Blogger Asean, kenapa tidak?

“Pesta Blogger di Indonesia adalah pesta para blogger terbesar di dunia”, begitu ucap Kang Pepih mengawali paparannya tentang Blogger Asean yang membuat hadirin sedikit terhenyak. Kalau PB sudah jadi event terbesar para blogger, apa jadinya kalau dibuat PB Asean?

Model penampilan Kang Pepih yang berbeda dengan penampilan presenter sebelumnya membuat suasana yang tadinya adem ayem menjadi hidup dan penuh gairah. Data sangat sederhana yang dipaparkan Kang Pepih di layar membuat audiens merasa ikut memahami apa yang akan disampaikan olah presenter.

Dalam teori presentasi, memang yang namanya meja atau benda apapun yang terletak di depan pembicara adalah pembatas komunikasi antara pembicara dan audiens dan kang Pepih telah menyikapinya dengan tampil berdiri tanpa ada batas dengan penonton.

Apa yang disampaikan oleh Kang Pepih hanya diwakili oleh 5 (lima) buah slide sederhana dengan huruf yang besar-besar, sehingga tidak hanya terlihat tapi juga terbaca oleh semua audiens.

Peran serta para blogger di tingkat Asean disampaikan oleh Kang Pepih secara lugas dan disertai beberapa contoh sederhana. Alangkah indahnya kalau para hadirin ataupun pembaca blog ini tertantang dan membuat komunitas Bloggar Asean yang tentu kalau dikelola dengan baik akan menjadi sebuah kekuatan jurnalisme yang sangat diperhitungkan.

Bandingkan dengan kekuatan Blogger Bekasi yang tadinya tidak terdengar kemana-mana. Tahun lalu bahkan tidak pernah terdengar kalimat blogger bekasi, tetapi begitu sukses membentuk sebuah komunitas dan kemudian sukses pula menyelenggarakan acara nasional berupa temu blogger, maka nama Blogger Bekasi tiba-tiba melejit dan masuk dalam komunitas besar di Indonesia.

Ada peran Ibote dan Sebuai dalam hal melejitnya Blogger Bekasi dan kali ini dua nama itu juga muncul dalam ajang Seminar membahas Komunitas Blogger Asean ini. Akankah pak Aris HU, ketua Blogegr Bekasi, tertarik juga untuk membentuk komunitas Blogger Asean? Tentu waktu yang akan membuktikan.

Acara seminar yang lengkapnya berjudul “Seminar Piagam Asean dan Pembentukan Komunitas Asean 2015 serta Kerja Sama Antar Kawasan” ini dimulai sesuai jadwal dan dipandu oleh Blogger Montok BeBlog Mas Amril TG. Penampilan blogger montok sebagai moderator ini membuat acara bisa mengalir dengan baik.

Semua pertanyaan bisa dijawab dengan baik dan terlihat peran nara sumber yang sangat memadai di forum ini. Pertanyaan kenapa justru Timor Leste tidak masuk kelompok 10 negara di Asean ternyata dapat dijawab dengan jelas dan baik oleh para nara sumber.

Untuk kali lain, mungkin akan lebih menarik bila nara sumber ini hanya berperan saja sebagai nara sumber, sedangkan presentasi dilakukan oleh blogger yang menguasai hal ini. Di awal acara, sebelum kang Pepih tampil, maka acara ini terlihat sangat jauh dari dunia blogger. Terlihat para aktifis Ibote yang duduk manis dan kadang-kadang ngeloyor ke kamar mandi daripada terkantuk-kantuk mendengarkan paparan dari para nara sumber yang terlalu detil.

Pertanyaan pak Rawi, mewakili para pebisnis klas UKM yang siap ekspansi ke negara-negara Asean juga dapat dijawab dengan cukup baik, meskipun kalau ingin jawaban yang lebih detil harus mengadakan acara seminar sendiri khusus membahas pilar ekonomi di Asean.

Kalau dilihat manfaat dari acara ini tentu banyak. Minimal bertemulah para blogger Bekasi yang terdiri dari beberapa komunitas yang tadinya mungkin tidak akan bertemu kalau tidak ada acara ini.

