Yang baru dari situs @BloggerBekasi(dot)Com di usianya yang ke 3 (tiga)

Siang ini aku bersama dua jagoan dari Bekut menghampiri rumah Mas Kika. Bukan mau mengeroyok mas Kika atau mendaftar sebagai pendukung Joko Wi, bukan pula untuk mendukung Barcelona, karena salah satu Jagoan Bekut (Bekasi Utara) adalah pendukung asli Madrid. Kita datang ke rumah boss Alurkria ini untuk melihat tampilan akhir http://bloggerbekasi.com yang sekarang mendapat sentuhan tangan dingin mas Kika.

“Apa yang membuat blog kita beda dengan blog lainnya atau apa yang sama dari blog ini dengan Kompasiana atau Detik?”, sang Jawara Bekut langsung menohok dengan pertanyaan to the point.

Mas Kika pasti juga sangat piawai kalau hanya menjawan pertanyaan seperti itu.

“Kuceritakan saja kelebihan situs blogger bekasi nantinya ya”

“Oke”

Mas Kikapun mulai menunjukkan beberapa hal yang menjadi pembeda situs ini dengan situs lainnya.

“Yang pertama, tidak ada pemindah tema (Theme switcher) pada tema yang dipakai di situs ini”

“………………”

“Kalau di blog yang lain ada sebuah fitur yang tugasnya memastikan perangkat apa yang dipakai untuk akses blog kita dan kemudian memilihkan tema yang cocok untuk perangkat kita. Misalnya kita akses memakai iPad, maka tema blog akan berubah menjadi tema untuk browser mobil”

“Terus?”

“Nah kalau situs beblog ini hanya punya satu tema, tetapi piranti apapaun yang dipakai mengakses blog kita, tampilan situs beblog tetap bagus dan tidak berubah”

“Wow keren. Terus apa lagi mas”

“Yah itu saja dulu donk, kan masih rahasia…”

“Halah, ini kan antar kita dan menurutku perbedaan beblog yang baru ini perlu disoialisasikan dulu ke para blogger”

“Sebenarnya ada satu kelemahan beblog yang lama yaitu model moderasi, padahal bukan kita penanggung jawab tulisan para blogger yang nulis di beblog. Jadi kita bebaskan saja keinginan para penulis untuk menulis, toh tulisan mereka adalah tanggung jawab mereka sendiri”

“Lho kok gitu?”

“Biarkan para pembaca yang menilai, siapakah penulis yang dicintai para pembacanya dan siapa penulis yang tulisannya jarang dibaca oleh pembaca”

“Bukankah ini akan memancing penulis bebas menulis, bahkan tentang SARA?”

“Jangan salah. Tulisan yang berbau SARA akan kita turunkan mas”

“Lho kan tanpa moderasi, tulisan tentang SARA itu sudah dibaca banyak orang baru diturunkan donk?”

“Ya benar”

“???”

“Disini memang dibutuhkan laporan dari para pembaca tentang tulisan yang tidak layak di BeBlog dan nanti admin yang akan menyelesaikan proses penurunan artikel itu. Bisa juga dari admin langsung tahu dan langsung juga menurunkan artikel itu dari beblog agar tidak dibaca lagi”

Pembicaraan sore itu akhirnya harus berakhir cepat karena ada janji ketemu dengan tim dari Nawala untuk diskusi tentang acara Ultah BeBlog dan Amprokan Blogger 2012. Sampai ketemu di ultah beblog yang ke 3 (tiga). Ingat tema kita “3 tahun Blogger Bekasi Semangat Kebersamaan dalam Harmoni Perubahan

3 th hut blogger bekasi.cdr

 

Ngabuburit bersama @BloggerBekasi dan Internet Sehat, 10 Agustus 2012

Acara ngabuburit dalam rangka pemanasan ulang tahun BeBlog, akhirnya tinggal sehari lagi. Inilah acara yang ditunggu-tunggu para pecinta internet. Disini mereka bisa berbagi ilmu seputar dunia internet yang sehat dan menyehatkan. Diskusi akan dipandu oleh panitia dengan menampilkan ahli IT dari Bekasi yang sudah kondang di dunia per-LINUX-an, mas Vavai.

