Kado istimewa dari Tuhan YME di hari ulang tahun

pita printronix
ruangan yang sudah tidak cukup penuh dengan pita Printronix

Bulan desember tanggal 23 tepat 38 tahun yang lalu saya dilahirkan di sebuah rumah sakit di Surabaya tepatnya di RS William Booth. Telah banyak kejadian yang telah saya alami selama perjalanan 38 tahun ini dan tahun ini, tahun 2009 adalah tahun yang sangat istimewa sekali buat saya pribadi dan buat keluarga khususnya.

Hari ini, Blackberry kesayangan tidak berhenti-henti bunyi mengabarkan ada email masuk, sms masuk, twitter masuk, FB, telpon, YM, BBM dan semuanya mengucapkan dengan nadaq yang sama….. selamat ulang tahun dan akibatnya, BB harus sering-sering saya reset karena memory-nya jadi penuh. 

Di bulan Desember ini, saya mengalami banyak sekali kebaikan-kebaikan dari Allah SWT, yang diantaranya bisa saya tuliskan dibawah ini :

  1. Merasakan benar-benar arti sebuah persahabatan walaupun saya secara pribadi jarang atau sama sekali tidak pernah bertemu. Saya mengenal mereka hanya melalui status di FB, status twitter, kenal melalui tulisan dan media lainnya tetapi dengan berinteraksi seperti ini saya kok merasakan sudah kenal lama dan sudah akrab sejak lama.
  2. Ucapan selamat berupa doa, motivasi dan buku buat saya sangat berarti sekali. Hal-hal seperti itu bisa membuat saya intropeksi diri, membuat saya untuk bisa berbuat lebih baik lagi di kemudian hari.
  3. Usaha komputer saya yang bergerak dibidang service perbaikan printer passbook (IBM, Olivetti, Wincor) dan beberapa printer yang lainnya, yang baru saya rintis ulang dalam waktu 1.5 tahun, dalam bulan desember ini menunjukkan peningkatan 1000%, lebih tinggi dari pencapaian saya dalam beberapa bulan yang lalu.
  4. Usaha developer yang saya rintis bersama kawan-kawan PP Jakarta dan PP Bekasi sudah mulai menunjukkan titik terang berupa lokasi lahan yang bisa dikerjakan untuk dibangun perumahan. Belum 100% final karena masih membutuhkan beberapa sentuhan tetapi dalam hal progress sudah menunjukkan grafik yang meningkat. Insya Allah tidak sampai dalam hitungan beberapa bulan semua urusan sudah bisa teratasi.
  5. Di bulan desember ini, komunitas yang saya ikuti yaitu Blogger Bekasi berhasil mendapatkan MOU dengan Telkom dan pihak Telkom bersedia membantu pendanaan dalam setiap kegiatan Blogger Bekasi.
  6. Di Bulan ini juga, langkah awal TDA Bekasi dimana saya menjadi salah satu pengurusnya dan Blogger Bekasi yang salah satu pengurusnya adalah saya, berhasil mencapai kesepakatan untuk bersama-sama membantu bapak walikota membangun kota Bekasi. Untuk hal ini sudah kami (saya, mas harun, mas aris) bicarakan, kami sudah bertemu langsung dengan bapak walikota dan beliau sangat mendukung sekali kegiatan ini.
  7. Di bulan desember ini juga saya berani mengikrarkan diri untuk bisa naik haji tahun 2010 setelah selama beberapa tahun saya tidak berani ber-ikrar ataupun bermimpi.
  8. Tanggal 27-desember adalah hari kelahiran mantan pacar saya, mamanya Galih dan tepat tanggal 27-desember juga Galih akan disunat di rumah neneknya di Ciamis
  9. Kado yang terindah dari semua kado yang ada adalah…… Tuhan berkenan menitipkan amanah seorang calon bayi kepada kami tepat di bulan Desember ini. Sudah 8 tahun, Galih anak saya  menjadi anak tunggal yang manja, tidak ada pesaing. Menurut orang dagang didalam hidup harus ada pesaing biar kita menjadi lebih maju.
IMG00962
hasilnya.... POSITIF

Saya merenung dalam sepi…., sudah berapa banyak tenaga yang saya keluarkan untuk membantu orang lain…?? sudah berapa banyak waktu yang saya sisihkan untuk keluarga selama 38 tahun ini…?? sudah berapa banyak saya melanggar semua aturan yang dibuat oleh Tuhan YME….???

Jika yang punya nyawa menghendaki saya meninggal saat ini juga, apakah saya sudah siap dengan bekal yang ada..?? Apakah saya sudah meninggalkan harta yang cukup buat keluarga yang saya tinggalkan..?? apakah amal ibadah selama di dunia bisa menolong saya melewati siksa kubur..?? wallahualam

Melihat semua perenungan itu, saya mengambil kesimpulan yang menurut saya pribadi bisa menjadi langkah awal yang baik yaitu bahwa untuk mendapatkan itu semua haruslah dengan memperbanyak waktu dan mempergunakan waktu dengan sebaik-baiknya. Waktu yang banyak luangnya biasanya dipunyai oleh seorang pengangguran atau pengusaha, sekarang tinggal kita pilih, mau jadi apa kita ini..??

