Tips : Mengecilkan ukuran file powerpoint

Beberapa kali aku mendapat keluhan dari teman-teman yang kesulitan mengirim file PPT via surel. Biasanya maksimal penerimaan file via surel adalah sekitar 4 MB, sehingga file PPT yang biasanya lebih besar dari 4 MB akan kesulitan dikirim ke alamat surel yang hanya menyediakan kapasitas inbox sebesar 4 MB.

Beberapa kali juga akhirnya kutemukan bahwa file yang mereka kirim sebenarnya bisa dimampatkan hanya menjadi sekitar 20 atau 30 persen dari file aslinya. Memang angka ini sangat bervariasi. Ada yang bisa dimampatkan menjadi hanya sebesar 10%-nya tetapi ada juga yang memang sudah optimal alias tidak bisa lagi dimampatkan.

Biasanya saat kita membuat file PPT sering lupa tentang ukuran gambar yang ditempelkan ke file tersebut, sehingga gambar ini menjadi beban berat bagi file tersebut. Jadi untuk memampatkan file PPT, maka yang perlu dioptimalkan sebenarnya adalah pada optimalisasi gambar yang ditempelkan di file PPT tersebut.

Mari kita coba buka sebuah file powerpoint dan kita klik kanan pada salah satu gambar yang tertempel pada file tersebut. Kita arahkan pointer ke menu FORMAT, maka akan terlihat tampilan menu sebagai berikut.

Pilih compress pictures dan akan terlihat menu pop up sebagai berikut.

Pada powerpoint versi 2007, maka defaultnya adalah compress untuk semua gambar, sedangkan pada versi 2003 defaultnya adalah hanya untuk kompresi satu gambar yang dipilih saja. Untuk kompresi optimal pilih kompresi untuk semua gambar.

Kemudian kita pilih salah satu target dari output kita, apakah cukup hanya untuk lampiran surel (96 dpi) atau akan dipakai untuk bahan presentasi (150 dpi).

Bila dipilih lampiran surel, maka bisa dipastikan ukuran file akan jauh mengecil, tetapi pilihan ini tidak cocok bila kita ingin melakukan pencetakan file tersebut.

Setelah kita tekan OK, maka selesailah proses kompresi file PPT ini. Silahkan diperiksa kembali ukuran file setelah proses ini, semoga sesuai dengan harapan anda.

Apabila hasilnya kurang sesuai dengan harapan, maka bisa jadi gambar yang ditempelkan pada file tersebut sudah optimal artinya kerapatan titik per incinya sudah dibawah 150 dpi.

Selamat mencoba.

+++

Trial sebuah file powerpoint dengan 102 gambar di dalamnya, ukuran file sekitar 39 Mb.

File ppt sebelum dikompres
File ppt sebelum dikompres

Setelah dikompres dengan aplikasi winrar, maka ukuran file ternyata tidak banyak berubah. Dalam hal ini seting winrar adalah seting default.

Setelah file ppt di"zip"
Setelah file ppt di”zip”

Bila dilakukan metode kompresi gambar seperti tips dalam tulisan ini, maka hasilnya cukup signifikan. Ukuran file jadi hanya sekitar 5 Mb.

trial-1-optimal

+++

untuk powerpoint versi lainnya, yang penting dicari option untuk memumculkan pengaturan gambar
artikel [tidak] terkait : Download Video dari facebook

Keynote aplikasi presentasi untuk iPad tandem dengan iPhone

“Wah iPadku setiap hari dipake anak-anakku mas, isinya puluhan game tuh”
“Lho ternyata iPad bisa dipakai untuk presentasi yang canggih ya?”
“Pakai aplikasi KeyNote ya mas, kok masih harus pakai iPhone?”
“Apa bisa presentasi pakai iPhone lama, bukan yang seri 4S?”
“Kelebihan iPad memang di sisi tampilan grafisnya ya?”

