Nulis Puisi dan Cetak Puisimu di Tshirt Keren

Suka menulis puisi? Sajak atau Pantun atau Cerpen?

Nah, sekarang situs portal menulis puisi – sajak – pantun dan cerpen sudah ada. Disitu kita bisa menuliskan puisi sebanyak-banyaknya, sajak sebanyak-banyaknya, pantun sebanyak-banyaknya dan cerpen sebanyak mungkin. Dan yang menarik, ada free gift buat para penulis yang aktif. Dengan syarat mencapai 5000 poin, maka kita berhak 1 buah Tshirt dengan desain keren plus kita boleh memasukkan tulisan atau puisi atau penggalan kalimat yang disukai untuk ikut di cetak di Tshirt-nya.

Di masa datang, pengelola Berbagi Puisi juga akan menyelenggarakan program Antologi Buku bersama dan pemilihannya akan dilakukan dengan voting oleh pembacanya masing-masing. Kegiatan-kegiatan seperti ini, akan diselenggarakan rutin dalam setiap tahunnya.

Kaos Puisi
Tshirt Puisi

Sekilas Sejarah;

Situs ini dinamakan Berbagi Puisi dot com dan dikelola oleh beberapa teman termasuk saya, yang kebetulan semuanya adalah blogger (KikaAddiehfSigit – Fath). Karena kami memiliki kegemaran yang sama yaitu menulis puisi. Namun disamping karena kegemaran, saya juga memiliki konsentrasi untuk terus memenuhi kebutuhan konten positif di dunia internet ini.

Tentu kita semua tahu, betapa konten-konten syarat pornografi dan sentimen keagamaan hingga SARA secara lengkap, begitu memenuhi browser-browser internet. Bagi kita yang memahami apa yang ingin dibuka dan dibaca, tentu saja bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Namun bagi yang tidak mengetahuinya, sungguh mudah buat mereka tersesat ke situs-situs yang tidak penting. Dan hasilnya?

Untuk itu, meski saya yakin situs berbagi puisi ini tidak bisa menutupi itu semua, namun setidaknya bisa menjadi wadah berkarya bagi anak-anak muda penuh bakat yang berada di setiap sudut Indonesia. Dan semoga, situs berbagi puisi ini bisa menjadi sumbangsih yang benar bagi dunia blogging dan juga bangsa. Amin :)

Selamat berkarya dan menghidupkan dunia.

Salam Puisi.

Cara Praktis Menulis dan Menerbitkan Buku

Banyak orang mengira menulis dan menerbitkan buku itu sulit. Padahal tidaklah demikian. Bila anda tahu caranya, maka kesulitan akan berbuah kemudahan. Itulah bagian penting yang saya pahami dari buku “cara praktis menulis dan menerbitkan buku” karya Syamsul Rijal Hamid. Buku ini diterbitkan oleh Cahaya Salam pada tahun 2009.

buku-menulis

Dalam buku itu dijelaskan tentang seluk beluk menulis, dan masalah-masalah yang dihadapinya. Bahasanya sangat mudah dicerna dan tidak berbelit-belit. Saya membelinya di toko buku Gramedia dengan harga Rp. 19.000,-. Murah khan? Tapi isinya, sungguh menginspirasi dan memotivasi pembacanya.

Sebenarnya, kemampuan anda menulis, tergantung kemauan dan kesungguhan anda sendiri. kalau mau menulis jangan pernah persoalkan bakat. Tulis saja apa yang kamu sukai dan kuasai. Anda pun bisa mahir menulis jika berlatih terus menerus.

Oleh karena itu, untuk menjadi penulis sukses perlu ketangguhan. Berbagai macam cara diperlukan untuk mencari inspirasi dalam menulis. Baginya, setiap peristiwa adalah teman dan bisa dituliskan dalam bentuk fiksi dan nonfiksi.

Cara menulis dan mengembangkan ide sebenarnya mudah. Belajarlah menulis dengan cara gemar membaca. Sebab bacaan adalah ibarat teman, maka selektiflah. Cari buku yang menginspirasi dan layak untuk dibaca. Itulah cara praktis dalam menulis.

Anda juga dapat menjadi penulis lepas. Anda dapat menulis ide-ide anda dalam sebuah blog atau dikirimkan ke berbagai media. Anda bisa menulis karya dalam bentuk fiksi seperti puisi, cerita untuk anak, cermin, cerpen, dan novel. Anda bisa juga menulis karya non fiksi seperti menulis opini dan menulis resensi buku. Dengan begitu, tak terasa anda telah menjadikan menulis sebagai sebuah profesi.

