HUT SEBUAI yang Smart dan Mencerdaskan Anak Bangsa

Salut Untuk teman-teman dari team SEBUAI yang telah berbagi ilmu kepada anak negeri di SMP Al-Ihsan Babelan Bekasi, Sabtu, 14 Januari 2012.

Sebagai seorang blogger, saya dan keluarga besar komunitas blogger bekasi atau beblog mengucapkan selamat ulang tahun komunitas Sejuta Buku Untuk Anak Indonesia yang disingkat SEBUAI. Sebuah komunitas yang telah berhasil melaksanakan kegatannya secara SMART. Santun, Mandiri, Amanah, Rajin, dan Terampil.

Gak kerasa sudah 2 tahun komunitas ini terus berbagi kepada mereka yang membutuhkan ilmu melalui buku. Komunitas ini melakukan penggalangan buku untuk anak yang kurang mampu. Saya pun sangat bersetuju dengan apa yang telah mereka lakukan selama ini. Turut mencerdaskan anak bangsa.

Ketua SEBUAI, Adiyanti RahmaKetua SEBUAI, Adiyanti Rahma

SEBUAI menurut adyanti rahmarina yang menjadi ketuanya, dimulai dengan penggalangan buku untuk anak-anak di Komunitas Pinggir Kali, Hembo, Bekasi. SEBUAI terus bergerilya diseputaran lampu merah UNISMA, Bekasi, dilanjut ke Gedung Juang, Bekasi, Bantar Gebang & Kampung Jati Bulak.

SeBUAI akhirnya bisa sampai ke SMP Al Ihsan Babelan. Bertemu teman-teman yang luar biasa dan memberikan kami yang hadir pelajaran berharga. Terus teras sayapun belajar dari kesederhanaan murid dan guru di sekolah ini. Bahkan saya ikut mendengarkan cerita dari ketua yayasan tentang sejarah sekolah ini.

Anak-anak di SMP Al Ihsan babelan BekasiAnak-anak di SMP Al Ihsan babelan Bekasi

Menurut Adyanti di twitternya banyak yg harus @SeBUAI lakukan, semoga kita semua diberi kesehatan, kemudahan, dan kekuatan untuk terus bergerak. Sayapun salut dengan gadis cantik yang luar biasa ini. Mau berbagi kepada anak-anak yang termarjinalkan.

Mas Wisnu sedang Berbagi Ilmu
Mas Wisnu sedang Berbagi Ilmu

Ketika saya sampai di SMP Al Ihsan Babelan, acara ultah SEBUAI sudah dimulai. Saya lihat Mas Wisnu sedang memberikan materinya kepada adik-adik yang datang dari jauh untuk mengikuti kegiatan ultah SEBUAI ini. Mereka harus menyeberangi sungai yang cukup dalam agar dapat ke sekolah ini.

Anak-anak yang hadir di SMP Al-Ihsan babelan Bekasi juga dihibur dengan temen-temen pekerja seni @fitrahart yang sengaja hadir untuk memeriahkan acara Ultah  kedua SEBUAI. Lagu yang mereka bawakan asyik banget loh. Khususnya lagu jangan menyerah yang bagus itu. Tak ada manusia yang terlahir sempurna……..

Sayapun salut ketika ada seorang anak di sekolah ini yang mampu bernyanyi dengan baik. Lantunan nasyid atau shalawatan yang dibawakannya sungguh sangat mengena di hati. Suaranya sangat merdu dan membuat kami yang hadir terpukau karena suara emasnya itu.

Peserta Kegiatan Ultah SEBUAIPeserta Kegiatan Ultah SEBUAI

 

Di twitter @sebuai, temen-temen ramai mengomentari suara emas siswa sekolah SMP Al Ihsan babelan. Keren abiss suaranya “@WisnuDewobroto: RT @adyantirahma: Keren banget deh anak ini suaranya pas shalawatan :D #2ndAnnivSEBUAIlockerz.com/s/174722246

Omjay dan keluarga
Omjay dan keluarga

Salut buat team SEBUAI yang telah sukses merayakan ultahnya yang kedua dengan bersahaja. Saya dan keluarga (istri saya dan anak saya Berlian) yang turut hadir dalam ultah SEBUAI ini sangat terkesan sekali dengan kegiatan yang mulia ini. Terutama Berlian anak kami yang kedua. Ditunggu kegiatan kreatif lainnya untuk mencerahkan dan mencerdaskan anak bangsa.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com

Ketika para Dewa Blogger bertemu

Apa jadinya kalau para Dewa Blogger Bekasi berkumpul?

Waktu jadi terasa pendek. Pembicaraanpun selalu tidak lepas dari upaya melestarikan semangat para Blogger dari Bekasi untuk lebih sukses dibanding tahun 2010 lalu. Harus ada yang berbeda dari tahun lalu, karena Beblog harus berkembang.

