Tukang becak ini harus bisa di tahun 2010

RESOLUSI 2010

Menyambung resolusi sopir becak yang pernah saya tuliskan disini, maka dibawah ini adalah penjabaran lebih detilnya.

Susunan no urut yang ada saya bikin tidak asal bikin melainkan saya bikin berdasarkan skala prioritas mulai dari no 1, sebagai contoh pada bagian Pribadi dan Keluarga, disitu yang no 1 adalah naik haji pada tahun ini bersama istri. Jadi semua kegiatan dibawahnya itu semua mengarah untuk mencapai cita-cita no 1 yaitu naik haji tahun 2010.

Saya mencoba bikin se-detil mungkin, sejauh yang saya bisa dan saya pergunakan resolusi ini sebagai petunjuk di tahun 2010 agar becak ini punya arah dan tujuan

Pribadi dan keluarga

1. Naik haji pada tahun ini bersama istri

Bulan desember 2009 kami sudah buka rekening haji di Bank Syariah dan tahun 2010 harus sudah berangkat biarpun kuota belum dapat dan dana belum cukup. Berangkat Insya Allah pakai ONH Plus

2. Sholat sunah, sholat wajib, puasa sunnah dan wajib, baca Al-Quran semuanya diperbaiki dan ditingkatkan

Umur sudah mulai berkurang dan soal akherat harus juga diberi porsi lebih besar

3. Olahraga rutin min seminggu 4x

Kesehatan untuk menunjang semua kegiatan termasuk persiapan buat naik haji tahun 2010

4. Zakat/sedekah min 10% dari margin

Insya Allah akan diperbaiki system perhitungannya yang selama ini masih belum sempurna

5. Sabtu dan minggu waktu penuh buat keluarga

Tidak perlu dijelaskan lagi

6. Ber-musik dijadikan lebih professional

Musik untuk keseimbangan hidup dan mengasah otak kanan

Bisnis

1. Otomatisasi Pradana Komputer

Sampai saat ini On Progress dan Insya Allah sebentar lagi

2. Buka cabang/kios/counter Pradana Komputer min 4 tempat (bandung, bogor, tangerang/banten, jateng)

Hanya ingin mendekati pasar yang ada sesuai dengan rumusnya orang jualan

3. Masing-masing cabang/kios/counter Pradana Komputer omzet min 9 digit/bulan

Berdasarkan pengalaman angka 9 digit yakin bias tercapai dengan beberapa modifikasi

4. Masing-masing cabang/kios/counter aset (property) Pradana Komputer dimiliki

Sekalian praktek ilmu property

5. Memaksimalkan Cimart dapat omzet 8 digit

Tahun 2010 harus lebih baik dari tahun sebelumnya

6. Developer, membangun min 3 proyek perumahan

Dengan bergabung di Property Plus maka 3 proyek perumahan Insya Allah bisa terwujud

7. Mempunyai property berupa rumah, kios, ruko, tanah dengan nilai minimal 10 digit

Ini juga praktek ilmu property

8. Menambah investasi di emas/dinar min 9 digit

Salah satu investasi yang kebal inflasi adalah emas/dinar selain property

Sosial

1. Memaksimalkan komunitas TDA Bekasi bekerjasama dengan media (radio, tv, Koran, majalah, dll), pemerintahan dan instansi lainnya

Hanya ingin melampiaskan hobi berkumpul dan silaturahmi dengan orang yang lebih banyak lagi

2. Memaksimalkan komunitas Blogger Bekasi bekerjasama dengan media (radio, tv, Koran, majalah, dll), pemerintahan dan instansi lainnya

Sama dengan no 1, selain itu juga untuk menambah wawasan di bidang jurnalisme

3. Menambah karyawan dari masyarakat sekitar

Idenya adalah memanfaatkan masyarakat sekitar agar bias tumbuh seiring dengan pertumbuhan usaha

4. Pelatihan kepada anak jalanan khususnya Bekasi

Membantu saudara-saudara kita agar bias lebih mandiri tidak tergantung dengan orang lain

5. Menjadi bapak asuh kepada anak jalanan atau anak yatim atau mereka yang mau bisnis agar bisa menjadi entrepreneur

Saya akan berkolaborasi dengan komunitas lain agar bisa lebih banyak lahir entrepreneur yang bisa mengangkat perekonomian

Salam sukses dunia akherat,

Bincang On Air Blogger Bekasi di Awal Tahun 2010

Tahun baru, resolusi baru, dan  semangat baru, begitu pikiran yang ada dibenak saya saat memacu kendaraan menuju Radio Dakta 107 FM di pagi istimewa di hari pertama tahun 2010. Istimewa, karena pagi ini saya akan mengawali kegiatan awal tahun dengan berbincang-bincang on air dalam acara diskusi pagi di Radio Dakta mengenai blog dan pengenalan blog ke masyarakat lewat udara.