Dari tulisan-tulisan lepas itu anda dapat merajutnya menjadi sebuah buku. Terkadang orang menganggap menulis buku terkesan lebih hebat dari penulis kolom di media cetak. Penulis belum bisa dikatakan hebat bila dia belum menerbitkan buku. Itulah anggapan orang yang akhirnya capek dan jenuh menulis artikel opini. Menulis buku dan menerbitkannya menjadi sebuah prestise tersendiri.

Lalu pertanyaannya, bagaimana menulis buku dan menerbitkannya sendiri? Jawabannya ada dalam buku cara praktis menulis dan menerbitkannya. Bacalah!

 

 

Salam blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com

Guru, Dosen, Buku, dan Kurikulum Baru

Guru dan Dosen
Guru dan Dosen

Begitu banyak tulisan tentang guru di berbagai media. Seolah-olah hanya guru yang disalahkan dalam lemahnya ranah pendidikan di negeri ini. Para dosen di perguruan tinggi tak mau disalahkan, sebab kunci kuatnya pendidikan terletak pada guru. Padahal kita melihat, kualitas guru kita menjadi kurang baik lantaran rendahnya mutu dosen di tingkat perguruan tinggi . Terutama dosen-dosen di lembaga pencetak para guru. Silahkan anda lakukan penelitian, pastilah anda akan mendapatkan kenyataan itu. Tak usah marah, mari kita sikapi dengan cara yang bijaksana.

Guru di sekolah, dan dosen di perguruan tinggi seharusnya berjalan seia sekata sesuai dengan harapan undang-undang guru dan dosen. Mereka harus memperbaiki cara mengajarnya, dan mampu berkomunikasi dengan baik kepada peserta didiknya. Interaksi menjadi indikator nyata bahwa terjadi komunikasi yang harmonis antara pendidik dengan peserta didiknya. Pembelajaran yang menyenangkan terjadi di antara keduanya. Guru dan dosen harus terus belajar dan mengupdate dirinya.

Guru adalah sosok professional dengan berbagai kemampuan yang dimilikinya. Oleh karena itu guru harus banyak membaca buku. Rajin mencari informasi baru di internet dan menciptakan konten-konten edukasi. Guru harus mengupdate pengetahuan baru dari buku dan sumber-sumber lainnya.

Dari banyak membaca itulah akan terasa betapa luas ilmu pengetahuan, dan betapa sedikitnya ilmu yang kita kuasai. Bila guru banyak membaca, maka dia tak akan pernah kehilangan ide dalam mengajar dan melakukan inovasi baru dalam pembelajaran. Guru akan seperti mata air yang tak akan habis airnya dan terus mengalir dari atas hingga ke bawah

Dosen adalah guru yang mengajar di perguruan tinggi. Negeri ini membutuhkan banyak dosen yang berkualitas untuk mencetak para guru. Dosen yang berkualitas akan melahirkan mahasiswa yang berkualitas pula. Oleh karena itu sudah sepatutnya dosen-dosen kita berpendidikan minimal S3 dan lulus dari perguruan tinggi terpercaya dan terakreditasi. Sehingga gelar doktor yang disandangnya bukan hanya sekedar gelar, namun bermanfaat buat orang banyak keilmuannya.

Kita melihat sedikit sekali doktor-doktor bergelar S3 yang mau turun gunung berbagi ilmu pengetahuannya. Kita mungkin mengenal Pak Onno W Purbo, dan Pak Romi Satria Wahono. Kedua doktor ini sangat banyak memberikan ilmunya kepada orang lain. Mereka mau turun gunung dan memberikan ilmunya. Kita membutuhkan doktor-doktor seperti itu, dan bukan doktor yang hanya duduk tenang di ruangan ber-AC.

Kita kehilangan dosen-dosen yang memiliki idealism tinggi dan senang berbagi ilmunya. Mereka pun senang membuat dan menyusun buku. Mereka mengikat ilmunya dengan buku-buku yang sangat menginspirasi pembaca.

Buku adalah jendela dunia. Tanpa buku kita mungkin belum tahu apa-apa. Banyak buku terlahir setiap harinya. Anda bisa mencarinya di google books, dan anda akan takjub dengan banyaknya buku yang terbit setiap harinya.

