Lomba Menulis Untuk Umum

Komunitas sejuta guru ngeblog mengadakan lomba menulis dengan tema “Urgensi matpel Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan matpel Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi (KKPI) di Sekolah”.

Artikel dituliskan di word dengan jumlah kata antara 500 sampai 1500 kata. Kirimkan tulisan ke  wijayalabs@gmail.com.

Total hadiah sebesar Rp. 1.000.000,- (Satu Juta rupiah) akan diberikan kepada:

  1. juara pertama Rp. 500.000, (Lima ratus ribu rupiah)
  2. juara kedua Rp. 300.000, (Tiga ratus ribu rupiah)
  3. juara ketiga Rp. 100.000, (Seratus ribu rupiah).

 

Batas akhir tulisan tanggal 11 April 2014. Hadiah kejutan akan diberikan kpd 2 orang penulis lainnya senilai Rp. 100.000,-

 

Yuk Ikutan!

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com

http://wijayalabs.com/2014/04/03/lomba-menulis-sejuta-guru-ngeblog/

Peserta Pelatihan Guru Ngeblog Minggu, 23 Maret 2014 di SMKN 27 Jakarta

Peserta sementara pelatihan / workhop guru ngeblog GRATIS di SMKN 27 Jakarta Pusat. Minggu, 23 Maret 2014 dari pukul 08.00 wib sampai 16 wib. Hubungi omjay di 08159155515 bila anda ingin ikutan pelatihan guru ngeblog.
Mohon kabari omjay bila nama anda belum ada.

1. Heru Widhi Handayani, smp hangtuah 5 jakarta
2. Faizatun Rifqiah, sdn sumur batu 12 kemayoran jakpus
3. Dimas Riadi, smpn 6 jakarta
4. Muhamad Fajri Firdaus,-smp al karomiyah Jakarta
5. Marsudi
6. Ishak Wijono, sdn gunung sahari selatan 01 pg
7. Yuliwati. Madrasah ibtidaiyah (MI) nurul huda depok
8. Nurlistiyani, smk insan teknologi, jaktim
9. Rini idrastuti, smp baptis elim, jakbar
10. Sriheny Kania Dewi, smk muara indonesia
11. Evawira, sma yake jaktim
12. Nurlistiyani, smk insan teknologi, jaktim
13. Budi hariadi , smk BPS & K 2 JAK TIM
14. Lilis suryanti, bekasi
15. Mariani,mts al ikhlas jonggol
16. Dudi Maryadji dari SMPIT Al-Fatih Tangerang
17. Asep M Ilyas dari SMPIT Al-Fatih Tangerang
18. Ismiarti, sdn cempaka putih timur 05 pg, jakpus
19. FX Dendy Indra S. asal sekolah : SMP Santo Leo Jakarta Barat.
20. KHOIRURAHMAT, SDN KEBON KOSONG 01 PG KEMAYORAN JAKPUS
21. Asep Supriyadi, min ciputat
22. Baskoro yoga, smp insan cendekia madani, tangsel
23. Dra. Sontiar Manurung, SMK Negeri 53 Jakarta,
24. Zoraidah Putri Ayu, S. Pd,
25. Mayland Fitrah H, S. Pd,
26. Nur Opik, S. Pd, SMK Negeri 53 Jakarta
27. Drs. Dedy Novresly, dari SMK Negeri 53 Jakarta
28. Veronica, S. Pd., dari SMK Negeri 53 Jakarta
29. Nunung Widianingsih, S.Pd, Jakarta
30. Drs. Sutaryo, M. Pd., S. Pd.dari SMK Negeri 53 Jakarta
31. Dede Suherlan, S. Pd. I. dari SMK Negeri 53 Jakarta
32. Drs. Mukhzen M dari SMK Negeri 53 Jakarta
33. Drs. H. Eddy Hasanuddin, SMK Negeri 53 Jakarta,
34. Dra. Hj. Roslina, SMP Negeri 2 Pagedangan
35. Dra. Sri Rahayu, smpn 4 sukabumi
36. Inta Malianta, smpn 238 jaksel
37. Slamet Sukotjo, smpn 135
38. Iwan, smpn 198 jakarta
39. Edison Rikardo
40. SITI RAHAYU (SDIT SEGAR AMANAH)
41. Gufron, S.Pd, MAN 7
42. Fahmi Fadhillah, S. Pd, SMK Negeri 53 Jakarta
43. Erni Kusumawaty, smpn 134, jakarta barat
44. Desih Yanah, smpn 134 jakarta barat
45. Arlis, Jakarta
46. Bajrus Zaman,min ciputat
47. Marjuki, S.Pd sd jatimurni
48. Royhan Benasetya, smk prisma depok
49. Puji Windriyani, Jakarta
50. Tuti Alawiyah, PEP UNJ
51. Rusmin Nurjadin, SMP Sinar Cendekia, BSD Tangsel
52. Sri Hartati, PEP UNJ Rawamangun Jaktim
53. Anita Azis, sd tiara harapan jaya bekasi
54. Abdurrohman Asal Kota Tangerang tmpt tugas SMPN 5 Tangerang
55. Walan Yudiani, SMK Kampung Jawa Jakpus
56. Hasanudin, SMAN 17 Jakarta
57. Yunis Andraini, UNJ
58. Nursiah, S.Si, SMAN 56 Jakarta
59. …………..
60. ……………blogeer guru

