Mulai dari Yang KeciL

Ada yang menarik di Acara Duel Maut..ini dia.

Si Kecil nggak mau kalah dengan bapak-bapak /ibu-ibu yang lagi asyik mengikuti Workshop Blogger dan Joomla.

Langsung si kecil pun membuat tulisan di Blog nya…dan mengupdate status Facebooknya. “Sedang Duel Maut di Sami Kuring..Jangan di ganggu”

jagoan-cilik1

Calon “ Blogger dan Pengusaha IT “

jagoan-cilik

Lain lagi dengan anak yg ini…Gemuk…namun kekar…badannya seperti Mike Tyson.

Dia senang menulis dan mengamati Brosurnya NetCOMM…sepertinya anak ini mencari spesifikasi yang cocok untuk membeli Notebooknya di NetCOMM.

Karena pada hari itu memang ada Promo Notebook Murah….ACER dengan harga 3.4 jt saja….

Asyik cari-cari spek Computer yg murah “NetCOMM Computer”

Begitulah dunia anak-anak. Isinya hanya bermain dan bersenang-senang. Kadang kita lupa dan memaksakan diri agar anak kita cepet-cepet bisa menulis, bisa berhitung ataupun bisa hal-hal lain yang sebenarnya belum waktunya untuk dimiliki oleh seorang anak.

Kebanyakan orang tua merasa bangga kalau anaknya yang masih kecil [balita] sudah pandai menulis, membaca dsb. Padahal bila semua itu dicapai dengan cara yang tidak benar, maka akibatnya bisa berpengaruh besar terhadap perkembangan anak itu sendiri.

Semua “kepandaian” itu kalau memang diinginkan, maka yang perlu diperhatikan adala cara memberikan “kepandaian” itu. Ajaklah anak bermain sambil belajar, sehingga yang terasa adalah nuansa bermain bukan belajar. Kalaulah setelah bermain kemudian anak-anak menjadi bisa membaca, menulis dan sebagainya, maka itu adalah efek sampingnya.

Jangan coba dibalik. Anak dipaksa untuk tahu akan sesuatu tanpa memperhatikan kebutuhannya untuk selalu bermain. Carilah sekolah yang mampu membuat anak kita “pintar” dengan cara yang benar. Kalau anda tinggal di Surabaya, maka ada TK Nurul Azizi 3 yang bisa membantu anda mendiskusikan hal ini.

Tulisan di atas adalah kiriman dari pak Wawan yang saya tambahin disana-sini biar cocok dengan diriku.

+++ [show_avatar email=eko.eshape@gmail.com]

+++

Berteman itu Indah

friendship“Yuk berteman yuk. Berteman itu indah lho…”, begitu ajakan yang sering kulontarkan pada beberapa orang, baik yang baru kukenal maupun yang tidak kukenal.

Senangnya hati ini ketika akhirnya berhasil mengumpulkan teman-teman meskipun hanya terbatas dalam dunia maya.

Aku selalu berdoa, semoga pertemanan ini dapat menjadi dasar semangat bagiku untuk saling berbagi di antara kita. Minimal berbagi senyum ataupun berbagi cerita, karena dua hal itu bagiku sangat mudah dilakukan dan sangat dahsyat efeknya.

Pertemanan telah banyak menolongku dalam kondisi yang tidak mungkin ada pertolongan. Semua hal baik bisa terjadi karena pertemanan dan semua hal buruk bisa terjadi karena mengabaikan pertemanan [wah nggak ngancam lho…..]

Tempatku berbagi senyum ada di sini http://tinyurl.com/y8p8fh2, sedangkan tempat sahabat-sahabatku ngumpul ada di sini http://tinyurl.com/ykb35l7

Ini testimoni dari beberapa kawan yang masuk dalam jangkauan persahabatanku.

+++

H Maman S Al-bantanie
Senyum itu indah..tp jgn senyum sembarangan n sendirian itu berbahaya…nanti di bilang K o g i l ……..
Ingat ” Senyum kpd Saudaramu itu Shodaqoh ” klau tdk mampu shodaqoh dgn harta maka tebarkanlah senyum’ (*~*)

Frelly Febe Beatrix Lasut ^__^
..KeEP sMILin9 evRYb0dÝ..
^__^

Dewi Riwanti
S’nyum mbwt ht m’jd lapang n damai. . .+ mbwt org laen s’naang. . .& t’syum laaaa to l’paskn smw p’dih hati. . .

Anggun Dwi Anggar Jati
Tersenyumlah sblum snyum i2 d laRang^_^

Jiewa Vieri
Pak Eko dan teman2 Eshape,
Mohon dukung untuk blog kuliner saya (http://www.INIJIE.com) di Pesta Blogger Award 2009 yah..
Ayuk ikutan vote di :

http://www.bubu.com/pb2009/f_vote/vote/15/1/2/1

Wish me luck, maju terus blogging & kuliner Nusantara :)

Emem Cikarang

Titipan
Oleh: WS Rendra

Sering kali aku berkata, ketika seorang memuji milikku,
bahwa sesungguhnya ini hanya titipan,
bahwa mobilku hanya titipan-Nya,
bahwa rumahku hanya titipan-Nya,
bahwa hartaku hanya titipan-Nya,
bahwa putraku hanya titipan-Nya,
tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya,
mengapa Dia menitipkan padaku ?

Untuk apa Dia menitipkan ini padaku ?
Dan kalau bukan milikku, apa yang harus kulakukan untuk milik-Nya ini ?
Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku ?
Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-Nya ?

lanjutannya ada di sini http://tinyurl.com/ljlvr6
[maaf karena quota Dindingnya sudah habis]

Salam FUNtastic

+++

Hari ini ada acara Duel Joomla vs Blogger di Samikuring, kerjasama antara NetCom dan Cimart. Inilah salah satu sarana untuk menambah pertemanan kita. Mari kita sukseskan acara pertemanan dimanapun berada dan apapun ujudnya, asal tidak bertentangan dengan hukum Agama maupun hukum negara.

Bravo teman-temanku yang suka tersenyum [yang nggak suka senyum gimana nih? tersenyum aja ya…]

Genggam erat dan bimbing yang lebih lemah [tanganku dan tangan LiLo]

+++

“Yuk berteman yuk. Berteman itu indah lho…”