Sayangnya, budaya membaca atau literasi masyarakat kita masih lemah. Terutama dikalangan guru dan dosen. Akibatnya, banyak guru dan dosen yang harus diupdate keilmuwannya. Mereka harus banyak membaca dan belajar secara mandiri. Bila mereka terus belajar, maka kurikulum baru yang dibuat sendiri oleh mereka akan terasa inovasinya, dan bermanfaat buat para peserta didiknya.

Dosen sebaiknya menghindari proyek dan fokus dengan keilmuannya. Sebab sering ditemukan, ada dosen yang hanya datang dalam 3 pertemuan saja dengan mahasiswanya dalam satu semester. Untuk hal ini sudah menjadi buah bibir bagi mahasiswa yang sering ditinggalkannya.

Kurikulum Baru sebentar lagi akan diluncurkan oleh kementrian pendidikan dan kebudayaan. Terutama kurikulum untuk di tingkat sekolah (SD/SMP/SMA/SMK, dan sederajat). Semoga diikuti pula dengan kurikulum di tingkat perguruan tinggi. Kalau hanya di sekolah saja kurikulum berganti, sementara di perguruan tinggi tidak diperbaiki, maka jangan salahkan guru bila kita tak mendapatkan guru-guru yang cerdas dan berkualitas. Sebab sumbernya ada dalam lembaga pencetak para guru.

Mari sama-sama kita kuliti kelemahan dan kelebihan kurikulum baru. Teruslah memberi masukan kepada pemerintah, dan teruslah menulis bila anda merasa tidak puas dengan kurikulum baru. Biasakan berpendapat dengan tulisan, itulah salah satu cara kita sebagai masyarakat intelektual agar dapat didengar.

Bila ternyata tulisan kita juga tak didengar, maka segeralah membangun kekuatan social media. Cari orang yang sevisi dengan anda, maka revolusi pendidikan pun akan segera terjadi. Persoalannya sekarang, siapakah di antara kita yang siap menjadi pelopor dan bukan pengekor? Harus ada pemimpin yang berani dan terus mengkritisi kurikulum baru. Bukankah kurikulum dibuat untuk kebaikan kita semua?

Salam Blogger Persahabatan
Omjay
http://wijayalabs.com/

Cara Saya Menerbitkan Buku

Seorang blogger bertanya kepada saya, bagaimana caranya menerbitkan buku dari hasil ngeblog? sayapun tersenyum mendapatkan pertanyaan ini dan saya jawab saja berdasarkan pengalaman pribadi.

cara saya menerbitkan sebuah buku adalah dengan mengumpulkan semua tulisan itu yang terhubung dalam sebuah tema besar tulisanku. misalnya bila aku mau buat buku tentang kisahku, maka buku yang aku rajut adalah tentang perjalanan hidupku. Jadi saya harus kumpulkan dulu bahan mentahnya baru kemudian dijadikan satu menjadi tema yang saya harapkan

Sewaktu menulis buku “menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi”, saya perlu waktu hampir setahun. Mbak Abdah khan, membantu saya menjadi editornya. Lalu kami sama-sama pergi ke penerbit yang cukup terkenal. Tapi sayang draft naskah buku yang saya rajut belum menarik perhatian mereka dan belum layak jual di mata mereka.

Saya tak pernah putus asa bila ditolak penerbit. Oleh karena itu naskah saya perbaiki kembali dan alhamdulillah ada penerbit yang mau menerbitkannya. Semua itu berlangsung tanpa saya keluar uang satu sen pun. Pihak penerbit mencarikan saya editor, dan editorlah yang bekerjasama dengan saya sehingga buku itu disulap menjadi buku yang renyah dan enak dibaca. Memang butuh waktu berbulan-bulan dalam mengerjakannya karena kesibukan saya yang padat dan jadwal memberi materi di sana sini.

Saat ini saya sedang membuat buku catatan harian seorang guru blogger. Semoga saja selesai saya rajut menjadi buku. Isi bukunya mengenai perjalanan saya ngeblog dan keajaiban-keajaiban yang menyertainya. Bahan-bahan mentahnya sudah ada di blog kompasiana.com/wijayalabs. Tinggal saya mengolahnya bersama editor.