Mari Bergabung di Komunitas Sejuta Guru Ngeblog

Halo teman-teman guru di Nusantara. Semoga teman-teman guru semua dalam keadaan sehat, dan sukses selalu. Semoga pula kebahagiaan selalu menyertai bapak dan ibu guru dalam menjalankan tugas sehari-hari.

 

 

1392770628683074477
Omjay, Pendiri Komunitas Sejuta Guru Ngeblog

 

 

 

Alhamdulillah, saya dan teman-teman guru lainnya telah membentuk facebook group komunitas sejuta guru ngeblog. Respon dari para guru di Indonesia sungguh luar biasa, dan mereka telah memberikan alamat blognya di facebook group yang saya buat. Sudah hampir seribu anggota bergabung dalam facebook group ini hanya beberapa hari saja.

 

Harapan dibentuknya facebook group ini bukan ingin menandingi facebook group lainnya yang telah dibentuk guru lainnya, tetapi untuk melengkapi dan mengakomodasi teman-teman guru yang sudah ngeblog dan mempublikasikan tulisannya. Dengan begitu tulisannya akan semakin banyak dibaca teman-teman guru lainnya.

 

Kami para pengurus komunitas berharap akan ada sejuta blog guru yang terus diupdate setiap bulannya. Dengan demikian semakin banyak konten-konten edukasi menyebar di dunia maya. Kalau ada sejuta guru ngeblog setiap bulannya, tentu akan ada sejuta konten edukasi di internet.

 

Alamat facebook group ada di https://www.facebook.com/groups/gurublogger/

 

 

Pada hari pendidikan nasional di bulan Mei 2014 nanti kami akan mengadakan lomba blog secara serentak dengan total hadiah Rp.3.000.000,-. (Tiga Juta Rupiah). Bila dapat sponsor, total hadiah bisa kita tingkatkan. Kami berharap ada donatur dan sponsor yang mendukung kegiatan ini.

 

Komunitas Sejuta Guru Ngeblog yang saya luncurkan bersama para pemenang guru era baru acer ini sepintas terlalu bombastis, dan tidak realistis.

 

 

Tidak mungkin dalam waktu sekejap dapat mengajak guru untuk ikutan ngeblog. Apalagi jumlahnya sampai1.000.000 (satu juta). Tapi saya yakin mimpi itu akan terwujud, dari 3 juta guru yang saat ini terdata menjadi guru, dari 220 juta penduduk Indonesia guru berada di dalamnya. Gerakan guru ngeblog harus terus disebarluaskan ke seluruh Indonesia. Kita sudah harus memulainya dari sekarang.

 

Pencapaian sejuta adalah target kita. Mungkin di saat itu saya dan pengurus lainnya sudah tiada. Saya optimis, bila ada sejuta guru ngeblog dan guru menulis di blognya sendiri tentang dunia pendidikan, maka akan ada sejuta konten edukasi tersebar luas di kalangan pendidik sehingga ketergantungan guru kepada media arus utama yang terkadang sudah dikuasai penguasa, dapat diperkecil. Guru dapat saling berbagi ilmu pengetahuan dan pengalamannya amsing-masing melalui tulisan di blog.

 

Guru punya kekuatan dahsyat bila menulis di blognya sendiri. Tulisannya dapat dibaca oleh banyak orang tanpa harus khawatir idenya dibelenggu oleh pemimpin redaksi, sebab mereka adalah pemimpin redaksi bagi blog mereka sendiri. Mereka adalah para penguasa di blognya masing-masing.

