Lomba Menulis Untuk Umum

Komunitas sejuta guru ngeblog mengadakan lomba menulis dengan tema “Urgensi matpel Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan matpel Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi (KKPI) di Sekolah”.

Artikel dituliskan di word dengan jumlah kata antara 500 sampai 1500 kata. Kirimkan tulisan ke  wijayalabs@gmail.com.

Total hadiah sebesar Rp. 1.000.000,- (Satu Juta rupiah) akan diberikan kepada:

  1. juara pertama Rp. 500.000, (Lima ratus ribu rupiah)
  2. juara kedua Rp. 300.000, (Tiga ratus ribu rupiah)
  3. juara ketiga Rp. 100.000, (Seratus ribu rupiah).

 

Batas akhir tulisan tanggal 11 April 2014. Hadiah kejutan akan diberikan kpd 2 orang penulis lainnya senilai Rp. 100.000,-

 

Yuk Ikutan!

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com

http://wijayalabs.com/2014/04/03/lomba-menulis-sejuta-guru-ngeblog/

Menulis Itu Memang Harus Dipaksakan

13740751081579462934Menulis itu Memang Harus Dipaksakan oleh diri sendiri. Kemalasan diri harus dilawan, dan akhirnya kita akan menjadi pemenangnya.

Usai sholat subuh berjamaah di masjid, saya berangkat menuju sekolah. Hari ini sengaja saya tak membawa mobil ke sekolah. Saya memilih naik kendaraan umum saja. Biasanya ada bus metromini 62 langsung menuju terminal Manggarai. Dari sini saya naik busway ke sekolah dan turun di halte bus kampus unj rawamangun. Dengan uang Rp.6000 pasca kenaikan bbm, saya sudah tiba di sekolah dengan selamat.
Alhamdulillah.

Berangkat pagi hari sungguh nikmat. Tak ditemui kemacetan sepanjang jalan. Beginilah nikmatnya bila berangkat jam 05.05 wib. Jalan masih longgar dan mobilpun berjalan dengan sangat lancar. Selancar pikiran kita yang memaksakan diri untuk menulis.

Saya bersyukur kepada Allah diberikan kenikmatan sholat subuh berjamaah di masjid. Sesuatu kenikmatan yang tidak bisa didapat kalau kita hanya berdiam diri di rumah. Itulah mengapa Rasulullah SAW selalu memberi contoh umatnya untuk sholat subuh berjamaah di masjid.

Guru ngaji saya pernah berkata, bila kamu ingin meninggal dalam keadaan khusnul khotimah atau mati yang baik, maka jangan pernah meninggalkan sholat subuh berjamaah.

Di dalam metromini 62 saya tuliskan ini. Betapa nikmatnya berangkat ke sekolah di pagi hari. Kita harus mampu mengelola waktu dengan baik. Sebab waktu tak akan pernah kembali lagi. Kurangi waktu tidurmu, dan ingatlah selalu tentang waktu yang terus mengejarmu.

Selama 2 hari ini saya memang tidak menulis di blog seperti biasanya. Kesibukan tahun ajaran baru dengan kurikulum baru sangat menyibukkanku. Hal yang paling mudah kulakukan adalah menulis status di facebook seperti sekarang ini. Ponsel jadulku masih sanggup untuk itu.

Menulis memang harus dipaksakan. Usahakan menulis walaupun hanya menulis status di facebook atau berkomentar di tulisan orang lain. Dengan begitu, engkau akan terbiasa menulis dan tidak takut lagi menulis.

Ketika menulis sudah menjadi kebiasaan, maka dia akan menjadi sebuah kebutuhan. Engkau akan merasa haus dan lapar ketika belum menulis. Hal itulah yang kualami sendiri ketika menulis sudah masuk alam bawah sadarku. Tiada hari tanpa menulis, dan tentu saja tiada hari tanpa membaca.

Menulis memang harus dipaksakan. Seperti bangun pagi hari yang harus dipaksa. Kemalasan diri harus dilawan. Tanpa terasa bus metromini yang saya tumpangi sudah sampai terminal Manggarai. Saya akhiri tulisan saya di sini.