Di waktu liburan sekolah saat ini, saya mencoba mengumpulkannya satu demi satu judul yang menggoda lalu merajutnya menjadi sebuah buku. Saya juga tak pernah menyangka buku “menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi” menjadi buku terlaris di penerbit indeks. Alhamdulillah, dengan begitu royalty buku akan bertambah banyak. Bagi saya ini sebuah keberuntungan dari hasil ngeblog setiap hari yang selalu saya bagikan dalam tulisan-tulisan saya.

Jadi, caraku membuat buku sebenarnya simple saja. Usahakan sehari membuat satu postingan di blog. Bila kita komitmen, maka setahun sudah terkumpul 365 postingan yang siap dirajut menjadi buku. Gampang khan?

13567390251508360326
Buku Omjay

Salam blogger persahabatan
Omjay
http://wijayalabs.com

Real Madrid – Real Mataram – Real Masjid

“Hahahaha….lucu bener judulnya, memang ada hubungan dengan Real Mataram atau Real Madrid?”, kataku melihat sebuah buku berjudul Real Masjid.

“Pegang ya, aku ambil fotonya..”, kataku pada anakku.

real-masjid

Rupanya anakku juga tertarik dengan buku itu dan langsung memboyongnya ke rumah bersama dengan buku lain yang dijual di sebuah toko buku langganan kita.

Malamnya buku itu tidak sempat habis dibacanya, tapi tetap di pelukannya ketik atidur dan baru paginya diserahkan padaku.

“Ini pak”, kata anakku

“Baguskah nak?”

Anakku mengangguk sambil tersenyum dan akupun membawa buku ini ke ruang depan untuk membacanya. Ada sepatah dua patah kata dari penulis di halaman depan tapi aku tidak begitu perhatian. Aku langsung saja membuka halaman dalam.

“Ini dari depan ke belakang kan membacanya? Bukan kayak komik Jepang kemarin?”, kataku memastikan. Soalnya minggu lalu aku membaca buku komik terbitan komikus Jepang dan salah membaca. Dasar orang Jepang, aneh-aneh saja mengurutkan halaman komik.

“Ya ampun, ini komik ya? Tak pikir tadi kumpulan cerpen rohani atau apa gitu”, kataku kaget melihat ternyata buku Real Masjid adalah buku komik.

“Memang bapak nggak lihat, kan ada tulisan komik di buku itu?”, kata anakku

Dalam minggu akhir ini dua kali jadinya aku membaca buku komik nih. Pertama berjudul Ibu dan ini yang ke dua berjudul Real Masjid.

Pada halaman pertama aku langsung menangkap esensi buku ini. Cocok sekali bagi anak-anak untuk mendidik karakter mereka tanpa harus menggurui. Cocok juga untuk orang dewasa agar kupingnya merasa dipelintir oleh gambar-gambar kartun sederhana ala garuda boy.

Penulisnya memang membuat komik ini untuk menasehati dirinya sendiri, tapi para pembaca pasti akan ikut ternasehati oleh komik ini.

Semua dibawakan secara ringkas dalam empat gambar atau dalam beberapa seri dengan setiap seri rata-rata 4 gambar.

Nasehat tentang tidur di Masjid disampaikan dengan gambar yang sederhana saja. Ada seseorang yang sendirian di masjid dan kemudian merasa senang ketika ada orang lain ikut masuk ke masjid. Ternyata yang datang belakangan bukan datang untuk sholat tapi datang untuk numpang tidur.

Demikian juga nasehat tentang adab mendengarkan kutbah Jumat, disampaikan dengan gambar yang sangat sederhana, tapi mudah dipahami.

Pengarangnya berhasil membuat cerita yang sederhana dan ilustratornya membuat cerita tersebut menjadi lebih hidup.

Anakku yang masih SD terpingkal-pingkal membaca buku komik ini, sementara yang sudah SMA juga menganggap buku komik mini ini sangat menarik. Mudah dicerna tanpa harus menggurui.

Selamat membaca dan mari kita budayakan membaca di kalangan terdekat kita. Nanti pasti akan ketemu istilah yang aneh-aneh, misalnya Kucing yang tertukar sebagai parodi dari sinetron Putri yang tertukar.

Real Masjid? Kenapa Tidak!