 

Negara kita yang terdiri dari ribuan pulau perlu didukung dengan gerakan literasi yang tidak biasa. Internet menjadi alat pemersatu guru untuk menuliskan ide-idenya secara online dan dapat dibaca oleh orang lain di seluruh dunia. Oleh karena itu, berpikir sebelum memposting menjadi tanggung jawabnya sebelum mempublikasikan tulisan. Yuk Bergabung di Komunitas Sejuta Guru Ngeblog!

 

komunitas sejuta guru ngeblog
komunitas sejuta guru ngeblog

 

Salam Blogger Persahabatan

 

Omjay

 

Workshop Penelitian Tindakan Kelas di Kampus UNJ

Halo teman-teman guru era baru. Semoga sukses selalu.

Ikatan Guru Indonesia (IGI) kembali mengadakan workshop Penelitian Tindakan Kelas (PTK) di kampus A, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Rawamangun Jakarta Timur. Kegiatan ini adalah kerjasama IGI dengan penerbit Indeks.

Workshop PTK akan dilaksanakan pada:

Hari/Tanggal: Minggu, 23 Februari 2014

Tempat: di Aula Wisma UNJ Rawamangun, Jl. Pemuda Komplek UNJ (turun di halte busway UNJ sebelah Gedung Sertifikasi Guru UNJ), telepon Wisma UNJ di 0214890236. Bagi peserta dari daerah yang membutuhkan penginapan dapat menghubungi pengelola Wisma UNJ.

Acara akan dimulai dari jam 8 pagi sampai 16 sore (8 jam), dengan nara sumber/instruktur Workshop:

  1. DR. Nusa Putra, M.Pd (Dosen FIS UNJ), penulis buku penelitian kualitatif
  2. Wijaya Kusumah M.Pd (penulis buku mengenal PTK)
  3. Drs. Dedi Dwitagama, M.Si (penulis buku mengenal PTK)

Biaya Rp. 150.000,- (Seratus Lima Puluh Ribu Rupiah), dimana peserta mendapatkan sertifikat, Buku mengenal PTK, konsumsi, dan bimbingan secara online usai pelatihan untuk membuat laporan PTK.

Biaya workshop atau pelatihan sudah ditransfer ke rekening panitia di Bank Bukopin UNJ, rek 0105035962 a.n. wijaya kusumah.

Mari kita sama-sama belajar ilmu penelitian tindakan kelas (PTK) secara baik dan benar. Semoga bapak/ibu guru dapat melaksanakannya di kelas sesuai dengan kaidah ilmiah. Temukan potensi unik yang dimiliki peserta didik melalui PTK.

Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi omjay di hp 08159155515. Info lengkap di http://wijayalabs.com

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com

Terbitkan Bukumu!

Selamat pagi kawan-kawn. Semoga sehat selalu. Dengan keadaan sehat itu kawan semua bisa menerbitkan buku dari tulisanmu di blog dan media sosial lainnya. Seperti kawan-kawan di blog kompasiana yang sudah menerbitkan bukunya.

Contoh Bentuk Foto yang sudah digabungkan
Contoh Bentuk Foto yang sudah digabungkan

Tidak mudah menerbitkan buku. Tetapi juga jangan dianggap susah. Sebab proses itu akan dialami dengan sendirinya, bila kita fokus melakukannya. Siapa yang fokus pasti akan berhasil menerbitkan bukunya. Mantra Manjada Wajada bisa jadi pemicunya. Siap yang bersungguh-sungguh pastilah akan berhasil.

Pengalaman saya menerbitkan buku, awalnya ditolak beberapa penerbit. Namun saya tak pernah menyerah. Saya betulkan naskahnya, lalu saya kirimkan ke penerbit lainnya. Bagi saya, pantang memberikan kembali naskah buku kepada penerbit yang sudah menolaknya. Masih banyak penerbit lainnya yang pasti akan menerima naskah yang saya tuliskan.

Ibarat orang jatuh cinta, belum tentu cinta kamu diterima. Bisa jadi hanya bertepuk sebelah tangan. Pada saat seperti itu, jangan pasrah dan menyerah. cari wanita lain, pasti akan ketemu jodohnya. begitulah bila penulis mencari penerbit. Penolakan demi penolakan akan kau temui. Kamu akan gembira sekali bila ada penerbit yang mau menerbitkan naskahmu itu.