Salam sukses dunia akherat,

Harus aneh kalau mau berhasil

Salah satu cara promosi yang efektif adalah menyebar brosur secara langsung ke depan muka pembeli. Tentu saja masih banyak cara lainnya tetapi tetap yang paling efektif menurut saya adalah menyampaikan secara langsung ke muka pembeli, kenapa..?? biar pembeli itu bisa merasakan juga aura positif produk yang kita jual.

Saya terinspirasi dengan cara-caranya Tung Desem Waringin atau Andrie Wongso atau para penjual MLM yang berjualan produk secara langsung dihadapan banyak orang. Cara mereka terbukti efektif tetapi tentu saja kalau kita mau mencontek ya harus kreatif, harus ada modifikasi.

Cara-cara mengumpulkan orang dalam 1 seminar biasanya diikuti dengan penyampaian produk yang bisa berbentuk brosur dan dilanjutkan dengan penjelasan secara personal.

Ada kawan saya yang dalam usahanya untuk mengenalkan produknya harus dengan berkeliling komplek perumahan pada jam-jam tertentu hanya untuk menyebar brosur. Brosur disebar di tiap-tiap rumah, di tiap-tiap kerumunan dengan berbagai macam cara seperti, posisi tulisan GRATIS yang diperbesar atau nyerahin brosurnya masuk ke dalam halaman rumah (untuk menarik perhatian) sambil meletakkan brosur dalam posisi tulisan menghadap keatas biar terbaca atau menyerahkan ke beberapa kerumunan orang. Kalau ingin tahu siapa orangnya, dia Ato Sunarto pemilik Kupat Tahu Bandung.

Untuk kasus di atas itu jika sang pemilik menyebarkan brosurnya secara langsung, sekarang bagaimana kalau anak buah yang menyebarkan brosur secara langsung, apakah semangat positifnya juga sama dengan pemilik..?? apakah gaya bicara menjualnya sama dengan pemilik..?? apakah mimpinya sama dengan owner..??

Jangan mau kalah dengan keadaan, manusia punya akal dan punya 2 otak, otak kanan dan otak kiri. Lakukan saja hal-hal yang tidak pernah dilakukan oleh kompetitor dan jika mereka belum berkata “gila” “edan”  atau makian lainnya, maka jangan berhenti.

Saya punya pengalaman sendiri dalam hal nyebar brosur ini ke pembeli, begini… Usaha saya adalah usaha komputer yang bernama PRADANA KOMPUTER yang spesialis di bidang perbankan dan printer, dan kebanyakan konsumennya adalah Bank dan perusahaan besar swasta maupun nasional. Produk-produknya meliputi printer Printronix, IBM, Olivetti, Wincor Nixdorf, Epson, Tally Genicom, Canon, HP, dll

Dulu, diawal-awal usaha mulai berdiri, semua pekerjaan saya pegang sendiri mulai dari kontak customer, bikin penawaran, bikin tagihan, jadi debt collector bahkan sampai angkat-angkat barang. Di sela-sela melakukan aktifitas tersebut, saya selalu menyapa mereka dan mengajak ngobrol. Saya bikin suasananya seakrab mungkin.

Setelah berjalan bebeberapa bulan, usaha juga ikut berkembang besar dan mulailah dibutuhkan beberapa karyawan untuk menggantikan pekerjaan saya. Nah… disinilah masalah timbul. Karena pekerjaan di handle oleh karyawan maka saya jadi tidak pernah ketemu dengan customer secara langsung dan hal ini mengakibatkan sedikit banyak mereka melupakan saya. Harus putar otak dan cari akal gimana caranya biar mereka ingat terus. Dari hasil “meditasi” akhirnya ketemu titik terang yaitu bagaimana caranya agar saya selalu bisa menyapa mereka di setiap saat.

Setelah melakukan try and error, akhirnya ketemu juga rumusnya yang sudah teruji. Rumus ini saya adopsi dari Tung Desem Waringin, Ippho Santosa, Andrie Wongso dan Rheinald Khasali. Dari tulisan beliau-beliau itu dan ditambah dengan pengalaman pribadi, maka saya jabarkan sbb :

  1. Pasang sticker. Di setiap barang yang telah selesai saya kerjakan, selalu saya pasang stiker nama perusahaan, bidang usaha dan nomer telpon. Tidak asal nama dan juga tidak asal warna. Semuanya harus diperhatikan bahkan sampai besarnya font. Perlu di test dan diukur seberapa efektif stiker kita.
  2. Sebar brosur. Di setiap kwitansi yang nilainya hanya seratus ribu sampai yang nilainya ratusan juta, selalu ada isi standar di dalam amplop yaitu, kwitansi+kartu nama+brosur/daftar harga. Dengan menjadikan dalam satu kemasan maka biayanya akan menjadi murah meriah berhadiah. Ini saya lakukan juga buat repeat order dari customer lama. Jadi kalau mereka pesan 100 kali kesaya maka pasti akan ada lebih dari 100 kartu nama dan brosur/daftar harga
  3. Kartu nama ber-foto. Karena jarang menyapa customer dan tidak mungkin saya mengunjungi mereka satu-satu (apalagi yang di luar jawa), maka cara yang paling efektif untuk mengenalkan wajah kita adalah dengan membikin kartu nama bergambar wajah kita di dekat produk yang kita jual. Saya sudah sering disapa orang yang mengenal saya hanya lewat foto blog, FB, twitter. Jadi ide ini bisa juga diterapkan.