Belajar Adab dari Peradaban

“Jangan sekali – kali melupakan sejarah” (Bung Karno).Ucapan bung karno telah mempertegas kepada kita betapa pentingnya untuk mengetahui sejarah suatu bangsa ataupun dunia.Sejarah manusia menunjukkan betapa banyak sebuah peradaban besar yang tumbuh kemudian jatuh hancur namun hanya sedikit manusia yang mengambil pelajaran dari peristiwa tersebut.semata – mata bukan hanya untuk dikenang tetapi untuk pelajaran dimasa mendatang.

 

Inilah sebuah buku revolusioner di indonesia yang menceritakan sejarah panjang kehidupan manusia.pembaca tidak hanya disajikan sebuah cerita suatu peradaban tetapi pelajaran apa yang terkadung dari maju dan hancurnya sebuah peradaban besar.

 

Mempelajari proses tumbuhnya sebuah bangsa besar demi menciptakan A new superior civilization adalah tujuan penulis yang disajikan dalam buku ini.jika kita sudah bisa melihat proses dan semua keunggulanya , dan semua keunggulan itu kita jadikan satu,untuk kita tiru prosesnya demi menciptakan sebuah bangsa yang bahkan lebih maju dari bangsa – bangsa itu.

 

Imperium Romawi yang penuh dengan kegemilangan.istana yang megah dengan pilar – pilar raksasa membuat Romawi mejadi lupa diri,dan para kaisar sibuk bermewah – mewahan untuk memeuaskan nafsunya sendiri. Siapa yang sangka roma akan jatuh di tengah kemegahan yang seperti itu. begitu juga peradaban islam yang penuh dengan para ilmuwan – ilmuwan besar. Baghdad berubah menjadi kota ilmu pengetahuan yang megah dan memanjakan para ilmuwan dengan perpustakaan di setiap sudut kota.namun lagi – lagi raja yang tamak dan rakyatnya yang lupa diri telah menimbulkan kehancuran peradan islam yang begitu maju.

 

“Knowlede,is power” kata – kata francis bacon ini menjadi salah satu kunci majunya sebuah peradaban seperti islam di baghdah dan Andalusia,Eropa,Amerika dan juga jepang.kita bisa melihat bagaimana usaha khalifah Harun al Rasyid membangun perpustakan di seluruh kota Baghdad,atau kita bisa melihat usaha bangsa jepang menerjemahkan begitu banyak buku – buku ilmu pengetahuan pada saat restorasi meiji.semua itu menunjukkan betapa pentingnya peran ilmu pengetahun dalam proses menjadi sebuah bangsa yang maju, namun Ilmu pengetahuan akan benar – benar berfungsi ketika dipergunakan dengan bijak.

 

Buku ini telah menjelaskan secara runut apa rahasia negara – negara maju?mengapa ada negara yang bisa sangat kaya,bisa bangkit dari keterbelakanganya,sementara banyak yang masih terus melarat?apa hal paling signifikan yang membedakan mereka? Dan bagaimana mereka meraih keunggulanya? Telah dikupas tuntas dalam buku ini.

 

Informasi yang diberikan dalam IMPERIUM III yang begitu lengkap juga menyisipkan banyak kata – kata bijak manusia – manusia unggul mulai dari Nabi Muhammad saw pada kebangkitan Islam hingga Akio Morita yang telah memajukan Jepang dengan perusahaan sony yang dia miliki.

 

Buku ini pun tidak membosankan karena dilengkapi dengan foto dan rangkuman pada setiap sub bab yang memiliki banyak pelajaran penting dan perlu untuk dipahami.secara garis besar buku ini menyampaikan bahwa “Sejarah ada , tidak hanya untuk dikenang tepati juga untuk di pelajari sebagai bagian dari anugrah Tuhan kepada manusia,yakni kemampuan untuk belajar dan berubah”.inilah pesan implisit yang coba disampaikan oleh penulis.selamat menikmati.

 

 

Penulis       :     Eko Laksono
Penerbit      :     Hikmah
ISBN            :     978-979-3714-09-5

Jmlh Hlm    :  523 halaman



:astig:

 

Pengalamanku Di Perpustakaan Daerah Kota Bekasi

Sejenak pagi tadi mencoba mengunjungi Perpustakaan Daerah Kota Bekasi, yang ternyata jaraknya dari rumah tinggal menyeberang satu jalan saja sudah sampai.

Letaknya di komplek kantor walikota, jelas sangat mendukung bagi siapapun yang hendak mengunjunginya, dengan tempat yang lumayan nyaman, walaupun ruang parkir yang tersedia minim. Tapi cobalah masuk untuk pertama kalinya.