Acara ini gratis terbatas, artinya hanya yang mencatatkan diri kepada panitia yang disediakan kursi. Ruangan yang dipilih memang tidak sangat luas, tapi memadai untuk diskusi dibawah seratus orang. Silahkan catat waktu pelaksanaan dan alamat penyelenggaraan acara. Catatkan diri anda segera, meskipun hanya sebagai waiting list, karena peserta sudah penuh dan hanya kalau ada yang mundur, maka peserta di daftar tunggu bisa masuk sebagai peserta.

Jumat, 10 Agustus 2012

Pukul 15.00 – 19.00

Acara : Kopdar, Workshop Internet Sehat, Buka puasa bersama, Live tweet competition (berhadiah 2 buah HP), doorprize

Tempat : RM. Katineung Bekasi lantai 4, Jl. RA Kartini no 22 (Setelah RS Bhakti Kartini)
(Dari tol Bekasi Barat, belok kiri. Lampu merah BCP belok ke kanan, ketemu lampu merah kedua, sekitar 50 M tempatnya dari perempatan itu)

Sekedar info, karena acaranya di lantai 4 dan tidak ada lift, jadi mohon disiapkan fisiknya yaa :))))) Dimohon untuk hadir tepat waktu alias ga ngaret.

UPDATE PESERTA (yang confirm) :
1 Abdul Rahman Yusuf
2 Abdul Robit
3 Agung Mulyadi
4 Analisah
5 Andriansyah
6 Anggi Kusumah
7 Anggi Yulianto
8 Ari Wibowo
9 Arifin Basyir
10 Asiah Chalid
11 Bene Waluyo
12 Bhayu Sulistiawan
13 David
14 Dede
15 Deni Ardini
16 Dewanto Purnomo
17 Eko Eshape
18 Eko June
19 Elita
20 Enjang M
21 Ety Budiharjo
22 Fiki Maulana
23 Fitta Astriyani
24 Giyat Yunianto
25 Gunung Kelir
26 Haya Aliya Zaki
27 Hazmi Srondol
28 Ilhami Gani
29 Indra
30 Irfan Rivai
31 Irfan Zj
32 Istri Kornelius
33 Ivan Prakasa
34 Kornelius
35 Linda Astuti
36 Maharani Lestari
37 Marissa
38 Maryadi Aris Munandar
39 Masim Vavai
40 Mega Dewi
41 Meyrinda nauli
42 Milang Novitasari
43 Mira Sahid
44 Muhammad Faisal
45 Muhammad Guntur
46 Nabila A
47 Nurika
48 Putri Aryani
49 Raden Ajeng
50 Raden Nabila
51 Rahmat – Bekasi Timur
52 Rawi Wahyudiono
53 Rega
54 Reza Pratama
55 Ririn
56 Risti
57 Semi Havid
58 Sheed Bientang
59 Siti Nurjannah
60 Subais
61 Sumiyati Sapriasih
62 Susi Sukaesih
63 Umi
64 Wawan Carwan
65 Wawat
66 Wirahadi
67 Wisly Wiyanto
68 Wylvera
69 Yati Rachmat
70 Yeni Farida
71 Yuliana Safitri
72 Zaenal Abidin
73 Team Internet Sehat
74 Team Internet Sehat
75 Team Internet Sehat
76 Team Internet Sehat
77 Kominfo
78 Kominfo
79 Relawan TIK Bekasi
80 Relawan TIK Bekasi
81 Relawan TIK Bekasi
82 Relawan TIK Bekasi
83 DeBlogger
84 Blogger Benteng
85 Blogger Benteng
86 Blogger Benteng
87 Blogger Benteng

Acara ini diselenggarkan atas kerja sama antara Blogger Bekasi yang akan berulang tahun di tanggal 8 September 2012 dengan Internet Sehat. Bagi panitia, acara ini sekaligus sebagai salah satu pemanasan acara ulang tahun BeBlog yang bertemakan 3 TAHUN BEBLOG, SEMANGAT KEBERSAMAAN DALAM HARMONI PERUBAHAN”

Salam sehati

internet sehat 1
internet sehat 1

 

+++

Sumber gambar dari sini

Semoga Para Guru Ini Menjadi Penulis Hebat!

