#NgabuburITBKS Hangat dan Narsis

“Tanggal berapa ulang tahun beblog, apa nama website beblog dan aku twitter beblog?”

Tiga pertnyaan untuk sebuah hadiah itu ternyata dijawab beberapa peserta dengan salah. Mereka semua paham situs blogger bekasi maupun akun twitter blogger bekasi, tapi giliran menjawab tanggal lahir beblog, maka jawabannya salah.

“Tanggal 8 September 2012!”, jawab mereka tegas dan penontonpun menganggap itu jawaban yang benar. Padahal acara 8 September 2012 yang akan datang bersama Motivator Internasional Jamil Azzaini adalah perayaan ulang tahun BeBlog bukan tanggal ulang tahun.

Untunglah akhirnya ada yang bisa menjawab, meski malu-malu dan hadiahpun berpindah tangan ke penjawab putri anggota Akber bekasi (?) yang ternyata menyimak apa yang diucapkan di depan panggung oleh para pengisi acara.

“Tugas blogger itu, menulis, maka menulislah. Urusan yang lain serahkan pada ahlinya. Toh saya sendiri bisa mendapat uang dengan hanya menulis”, ucap seorang tokoh muda blogger yang sempat kuajak diskusi soal Amprokan Blogger 2012 ini.

Ketua Panitia ultah beblog

Kegiatan #NgabuburITBKS memang merupakan pemanasan dari panitia ulang tahun BeBlog yang jatuh pada tanggal 17 Agustus 2012, persis sama dengan hari lahir ketua Beblog mas Aris HU yang saat ini berada di China. Para panitia tentu sangat merasa berterima kasih pada Internet Sehat yang telah membuat acara ini bisa berjalan dengan baik dan menyenangkan semua pihak, baik peserta acara maupun para sponsor.

Mas Wisnu Samikuring meskipun tidak bisa hadir, tetapi tetap menjadi langganan BeBlog untuk masalah Sponsor. Begitu juga Kang Harun yang sibuk keliling Bekasi juga tidak bisa hadir, tapi tetap menyempatkan memberikan hadiah untuk para pemenang lomba.

Kalaulah ada yang kurang adalah kehadiran beberapa blogger senior yang ingin kuajak ngobrol tetapi ternyata tidak terlihat di acara #NgabuburITBKS. Jagoan Bekut Bang Komar tidak terlihat di kursi peserta, begitu juga teman sehidup seCIKARANG, mas Amril juga tidak terlihat.

Yang bikin senang adalah kehadiran mas Vavai dan Mas Irfan, dua admin beBlog ini jarang ketemu bareng dalam sebauah acara dan di acara ini mereka bisa kumpul berdua. Apalagi mbak Ajeng juga ikut gabung di acara ini sebagai pemateri, rasanya kopdar ini jadi terasa istimewa.

Sebagian panitia ultah beblog

Banyak juga blogger yang kukenal lewat dunia maya dan hari ini bisa bertemu langsung berjabat erat dengan mereka, meskipun tidak semua tamu bisa kusalami, tapi sebagai awal pertemanan tentu sudah lumayan. Terima kasih pada semua peserta maupun pemateri acara ini, buat panitia tentu sebuah prestasi tersendiri. Maklum di tengah kesibukan sebagai emak-emak di rumah maupun emak di blogger dan ditambah waktu persiapan yang begitu mepet ternyata mereka bisa menyelenggarkan acara ini.

Para emak itu juga sempat dibuat stress karena begitu dibuka pendaftaran langsung full. Pendaftar berikutnya langsung masuk daftar tunggu. Ini mungkin rekor tersendiri bagi acara beblog yang selama ini baru penuh di akhir pendaftaran. Untunglah mbak Ajeng bisa menggeret Kominfo untuk membuat kapasitas ruangan ditambah, sehingga bisa menerima pendaftar baru yang sudah masuk daftar tunggu.

Acarapun berlangsung seru karena ruangan memang didisain untuk bisa santai dan berdiskusi secara terbuka. Suasana yang sempat “resmi” di awal acara akhirnya berubah menjadi suasana kopdar blogger seperti lazimnya. Penuh celetukan segar dan penuh canda tawa.