Saat ini cukup 3 langkah itu yang saya jalankan dan hasilnya bisa mendongkrak omzet 1000%. Tapi kalau hal diatas tidak diikuti dengan perubahan sikap/mindset ya hasilnya NOL BESAAAAARRR malah-malah kita bisa bangkrut.

Jadi sekarang tinggal pilihan aja, mau berubah atau diam..??!!

Salam sukses dunia akherat,

Para pakar MMB5 ber-resolusi untuk tahun 2010

IMG00918Hari minggu tanggal 13-Desember di rumah bu anita diadakan mastermind  oleh MMB5 untuk kesekian kalinya.

Member yang datang pada hari ini yaitu, pak dewanto “pakar franchise”, bu anita “pakar kos-kosan”, pak ato “pakar property”, saya sendiri Rawi “pakar printer”, pak ismed “pakar coklat”, pak adi “pakar pabrikasi”, teh leni “pakar Wedding” dan pak annas “pakar tas cantik”. Sedangkan yang tidak datang ada pak rum “pakar percetakan” dan pak khoiri ali “pakar baju anak”.

Tema hari ini adalah tentang resolusi tahun 2010 yang dimulai oleh pak Ato pakar property.Cukup banyak pencapaian yang harus di jalankan di tahun 2010 dan kesemuanya masih berhubungan dengan property walaupun ada juga bisnisnya yang lain seperti tanaman hias, i-tutor, kupat tahu bandung, dll. Di property, pak ato tergabung di property plus jakarta dan bekasi yang sampai saat ini sedang dalam tahap negosiasi harga untuk membangun sebuah komplek perumahan.

Berikutnya sharing dari pas ismed “pakar coklat”. Mimpi tahun 2010 adalah mempunyai beberapa outlet-outlet yang tersebar di seluruh indonesia selain juga ingin mencoba juga berjualan produk online lainnya. Cukup panjang lebar uraian tentang mimpi dan cara untuk meraihnya. Tidak ada yang tidak mungkin, cukup hanya konsentrasi aja dan semuanya pasti bisa didapatkan.

Pak annas “pakar tas cantik” yang mendapat giliran berikutnya menyampaikan keinginannya untuk memperluas market penjualan tas cantiknya. Selama ini prospek penjualan sudah ada hanya saja masih membutuhkan sentuhan lebih jauh agar tasnya bisa tersebar di semua daerah di seluruh Indonesia. Pak annas ini juga tergabung di property plus bekasi bersama dengan saya dan pak ato.

Setelah istirahat sebentar untuk sholat dhuhur dan makan siang dengan menu istimewa, maka berikutnya adalah dari tuan rumah ibu anita “pakar kos-kosan”. Sesuai dengan bidang yang dikuasainya, bu anita menyampaikan keinginannya untuk menambah jumlah pintu kos-kosannya agar bisa memberikan hasil maksimal. Sebagai informasi tambahan, lokasi kos-kosan ibu anita ini ada di sekitar bintara bekasi dengan luas tanah sekitar 1.000-an M2. Selain mimpi tentang kos-kosan, disampaikan juga keinginan lainnya di bidang spiritual, sosial, dll.

Sharing berikutnya dari penulis, Rawi “pakar printer” yang menceritakan bahwa sudah ada kemajuan yang begitu pesat mencapai 1000% setelah menjalankan sedikit saja saran dari mentor bisnis biarpun sarannya itu masih bersifat gratis. Property dan emas adalah sebagai sarana investasi berikutnya. Di property juga bergabung di Property Plus jakarta dan bekasi. Mimpi untuk membuka outlet komputer/printer di beberapa mall adalah salah satu mimpi berikutnya di tahun 2010.

Pak Dewanto “pakar franchise” menyampaikan mimpinya dengan sangat lengkap dan dilengkapi dengan grafik. Ada beberapa mimpi yang harus dicapai di tahun 2010 yang dibagi dalam 4 bagian yaitu investasi, internet, bisnis dan property. Kesemuanya itu mengerucut kepada satu tujuan yaitu franchise dan internet.

Pak adi “pakar pabrikasi”, pada saat ini menceritakan sebuah proses usahanya yang baru di daerah bogor yaitu bisnis tanaman potong yang memanfaatkan lahan kosong. Di bisnis utama di bidang pabrikasi sesuai dengan kepakarannya, pak Adi menceritakan beberapa pencapaiannya dalam penjualan dan ada keinginan lainnya juga yaitu untuk bisa dibimbing oleh seorang mentor bisnis.

