tidak lagi bisa memperbaiki baik dengan menambal atau memberi mahkota dan perawatan lainnya, solusi terakhirnya adalah dicabut. Dengan begitu, kuman yang ada di gigi yang rusak tidak akan menular ke gigi-gigi yang lain.

2. Gigi ekstra dan menganggu gigi lain

Gigi ekstra atau gigi tambahan biasanya tumbuh dengan tidak menyesuaikan tempat sehingga mendesak gigi lain, ini bisa menimbulkan masalah. Baik secara fungsi gigi maupun secara estetika gigi. Untuk itu, gigi ekstra yang sudah benar-benar mengganggu akan lebih baik bila dicabut.

3. Menjalani perawatan yang menekan sistem kekebalan tubuh

Orang yang menjalani kemoterapi bisa mengembangkan infeksi gigi. Obat ini sangat kuat dan memperlemah sistem kekebalan tubuh secara keseluruhan sehingga meningkatkan risiko infeksi. Karena itu, bila ada gigi yang tidak sehat mungkin perlu dicabut sebagai pencegahan.

Orang yang akan menjalani transplantasi organ juga mungkin harus dicabut giginya bila gigi itu dikhawatirkan menjadi sumber infeksi pasca transplantasi. Pasien transplantasi organ rentan terhadap infeksi karena pasien harus meminum obat yang menekan sistem kekebalan tubuhnya.

4. Menjalani perawatan gigi kosmetik

Ketika memasang perawatan kawat gigi, mungkin perlu dicabut satu atau bahkan dua gigi untuk menciptakan ruang bagi gigi yang sedang dipercantik. Sehingga gigi bisa lebih memiliki ruang untuk berpindah posisi.

5. Menerima terapi radiasi (radioterapi)

Orang yang menerima radiasi di kepala dan leher mungkin perlu dicabut giginya di wilayah yang diradiasi.

6. Gigi bungsu yang tumbuh mengganggu

Gigi (geraham) bungsu, juga disebut geraham ketiga, sering dicabut baik sebelum atau setelah muncul. Gigi ini umumnya tumbuh di akhir masa remaja atau di awal dua puluhan. Gigi bungsu dapat terjebak dalam rahang dan sering harus dicabut jika membusuk atau menyebabkan rasa sakit. Geraham bungsu juga mungkin terhalang sebagian oleh gigi lain sehingga tidak memiliki cukup ruang untuk tumbuh sepenuhnya. Hal ini dapat mengiritasi gusi, menyebabkan rasa sakit dan bengkak, yang mengharuskan pencabutan gigi.

Diambil dari www.klinikvegi.com

2 thoughts on “6 Alasan Gigi Harus Dicabut”

Leave a Reply to alam bawah sadar Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>