Forum Untuk Anak Berprestasi

Saya (Ahmad Syaikhu)  bersama Anak-Anak Berprestasi Kota
Saya (Ahmad Syaikhu) bersama Anak-Anak Berprestasi Kota Bekasi

Jumat yang lalu saya menerima tamu anak-anak (pelajar) berprestasi Kota Bekasi. Anak-anak Kota Bekasi itu berprestasi dalam berbagai bidang. Ada yang berprestasi dalam bidang akademik, menjuarai beberapa lomba sains tingkat nasional. Ada juga yang unggul dalam bidang organisasi, seperti Ketua Ikatan OSIS Kota Bekasi. Dalam bidang pramuka, pelajar Kota Bekasi turut serta mewakil Indonesia dalam Jambore ASEAN ketiga di Singapura. Dan yang terakhir, M. Rayhan Akbar, Pelajar SMA Negeri 8 menjadi salah satu anggota Paskibraka Nasional 2013.

Secara pribadi dan selaku pimpinan daerah merasa bangga dengan anak-anak Kota Bekasi yang berhasil meraih segudang prestasi. Ini menjadi kebanggaan kita sebagai warga Kota Bekasi. Disamping kebanggaan, menurut hemat saya ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk mendidik anak-anak kita lebih unggul dan berkarakter.

Kita tidak hanya menginginkan anak-anak kita sekadar memiliki sejumlah prestasi tanpa didukung oleh kekuatan karakter. Jika kita hanya sekadar menekankan pada Continue reading Forum Untuk Anak Berprestasi

PSF & Obsesi Menggagas Masa Depan Bangsa Yang Berkeunggulan

DSCN7090

Kemarin siang, Kamis (17/10), saya mendapatkan kehormatan diundang khusus oleh Putra Sampoerna Foundation (PSF) dalam kapasitas sebagai Blogger untuk bersilaturrahmi dan makan siang dalam acara “PSF Bloggers Luncheon” yang dilaksanakan di Sampoerna Strategic Square Building lantai 31. Saya hadir bersama 10 blogger/penggiat sosial media Indonesia kawakan lainnya seperti Mas Wicaksono (@ndorokakung), mas Iman Brotoseno (@imanbr), mas Didi Nugrahadi (@didinu), mas Gabriel Montadaro (@gmontadaro), mas Motulz (@motulz), mas Kreshna Aditya (@kreshna), Abang Edwin (@bangwinissimo), serta mbak Venus (@venustweets) , mbak Silly (@justsilly), dan mbak Ainun Chomsun (@pasarsapi).

Kami disambut hangat oleh mbak Tyas Handayani dan mas Fickry yang sebelumnya pernah berjumpa dalam acara buka bersama sekaligus presentasi tentang profil PSF di Komunitas Blogger Bekasi 3 bulan lalu. Saya menebar pandangan ke sekeliling area lantai 31, yang terkesan seperti “rumah” dibandingkan nuansa perkantoran megah di kawasan pusat bisnis di Jakarta. Interior yang didominasi dengan ornamen kayu dan ukiran tradisional, menyajikan kehangatan dan keramahtamahan yang khas. Di beberapa sudut terdapat tanaman hijau serta di bagian dinding ada parade lukisan nan indah. Begitu mewah dan elegan. “Tepat di lantai atas kita ini, adalah kediaman pribadi Pak Putra Sampoerna sekeluarga,” jelas mbak Tyas yang juga adalah Digital & Social Media Manager PSF . Kami lalu diajak untuk mencicipi penganan tradisional yang telah disiapkan di meja sambil menunggu beberapa teman lain yang sepertinya agak terlambat tiba karena terhadang macet parah akibat pawai demonstrasi buruh yang terjadi disaat yang sama.

DSCN7067

DSCN7069

Tak lama kemudian, kami diperkenalkan kepada jajaran direksi Putra Sampoerna Foundation termasuk Managing Director Ibu Nenny Soemawinata yang nanti akan memberikan presentasi. Saya sangat terkesan pada menu makan siang yang disajikan yang sarat dengan sentuhan rasa kuliner tradisional seperti sayur asem, sate ayam, nasi kuning rames dilengkapi tempe goreng. Rasanya begitu nikmat disantap. Saya duduk bersama di sebuah meja makan bulat dan bercakap tentang banyak hal, terutama persoalan-persoalan aktual yang tengah melanda negeri ini dalam suasana penuh canda dan kekeluargaan. Syukurlah sebagian besar yang hadir sudah saling kenal satu sama lain sehingga interaksinya terasa jauh lebih akrab.

Seusai makan siang, kami lalu pindah ke sisi yang lain dimana terdapat jajaran sofa empuk dan didepannya sebuah layar TV LCD 50″ yang akan menampilkan presentasi ibu Nenny. Pertemuan informal ini dibuka oleh mbak Tyas yang memperkenalkan satu persatu perwakilan Putra Sampoerna Foundation yang hadir kemudian memperkenalkan kami yang hadir pada kesempatan tersebut. Suasananya begitu santai dan bersahaja.

DSCN7071

DSCN7078

Ibu Nenny Soemawinata, Managing Director PSF kemudian tampil menyajikan presentasi berjudul “Peranan Agen Perubahan Dalam Praktik CSR di Indonesia”. Dengan gaya yang memikat, beliau membuka presentasi dengan menyajikan fakta menarik hasil riset “Holmes Report” yang menyebutkan “4 dari 10 karyawan (37%) di 24 negara menunjukkan bahwa sangat penting bagi pemilik perusahaan untuk dapat bertanggung jawab kepada masyarakat” dan “55% pekerja di Indonesia mengatakan bahwa sangat penting bagi pemilik perusahaan untuk bertanggung jawab kepada masyarakat”. Sayangnya, kata beliau, kecenderungan di Indonesia, perusahaan meng-kategorikan kegiatan CSR dalam bentuk donasi untuk lingkungan sekitar, bukan bertujuan untuk memberdayakan masyarakat sekitar. Padahal definisi CSR (Corporate Social Responsibility) itu sendiri adalah adalah operasi bisnis yang berkomitmen tidak hanya untuk meningkatkan keuntungan perusahaan secara finansial, melainkan pula untuk pembangunan sosial-ekonomi kawasan secara holistik, melembaga dan berkelanjutan.