Ada anak dewa BeBlog ikut kopdar
Ada anak dewa BeBlog ikut kopdar

Pengurus BeBlog belum dianggap berhasil kalau hanya sukses di tahun pertama saja. Tahun kedua harus lebih heboh dan harus lebih kreatif. Bagiku sih sudah sangat jelas. Aku selalu mendorong dua “nyawa” Beblog untuk selaluj tampil di depan dalam aksi-aksi beBlog setelah Amprokan Blogger.

Itulah komunitas Sebuai dan Ibote yang sudah tidak diragukan lagi kekompakannya. Beberapa kali test pada mereka hasilnya selalu memuaskan. Tak peduli mepet waktu atau beratnya pekerjaan, mereka selesaikan dengan sangat bagus dan selalu mendapa acungan jempol dari para pengamat.

Tahun 2011 adalah tahun mereka dan segera akan kita saksikan kiprah dua “nyawa” Beblog ini di kegiatan BebLog tahun 2011 ini. Tema yang kusodorkan dalam pertemuan para Dewa Blogger semalem adalah “Pendidikan pada Anak Bangsa”. Sebuah tema sederhana yang ternyata bisa masuk kemana-mana, tinggal bagaimana nanti mengemasnya dalam event-event yang akan diadakan oleh beBlog di tahun 2011 ini.

Banyak hal yang bisa dilakukan dengan tema itu. Anak bangsa tidak berarti harus anak-anak, karena Anak Bangsa memang mulai dari bayi sampai Kakek-kakek adalah anak bangsa yang harus terus belajar untuk Indonesia lebih baik.

“Carilah ilmu semenjak dari buaian hingga liang kubur”

Begitu kalimat bijak yang sering kita dengar dan saatnya tahun ini beblog fokus pada pendidikan. Bagaimana membuat bangsa ini menajdi lebih baik dan bagaimana model pendidikan yang bisa disumbangkan oleh para Blogger, itulah hal-hal yang perlu dipikirkan bersama oleh para blogger dimanapun dia berada.

Mimpin rapat sambil BBM
Mimpin rapat sambil BBM

Mas Aris, sang ketua BeBlog, dengan serius tapi santai terus memimpin rapat agar menghasilkan keputusan yang paling masuk akal dan tetap menjaga beBlog pada relnya. Keputusan rapat sudah jelas, tahun ini adalah tahunnya Sebuai dan Ibote.

Nama-nama mereka sudah layak masuk dalam “Page” pengurus di situs Blogger Bekasi. Kita lihat saja kiprah mereka di tahun 2011 ini. Kita lihat juga profile mereka di halaman pengurus BeBlog. Syaratnya tentu saja kirim profil ke Pak Ketua dulu. lengkap dengan fotonya, sehingga bisa dipajang di halaman Blogger Bekasi dot CoM.

Masalah krusial lainnya adalah tempat nongkrong alternatif selain di BCP dan sekretariat BeBlog. Saat ini, Beblog memang mempunyai dua tempat ngumpul, yaitu di BCP dan di sekretariat BeBlog. Kedua tempat ini meskipun nyaman, tetapi rasanya perlu satu tempat lagi yang lebih personal, artinya benar-benar tempat milik beBlog bukan milik orang lain yang dipinjam pakai.

Mencari tempat sekretariat ? Pak Rawi ahlinya
Mencari tempat sekretariat ? Pak Rawi ahlinya

Di BCP tentu nyaman, tapi jelas bukan milik BeBlog. Di Sekretariat BeBlog jelas nyaman, tapi itu adalah rumah salah satu pengurus beBlog, sehingga kita pasti tahu diri kalau memakai rumah orang.

Idealnya “sarang: beblog adalah sebuah ruko atau semacamnya yang selalu penuh kegiatan, minimal jam 11.00 s.d jam 22.00. Mungkin bisa diisi dengan produk kuliner yang dilengkapi dengan akses internet tak berbayar. Misalnya warung Mie Sehati yang didukung oleh provider internet mobile.

Rumah Mas Vavai yang penuh komputer, sebenarnya cukup ideal, tetapi aku sendiri hanya mendengar ceritanya saja dan belum pernah main ke rumah mas Vavai (menjura mohon maaf pada mas Vavai, Dewanya para Dewa Blogger bersama mas Irfan).

Mungkin di pertemuan selanjutnya akan bisa ditemukan lokasi yang paling cocok untuk sekretariat beBlog.

Mas Amril pulang duluan karena anaknya sakit
Mas Amril pulang duluan karena anaknya sakit

Malam sudah larut dan saatnya balik kanan menuju ke rumah tinggal untuk beradu dengan bantakl dan guling. Seperti biasa, saat tulsian ini ditulsi, Om Jay sudah menerbitkan tulisannya. Namanya saja penasehat para dewa, jadi harus memberi contoh yang baik buat mereka yang dinasehatinya.

Salam sehati.