1325262009492483186
Ruang utama ITCC tempat diadakannya TOT, menjelang acara di mulai

Setelah melakukan registrasi ulang, para peserta TOT ICT ini di berikan kunci kamar yang penempatannya sudah diatur oleh pihak pengelola ITCC bersama panitia. Setiap kamar diisi rata-rata 3 orang. Saya mendapat kamar 211 bertiga dengan Ketua Penyelenggara TOT,  Yulef Dian dan Omjay.

Setelah diadakan pembukaan secara sederhana pukul 11.30 yang kemudian dilanjutkan dengan makan siang pada pukul 12.00 di lantai bawah ruang utama, selanjutnya kami dipersilakan istirahat maupun sholat zuhur. Sementara acara pelatihannya sendiri akan di mulai pukul 13.00.

Saya sendiri sehabis makan dan shalat zuhur, tadinya ingin istirahat di kamar. Tapi melihat ada meja bilyard nganggur di samping ruang makan, akhirnya singgah dan bermain bilyard dengan beberapa orang guru yang nampaknya memang masih awam tentang permainan bilyard. Saya sendiri bukanlah seorang pemain yang bagus dan lagi sudah tidak pernah lagi bermain sejak 15 tahun terakhir,  namun cukup menguasai teori maupun peraturan mainnya. Maka jadilah saat itu saya sebagai pelatih dadakan para guru yang ingin mencoba bermain.

Selesai bermain sekitar setengah jam saya berhenti, lalu naik ke lantai atas yang sebenarnya lantai dasar gedung utama ITCC ini. Begitu sampai di lantai dasar bagian luar gedung utama, saya melihat teman bermain tenis meja. Kembali keinginan untuk ikut bermain tenis meja ini menggoda saya. Beruntung salah seorang diantaranya menawari saya yang saya sambut dengan antusias. Maka jadilah saya bersama Bung Vavai sang pakar Linux, Komarudin jawara Bekasi serta bung Bintang bertarung kocak pletak-pletok memukul bola pingpong tanpa aturan yang jelas, yang penting rame….. hehehe.

Sesuai jadwal yang telah disusun, pada pukul 13.00 pelatihan TOT ICT inipun di mulai. Pembicara pertama yang tampil siang itu adalah Agus Sampurno, guru Sekolah Dasar Global Bintaro , sang juara Guraru Award 2011 yang disponsori oleh Acer pada acara pesta bloger On|Of bulan lalu, dimana Omjay kompasianer yang aktif menulis di Kompasiana berhasil meraih juara dua. Agus Sampurno memberi judul Pemanfaatan TIK Untuk Pembelajaran. Diantara pemaparan materinya Agus menyatakan, bahwa saat ini guru-guru tak boleh lagi gaptek dan kalah oleh para siswanya. Materi Tehnologi Informasi dan Komunikasi sudah harus menjadi bagian keseharian guru dalam memberikan pembelajaran.

Pembicara kedua setelah Agus Sampurno adalah Dr. Sony Teguh Trilaksono, Presiden Direktur Kopindosat. Dr. Sony, trainer hebat yang sanggup memotivasi para peserta TOT hingga di akhir sesinya. Termasuk ketika dia memberikan questioner kepada seluruh peserta, hingga ada peserta yang merasa terjebak  dan tersipu malu diakhir acara.

Selesai Dr. Sony, pelatihan diistirahatkan sejenak, untuk memberikan kesempatan kepada para peserta untuk melaksanakan shalat asyar.

Setelah rehat dan shalat ashar, pukul 16.30 pelatihan dilanjutkan dengan Creative Blogging oleh Elga Yulwardian dari Indosat. Elga tak sendiri, dia didampingi seorang teman yang juga pakar di bidangnya, sehingga presentasi ini berjalan tanpa terasa hingga tuntas dan para peserta tetap bersemangat.

