Pendongeng Sejuta Anak akhirnya hadir di Bekasi

Ada dua kegiatan yang mirip pada bulan Ramadhan ini. Dua-duanya sama-sama mengajak partisipasi anak-anak dari Panti Asuhan di Bekasi dan dua-duanya melibatkan beberapa blogger yang malang melintang di BeBlog maupun di Komunitas Tangan Di atas (TDA) Bekasi.

“Mas yang berkaos kuning itu blogger internasional”, kataku pada Kak Bimo seusai dia menyihir ratusan anak yang memadati ruangan gedung Pertemuan Islamic Centre bekasi. Lelaki montok yang berkaos kuning itu adalah sosok penasehat Beblog mas Amril. Tak tahunya mas Amril malah sudah motret Kak Bimo bersama anaknya.

“Ini adalah blogger yang juga wirausahawan. Dua kali naik panggung untuk kejuaraan blogpreneur, mendapat hadiah dari tangan Chaerul Tanjung (pemilik baru Carefour) dan dari menteri UKM”, kataku ketika pak Rawi mendekati tempat dudukku. Kak Bimo hanya takjub saja mendengar perkataanku.

“Mereka kok sangat bersahaja dan sangat bersahabat ya”, begitu komentar kak Bimo akhirnya.

Aku langsung cerita tentang apa itu komunitas TDA pada kak Bimo yang saat ini masih belum menjadi anggota komunitas TDA. Sebuah komunitas wirausaha terbesar dan terbaik menurut pilihan majalah SWA.

“Kmunitas TDA adalah komunitas yang dilandasi semangat berbagi, sehingga tidak ada beda antara pengusaha kaya dan pengusaha yang belum kaya. Semuanya sama derajadnya di komunitas TDA” (kompor mulai dihidupkan).

“Kalau BeBlog adalah komunitas blogger heboh yang sanggup membuat goncang dunia maya, apalagi kalau sudah disusupi oleh anak-anak Ibote dan diSEBUAI oleh komunitas Sejuta Buku”, ini komentarku ketika mas Rawi menyinggung tentang Ibote dan Sebuai untuk acara tahun depan.

Kak Bimo begitu santun saat berbicara dalam komunikasi normal seperti ini, tapi jangan tanya kalau dia sudah maju di atas pentas. Makin banyak anak yang datang makin seru pula acaranya. Kak Bimo seperti terbakar semangatnya kalau bertemu dengan ratusan anak-anak. Apalagi kalau bertemu anak yatim, semangatnya bagaikan semangat api yang tak kunjung padam.

Lihat saja SOP bagi mereka yang ingin mengundang kak Bimo dalam sebuah event dongeng.

STANDARD OPERATING PROCEDURE (S.O.P.)
EVENT YANG MENGHADIRKAN KAK BIMO
EVENT DONGENG ISLAMI

  1. Audiens utama adalah anak-anak usia TK/SD.
  2. Jumlah audiens tidak dibatasi, lebih banyak akan lebih baik.
  3. Durasi dongeng standar adalah 60–90 menit.
  4. Lokasi bisa indoor maupun outdoor, akan tetapi lebih disarankan indoor.
  5. Sound system harus benar-benar memadai, minimal 2.000 watt (menyesuaikan jumlah audiens dan kondisi lokasi).
  6. Ukuran panggung: panjang 6 meter, lebar 4 meter, tinggi 70 cm.
  7. Tempat duduk anak-anak di depan merapat ke panggung, sementara orang dewasa menempati posisi di belakang.
  8. Kalau ada bazar atau orang berjualan, maka posisi mereka harus di atur agar tidak mengganggu konsentrasi anak. Jarak mereka dari lokasi minimal 100 meter. Stand yang diperkenankan berada di lokasi acara hanyalah stand milik panitia atau milik sponsor yang mendapat persetujuan khusus dari panitia.