Eh kok malah nyambung lagi. Habis enak sih! Busway sudah di depan mata. Dengan uang Rp. 2000, meluncurlah saya menuju sekolah tanpa terkena macet. Ongkos busway masih murah sebelum jam 6 pagi. Nikmatnya bangun pagi, dan menikmati ibu kota Jakarta di pagi hari yang lengang.

Waktu di ponsel saya sudah menunjukkan pukul 05.47 wib. Busway yang saya tumpangi sudah sampai matraman. Jadi ingat waktu dapat voucher belanja buku di gramedia matraman. Rasanya puas banget belanja buku sebesar Rp. 500.000. Saya dapatkan itu ketika tulisan saya menang dalam lomba menulis di http://guraru.org. Tulisan saya menjadi tulisan terpopuler.

Makanan terpenting seorang penulis adalah buku. Dengan banyak membaca buku, maka kamu tak akan pernah lumpuh menulis. Mereka yang senang menulis, pastilah akan rakus membaca. Demikian juga dengan saya sebagai seorang penulis.

Menulis itu memang harus dipaksakan, tak terasa sudah mau sampai Prapatan pramuka. Busway berhenti karena lampu merah. Sesudahnya meluncur kembali menuju halte kampus UNJ Rawamangun. Sudah dulu yah!

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com

Hadiah Perdana Dari Ngeblog

Rasa-rasanya tak henti hasrat kesyukuran ingin menyelinap terus di hati ini lantaran berbagai kenikmatan yang Allah berikan kepada saya. Pertama selalu diberi kesempatan bisa bersilaturahim, sharing, belajar bersama orang-orang hebat yang punya dedikasi tinggi di bidangnya masing-masing. Kedua, memperluas jaringan dan koneksi merupakan hal yang saya yakini sebagai sarana memperpanjang umur, mengentengkan jodoh, dan memperluas rezeki. Untuk yang kedua mungkin tak terlalu dominan, karena jodoh saya sudah ada, tapi kalau jodoh yang lain mungkin saja iya, seperti jodoh mendapatkan hadiah yang akan saya bagi ini…

Nah, yang ketiga ini yang saya gak pernah nyangka berkaitan dengan yang kedua tadi yaitu, HADIAH. Awalnya saya memulai aktivitas di dunia bloging sekitar 3 tahun (di blogspot) yang lalu hanya sekedar mengikuti trend saja dan ingin coba-coba nulis di dunia maya. Namun nampaknya coba-coba saya ini menjadi hal yang menarik, dan saya pun mulai membuat blog lagi di wordpress, kebetulan waktu itu pas pelatihan blog untuk guru yang digawangi oleh Ikatan Guru Indonesia (IGI) Bekasi dan BeBlog (Blogger Bekasi). Dari situ blog saya pun mulai saya ramaikan dengan berbagai tulisan, embed, sampai banner-banner komunitas. Berbagai lomba pun saya ikuti hanya karena ingin mencari pengalaman bagaimana rasanya tulisan (blog) kita dilombakan sambil belajar dari para peserta lainnya.

Kini, dalam hitungan yang relatif masih muda blog saya akhirnya bisa merasakan atmosfir lomba yang berbuah juara. Blog (tulisan) saya dengan tema “Rabun Membaca Lumpuh Menulis” yang diikut sertakan dalam lomba blog pelatihan guru menulis dipercaya mendapatkan nilai lebih oleh para juri. Jujur saja sebetulnya saya tidak membayangkan bisa menang, di samping karena banyak juga peserta yang bagus-bagus bahkan yang sudah pengalaman mengikuti ajang seperti ini. Sebut saja bu Mugi yang juga ikut meramaikan lomba tersebut. Saya banyak belajar juga dari tulisan-tulisan bu Mugi yang sudah pernah jadi juara, sering HL di kompasiana bahkan edisi cetak (freez) Kompasiana pun pernah dirasakan.

Namun Allah mungkin ingin memberikan kesempatan kepada saya. Menurut penuturan koordinator juri ketika saya mengambil hadiah, ternyata semua juri memberikan nilai lebih pada tulisan saya, ko’ bisa kayak aklamasi begitu, tidak ada “dissenting opinion” (kayak sidang Mahkamah Agung aja…heee…). Lomba ini memang diperuntukkan bagi peserta Pelatihan Guru Menulis saat Hari Guru 2012 tanggal 25 Nopember di Wisma UNJ. Saya awalnya mendaftar sebagai peserta, kemudian Omjay sebagai ketua panitia SMS saya untuk minta bantuan sebagai panitia juga. Sungguh kesempatan yang luar biasa saya diberi kepercayaan untuk ikut mengelola kegiatan ini. Ketika saya tahu bahwa sponsor dari Acer memberikan sebuah laptop untuk dilombakan ini saya pun bertanya kepada Omjay, “saya juga peserta kan..?”, jadi bisa juga ikutan lombanya..heee… (ngarep.com).