DSCN7083

“Untuk itu, sejak PSF digagas tahun 2001, kita merubah orientasi dari visi filantropi menjadi Social Bisnis. Intinya adalah Sustanability atau keberlanjutan. PSF berharap tidak sekedar berhenti pada pemberian beasiswa namun juga memikirkan upaya-upaya pemberdayaan dunia pendidikan dengan program-program yang relevan dan membumi,” tambah ibu Nenny.

PSF-1

PSF-2

“Berdasarkan hasil survey McKinsey&Co, sistem pendidikan dan kendala bakat menjadi isu penting bagi keberhasilan bisnis masa depan, jurang keterampilan yang makin melebar di berbagai jenjang kian memperparah hal ini, sehingga PSF berupaya melakukan upaya-upaya strategis agar situasi ini bisa teratasi dengan menerapkan 4 pilar utama yakni Pendidikan, Pemberdayaan Wanita, Kewirausahaan dan Bantuan Kemanusiaan dalam kiprahnya,”ujar ibu Nenny yang pernah menjabat sebagai direktur operasi RCTI (1999-2001) dan sejak 2009 menjabat sebagai Managing Director PSF ini.

DSCN7085

psf-4

“Implementasi dari keempat pilar tersebut,”lanjutnya,”tak hanya membangun sekolah Akademi Siswa Bangsa Internasional, Koperasi Siswa Bangsa dan Universitas Siswa Bangsa Internasional yang menampung siswa berprestasi dan kurang mampu dengan menerapkan basis pendidikan berstandar internasional, namun juga program pemberdayaan perempuan melalui sahabat wanita, jaringan kewirausahaan lewat program Mekar sampai bantuan kemanusiaan ‘Bait Al Kamil”. Tidak hanya itu, PSF juga mengembangkan School Development Outreach yang bertujuan untuk meningkatkan standar kualitas sekolah dan para pendidik agar Indonesia siap menghadapi tantangan global melalui SDP (Pengembangan Manajemen Sekolah), PDP(Pengembangan Profesionalisme Guru) dan ERP (Pengembangan Sarana dan Prasarana) dimana sejak 7 tahun beroperasi telah melibatkan 21 korporasi, 36 staf termasuk 3 fasilitator, 23.000 guru, 118 sekolah dan 9 madrasah”.

psf-3

psf-6

PSF-8

Ibu Nenny kemudian dengan bangga menuturkan bahwa prestasi lulusan ASBI (Akademi Siswa Bangsa Internasional) yang sebagian besar berasal dari keluarga tidak mampu memperlihatkan hasil yang sangat luar biasa. “Ekosistem pendidikan yang dibangun dalam Siswa Bangsa Education Ecosystem menjadi elemen utama untuk menciptakan pemimpin dan bangsa yang berkeunggulan di masa depan dengan memberikan kontribusi dan perubahan sosial serta perkembangan ekonomi di komunitas mereka,” imbuh Ibu Nenny. Di Sampoerna Academy Bogor kampus misalnya, siswa-siswa terpilih dari berbagai propinsi di Indonesia “digembleng” bersama dengan program pendidikan bertaraf Internasional sehingga mampu berkompetisi di masa depan dengan kompetensi yang dimilikinya.

DSCN7088

Ajang diskusi berlangsung menarik. Mas Wicaksono Ndoro Kakung misalnya menanyakan apa saja tantangan terberat yang dihadapi oleh PSF selama ini terutama ketika publik mulai mengaitkan kehadiran yayasan ini sebagai bagian dari upaya mengemas citra. Ibu Nenny menyatakan memang tak mudah saat pertama kali mendirikan PSF, di awal memang dana operasional pengelolaan murni berasal dari Putra Sampoerna namun dalam perkembangannya, secara bertahap ada sejumlah lembaga donor yang memiliki kepedulian tinggi bagi kualitas pendidikan di Indonesia ikut berpartisipasi di PSF setelah melihat komitmen yayasan ini dalam mewujudkan gagasannya. Ibu Nenny kemudian menyinggung soal filosofi tiga tangan yang dianut oleh Sampoerna Group yaitu : Produsen, Distributor, dan Konsumen dimana ketiganya memerlukan sinergi yang saling menguatkan agar tujuan yang diharapkan bisa tercapai. Filosofi inipun diterapkan oleh PSF terutama dalam menjalin kemitraan dengan pihak terkait dan memiliki visi sejalan dengan program yang sudah dicanangkan.

DSCN7089

Pernyataan ini ditanggapi oleh mas Gabriel Montadaro dan mbak Ainun Chomsun yang berharap agar 4 pilar PSF kian diberdayakan dengan menjalin konektivitas dan sinergi konstruktif dengan berbagai pihak. Misalnya di pilar Kewirausahaan, Mekar bisa bekerjasama dengan sejumlah Start-Up Company di Indonesia untuk belajar berwirausaha mandiri, di sisi lain pada pilar Pendidikan, PSF dapat pula menggalang interaksi bersama Indonesia Mengajar atau Akademi Berbagi. Sementara itu mas Motulz mengusulkan agar promosi eksistensi PSF kian digencarkan dengan cara para siswa dan alumni yang sudah mengikuti program ini dan meraih prestasi membanggakan dapat menceritakan “Success Story”-nya sendiri, melalui berbagai media, termasuk media sosial. “Ini penting,” kata mas Motulz,”tidak sekedar menuturkan prestasi yang sudah diraih dengan sejumlah tantangan yang dihadapi dan bagaimana menyiasatinya, namun juga setidaknya jadi bagian identifikasi potensi mereka khususnya yang membutuhkan keahlian dan inspirasi serta motivasi positif bagi yang membacanya”.