Namun jangan cepat puas dulu ketika bukumu terbit. Sebagai orang baru yang bukunya terbit, kita harus bantu juga pemasarannya. Dengan begitu, bukumu akan dikenal dan banyak dibaca orang. Tentu kawan perlu mengadakan acara yang membuat bukumu dikenal pembaca yang akan kamu sasar. Bila dananya kecil, bawalah selalu bukumu dan jadikan doorprize buat peserta. Bisa di saat seminar atau acara lainnya.

Kalau kamu seorang blogger, publikasikan bukumu melalui blog di internet dan media sosial lainnya. Ajaklah teman-teman blogger lainnya untuk membuat resensi dari buku yang kamu tuliskan. Bila ada 10 orang blogger yang menuliskannya, wow akan semakin banyak orang mengenal buku yang dituliskan.

Dalam menerbitkan buku, kamu bisa menerbitkan sendiri melalui jalur indie, atau menyerahkannya pada penerbit mayor. Bagi saya, menerbitkan buku pada penerbit mayor akan memudahkan penulis dalam memasarkan bukunya. Memang sih royaltinya cuma 10 %, tetapi kalau lakunya banyak ya jadi besar juga. Daripada royaltinya besar persentasinya, tetapi lakunya malah sedikit, hehehe.

Enaknya menerbitkan buku sih sederhana saja. Kita merasa senang karena apa yang dituliskan mendapatkan apresiasi dari orang lain. Apresiasi itu berasal dari editor, dan pemilik penerbitan atau pengelolanya. Mereka tentu sudah berhitung dan yakin kalau buku yang dituliskan akan dibeli banyak orang. Pada dasarnya, penerbit itu melirik tulisan kita karena ada unsur keuntungan di sana.

Satu hal enaknya jadi penulis. Kita dianggap pakar dan di mata pembaca kita adalah penulis yang menguasai ilmunya. Itulah mengapa banyak penulis yang naik statusnya jadi pembicara. Oleh karenanya, seorang penulis bukan hanya mampu menulis, tetapi juga harus mampu untuk bicara. Dengan bicara, akan terlihat wawasan luas sang penulisnya.

13911881712140034312

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com

 

Pemenang Lomba Menulis Artikel di TWC3

Teman-teman Blogger yang Omjay Sayangi dan Banggakan.

Bersama ini diumumkan pemenang lomba menulis TWC3 yang tulisannya sudah dilihat, dibaca, dan dinilai oleh tim juri (Pak Rudy, Bu Mugi, dan Pak Sukani)

Para pemenang Guraru Award 2013 merekomendasikan pemenang tulisan terbaik di http://guraru.org adalah :
  1. Etna Rufiati, Judul Artikel :Dahsyatnya Siklus Belajar Menulis di TWC 3
  2. Sri Sugiastuti, Judul Artikel : Buktikan Bahwa Menulis di Media Itu Menghasilkan
  3. Fitria Yustiarsih, Judul Artikel :Reportase TWC 3 hari pertama

Terimakasih, semoga dapat memotivasi peserta TWC3 lainnya. Para pemenang akan mendapatkan hadiah berupa uang total Rp. 750.000,- sebesar:

  • Juara I berupa uang sebesar Rp. 300.000,-
  • Juara II berupa uang sebesar Rp. 250.000,-
  • Juara III berupa uang sebesar Rp. 200.000,-

Kepada para pemenang dimohon untuk mengirimkan no rekeningnya ke omjay di hp 08159155515. Terima kasih kepada para donatur yang telah mendukung penuh acara ini.

Sudah Bingung Ya?

Sudah Bingung Ya?
Oleh: nusa putra

Tampaknya ini bukan kebetulan. Masih ingat, dulu menjelang pemilu, pemerintah SBY menurunkan harga bbm,dan keputusan itu dijadikan komoditi kampanye pemilu? Mau diulangi lagi sekarang? Anas Urbaningrum, mantan ketua umum partai demokrat, yang terjeratsangkut kasus korupsi Hambalang bersama banyak kader partai demokrat lainnya, menyebut kenaikan gas elpiji sebagai opera sabun. Pernyataan Anas tidak bisa diremehkan. Sebab, dia pernah jadi ketua umum partai demokrat dan pernah dekat dengan SBY. Artinya, Anas pernah ikut menyusun strategi pemenangan pemilu partai demokrat.