Napak Tilas 1 Tahun SeBUAI

Malam Tanggal 8 Januari ’11

Tepat 1 hari menjelang 1st Anniversary SeBUAI. Rasanya baru kemarin,saya punya ide untuk nyumbangin buku-buku saya & adik-adik dirumah karena banyak yang masih bagus tapi sudah dipakai. Juga prihatin karena banyak anak-anak yang ngga mampu beli buku & ngga mendapat pendidikan yang layak. Karena waktu itu saya adalah seorang facebook-holic, maka ide untuk menyumbangkan buku-buku bekas layak pakai, saya lempar ke beberapa grup di facebook yang saya ikuti. Juga ke beberapa milis. Hasilnya, banyak respon positif yang saya terima.

Dan,ada satu yang nyangkut lalu menjadi diskusi serius antara saya & Pak Harun. Beliau sudah lebih dulu terjun di dunia sosial Bekasi,tapi untuk buku, belum. Makanya beliau tertarik untuk diskusi. Akhirnya, 9 Januari 2010, saya, Arief & Pak Harun kopi darat. Pak harun tanya “apa nih namanya?”. Saya memang sudah mempersiapkan nama. Saya jawab “Sejuta Buku Untuk Anak Indonesia, pak…”. Lalu kami diskusi singkat soal apa,bagaimana & darimana memulai. Kami juga diajak ke lampu merah Unisma, dimana banyak anak-anak pengamen disana yang nantinya akan kami distribusikan buku di pojokan warung. Jadi anak-anak disana bisa tetep dapet ilmu walaupun sambil ngamen.

Selesai dari pertemuan pertama dengan Pak Harun, yang juga tanpa sengaja ketemu dengan Mas Irfan & Mas Febri, juga dengan semangatnya Prasetyo, temen ku ikutan, saya & arief membawa setumpuk PR. Kami lalu membuat grup & page SeBUAI di Facebook untuk menjaring massa. Satu per satu temen-temen ku gabung di grup & di page juga logo SeBUAI. Tanggal 6 Februari, beberapa dari kami kopi darat untuk membahas gebrakan awal SeBUAI. Ada Kak Joko, Nake yang dateng bareng Lidya, Cahaya, Mas Wahid, Anggri. Kami rapat di ruang kerja Pak Harun. Kesimpulannya, minggu depan kami akan 1st Action. Masing-masing dari kami akan membawa minimal 10 buku.

Tanggal 12 Februari 2010 sore,kami kumpul. Pasukan bertambah dengan adanya Putri, Lutfi, Fai & Mas Adi. Sabtu pagi, 13 Februari 2010 kami berkumpul di Unisma, setelah pengumpulan & pendataan buku, kami bergerak ke pemukiman pinggir kali,Hembo,Proyek Bekasi. Yang subuh harinya baru saja terendam banjir. Total terkumpul 113 buku & sebanyak 80 buku kami distribusikan kesana.

19 Februari 2010, Saya, Arief & Andri juga pak harun diundang wawancara on air di Radio Dakta 107 FM untuk promo kegiatan SeBUAI di acara Car Free Day Bekasi. Minggu, 21 Februari 2010, kami buka stand & menerima sumbangan buku dari orang-orang. Kami juga sudah punya spanduk disana yang di desain oleh Andri. Video SeBUAI juga dibuat saat acara Car Free Day ini. Di hari yang sama, sorenya kami diundang Blogger Bekasi untuk ikiut rapat dalam rangka acara Amprokan Blogger.

Dari sana, bergulirlah kegiatan-kegiatan SeBUAI. Diliput oleh Radar Bekasi,digandeng BNI Syariah,Alfamart. Ini beberapa cerita SeBUAI yang saya ambil dari ‘kicauan’ saya di Twitter.

Besok, #1stannivsebuai ….aihhh ga ada habisnya klo cerita soal #sejutabukuuntukanakindonesia yg awal kebentuknya ngga sengaja bgt

Krn dirumah bnyk buku pljrn ku&adek2 yg dh ga kepake,jg buku2 bacaan.jd aku pingin nyumbangin buat anak2 ga mampu & anak2 jalanan #sebuai

Mulailah nglmpar ide ke milis2&grup2 di fb yg aku ikutin bwt ngumpulin buku2 layak pakai bwt disumbangin lg #sebuai

Responnya positif bgt…dri slh 1 grup di fb,aku kontak sama pak @mharunal yg lbh dulu jlanin kgiatan sosial di bekasi #sebuai

Lahirlah grup & page #sejutabukuuntukanakindonesia di FB.kmudian kami kopdar utk rembukan apa lngkh prtama spy org2 tau ttg kita #sebuai

Stlh logo jadi,disusunlah tim #sebuai & mrancang 1st action kami.waktu itu baru 10 org yg ‘turun’&nyumbangin buku2nya.