Teh leni “pakar wedding” yang baru saja menunaikan ibadah haji mendapat bagian terakhir. Ada 21 daftar urutan usaha mulai dari tahun 2008, 2009 dan 2010 yang telah dijalankan dan juga yang akan dijalankan. Hanya saja ada beberapa hal yang menarik yang perlu digaris bawahi yaitu, teh leni ini sering sekali mendapatkan rejeki tiba-tiba baik itu berupa rejeki naik haji gratis seperti yang baru saja dijalaninya atau juga rejeki membuka usaha baru dimana usahanya itu sama sekali baru dan benar-benar tidak dipahaminya tetapi usaha tersebut bisa berjalan dengan baik.

Untuk memantapkan dan meng-sahkan resolusi ini, maka MMB5 sepakat untuk mengadakan mastermind berikutnya di luar kota dengan menginap 1 malam di daerah sukabumi, tepatnya di daerah Cikole dengan mengajak semua keluarga masing-masing.

Kenapa harus jauh-jauh sampai keluar kota..?? Menurut kita, resolusi ini sangatlah penting sebagai guidance/arahan untuk melangkah kedepannya. Tentu saja semua mimpi-mimpi yang ada belum pasti tercapai sebab di dunia ini memang tidak ada yang pasti, yang pasti itu hanyalah kematian. Tetapi tidak ada salahnya kita membuat sebuah arahan buat diri kita sendiri agar kitanya tidak tersesat.

Salam sukses dunia akherat,

Bisnis harus menghasilkan laba, nama dan pahala…

kabahCukup banyak sekali di sekeliling kita, kawan-kawan kita yang berlatar belakang pengusaha atau karyawan yang mati-matian untuk mengejar sesuatu yang bernama omzet atau margin yang kesemuanya itu dibalut dengan sebuah nama yaitu produktifitas.

Apakah salah hal ini..?? tentu tidak, bagi saya pribadi, berproduktifitas adalah hal yang wajib. Kalau dilihat ada karyawan atau anak buah kita yang tidak maksimal produktifitasnya maka dengan segala macam cara akan kita lakukan perubahan.

Tetapi ingat, sudahkah produktifitas dunia kita sama dengan produktifitas buat akherat..?? Misal, jika tepat waktu jam 8 pagi kita harus mulai kerja dan jam 5 sore kita harus sudah berhenti kerja, apakah hal yang sama kita lakukan juga untuk sholat bagi yang muslim atau berdoa pada waktu-waktu tertentu untuk yang non muslim dengan disiplin yang sama tepatnya dengan produktifitas kita di dunia..??

Saya yakin banyak diantara kita pasti yang menjawab belum, termasuk saya sendiri. Hal seperti ini mudah untuk diucapkan tetapi sangat “sulit” untuk dijalankan.

Untuk menganalisanya, kita kembali kepada tujuan hidup kita sebenarnya, apakah kita hidup untuk mengejar dunia atau mengejar akherat atau malah mengejar dua-duanya.. dunia akherat..??

uang dollarBuat saya pribadi, saya akan mengejar dunia dan akherat, kenapa..?? saya ingin di dunia kaya raya dan mati masuk sorga. Saya tidak mau di dunia kaya tetapi mati masuk neraka atau sebaliknya, di dunia miskin tetapi mati masuk sorga.

Berpegang pada prinsip diatas, maka idealnya secara konsisten kita menjalankan beberapa langkah agar tercapai pencapaian-pencapaian diatas.

  1. Untuk pencapaian dunia atau untuk kemajuan usaha biar bisa menghasilkan laba yang banyak, maka kita harus membuat sistem usaha agar usaha kita lebih mudah untuk di-duplikasi. Untuk mempercepat maka dibutuhkan bantuan dari pihak eksternal yang bisa berupa mentor, partner bisnis, lingkungan bisnis, dll. Ada ribuan cara untuk mendongkrak laba tetapi yang paling tepat menurut saya adalah membuat sistem agar usaha kita bisa berjalan tanpa kita perlu ada di dalamnya
  2. Untuk pencapaian akherat, maka kita harus mempunyai tujuan kepada pencapaian tertinggi di agama kita masing-masing. Dalam hal ini, karena saya muslim, maka salah satu tujuan tertinggi adalah beribadah haji, kenapa..?? karena sudah jelas dutiskan bahwa ibadah haji ini ditujukan buat mereka yang mampu, bukan hanya mampu secara finansial tetapi juga mampu secara akidah atau pemahaman agama. Memang bisa saja kita naik haji dengan kemampuan finansial seperti kita wisata, tetapi apakah itu ada maknanya dalam hidup kita…??
  3. Menjalankan apa yang diperintahkan dan menjauhi segala larangannya. Untuk hal ini sebaiknya kita menjalankannya dengan penambahan 5-10x lipat dari apa yang di perintahkan. Sebagai contoh, sedekah, diperintahkan bahwa sedekah minimal 2.5% dan dari sedekah itu akan diganti dengan nilai yang berlipat ganda. Seperti ber-bisnis, kita lipat gandakan saja sedekah menjadi 5-10x lipat dan habis itu kita bisa berharap penggantian yang sedemikian besarnya dari Allah SAW.