Sebut saja komunitas Cikarang, diwakili oleh Presiden Komunitas Pak Ceppi dan beberapa anggotanya (termasuk pak Amril TG yang kali ini bertindak sebagai moderator). Ada juga komunitas Bengawan, sekaligus komunitas DeBlogger Ardiansyah Sragen, Kompasiana dan masih banyak lagi teman-teman dari komunitas blogger yang hari ini bisa bertemu karena acara ini.

“Ya ampun ini rupanya yang namanya mas Eko Eshape itu ya?”, begitu kata seorang blogger ketika ngobrol denganku. Rupanya aku terlalu sering online dan kurang offline sehingga jarang yang kenal dengan wajahku kalau tidak kukenalkan.

Manfaat lain adalah terbukanya silaturahmi antara blogger senior dengan blogger muda yang masih belum lulus SLTA. Pembicaraan dua generasi ini sangat menarik untuk disimak.

“Cita-citanya apa mas kalau sudah lulus SMA?”

“Ya kuliah mas. Mau ngambil jurusan TI tapi orang tua suka aku kuliah di jurusan lain”

“Sudah bisa nyari duit belum?”

“Belum, masih minta orang tua”

“Aku juga ngajar di SLTA dan kuminta orang tua murid untuk tidak memberi uang saku pada anak-anaknya. Biarkan mereka mencari uang sendiri. Sekecil apapun uang yang didapat akan lebih bermakna dibanding menerima uang dari orang tua”

“……”

“Aku kalau ngajari teori konsinyasi atau saham pasti muridku akan mudah lupa, tapi kalau kuajari dengan ACTION nyata, maka mereka jadi bisa tidak mudah lupa dengan istilah-istilah itu, karena mereka melakukannya”

“….”

Aku dan pendengar lain menyimak dialog itu dengan penuh perhatian. Sebuah dialog lancar yang berbeda generasi dan kelihatannya dipahami oleh Sang yunior.

Dialog ini muncul dalam acara makan siang di meja yang menyatukan beberapa peserta yang tadinya tidak saling mengenal. Di Meja lain yang pesertanya saling mengenal, maka canda tawa sudah tak tertahankan lagi. Semua larut dalam keceriaan yang seperti tak berujung.

Waktu jua yang akhirnya memisahkan para audiens. Merekapun pulang dengan membawa hikmah masing-masing terhadap acara ini.

+++

Nggak ada loe nggak Rame
Nggak ada loe nggak Rame

Nggak ada Loe nggak Rame deh…!:-)

Nggak narsis artinya bukan Blogger
Nggak narsis artinya bukan Blogger

Nggak narsis artinya bukan Blogger

Admin Kompasiana ketemu Admin Citography
Admin Kompasiana ketemu Admin Citography

Admin Kompasiana ketemu Admin Citography (foto kiriman pak Ceppi Presiden Blogger Cikarang)

Mau jadi penggemar Blogger Asean? Klik saja disini

Undangan Kopdar dari Kemenlu dan Be-Blog

Sebuah berita gembira bagi Komunitas Blogger Bekasi (be-Blog), Direktorat Jenderal Kerjasama ASEAN, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu RI) melirik be-Blog untuk ikut menyebarluaskan capaian proses diplomasi antar bangsa, khususnya kerjasama negara-negara di Asia Tenggara yang dikenal dengan nama Association of Southeast Asia Nations atau ASEAN.

“Lho apa hubungannya blogger dengan politik luar negeri dan hubungan antarnegara? Bukankah masalah ASEAN itu domainnya Kemenlu?”

“Benar, selama ini terdapat persepsi bahwa ASEAN adalah organisasi yang cenderung bersifat eksklusif dan elitis di kalangan pemerintah. Karenanya perlu diupayakan langkah-langkah yang memperlihatkan bahwa tidak benar pandangan yang menyatakan politik dan hubungan luar negeri merupakan domain pemerintah, c.q Kemenlu semata. Bagaimanapun masyarakat luas perlu terlibat karena pada akhirnya yang memperoleh dampak dari kerjasama ASEAN adalah masyarakat itu sendiri. Jangan sampai ketika suatu kesepakatan dilaksanakan, masyarakat baru tahu dan tidak merasa dilibatkan”

“Contohnya seperti ramai-ramai saat akan dilaksanakannya perjanjian perdagangan bebas ASEAN-China ?”