Kak Bimo adalah seorang master dongeng yang saat ini belum ada duanya. Pemecah dua rekor dongeng ini sudah diakui oleh MURI dan terbukti secara nyata ketika kak Bimo mulai menyihir anak-anak di Gedung Pertemuan Islamic Centre Bekasi.

Dalam waktu sepersekian detik kak Bimo sudah sanggup menguasai aura para audiens. Tak banyak yang dilakukan oleh Kak Bimo, dia hanya memasang muka gila dan anak-anak mulai tertawa melihat mimik wajahnya yang selalu penuh makna.

Kadang kak Bimo tampil begitu elegan, dengan suara bariton dan penampilan yang ala ustadz, tapi tidak usah menunggu lama, wajah itu tiba-tiba bisa berubah menjadi wajah Sponge Bob atau Patrick atau bahkan Gajah ngamuk.

Irama musik yang keluar dari mulut kak Bimo juga punya nilai sendiri dalam menyihir para audiens. Begitu musik itu mengalun, maka secara reflek anak-anak langung mengikuti musik itu dengan lagu yang sudah diajarkan di awal acara.

Cerita yang sesederhana apapun, di tangan kak Bimo seperti hidup dan membuat audiens menjadi lupa menutup mulutnya. Kadang mereka terlihat bengong terlongong mengikuti gerak kak Bimo, kadang mulut mereka meledak menjadi tertawa berkepanjangan. Tidak terbatas untuk anak-anak, para orang tua yang ikut di acara itupun ikut tertawa terbahak-bahak. Beberapa orang tua terlihat ikut berbaur dengan anak-anak dan beberapa di antara mereka duduk di belakang anak-anak.

Acara ini makin meriah karena dipandu oleh sepasang eMCe yang ganteng dan cantik. Dua eMCe ini didukung pula oleh rombongan seksi acara dan manajer panggung yang selalu aktif sepanjang acara.

Tahun ini kegiatan di Bekasi memang seperti mendapat curahan rejeki dari Allah. Semuanya berlangsung lancar, baik yang dilakukan oleh BeBlog maupun oleh TDA Bekasi. Aku memang tidak bisa ikut hadir di acara BeBlog karena ada tugas negara, tetapi laporan dari teman-teman yang meliput acara itu sudah cukup menggambarkan suasana saat itu.

Benar kata pak Rawi, bahwa ada hak anak yatim di rejeki kita dan saat inilah kita bisa membersihkan diri dari hak orang lain di harta kita. Kemeriahan acara ini hanya kembang kehidupan, tapi inti dari acara ini adalah mengajak semua orang untuk menyadari betapa hidup ini hanya sebentar dan masih banyak hal yang belum kita selesaikan dengan Tuhan. Hak-hak anak yatim yang masih menempel di sebagian harta kita masih perlu kita hitung lagi jangan sampai ada yang tertinggal atau belum terhitung.

Tidak nyaman jika acara menghitung hak anak yatim itu baru kita laksanakan saat sudah di depan malaikat maut. Saat semua pertobatan sudah tidak bisa dilakukan lagi. Saat itu sebanyak apapun uang kita tak akan ada lagi artinya. Semua harta kita harus berpisah, demikian juga anak istri kita harus kita tinggalkan jika malaikat maut sudah di depan mata kita.

Saat ini masih tersisa beberapa hari menjelang Idul Fitri dan ini adalah saat terbaik untuk melakukan amalan yang baik. Terima kasih buat seluruh panitia yang telah mengejar-mngejar kita agar membersihkan harta kita. Teirm akasih buat kak Bimo pendongeng Sejuta Anak yang telah ikut menyadarkan kita betapa tidak enaknya tinggal di neraka.

“Ya Tuhan, aku memang tidak pantas tinggal di Sorga. Dosa-dosaku seperti pasir di lautan banyaknya.
Ya Tuhan, sayangnya neraka sangat panas dan tidak nyaman untuk ditinggali…
Jadi tolong masukkan aku dalam sorgamu
Amin …”

Doa Abunawas ini membuat senyum di bibir tapi ada hujaman tajam di hati. Benarkah kita nanti di alam abadi akan mendapat kasih Tuhan?