Ada memang beberapa orang yang berkata bahwa kalau kita memberi janganlah kita mengharap untuk kembali. Saya sangat setuju sekali, dan untuk masalah perhitungan sedekah ini, saya pergunakan hanya sebagai motivasi kepada diri sendiri agar saya pribadi bisa selalu bersedekah sebanyak-banyaknya. Dan kalau dipikir-pikir, toh saya memintanya hanya kepada Tuhan bukannya kepada mereka yang saya beri sedekah, apa salah saya meminta kepada Tuhan yang Maha Penolong..??

Kita kembali ke topik, setelah pencapaian-pencapaian tersebut bisa diraih walaupun belum 100%, maka minimal jika kita mati setiap saat maka Insya Allah tujuan sukses dunia akherat bisa tercapai walaupun sebetulnya belum tentu juga karena semuanya tetap tergantung dari kemurahan Tuhan Yang Maha Esa, sang pencipta alam semesta.

Kalau begitu, buat apa kita harus melakukan pencapaian tertinggi kalau belum tentu kita bisa sukses di akherat..?? ya begini ini.. yang membikin kita susah untuk maju. Yang ada di otak selalu pikiran negatif, selalu berpikir negatif dan pesimis.

Sekarang kita balik saja pertanyaannya dengan ungkapan positif. Jika dalam segala hal kita bisa melakukan pencapaian tertinggi, maka di dunia kita bisa kaya dan kalau kita kaya maka kita bisa naik pesawat terbang keliling dunia sampai ke Mekkah dengan perjalanan VIP. Kalau kita banyak duit maka kita bisa ngasih duit ke gembel-gembel yang ada di Amerika sana. Kita punya banyak waktu untuk bulan madu bersama berpasangan di tempat-tempat yang suci sesuai yang ada di kitab suci. Apakah kita tidak mau mempunyai mimpi seperti itu…???

Hilangkan semua pikiran negatif, pesimis dan ganti dengan pikiran positif maka dunia akan terasa indah dan kita bisa hidup selayaknya di surga firdaus… (emang pernah..??)

Cukup sudah perdebatan, yang harus diingat bahwa jika kita mati dalam keadaaan kaya dan selalu menjalankan semua perintah Tuhan, maka orang-orang akan selalu mengingat nama kita di dunia karena peran kita di bisnis dan sosial, keluarga dan orang-orang terdekat kita tidak akan susah hidupnya karena kita mati meninggalkan harta yang banyak  dan yang lebih penting lagi adalah, yang bisa menolong kita di akherat tentu saja adalah segala amalan kita selama di dunia yang bisa jadi amalan-amalan tersebut adalah hasil sedekah dari laba/margin kita selama kita di dunia.

Salam sukses dunia akherat,

Mekkah…. I’m coming. Road to Baitullah

Buku rekening haji berdua bersama istri
Buku rekening haji berdua bersama istri

Cukup banyak kejadian yang membuat saya harus berpikir ulang untuk pergi ke tanah suci Mekkah. Cukup banyak kejadian yang membuat saya harus membatalkan keinginan untuk pergi ke Baitullah bahkan hanya sekedar untuk bermimpi-pun saya tidak berani biarpun mimpi itu gratis. Sangat beda sekali dengan mimpi-mimpi saya lainnya seperti pengin ganti mobil yang saya tuliskan disini, pengin punya ini-itu yang pernah saya tuliskan juga disini tetapi keinginan untuk pergi ke rumah Allah memenuhi panggilan-NYA benar-benar tidak ada. saya tidak punya keberanian untuk bermimpi, entah kenapa…???

Ada suatu kejadian yang membuat saya benar-benar tergerak untuk segera bermimpi pergi ke Baitullah yaitu kejadian tanggal 7-desember-2009 sewaktu saya datang ke Cimart “supermarket di cikarang”. Disana saya ketemu dengan pak Mualif yang dalam obrolannya menyinggung soal rencana untuk naik haji tahun 2012. Pak Mualif bilang “..pak rawi sudah waktunya naik haji, pak rawi sudah wajib sekarang pak. Jangan sampai keduluan dengan umur kita yang tidak tahu sampai kapan”

Ditambah lagi hendra juga bilang “…pak rawi, ini ada titipan buku dari pak Choirul, katanya buat bapak”

“buku apaan..?” sambil saya terima dan buka bukunya. ternyata buku ini adalah pengalaman haji pak Choirul selama di Mekkah. Terima kasih bukunya pak, semoga amalan bapak ini bisa dibalas dengan lebih baik oleh Tuhan Yang Maha Esa…. amin

Sekali lagi saya merasakan ini adalah sentilan dari Tuhan kepada saya untuk segera memenuhi panggilan-NYA melalui sahabat-sahabat saya, pak mualif dan pak choirul.

Buku pak Choirul Asyhar tentang perjalanan haji
Buku pak Choirul Asyhar tentang perjalanan haji

Saat itu juga saya bilang kepada pak Mualif bahwa besok saya akan buka rekening haji dan meminta sarannya, bank apa yang direkomendasi.