Pembagian hadiah

Yang tidak suka canda tawa dan punya hobi serius menikmati keahliannya menghisap juga tahu diri dan menyelinap ke luar ruangan sebentar untuk memastikan hisapannya tidak mengganggu teman yang lain.

Aku sendiri sempat menyelinap keluar bersama mas Vavai dan Mas Kika untuk membahas final touch penampilan website BeBlog yang baru.

“Kita sudah lihat kelebihan situs-situs yang ada di Indonesia, mulai dari Kompasiana, Detik, Politikana dll dan semua itu kita ambil baiknya dan kita jadikan sebuah wajah baru beblog yang lebih segar, lebih membuat pengunjung kepingin datang lagi”

“Kita ingin BeBlog jadi acuan dalam merujuk sebuah berita. Misalnya ingin mendengar berita tentang gadget yang menarik, orang akan mengarahkan browsernya ke blogger bekasi dulu baru ke yang lain.”

Acara ini memang istimewa, di luar ruangan maupun di dalam ruangan semuanya bisa meriah. Mereka hanya sempat duduk bersama di waktu pemutaran film, yang sebenarnya belum dirilis untuk umum. Inilah film yang membuat angan kita bisa melayang kemana-mana. Mmebuat kita ingin Indonesia yang lebih baik dan membuat kita yakin bahwa kita bisa mewujudkannya.

Saat kulihat adegan Jembatan Merah Putih, akupun langsung berucap.

“Wah aku baru saja dari sana kemarin. Hoi.. ketemu dengan teman-teman blogger Maluku yang ramah dan jauh dari kesan yang diberitakan di mass media”

bersama blogger maluku

Terima kasih sekali lagi buat mas Donny Internet Sehat dan juga mas Banyumurti ketua Relawan TIK yang telah bersusah payah mengajak timnya untuk meramaikan acara ini. Sampai ketemu di ulang tahun Beblog, 8 September 2012 bersama mas Jamil Azzaini. Acara ulang tahun itu akan bertemakan 3 tahun Blogger Bekasi Semangat Kebersamaan dalam Harmoni Perubahan dan mas Jamil Azzaini akan mengemasnya menjadi acara yang tak terlupakan.

Tunggu juga acara Amprokan Blogger 2012 yang akan dikemas berbeda dibanding dua amprokan sebelumnya.

Salam sehati.

Narsis berjamaah

Ngabuburit bersama @BloggerBekasi dan Internet Sehat, 10 Agustus 2012

Acara ngabuburit dalam rangka pemanasan ulang tahun BeBlog, akhirnya tinggal sehari lagi. Inilah acara yang ditunggu-tunggu para pecinta internet. Disini mereka bisa berbagi ilmu seputar dunia internet yang sehat dan menyehatkan. Diskusi akan dipandu oleh panitia dengan menampilkan ahli IT dari Bekasi yang sudah kondang di dunia per-LINUX-an, mas Vavai.

Acara ini gratis terbatas, artinya hanya yang mencatatkan diri kepada panitia yang disediakan kursi. Ruangan yang dipilih memang tidak sangat luas, tapi memadai untuk diskusi dibawah seratus orang. Silahkan catat waktu pelaksanaan dan alamat penyelenggaraan acara. Catatkan diri anda segera, meskipun hanya sebagai waiting list, karena peserta sudah penuh dan hanya kalau ada yang mundur, maka peserta di daftar tunggu bisa masuk sebagai peserta.

Jumat, 10 Agustus 2012

Pukul 15.00 – 19.00

Acara : Kopdar, Workshop Internet Sehat, Buka puasa bersama, Live tweet competition (berhadiah 2 buah HP), doorprize

Tempat : RM. Katineung Bekasi lantai 4, Jl. RA Kartini no 22 (Setelah RS Bhakti Kartini)
(Dari tol Bekasi Barat, belok kiri. Lampu merah BCP belok ke kanan, ketemu lampu merah kedua, sekitar 50 M tempatnya dari perempatan itu)

Sekedar info, karena acaranya di lantai 4 dan tidak ada lift, jadi mohon disiapkan fisiknya yaa :))))) Dimohon untuk hadir tepat waktu alias ga ngaret.