Langsung saja saya membaca ketentuan dan persyaratan untuk lomba tersebut, dan sepulang dari acara itu mulai menulis. Rencananya dua minggu setelah acara pelatihan tersebut tepat acara Teacher Writing Camp (TWC) tanggal 8-9 Desember akan diumumkan pemenangnya. Namun karena ada beberapa juri yang belum menyelesaikan penilaian maka diundur. Tepat keesokan harinya saya mendapat SMS dari seorang teman di IGI Bekasi yang mengucapkan selamat karena saya memenangi lomba tersebut. What…? Serasa tidak percaya, saya pun balas SMS dengan gaya alay, “ciyus…?, karena posisi waktu itu saya sedang menjenguk orang tua dari kepala sekolah SDIT Mentari Indonesia yang sedang dirawat di daerah bintara Bekasi. Teman saya pun membalas, “enelan…” heeee….. sesampainya di rumah saya pun langsung melihat pengumuman tersebut di blog komunitas Guru Era Baru (Guraru) yang dikelola oleh Acer. Ternyata benar adanya.

penyerahan hadiah dari panitia: Mas Yulef “Be-Blog”

Dalam hati saya bergumam, benar mantranya Omjay, “menulislah setap hari dan buktikan apa yang terjadi”. Ini saya baru satu tulisan dan belum setiap hari yang terjadi seperti ini, apalagi kalau setiap hari. Itulah kekuatan dan berkah menulis dan ngeblog yang ingin saya bagi kepad para pembaca. Saya ucapkan kepada para pengunjung blog saya, baik sekedar nengok, like, komen, saran bahkan mengkritik. Saya pun tak ketinggalan menyampaikan ucapan terima kasih tak terhingga terutama kepada Acer yang memberikan hadiah laptop Acer Aspire One (AO) 756 ini. Kepada para juri sekaligus guru menulis saya juga yang sudah meluangkan waktunya untuk menilai tulisan sederhana saya, mereka adalah inspirasi dan motivasi kami para guru untuk terus menulis dan berbagi, diantaranya ada Wijaya Kusumah, M.Pd (Omjay), Agus Sampurno, S.Pd (@gurukreatif), Drs. Dedi Dwitagama, M.Si (trainerkita), mas Yulef Dian, ST (BeBlog), dan pak Ukim Komarudin, M.Pd (Kepsek SMP Labschool Kebayoran). Kepada mba Dita (juri wakil Acer) juga tak lupa saya berterima kasih. Yuk, terus menulis untuk berbagi dan menginspirasi.. keep writing…

Salam,

http://abuabbad.wordpress.com

Meluangkan Waktu dengan Hal Positif

Beberapa waktu yang lalu saya berkesempatan menjadi admin twitter di salah satu provider di sessi #MomsTime. Kali ini, saya mengangkat tema tentang Meluangkan Waktu di sela-sela aktivitas sehari-hari baik itu sebagai pekerja kantor, freelancer atau pun kesibukan di rumah tangga.

Dari sessi interaktif dengan followers akun twitter provider itu, ternyata hampir sebagian besar jarang meluangkan waktu untuk diri sendiri, meski lelah seharian bekerja.

Bahkan, seorang ibu rumah mengaku tidak punya waktu sama sekali untuk dirinya (Me Time) karena sudah tersita dengan kesibukan mengurus anak, suami dan pekerjaan rumah tangga lainnya. “Dulu, sebelum menikah dan punya anak, saya masih senang sekali menulis dan hampir tiap hari menulis di blog. Tapi sekarang, boro-boro menulis di blog, untuk total beristirahat saya harus mencuri-curi waktu. Apa time management saya yang salah?” tanyanya.