Lalu kami wwncara onair di @Dakta107FM shari sblm car freeday bekasi spy org2 tau klo kami bkl buka stand&nerima sumbangan buku2 #sebuai

Lalu kami dpt khormatan digandeng @bloggerbekasi diacara amprokan blogger.psrta yg hadir disuruh bawa buku utk #sebuai

Dstribusi ke pmukiman pinggir kali proyek,gdung juang tmbun&lmpu merah unisma.bhkn smpt survey brg ibu bupati bekasi #sebuai

Kami jg digandeng BNI Syariah bwt acara milad ke10 di sklh pmulung bantar gebang. #sebuai dpt sumbangan 3000 buku dari BNI Syariah

Alfamart jg m’bntu kami dgn sumbangan buku2 & bbrp unit komputer ke rumah2 baca yg jdi partner #sebuai

Jalan ga slalu mulus.tmn2 dtg&pergi dgn b’bagai alasan.dri yg halus smpe yg “klo gw bantu lo,gw dpt apa?”.ngerasain ngurusin #sebuai sndirian

Salut bwt tmn2 yg ikhlas&rela tiap weekend kelayapan ke kampung2,jln2 njemput buku,panas2an&skali lagi,ini kgiatan sosial tnp profit #sebuai

Ingeett bgt ktika harus naik motor panas2an…ktika wktu main hilang…uang jajan pun beralih fungsi #sejutabukuuntukanakindonesia

Tapi ktika lihat anak2 dgn senyum&antusias baca buku,tanya ini itu,ketawa…itu ga kbayar dgn apapun!!mreka brhk pny cita2. #sebuai

#sejutabukuuntukanakindonesia ngucapin mksh bnyk utk Mas @kikasyafii yg sdh m’bntu&mmberi masukan jg m’bimbing kami…jgn capek ngajari kami

Apa yg kmi lkukn blm apa2…terus brusaha mlakukan yg t’baik utk mereka,anak2 yg kekurangan…pling tdk mmbntu lwt buku&pndidikan #sebuai

Benar-benar perjalanan 1 tahun yang menakjubkan. Ketika akhirnya kami bener-bener dari 0 membantu Pak Toni & Bu Omah untuk membuat perpustakaan di Rumah Belajar Mutiara Mandiri. Ketika kami harus rela tidak pergi main di weekend karena harus ‘jalan-jalan’ sama SeBUAI. Ketika banyak pihak berjanji membantu ini itu tapi ngga jelas & ngga ada action apa-apa. Terima Kasih.

Terima Kasih buat temen-temen yang rela berbagi waktu,tenaga,ilmu,materi & kesempatannya untuk berbuat bagi sesama. Perjalanan masih panjang. Masih banyak episode yang harus kita buat. Tetap Semangat. Tetap Kompak. Terima Kasih atas kerja sama,persahabatan,kekeluargaan & ketulusannya.

Terima kasih juga buat semua yang sudah membantu. Buat semua yang sudah support.

“Mereka Juga Berhak Melihat Dunia”

Belajar Jadi Pengajar

Deg – degan banget malem ini. Bukan karena malem minggu mau di apelin sama siapaaaa gituh. Bukaaannnnnn banget (padahal berharap). Tapi karena besok adalah kegiatan edukasi SeBUAI yang pertama di Rumah Baca Mutiara Mandiri. Dan, aku akan mengajarkan pelajaran bahasa Inggris buat anak – anak usia TK 0 kecil & 0 besar. Pelajarannya ngga yang susah – susah juga. Cukup pengenalan spelling, greeting, introducing & singing.

Sementara yang usia SD akan di handle sama Arief & yang lain untuk nonton film Laskar Pelangi. Walaupun Cuma sederhana aja, di dalem ruangan, pake infokus & filmnya diputer dari Laptop. Tapi anak – anak itu pinter banget. Masa mereka minta karcis buat nonton sama Ibu Omah, pemilik rumah belajar ini. Karena kata mereka kalau nonton bioskop mesti pake karcis. Akhirnya, sama Bu Omah dibikinin pake kertas kecil yang dikasih cap. Terus mereka juga bilang kalau mau masuk mesti antri. Ya ampuunn lucu – lucu banget & pinter. Mereka yang sekecil itu aja udah tau tata tertib. Alhasil, aku sama Arif yang tadi dateng kesana sampai ngakak dengernya. Dan ngerasa bersalah kenapa sampai ngga kepikiran hal yang sekecil itu ya.

Haduuuuhhhhh jadi ngga sabar nunggu besok. Rasanya campur aduk karena aku udah lama ngga ngajar. Dulu, 1 tahun yang lalu aku pernah jadi guru privat gitu. Ngajar bahasa inggris buat anak kelas 2 SD. Pernah juga ngajar semua mata pelajaran untuk anak kelas 5 SD, yang sekolahnya di International School jadi pengantarnya bahasa Inggris. Pernah juga jadi guru privat buat anak kelas 1 SMP, juga yang sekolahnya di International School. Karena jadwal kuliah makin padat, jadi yaaa ngajar privat pun aku tinggalin demi konsentrasi kuliah.