Pada bagian yang lain saya dan mas Iman Brotoseno juga mengajukan pendapat agar kelak orientasi PSF khususnya mendirikan sekolah Akademi Siswa Bangsa yang bertaraf internasional serta program lainnya juga diarahkan ke Indonesia Timur. Mengenai hal ini Ibu Nenny menanggapi positif dengan berharap agar Pemda setempat di wilayah Indonesia Timur bisa mendukung dan berkoordinasi dengan baik bersama PSF agar bisa terwujud sama seperti yang sudah dilakukan di Palembang, Bogor, Malang dan Bali. Seluruh rangkaian acara “PSF Bloggers Luncheon” berakhir pukul 14.30 siang dan ditutup dengan foto bersama. Terimakasih kepada Putra Sampoerna Foundation yang telah mengundang kami dalam kesempatan tersebut dan mendapatkan banyak pencerahan tentang kiprah PSF selama ini dalam menggagas dan membangun masa depan bangsa yang berkeunggulan.

Sukses selalu untuk Putra Sampoerna Foundation!

Menulis itu Pekerjaan yang Tak Pernah Habis

Menulis itu pekerjaan yang tak pernah habis. Selalu ada saja hal baru yang bisa dituliskan. Bagi mereka yang kreatif dalam menulis, kisah keseharian menjadi sesuatu yang enak untuk dibaca.

 Flyer TWC #3

Bagi saya yang baru belajar menulis, pekerjaan menulis tetap saja menjadi asyik. Menulis menjadi teman di kala kita sedang gundah gulana. Menulis juga menjadi sesuatu yang menggembirakan.

 

Seperti kejadian hari ini. Saya meminum jamu yang sudah kadaluarsa. Begitulah kejadiannya. Saya pikir saya akan meminum madu, tapi ternyata itu bukan madu, tapi jamu. Hanya botolnya saja yang tertuliskan madu. Baru ketahuan setelah kita meminumnya. Rasanya pahit dan tak enak di tenggorakan.

 

Saya jadi tertawa sendiri di siang hari. Inilah akibat dari tidak meminta izin dulu kepada pemiliknya. Untunglah rasa jamunya terasa menyegarkan. Tapi sayang, kegembiraan itu cuma sebentar. Sang pemiliknya mengatakan kalau jamunya sudah kadaluarsa. Jadilah saya terkejut tiba-tiba di ruang TU sekolah.

 

Oh my god! Saya takut terjadi sesuatu pada tubuh yang tambun ini. Saya takut diri ini berubah menjadi langsing tiba-tiba. Untunglah sepotong buah pisang menyelamatkanku. Rasa segar berubah menjadi enek ketika tahu jamunya sudah kadaluarsa. Pisang itu menolongku dari mual yang amat dahsyat.

 

Menulis memang pekerjaan yang tak pernah habis. Saya hanya bisa menulis di saat teman-teman lain tertawa terpingkal-pingkal melihat saya meminum jamu yang kadaluarsa. Saya tak tahu apa yang terjadi beberapa jam kedepan. Semoga saja saya masih bisa menulis di rumah sehat kompasiana. Hahahaha.

 

 

1382001924524536744
ada omjay di surabaya

 

 

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com

 

Belajar dan Berbagi Pengalaman Implementasi Kurikulum 2013

Senin-Jumat, 7 s.d. 11 Oktober 2013 saya ditugaskan oleh sekolah untuk berbagi pengalaman mengajar prakarya dalam pelatihan implementasi kurikulum 2013 bagi guru sasaran tambahan tahun 2013.

Pelatihan ini dilaksanakan di Ciloto Indah Hotel Puncak, Bogor, Jawa Barat oleh pusat pengembangan dan pemberdayaan pendidik dan tenaga kependidikan bahasa kementrian pendidikan dan kebudayaan. Peserta yang diharapkan hadir berjumlah 559 orang guru SMP yang ada di DKI Jakarta.

1381160350658341561

Peserta Diklat Implementasi Kurikulum 2013

 

Kaget juga diminta berbagi pengalaman mengajar prakarya di SMP, dan menjadi fasilitatornya. Saya langsung mempersiapkan peralatan alat peraga yang saya bawa. Dengan alat peraga yang merupakan hasil prakarya siswa SMP Labschool Jakarta, saya berharap lebih memperjelas pengalaman nyata saya dalam mengajar prakarya dengan aspek rekayasa, dan materi membuat alat penjernih air sederhana.

Tahap yang dilakukan saat ini adalah pelatihan implementasi kurikulum 2013 bagi guru sasaran tambahan tahun 2013. Guru sasaran pelatihan ini adalah guru mata pelajaran IPA, IPS, Matematika, Prakarya, PKN, Seni Budaya, PJOK, Bahasa Indonesia, Bahasa Indonesia SMP.

Senang sekali bisa bertemu dengan teman-teman guru di Jakarta. Ada beberapa diantaranya saya sudah kenal lama. Kami seperti berada dalam kegiatan reuni alumni IKIP Jakarta/UNJ. Ketika sesi foto dilakukan setelah acara pembukaan, guru-guru yang hadir nampak ceria dan bersemangat.

Usai acara pembukaan, teman-teman guru mengikuti tes awal atau pretest di ruangan yang sudah disiapkan oleh panitia. Sedangkan para fasilitator dikumpulkan di ruang khusus panitia untuk mendapatkan pengarahan dari penanggung jawab akademis.