Rasanya kebanyakan rakyat Indonesia sudah sangat cerdas dan tak bisa dikibuli dengan strategi konyol itu. Atau dengan cara lain bisa ditegaskan, hanya orang pendek akal yang masih bisa terpengaruh dengan strategi pura-pura berfihak pada rakyat seperti yang dipertontonkan sepanjang hari minggu di awal Januari ini. Tragisnya, mengapa hajat hidup orang banyak dijadikan komoditi politik untuk tujuan jangka pendek, sekadar untuk menaikkan citra yang lagi terpuruk. Apa mungkin orang-orang di Pertamina begitu beraninya mengambil keputusan yang tidak memperhitungkan kondisi nyata masyarakat yang daya belinya rendah? Apa pemerintah begitu lemah, sehingga sebuah korporasi yang ada dalam kuasanya bisa seenaknya?

Menariknya adalah, para menteri saling tuding di televisi, disusul dengan sikap partai para menteri yang ramai-ramai tidak setuju harga elpiji naik. Apa presiden memang sudah tidak punya kendali terhadap menteri, atau tatakelola pemerintahan memang semrawut karena kepentingan partai dan pribadi menteri yang pengen ikutan pemilihan presiden lebih menonjol? Bukan kali ini saja para menteri saling tuding.

Pada kala KPK membongkar kejahatan terkait impor sapi yang melibatkan presiden PKS, para menteri dan partai politiknya saling tuding di televisi. Sibuk cuci tangan, padahal yang belepotan wajahnya, bukan tangannya. Begitupun saat ada pekan kondom. Para menteri malah saling kecam. Tampak betul kepentingan partai lebih didahulukan daripada kepentingan rakyat banyak. Sedangkan kepentingan rakyat banyak cuma jadi komoditi politik untuk pencitraan, bukan diurusi dengan sistematis, terstruktur dan terukur. Sungguh panggung dagelan yang tidak lucu. Tidak mengejutkan bila hasil survey menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap partai politik di bawah sepuluh persen.

Bila benar presiden baru tahu setelah harga naik, kita harus menilai ulang secara fundamental sistem tatakelola negara ini. Para pengelola pemerintah, juga pengelola perusahaan yang merupakan milik pemerintah harus dengan keras diingatkan. Negara ini memiliki UUD yang secara jelas menegaskan tentang kewajiban negara dan pemerintah terkait hajat hidup orang banyak. Bisa jadi, ada potensi pelanggaran UUD dalam peristiwa ini yang sangat aneh ini.

Sungguh kejadian ini sangat mengerikan. Hajat hidup orang banyak sepenuhnya dikelola dengan tatacara kapitalis yang hanya berorientasi keuntungan.

Dan yang lebih memprihatinkan, sejauh ini pemerintahan Semakin Butek Yo…gagal memanfaatkan kesempatan berkuasa selama dua periode untuk membangun suatu sistem energi nasional yang berkualitas dan berkeadilan. Sehingga sedikit saja ada gejolak harga di tingkat internasional, negara bangsa ini selalu berada dalam posisi seperti telur di ujung pistol. Akibatnya berbagai kebijakan yang telah diupayakan dengan susah payah untuk memperbaiki kesejateraan rakyat, bisa berantakan jika terjadi fluktuasi harga energi. Itu antara lain terbukti dari meningkatnya angka kemiskinan mendekati 500 ribu jiwa pada masa akhir pemerintahan ini.

Mestinya kejadian ini, dan tertangkap tangannya pengelola SKK Migas oleh KPK bisa menjadi jalan masuk bagi KPK untuk membongkar semua misteri pengelolaan energi di negeri ini. Rasanya bukan rahasia lagi, besarnya uang yang dihasilkan dalam bisnis energi selalu terkait sangat erat dengan kuasa dan pembiayaannya.

Pengelolaan dana energi harus sangat transparan, karena menyangkut hajat hidup rakyat banyak. Karena,

TANPA TRANSPARANSI DAN TATAKELOLA YANG PASTI SERTA TERUKUR, NEGERI INI AKAN JADI ATM PENGUASA TAK BERBUDI.

Selamat Tahun Baru 2014

Alhamdulillah, saya ucapkan selamat tahun baru 2014. Semoga di tahun baru ini kita memiliki semangat baru untuk memperbaiki diri. Ikut terus berkarya untuk bangsa. Giat belajar dan terus belajar sampai pintar. Ingatlah dengan belajar banyak hal yang tadinya kita tidak tahu menjadi tahu. Belajar dari tidak bisa menjadi bisa. Itulah ilmu yang harus terus dipelajari dan dikuasai sepanjang hayat. Tiada kata terlambat untuk belajar. Siapa yang giat belajar dan tekun menjalaninya pastilah akan berhasil menjadi orang yang berpengetahuan. orang yang akan lebih tinggi derajatnya daripada mereka yg tidak berpengetahuan.