UPDATE PESERTA (yang confirm) :
1 Abdul Rahman Yusuf
2 Abdul Robit
3 Agung Mulyadi
4 Analisah
5 Andriansyah
6 Anggi Kusumah
7 Anggi Yulianto
8 Ari Wibowo
9 Arifin Basyir
10 Asiah Chalid
11 Bene Waluyo
12 Bhayu Sulistiawan
13 David
14 Dede
15 Deni Ardini
16 Dewanto Purnomo
17 Eko Eshape
18 Eko June
19 Elita
20 Enjang M
21 Ety Budiharjo
22 Fiki Maulana
23 Fitta Astriyani
24 Giyat Yunianto
25 Gunung Kelir
26 Haya Aliya Zaki
27 Hazmi Srondol
28 Ilhami Gani
29 Indra
30 Irfan Rivai
31 Irfan Zj
32 Istri Kornelius
33 Ivan Prakasa
34 Kornelius
35 Linda Astuti
36 Maharani Lestari
37 Marissa
38 Maryadi Aris Munandar
39 Masim Vavai
40 Mega Dewi
41 Meyrinda nauli
42 Milang Novitasari
43 Mira Sahid
44 Muhammad Faisal
45 Muhammad Guntur
46 Nabila A
47 Nurika
48 Putri Aryani
49 Raden Ajeng
50 Raden Nabila
51 Rahmat – Bekasi Timur
52 Rawi Wahyudiono
53 Rega
54 Reza Pratama
55 Ririn
56 Risti
57 Semi Havid
58 Sheed Bientang
59 Siti Nurjannah
60 Subais
61 Sumiyati Sapriasih
62 Susi Sukaesih
63 Umi
64 Wawan Carwan
65 Wawat
66 Wirahadi
67 Wisly Wiyanto
68 Wylvera
69 Yati Rachmat
70 Yeni Farida
71 Yuliana Safitri
72 Zaenal Abidin
73 Team Internet Sehat
74 Team Internet Sehat
75 Team Internet Sehat
76 Team Internet Sehat
77 Kominfo
78 Kominfo
79 Relawan TIK Bekasi
80 Relawan TIK Bekasi
81 Relawan TIK Bekasi
82 Relawan TIK Bekasi
83 DeBlogger
84 Blogger Benteng
85 Blogger Benteng
86 Blogger Benteng
87 Blogger Benteng

Acara ini diselenggarkan atas kerja sama antara Blogger Bekasi yang akan berulang tahun di tanggal 8 September 2012 dengan Internet Sehat. Bagi panitia, acara ini sekaligus sebagai salah satu pemanasan acara ulang tahun BeBlog yang bertemakan 3 TAHUN BEBLOG, SEMANGAT KEBERSAMAAN DALAM HARMONI PERUBAHAN”

Salam sehati

internet sehat 1
internet sehat 1

 

+++

Sumber gambar dari sini

Ngabuburit-IT BeBlog Bareng Internet Sehat

Halo kawan-kawan Blogger…

Internet sehat akan mengadakan acara buka puasa bersama sambil diskusi internet + nonton bareng film #linimassa2 di 6 kota besar di Indonesia, yaitu Makassar, Gorontalo, Bandung, Semarang, Banjarmasin dan Bekasi. Suatu kebanggan untuk BeBlog karena terpilih sebagai salah satu komunitas yang bekerjasama untuk menyelanggarakan acara ini di wilayah Jakbodetabek.