Tanpa bermaksud menggurui, berdasarkan pengalaman dan juga melihat teman-teman di lingkungan saya yang bisa atau bagus dalam mengatur waktunya, ternyata kita tidak boleh tunduk kepada waktu. Bukan waktu yang mengatur kita, tapi kitalah yang mengatur waktu.

Kata Thomas Edison: Waktu adalah satu-satunya modal yang dimiliki oleh manusia, dan ia tidak boleh sampai kehilangan waktu.

Meluangkan waktu itu ternyata penting dan banyak cara/kegiatan positif yang bisa dilakukan untuk mengisi waktu luang. Misalnya olahraga, jalan-jalan, melakukan hobby, atau ngeblog. Selain itu, mengisi waktu luang setelah kesibukan yang mendera ibarat bayaran dari pekerjaan itu sendiri.

Kita tidak pernah menduga kalau kegiatan yang dilakukan di saat waktu luang bisa juga menghasilkan atau mendapat penghargaan. Siapa yang tahu kalau suatu saat nanti, kegiatan yang dilakukan di waktu luang, bisa menjadi penghasilan terbesar.

Dan, bagaimana kita bisa punya waktu luang di sela-sela kesibukan dengan mengaturnya sebaik mungkin? Berikut ini tips dan triknya:

  1. Jangan pernah terjebak dgn waktu. Bukan waktu yg mengatur kita, tapi kitalah yang mengatur waktu:)
  2. Coba sesuatu yang baru yang tidak menyita waktu kerja. Misalnya dengan menulis di smartphone yang kita miliki
  3. Tentukan prioritas. Dengan prioritas bisa diketahui mana yang mendesak, mana yang kurang. Tanpa prioritas, waktu terbuang percuma.
  4. Buat yang super sibuk, buatlah agenda yang harus ditaati. Masukkan waktu bekerja, waktu untuk keluarga, dan waktu untuk diri sendiri.
  5. Pastikan dalam agenda, 50 persen waktu yang dilakukan adalah untuk kegiatan positif atau produktif.
  6. Jangan melakukan pekerjaan/hal yang lain sebelum menuntaskan pekerjaan yang lebih dulu dilakukan. Yang ada keduanya berantakan!
  7. Jika tidak berhubungan dgn pekerjaan, jauhkan diri dari sosial media, hingga pekerjaan tuntas diselesaikan :)

Menggunakan waktu dengan bijak, maka tidak ada istilah tidak punya waktu luang! Tidak ada waktu yang terbuang percuma.

Kata Stephen R. Covey: Kuncinya terletak bukan pada bagaimana Anda menghabiskan waktu, namun dalam menginvestasikan waktu Anda. Melakukan dua hal bersamaan sama artinya dengan tidak melakukan sesuatu.

Jika merasa jenuh dengan waktu yang telah dihabiskan, ubah kebiasaan itu. Manfaatkanlah waktu luang.

Apa Saja Yang Engkau Peroleh Dari Hasil Ngeblog?

Apa Saja yang Sudah Engkau Dapatkan Dari Ngeblog?
Apa Saja yang Sudah Engkau Dapatkan Dari Ngeblog?

Saya tertegun sesaat setelah melihat peringkat teman-teman blogger hebat yang konsisten ngeblog dalam blog pribadinya di http://blogs.indonesiamatters.com/. Sebuah kumpulan blog dari para blogger handal dan hebat di Indonesia. Nama mereka sudah dikenal dan terkenal dalam dunia blogger yang terus berkembang pesat.

 

Omjay di Kegiatan Guru Menulis di Bank BJB DEpok
Omjay di Kegiatan Guru Menulis di Bank BJB DEpok

 

Isi Blog mereka bagi saya sungguh menginspirasi. Mereka berusaha untuk konsisten menulis setiap hari dengan gaya mereka. Tak peduli orang mau bilang apa. Bagi mereka menulis sudah menjadi sebuah kebutuhan. Menulis pesan tak harus melulu dengan teks, tapi bisa berupa gambar atau foto.

Tak harus menulis begini atau begitu. Tuliskan saja apa yang ada di kepala. Hal yang perlu diingat, isi blog tak melulu isinya teks. Sebab blog bisa menjadi blog foto, blog video, atau blog audio. Tergantung kamu mengelolanya.