Selesai presentasi dari Indosat, kemudian tampil Dedi Dwitagama. Dengan gayanya yang khas kembali Dedi memukau para guru agar mahir memanfaatkan blog sebagai bagian dari pembelajaran. Dedi memotivasi para peserta untuk menulis di blog, tulis saja, tentang apa saja, terus menerus, maka sukses akan menghampiri anda! Mengapa bisa jadi? itu karena Anda mau! Agar kita tidak “menghitung hari” untuk kematian kita yang tak pernah jadi siapa-siapa.Maka jadilah seperti harimau mati meninggalkan belang, guru mati meninggalkan blog!

Selesainya Dedi memberikan presentasinya, azan magribpun bergema. Kembali pelatihan di istirahatkan untuk memberi kesempatan para peserta melaksanakan shalat magrib yang kemudian disambung dengan makan malam di cafetaria yang terletak di lantai bawah yang luas dan nyaman dengan makanan yang mengundang selera.

Sesi terakhir dari pelatihan TOT hari itu dimulai jam 20.00. Hasan Chabibie dari Pustekkom Kemdikbud yang mengelola situs rumah belajar, situsnya dapat dilihat di http://belajar.kemdiknas.go.id. Hasan memaparkan bagaimana memanfaatkan TIK di dalam pembelajaran dan memanfaatkannya bersama murid-murid di dalam kelas.

Sebagai penutup Omjay memberikan tugas kepada seluruh peserta, untuk merangkum semua yang telah mereka dapatkan hari itu. Mulai dari Agus Sampurno, Sony Teguh, Elga Yulwardian dari Indosat, Dedi Dwitagama, Hasan Chabibie dan Omjay. Para peserta diharapkan menulisnya di blog mereka masing-masing dan memberikan linknya ke wijayalabs.com

Tuntas sudah pelatihan hari pertama yang benar-benar padat dan penuh dengan ilmu dari para pakar yang berkompeten dibidangnya. Semoga para guru ini menjadi penulis yang hebat nantinya, menebarkan ilmu kepada para murid-murid mereka dengan memanfaatkan Tehnologi Informasi dan Komunikasi yang telah mereka kuasai. Sehingga mereka tak lagi disebut guru yang gaptek atau gagap teknologi dan kalah oleh murid-murid mereka.

 

13252536701061445790
Registrasi ulang

 

 

1325253727257596970
Mencari nomor kamar dan menerima kunci 

 

 

13252595711313075358
Peserta laki-laki di sayap kiri
13252598371624438341
Peserta perempuan di sayap kanan

 

 

1325253870284790507
Agus Sampurno guru pemenang Guraru Award sesi pertama pembuka pelatihan

 

 

13252539982082429959
Dr. Sony Teguh Trilaksono

 

 

1325254117819546627
Elga Yulwardian dari Indosat

 

 

13252541881675956835
Dedi Dwitagama

 

 

1325254267809867042
Hasan Chabibie dari Pustekkom Kemdikbud

 

 

13252601901513728666
Agus Sampurno di tengah para peserta

 

 

13252608881046785768
Foto bersama peserta wanita

 

 

13252612951710881184
Foto bersama peserta pria

 

 

13252584001158459169
Tempat peristirahatan kami

Repotnya Mengikuti TOT ICT di Indosat Training Center, Jatiluhur

13251937541160186545

Jam menunjukkan pukul 6 pagi lewat beberapa menit. Diawali ucapan Bismillah dan diiringi doa saya melangkahkan kaki meninggalkan rumah, udara pagi terasa begitu segar menemani langkah saya menuju halte bus di depan Telkom Tomang. Sampai di halte bus saya bertemu tetangga yang mau menuju Bekasi juga, dia tengah menunggu bus Patas AC jurusan Grogol – Bekasi.

Awalnya saya ingin untuk berbarengan dengan tetangga tersebut, tapi setelah menunggu beberapa menit bus yang kami tunggu tidak juga datang, saya lalu memutuskan untuk naik busway Koridor 9 jurusan Pluit – Pinang Ranti. Hal ini saya lakukan agar tidak terlambat sampai di Islamic Center Bekasi, dimana kami para peserta Training of Trainer ICT berkumpul untuk menuju Indosat Training and Conference Center, Jatiluhur, Purwakarta.