Kita tentu tahu, semalam banyak orang yang merayakan malam pergantian tahun. Banyak orang yang keluar dari rumahnya untuk merayakannya. Hmm, rasanya baru kemarin kita berada di tahun baru 2013. Kini kita berada di tahun 2014 yang kita belum tahu apa yang akan terjadi. Oleh karenanya persiapkan diri lebih baik agar hal-hal yang kurang bermanfaat dihindari. fokus kepada tujuan hidup yang lebih baik.

20131229_163225

Nyam-nyam, setelah menikmati sarapan bubur di desa Taraju Tasikmalaya, saya pandangi indahnya wajah desaku. Pohon pohon hijau di depan mata. Burung burung berkicauan dan hujan turun rintik-rintik. Seolah olah alam mengirimkan pesan. Selamat datang tahun baru 2014 dan menangislah dari duka nestapa di tahun 2013. Semoga keceriaan dan kebahagiaan terukir manis di tahun 2014 yang akan dilalui. Semoga tak ada aral melintang yang menghambat perjalanan sukses kita.

Subahanallah, di atas kebun teh pegunungan PT Sinar Sosro yang menjulang kupandangi indahnya pemandangan alam.  Alam seolah memberikan pelajaran di luar kelas yang memesona. Ingatlah alam bisa menjadi sahabat terbaikmu. Rawatlah alam agar dia menjadi teman setia perjalanan hidupmu. Belajarlah seperti pohon teh di perkebunan ini yang tak pernah habis diambil daunnya. Semakin diambil semakin banyak tumbuh daun-daun baru. Daun teh yang diambil menghasilkan aroma teh yang nikmat di minum oleh siapa saja. Kebermanfaatan teh tentu sudah kita ketahui bersama. Minuman teh mampu menjaga kesegaran dan kebugaran tubuh. Tak heran bila teh sangat dibutuhkan dalam kemasan makan sehat indonesia.

Selamat Tahun Baru 2014.

Salam Blogger Persahabatan

omjay

http://wijayalabs.com

Menjadi Guru di Zaman Edan

Semoga kita semua dalam keadaan sehat. Baik lahir maupun batin. Dengan begitu kita bisa menyehatkan orang lain. Apalagi bila anda berprofesi sebagai seorang guru. Anda perlu memiliki kesehatan tubuh yang prima. Di zaman edan seperti saat ini, kesehatan lahir maupun batin harus terjaga dengan baik.

 

13832734187474547
Menjadi Guru di Zaman Edan

 

Menjadi guru di zaman edan memang butuh perjuangan. Perjuangan dari dalam diri maupun perjuangan melawan orang lain. Marilah sekarang kita saling bergandengan tangan untuk mendidik murid atau siswa dengan sepenuh hati. Tak perlu lagi saling menyalahkan, dan mari kita mencari solusi yang terbaik.Tanggung jawab kita bersama-sama untuk menyelesaikannya. Mari, sudah saatnya kita kembalikan ruh pendidikan kepada rel yang benar. Pendidikan yang lebih mengutamakan pembentukan akhlak anak, dan bukan pendidikan yang hanya mengedepankan kognitif saja. Anak harus dididik bukan hanya cerdas otak, tetapi juga cerdas watak.

 

Mari kita simak berita dari detik.com dengan judul “Duh! Ada 10 Siswa SMP yang Terlibat Syuting Video Porno”. Sebagai seorang guru sekaligus pendidik, tentu saya sedih membaca berita ini. Miris rasanya melihat kenyataan itu. Tentu harus dicarikan solusi yang jitu agar murid atau anak didik kita tak menjadi seperti itu. Moral mereka sangat bejat dan nampak sekali pendidikan agama dan karakter tak tersentuh dalam hati mereka. Perlu kerja keras guru mengantarkan mereka menjadi orang yang bertakwa.

 

Lebih menyedihkan lagi ketika membaca berita di okezone.com dengan judul “Siswi SMP di Tasikmalaya Diperkosa Temannya Beramai-ramai”. Saya menangis dalam kesedihan yang mendalam. Sebagai seorang guru saya dan teman-teman guru lainnya harus berjuang agar peserta didik kami menjadi orang yang berilmu pengetahuan dan berkarakter. Mereka harus berprestasi tinggi. Keimanan dan ketakwaan (imtak) harus seiring sejalan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek).