Lihatlah blog peringkat pertama Indonesia matters.com yaitu blog Diana Ekasari di http://dianarikasari.blogspot.com/. Isi Blognya lebih banyak foto dan gambar. Ramai banget pengunjungnya. Terutama buat mereka yang menyukai Fashion.

Bandingkan pula dengan isi blog Padepokan Budi Rahardjo di http://rahard.wordpress.com/ yang terkadang dominan teks. Tapi suatu saat beliau memposting hanya sebuah foto dengan sedikit teks. Bahkan hanya satu kata saja. Itulah keunikan dari seorang blogger yang telah dilihat orang sebanyak 3,141,306 hits dan memiliki followers di twitter 2385.

Mas Budi Rahardjo yang merupakan dosen di ITB menuliskan dalam blognya di sini.

Menulis di blog, sebagai sebuah contoh, juga membutuhkan ketekunan. Banyak orang yang mula-mula tertarik untuk ngeblog tetapi kemudian menyerah dengan berbagai alasan. Tekun ngeblog saja sudah susah, apalagi kerjaan yang memang sudah susah. Gimana mau tekun ya? Wah.

Bagi saya, menulis di blog ini merupakan sebuah media belajar untuk tekun (dan kreatif). Memaksakan diri untuk menulis setiap hari merupakan sebuah pelajaran yang tidak mudah. Belum lagi membuat tulisan yang lebih baik dari sebelumnya. Ini sebuah upaya. Jadi, rajin ngeblog mungkin dapat juga dijadikan ukuran ketekunan.

Membaca postingan mas Budi Rahardjo di blognya tentu membuat semangat ngeblog saya semakin tinggi. Intinya bukan hanya ketekunan tapi juga komitmen dan konsistensi diri. Seorang blogger pun dituntut kreatif dalam mengelola blognya menjadi lebih ramai dan hidup.

Tanpa komitmen dan konsitensi diri, blog yang kamu kelola sangat sepi dan sunyi. Jangan berharap akan banyak pembaca yang menjambangi blog pribadimu. Menulislah terus di blog, dan akan engkau dapatkan keajaiban dari blog seiring kamu konsisten dan memiliki komitmen yang tinggi dalam mengelola blog pribadimu.

Seorang blogger harus kreatif. Orang kreatif akan memunculkan kreativitas yang tiada henti. Kreativitas akan muncul bila kita memiliki ketekunan, komitmen dan konsistensi diri yang terus meningkat dari hari ke hari. Niatkan ngeblog selayaknya kita menabung dan berbagi apa yang kita bisa. Dengan begitu akan banyak hal positif kamu peroleh.

Apa yang Kamu Peroleh Dari Ngeblog Setiap Hari? Kamu akan mendapatkan “sesuatu” yang tidak pernah kamu bayangkan sebelumnya. Banyak hal-hal tak terduga datang menghampiri. Akan banyak orang baru yang kamu kenal. Akan banyak orang yang mengapresiasi tulisanmu. Hal yang terpenting dari ngeblog adalah kamu menjadi terbiasa menulis, dan menuangkan isi hatimu menjadi sebuah postingan yang dapat dinikmati orang banyak. Itulah ciri dari orang yang kreatif. Selalu bermanfaat buat orang banyak.

Jadi, kenapa kamu tak ngeblog setiap hari? Jangan tuliskan 1000 alasan, karena banyak orang sibuk yang masih bisa ngeblog setiap hari seperti komisaris 9 perusahaan pak Jamil Azzaini dalam blognya di http://jamiazzaini.com, dan pak Rektor UIN Malang, Prof. Dr. Imam Suprayogo di http://imamsuprayogo.com. Kalau mereka yang super sibuk saja masih bisa ngeblog setiap hari, kenapa kita yang tak sibuk tidak bisa?

 

Omjay dan Pak Jamil Azzaini
Omjay dan Pak Jamil Azzaini

 

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com

Gara-gara Rajin Ngeblog, Saya Jadi Orang kaya!

Semoga di saat anda membaca tulisan saya ini, anda sedang dalam kondisi yang sehat rohani dan badani. Saya pun berharap anda akan menjadi orang kaya baru setelah membaca postingan saya ini yang agak lain dari biasanya. Mengapa? Sebab gara-gara rajin ngeblog saya jadi orang kaya. Kaya ilmu dan kaya teman, serta pemasukan. Baik yang saya dapatkan secara langsung, dan tidak langsung. Tahu-tahu jumlah tabungan saya sudah melambung.