+++

Artikel terkait
Rejeki anak Yatim mengalir di harta kita
Indahnya keceriaan berbagi bersama TDA Bekasi
Gairah Anak SMP
Mie Sehati dukung Santunan Anak Yatim
Hari yang panjang

Anak SMP dan calon Anak SMP Bekasi

Banyak cara untuk membuat anak SMP menjadi bergairah, demikian juga anak pra SMP alias anak SD. Berikan yang mereka sukai dan mereka pasti akan jadi bergairah. Yang jadi masalah adalah bila yang mereka suka adalah hal-hal yang menurut adat istiadat ataupun menurut agama ternyata dilarang.

Lalu bagaimana membuat anak SMP tetap bergairah meskipun yang mereka inginkan ternyata berbeda dengan yang boleh mereka dapatkan? Begitu juga pertanyaan sama yang diajukan ke anak SD?

Kak Bimo, master of Story teller Indonesia, akan membuat mereka memahami bahwa sesuatu hal yang terlihat baik belum tentu baik buat mereka dan sesuatu hal yang mereka anggap buruk tenryata bisa jadi sangat baik untuk mereka.

Anak SMP maupun anak SD yang tergabung dalam acara Ceria Bersama Anak-anak TDA Bekasi akan sama-sama menyaksikan peristiwa langka ini pada hari Sabtu tanggal 4 September 2010 di Asrama Haji Bekasi.

Sebuah acara yang digagas oleh Komunitas Tangan Di Atas Bekasi (TDA Bekasi), sebuah komunitas wirausaha terbesar dan terheboh di kalangan Komunitas Tangan Di Atas Indonesia. Inilah persembahan khusus dari TDA Bekasi yang dimulai tahun lalu dan akan terus dilaksanakan secara rutin setiap bulan Ramadhan tiba.

Peserta acara ini sekitar 500 orang adalah calon anak-anak SMP dan beberapa di antaranya sudah SMP, yang nantinya diharapkan sejak kecil sudah mengenal apa itu TDA dan sudah cinta akan TDA. Sejak masih calon Anak SMP, mereka akan kenal semangat memberi, semangat berbagi dan semangat sinergi. Dengan demikian saat mereka sudah besar, maka generasi calon Anak SMP ini akan menjadi generasi emas yang selanjutnya akan menjadi tulang punggung bangsa membangun negeri Indonesia yang tercinta ini.

Calon Anak SMP atau Anak SMP beneran yang datang di acara ini akan dimanjakan dengan berbagai hiburan dan atraksi dan kemudian pada puncak acara, mereka akan menyaksikan penampilan Kak Bimo pendongeng sejuta anak Indonesia.

Kak Bimo di Kalimantan
Kak Bimo di Kalimantan

Tahun lalu, acara ini diadakan secara nasional dnegan melibatkan seluruh anggota TDA Indonesia. Tahun ini meskipun hanya diadakan oleh TDA Bekasi saja, tetapi target santunan tetap tidak berubah. Dalam rapat panitia yang tadinya disepakati jumlah anak yang diundang hanya berkisar di angka 200-300 akhirnya disepakati untuk tetap di kisaran angka 500.

Kalau disimak, bahkan susunan panitia pelaksanaan acara ini sangat minim jumlahnya. Bandingkan dengan acara yang sama yang dilaksanakan pada tahun lalu. Namun jumlah bukan menjadi ukuran keberhasilan suatu acara, karena dibalik jumlah yang sedikit itu ada ratusan anggota TDA yang tidak memunculkan namanya tetapi secara aktif tetap melakukan dukungan terhadap acara ini dalam bentuk moril maupun materiil. Inilah kekuatan online dan offline TDA Bekasi.

Beberapa orang terpaksa didorong-dorong untuk memunculkan namanya, tetapi sebagian besar terlihat adanya kesadaran mereka untuk merasa memiliki seluruh acara yang diadakan oleh TDA Bekasi.