Continue reading Pengalamanku Di Perpustakaan Daerah Kota Bekasi

Happy Writing Happy Anything

Seberapa besarkah budaya menulis bagi kemajuan suatu negara , dan mengapa menulis menjadi sesuatu yang sulit untuk dilakukan bagi kebanyakan orang ? “Melihat berkembangnya peradaban maju seperti amerika , jepang , dan eropa adalah implikasi dari terbentuknya budaya baca tulis di negara tersebut , kesadaran menulis menjadi sangat utama dalam membentuk masyarakat yang mandiri dalam menulis. Menulis adalah cara belajar yang paling efisien karena tidak sekedar membaca dan memahami , tetapi juga diterapkan dalam proses pembelajaranya.

Happy wrtiting merupakan buku ke 38 dari andrias harefa yang telah mengkaryakaan lebih dari 30 buku bestseller. buku ini adalah bentuk pertanggung jawaban Bung AH (andrias harefa) sebagai seorang penulis yang telah memiliki berbagaio pengalaman di bidangnya.buku ini menyajikan pengalaman – pengalaman penulis dalam proses mencetak buku bestseller dan tulisan – tulisanya.

Menjadi seorang penulis merupakana bagian dari setiap manusia, “Manusia pada hakikatnya adalah penulis. Apa yang ia dengar, apa yang ia lihat dan alami,ia jadikan pola.ia percaya apa yang dapat dipikir , akan dapat pula ditulis , lambat atau cepat. dalam setiap perjalanan dan dalam setiap peristiwa ia memperoleh bahan baru untu ditulis atau dikarangnya”(Goethe) . Nikmatnya sebuah proses menulis , bagaimana mengatasi masalah, dan bagaimana memulainya semua tertuliskan pada buku happy writing yang memuat 50 kita gar bisa menulis.

Buku ini sangat penting untuk di baca siapa saja ,terutama bagi siswa,mahasiswa, dan para pengajar. kegiatan akademik tentulah berkaitan erat dengan budaya menulis. tanpa menulis tidak ada produk yang dihasilkan dari kegiatan belajar mengajar. Secara keseluruhan buku ini bisa dijadikan pegangan untuk memulai atau sekedar menambah pengalaman kita dalam dunia tulis menulis agar tetap produktif dan inovatif.

Paradigma yang selama ini terbentuk di masyarakat tentang betapa sulitnya untuk menulis dapat terpecahkan jika kita membaca tuntas buku ini, betapa banyak cara agar menulis menjadi sebuah kegiataan yang menyenangkan asalkan kita memiliki kesadaran betapa pentingnya menulis.Selamat Membaca dan Menulis

Judul     : Happy Writing – 50 Kiat agar Bisa Menulis dengan

Penulis  : Andrias Harefa

Harga   : Rp 60.000,- *

Ukuran : 14 x 21 cm

Tebal    : 312 halaman

Terbit    : Nopember 2010

HAPPY WRITING

Napak Tilas 1 Tahun SeBUAI

Malam Tanggal 8 Januari ’11

Tepat 1 hari menjelang 1st Anniversary SeBUAI. Rasanya baru kemarin,saya punya ide untuk nyumbangin buku-buku saya & adik-adik dirumah karena banyak yang masih bagus tapi sudah dipakai. Juga prihatin karena banyak anak-anak yang ngga mampu beli buku & ngga mendapat pendidikan yang layak. Karena waktu itu saya adalah seorang facebook-holic, maka ide untuk menyumbangkan buku-buku bekas layak pakai, saya lempar ke beberapa grup di facebook yang saya ikuti. Juga ke beberapa milis. Hasilnya, banyak respon positif yang saya terima.

Dan,ada satu yang nyangkut lalu menjadi diskusi serius antara saya & Pak Harun. Beliau sudah lebih dulu terjun di dunia sosial Bekasi,tapi untuk buku, belum. Makanya beliau tertarik untuk diskusi. Akhirnya, 9 Januari 2010, saya, Arief & Pak Harun kopi darat. Pak harun tanya “apa nih namanya?”. Saya memang sudah mempersiapkan nama. Saya jawab “Sejuta Buku Untuk Anak Indonesia, pak…”. Lalu kami diskusi singkat soal apa,bagaimana & darimana memulai. Kami juga diajak ke lampu merah Unisma, dimana banyak anak-anak pengamen disana yang nantinya akan kami distribusikan buku di pojokan warung. Jadi anak-anak disana bisa tetep dapet ilmu walaupun sambil ngamen.