Saya tidak perlu menunjukkan jumlah kekayaan saya kepada anda. Tapi saya cukup menunjukkan kepada anda inilah karya tulis saya dari hasil menulis di blog setiap hari, dan akan saya launching dengan sangat sederhana di rumah kami yang mungil. Kebetulan bertepatan dengan hari sumpah pemuda, dan tanggal kelahiran saya pada 28 Oktober 2011. Inilah hadiah ulang tahun yang terindah sepanjang hidup saya bersama keluarga tercinta.

Terima kasih kepada semua pembaca dan komentator tulisan saya di kompasiana dan blog saya lainnya. Kehadiran anda para pembaca tulisan saya menginspirasi diri ini untuk membuat sebuah buku baru yang berjudul “MENULISLAH SETIAP HARI, DAN BUKTIKAN APA YANG TERJADI”.

Inilah kekayaan saya itu! Semoga menginspirasi anda untuk terus ngeblog setiap hari, dan merajut tulisan itu menjadi sebuah buku yang bermutu. Sehingga anda pun tahu bahwa ngeblog bukan pekerjaan yang menyia-nyiakan waktu.

http://www.wijayalabs.com/sinopsis-kata-pengantar-buku-terbaru-omjay-guru-tangguh-berhati-cahaya/

 

Buku Terbaru Omjay
Buku Terbaru Omjay

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com

Mau Tips Ngeblog? Simak saja jurus ini

Seorang kawan di milis bertanya padaku bagaimana ngeblog yang enak.

Begini pertanyaannya :

Gimana cara buat blog yang gampang?

Aku menjawab :

Membuat blog itu gampang-gampang sulit

Sulitnya?

Ya terbukti masih banyak orang yang belum ngeblog

Gampangnya?

Ya emang gampang

Toh tampilan sebuah foto saja sudah bisa mewakili sejuta kata

Nah, kalau tidak punya foto?

Gampang saja, inggal bayangkan saja suatu kata yang menarik
ambil contoh kata “MASJID”

Nah, setelah itu segera jalankan 5W [what, where, when, who, why?]

Apa sih masjid itu (What)
Dimana ya masjid terdekat/terjauh/terindah dsb (Where)
Kapan sebaiknya ke masjid (When)
Siapa sih yang suka ke masjid (Who)
Kenapa ya mesti ke masjid (Why)

Kalau beberapa pertanyaan itu dijawab, maka sudah jadi sebuah tulisan di blog tuh

He..he..he.. tinggal milih saja
kita bisa milih anggapan menulis di blog itu gampang
kita juga bisa memilih anggapan menulis di blog itu mudah

pilihannya tinggal gampang atau mudah
[silahkan pilih salah satu]

biar kelihatan membuat blog itu mudah, simak ini hasil dari kata “MASJID”

Masjid yang disebut juga sebagai Rumah Tuhan [baitullah], kuperhatikan setiap maghrib selalu rame dikunjungi orang.

Masjid itu memang masjid kompleks yang dekat dengan tempat tinggalku, kira-kira 20 langkah saja aku sudah bisa sampai di tempat wudhunya. Jadi begitu iqamah terdengar, aku sebenarnya masih punya banyak waktu untuk tidak terlambat melakukan sholat jamaah di masjid itu.

Saat sholat subuh adalah saat yang rawan. Bila di saat maghrib, suasana begitu hingar bingar dengan suara anak-anak, baik ABG ataupun mantan ABG yang belum mateng, maka di saat sholat subuh, suasana terasa begitu hening.

Yang datang ke masjid itupun hanya beberapa orang, kebanyakan adalah orang yang seksi alias orang yang berumur di atas 50 tahun [seketan kata orang jawa].

Kadang imamnya juga begitu sepuhnya, sehingga suaranya sampai nggak terdengar lagi. Saat sujud kita jadi nggak bangun-bangun karena tidak mendengar suara imam yang memberi aba-aba untuk bangun.