Naik Busway dengan tarif pagi Rp. 2.000, saya tinggalkan Tomang. Sampai di halte BNN saya turun dan berjalan kaki menuju Simpang Cawang. Sampai di Simpang Cawang saya naik bus Mayasari yang melewati pintu tol Bekasi Barat. Begitu duduk di bis mata saya langsung melihat jam yang ada di bagian atas depan bus, jam 7 kurang sepuluh menit. Semoga saja bus ini tidak ngetem menunggu penumpang terlalu lama, sehingga saya bisa sampai di tempat berkumpul nantinya pukul 07.30, sesuai tenggat waktu yang ditentukan teman-teman panitia.

Dada saya agak sedikit berdebar ketika jam menunjukkan pukul 7 lewat hampir sepuluh menit, tapi untunglah bus segera berjalan, tapi hati saya tetap bertanya, cukupkah 20 menit menuju Bekasi?. Tapi akhirnya saya pasrah, toh bus yang saya tumpangi ini sudah berjalan.

Kekhawatiran saya terlambat sampai di Islamic Center Bekasi, Alhamdulillah tidak terjadi. Ini dikarenakan perjalanan bus yang saya tumpangi cukup lancar dan jalanan cukup sepi, kecuali kendaraan yang menuju Jakarta di sebelah kanan jalur kami. Mobil-mobil berbaris dan berjalan merayap sangat panjang dan mayoritas mobil kecil kendaraan pribadi.

Turun bus di Bekasi Barat di samping Metropolitan Mall, saya langsung naik Koasi K25 yang pas lewat di depan saya. Jarak sekitar 400 meter menuju Islamic Centre yang biasa saya tempuh berjalan kaki, kini saya tempuh dengan angkot, agar tiba tepat waktu.

Sampai di Islamic Center Bekasi saya melihat jam, pukul 07.35, terlambat lima menit. Saya langsung bergabung dengan teman-teman rombongan guru yang saat itu tengah melakukan registrasi, serta sekalian menunggu anggota rombongan lain yang belum datang.

Berangkat sebagai tim pendahulu kami tujuh orang meninggalkan Bekasi jam 8.30. Rupanya dampak libur akhir tahun sudah hadir di depan mata, perjalanan kami menuju Purwakarta tidak seperti yang kami harapkan. Baru saja kami memasuki jalan tol Jakarta – Cikampek, kemacetan sudah menyambut kehadiran kami, sehingga perjalanan yang normalnya bisa ditempuh satu setengah jam itu, menjadi lebih lama.

Kurang mengenal medan di daerah tujuan membuat kami juga tersasar. Di pertigaan jatiluhur, kami belok kekiri menuju arah danau. Setelah nyasar cukup jauh sampai ke komplek perumahan Indosat di Jatiluhur dan bertanya kepada salah seorang security, dia memberitahu bahwa kami harus kembali menuju simpang tiga dan kemudian berbelok kekiri, menuju stasiun bumi pengendali satelit Palapa.

Setelah mengikuti petunjuk sang petugas security, benar saja. Baru saja kami sampai di simpang tiga dan belok kiri, dari jauh kami sudah melihat antena parabola yang  jumlahnya cukup banyak di pusat pengendali satelit Palapa, Jatiluhur.

Setelah menyusuri jalan beberapa menit, akhirnya kami sampai juga di Indosat Training and Conference Center, Jatiluhur. Di depan kami, rombongan yang naik bus dan berangkat belakangan telah lebih dulu sampai dan tengah mengisi daftar registrasi, hal ini membuat kami hanya bisa senyum kecut dalam hati….