 

Mereka para generasi penerus bangsa tak boleh menjadi orang edan. Apa itu orang edan? Orang yang berkelakuan bejat dan menjadi laknat bagi semua. Seharusnya mereka harus menjadi rahmat dan sehat rohani serta jasmani. Di zaman global seperti ini, perlu guru yang siap jadi pemandu, dan mampu menjadi tauladan bagi mereka. Keteladanan jauh lebih berbekas ketimbang lisan atau ucapan. Negeri ini memerlukan banyak guru yang mampu memberikan keteladanan. Satu kata antara perkataan dan perbuatan.

 

 

Negara kita tak mungkin terlepas dari era global. Itu berarti Informasi dalam era global sangat terbuka , jiwa kita belum siap. Anak-anak kita belum siap menerimanya bila tak ada pemandunya. Perlu banyak orang tua dan guru yang mampu menjadi pemandu. Seorang teman memberikan komentar di facebook. “Kejadian seperti ini sebenarnya sudah sering terjadi dari jaman saya ketika sekolah di smp kira-kira 2004-2007″. Saya hanya bisa mengucapkan “Astaghfirullah”. Saya memohon ampun kepada Allah.

Seorang rekan guru berkomentar, “guru di zaman edan, murid edan, maka gurunya harus lebih “edan” (baca: Jangan jadi guru yang biasa-biasa seperti kebanyakan guru lainnya)”. Guru harus mampu kreatif dalam berkomunikasi dengan peserta didiknya. Guru harus mengenal karakter siswanya masing-masing.
Dalam diam saya mengaminkan. Jadilah guru yang tidak biasa. Jadilah guru yang luar biasa! Jadilah guru dengan melakukan hal-hal baru dalam berinteraksi dengan peserta didik kita. Jadilah guru yang tak bermental pengeluh, dan jadilah guru tangguh berhati cahaya. Jika semua sepakat bekerja dengan niat yang baik dan ikhlas, Insya Allloh selamatlah negeri ini.
Mari selamatkan pelajar dan remaja kita yang beragama Islam dengan Kitab Suci (Al-Qur’an). Dekatkan mereka pada kitab sucinya, dan bimbing mereka kembali ke jalan yang benar sesuai dengan ajaran nabinya. Begitu juga dengan penganut agama lainnya. Saya yakin mereka membutuhkan pemandu yang mampu memberikan keteladanan dan kepemimpinan. Guru sekarang harus mampu menjadi pemimpin, motivator, evaluator, dan konselor bagi peserta didiknya. Mari mendidik dengan hati. Mari mendidik dengan pikiran jernih, dan disertai zikir kepada Allah. Bila digabungkan dari hati+pikir+zikir, dan strategi pasti dalam kepastian tertuju ke arah kebenaran. Memang sulit banget implementasinya, tapi bisa!
Menurut Ahmad Jauhari, Langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mengatasi hal di atas adalah:
Pertama, fakta di atas terjadi, salah satunya, ‘control sosial’ sudah mulai melemah.  Dari dulu, di kampung-kampung, control sosial masih kuat, oleh sebab jenis pekerjaan masih seragam. Hmm tampaknya kini tak mungkin lagi.

 

Kedua, Ujung pertama dan tombak utama anak adalah kedua orang tua. Sebetulnya, hal yang pertama patut untuk ditunjuk ‘hidung’ dalam problem di atas (sex bebas remaja) adalah melemahnya kasih-sayang orang tua terhadap anaknya. Pendidikan dalam keluarga mulai melemah.

Solusinya, tampaknya hal yang pertama adalah soal mendidik para calon orang tua, dan orang yang sudah menjadi orang tua, sebab masalah ini apa pada problem kebudayaan kita, yang terggelam oleh budaya hedonisme, materialisme, dan seterusnya. Hal yang persisnya budaya kedagingan dan materialistis. Hal ini yang dikejar orang sekarang. jadi memang pendidikan yang memungkinkan seorang individu yang bisa menjadi diri sendiri, yang harus terus menerus di upayakan.

 

Menjadi guru di zaman edan memang memerlukan kreativitas tersendiri. Gunakan cara-cara baru sebab anakmu hidup dalam alam mereka. Ajak dialog dan teruslah berkomunikasi seperti layaknya seorang sahabat yang curhat kepada temannya. Semoga kasus-kasus negatif tentang murid atau siswa tak banyak terdengar dan terbaca lagi di media arus utama. Mungkinkah?