Ada pengalaman baru saya dapatkan. Saya bertemu dengan orang-orang hebat yang menguasai ilmunya masing-masing. Saya menjadi tahu bagaimana teman-teman fasilitator berbagi tugas. Di pertemuan itu, kami saling melengkapi dan memberikan masukan agar para peserta terlayani dengan baik.

Setelah berkumpul di ruang panitia, teman-teman fasilitator langsung ke ruang kelasnya masing-masing. Saya diajak menuju ruang belajar prakarya. Di tempat itu, teman-teman guru sedang asyik melakukan tes awal atau pre test. Saya ditemani oleh ibu Elita Burhanudin dan Pak Sigit Purnomo.

Kami saling berkenalan dengan para peserta. Cair sekali suasananya, sebab beberapa orang guru sudah saya kenal dengan baik. Benar-benar terasa reuni suasananya. Kami saling berbagi tugas, dan membagi kelompok kerja. Alhamdulillah, terbentuk 4 kelompok yang terdiri dari kelompok kerajinan, budidaya, rekayasa, dan pengolahan. Ada 32 orang guru hadir dan siap menerima materi pelatihan implementasi kurikulum 2013.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com

Pelatihan Manajemen Sekolah Unggul dan Modern

13807041461150601143

Sekolah unggul dan modern tentu menjadi impian kita semua. Di dalamnya ada orang tua, guru dan murid yang saling berkolaborasi. Semua itu tentu dipicu oleh budaya sekolah yang eksis dan tetap dipertahankan. Jadi bukan karena banyaknya fasilitas dan kekayaan yang dimiliki sekolah tersebut.

Sekolah unggul dan modern memerlukan manajemen yang handal. Di bawah kepemimpinan manajer yang kuat keteladanannya, sekolah itu terus melahirkan prestasi dan menjadi buah bibir di mata masyarakat.

Dengan menyadari hal di atas, kami akan mengadakan acara:

 

Workshop Manejemen Sekolah Unggul dan Modern

 

Praktik mengajar di kurikulum 2013

IGI BEKASI BEKERJASAMA DENGAN GURU BLOGGER INDONESIA MENGADAKAN KEGIATAN WORKSHOP “MANAJEMEN SEKOLAH UNGGUL DAN MODERN” PADA:
HARI/TANGGAL: MINGGU, 27 OKTOBER 2013WAKTU: PUKUL 08.00 – 16.00 WIB

 

Pembicara:

Dr. Sony Teguh Trilaksono (Kabid Pendidikan KOI)

 

13807039661501129632
Sony Teguh Trilaksono

 

Drs. Dedi Dwitagama, M.Si (Pemenang Guraru Award 2012)

 

13807040081026553637
Dedi Dwitagama

 

Agus Sampurno (Pemenang Guraru Award 2011)

 

13807040391634536326
Agus Sampurno

 

TEMPAT :

KEDIAMAN PAK SONY TEGUH TRILAKSONO,

JL. RAYA KODAU V NO. 4 Jatimakmur, Pondok Gede, KOTA BEKASI

BIAYA : Rp. 50.000,- (Lima puluh ribu rupiah) untuk konsumsi, spanduk, kesekretariatan, dan sertifikat

Peserta: Terbatas hanya untuk 50 orang guru dan pemerhati pendidikan

PENDAFTARAN:

Omjay hp. 08159155515, atau Dahli Ahmad hp. 08128884773

 

Ponsel cerdas LG G2, benarkah ponsel tercepat saat ini ?

“Benarkah LG G2 Ponsel tercepat saat ini ?”

LG G2 ponsel tercepat
LG G2 ponsel tercepat

Tulisan di koran Tempo ini benar-benar mengusikku. Meskipun kapasitas baterenya masih dibawah Samsung Galaxy Note 3, tapi kapasitas sebesar 3.000 mAh ternyata sudah cukup membuat ponsel ini tahan hidup selama 24 jam. Benarkah?

Note 3 mempunyai kapasitas batere sebesar 3.200 mAh, tapi ternyata justru LG G2 yang berkapasitas 3.000 mAh lebih awet penggunaan baterenya. Koran Tempo mengulas kelebihan LG G2 adalah prosesornya yang canggih dan paling modern, sehingga mampu menghemat penggunaan sumber daya listriknya. Inilah penggunaan prosesor canggih yang benar-benar ramah lingkungan.

Mari kita lihat beberapa spesifikasi penting dari LG G2 di bawah ini.

Operating Frequency GSM 850 / 900 / 1800 / 1900,  HSDPA
Display Type Full HD LCD LG made
Display Size 1920×1080 pixels, 5 inches
Operating System Android Jelly Bean 4.2
Back Camera 13MP
Front Camera 2.1 MP
CPU quad-core 2.3GHz Qualcomm Snapdragon 800 processor
RAM 2GB
USB microUSB v2.0
Kualitas Video Player Full HD Playback 60fps
FM Yes
Sound Loud Speaker, 3.5mm Audio Jack
LG G2 dengan spesifikasi dahsyat
LG G2 dengan spesifikasi dahsyat

Dari spesifikasi di atas, maka selain penggunaan prosesor ber otak empat, patut diacungi jempol adalah kemampuan merekam video dengan kualitas full HD dan nilainya mampu sampai ke angka 60 frame per second (60 fps). Sangat jarang sebuah ponsel mempunyai kemampuan seperti ini. Berdasar pengujian yang dilaporkan oleh koran Tempo, kemampuan prosesor terbaru ini juga sangat mumpuni dalam hal kecepatannya. 

Prosesor quad-core 2.3GHz Qualcomm Snapdragon 800 bahkan melampaui kehebatan dari Samsung Galaxy S4, padahal S4 yang memakai 2 x quad core, adalah prosesor tercanggih saat ini. LG G2 telah membuktikan bahwa prosesor quad corenya mampu membuat terobosan yang luar biasa. Saat ini masalah pelik pada pemilik ponsel cerdas adalah pada penggunaan batere yang boros. Masih terus dicari ponsel berkelas dengan teknologi yang sudah hemat batere.