Kalau waktu masih ngajar, pulang kerja jam setengah 4, aku langsung meluncur ke rumah murid ku karena les dimulai jam 4 sampai jam setengah 6. Setelah itu langsung ke kampus buat kuliah. Plumpang – Sunter – Cempaka Putih. Plumpang – Percetakan Negara – Cempaka Putih. Wiiihhhh dahsyat juga kalau mengenang saat – saat itu.

Jadi guru atau pengajar itu ngga gampang. Kita harus bisa mengendalikan si anak. Ngebaca mood-nya. Bisa tegas tapi ngga bikin dia takut. Dan yang pasti, harus bisa bikin anak itu ngerti sama apa yang kita ajarin. Ngga hanya soal pelajaran, diluar itu guru adalah sumber ilmu, teman diskusi, sumber pengalaman, dan teladan buat kita. Two THUMBS UP buat para guru. I Love You Full.

?

BeBlog,SeBUAI,Ibote & Anak-anak Rumah Baca Mutiara Mandiri

Kaget & Shock waktu saya dateng ke tempat acara di Kantor RW 01 Dusun Jati Bulak, Jati Mulya, Tambun Selatan minggu sore kemarin. Kenapa??  Beberapa jam yang lalu saya pulang dari tempat itu masih kosong, nah waktu saya datang lagi, loh kooo udah banyak banget anak – anak kecil & ibu – ibu yang berkumpul. Kedatangan saya langsung disambut Ibu Omah & Pak Toni. Saya langsung siap – siap di dalam kantor RW sambil terus SMS-an sama temen – temen lain yang masih OTW ke TKP.

Jam 4 lewat 15, acara dimulai dengan penampilan Marawis dari Remaja Putri. Disusul penampilan anak – anak Mutiara Mandiri yang bernyanyi & membaca pusi diiringi permainan gitar, jimbe & biola. Suasana makin meriah waktu Huda Magic, si pesulap tampil. Anak – anak berkali – kali mengeluarkan kata “wooww”….terus tepuk tangan. Senang sekali rasanya bisa membuat mereka gembira.

Jam 5 lewat, rombongan yang membawa konsumsi datang. Pak Rawi, Mba Mila, Mba Anggi, Mba Irma. Setelah sebelumnya Pak Aris & Pak Amril lebih dulu standby. Mas Yulef malah datang dari sebelum acara dimulai. Temen – temen SeBUAI, Arief & Mas Wahid memang dari siang ikut cek & ricek ke TKP, disusul kedatangan Ka Joko, Imat, dan Pita. Anak – anak Ibote juga datang (Om Ferdi, thnx spanduknya).

Acara sore itu juga kedatangan tamu istimewa. Surprise dari Mba Elly yang datang membawa sumbangan majalah Orbit dari Habibi Center, sempet ngobrol juga sama beliau tentang kegiatan SeBUAI di Rumah Baca Mutiara Mandiri. Kedatangan Teh Lani yang tadinya urung datang (makasih ya Teh buat sumbangan nasi box untuk anak – anak). Ada juga Audit & teman – temannya yang memang tertarik sama kegiatan SeBUAI, tapi baru kali ini bisa gabung.

Selepas mahghrib & santap makanan (makasih ya Pak Rawi), rombongan BeBlog & Ibote ini saya ajak menengok ke tempat Rumah Baca Mutiara Mandiri. Bagaimana kesan – kesannya? Silahkan temen – temen komen dibawah tulisan saya.

Akhirnya, acara selesai & kami pun saling pamitan dengan Pak RW, Pak RT, Bu Omah & Pak Toni. Saya merasa sangat capek sekaligus legaaaaa.

Behind The Scene

Saya masih ingat banget, waktu rapat mendadak setelah Seminar ASEAN di Hotel Horison tanggal 7 Agustus 2010 itu, Pak Aris & Pak Rawi memberikan amanah kepada saya untuk meng-arrange acara puncak ulang tahun BeBlog yang pertama. Tadinya acara itu akan diadakan tanggal 22 Agustus 2010. Mulailah saya rajin buka milis untuk mencari donator & sponsor. Komunikasi pun intens via SMS dengan Pak Aris & Pak Rawi.

Karena satu & lain hal, acara tanggal 22 Agustus 2010 itu pun diundur ke tanggal 29 Agustus 2010. Saya masih nge-blank tentang konsep acara, konsumsi, tamu yang datang, dana dsb. Tapi Alhamdulillah, satu per satu ada pencerahan. Dari mulai banyak yang mengirim bantuan via rekening saya, menelepon untuk bilang “saya nyumbang ini …..bisa?”, kabar dari Pak Toni kalau Pak RW welcome dengan acara kita. Subhanallah, indahnya.