Bersambung

 

1325192843176156642
Registrasi dan menerima goody bag

 

 

1325193416534555173
Bung Komar Jawara Bekasi, Ilham, Vavai dan Omjay, siap berangkat.

 

 

13251935261346870681
Libur Natal dan akhir tahun, membuat jalan tol Jakarta Cikampek macet.

 

 

13251936271814772972
Komplek Indosat Training and Conference Center, Jatiluhur.

 

 

Kekuatan Sebuah Komunitas

Saya bersyukur kepada Allah, sebab begitu banyak keajaiban yang saya temui setelah aktif ngeblog di dunia maya. Berbagai ajang lomba blog saya ikuti, dan alhamdulillah tahun ini saya terpilih menjadi salah satu guru dalam guraru award acer 2011, bersama pak agus sampurno, dan pak Sawali. Semua itu terjadi karena adanya sebuah kekuatan komunitas.

Bangga juga ketika nama saya masuk koran. Apalagi koran itu koran yang sangat bergengsi seperti the Jakarta Post. Rasanya seperti tak percaya mendengar nama saya dipanggil ke atas panggung. Sayapun langsung bersujud, dan siap naik panggung menerima hadiah laptop acer aspire timelinex 4830tg. Saya pun mendapatkan kesempatan diwawancara oleh wartawan the jakarta post.

Tanpa terasa saya larut dalam wawancara itu, dan saya pun memberikan dua buah buku saya (menulislah setiap hari, dan guru tangguh berhati cahaya) dari hasil ngeblog kepada wartawan the jakarta post.

Mbak Astrid, Pak Agus, Omjay, dan Pak Urip di panggung acara ON-OFF
Mbak Astrid, Pak Agus, Omjay, dan Pak Urip di panggung acara ON-OFF

Rasanya senang sekali bisa menikmati laptop baru tanpa membeli dengan uang sendiri. Seharian ini saya mencoba menggunakan laptop acer aspire 4830TG yang saya dapatkan dari guraru acer award. Bahagia rasanya, berkat menulis di blog, dan aktif dalam komunitas blogger, saya dapat laptop baru.

Selain itu, saya mendapatkan laptop baru karena rajin menulis di blog, dan mempublikasikannya dalam jejaring sosial. Mungkin itu yang menjadi salah satu penilaian tim juri. Dengan gaya bahasa saya sendiri, dan tak pernah takut bila tulisan-tulisan saya mendapatkan kritik. Saya pun aktif dalam berbagai komunitas untuk selalu berbagi. Salah satunya adalah komunitas blogger bekasi. Sebuah komunitas blogger yang telah menembus tapal batas. Saya pun siap dikritik, bila ada yang mengkritik tulisan saya.

Bagi saya kritik itu baik sekali, karena dengan begitu kita menjadi semakin maju. Terkadang pujian justru akan menjatuhkan diri kita dan menyebabkan kita menjadi sombong dan berbangga diri. Padahal kita bisa seperti ini adalah berkat bantuan orang lain. Kita terpilih menjadi juara, karena banyak yang menominasikan kita. Jadi, janganlah sombong, karena kesombongan akan meruntuhkan kita. Jadilah manusia rendah hati dengan menulis. Kerendahan hati akan terlihat dari gaya bahasa yang dituliskan.

Menulis dan terus menulis. Berbagi dan terus berbagi. Sampai suatu ketika saya merasakan bahwa laptop yang saya gunakan sudah jadul dan memang harus diganti. Allah rupanya mengabulkan doa-doa saya dengan skenarionya. Saya dapatkan laptop baru dari guraru award tahun ini. Alhamdulillah!

Tentu saya harus berterima kasih kepada semua teman dan juga murid-muridku yang telah menominasikan blog omjay di event guraru acer award 2011. Juga teman-teman guru di komunitas ikatan guru Indonesia (IGI) Bekasi.

Berkat menulis di blog, banyak keajaiban saya temui. Banyak hal yang dulu hanya mimpi kini berwujud nyata. Bagi saya, punya laptop bagus seperti ini perlu waktu untuk mengumpulkan uang di bank. Syukur alhamdulillah, berkat rajin ngeblog ada hadiah yang diberikan Allah kepada saya.

Blog memang alat rekam yang ajaib. Saya tak pernah menyangka kalau blog begitu sangat bermanfaat bagi siapa saja yang senang berbagi. Sebab dulu saya tak pernah yakin kalau blog memiliki keajaiban.

