Contoh Foto Bokeh

Belajar Bokeh

Belajar Bokeh
Lensa 50 mm fix

Canon 60D
F-stop : f/1.8
Exposure time : 1/60 detik
ISO Speed : ISO-640
Focal length : 50 mm
Flash mode : no flash, compulsory

Bila fokus dipindahkan ke depan, maka hasilnya akan menjadi seperti ini :

Contoh Foto Bokeh
Contoh Foto Bokeh

Bila ingin dua-duanya fokus, maka F-stop diubah menjadi 20. Hasilnya seperti ini.

Manfaat lensa 50 mm fix
Manfaat lensa 50 mm fix

 

Artikel ini dimuat juga di Blog Kupoto Dunia.

Amprokan Blogger Dalam Foto: Menikmati Presentasi Dari Para Pakar

Nara Sumber Amprokan Blogger 2011
Nara Sumber Amprokan Blogger 2011

Mengikuti Presentasi para pakar di Amprokan Bloger 2011 tidak harus dengan mengerenyitkan kening sambil terkantuk-kantuk. Itu bisa terlihat sejak Menkominfo Tiffatul Sembiring berpidato sebagai Pembicara Kunci. Tiffatul bisa mengajak audiens mengembara kemana-mana dan tak jarang juga diselingi dengan pantun-pantun yang merupakan ciri khas Tiffatul Sembiring bila tampil didepan massa. Tidak seperti bossnya yang masih suka berpidato dari teks buatanan anak buahnya dengan anggaran bisa buat ngasih makan orang sekampung.

Continue reading Amprokan Blogger Dalam Foto: Menikmati Presentasi Dari Para Pakar

Biasakan Memposting di Blog Dengan Foto

Setelah banyak bergabung dengan kawan-kawan fotografer, saya menjadi semakin suka dengan dunia fotografi. Apalagi setelah membaca

postingan mas Widianto. Haji Didiet tentang teori dasar fotografi. Sebenarnya, kesukaan saya dalam dunia fotografi setelah diajak oleh pak Dedi Dwitagama yang hobi banget dengan dunia fotografi. Saya pun pada akhirnya semakin kecanduan memotret setelah foto saya dimuat dalam harian Republika, 1 September 2010 di halaman 25 yang meliput acara pesantren ramadhan di sekolah kami.

Continue reading Biasakan Memposting di Blog Dengan Foto

Jembatan Penyeberangan Mengenaskan

HAMPIR TERPUTUS, jembatan yang hampir terputus mengkhawatirkan bagi warga yang melintasinya.

Menikmati fasilitas umum (fasum) yang layak dan nyaman merupakan hak setiap warga negara. Karena fasum merupakan hasil dari pajak yang dibayarkan oleh warga kepada pemerintah setiap tahunnya. Fasilitas umum tersebut antara lain: jalan raya, jalan bebas hambatan, lapangan olahraga, taman kota, jembatan penyebrangan, dan lain-lain.  Tetapi bagaimana bila hak tersebut tak terpenuhi? Bahkan dapat menimbulkan resiko berbahaya bagi warga. Seperti keadaan jembatan penyebrangan yang terdapat di Jalan Jendral Sudirman Bekasi Barat pada Sabtu (4/09/2010). Jembatan yang menghubungkan antara Grand Mall (GM) dengan kantor Dinas Kesehatan Kota Bekasi dengan melewati jalan raya Jendral Sudirman ini, mengalami rusak parah dan mengenaskan keadaannya.

LUBANG BESAR, lubang besar yang menganga pada anak tangga yang dapat membahayakan pejalan kaki.

Pada bagian antara ujung anak tangga teratas dengan bagian tengah jembatan berlubang dengan diameter sekitar 15 cm yang menyebabkan jembatan hampir terputus, sehingga anak tangga menjadi labil dan bergoyang-goyang saat dipijak. Sama sekali tidak ada papan peringatan di sekitar jembatan. Hampir putusnya bagian tangga dengan bagian tengah jembatan itu, terjadi pada kedua sisi tangga (sisi utara dan sisi selatan). Keadaan itu membahayakan para pejalan kaki yang memanfaatkan jembatan penyebrangan tersebut, terutama pada malam hari karena jembatan tak dilengkapi dengan alat penerangan. Hal itu menyebabkan banyak warga memilih untuk menyebrang langsung tanpa menggunakan jembatan penyebrangan. Padahal Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi telah memasang rambu didekat jembatan yang berisi ajakan untuk menggunakan jembatan penyebrangan demi ketertiban dan kenyamanan. Selain itu, yang membuat warga enggan menggunakan jembatan penyebrangan adalah keadaan jembatan yang kotor dan kumuh karena dijadikan tempat bernaung para pengemis untuk mengais rejeki.

Teks & foto: Aries Rachmandy

Citography, apaan tuh?

Ide nama milis citography muncul begitu saja dari otakku. Pemicunya tentu adanya blog yang isinya kebanyakan foto para Cimarter yaitu http://cimartography.wordpress.com/

Mas Amril juga langsung tanggap dan munculah Blog Foto (photoblog) http://citography.wordpress.com/ dengan admin keroyokan dan bahkan ada yang baru pertama kali jadi admin. Tentu suasana jadi riuh rendah dengan postingan yang beragam.