Dan tanpa perlu berpikir lama, pada hari rabu tanggal 9-desember, saya berdua sama istri mendaftar ke bank yang direkomendasi di daerah Bekasi. Setelah mengisi formulir seperti pembukaan rekening biasa, saya bertanya kepada customer service-nya mengenai jadwal keberangkatan dan dikatakan bahwa jatah keberangkatan untuk daerah Bekasi adalah tahun 2013.

Buat saya tidak masalah mau tahun berapa berangkat, yang terpenting adalah saya telah melakukan langkah awal seperti langkah-langkah kecil yang saya lakukan dalam membangun usaha.

Dan seperti biasa yang sering saya lakukan, saya harus melakukan hal yang berbeda jika ingin mendapatkan hasil yang berbeda. Jika memang jatahnya berangkat tahun 2013, maka saat itu juga saya berniat dalam hati bahwa tahun 2010 saya bisa HARUS BISA “berangkat”, artinya berangkat adalah uang sudah tercukupi dan jika memang sudah jodoh pasti bisa berangkat juga.

Ada beberapa pertanyaan dalam hati yang saya tanyakan pada diri sendiri dan saya jawab sendiri, begini…

tanya, “kuotanya kan tahun 2013, apa mungkin berangkat tahun 2010..??”

jawab, “mungkin saja, kan bisa pakai ONH plus..”

tanya, “kan mahal, minimal 60 jutaan, duit darimana sedangkan utang masih banyak, usaha juga belum 100% ditinggal, kan bisa rugi..?”

jawab,”dulu saya mimpi pengin jadi pemain property, eh gak taunya sekarang malah jadi developer yang membangun banyak rumah. Dulu saya bermimpi pengin ganti mobil, eh gak taunya belum 2 tahun sudah ganti mobil 2x. Nah sekarang apa bedanya dengan mimpi naik haji tahun 2010. Yang penting kan hanya Dream dan Action seperti yang pernah saya tulis disini…”

tanya,”tapi kan tetep butuh duit buat berangkat, sudah ada bayangan belum sekarang ini..??

jawab,”Insya Allah sudah, jika Tuhan sudah memanggil maka hal yang tidak mungkin akan menjadi mungkin. Secara akal manusia saya sudah punya bayangan apa yang harus saya lakukan biar dapat minimal 120juta buat berangkat dengan ONH plus dan secara batin, saya akan persiapkan ibadahnya agar benar-benar siap untuk keberangkatan tahun depan.”

Mungkin saya terlalu berlebihan atau ini hanya sebuah luapan emosi belaka tetapi semangat seperti inilah yang selalu saya rasakan dan saya alami dalam upaya untuk membangun sebuah usaha. Sudah ada beberapa langkah yang akan saya lakukan dalam upaya untuk mempersiapkan secara moril dan finansial tetapi kayaknya terlalu dini untuk di ceritakan sekarang karena belum terbukti kebenarannya.

Tetapi yang terpenting dari semua itu adalah…… Mekkah, I’m coming

Salam sukses dunia akherat,

Tidak harus komputerisasi kalau ingin omzet milyaran

mesin tikSering sekali saya melihat beberapa perusahaan yang ber-omzet besar tetapi masih sangat-sangat manual sekali dalam operasionalnya. Saya ambil contoh sebuah perusahaan pengiriman yang ada di sekitar stasiun Kota Jakarta.

Di lokasi ini sangat kelihatan sekali kesibukan bongkar muat barang. Ada banyak laki-laki berseragam (karyawan forwarder), pemakai jasa dan pedagang makanan/minuman. Didalamnya juga tidak kalah heboh. Ada banyak orang-orang yang duduk sambil menunggu antrian untuk dipanggil. Dalam hal antrian ini jangan membayangkan antrian seperti di bank yang nyaman dengan AC yang dingin, disini kita harus pasang telinga tajam sebab petugasnya yang semuanya cewek memanggil no urutan dengan teriak sambil didalam ruangan. Tentu saja, karena di dalam ruangan, antrian di diluar tidak bakalan dengar dan yang jadi “microphone”-nya itu adalah orang yang posisi-nya tepat di depan mereka atau mereka yang dengar. Udara cukup hangat “kalau tidak mau dibilang panas”. Operasional masih pakai mesin ketik. Tidak kelihatan komputer dan di atas meja sangat banyak sekali kertas berserakan.

Kondisi yang sama juga saya lihat di daerah Jl. Pangeran jayakarta. Dari luar sangat kelihatan sekali proses bongkar muatnya. Barang-barang semua berserakan di depan dan di dalam. Udaranya juga cukup “hangat” dan hebatnya lagi hanya dilawan dengan kipas angin.

Ada kesamaan dari 2 tempat tersebut yang bisa dijadi patokan yaitu

  1. Harganya sangat murah
  2. Terjamin pasti sampai di tujuan dengan cepat dibanding pesaing

omsetTetapi dengan segala kondisi diatas, saya yakin omzet mereka bisa mencapai puluhan juta rupiah. Kita ambil contoh, kalau 1 orang rata-rata harus bayar 500.000 dan dalam 1 hari ada 100 orang pengirim (jumlah minimal) maka akan didapat angka 50.000.000,-. Kalau dalam 25 hari kerja berapa duit…??? Apakah dengan 50.000.000 perhari mereka tidak mampu untuk beli AC, microphone, komputer…???