Terus, bantuan dari ibu – ibu bayangkari BeBlog, Mba Anggi, Mba Ratu, Mba Irma, Mba Mila & Mba Mira yang bahu membahu mengatur menu untuk ta’jil (makasih ya Mba(ku) yang cararantik…hehehe). Selesai masalah konsumsi, saya ‘lari’ matengin konsep dengan Pak Toni sambil memanggil prajurit SeBUAI (walaupun akhirnya Cuma ada Arief & Mas Wahid) buat bongkar stok buku untuk bikin souvenir paket buku anak – anak juga bingkisan khusus untuk anak yatim & dhuafa disana. 4 hari menjelang acara baru kepikiran masalah spanduk, itupun karena Pak Aris mengirim email desain spanduk (walaaahhhh…). Untunglah Om Ferdi dari Ibote bersedia membantu.

Ibu-ibu bayangkari BeBlog
Ibu-ibu bayangkari BeBlog

Ahhh…akhirnya, acara pun sukses (menurut saya) terselenggara. Terima kasih untuk para donatur & sponsor ; Pak Aris, Pak Eko, Om Jay, Pak Amril, Mba Devy, Mba Mira, Mba Ratu, Mba Anggi, Mba Irma, Mba Mila, Mas Yulef, Teh Lani, Bu Elly, Pak Rawi, Yessi Winda, Seseorang yang ngga mau disebutin namanya, Dag Dig Dug, Mas Wisnu. Angkat topi juga buat temen – temen Ibote ; Om Ferdi, Ryo, Ilham dkk. Makasih buat Mas Irfan& Nake yang nyempetin buat cek & ricek sebelum acara.

Ps : ada titipan salam dari Bu Omah & Pak Toni buat BeBlog “Mba Ady, sampein makasih yang sebesar – besarnya ya karena udah mau bikin acara begini gede di tempat kita…karena ini baru pertama kali ada kayak gini…” sambil berlinang air mata.

Cerita lainnya tentang acara BukBer ini bisa dilihat

disini & disini

***

Foto ; pribadi, profil picture Mba Anggi, Mba Irma, Mba Ratu, Mba Mila & Mba Mira

***

Indahnya Berbuka Puasa Bersama Blogger Bekasi

Sebagai bagian dari rangkaian acara ulang tahun pertama Komunitas Blogger Bekasi (Be-Blog), pada tanggal 29 Agustus 2010 diselenggarakan acara berbuka puasa bersama bertempat di Dusun 1 Desa Jatimulya Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Acara buka puasa bersama yang diselenggarakan Be-Blog  ini terkesan istimewa karena tidak hanya dihadiri para blogger atau onliner lainnya, seperti yang umumnya dilakukan komunitas blogger, tetapi juga dilakukan bersama-sama dengan anak-anak yatim dan dhuafa rumah baca Mutiara Mandiri pimpinan Pak Toni. Tempat berbuka puasa pun bukan di rumah makan, tetapi kantor Rukun Warga (RW) dan jalan menuju Desa Jatimulya.

Dipilihnya rumah baca Mutira Mandiri sendiri tidak terlepas dari kegiatan yang dilaksanakan rumah baca tersebut dalam ikut serta membantu mencerdaskan anak bangsa, khususnya anak yatim dan dhuafa, melalui pemberian pendidikan tambahan dan penyampaian informasi secara sukarela kepada sekitar 180-an anak usia TK dan SD.

Atas kesadaran sendiri para pengelola dan “guru” di rumah baca memberikan pendidikan tambahan bagi anak-anak yatim piatu dan dhuafa warga desa Jatimulya. Apa yang mereka jalankan tentu saja sejalan dengan misi Be-Blog yang ingin berbagi pengetahuan dan informasi serta pengalaman yang dimiliki baik online maupun offline. Hal ini juga sejalan dengan ajaran agama Islam yang menyatakan bahwa  salah satu amal jariah yang dihitung adalah ilmu yang dibagikan.

Dengan tema “Bergembira dan ceria bersama anak-anak”, kegiatan buka puasa bersama kali ini diisi dengan beragam hiburan seperti kasidah dan sulap, pembagian buku tulis dan bacaan, santunan kepada anak yatim piatu dan bantuan pendanaan pengelolaan rumah baca.

Sekitar pukul setengah empat sore sebanyak 250-an undangan sudah hadir dan memenuhi tempat yang disediakan. Sesuai tema, maka  undangan yang hadir sebagian besar adalah anak-anak usia sekolah taman kanak-kanak dan sekolah dasar. Kehadiran mereka dengan seragam oranye dan  para ibu anak-anak tersebut menajdikan pertemuan begitu meriah dan semarak.Tepat pukul empat acara pun dimulai dengan acara hiburan menjelang berbuka. Bertindak sebagai pembawa acara adalah koordinator kegiatan acara ini dan juga motor gerakan Sejuta Buku Anak Indonesia (SeBUAI) Adyanti Rahmarina dan guru rumah baca Mutiara Mandiri Heri Sugianto.

Acara diawali dengan penampilan kasidah remaja putri majelis taklim RW 01 pimpinan ibu Yani, yang juga “guru” di rumah baca Mutiara Mandiri. Dengan cukup apik dan kompak mereka melantunkan beberapa tembang kasidah.