Acaranya seperti apa? Pastinya bakalan seru, karena semua blogger bisa berkumpul serta bersilaturahmi di acara tersebut. Dan semua peserta yang hadir tidak dipungut biaya alias gratis. Namun mohon maaf, seat yang tersedia hanya 50 orang pendaftar saja. Yuk segera daftarkan diri kamu melalui sms 085210334998 (Mira)

Detil acara
Hari/ tanggal : Jumat, 10 Agustus 2012
Pukul : 15.00 – 19.00
Tempat : RM. Katineung lantai 4, Jl. RA Kartini No 22 Bekasi
Pendaftaran : GRATISS
CP : Mira (085210334998)

Rute : Dari arah tol Bekasi Barat, belok ke kiri, lampu merah MM/BCP belok kanan, lurus lewati lampu merah pertama, dan di lampu merah kedua belok kiri. Patokan setelah RS. Bhakti Kartini, sebelah kiri jalan)

Jangan sampai kehabisan seat yaa… sampai bertemu di tekape pada tanggal 10 Agustus 2012. Bersama BeBlog, “Semangat Kebersamaan dalam Harmoni Perubahan”

internet sehat kecil

+++

Gambar diambil dari sini

Pemkot Bekasi Gelar Seminar Nasional “Internet Sehat” Bagi Guru dan PNS

Ibu Sri Sunarwati, Kabag Telematika Pemkot Bekasi (tengah) didampingi stafnya saat memberikan materi pada acara seminar nasional (Foto: Nur Aliem Halvaima).

BAGIAN Telematika Pemerintah Kota Bekasi menggelar Seminar Nasional “Pendidikan dan Internet Sehat” bagi guru dan PNS, 14-15 Juni 2012, di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, diikuti  100 orang terdiri guru TK-SLTA dan pegawai Pemkot dan Kabupaten Bekasi, DKI, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah.

“Seminar ini digelar sebagai upaya Pemerintah Kota Bekasi mengasah talenta teknologi informasi dan akhlak mulia bagi insan pendidikan dan aparaturnya. Anggarannya diambil dari APBD Kota Bekasi TA 2012.,” kata Sri Sunarwati, Kabag Telematika Pemkot Bekasi.

Menurut Sri, seminar nasional bertujuan membantu mengkampanyekan sebagai media pendidikan dan hiburan yang positif bagi institusi keluarga dan institusi pendidikan.

Membantu memberikan informasi dan materi acuan yang memadai bagi orang tua dan guru dalam menyikapi perkembangan internet dan dampaknya.

“Selain membantu mengupayakan peningkatan penetrasi internet di Indonesia dari keluarga dan dari komunitas pendidikan secara aman dan bertanggung jawab, juga mendukung edukasi sejak dini tentang internet sehat kepada anak, keluarga dan pengguna internet pemula. Melalui seminar ini pula, salah satu upaya mewujudkan visi-misi Kota Bekasi yaitu, Bekasi Cerdas, Sehat dan Ihsan,” kata Sri.

Seminar diikuti  100 guru TK-SLTA dan pegawai Pemkot/Kabupaten Bekasi, DKI, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah. Sementara narasumber adalah Walikota Bekasi Rachmat Effendi, Komisi D DPRD Kota Bekasi, Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Komuinfo,  Ono W Purbo, pakar internet, Donny B.U penggiat internet, Wijaya Kusumah pakar pendidikan dan penulis aktif di berbagai komunitas online. Acara dipandu oleh ibu MS Julie dari IGI Bekasi.

Wijaya Kusumah (Omjay) misalnya, membawakan materi dengan lugas, lancar dan sedikit humor tentang pengalamannnya menggunakan internet secara sehat. Omjay awalnya berbagi pengalaman dengan orang dekatnya di lingkungan keluarga, seperti kedua anaknya Intan dan Berlian. “Saya banyak belajar dari kedua anak saya, keduanya lebih duluan menguasai terutama berkaitan dengan smartphone, seperti tablet dan fasilitasnya…hahaha,” kata penulis buku “Menulislah Setiap Hari dan Buktikan Apa Yang Terjadi” ini. Sejumlah buku sudah Omjay terbitkan yang berangkat dari menulis di blog, termasuk rajin mengisi blog keroyokan di Kompasiana.com.

Pengalaman Donny B.U sebagai penggiat internet, juga tak kalah menariknya. Mantan wartawan detik.com ini menceritakan pengalaman lain keluarganya yang memanfaatkan kecanggihan internit untuk pengembangan usaha busana muslimah. “Ada Mpok saya, buka usaha busana Muslimah melalui internet, sekarang pemasarannya sudah merambah sampai ke negeri Jiran, Malaysia, luar biasa kan?,” kata Donny.