Beberapa kalimat di atas membuatku merasa perlu untuk menuliskan caraku melakukan presentasi memakai aplikasi KeyNote yang kuinstall di iPad dan remote for KeyNote yang kuinstall di iPhone 4S. Fungsiu iPhone adalah sebagai remote control terhadap presentasi yang dilakukan oleh iPad.

Caranya sangat gampang dan peralatan yang dibutuhkan antara lain sebagai berikut :

  1. LCD Proyektor plus kabel koneksinya.
  2. iPad dengan aplikasi Key Note terinstall
  3. iPhone dengan aplikasi remote for keynote
  4. Kabel connector dari iPad ke LCD proyektor
Key note di iPad

Setelah melakukan instalasi aplikasi Key Note pada iPad, maka jalankan aplikasi tersebut. Pilih tombol “tools”, kemudian “advanced”, lanjutkan dengan klik pada “Remote”. Pastikan enable remotes pada posisi ON dan aplikasi akan mencari remote key note yang terinstall di iPhone.

Remote keynote

Pilih tombol setting pada iPhone yang sudah terinstall remote for key note. Pilih new keynote link dan pastikan angkanya sama dengan angka yang tertulis pada iPad.

Key Note

Setelah itu jalankan saja presentasi yang ada di iPad melalui iPhone. Apa yang tampak pada iPad segera diambil alih oleh iPhone dengan sangat mulus.

Remote Key Note

Kitapun dapat berkeliling kemana-mana tanpa harus ada “asrot” (asisten sorot) yang senantiasa selalu berada di dekat iPad kita. Lupakan membawa laptop yang berat, cukup bawa iPad yang ditandem bersama iPhone.

Tampilan Keynote di iPad
Tampilan Keynote di iPad

Bandingkan dengan tampilan keyNOte di iPhone.

Tampilan Key Note di iPhone
Tampilan Key Note di iPhone

Dengan tampilan iPad dan iPhone seperti ini, maka kita akan terbantu untuk mengetahui slide apa yang akan muncul setelah slide yang saat ini tampil di layar.

Silahkan mulai gunakan KeyNote untuk presentasi yang menyenangkan. Salam sehati !:-)

keynote di iPhoneJangan lupa kabel di bawah ini harus punya.

connector VGA iPad

 

WordPress 3.0.4 is available! Please notify the site administrator

WordPress 3.0.4 is available! Please notify the site administrator!

Begitu pesan yang muncul di halaman dashboard kita dan bila kalimat ini muncul sebaiknya admin segera diberitahu tentang hal ini.

Jika anda seorang yang suka berkecimpung dalam dunia “security”, maka wordpress sangat menghargai anda jika mau meluangkan waktu untuk memeriksa hasil perbaikan dari WordPress (WP) versi 3.03 ke 3.0.4. Versi terbaru ini diluncurkan minggu lalu, 29 Desember 2010 saat sebagian besar orang sedang merayakan hari liburnya.

Versi 3.0.4 dari WordPress ini, sudah bisa diterapkan di situs yang menggunakan engine WP. Silahkan masuk ke halaman update di dashboard dan segera lakukan proses update seperti yang biasa dilakukan. Jangan lupa lakukan prosedur “backup” dulu untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan.

Meski hari libur, tetapi WP menganggap bahwa versi 3.0.4 ini perlu segera diluncurkan karena ada masalah krusial yang harus segera diselesaikan. WP menyebutnya sebagai berikut :

“…. is a very important update to apply to your sites as soon as possible because it fixes a core security bug in our HTML sanitation library, called KSES. I would rate this release as “critical.”