Dulu, ketika mengenal blog untuk pertama kalinya di tahun 2007 saya belum merasakan nikmatnya menjadi seorang blogger. Saya membuat blog, tapi miskin konten kreatif. Blog yang saya kelola pun hanya dilihat oleh saya saja. Tak ada interaksi di sana. Tak ada manfaat buat saya sebagai guru, apalagi buat peserta didik saya. Barulah di tahun 2008 saya mulai serius menekuni blog, dan berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada orang lain.

Di tahun 2008, saya mulai meneliti tentang blog. Hasilnya, karya tulis ilmiah saya yang berjudul meningkatkan minat dan kreativitas menulis siswa akselerasi melalui pengelolaan blog di internet terpilih di lomba keberhasilan guru dalam pembelajaran tingkat nasional dari kementrian pendidikan nasional. Meskipun saya belum mendapat juara pertama, saya mendapatkan pengalaman yang sangat luar biasa dalam hidup saya. Selain mendapatkan hadiah uang dari panitia (Rp. 7,5 juta), saya mendapatkan banyak teman guru dari seluruh indonesia.

Saya tak pernah puas sampai disitu. Saya melakukan terus percobaan tentang blog yang ajaib ini. Hasil penelitian itu saya bukukan dalam sebuah buku pengayaan yang berjudul yuk kita ngeblog di tahun 2009. Alhamdulillah, mendapatkan juara pertama di tingkat nasional. Meskipun buku itu belum diterbitkan oleh pusbuk sampai saat ini, saya terus menulis di blog. Alhasil, blog saya pun mendapatkan juara pertama lomba blog di pusat bahasa.

Saya banyak menulis di berbagai blog, dan aktif dalam kegiatan komunitas blogger. Kata teman saya di bidang marketing, sudah saatnya saya memiliki blog profesional dan bukan gratisan. Sebab biar bagaimanapun kreativitas menulis saya akan lebih baik lagi bila punya blog berbayar. Atas bantuan mas vavai, akhirnya saya memiliki blog sendiri di http://wijayalabs.com.

Menulis di blog sendiri memang lebih indah dan kita pun memiliki kebebasan berekpresi. Saya pun melihat para blogger senior yang sudah memiliki blog pribadi di internet. Seperti pak chappy hakim, pak pray, mbak linda, teh pipit, mas amril, mas eko, mas aris, dan lain-lain mereka sudah memiliki blog sendiri.

Dalam menulis harus ada tujuan, dan tujuan saya adalah merajutnya menjadi sebuah buku catatan harian seorang guru. Dengan begitu ada pesan atau warisan seorang blogger yang akan saya serahkan kepada anak cucu saya kelak.

Menulis di berbagai blog memang memiliki kenikmatan tersendiri. Namun saya telah berketetapan hati untuk terus menulis di blog kompasiana.com. Sebab orang lebih mengenal saya sebagai blogger kompasiana. Itulah brand market yang telah diciptakan orang lain kepada saya. Sehingga omjay lebih terkenal sebagai blogger kompasiana daripada blogger bekasi atau blogger di rumah sendiri.

Hal yang terpenting bagi saya, teruslah menulis dimana saja blog yang anda sukai. Bila itu dikerjakan dengan hati, maka akan ada keajaiban yang akan anda temui seiring dengan perjalanan waktu. Seperti saya yang sedang menikmati laptop baru dari konsitensi menulis di blog dan memiliki komitmen tinggi untuk menulis sebelum tidur.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com