Pengalaman memakai Samsung Galaxy SII dan iPhone 4/5, baik memakai OS/iOS lama ataupun sudah memakai OS/iOS baru, menunjukkan bahwa ponsel cerdas itu masih sangat boros batere. Dengan munculnya ponsel kelas atas G2 dari LG ini, maka pasti persaingan di bidang manajemen batere akan makin sengit.

Kayaknya harus ke mall nih, lihat seperti apa wujud LG G2 ini.

tombol inovasi LG G2
tombol inovasi LG G2

+++

Sumber gambar dari koran Tempo dan Situs LG

BBM untuk Android dan iOS tanda bubarnya BB ?

Mencari BBM for Android dan iOS7 ?

Beberapa saat setelah BBM diluncurkan untuk OS Android dan iOS7, ternyata tanggapan masyarakat sangat antusias. Bahkan sebelum resmi diluncurkan, sudah banyak beredar aplikasi yang sepintas seperti aplikasi BBM yang ditunggu. Beberapa situs tidak resmi Android sudah lebih dulu mengeluarkan aplikasi BBM dengan nama yang beragam. Demikian juga di iOS7 sudah ada aplikasi bukan BBM yang terlanjur diunduh dan diinstall. Selesai diinstall baru mereka sadar salah unduh dan akhirnya marah-marah dengan bahasa Indonesia yang khas.

BES10 Client 1

Pada situs blackberry sendiri sebenarnya sudah ada opsi untuk melakukan unduh aplikasi BBM yang paling aman, tapi minat masyarakaty yang begitu besar membuat apa saja yang terlihat seperti BBM dikejar. Membludaknya peminat aplikasi BBM untuk ponsel non BB ini sebenarnya sudah diprediksi oleh Blackberry, sayangnya antisipasi yang dilakukan tidak semulus perencanaan mereka. PHK besar-besaran yang terjadi di perusahaan pembuat BB ini mungkin menjadi salah satu sebab tidak lancarnya pelayanan unduhan aplikasi BBM maupun pelayanan bagi pengguna BBM yang langsung melonjak drastis.

BBM for Android 1

Saat ini layanan BBM untuk para pengguna iOS7 ataupun Android masih belum lancar. Beberapa teman sudah sempat memakainya untuk berkomunikasi dengan group BBM yang isinya para pengguna BB asli atau BBM yang berjalan di perangkat BB dan bukan yang jalan di perangkat non BB. Aku sendiri masih belum bisa menjalankan aplikasi BBM, baik di Android maupun di iOS7.

Beberapa teman juga sudah mulai tidak sabar dengan kondisi ini. Mereka tampak sudah ingin segera memakai sebuah ponsel dalam kehidupan mereka. Saat ini kebanyakan teman-temanku mempunyai dua ponsel yang selalu ditenteng kemana-mana. Ada yang memakai BB sebagai ponsel utama dan ada juga yang memakai BB sebagai ponsel pendamping.

“Kenapa punya BB dan iPhone mas?”, kata temanku ketika melihat temanku yang lain menenteng dua ponsel dan salah satu ponselnya jarang dipakai.

“BB ini untuk kerja mas, jadi harus menemaniku kemana-mana”, jawab temanku mantap

“Terus yang iPhone itu untuk apa? Kok di kantong celana terus? Kapan dipakainya?”

“Hahahaha… ini untuk motret kalau nanti kita sudah sampai lokasi batu Alien”

“Selain dipakai untuk motret, iPhone itu dipakai untuk apa lagi?”

“Ya sebagian besar dipakai untuk motret sih, lainnya tidak begitu sering”

“Kenapa?”

“Hmmm…. karena malas bawa SLR yang gede dan berat mas. Dengan ponsel ini dan untuk pemotretan di ruang terbuka seoerti ini hasilnya tidak beda jauh, bahkan pakai ponsel kadang lebih artistik hasilnya”

“Jadi bawa dua ponsel yang satu untuk alat komunikasi dan satunya untuk alat poto?”

Kita semua, rombongan yang sama-sama menikmati keindahan lava tour di Merapi tertawa mendengar dialog serius dan santai dari dua teman kita. Sementara itu ada juga yang tertawa kecut mengikuti dialog itu. Selidik punya selidik, ternyata kawanku itu lebih sering memakai iPhone dibanding memakai BB. Bahkan sampai menjelang BBM for Android dan iOS7 diluncurkan, dia tetap hanya memakai BB untuk melakukan komunikasi dengan kawan-kawannya di aplikasi BBM.

“Pernah gak memakai BB untuk aplikasi selain BBM?”, tanya temanku penasaran

“Hehehe… lebih sering masuk kantong mas kalau tidak dipakai untuk BBM-an”

“Jadi kenapa dulu memakai BB? Sok gaya, sok elit atau gimana?”

“Hahahaha… jangan terlalu serius menuduh gitu donk. Kawan-kawan bisnisku semua memakai aplikasi BBM, jadi aku harus punya BB untuk berkomunikasi dengan mereka.”

“Kok mahal-mahal hanya dipakai untuk BBM saja? Bukankah harga BB Z10 setara dengan harga iPhone5?”

“Yah begitulah mas. Untuk dunia arsitek, lebih nyaman komunikasi lewat BBM dibanding lewat socmed lainnya”

“Pada bagian mana BBM lebih sakti dibanding socmed lainnya?”