Itu dimulai dari industri rumah (home industri). Mula-mula karena rajin nonton sinetron lokal maupun telenovela di televisi, akhirnya terinspirasi melihat busana pemainnya. Dari jilbab Manohara hingga busana tokoh-tokoh sinetron “Ayat-Ayat Cinta”. Dari tontonan televisi ini, kemudian menjadi acuan mencari contoh busana di pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Contoh busana Muslimah versi Tanah Abang itulah, kemudian  ia posting via blog  di internet.

Yang menarik, di setiap sesi penyajian materi, ada kuis dari isi makalah yang disampaikan dengan berbagai hadiah yang menarik, di antaranya buku-buku yang diberikan langsung oleh penulisnya sendiri. “Alhamdulillah, saya kebagian hadiah karena berhasil menjawab pertanyaan si pembawa makalah,” kata Ibu Nunung, guru anggota Ikatan Guru Indonesia (IGI) Bekasi. (aliem)

salam blogger,

Nur Aliem Halvaima

Wijaya Kusumah (Omjay) sedang membawakan materi dipandu moderator ibu MS Julie pada Seminar Nasional Pendidikan dan Internet Sehat di Hotel Grand Cempaka Jakarta (Foto: Nur Aliem Halvaima)


Belajar dari Singapura

Tanggal 1 hingga 3 Februari 2012, saya bersama dengan teman-teman blogger dan Internet Sehat berkunjung ke Negeri Singa, Singapura. Kunjungan belajar dan jalan-jalan bersama dengan dua komunitas blogger, Bali Blogger dan Depok Blogger yang telah memenangkan lomba video Ekspresi Blogger Indonesia yang diadakan Internet Sehat.

Kami berangkat dari Bandara Soekarno Hatta, dari yang seharusnya pukul 06.30 WIB menjadi pukul 08.00 WIB, delay selama 1,5 jam. Lumayan buat tidur ulang setelah harus berangkat pukul 03.00 pagi dari rumah di Bekasi Utara. Dengan menggunakan pesawat Jetstar, kami tiba di Bandara Changi, Singapura, pukul 10.30 waktu Singapura (1,5 jam lebih cepat dari Indonesia).

Serasa tak percaya karena sudah tiba di Changi, Singapura, saya pun menebar pandangan ke seluruh penjuru terminal 2. Mungkin karena bukan musim liburan (peak seasons), Bandara Changi relatif sepi. Bersih, tertib, dan teratur, itulah pemandangan yang saya temui. Dengan menggunakan Sky Train, kami menuju Terminal 1, Changi, untuk naik moda transportasi paling terkenal di Singapura, MRT, menuju penginapan di Geylang Road, Lor 1.

Tak ada istilah berebutan kala kami naik Sky Train dan MRT! Semuanya tahu aturan. Sehingga buat pendatang seperti kami, terasa malu kalau berusaha buru-buru naik. Di dalam MRT, ada satu seat yang bertuliskan Reserved Seat, khusus untuk manula, ibu hamil, penyandang cacat, dan orangtua yang membawa anak. Selama perjalanan menuju Kallang Stasiun, tidak ada yang menduduki kursi tersebut. Kosong, hingga kami turun!

TERTIB dan BERSIH

Tidak hanya MRT, saat menaiki bus pun demikian. Tak ada istilah rebutan naik. Kalau di Jakarta, khususnya, berebut kursi, di Singapura, banyak kursi dibiarkan kosong. Para pengguna moda transportasi MRT atau pun bus, tampaknya lebih senang berdiri, apalagi kalau tempat tujuan mereka dekat/tidak terlalu jauh.

Tertib, rapi, bersih dan teratur. Itulah ciri khas Singapura. Jalan-jalanan di Singapura bersih dari sampah. Entah di mana sampah itu bersembunyi. Kendaraan seperti mobil, motor (jarang menemukan motor di Singapura, lebih banyak sepeda), dan bus, sangat menghargai para pejalan kaki. Mereka akan langsung menghentikan kendaraannya atau berjalan pelan-pelan, kalau melihat pejalan kaki melintas di jalur penyeberangan. Tidak ada istilahnya menyerobot lampu lalu lintas.