Dahsyatnya Pelatihan Blogger Guru di Islamic Center Bekasi

Peserta Pelatihan di acara Pelatihan Blog Guru di Bekasi
Peserta Pelatihan di acara Pelatihan Blog Guru di Bekasi
Minggu, 30 oktober 2011, Ikatan guru Indonesia (IGI) Bekasi bekerjasama dengan komunitas blogger bekasi (beblog) mengadakan kegiatan pelatihan blog guru dengan tema “menjadi guru kreatif dengan memanfaatkan blog sebagai media pembelajaran”.
Pelatihan Blog Guru di Bekasi
Pelatihan Blog Guru di Bekasi
Dahsyatnya pelatihan blog ini adalah diikuti oleh para guru yang ada di bekasi dan sekitarnya. Juga diisi oleh para nara sumber yang sudah berkiprah di event nasional.
Kegiatan pelatihan blog ini didukung oleh Indosat, dan penerbit indeks. Dimana indosat menyediakan akses internet yang didukung oleh indosatm2.com. Sponsor indosat juga menyediakan doorprize untuk para peserta pelatihan blog berupa laptop, ponsel blackberry, dan modem. Sedangkan penerbit indeks menyediakan buku-buku doorprize untuk diberikan kepada para peserta yang beruntung.
Mas Irfan (admin beblog) di acara Pelatihan Blog Guru di Bekasi
Mas Irfan (admin beblog) di acara Pelatihan Blog Guru di Bekasi
Syukur Alhamdulillah, kegiatan yang telah direncanakan pada saat raker pengurus IGI Bekasi ini berjalan dengan baik, dan lebih dari 60 orang guru mendaftarkan diri.
Mas Amril dan Mbak Ajeng di acara Pelatihan Blog Guru di Bekasi
Mas Amril dan Mbak Ajeng di acara Pelatihan Blog Guru di Bekasi
Berhubung karena keterbatasan tempat, peserta yang mendaftar lebih dahulu lebih diprioritaskan. Setelah pelatihan ini, para guru akan diajak pergi ke indosat center di saat liburan sekolah bulan desember 2011.
Pengurus IGI Bekasi di acara Pelatihan Blog Guru di Bekasi
Pengurus IGI Bekasi di acara Pelatihan Blog Guru di Bekasi
Adapun  yang menjadi pembicara atau nara sumber dalam pelatihan blog ini adalah:
  1. Amril Taufik Gobel (Penasehat Komunitas Blogger Bekasi)
  2. Irfan ZJ (Admin Komunitas Blogger Bekasi)
  3. Nunuk Purwaningsih (Dosen FKUI)
  4. Wijaya Kusumah (Guru TIK SMP Labschool Jakarta)
  5. Kristiyanto (Indosat)
Tempat:
Islamic Center Kota Bekasi
(Jl. A. Yani No.22, Bekasi Selatan, Bekasi)
Salam Blogger Persahabatan
Omjay

Ngrasani Nulis di Blogger Bekasi

Sudah lama sebenarnya saya nulis-nulis di Internet. Maklum saja, wong kerjanya sehari-hari berhubungan dengan Internet. Sejak kembali ke dunia kerja setelah off selama 2 tahun, mulai 2006 saya mulai menulis di blog. Yang pertamax, blog saya ada di multipy (atmoon.multiply.com). Waktu itu masih tinggal deket kantor di kawasan Lebak Bulus. Kemudian dan kemudian lagi saya jadi keranjingan bikin blog. Mulai dari wordpress, blogdetik, dagdigdug , opera, vox, dll. Continue reading Ngrasani Nulis di Blogger Bekasi

Aplikasi Terbaik untuk Twitter

Twitter adalah sebuah micro Blogging dan Social Networking seperti halnya Facebook, Plurk, dll. Walaupun secara rangking Alexanya Twitter masih dibawah Facebook, tetapi Page Rank kedua social networking tersebut memiliki nilai yang sama. Sudah banyak yang memprediksikan bahwa Twitter akan bertambah popular dibandingkan saat ini.

Seiring dengan makin bertambah majunya dunia gadget, maka aplikasi yang digunakan untuk twitter (posting atau melihat status), bertambah menjamur pula. Perihal Posting dan melihat status following kita di twitter, tidak hanya bisa dengan mengunjungi akun kita di website resmi mereka. Akan tetapi bisa menggunakan aplikasi yang dibuat oleh pihak ketiga. Tapi jangan salah, tidak semua aplikasi vendornya merupakan jalan terbaik yang kita pakai. Bisa jadi akun kita di suspend oleh manajemen mereka dikarenakan mereka juga sangat menjunjung tinggi SPAM FREE.

Lalu, apa yang harus kita lakukan? Continue reading Aplikasi Terbaik untuk Twitter