“Iya, itu salah satunya. Banyak hal lain yang perlu disampaikan terkait perkembangan di ASEAN, khususnya sejak disepakatinya Piagam ASEAN pada bulan Desember 2008. Apalagi pada tahun 2015 ditargetkan pembentukan Komunitas ASEAN yang didasarkan pada tiga pilar: politik-keamanan, ekonomi dan sosial-budaya”

Untuk itu guna meningkatkan kesadaran mengenai ASEAN (ASEAN Awareness), blogger memiliki peran, baik individu ataupun lewat komunitas, untuk menyebarluaskan informasi mengenai ASEAN secara efektif. Blogger memiliki emampuan menyampaikan informasi secara referal, global dan aktual menjadi keunggulan utama blog sebagai “new media”.

Setiap kabar dan informasi yang disampaikan melalui blog akan menjadi referensi berharga, tidak hanya terbatas pada pembaca blog bersangkutan tapi juga bagi masyarakat secara keseluruhan. Pesan dan informasi yang diberikan dapat menjadi rujukan berarti bagi rencana aksi selanjutnya. Dengan mewartakan berbagai hal yang terjadi di sekitar kita, penulisan di blog dan jejaring sosial media lainnya menjadikan blog dan sosial media sebagai “suara baru” dengan spirit egaliter didalamnya yang memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Lalu siapa saja pembicaranya?”

“Tentunya yang akan menyampaikan informasi perkembangan di ASEAN adalah pejabat Kemenlu sendiri. Sementara pembicara dari blogger adalah Kang Pepih Nugraha, yang juga administrator Kompasiana. Kang Pepih akan memaparkan mengenai pandangan blogger mengenai ASEAN dan peran blogger dalam pembentukan Komunitas ASEAN 2015 ”.

“Terus kalau bukan blogger atau baru mau jadi blogger boleh hadir?” Silahkan. Kan tidak harus nunggu jadi blogger dulu untuk hadir. Anda bisa hadir untuk menyimak informasi dan juga bertanya tentang hal yang terkait dengan kegiatan anda. Misalnya jika anda seorang calon pengusaha, anda bisa bertanya mengenai pengaruh kerjasama ASEAN bagi usaha anda.

“Terus kapan dan dimana acaranya?

“kalau mau tahu, baca dech undangannya dibawah ini”

Dalam rangka sosialisasi Piagam ASEAN dan Pembentukan Komunitas ASEAN 2015, Kemenlu dan be-Blog  mengundang rekan-rekan blogger dan non-blogger di Bekasi dan sekitarnya seperti Jakarta, Bogor, Tangerang, Karawang,  untuk hadir pada kegiatan yang akan diselenggarakan pada:

Hari/Tanggal    :    Sabtu, 7 Agustus 2010

Waktu                    :    09.00 s/d 13.00 WIB

Tempat                :    Ruang Krakatau Hotel Horison Bekasi, 

                                        Jl. K.H Noer Ali, Bekasi

Acara                    :   

09.00-09.20       :    Registrasi

09.20-09.30       :    Pembukaan

09.30-11.00       :    Paparan dan tanya jawab tentang Implementasi Piagam       ASEAN Menuju Komunitas ASEAN 2015 serta Kerjasama Antar Kawasan ASEAN

Pembicara:  Dirjen Kerjasama ASEAN (tbc)

Moderator:  Komunitas Blogger Bekasi

11.00-11.15       :    Coffee break

11.15-12.45       :    Paparan dan tanya jawab tentang Pandangan Blogger terhadap ASEAN dan pembentukan Komunitas ASEAN 2015

Pembicara: Pepih Nugraha / Blogger (Administrator Blog Kompasiana)

Moderator: Komunitas Blogger Bekasi

12.45                 :    Penutupan, dilanjutkan makan siang

Bagi rekan-rekan yang berminat hadir, silahkan konfirmasi lewat kolom komentar dibawah ini. Kita kumpul-kumpul kopi darat sambil menambah wawasan baru.

Salam be-Blog