Pedesterian ada di mana-mana. Membuat para pejalan kaki asyik melenggang ke sana ke mari. Nyaman, tenang, tak takut diserobot kendaraan roda dua. Di Singapura, pejalan kaki adalah Raja/Ratu!

Bahkan ketika berada di Orchad dan Somerset Road yang terkenal itu, sementara teman-teman lain memasuki deretan mall yang terkenal seperti Isetan, Tangs, Centre Point, Lucky Plaza, saya dan tiga teman blogger malah asyik melihat para pejalan kaki sambil menikmati es krim dari pedagang kaki lima. Semakin sore, semaki banyak orang yang berlalu lalang di Orchard, terutama para wisatawan, dan begitu didengar percakapannya, ternyata berasal dari Indonesia. Di Singapura, bertaburan orang Indonesia.

BELAJAR

Singapura memang patut menjadi contoh dalam urusan tertib, kebersihan dan kenyamanan. Rasanya bangsa Indonesia harus belajar banyak dari warga Singapura.

 

Memang peraturannya teramat ketat, yang menurut warga Singapura, kadang membuat mereka menjadi seperti orang yang penuh tekanan, apalagi kehidupan di Singapura, relatif lebih mahal dibandingkan kehidupan di Indonesia. Namun, tak ada salahnya belajar dari negara yang sudah lebih dulu maju. Berkunjung ke Singapura memang menarik dan penuh pembelajaran. Banyak cerita dari perjalanan saya dengan teman-teman blogger dan Internet Sehat.

 

Catatan dari Kopdar BeBlog: Dengan Menulis Menembus Tapal Batas

Baban Sarbana bisa disebut sebagai seorang blogger yang produktif. Dua tahun ngeblog sudah berhasil menerbitkan 6 buah buku yaitu “Ampuh Cerdas Tanpa Batas”, “Saldo dan Bidadari Surga”, “Lebah Cerdas on the Road, “Hati tak Bersudut”, “Blogger Ngomong Politik”, dan “Tapak Tilas Barack Obama”.

Tapi siapa sangka jika untuk menerbitkan buku pertamanya yang berjudul “Ampuh Cerdas Tanpa Batas” ia harus menunggu sekitar satu setengah tahun. Setelah melalui proses pemanggilan beberapa kali, termasuk harus mengisi rangkaian kuisoner yang diberikan penerbit, barulah buku pertamanya terbit. Siapa sangka pula jika naskah buku “Lebah Cerdas on the Road” ditolak pemilik penerbitan justru dimana ia sendiri bekerja sebagai kepala bagian di perusahaan tersebut. Ironisnya naskah buku tersebut malah diterima oleh penerbit lain dan langsung dicetak.

Sementara itu Donny Budi Utoyo (Donny BU) yang dikenal sebagai motor penggerak Internet Sehat dan pendiri ICT Watch menyampaikan pengalamannya dalam memulai gerakan Internet Sehat di Indonesia. Berbeda dengan paparan Donny BU dalam berbagai pertemuan blogger atau pengguna internet yang lebih banyak menjelaskan tentang penggunaan internet secara panjang lebar, maka di acara ini secara eksklusif (jiaah ngikut gaya tivi merah) Donny BU bercerita tentang dunia penulisan yang pada akhirnya membuat dirinya “nekad” keluar dari detik.com dan memilih mandiri dengan kegiatan internet sehatnya.

Semua paparan di atas disampaikan Baban dan Donny BU dalam acara kopi darat blogger Bekasi (BeBlog) di Bekasi Cyber Park tanggal 26 Desember 2010. Acara yang digelar dengan didahului makan siang ini (BeBlog menyiapkan voucher makan senilai Rp. 20 ribu) memang bukan sekedar kumpul-kumpul dan MEOK (makan enak omong kosong) tapi juga  sekaligus syukuran keberhasilan BeBlog menjadi yang terbaik dalam Pesta Blogger 2010 kategori komunitas berbasis wilayah dan sharing penulisan guna memotivasi blogger untuk lebih rajin menulis.