Dukungan komunitas BeBlog juga terlihat luar biasa. Para penasehat beblog dan para petinggi beBlog ikut larut mendukung acara ini. Blogger harus punya semangat wirausaha dan Wirausahawan harus bisa ngeblog! Jaman sudah berubah dan mereka yang tidak melek internet terpaksa harus mulai belajar internet, karena belajar internet tidak sesulit belajar berwirausaha.

Seorang blogger (Rawi Wahyudiono) yang memenangkan beberapa ajang lomba blogpreneur digambarkan oleh seorang Eko June sebagai berikut :

‘Saya adalah seorang blogger dan juga seorang entrepreneur. Seorang entrepreneur harusnya juga seorang blogger biar mereka bisa menyebarkan ilmunya secara efektif dan sebagai pembentukan personal branding. Seorang blogger seharusnya juga seorang entrepreneur biar blogger yang selama ini mandiri menjadi benar-benar mandiri secara financial tidak tergantung orang lain jadi bisa lebih bebas menyalurkan idenya”.

Anak-anak SMP maupun calon anak SMP yang hadir di acara ini, nantinya diharapkan setelah mereka terjun ke masyarakat akan ketularan semangat entrepreneur dari para panitia dan akan lebih baik lagi kalau mereka juga ketularan semangat para blogger yang akan membanjiri acara ini.

Sebuah harmoni luar biasa dari para Entrepreneur (TDA Bekasi) dan Blogger (BeBlog) akan mewarnai acara ini. Minggu yang lalu kolaborasi ini sudah dicoba bersinergi pada acara Buka Bersama yang diadakan oleh para Blogger (BeBlog) menyambut ulang tahun BeBlog yang pertama. Hasilnya adalah pertemuan dua kekuatan yang saling mengisi. Kali ini dengan skala yang lebih besar, kolaborasi dua kekuatan di Bekasi ini kembali akan menggebrak Bekasi.

Jadi tunggu apa lagi, catatkan nama anda sebagai pemberi santunan pada anak yatim yang akan hadir di acara ini. Saksikan aksi dari master dongeng Indonesia yang selalu memukau di depan para Anak SMP maupun calon Anak SMP.

+++

Catatan kaki di milis TDA :

Tahun 2010 TDA Bekasi Insya Allah kembali akan mengadakan acara buka bersama sekaligus santunan kepada anak-anak yatim.
Mari kita sisihkan sebagian harta kita yang merupakan hak mereka. Paket yang disediakan senilai Rp. 100.000,- (termasuk konsumsi dan santunan). Silahkan mengambil sejumlah paket yang akan disumbangkan pada anak-anak yatim dan untuk konsumsi buka puasa bersama.
Salurkan santunan anda pada rekening :
BCA 680 005 9109 an Irwan Subik atau
Mandiri 101 000 4700 793 an. Irwan Subik

+++

+++
Artikel tidak terkait :
Blognya Litha
Kehangatan Anak SMP
Anak SMP yang penuh gairah
Gelora Nafsu Anak SMP
Ganyang Situs Anak SMP
Saatnya Anak SMP beraksi
+++
Gambar diambil dari situs Kak Bimo

Indahnya Berbuka Puasa Bersama Blogger Bekasi

Sebagai bagian dari rangkaian acara ulang tahun pertama Komunitas Blogger Bekasi (Be-Blog), pada tanggal 29 Agustus 2010 diselenggarakan acara berbuka puasa bersama bertempat di Dusun 1 Desa Jatimulya Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Acara buka puasa bersama yang diselenggarakan Be-Blog  ini terkesan istimewa karena tidak hanya dihadiri para blogger atau onliner lainnya, seperti yang umumnya dilakukan komunitas blogger, tetapi juga dilakukan bersama-sama dengan anak-anak yatim dan dhuafa rumah baca Mutiara Mandiri pimpinan Pak Toni. Tempat berbuka puasa pun bukan di rumah makan, tetapi kantor Rukun Warga (RW) dan jalan menuju Desa Jatimulya.