“Begini mas. Di Socmed selain BBM, kadang antara gamnbar dan text jadi satu, sehingga setiap diskusi tentang sebuah gambar, aku harus scroll lagi ke atas dan itu membuang energi. Pada aplikasi BBM diskusi text base dan picture base berbeda ruangan, sehinga kalau pas membahas gambar teknis, kita bisa fokus pada gambar itu tanpa terganggu obrolan yang nyelonong tidak sesuai subyek”

“Gitu ya?”

“Pengguna ponsel cerdas di Indonesia ada sekitar 30 juta orang dan 40% di antaranya memakai BB, meskipun tidak semua pengguna BB loyal pada merk itu, tetapi itu angka yang besar mas. Jadi bagi para pecinta diskusi gambar secara lebih fokus pasti memilih BB untuk andalan komunikasi mereka”

“Yang seperti itu ada berapa persen mas?”

“Wah itu pertanyaan yang tidak bisa dijawab”

“Kenapa?”

“Nggak ada datanya!”

Aku jadi ingat kisah aplikasi “Pintails Social Media Marketplace” ketika berjuang melawan para programer dunia, berlomba di AngelHack Silicon ValleySan Fransisco, Amerika Serikat mewakili negara Indonesia. Aplikasi PINTAILS yang menarik ini berjalan dibawah sistem operasi Blackberry, sedangkan platform BB sudah tidak populer lagi di Amerika. Mereka lebih akrab dengan ponsel besutan Apple atau Android.

Mungkin aplikasi itu kalah bukan karena berjalan pada platform BB, tapi mungkin itu menunjukkan bahwa platform BB sudah masanya untuk undur diri kalau masih tetap seperti saat ini. Perubahan mendasar yang dilakukan untuk melahirkan BB seri 10 ternyata sangat tidak menggembirakan. BB Z10 jatuh bebas dan hanya dihargai separuh dari harga normal. Para pemakai BB masih lebih suka memakai BB versi lama (OS 7.xx) dibanding memakai OS 10 yang berbeda jauh tetapi tidak terlihat peningkatan yang signifikan. bahkan beberapa aplikasi yang jalan dengan baik di OS 7.xx baru beberapa saat kemudian muncul di BB 10. Tertundanya launching BB 10 juga membuat BB kehilangan momentum, seperti juga saat ini.

13801157621398135537
BBM for iPhone

Tidak mulusnya peluncuran BBM for Android dan iOS7 bisa jadi merupakan lonceng kematian terakhir dari BB, setelah sebelumnya sudah dibunyikan lonceng kematian awal BB pada Rabu 3 Oktober tahun 2012. Sistem yang sama sekali berbeda dengan sistem pendahulunya membuat pengguna BB lama merasa kagok dan malas berpindah ke BB versi baru. Akibatnya saham BB terus turun tanpa bisa dikendalikan lagi. Arogan versi BB sudah diduga banyak pengamat akan memakan tuannya sendiri, bahkan sampai menjelang ajalpun BB masih juga belum banyak berubah arogansinya.

Munculnya banyak socmed pesaing BBM membuat kedudukan BB makin goyah dan perlu penanganan yang lebih serius dan rendah hati dari pihak pemilik BB mayoritas. Saatnya menyerahkan perusahaan ini pada nakhoda yang benar dan mungkin BB masih tertolong. Pemikiran adanya BBM for Android dan iOS7 mungkin sebuah terobosan yang bagus, tapi kalau prosesnya membuat pengunduhnya kecewa, maka bisa jadi inilah keputusan menggali kubur sendiri yang dipercepat.

Mungkin saya salah, tapi syukur kalau saya memang salah, jadi BB masih bisa bersaing dengan iOS atau Android. Kalau saya ternyata benar, maka BB terpaksa harus merelakan perombakan lebih total tidak hanya pada ujud ponselnya tetapi lebih kepada manajemennya. Tinggalkan kecongkakan dan dengarkan suara pelanggan, itu lebih bijak kayaknya.

Salam sehati.

BBM under Android and iOS7

BBM under Android and iOS7

Yang baru di iOS7

“Apa saja yang baru di iOS7 mas?”

“Aku unduh dulu ya mas. Ini masih belum ada waktu untuk unduh file itu”, jawabku.

Kesempatan unduh file update ke iOS7 akhirnya datang dan akupun langsung mengunduhnya. Sebelum unduh file update iOS7, ternyata kita diwajibkan untuk unduh aplikasi iTunes terbaru. Begitu unduh dan install iTunes selesai, maka munculah pemberitahuan tentang adanya iOS7 yang bisa diunduh secara langsung. Tidak tunggu lama, akupun langsung klik download dan …. hadeh ! Ternyata ukuran filenya sekitar 1,25 GB. Whatssss?

Baru sekali ini aku mengunduh file seukuran itu, mau sampai kapan ya unduhnya (?). Kubuka status teman-teman yang gagal unduh karena jaringan lelet. Ada juga yang sudah sukses unduh setelah memakan waktu 4 jam. Intinya mereka harus berjuang keras untuk proses update ke iOS7. Bismillah, aku sudah bertekad untuk memperbarui iOS 6.xx yang sangat boros battery, jadi kesempatan update ini jangan dilewatkan, meskipun harus mengunduh file sebesar 1.25 GB.

unduh iOS7
unduh iOS7

Dengan pandangan tak percaya kulihat proses unduh file sebesar 1.2 GB. Tampilan monitor menunjukkan bahwa proses unduh akan selesai dalam waktu beberapa menit saja. Wow… apa yang terjadi nih. Setengah tidak percaya akupun melanjutkan pekerjaanku sambil menunggu proses unduh iOS7 selesai. Ternyata apa yang tertera di layar monitor tidak salah, dalam waktu beberapa menit saja proses unduhan itu selesai. Wow kereeen !:-)

Tampilan Home iOS7
Tampilan Home iOS7

Kulihat tampilan iPhone jadi beda dan ketika aku mulai menyapukan jari di iPhone, maka langsung terasa kalau iOS7 ini keren banget. Sangat simpel dan berkelas. Inilah beberapa kelebihan yang langsung terasa ketika memakai iOS7.