Menurut saya sebetulnya bukan itu permasalahannya. Saya yakin dengan pemasangan AC, microphone, komputer, dsb pasti untung mereka masih banyak tetapi kelihatannya mereka ingin menunjukkan kepada konsumen bahwa mereka benar-benar sebuah forwarder yang berbiaya murah bahkan sampai murahnya mereka tidak mampu untuk pasang AC dan beli microphone. Sangat cerdas untuk membangun sebuah image di pelanggan.

Masih ingat iklan dari sebuah hypermarket yang berbunyi “…kami sengaja tidak mencetak berwarna untuk memberikan harga yang termurah buat konsumen”. Kira-kira sama seperti itulah ceritanya.

Jadi yang terpenting disini sekali lagi adalah persepsi di mata konsumen dan tentu saja soal kwalitas standar lainnya harus dipenuhi seperti harga murah, cepat sampai dengan aman dan sebagainya sesuai bidang yang di mainkan.

Bagaimana dengan usaha anda…???

Salam sukses dunia akherat,

Pedagang pasar malam Jatiasih

IMG00900Bermacam-macam orang untuk menambah penghasilan. Bermacam-macam cara orang untuk mencari duit. Salah satunya yang saya lihat adalah pasar malam yang diadakan di Jatiasih tepatnya di kebantenan.

Seperti biasa, pasar malam ini seharusnya ramai dengan pengunjung tetapi sangat sayang sekali malam itu pengunjungnya sedikit. Tetapi biar bagaimanapun tidak mengurangi kemeriahan pasar malam ini.

Kalau diperhatikan, momen diadakannya pasar malam ini kurang tepat karena berbarengan dengan jatuhnya musim hujan. Karena hujan cukup deras akhir-akhir ini maka lokasi sekitar jadi becek dan pastinya mengurangi keinginan pengunjung untuk melihat-lihat.

Tetapi biar bagaimanapun kondisinya, hujan besar, gerimis, becek mereka tetap harus berjualan. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana seandainya mereka dalam 1 hari itu tidak bisa berjualan, apa yang akan mereka makan..?? yang jelas makan nasi, tetapi duitnya dari mana..??

IMG00899Pedagang informal seperti mereka itu biasanya hanya mengandalkan pendapatan pada malam itu untuk bisa makan pada keesokan harinya. Kalau tidak ada yang beli dagangannya maka bisa dipastikan mereka harus hutang atau puasa makan.

Pasar malam ini saya pergunakan juga sebagai media pembelajaran buat anak saya Galih agar bisa banyak mengenal bermacam-macam cara jualan. Sering sekali Galih saya ajak ke kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan bisnis atau penjualan seperti belanja barang dagangan, ikut tanda tangan kontrak di bank, seminar, dll

Kembali ke pedagang pasar malam, bagaimana cara mengatasinya agar mereka bisa berjualan efektif..? Caranya gampang diucapin tetapi susah untuk pelaksanaannya, karena hal ini menyangkut pola pikir dalam berdagang. Jika sudah menyangkut pola pikir maka akan membutuhkan waktu yang relatif “lama”. Dan yang lebih penting lagi adalah harus ada kemauan atau niat yang kuat dari mereka untuk berubah ke yang lebih baik.

salam sukses dunia akherat,

Nenek kita tidak kalah dengan Robert Kiyosaki

robert kiyosakiSudah beberapa minggu ini saya mencari dan belajar banyak informasi mengenai emas dan dinar. Saya sering mendengar dari guru-guru investasi seperti Robert Kiyosaki, Tung desem waringin, Warren Buffet, dll yang sering mengatakan bahwa salah satu sarana investasi yang menguntungkan yaitu emas.

Tanpa mengurangi rasa hormat kepada semua guru-guru diatas, sebetulnya tanpa beliau-beliau katakan (guru-guru investasi) seperti itupun, kakek nenek kita dulu sudah mempraktekkannya. Leluhur kita sering membeli emas dan property (tanah) sebagai sarana untuk menabung. Bermacam-macam penggunaannya, ada yang untuk naik haji, menikahkan anaknya atau diri sendiri, beli kendaraan atau yang lainnya.

Kenapa sekarang kita sangat jarang sekali meniru apa yang telah dilakukan oleh para pendahulu kita..?? Kenapa kita harus menyimpan semuanya dalam bentuk mata uang jika memang mau berinvetasi..?? Apakah kita tidak ingat bahwa ada perampok yang namanya inflasi…???

Pengalaman saya pribadi, saya selalu menyimpan uang di bank hanya sebagai sarana cashflow usaha agar perputarannya bisa bagus di mata bank dan juga sebagai alat pembayaran atau transaksi. Saya cinta bank sebab dengan bantuan bank, usaha saya bisa berkembang lebih cepat dengan bantuan uang pinjaman.

Tetapi untuk urusan investasi, saya lebih prefer ke property dan emas sebab 2 investasi tersebut lebih terbukti kuat melawan kejamnya inflasi.