13832739231919393570

Salam Blogger Persahabatan
Omjay

Ikutilah Teacher Writing Camp di Kampus UNJ Rawamangun, Sabtu-Minggu, 28-29 Desember 2013

Ikatan Guru Indonesia (IGI) akan kembali mengadakan kegiatan pelatihan guru menulis atau “Teacher Writing Camp” (TWC) untuk yang ke-3 kalinya. Acara yang berlangsung dua hari tersebut, Sabtu-Minggu 28-29 Desember 2013, digelar di Wisma Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Kampus A, Rawamangun, Jakarta Timur.

Flyer TWC #3

Ketua Panitia Penyelenggara TWC ke-3, Wijaya Kusumah, M. Pd mengatakan kegiatan ini digelar setelah sebelumnya sukses menyelenggarakan Pelatihan Guru Menulis untuk para guru di Hari Ulang Tahun Guru, 25 November 2012 dan Teacher Writing Camp ke 1 & 2, pada 8-9 Desember 2012, dan 6-7 Juli 2013.

“Kali ini para guru lebih diajak untuk mengembangkan kreativitas karya tulisnya dalam dunia internet, dunia perbukuan, dan pembelajaran,” kata Wijaya Kusumah yang akrab disapa Omjay ini. Saat memberikan keterangan kepada Harian Terbit, Omjay didampingi Sekretaris Panitia, Dahli Ahmad, M. Pd.

Menurut Wijaya Kusumah, acara TWC ini diadakan untuk merespon antusiasme, animo, dan sambutan positif dari para guru baik yang hadir maupun yang belum sempat hadir saat acara sebelumnya. Peserta diharapkan berasal dari guru-guru di Indonesia dan dibatasi hanya 40 peserta ditambah 10 panitia karena keterbatasan tempat.

“Kita berharap semakin banyak guru yang melek internet, suka menulis, dan gemar membaca. Gerakan Indonesia membaca dan menulis harus dimulai dari sekarang,” kata staf pengajar di Labs School Rawamangun, Jakarta Timur ini.

Selain itu, kata Wijayah Kusumah, tujuan kegiatan ini untuk memotivasi para guru untuk aktif menulis, membaca, dan berkreativitas sekaligus memanfaatkan dunia internet dan sosial media.

TWC3_Flyer

“Diharapkan guru berpartisipasi dalam kegiatan ini mempunyai wawasan lebih positif terhadap pemanfaatan internet, sehingga bermanfaat dalam peningkatan kualitas pendidikan. Juga diharapkan dapat menerbitan bukunya sendiri setelah mendapatkan materi teknik menerbitkan buku,” tambahnya.

NARASUMBER

TWC ini akan menghadirkan narasumber dari guru berprestasi, berpengalaman menulis di berbagai media. Juga berbagai komunitas yang fokus kepada penyebaran pemanfaatan internet secara sehat dalam dunia pendidikan. Tak ketinggalan bintang tamu dari penulis terkenal untuk memberikan motivasi menulis.

Pembicara tersebut antara lain Sukani, Pemenang 1 Guru Era Baru (Guraru Award) 2013. Siti Mugi Rahayu, pemenang 3 Guraru Award 2013. Dedi Dwitagama, pemenang Guraru Award 2012. Agus Sampurno, pemenang Guraru Award 2011. Acer Team, ACER Guraru, Dhitta Puti Sarasvati (IGI Pusat), Iskandar Zulkarnaen (admin Kompasiana), Thamrin Sonata (wartawan), Sutanto Windura dan Alpiyanto (trainer/penulis buku).

“Peserta juga akan dilatih menulis di blog http://guraru.org/. Tentu setiap peserta diharapkan membawa laptop, dan membawa modem untuk akses internet atau disiapkan oleh sponsor untuk akses internet dan laptopnya,” kata Omjay.

Sekretaris Panitia TWC-3, Dahli Ahmad, M. Pd menambahkan, panitia membuka diri untuk bekerja sama dan bersinergi dengan semua pihak dalam upaya mensukseskan kegiatan ini. Biaya peserta Rp200.000 ditransfer ke rekening IGI Bekasi di Bank BJB no. rek. 0026825938100.

“Pendaftaran sebelum hari H atau setelah kuota terpenuhi 40 orang, panitia tidak menerima pendaftaran di saat acara berlangsung,” kata Dahli Ahmad. Untuk info lengkapnya dan pendaftaran dapat menghubungi: Omjay melalui nomor kontak 08159155515 email: wijayalabs@gmail.com, Dahli 08128884773 atau email dahli_ahmad@ymail.com (aliem)