Saya tiba di Dakta pukul 08.00 WIB dan sudah ditunggu Mas Harun Al Rasyid (host acara diskusi pagi) dan Mas Deni Wahab (Penyiar Radio Dakta) serta Mas Irfan Zj (Admin be-Blog) yang menemani saya mewakili Komunitas Blogger Bekasi (be-Blog).

Mengawali acara diskusi pagi on air, Mas Harun mengemukakan bahwa sejalan dengan perkembangan internet muncul blog sebagai salah satu alternatif untuk menyampaikan segala hal yang terjadi di masyarakat, mulai dari sajadah hingga haram jadah begitu istilahnya. Sejak itu perbincangan tentang blog pun pun mengalir mulai dari pembentukan be-Blog dan bagaimana cara bergabung menjadi anggota be-Blog, kekhawatiran blogger akan di-Prita-kan, hingga keterkaitan blogger dengan politik praktis. Perbincangan semakin menarik dengan adanya keterlibatan pendengar radio Dakta yang turut serta bertanya lewat telepon dan sms.

Menyangkut pembentukan be-Blog, kami sampaikan bahwa  komunitas blogger di Bekasi dibentuk tanggal 17 Agustus 2009 oleh 5 orang blogger Bekasi dan kemudian diperkenalkan ke publik pada tanggal 17 Oktober 2009 dalam suatu acara di Bekasi Cyber Park dan dihadiri Walikota Bekasi H. Mochtar Mohammad. Saat ini anggota be-Blog yang terdaftar di situs http://bloggerbekasi.com tercatat sebanyak 382 orang. Sebagian besar anggota be-Blog memiliki blog pribadi dan aktif memberikan kontribusi artikel di blog komunitas.

Dalam usianya yang baru 5 bulan, be-Blog telah aktif melakukan berbagai kegiatan sosialisasi blog lewat pelatihan membuat  blog dan menulis cepat dan bermanfaat. Setelah sukses menyelenggarakan pelatihan blog pada 14 November 2009, pada 16 Januari 2010 akan dilaksanakan pelatihan serupa di Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi. Sejauh ini sebanyak 20 orang dosen Unisma telah memesan tempat untuk ikut serta dalam pelatihan, sementara tempat sisanya akan dibuka untuk umum (pengumuman kegiatan ini akan dimuat di blog ini dalam waktu dekat).

Selain sosialiasi blog, keaktifan be-Blog juga tampak dari penyelenggaraan berbagai lomba menulis seperti lomba SEO tentang Bekasi Peduli Aids, dan Lomba Penulisan blog dan foto bertema “Aku Cinta Bekasi” yang saat ini sedang berlangsung dan berhadiah total 45 juta rupiah.

Keaktifan be-blog lainnya juga bisa dilihat dari banyaknya artikel yang muncul di blog komunitas, dimana hampir setiap hari setidaknya  3-5 tulisan baru muncul. Berbagai topik dan isu dimunculkan oleh anggota be-Blog, ada yang dikemas serius dan ada pula disajikan ringan. Karenanya harus dimaklumi jika suatu tulisan tidak bisa mejeng terlalu lama halaman muka be-Blog.

Mengawali tahun baru ini, be-Blog juga akan menyelenggarakan kopi darat dengan Walikota Bekasi pada tanggal 9 Januari 2009. Antusiasme teman-teman blogger untuk mengikuti acara ini terlihat sangat besar sepeti tampak dari kontribusi tulisan yang masuk (hingga tulisan ini dibuat sudah terdapat 65 tulisan).

Mengenai kekhawatiran tulisan seorang blogger dapat dianggap mencemarkan nama baik dan menyeret si blogger ke pengadilan, kami sampaikan bahwa bagaimanapun Undang-undang  Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) diundangkan untuk memberikan kepastian hukum kepada masyarakat dalam melakukan transaksi elektronik. Bahwa dalam UU tersebut terdapat pasal yang bisa menjerat blogger, kami sampaikan agar kita bisa menghindarinya dengan mengikuti berbagai kiat aman dari jeratan UU ITE.