Selesai dari pertemuan pertama dengan Pak Harun, yang juga tanpa sengaja ketemu dengan Mas Irfan & Mas Febri, juga dengan semangatnya Prasetyo, temen ku ikutan, saya & arief membawa setumpuk PR. Kami lalu membuat grup & page SeBUAI di Facebook untuk menjaring massa. Satu per satu temen-temen ku gabung di grup & di page juga logo SeBUAI. Tanggal 6 Februari, beberapa dari kami kopi darat untuk membahas gebrakan awal SeBUAI. Ada Kak Joko, Nake yang dateng bareng Lidya, Cahaya, Mas Wahid, Anggri. Kami rapat di ruang kerja Pak Harun. Kesimpulannya, minggu depan kami akan 1st Action. Masing-masing dari kami akan membawa minimal 10 buku.

Tanggal 12 Februari 2010 sore,kami kumpul. Pasukan bertambah dengan adanya Putri, Lutfi, Fai & Mas Adi. Sabtu pagi, 13 Februari 2010 kami berkumpul di Unisma, setelah pengumpulan & pendataan buku, kami bergerak ke pemukiman pinggir kali,Hembo,Proyek Bekasi. Yang subuh harinya baru saja terendam banjir. Total terkumpul 113 buku & sebanyak 80 buku kami distribusikan kesana.

19 Februari 2010, Saya, Arief & Andri juga pak harun diundang wawancara on air di Radio Dakta 107 FM untuk promo kegiatan SeBUAI di acara Car Free Day Bekasi. Minggu, 21 Februari 2010, kami buka stand & menerima sumbangan buku dari orang-orang. Kami juga sudah punya spanduk disana yang di desain oleh Andri. Video SeBUAI juga dibuat saat acara Car Free Day ini. Di hari yang sama, sorenya kami diundang Blogger Bekasi untuk ikiut rapat dalam rangka acara Amprokan Blogger.

Dari sana, bergulirlah kegiatan-kegiatan SeBUAI. Diliput oleh Radar Bekasi,digandeng BNI Syariah,Alfamart. Ini beberapa cerita SeBUAI yang saya ambil dari ‘kicauan’ saya di Twitter.

Besok, #1stannivsebuai ….aihhh ga ada habisnya klo cerita soal #sejutabukuuntukanakindonesia yg awal kebentuknya ngga sengaja bgt

Krn dirumah bnyk buku pljrn ku&adek2 yg dh ga kepake,jg buku2 bacaan.jd aku pingin nyumbangin buat anak2 ga mampu & anak2 jalanan #sebuai

Mulailah nglmpar ide ke milis2&grup2 di fb yg aku ikutin bwt ngumpulin buku2 layak pakai bwt disumbangin lg #sebuai

Responnya positif bgt…dri slh 1 grup di fb,aku kontak sama pak @mharunal yg lbh dulu jlanin kgiatan sosial di bekasi #sebuai

Lahirlah grup & page #sejutabukuuntukanakindonesia di FB.kmudian kami kopdar utk rembukan apa lngkh prtama spy org2 tau ttg kita #sebuai

Stlh logo jadi,disusunlah tim #sebuai & mrancang 1st action kami.waktu itu baru 10 org yg ‘turun’&nyumbangin buku2nya.

Lalu kami wwncara onair di @Dakta107FM shari sblm car freeday bekasi spy org2 tau klo kami bkl buka stand&nerima sumbangan buku2 #sebuai

Lalu kami dpt khormatan digandeng @bloggerbekasi diacara amprokan blogger.psrta yg hadir disuruh bawa buku utk #sebuai

Dstribusi ke pmukiman pinggir kali proyek,gdung juang tmbun&lmpu merah unisma.bhkn smpt survey brg ibu bupati bekasi #sebuai

Kami jg digandeng BNI Syariah bwt acara milad ke10 di sklh pmulung bantar gebang. #sebuai dpt sumbangan 3000 buku dari BNI Syariah

Alfamart jg m’bntu kami dgn sumbangan buku2 & bbrp unit komputer ke rumah2 baca yg jdi partner #sebuai