Jamaah Ibu-ibu yang kadang-kadang mengeluh sepulang dari masjid,”sudah sepuh gitu kok yo masih mau jadi imam, mbok diserahkan sama yang muda, biar kedengaran suaranya dari belakang…”

He..he..he… yang muda gak ada yang datang bu. Yang lebih mudaan sih ada, tapi gak apal ayat Quran, apalnya cuma Qulhu, jadi malu untuk jadi imam.

Alhamdulillah, itu adalah kisah dulu kala.

Sekarang masjid itu terlihat ramai di lima sholat fardlu. Aku kadang bertanya-tanya juga, kenapa ya kok sekarang jadi rame?

Ternyata, rame karena banyak anak muda yang pada “pacaran” di situ.

Ha?
Pacaran?

Memang pacaran diperbolehkan di Islam?

Ternyata maksudnya adalah para remaja itu pada aktif memakmurkan masjid, sehingga terlihat dari luar seperti sedang pacaran.

Dengan menggerakkan anak muda dan anak-anak, maka otomatis orang tua mereka juga jadi ikut aktif di masjid, akhirnya masjid itupun jadi makmur dan penuh dengan nafas ibadah.

Kuperhatikan, para anak muda itu pada membuat kelompok-kelompok kecil di RT masing-masing, sehingga saat ada kegiatan di masjid tinggal menghubungi koordinator kelompok dan ramailah masjid itu.

Para orang tua tinggal memberi “sangu” agar para remaja itu punya bekal untuk memakmurkan masjid.

That’s all.

Nah, sudah jadi blognya.

Salam dan selamat ngeblog.
+++
Gambar penulis (narsis) yang tidak terkait

+++
Tulisan terkait : Caraku menulis Blog

Pak Dhe NgeBLOG di Milad TDA 2010

Semua teman-teman TDA Bekasi langsung bersorak sorai begitu terlihat tampilan cover buku pak Dhe ngeBlog muncul di dua layar raksasa yang berada di background panggung dan di samping panggung.

Pak Dhe Ngeblog di PestaWiraUsaha2010
Pak Dhe Ngeblog di PestaWiraUsaha2010

Sang pembawa acarapun mulai berkicau tentang buku ini.

“Inilah potret anda, teman-teman anda dan potret siapa saja yang kadang tegar menghadapi hidup dan kehidupan ini, namun kadang begitu rapuh menerima cobaan yang datang”

Tepuk tangan mengikuti ucapan sang pembawa acara, siapa lagi yang bertepuk tangan kalau bukan aku sendiri.

Sang pembawa acarapun melanjutkan ucapannya.

“….dan inilah Komentar singkat khas Nukman Luthfie tentang buku ini TOP MARKOTOP!

Kembali aku bertepuk tangan sendirian dan pembawa acara terus melanjutkan komentarnya tentang buku pak Dhe NgeBlog.

“… Amril Taufik Gobel [finalis blogger internasional, anggota TDA] memberi komentarnya…”

“Buku Pakde Eko ini tak sekedar menyajikan catatan tentang hikmah kehidupan namun juga menyiratkan sebuah upaya humanis memaknai setiap desir interaksi antar pribadi serta komunitas yang kerap bersentuhan langsung dengan eksistensi Pakde Eko.

Dituturkan dengan gaya bahasa yang lancar mengalir, sederhana, jernih dan jenaka.
Buku ini layak menjadi pilihan pilihan bacaan yang memikat bagi pencerahan hati dan usaha melapangkan jiwa dengan berbagi.

Selamat Pakde Eko”

Kali ini semua teman-teman TDA Bekasi sudah selesai menyantap makan siangnya, sehingga yang bertepuk tangan tidak hanya aku sendiri.

“Orangnya mana…orangnya mana?”

“Pak Dhe mana…pak De mana..?”

Dengan penuh percaya diri akupun berdiri dan berbalik dan menghadap ke arah penonton yang tumpleg bleg di belakang deretan kursi belakang. Itulah lantai kosong yang disulap sebagai tempat makan siang di acara #pestawirausaha 2010 dalam rangka milad IV Tangan Di Atas, sebuah komunitas wira usaha terbesar saat ini di Indonesia (versi majalah SWA).

Buku Pak Dhe ngeBlog ini memang fenomenal bagi beberapa temanku. Banyak kisah lucu dan menarik tentang buku ini. Bagaimana sebuah buku mau dijual sedangkan bukunya saja belum ada, bahkan judulnya saja belum ada.