Dengan gaya paparan yang khas orang Bogor, Baban menjelaskan proses kreatifnya dalam menulis dan membagi tips menembus penerbit. Menurut Baban, menulis jangan diartikan hanya sebagai kegiatan untuk membuat buku atau blog tetapi juga mencakup beragam kegiatan lainnya misalnya membuat script untuk film atau pertanyaan-pertanyaan dalam sebua kuis (kebetulan ia pernah membantu membuat soal-soal dalam acara yang dibuat Helmi Yahya).

Ditambahkan oleh Baban bahwa penyakit seorang penulis adalah “Susah untuk memulai, tetapi ketika sudah memulai, susah untuk berhenti”. Karena itu agar bisa segera menulis maka“tulis apa yang dipikirkan, jangan pikir apa yang akan dituliskan”. Gunakan semua alat bantu penulisan seperti alat rekam atau kamera untuk melengkapi tulisan dan membantu daya ingat. Segeralah menulis selagi sempat dan jangan menunda-nundanya karena bisa jadi apa yang kita lihat dan rasakan akan hilang begitu saja.  Hal ini pulalah yang ia lakukan ketika berkunjung ke Amerika Serikat (AS) sebagai pemenang “the Golden Ticket”. Setiap usai melakukan kunjungan diusahakan untuk menuliskannya di blog pada hari itu juga. Dengan rajin mencatat apa yang dilihat dan menuangkan dalam tulisan di blog, maka apa yang dituliskan tersebut dapat berfungsi sebagai data yang jika sewaktu-waktu dibutuhkan dapat digunakan dan tinggal memolesnya.

Menurut Baban, untuk bisa menulis dengan baik setidaknya ada  lima langkah yang bisa dilakukan yaitu T.U.L.I.S (Temukan ide, Ukir Idenya, Libatkan otak kiri dan kanan, Ilmu dan teknik penulisan dikuasai, dan Sesuaikan tulisan dengan pembaca). Denganberlatih terus menerus, proses TULIS akan bisa berjalan dengan sendirinya dan mengalir lancar ibarat air yang memancar dari mata air.

Terkait dengan tips menembus penerbit, Baban menyarankan agar seorang penulis bersikap percaya diri ketika membawa naskahnya ke penerbit. Penulis datang ke penerbit bukan untuk meminta-minta tetapi justru akan memberikan pekerjaan dan pendapatan bagi penerbit. Namun demikian penulis tidak boleh sombong seolah-olah tulisannya paling bagus dan benar.

Ditambahkan oleh Baban bahwa saat ini banyak penerbit yang mencari penulis, sebaliknya banyak penulis yang kesulitan mendapatkan penerbit. Untuk itu yang perlu dilakukan adalah mengetuk pintu penerbit dan tidak sungkan-sungkan untuk banyak bertanya. Persiapkan hal-hal teknis yang diperlukan saat membawa naskah ke penerbit.  Cari penerbit yang sesuai dengan isi buku yang ingin diterbitan, karena setiap penerbitan memiliki kekhasan masing-masing.  Carilah penerbit besar dan kredibel karena jika ditolak biasanya akan memperoleh penjelasan tentang alasan penolakan. Alasan penolakan tersebut bisa dijadikan masukan untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan pada naskah yang ditulis. Secara guyon Baban menambahkakan bahwa kalau ditolak penerbit besar rasanya tidak terlalu malu karena banyak saingannya :-).

Sementara itu Donny BU menjelaskan bahwa semua kegiatan yang dilakukannya saat ini di Internet Sehat dan ICT Watch pada dasarnya berawal dari menulis. Donny BU mengisahkan bahwa sebagai seorang wartawan di detik.com, ia memang selalu dituntut untuk membuat tulisan, baik reportase maupun opini. Seiring perjalanan waktu, muncul minatnya untuk mengumpulkan data-data yang terkait dengan perkembangan internet di Indonesia seperti berapa  jumlah pengguna internet, tujuan penggunaan internet hingga apa yang dicari di internet. Data-data yang dikumpulkannya ini secara berkala ditampilkan di web atau blog agar bisa dibaca banyak orang.  Semakin banyak data yang diunggah semakin banyak kemungkinan dibaca banyak orang.