Hal lain yang dibicarakan adalah menyangkut aktivitas blogger dalam politik praktis, khususnya keterkaitan blogger Bekasi dengan kegiatan Walikota. Pertanyaan ini diajukan oleh salah seorang pendengar Radio Dakta, Pak Kosim, yang sedang berada di perjalanan antara Karawang-Bekasi (persis seperti judul puisi Chairil Anwar). Kami sampaikan bahwa pada dasarnya blogger bersikap netral dan dalam menyampaikan pandangannya  di blog selalu diupayakan objektif. Blogger yang baik adalah blogger yang dapat menyampaikan pandangannya secara jernih dan objektif. Jika suatu hal memang dipandang baik maka akan dikatakan baik, sebaliknya jika buruk maka akan dikatakan buruk pula.

Menyangkut keterlibatan pemimpin daerah seperti walikota (dan suatu saat bupati atau bahkan gubernur) dalam kegiatan blogger, pada dasarnya tidak terlepas dari perlunya sinergi dan kerjasama yang baik antara blogger dan semua pihak terkait untuk bersama-sama membangun masyarakat dan wilayah Bekasi. Kritis dalam menyampaikan sesuatu hal bukan berarti diikuti sikap antipati atau sebaliknya dukungan yang membabi buta. Sikap kritis justru diperlukan untuk memunculkan solusi suatu permasalahan dan nantinya diimplementasikan dalam suatu kebijakan dan pelaksanaan di lapangan. Karenanya kerjasama antara blogger dan pejabat publik bukan dimaksudkan untuk menumpulkan sikap kritis blogger dalam menulis.

Menutup perbincangan, saya tekankan kembali mengenai tidak perlunya blogger khawatir terjerat pasal pencemaran nama baik dalam UU ITE dengan sikap kritisnya. Jika blogger menulis dengan baik di blognya dan memenuhi kiat-kiat terhindar dari UU ITE, Insya Allah tidak akan menemui masalah.

Selamat tahun Baru 2010, semoga ditahun ini kita semua bisa lebih aktif ngeblog, membuat tulisan dan mengupdate blognya secara teratur,  dan tidak lupa melakukan blogwalking ke berbagai tempat untuk memperluas jejaring (networking).

Facebook cinta Bekasi

Facebook kini menjadi idola semua kalangan masyarakat, yang mengena ke siapa saja seperti artis, pejabat, karyawan, rakyat biasa, pelajar dan lain sebagainya. Facebook yang telah menjadi fenomenal ini dapat mengekspresikan apa yang dialami oleh semua orang. Facebook juga lebih tajam dan berarti keberadaannya setelah apa yang telah kita ketahui seperti untuk dukungan, kampanye, tempat usaha dan lain-lain.
Jadikanlah Facebook menjadi sesuatu yang positif, maksimalkan dengan hal-hal yang benar dan manfaatkan sebaik-baiknya.

Judul Foto : Facebook cinta Bekasi
Lokasi : sekitar area jalan Cikarang Baru, Bekasi.

Satu cinta Bekasi

Bekasi yang luasnya luar biasa dan aku pernah keliling penasaran di tiap-tiap sudut kota. Bekasi bukan hanya kebanggaan pribumi aseli yang dari nenek moyang turun-temurun tinggal, Bekasi juga sebagai rumah bagi para pengadu nasib dari berbagai daerah seluruh Indonesia. Terbukti banyak nuansa keanekaragaman yang terbungkus satu kesatuan dalam kota Bekasi. Contohnya para pedagang-pedagang yang datang dari desa mengadu nasib mencari sesuap nasi di Bekasi.

Salah satu favorit yang aku datangi adalah angkringan. Angkringan yaitu warung tenda kecil dan sederhana yang sering banyak dijumpai di daerah Jogja dan sekitarnya.

Sekarang angkringan pun telah merambah ke kota besar seperti Jakarta dan sekitarnya. Angkringan tempat nongkrong rakyat kecil yang menyuguhkan hidangan spesialnya yaitu sego kucing (nasi kucing). Sego kucing adalah nasi bungkus berukuran kecil yang berisi berbagai macam lauk pauk di dalamnya, seperti sambel ikan teri, sambel ikan bandeng, oseng-oseng tempe dan sebagainya. Selain sego kucing yang menjadi ciri khas angkringan, terdapat juga 3 ceretnya. Macam-macam gorengan dan beraneka ragam sate tusuk menghiasi dagangan angkringan. Penerangan lampu yang remang-remang pun juga menjadi bagian dari ciri khas angkringan.