Dipilihnya rumah baca Mutira Mandiri sendiri tidak terlepas dari kegiatan yang dilaksanakan rumah baca tersebut dalam ikut serta membantu mencerdaskan anak bangsa, khususnya anak yatim dan dhuafa, melalui pemberian pendidikan tambahan dan penyampaian informasi secara sukarela kepada sekitar 180-an anak usia TK dan SD.

Atas kesadaran sendiri para pengelola dan “guru” di rumah baca memberikan pendidikan tambahan bagi anak-anak yatim piatu dan dhuafa warga desa Jatimulya. Apa yang mereka jalankan tentu saja sejalan dengan misi Be-Blog yang ingin berbagi pengetahuan dan informasi serta pengalaman yang dimiliki baik online maupun offline. Hal ini juga sejalan dengan ajaran agama Islam yang menyatakan bahwa  salah satu amal jariah yang dihitung adalah ilmu yang dibagikan.

Dengan tema “Bergembira dan ceria bersama anak-anak”, kegiatan buka puasa bersama kali ini diisi dengan beragam hiburan seperti kasidah dan sulap, pembagian buku tulis dan bacaan, santunan kepada anak yatim piatu dan bantuan pendanaan pengelolaan rumah baca.

Sekitar pukul setengah empat sore sebanyak 250-an undangan sudah hadir dan memenuhi tempat yang disediakan. Sesuai tema, maka  undangan yang hadir sebagian besar adalah anak-anak usia sekolah taman kanak-kanak dan sekolah dasar. Kehadiran mereka dengan seragam oranye dan  para ibu anak-anak tersebut menajdikan pertemuan begitu meriah dan semarak.Tepat pukul empat acara pun dimulai dengan acara hiburan menjelang berbuka. Bertindak sebagai pembawa acara adalah koordinator kegiatan acara ini dan juga motor gerakan Sejuta Buku Anak Indonesia (SeBUAI) Adyanti Rahmarina dan guru rumah baca Mutiara Mandiri Heri Sugianto.

Acara diawali dengan penampilan kasidah remaja putri majelis taklim RW 01 pimpinan ibu Yani, yang juga “guru” di rumah baca Mutiara Mandiri. Dengan cukup apik dan kompak mereka melantunkan beberapa tembang kasidah.

Tidak mau ketinggalan dengan remaja putri majelis taklim, anak-anak rumah baca Mutiara Mandiri kemudian menampilkan kebolehannya berpuisi dan melantunkan beberapa buah tembang diiringi Kelompok Pengamen Jalanan (KPJ) Bekasi.

Usai penampilan anak-anak berpuisi dan bernyanyi, acara semakin meriah dengan penampilan sulap dari Mr. Huda yang menampilkan sulap-sulap klasik seperti tongkat menjadi bunga, bola pingpong, tali yang sambung menyambung dan sebagainya. Dengan gaya interaktif, Mr. Huda juga mengajak anak-anak untuk naik dan berani berdiri di atas panggung untuk ikutan bermain sulap.

Dengan beragam acara yang menarik dan meriah, tak terasa waktu menjelang berbuka pun semakin mendekat. Untuk itu acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat-ayat suci al-quran dan pembagian buku tulis dan bacaan kepada semua anak-anak anggota taman baca Mutiara Mandiri dan pembagian santunan kepada beberapa anak yatim dan piatu.

Alhamdullilah semua kegiatan buka puasa bersama dan beramal be-Blog  bisa terlaksana dengan lancar. Ucapan terima kasih kami haturkan kepada seluruh donator yang telah memberikan sumbangan, baik dana, konsumsi, tenaga maupun doa. Semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT dan diberikan pahala yang setimpal.

Terima kasih kepada teman-teman SeBUAI dan Ibote yang telah bekerja keras mewujudkan terlaksananya kegiatan ini. Kita semua bangga padamu.