Mungkin menurut sebagian orang untuk investasi di property atau emas membutuhkan biaya besar, sebetulnya tidak harus asal tahu caranya. Sebagai contoh, dengan uang 500rb kita sudah bisa dapat emas tetapi dengan uang segitu kita tidak akan dapat property.

Tetapi dengan uang 5 juta, kita bisa dapat asset milyaran rupiah di property dan tentu saja semua itu ada caranya, ada ilmunya.

Untuk detilnya mengenai property sudah sering saya bagi melalui blog ini. Untuk saat ini saya sedang mempraktekkan ilmu developer yang saya dapatkan dari PP dan juga mulai melirik investasi emas lagi.

So… apakah kita masih tidak mau mengikuti apa yang telah para leluhur kita lakukan..??

salam sukses dunia akherat,

Cukup hanya Dream dan Action

Beberapa hari ini banyak sekali perubahan yang saya alami baik itu perubahan dalam usaha maupun perubahan dalam merajut mimpi masa depan.

Beberapa bulan yang lalu saya memimpikan untuk mempunyai 2 buah property pada tahun 2009 dan mempunyai beberapa usaha kuliner. Selain itu saya juga berkeinginan untuk membuat usaha computer sekarang ini bisa berjalan otomatis tanpa perlu saya terlibat jauh didalamnya. Tetapi apa yang saya dapatkan..??

Sampai saat ini, usaha computer sudah sekitar 80% bisa saya tinggal. Untuk urusan teknis dan complain sudah bisa dilepas biarpun belum normal. Saya sudah mencanangkan untuk bisa 100% bisa berjalan sendiri pada tahun depan, tahun 2010. Untuk mewujudkan mimpi ini, saya membutuhkan  seorang mentor/coach bisnis yang bisa membimbing dan melihat setiap apa yang saya telah lakukan dan apa yang akan saya lakukan.

Untuk kepemilikan 2 property pada tahun ini juga sudah ada yang terwujud biarpun belum 100%. Saya sudah mempunyai 1 property berupa apartemen di margonda yang dibeli dengan cara yang cerdas yaitu rame-rame. Memang apartemen ini bukan untuk ditempati tetapi digunakan sebagai sarana untuk investasi. Kekurangan 1 property lagi membuat saya harus berpikir keras, bagaimana caranya agar saya bisa mewujudkan target ini dan syukur alhamdullilah sekali lagi Tuhan menunjukkan kebesarannya dengan mempertemukan saya dengan Property Plus (PP). Di PP ini saya bukan hanya mempunyai 1 atau 2 property tetapi bisa puluhan bahkan ratusan property, kenapa..? karena di PP ini saya diajarkan untuk membangun sebuah perusahaan Developer dan pengajaran dari PP  inipun bersifat langsung praktek di lapangan.

Tinggal 1 mimpi yang belum terwujud yaitu mempunyai sebuah usaha kuliner. Beberapa waktu yang lalu saya sudah menemukan sebuah bidang usaha yang menurut saya cocok yaitu berdagang bakmi atau kopi. Konsep dan pembelajaran sudah saya ikuti secara langsung, survey lokasi juga sudah saya lakukan, pendanaan juga diada-adakan biarpun tidak ada, pokoknya semua sudah disiapkan. Tetapi dengan amat sangat saya harus mundur selangkah untuk membuka usaha kuliner ini, kenapa..?? karena saya mempunyai mimpi yang lebih besar lagi untuk kuliner ini.

Untuk kedepannya, saya ingin mengembangkan merk sendiri dengan jualan bakmi dengan target market menengah keatas. Saya akan pakai nama asing dan dijual dengan harga mahal minimal 25.000/porsi. Kenapa saya yakin..? karena saya sudah beberapa kali mencoba bermacam-macam menu bakmi dengan nama-nama aneh dengan harga min 25.000 di mall-mall kelas atas seperti Senayan City, Pondok Indah, Grand Indonesia, dll, dan saya yakin dengan resep bikinan kawan saya, pak Syamsu, mimpi saya pasti bisa terwujud.

Selain itu saya juga akan mempraktekkan ilmu yang saya dapatkan dari mentor bisnis untuk bisa diaplikasikan di bisnis kuliner ini.

Mungkin kedengarannya mustahil…. Tapi buat saya TIDAK

Salam sukses dunia akherat,

8 tahun pisah ranjang akhirnya bisa bersatu lagi

Setelah 8 tahun pisah ranjang akhirnya bisa juga kumpul di satu ranjang dengan istri tercinta. Seperti sebuah mimpi yang terwujud. Cerita mengenai pisah ranjangnya bisa dibaca di artikel ini.

Kisah kumpul satu ranjangnya bermula dari ulang tahun anak saya Galih yang ke 8 pada tanggal 6-oktober. Waktu itu saya bilang, “galih sekarang sudah besar dan sebentar lagi di sunat jadi harus berani tidur sendiri ya…”

“takut yah kalau sendirian di kamar,” kata galih.

Continue reading 8 tahun pisah ranjang akhirnya bisa bersatu lagi