Jalan ga slalu mulus.tmn2 dtg&pergi dgn b’bagai alasan.dri yg halus smpe yg “klo gw bantu lo,gw dpt apa?”.ngerasain ngurusin #sebuai sndirian

Salut bwt tmn2 yg ikhlas&rela tiap weekend kelayapan ke kampung2,jln2 njemput buku,panas2an&skali lagi,ini kgiatan sosial tnp profit #sebuai

Ingeett bgt ktika harus naik motor panas2an…ktika wktu main hilang…uang jajan pun beralih fungsi #sejutabukuuntukanakindonesia

Tapi ktika lihat anak2 dgn senyum&antusias baca buku,tanya ini itu,ketawa…itu ga kbayar dgn apapun!!mreka brhk pny cita2. #sebuai

#sejutabukuuntukanakindonesia ngucapin mksh bnyk utk Mas @kikasyafii yg sdh m’bntu&mmberi masukan jg m’bimbing kami…jgn capek ngajari kami

Apa yg kmi lkukn blm apa2…terus brusaha mlakukan yg t’baik utk mereka,anak2 yg kekurangan…pling tdk mmbntu lwt buku&pndidikan #sebuai

Benar-benar perjalanan 1 tahun yang menakjubkan. Ketika akhirnya kami bener-bener dari 0 membantu Pak Toni & Bu Omah untuk membuat perpustakaan di Rumah Belajar Mutiara Mandiri. Ketika kami harus rela tidak pergi main di weekend karena harus ‘jalan-jalan’ sama SeBUAI. Ketika banyak pihak berjanji membantu ini itu tapi ngga jelas & ngga ada action apa-apa. Terima Kasih.

Terima Kasih buat temen-temen yang rela berbagi waktu,tenaga,ilmu,materi & kesempatannya untuk berbuat bagi sesama. Perjalanan masih panjang. Masih banyak episode yang harus kita buat. Tetap Semangat. Tetap Kompak. Terima Kasih atas kerja sama,persahabatan,kekeluargaan & ketulusannya.

Terima kasih juga buat semua yang sudah membantu. Buat semua yang sudah support.

“Mereka Juga Berhak Melihat Dunia”

Power of Networking Rahasia orang Sukses


Berat      :0.20 kg

Penerbit  :Raih Asa Sukses (RAS)Tahun 2010

Penulis    : Dodi Marwadi & Dani Miftahul Akhyar

Ukuran   :14,5 x 20,5

Manusia adalah makhluk sosial yang sanagat membutuhkan adanya orang lain di sekitar kehidupan mereka,tanpa orang lain manusia bukanlah apa – apa, tidak ada

orang pintarjika tidak ada orang bodoh dan tidak ada orang kayak jika tidak ada orang miskin,hal ini menggambarkan betapa pentingya networking bagi kehidupan manusia, networking tidak hanya untuk para entreprenuer,banyak orang pintar tidak sukses karena tidak bisa menjaga hubungan baik dengan orang lain dan banyak orang biasa menjadi luar biasa karena dia supel terhadap orang lain,the power of networking menjadi sangat penting untuk kita yang merupakan makhluk sosial

Rasulullah pernah bersabda “sesuatu yang paling cepat mendatangkan kebaikan adalah pahala orang yang berbuat kebaikan dan menghubungkan tali silaturahim.sedangkan yang paling cepat membawa keburukan ialah siksaan bagi orang yang berbuat jahat dan memutuskan tali persaudaraan” bagian – bagian buku in membahas tentang apa itu networking ( silahturahmi) , bentuk – bentuk networking,cara menjalin networking,trik bernetworking dan kisah – kisah orang sukses karena suka berteman,buku ini mengajarkan kita untuk selalu menjaga tali silaturahim karena silaturahim adalah pintu rezeki sudah selayaknya buku ini bisa menjadi refrensi anda dalam menjaga hubungan silaturahim di mulai dari keluarga hingga teman kerja.

buku ini menjadi sangat menarik dengan adanya kisah orang – orang sukses karena suka berteman,mungkin anda mengenal bob sadino atau mungkin irwan hidayat bos perusahaan sido muncul,itu adalah sedikit contoh beberapa  orang – orang sukses dalam bernetworking.semoga bisa menjadi isnpirasi bagi anda yang mau memulai atau menjaga silaturahim terhadap orang lain. sudahkah anda bersilaturahim hari ini ?