Camera disempurnakan dengan adanya tambahan filter. Bagi pengguna Android mungkin hal ini tidak menjadi suatu yang istimewa, tapi bagi pengguna iPhone, maka fasilitas ini lumayan membantu menciptakan efek foto sederhana yang cepat (instan).

 

Camera iOS7
Camera iOS7

Kalau jari disapukan pada layar “home”, maka akan langsung muncul Control Center. Tampilannya lumayan segar dengan mode transparant. Control center akan memuat setelan Wifi, Bluetooth, kecerahan layar hingga lampu senter.

Control Centre iOS7
Control Centre iOS7

Pada tampilan di atas terlihat ada aplikasi Air Drop. Fungsinya adalah untuk memudahkan pertukaran file dari iPhone ke iPad. Seberapa mudahnya, aku harus menunggu setelah iPad diserahkan padaku, baru aku bisa membuktikannya.

Kalau kita coba jalankan browser bawaan iOS, Safari, maka terlihat tampilannya juga lebih minimalis dan bersih, sehingga nyaman digunakan di layar smart phone. Belum lagi adanya faslitas multitasking, pasti berselancar akan menjadi makin mudah. Pertanyaannya adalah apakah kemudahan ini akan dibayar dengan borosnya batere, tentu masih menjadi PR bagi produsen Apple. Seperti kita tahu, iPhone5 ternyata sangat boros baterenya.

Jangan lupa, ada juga fasilitas terbaru Apple Store yang akan melakukan pengunduhan secara otomatis bila tersedia sebuah update di apple store. Para pengguna iOS7 perlu mematikan fasilitas ini bila tidak ingin iPhone melakukan proses update aplikasi secara otomatis.

matikan auto update di iOS7
matikan auto update di iOS7

Masih ada beberapa kelebihan dari iOS7, antara lain wifi calls, find my iPhone dll, tapi perlu dicoba dulu untuk mengetahui apakah kelebihan ini memang sebuah kelebihan atau sebenarnya hanya biasa-biasa saja. Kalau iklannya sih, wifi calls yang mirip skype ini bisa melakukan panggilan telepon via jaringan wifi, tapi seberapa bersih kualitas suaranya masih perlu diuji coba dulu. Kalau ada di antara para pembaca yang pernah mencobanya, silahkan berbagi di kolom komentar.

Dari pihak Apple sendiri saat ini memang sangat konsens pada msalah security. Smartphone iPhone5S dengan iOS7 juga sudah memakai fasilitas pengenalan pemilik iPhone dengan menggunakan sidik jari. Dengan adanya aplikasi find my iPhone, maka bila iPhone5S dicuri akan sangat sulit digunakan oleh pencurinya. Isi data dari ponsel yang dicuri juga langsung bisa dihapus dengan adanya aplikasi find my iPhone.

Find my iPhone di iOS7
Find my iPhone di iOS7

Selamat mencoba. Kabari kalau ada hal-hal yang perlu dibagikan pada para pengguna iOS7. Terima kasih dan Salam sehati

+++

Ditulis juga di blog pribadi

Review Film “Planes”

1240275_574450195944905_948129110_n

Hari Minggu (8/9) silam, saya bersama istri dan anak-anak menonton film “Planes” di XXI Mal Lippo Cikarang. Rizky dan Alya, kedua anak saya memang “mengincar” film ini sejak melihat Trailer-nya di Disney Channel Indovision. Alhasil, seusai Rizky mengikuti kursus bahasa Inggris, kami bergegas menuju Mal Lippo Cikarang untuk menonton film ini pada pertunjukan pukul 14.30 siang.

Film dibuka dengan semangat Dusty Cropphopper (suaranya diisi oleh Dane Cook) sang pesawat pembasmi hama mungil yang memiliki impian besar untuk memenangkan perlombaan balap pesawat terbang melintasi dunia. Sejumlah kawan mencemooh ambisi Dusty namun ia tetap menyimpan semangatnya, terlebih ia merasa kian termotivasi dan mengagumi pada sosok Skipper Riley, pesawat Veteran zaman Perang Dunia dan sudah menyelesaikan banyak misi fenomenal selama masa penugasannya.

 

893313_560006740722584_2047656918_o

Dusty yang dijuluki sang pecundang oleh kawan-kawannya akhirnya mendaftarkan diri pada kompetisi bergengsi tersebut. Dusty akhirnya memiliki kesempatan untuk mengikuti lomba itu yang terjadi “secara kebetulan”karena ia naik peringkat ke peringkat diatasnya karena pemenang yang menduduki peringkat tersebut berlaku curang. Tentu saja kesempatan ini segera dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh Dusty. Ia pun memohon bantuan Skipper Riley (Stacy Keach) untuk membimbingnya.

792226_563322347057690_920926021_o

Pertarungan menjelajahi dunia ini berlangsung seru dan menegangkan. Ripslinger,sang juara bertahan dan menjadi tokoh antogonis ini berusaha keras untuk menjegal laju Dusty yang secara tak terduga mampu merangsek hingga ke posisi teratas klasemen. Pada pertandingan ini, Dusty berkenalan dengan sejumlah tokoh lain seperti El Chupacabra dari Mexico yang memiliki gaya kocak “narsis overdosis”, Rossele (suaranya diisi oleh Julia Louis-Dreyfus) pesawat asal Kanada dengan logat Perancis yang kental, Bulldog pesawat asal Inggris yang terkesan arogan, serta pesawat anggun nan cantik Ishani (diisi suaranya oleh Priyanka Chopra, Miss World tahun 2000).