Buku inipun belum juga sempat dilaunching malah sudah dijual di kampus ITB dalam rangka blogshop Kompasiana.

Hasil penjualan Buku ini juga pernah dipakai sebagai salah satu modal untuk berdirinya komunitas BeBlog dan pernah juga dipakai sebagai bonus bagi mereka yang menyumbangkan uang untuk membantu teman-teman yang terkena musibah gempa ataupun tanah longsor saat pertemuan reuni akbar Sipil UGM.

Saat ini buku pak Dhe ngeBlog ini hanya dijual di gerai Mie Ayam SEHATI. Ke depannya buku ini akan dicetak oleh penerbit besar yang peduli dengan pendidikan Indonesia dan bukan oleh penerbit yang melulu mencari keuntungan materiil. Tunggu saja penerbit mana yang paling baik tawarannya.

Bila tidak ada penerbit yang menarik hatiku, maka mungkin kita perlu mendirikan penerbit yang dikelola oleh TDA dan menerbitkan buku-buku bermutu bukan buku-buku yang membodohkan pembacanya.

Meski warga TDA wajib punya mimpi, tapi bukan buku mimpi yang kita terbitkan tapi buku tentang semangat kebersamaan menebar rahmahlah yang akan kita terbitkan.

Salam

Para Pendukung Pak Dhe NgeBLOG di Pesta Wira Usaha 2010. Inilah kelompok narsis dari TDA Bekasi.
+++

Pak Dhe dan Bu Dhe ngeBLOG
Pak Dhe dan Bu Dhe ngeBLOG

Tidak lupa bernarsis ria bersama istri tercinta, satu-satunya dan selamanya.

+++

dimuat juga di blog pribadi

Blogger Bekasi Kembali Tebar Virus

Sabtu, 16 Januari 2010, Komunitas Blogger Bekasi (be-Blog) kembali menebarkan virus ngeblog lewat penyelenggaraan pelatihan blog bagi warga masyarakat Bekasi. Kali ini yang menjadi peserta pelatihan sebagian besar adalah para dosen Universitas  Islam 45 (Unisma) dan pegawai Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.

Kegiatan pelatihan blog ini merupakan salah satu program be-Blog untuk berbagi dan memajukan Bekasi lewat internet dan blog dengan biaya semurah mungkin. Peserta hanya dikenakan biaya sebesar Rp. 50.000,-, itupun dikembalikan dalam bentuk antara lain goodibag, door prize, konsumsi dan sertifikat. Materi pelatihan dirancang dan disesuaikan dengan kebutuhan peserta pelatihan agar bisa langsung diterapkan. Karena peserta pelatihan kali ini adalah sebagian besar dosen dan pegawai Pemkot Bekasi, maka diharapkan blog yang dihasilkan akan menjadi media yang efektif untuk diskusi antara dosen dan mahasiswa atau antara pejabat Pemkot Bekasi dengan masyarakat. Continue reading Blogger Bekasi Kembali Tebar Virus

Penulis Politikana Nerbitkan Buku

Ketika baca-baca situs politikana, aku baru nyadar kalau ada tulisanku di politikana yang masuk dalam buku yang baru saja kuterbitkan.

Ini adalah tulisan tentang pak Dhe yang santun dan cara kampanye yang  juga santun. Kisah pak Dhe ini memang sebagian besar berdasar kejadian nyata yang ada di sekelilingku. Kurobah disana-sini agar sesuai dengan karakter pak Dhe atau karakter orang-orang di sekeliling pak Dhe.

Mimpiku adalah para pembacaku bisa menjadikan kisah tentang pak Dhe dan orang-orang di sekeliling sebagai panutan dalam bertindak terhadap segala sesuatu.

Sampai hari ini aku sih belum melihat buku itu, tapi malah buku itu sudah dijual di ITB. Gara-gara ada anggota TDA yang begitu nafsu untuk menjualkan bukuku. Padahal peluncuran buku itu baru akan kulaksanakan di Resto Samikuring, tanggal 13 September 2009 nanti.

Jadi sekarang aku harus juga mendedikasikan buku ini buat teman-teman di politikana yang juga telah memberi inspirasi dalam tulisan-tulisanku.

Salam FUNtastic.

Buku yang dijual di ITB
Buku yang dijual di ITB