Secara perlahan apa yang dilakukannya ternyata menjadi modal yang dapat digunakan untuk mengembangkan kegiatan yang menghasilkan. Terlebih di Indonesia baru beberapa gelintir orang saja yang melakukan kegiatan pengumpulan data tentang pemanfaatan internet di Indonesia. Dengan modal seperti itu dilengkapi pengalaman, networking dan keyakinan yang dimiliki, Donny pun memutuskan untuk mengundurkan diri dari detik.com.  Padahal di media online tersebut ia sudah menduduki posisi mapan dengan gaji yang memadai serta tawaran kendaraan roda empat jika bertahan dua tahun lagi.

Tidak banyak orang yang percaya, termasuk teman-temannya di detik.com. ketika ia memilih mundur dan berniat berdikari di dunia ICT. Keputusan yang tentu tidak mudah karena ia harus siap meloncat dari zona nyaman yang dirasakannya selama 15 tahun terakhir, ke zona lain yang belum tentu memberikan kenyamanan seperti yang telah didapatkan selama ini.

Setelah melewati masa-masa sulit selama beberapa waktu, apa yang dilakukan Donny BU kini telah membuahkan hasil. Berawal dari pesanan seorang client asal Singapura, kini Internet Sehat dan ICT Watch telah mampu melakukan banyak kegiatan dengan dukungan dari berbagai sponsor dan mampu mengirimkan stafnya ke berbagai tempat untuk mensosialisasikan kegiatan internet sehat. Agar lebih luas lagi jangkauan dari apa yang ia kerjakan, Donny dan tim Internet Sehat tengah menyiapkan modul, buku dan video yang menjelaskan perkembangan internet di Indonesia. Semua modul, buku dan video tersebut nantinya akan diunggah di internet agar banyak orang yang bisa mengaksesnya. Agar apa yang dilakukan bisa go internasional, ia pun menterjemahkan semua modul dan video tersebut ke dalam bahasa Inggris (dengan membayar tenaga penterjemah) .

Dari apa yang dipaparkan oleh dua blogger dalam bincang-bincang santai kopdaran BeBlog, terlihat adanya kesamaan kata kunci untuk maju yaitu menulis. Lewat menulis keduanya berhasil menembus sekat-sekat pembatas menuju dunia yang lebih luas. Dengan menulis, Baban Sarbana yang besar di Bogor bisa berjalan-jalan ke AS tanpa mengeluarkan biaya. Lewat menulis pula, Baban dapat melepaskan belengu dirinya setelah sempat drop out dari IPB karena sakit. Kekecewaan Baban karena drop out kuliah berhasil dilampiaskan lewat kegiatan menulis.

Sedangkan Donny BU berhasil melepaskan diri dari zona nyaman yang selama ini dirasakannya untuk loncat ke zona lain yang diharapkan lebih baik dan dengan pribadi yang lebih mandiri. Dengan menulis, ia pun bisa berbagi ke banyak orang tentang penggunaan internet dan perlunya bernternet secara sehat.

Berkaca pada keberhasilan Baban dan Donny BU, ada beberapa hal yang bisa ditarik sebagai pembelajaran antara lain menulis itu adalah suatu kegiatan yang sangat positif, bukan hanya bagi diri sendiri tetapi juga orang lain yang membacanya. Ketekunan dalam menulis, selain membuat kita mahir dalam menulis juga bisa mendorong peningkatan kapasitas pribadi untuk lebih percaya diri dalam melakukan suatu tindakan. Dan yang juga tidak kalah penting, dengan menulis kita bisa berbagi dan beramal kepada banyak orang. Insya Allah apa yang dilakukan tersebut akan mendapatkan ganjaran yang setimpal dari Allah S.W.T.

Jadi tunggu apa lagi, segera tuliskan apa yang dipikirkan, jangan pikir apa yang akan dituliskan. Kalau sudah jadi, jangan lupa posting di bloggerbekasi.com

Terima kasih untuk Baban Sarbana dan Donny Budi Utoyo atas sharingnya yang sangat bernilai. Semoga bisa tetap berbagi untuk acara-acara berikutnya.

Salam BeBlog