Tidak mau ketinggalan dengan remaja putri majelis taklim, anak-anak rumah baca Mutiara Mandiri kemudian menampilkan kebolehannya berpuisi dan melantunkan beberapa buah tembang diiringi Kelompok Pengamen Jalanan (KPJ) Bekasi.

Usai penampilan anak-anak berpuisi dan bernyanyi, acara semakin meriah dengan penampilan sulap dari Mr. Huda yang menampilkan sulap-sulap klasik seperti tongkat menjadi bunga, bola pingpong, tali yang sambung menyambung dan sebagainya. Dengan gaya interaktif, Mr. Huda juga mengajak anak-anak untuk naik dan berani berdiri di atas panggung untuk ikutan bermain sulap.

Dengan beragam acara yang menarik dan meriah, tak terasa waktu menjelang berbuka pun semakin mendekat. Untuk itu acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat-ayat suci al-quran dan pembagian buku tulis dan bacaan kepada semua anak-anak anggota taman baca Mutiara Mandiri dan pembagian santunan kepada beberapa anak yatim dan piatu.

Alhamdullilah semua kegiatan buka puasa bersama dan beramal be-Blog  bisa terlaksana dengan lancar. Ucapan terima kasih kami haturkan kepada seluruh donator yang telah memberikan sumbangan, baik dana, konsumsi, tenaga maupun doa. Semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT dan diberikan pahala yang setimpal.

Terima kasih kepada teman-teman SeBUAI dan Ibote yang telah bekerja keras mewujudkan terlaksananya kegiatan ini. Kita semua bangga padamu.

Undangan Buka Puasa Bersama dan Beramal

Dalam rangkaian Acara Ultah BeBlog yang pertama, akan mengadakan acara Buka Puasa Bersama dengan anak – anak dari Rumah Baca Mutiara Mandiri di Jati Bulak, Tambun Selatan (Belakang PT Sumi Asih, atau belakang BTC).

Hari, Tanggal      : Minggu, 29 Agustus 2010

Tempat                   : Kantor RW 01 Dusun Jati Mulya, Kec. Tambun Selatan

Pukul                        : 16.00 WIB – selesai

Acara akan dimeriahkan dengan penampilan dari anak – anak Rumah Baca Mutiara Mandiri & pemberian paket buku bacaan & alat tulis. Buat temen – temen yang mau ikut, dimohon memberikan konfirmasi lewat komentar dibawah tulisan ini ya…..(mau ikutan nyumbang juga boleh ^^).

Ditunggu partisipasinya ya.

Kalau ada yang mau ikut nyumbang, silahkan kirim ke rekening Mandiri 125-000-7393-267 a.n Adyanti Rahmarina

Apa Mereka Sudah Merdeka?

Kemerdekaan adalah:

  • (kata benda) saat di mana sebuah negara meraih hak kendali penuh atas seluruh wilayah bagian negaranya.
  • (kata benda) saat di mana seseorang mendapatkan hak untuk mengendalikan dirinya sendiri tanpa campur tangan orang lain dan atau tidak bergantung pada orang lain lagi.

Tapi apa iya kita sudah merdeka?

Coba tengok, masih ada yang harus mengais-ngais tempat sampah hanya untuk sekedar makan,masih ada juga yang hanya bisa merasakan makan 2 hari sekali,masih ada juga yang tidak bisa mendapat pendidikan yang layak.

Apa kita sudah merdeka?

Ketika anak – anak yang seharusnya masih merasakan nikmatnya bersekolah justru harus banting tulang di jalan, mengais diantara tumpukan sampah, mengharap rupiah demi menyambung hidup membantu orangtua, melupakan cita – cita mereka. Atau ketika mereka dikeluarkan dari sekolah karena tidak mampu membeli seragam, tidak mampu membeli buku, atau ketika ketahuan guru kalau mereka sedang mengamen demi mendapat tambahan penghasilan membantu orang tua.

Miris sekali.

Mengapa pendidikan menjadi kian mahalnya bagi mereka. Padahal dalam Pasal 31 ayat 1 disebutkan bahwa Tiap-tiap warga negara berhak mendapat pengajaran dan pada ayat 2 disebutkan bahwa Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pengajaran nasional yang diatur dengan undang-undang.

Berapa banyak anak yang hak untuk mendapat pendidikannya terabaikan. Berapa banyak anak – anak yang belum mendapat penghidupan yang layak.

Apakah mereka sudah merdeka?

Ketika banyak para penguasa berebut jabatan & mempertebal pundi – pundi kekayaan mereka, yah buat mereka itu Merdeka. Merdeka artinya bebas menghalalkan segala cara untuk memperkaya diri sendiri. Asik dengan komputer mewah, mobil mewah, laptop mewah, rumah mewah. Gaji besar, jalan – jalan keluar negeri dengan dalih studi banding (tapi ngga pernah ada realisasinya).