Kali ini ada angkringan yang jarang ditemui di kota manapun. Angkringan yang mangkal di gerbang pintu perumahan Vila Mutiara Cikarang,Cikarang Selatan, Bekasi ini lain daripada yang lain, karena memiliki ciri khas yang unik. Angkringan ini menyediakan buku TTS (Teka-Teki Silang) untuk para pengunjung yang ingin menikmati sego kucing. Angkringan yang didirikan oleh dua bersaudara (mas Gembik & mas Cempe) ini mempunyai ide buku TTS ini bermaksud agar suasana angkringan menjadi lebih rame (bahasa Jermannya: gayeng). Pengunjung dapat berinteraksi dengan pedagang angkring dan bertanya jawaban apabila mengalami kesulitan menjawab soal dari buku TTS.

Setiap malam angkringan TTS ini selalu ramai didatangi pengunjung apalagi setiap malam minggu. Kebanyakan pengunjungnya adalah para karyawan-karyawan pabrik yang tak jauh dari tempat industi EJIP, selain itu adanya buku TTS suasana menjadi lebih akrab dan menghangat.

Nah….Ini Baru Bekasi-ku

Komunitas Bloger Bekasi in action di Radio Dakta
Komunitas Bloger Bekasi in action di Radio Dakta

SETIAP hari Jumat, ketika sebagian warga Bekasi masih terlelap tidur saya sudah meluncur ke arah Jalan Agus Salim, markasnya Radio Dakta 107 FM. Pas jarum panjang menunjukkan angka 6, saya pun sudah siap di depan mike dan Mas Dani mulai bercuap-cuap membuka acara khas “Dialog Pagi” yang membuka ruang bagi pendengar untuk melakukan reportase mengenai berbagai isu. Mungkin ini yang sering dikatakan oleh orang-orang pinter (yang jelas bukan dari golongan perdukunan atau teman-temannya Mama Lorent)  dengan istilah citizen journalism atau jurnalisme warga.

Hari Jumat di minggu terakhir bulan Desember 2009, merupakan hari yang paling spesial bagi saya, karena dua hal. Kahiji, ini merupakan hari pertama di tahun 2010. Suasana lengang libur Tahun Baru sangat terasa  sepanjang perjalanan dari rumah ke studio. Walau di banyak sudut jalan, sampah menumpuk, karena petugas banyak yang libur Tahun Baru. Kadua, nara sumber yang membuka lembaran baru tahun 2010 adalah kawan-kawan yang tergolong manusia-manusia cerdas di atas rata-rata. Sebuah kehormatan luar biasa karena yang datang adalah tokoh terkemuka bloger Bekasi Mas Aris  Heru Utomo dan admin www.bloggerbekasi.com, Mas Irfan.

Tulisan ini tidak akan bercerita tentang isi dialog dengan Mas Aris dan Mas Irfan, tapi lebih menonjolkan ekspresi kebanggaan saya terhadap kota yang bernama Bekasi. Tulisan di awal hanyalah sekedar bumbu tulisan saja, sekalian perkenalan.

bekasiku2
Jalan Ahmad Yani yang mulus dan lengang saat Hari Libur Tahun Baru 2010

Mengapa saya bangga dengan kota ini ? Setelah selesai siaran pagi, saya langsung memacu motor menuju rumah untuk siap-siap sholat jumat (Alah..lebayy. Bilang aja mau tiduran dulu pake alasan religius segala, begitu kata hati kecil). Ketika sampai di jalan Ahmad Yani (depan Kantor Walikota Bekasi), tiba-tiba kaki saya dengan otomatis menginjak rem secara mendadak. Bukan karena ada nenek-nenek lewat atau anak kecil yang lagi mengejar bola (biasanya kedua mahluk ciptaan Allah ini kalau nyebrang gak pernak tengok kanan kiri). Tapi saking terpesonanya oleh suasana pagi Jalan Ahmad Yani. Tidak ada kemacetan, polusi pun nyaris tidak ada, bahkan matahari pun enggan mengganggu perjalanan dengan sinarnya yang panas.