1115929_560007430722515_1419568689_o

Bagi anda yang pernah menyaksikan film “Cars” & “Cars-2″, film ini memang sepertinya menyajikan nuansa serupa. Pesawat-pesawat yang bisa berbicara, bahkan berlaku genit dan menggelikan, kita bisa saksikan pada film “Cars” dimana mobil-mobil memiliki tingkah laku yang sama. Yang membedakan adalah, film ini lebih menyajikan sentuhan “rasa” global dimana sajian pemandangan indah, eksotis dan beragam dari negara-negara yang dijelajahi oleh pesawat-pesawat ini sungguh memberikan pengalaman menonton yang berbeda.

Film-film animasi Disney memang senantiasa menyajikan gambar-gambar yang menakjubkan, termasuk dalam film ini. Keindahan India, Nepal, China digambarkan dengan apik, termasuk juga ganasnya Samudera Pasifik yang nyaris menenggelamkan Dusty tersaji dalam visualisasi yang memukau. Aksi-aksi konyol El Chupacabra dalam merayu Rosella serta penerbangan yang penuh romantisme Dusty dan Ishani diiringi lagu India yang melenakan sungguh memberikan nilai lebih pada film yang berdurasi 91 menit ini. Bagi saya aksi yang cukup menonjol adalah Ishani dimana Priyanka Chopra mampu menghidupkan sosok pesawat anggun ini, juga aksi si Dottie (suaranya dibawakan oleh Terri Hatcher) sang mekanik forklift yang bawel namun penuh perhatian pada Dusty.

Gagasan cerita yang dipersembahkan memang nyaris klise, dimana sang pecundang akhirnya bisa meraih kemenangan yang diimpikan, namun film ini tetap menyisipkan pesan moral yang bermanfaat, khususnya buat anak-anak termasuk kita semua yang menontonnya bahwa betapapun berat dan kerasnya perjuangan meraih impian semuanya akan memberikan hikmah terbaik dan bermuara pada kebahagiaan sejati.

Kenapa Yang Komentar Kebanyakan Tukang Obat ?

backlinkSalah seorang tokoh Blogger Bekasi, Mbak Irma Senja, dalam salah satu postingannya mempertanyakan kenapa yang komentar kebanyakan tukang obat? Begitu membaca komentar tersebut sayapun tersenyum dan teringat rencana untuk membuat postingan khusus mengenai hal itu. Saya bermaksud membuat postingan tersendiri karena dalam hampir semua postingan saya di bloggerbekasi.com juga selalu dipenuhi komentator seperti tukang obat dan sejenisnya. Namun karena (sok) sibuk, saya pun lupa untuk menuliskannya.

Sebenarnya memberikan komentar pada suatu postingan adalah hal yang wajar bahkan ditunggu-tunggu oleh si penulis. Dengan adanya komentar yang masuk berarti postingan dibaca orang dan mendapatkan perhatian. Disinilah sebenarnya kelebihan sebuah blog, ada interaksi antara penulis dan pembaca. Dalam bahasa pergaulan, bisa terjalin silahtirahmi antar sesama blogger. Berkomentar bisa menjadi cara yang paling ampuh untuk menunjukkan rasa saling toleran antar sesama blogger, meskipun dibalik semuanya itu terselip sebuah maksud dan tujuan lain.. yakni mendapat umpan balik atau dalam bahasa gaulnya LinkBack atau Backlink.

Nach disinilah pokok masalahnya. Ketika saya perhatikan dari komentar-komentar yang masuk, yang menurut mbak Irma kebanayakn tukang obat, tampaknya lebih untuk mencari backlink agar blog atau website bisa tetap nangkring di halaman-halaman depan Google. Para komentator tampaknya ingin mempraktikkan ilmu SEO yang didapatnya dan melihat bloggerbekasi.com sebagai tempat ideal untuk menaruh backlink. Kenapa bloggerbekasi.com dibilang ideal? Karena trafficnya lumayan tinggi dan bloggernya pun aktif di ranah blogosphere serta kopdar-kopdar offline.

Lalu kenapa komentatornya kebanyakan tukang obat? Jawaban pertama, saya tidak mempunyai jawaban pasti yang didukung oleh data statistik, namun dari pengamatan sepintas (cmiiw), hal tersebut tidak terlepas dari aktifnya para pengusaha di Bekasi untuk memanfaatkan internet guna mempromosikan usahanya, yach salah satu atau duanya lewat penerapan teknik SEO.

Jawaban kedua, ternyata blogger bekasi sendiri jarang nengok blog kroyokan Beblog dan kalaupun mampir cuma sekedar lewat. Entah karena postingannya kurang menarik atau postingannya terlalu serius atau takut dibilang komentarnya ngawur sehingga kalaupun mau berkomentar lebih memilih anonim… (silahkan komentar jika tidak sependapat dan silahkan juga berkomentar jika sependapat).

Lalu apakah saya keberatan jika postingan saya dikunjungi komentator yang bermaksud untuk sekedar menaruh backlink? Sejauh komentarnya masih wajar, saya tidak merassa keberatan. Ya hitung-hitung beramal dengan memberi backlink. Makin banyak yang menaruh backlink di postingan saya, makin banyak amal ibadah saya (ha ha ha).

O ya … sebelum mengakhir postingan yang gak penting ini, perkenankan saya untuk memberikan 3 buah saran dalam berkomentar di suatu postingan blog, yaitu sebagai berikut:

– Berikan komentar sesuai topik dengan cerdas. Hal ini penting karena pengunjung lain akan melihat kualitas anda dan pengunjung lain akan mengklik backlink jika merasa link yang anda berikan bisa menjawab keingintahuan mereka.

– Hindari komentar SPAM dan penuh pamrih apalagi menghina.

– Hormati penulis blog atau admin dengan tidak meminta atau menyuruh kunjungan balik atau follow.

Demikian, semoga bermanfaat.