Mungkin, buat anak – anak ini, merdeka artinya mereka bisa bebas pergi ke sekolah tanpa takut atau malu karena belum bayaran, tidak bisa beli seragam, tidak bisa beli buku, tidak perlu lagi menunggu jatah makan 2 hari sekali, tidak perlu main kucing – kucingan dengan petugas Satpol PP ketika sedang mengamen.

Memperingati kemerdekaan bukan hanya sekedar seremoni upacara bendera, mendengarkan kembali pidato Proklamasi, lomba balap karung atau makan kerupuk saja. Memperingati kemerdekaan seharusnya memaknai perjuangan yang sudah dilakukan & mengisi kemerdekaan dengan melakukan hal yang bermanfaat, tidak hanya untuk diri sendiri tapi juga untuk orang lain. Untuk mereka yang masih belum merasakan apa yang kita rasakan.

***

Courtesy Photo by : M Harun Alrasyid, SeBUAI & Koleksi Pribadi

Survey Tempat Acara Ultah BeBlog

Sebuah kebanggan & amanh yang luar biasa ketika saya dilibatkan dalam acara ultah BeBlog yang pertama. Dari mulai lomba blog sampai acara puncak ultah BeBlog yang rencananya diadakan tanggal 22 Agustus 2010. Saya mengusulkan acara tanggal 22 Agustus 2010 diadakan di Kampung Bulak, Kab. Tambun, di sebuah Rumah Baca Mutiara Mandiri yang artikelnya pernah saya tuangkan di blog saya ini & di portal BeBlog yang ini.

Minggu lalu, ketika Pak Aris memberikan amanah ini, saya langsung menghubungi Pak Toni untuk mengurus ijin tempat ke pengurus RW, karena sedianya akan menggunakan Kantor RW, karena kalau ditempat Pak Toni kurang memadai. Pak Toni mengiyakan, karena Pak RW sudah member ijin, hanya tinggal surat ijinnya saja.

Nah, kemudian saya ke kantor RW untuk survey, tapi sayang ngga bisa masuk karena kebetulan Pak Toni ngga di rumah, jadi saya juga ngga bisa ketemu langsung dengan Pak RW-nya.

Dimana tempatnya?

Tepat di belakang PT Sumi Asih, belakang Bekasi Trade Center, dekat Pintu Tol Bekasi Timur. Dari PT Sumi Asih, belok ke kiri. Setelah itu mengikuti jalan melewati persawahan & kolam pemancingan, dan kantor RW persis di sebelah kiri jalan. Terus Rumah Baca Mutiara Mandirinya dimana? Ngga jauh dari kantor RW. Ada lapangan, lalu masuk ke gang sempit, dan disana lah Rumah Baca Mutiara Mandiri.

Rencana Tempat acara Ultah BeBlog

Dari Hotel Berbintang sampai ke Pemukiman Padat Penduduk

Awalnya rada bingung mau dikasih judul apa tulisan ini. Bukan karena ngga tau apa isi tulisan ini. Tapi karena banyak pertimbangan supaya tulisan ini menarik bagi orang lain, walaupun hanya ngeliat judulnya secara sekilas, bukan karena siapa yang nulis (ceileeehhh gaya banget si ady….udah berasa iye deh ah). Ngga deh, just kidding.

Jadi, cerita di hari Sabtu ini berawal ketika aku mengiyakan buat dateng ke undangan Kopdar Kemenlu RI & Blogger Bekasi yang isinya tentang sosialisasi piagam ASEAN, yang kalo liat judulnya sih kayaknya kelas berat ya. Aku mau dateng sih karena pingin ketemu temen – temen BeBlog karena udah lama ngga ketemu sama mereka, itung – itung refreshing. Acara seminar diadain di Hotel Horison Bekasi jam 9 pagi. Setelah maen tunggu – tungguan sama Mba Irma & Mba Ratu, jam 09.40 kita registrasi & masuk ke ruang seminar. Secara ngga resmi, ada penerima tamu gadungan, yaitu Ilham si anggota Ibote.

Sesi pertama diisi pemaparan tentang piagam ASEAN & seluk beluk kerjasama ASEAN. Aku, Mba Irma, Mba Devi, Mba Ratu  & ‘temennya’ Mba Ratu duduk di barisan belakang. Sambil ngedengerin Bapak – Bapak pembicara dari Staff Kemenlu yang di moderatori sama Pa Amril, kita nih ibu – ibu sibuk foto – foto (cirri khas blogger : NARSIS), ngicip coklat & kacang tester jualannya Mba Ratu (dan finally, kita pesen juga buat lebaran…hihihihi). Jam 11.30 sesi pertama selesai & saatnya coffe break. Langsung deh menyerbu meja prasmanan. Sepotong Sandwich & Pie buah plus secangkir kopi susu jadi ‘pengganjal’ perut di jam yang seharusnya udah masuk jam makan siang. Continue reading Dari Hotel Berbintang sampai ke Pemukiman Padat Penduduk