Bagiku tentu ini adalah pengalaman baru yang cukup menantang. Ini adalah tantangan kedua setelah aku menerima tantangan dari Mas Nu beberapa tahun lalu untuk membuat blog yang isinya foto dari ponsel. Aku waktu itu menyerah karena sudah jarang mempergunakan camera ponsel.

Perkembangan blog ini begitu cepat. Hanya dalam hitungan jam, postingan para blogger sudah langsung berurutan masuk.

lembang

Ini kiriman mbak Henny

Ini kiriman mas Andi

Kiriman dari New Admin pak Firman.

Di Pulau Derawan

Kiriman Admin asli alias Mas Amril

Selamat melihat sisa gambar yang masih banyak dan tidak kurang kualitasnya.

Inilah Pemenang Lomba Foto Blog “Blogger Bekasi”

Saat hari ke dua di acara AB 2010, Mas Nu sebagai wakil dari Dewan Juri mengumumkan para pemenang lomba foto yang diadakan oleh BeBlog. Inilah susunan pemenangnya. Silahkan dinikmati.

Juara Pertama dengan hadiah Rp 10 juta

Budi Winarno

Judul : Menjaga Cagar Budaya

Juara Kedua dengan hadiah Rp 7,5 juta

Didik Harianto

Judul : Bekasi Terus Membangun

Juara Ketiga dengan hadiah Rp 5 juta

Tody Maulifa

Judul : Semangat Patriot Mania

+++

Nominasi pemenang lainnya

Budi Winarno – Wujudkan Bekasi Bersih

Dodi Mulyana – Menepi Di Pantai Pakis

Dodi Mulyana – Tepi Kali Bekasi

+++

Penyerahan hadiah direncanakan akan dilakukan dalam sebuah Upacara Resmi Peringatan HUT 13 Kota Bekasi di Balaikota Bekasi. Informasi lebih lanjut akan diberitahukan.

Bagi pemenang dimohon mengirimkan nomor telepon yang bisa dihubungi ke alamat imil kontes@bloggerbekasi.com

Lomba Foto BeBlog

Di hari-hari terakhir ini, kepada semua peserta lomba foto diharap memperhatikan aturan yang termuat dalam lomba ini.

Peserta juga diharuskan mengirimkan hasil karya yang dilombakan ke alamat email kontes@bloggerbekasi.com dengan menyebutkan :
– Nama peserta
– Judul Foto yang dilombakan
Permalink / URL

Peserta yang tidak memenuhi ketentuan-ketentuan lomba di atas, tidak akan diikutsertakan ke proses selanjutnya, yaitu penjurian.

Panitia dan juri berhak mendiskualifikasi peserta yang tidak memenuhi syarat dan ketentuan di atas, tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

Keputusan juri mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

ASPEK PENILAIAN
1. Kesesuaian dengan tema.
2. Penyajian
3. Orisinalitas

Nah, bagi yang merasa sudah mengirim tetapi masih ada kekurangannya, silahkan kirim koreksinya.

Jangan lupa, editing foto yang diperbolehkan hanya sebatas cropping, contrast dan tidak merubah data pengambilan foto.  Sekiranya diperlukan juri akan meminta file asli dari photo untuk penilaian lebih lanjut, begitu yang tertulis dalam pengumuman lomba foto ini.

Susah membedakan antara rapat dan narsis

Jam 19.30 akhirnya rapat Panitia Amprokan Blogger dimulai. Belum banyak peserta rapat yang datang, tetapi untuk menghormati yang sudah datang duluan, maka mas Aris selaku Ketua Komunitas BeBlog langsung membuka acara dengan menyebut nama Tuhan agar rapat ini diberkahi oleh Yang Maha Pengasih dan Penyayang.

Narsis di Rapat Amprokan Blogger
Narsis di Rapat Amprokan Blogger

Seperti rapat panitia dimanapun dan apapun ujud panitianya, maka rapat yang diadakan pada malam ini lebih fokus pada masalah penggalangan dana. Di atas kertas masalah dana ini tenatu masalah yang sudah diprediksi dari awal, akan tetapi karena komitment para penyandang dana/sponsor masih belum waktunya cair, maka rasa deg-degan itu tentu ada.

Alternatif pencarian danapun terus dilakukan. Jangan sampai terjadi kekurangan dana, syukur-syukur bisa ada sisa dana dari kepanitiaan ini, sehingga untuk kepanittiaan yang akan datang akan lebih mudah lagi pergerakan yang dilakukan oleh panitianya.

Aku masih inget ketika jadi ketua panitia Reuni Civeng tahun lalu yang bersamaan dengan digelarnya peresmian beBlog ini.  Masalah yang dihadapi kurang lebih sama, panitia dalam kondisi kekurangan dana karena banyak komitment dari penyandang dana yang belum bisa cair.