Langsung tangan meraih kamera pocket (konon alat ini menjadi perlengkapan standar para bloger). Dengan berkali-kali menekan tombol capture, suasana langka jalan Ahmad Yani mulai berpindah ke format digital (mudah-mudahan hasil jepretan kamera amatir ini  layak masuk katagori lomba foto Bloger Bekasi).

Jalan Ahmad Yani di hari pertama tahun 2010, begitu lengang dan udaranya yang sejuk semakin menambah nikmatnya perjalanan.  Tanpa terasa tangan langsung menggeber gas motor sampai kecepatan maksimal. Wuih….nikmat sekali bisa menguji kekuatan mesin sampai batas maksimal. Hal yang sama tidak mungkin dilakukan di hari-hari kerja, bahkan hari minggu sekalipun Jalan Ahmad Yani termasuk jalan dengan frekuensi kendaraan yang padat. Nah…ini baru Bekasiku !

Jalan yang lebar dan mulus telah lama menjadi angan-angan saya sebagai warga urban yang sudah cukup lama tinggal di Bekasi. Angan-angan itu, sedikit demi sedikit mulai mewujud. Lihat dan rasakan sendiri nikmatnya melintas di Jalan Ahmad Yani yang mulus…lus…lusssss.

Bekasi saat ini, memang sedang giat melakukan pembangunan infrastruktur kota. Berbagai jalan yang menjadi muka kota sudah mulai diperlebar dan diaspal mulus (mudah-mudahan jalan ke lingkungan juga akan diperbaiki dalam waktu dekat). Berbagai desain tiang lampu pun mulai didirikan. Kala malam tiba, Bekasi pun bermandikan cahaya. Indah dipandang mata. Begitu pula taman-taman kota mulai memikat kalang tua dan muda (mulai dech…sok melankolis. Beginilah kalau sastrawan gagal berpuisi. Gak jelas maksudnya….).

Jalan yang lebar dan mulus (depan Islamic Center Bekasi). Seandainya suasana lengang ini setiap hari....
Jalan yang lebar dan mulus (depan Islamic Center Bekasi). Seandainya suasana lengang ini setiap hari....

Hamparan  tanah-tanah kosong tidal lagi dibiarkan gersang. Berbagai jenis tanaman mulai tumbuh. Begitu pula gerakan kebersihan kerap dilakukan setiap hari Sabtu. Persoalannya adalah bagaimana mengarahkan semua kegiatan itu tidak hanya menjadi domainnya walikota semata. Problem klasik kota-kota besar adalah bagaimana menggerakkan partisipasi warga yang seringkali kritis dalam menilai namun miskin dalam berbuat.

Saya sangat mendukung idenya Mas Aris yang berkomitmen bahwa organisasi Komunitas Bloger Bekasi tidak hanya bisa menulis tapi juga berbuat untuk kota ini. Gerakan penanaman pohon menjadi salah satu pilihan untuk memberikan arti pada pengembangan kota di masa depan. Konon, rencana besar ini sedang dalam proses pembahasan, terutama menyangkut lokasi dan jenis tanamannya.

Saya membayangkan, seandainya rencana mulia ini dapat diwujudkan hari ini, dalam 3 – 5 tahun ke depan Bekasi akan menjadi kota yang nyaman, indah, hijau dan menyenangkan. Tidak ada lagi berita koran yang didominasi oleh isu perampokan, pencurian rumah kosong,  teroris, dan berita-berita seram lainnya.  Saya akan sangat bangga menceritakan Bekasi yang Baru kepada orang-orang di kampung kala mudik nanti….Nah, inilah Bekasiku ! (1/1/2010)

Resolusi sopir becak di tahun 2010

RESOLUSI 2010

Pribadi dan keluarga

  1. Naik haji pada tahun ini bersama istri
  2. Sholat sunah, sholat wajib, puasa sunnah dan wajib, baca Al-Quran semuanya diperbaiki dan ditingkatkan
  3. Olahraga rutin min seminggu 4x
  4. Zakat/sedekah min 10% dari margin
  5. Sabtu dan minggu waktu penuh buat keluarga
  6. Ber-musik dijadikan lebih profesional