Akhirnya saat mendekati pelaksanaan acara, maka para penyandang dana mulai mengucurkan dananya dan bahkan sampai di akhir acara masih juga dana itu mengucur ke kas panitia, sehingga sisa dana bisa sampai puluhan juta, itupun sudah dipotong pemberian bea siswa bergulir sebesar 75 juta.

Hehehe.. gak terasa malah aku curhat masalah aku sendiri, padahal ini kan masalah beBlog. maklum penyakit narsis itu memang sulit lari dari diriku.

Rapat inipun lebih diwarnai suasana narsis ketika sudah mendekati pembahasan akhir. Camera mulai dikeluarkan dari sakunya dan aksi para juru poto amatiranpun mewarnai suasana rapat ini.

Ini masih suasana seriuskah?
Ini masih suasana seriuskah?

Tentu ini masih suasana serius, karena mbak Ajeng sedang membahas rundown acara.

Mulai capek rapat dan rindu narsis
Mulai capek rapat dan rindu narsis

Hehehe…tentu bukan karena capek, maka mas Rawi sudah mulai nelpon kesana kemari. Dia sedang ada urusan bisnis bakso, jadi di sela-sela rapatpun harus siap dikontak mitra kerja.

Telpon harus diangkat daripada suaranya mengganggu rapat
Telpon harus diangkat daripada suaranya mengganggu rapat

Meski ada yang nelpon disamping, tetapi yang serius rapat juga masih ada.

Kembali serius rapat
Kembali serius rapat

Kalau mas Harun sudah bicara pasti isinya tentang penyelesaian penggalangan dana. Semuanyapun kembali serius mendengarkan.

Tak komplit kalau tak ada seleb BeBlog
Tak komplit kalau tak ada seleb BeBlog

Malam mulai menjelang dan akupun meluncur sendirian ke Cikarang. Tidak lupa hunting foto untuk lomba foto blog. Lumayan dapat beberapa foto, meskipun diambil dalam kondisi gerimis.

melaju di jalan tol (1)
melaju di jalan tol (1)

Kalau camera diarahkan ke dashboard, maka hasilnya jadi seperti ini.

melaju di jalan tol (2)
melaju di jalan tol (2)

Cameranya gak pakai tripod, jadi hasilnya ya begini ini. Gemetaran sih. Sampai ketemu di pesta Amprokan Blogger, 6-7 Maret 2010.

Gedung Tinggi : Riwayatmu Kini

Gedung Tinggi, juga dikenal sebagai Gedung Juang adalah salah satu bangunan bersajarah yang dimiliki Bekasi. Bangunan yang menjulang megah ini, –menurut informasi dari internet– ternyata merupakan bukti dan saksi perjuangan rakyat Bekasi dalam menghadapi penjajah Belanda. Demi mendapatkan informasi, jejak-jejak yang ditinggalkan, serta mendapatkan bayangan tentang kejadian-kejadian dimasa lalu, maka saya memasuki pelataran Gedung Juang.


Gedung Juang, terlihat sangat megah dari jalan raya.


Ada beberapa anak bermain di halaman gedung. Ternyata Gedung ini kosong. Karena pintu depan tertutup, saya memutar, memasuki gedung dari pintu belakang yang ternyata tidak terkunci.


Kondisi ruangan lantai atas, kotor dengan kotoran kelelawar dan tentu saja menimbulkan bau tak sedap.


Lantai atas, memasuki lorong menuju bagian depan.


Kondisi lantai atas, bagian depan.


Replika patung


Kondisi atap yang berlubang, dan dihuni oleh ratusan bahkan ribuan kelelawar.


Para pelajar sekolah memengah pertama, yang sebelumnya ikut memasuki gedung, hendak mencari perpustakaan, hanya menemukan ruangan kosong, kini memperhatikan relief yang ada di halaman, yang menggambarkan pertempuran rakyat Bekasi melawan Belanda.


Anak-anak sekolah menengah pertama yang tinggal di sekitar stasiun tambun, sedang mencoba belajar tentang sejarah Bekasi.


Memperhatikan relief perjuangan jaman dulu dengan background kereta api.

Disini, anak-anak hanya bisa menerka-nerka dengan bantuan relief tentang apa yang terjadi pada jaman dulu. Mereka bingung, mesti bertanya kepada siapa?


Tak terasa, waktu berkelebat begitu cepat, hari sudah menjelang petang.
Saatnya pulang, seperti kambing-kambing itu.

Facebook cinta Bekasi

Facebook kini menjadi idola semua kalangan masyarakat, yang mengena ke siapa saja seperti artis, pejabat, karyawan, rakyat biasa, pelajar dan lain sebagainya. Facebook yang telah menjadi fenomenal ini dapat mengekspresikan apa yang dialami oleh semua orang. Facebook juga lebih tajam dan berarti keberadaannya setelah apa yang telah kita ketahui seperti untuk dukungan, kampanye, tempat usaha dan lain-lain.
Jadikanlah Facebook menjadi sesuatu yang positif, maksimalkan dengan hal-hal yang benar dan manfaatkan sebaik-baiknya.

Judul Foto : Facebook cinta Bekasi
Lokasi : sekitar area jalan Cikarang Baru, Bekasi.