Bisnis

  1. Otomatisasi Pradana Komputer
  2. Buka cabang/kios/counter Pradana Komputer min 4 tempat (bandung, bogor, tangerang/banten, jateng)
  3. Masing-masing cabang/kios/counter Pradana Komputer omzet min 9 digit/bulan
  4. Masing-masing cabang/kios/counter aset (property) Pradana Komputer dimiliki
  5. Memaksimalkan Cimart dapat omzet 8 digit
  6. Developer, membangun min 3 proyek perumahan
  7. Mempunyai property berupa rumah, kios, ruko, tanah dengan nilai minimal 10 digit
  8. Menambah investasi di emas/dinar min 9 digit

Sosial

  1. Memaksimalkan komunitas TDA Bekasi bekerjasama dengan media (radio, tv, Koran, majalah, dll), pemerintahan dan instansi lainnya
  2. Memaksimalkan komunitas Blogger Bekasi bekerjasama dengan media (radio, tv, Koran, majalah, dll), pemerintahan dan instansi lainnya
  3. Menambah karyawan dari masyarakat sekitar
  4. Pelatihan kepada anak jalanan khususnya Bekasi
  5. Menjadi bapak asuh kepada anak jalanan atau anak yatim atau mereka yang mau bisnis agar bisa menjadi enterpreneur

Salam sukses dunia akherat,

Resolusi 2010, Bagaimana dengan Anda?

Tiga jam lebih dua puluh sembilan menit baru saja dilalui 2010. Selama itu pula saya sulit untuk merangkai resolusi buat tahun ini.

Kepala saya muter memusing. Pikiran meluyah ke mana-mana. Duh, beraaat!

Tidak, saya harus konsen. Dan, kembali. Menemukan egoisme diri. Ruang private semau gue….

Yup, tahun ini rencana umroh harus jadi. Bersujud di depan Ka’bah. Bergelimang doa dan tasyakur di Masjid Nabawi. Gak boleh ditunda. Kudu diduluin….

Liburan. Saya pingin banget diving di laut dalam Bunaken kudu kejadian. Merasakan sensasi bawah laut kayaknya asyik ya?

Buku. Ahhh, saya sudah ketemu jalannya. Saatnya ngebut! Pokoknya sebelum usia mentok 40, saya kudu punya 100 judul. Hm…sekarang baru 32 judul. Kurang 68! Dibagi dua tahun : 34 per tahun.

Dibagi 12 bulan : 3 judul per bulan.

3 judul per bulan berarti harus stand by 6 naskah per bulan. Sanggup!

Dan, dari 100 judul itu. Sepuluh persen aza yang best seller. Subhanallah……

Penghasilan pasif semoga kesampaian. Sanggup bikin dapur ngebul dan knalpot ngepul. Dan, di usia 40 semoga Allah swt memberikan kekuatan agar saya bisa bebas finansial dan berbagi kepada masyarakat. Jadi aktivis full time!

Budaya.
Oh, mimpi punya tempat kayak Golagong sudah terwujud. Kini, tinggal mengisinya. Tahun ini harus terwujud. Perpustakaan Rakyat. Balai Rakyat. Balai budaya dll.

Nanti, malam minggu kita bisa nompol alias ngomong politik di Alu Centre. Sembari makan kacang rebus, singkong rebus, dan bajigur.

Politik. Wow…semuanya serba tak menentu. Pelajari semua tawaran. Kalkulasi kudu matang. Yang jelas, jangan pernah pakai uang sendiri lebih dari 20 persen.

itulah saya.
Bagaimana dengan Anda?

Goodbye 2009, Hello 2010 !

Selalu ada kesedihan sekaligus kegembiraan menyeruak di dada ketika pergantian tahun tiba.

Dan di penghujung tahun ini, saya kembali merasakan sensasi serupa. Kesedihan karena akhirnya meninggalkan tahun yang penuh kesan dan kenangan dimana ada berbagai jejak kiprah, karya, kisah bahkan kekonyolan sekalipun terpatri disana.

Ada rencana-rencana yang terlaksana, ada yang tidak. Ada yang datang dan ada juga yang pergi. Ada yang hilang dan ada juga yang berbilang. Ada yang terang dan ada pula yang kelam. Seperti Pelangi, tahun 2009 membiaskan beragam warna.

Pada saat yang sama menyongsong Fajar tahun 2010, saya selalu menetapkan optimisme kuat dalam hati untuk menjalani tahun yang konon kian berat pasca krisis ekonomi global yang tengah melanda dunia saat ini.

Continue reading Goodbye 2009, Hello 2010 !