Jadi tunggu apa lagi. Masuk ke dashboard dan lakukan proses update ke WP 3.0.4.

wordpress-logo-cristal_thumbnail
sumber logo : Xflash

Efek Teks Mengkilap dengan Photoshop / Slick Glossy Text Effect

Pada tutorial ini, kita akan coba memberikan Efek Lapisan Mengkilap atau Slick Glossy Effect pada teks dengan Photoshop. Hasilnya dapat dilihat pada gambar diatas. Anda dapat merubah tulisan ataupun warna dalam tutorial ini sesuka anda. Tapi, untuk mencoba tidak ada salahnya mengikuti apa yang saya dituliskan disini. Yuk, langsung buka program Adobe Photoshop anda dan ikuti tutorialnya.

Cara membuat teks dengan lapisan mengkilap / Slick Glossy Text Effect

Langkah 1 :

Buat dokument baru dengan background putih ukuran 800×200 pixels (Ctrl+N). Sekarang kita akan mengatur settingan untuk teks yang akan dipakai. Pada menu utama, klik Window > Character, lalu atur sesuai gambar dibawah ini:
Setelah diatur, klik Type Tool untuk membuat suatu teks, dan atur letak teks agar berada ditengah dengan Move Tool.


Hasil sementara seperti ini (pada tutorial ini saya memakai font Impact) :
Langkah 2 :

Buat layer baru (Ctrl+Shift+N), lalu beri nama ‘Lapisan’. Pada layer ini kita akan membuat sebuah lapisan menggunakan Elliptical Marque Tool.

Buat sebuah bentuk elips untuk membuat bagian yang mengkilap, caranya klik dan tahan kursor pada kanvas lalu tarik agar membentuk sebuah elips, seperti gambar dibawah ini:

Langkah 3 :
Pastikan layer ‘Lapisan’ masih aktif. Dan, ubah warna foreground menjadi putih (#ffffff).

Lalu, klik Paint Bucket Tool

Isi bagian elips yang tadi kita buat dengan mengklik pada bagian dalam elips. Lalu, arahkan mouse pada pada lambang T dan tekan Ctrl lalu klik dalam kotak lambang T, seperti gambar dibawah ini :

Hasilnya akan seperti ini :

Langkah 4 :

Pada menu utama, pilih Select > Inverse atau tekan Shift+Ctrl+I, lalu tekan Ctrl+X. Hasil sementara akan seperti ini :

Kita akan memberikan Layer Style di layer ‘Lapisan’. Caranya, klik kanan pada layer ‘Lapisan’ pilih Blending Options, lalu pilih Gradient Overlay, dan setting nilainya seperti dibawah ini, setelah selesai tekan OK.

Blend Mode = Normal
Opacity = 100%
Gradient = Foreground to Transparent (Pilih kotak kedua dari kiri atas)
Style = Linear
Angle = -90 (min 90)
Scale = 150%

Masih pada layer ‘Lapisan’ kita ubah Fill nya menjadi 30%.

Hasil sementara akan seperti ini :

Langkah 5 :
Untuk memperjelas efek glossy-nya kita tambahkan style Stroke. Caranya, klik kanan pada layer ‘Slick Glossy’ pilih Blending Options lalu pilih Stroke. Dan setting nilainya seperti ini :

Size = 2 px
Position = Center
Blend Mode = Normal
Opacity = 100%
Color = # fb999a
( Untuk merubah warna, klik pada kotak warna, lalu akan muncul Color Picker, ubah kode pada kotak yang ada symbol # ).

Dan hasil akhirnya akan seperti ini :

Anda dapat menambahkan style-style lainnya pada Blending Options, seperti Drop Shadow, Inner Shadow, Outer Glow, Inner Glow, Bevel and Emboss dll. Pokoknya pesan saya jangan berhenti mencoba yah. (source)

Selamat mencobanya, dan jangan lupa tulis komentarnya yah…Terima kasih…

Narsis via 4Square

Kalau ada yang suka dengan Koprol, mungkin akan tertarik juga dengan layanan Social Network berbasis lokasi ini, FourSquare (4Sq). Bisa juga terjadi sebaliknya, bagi penggemar 4Sq dapat mencoba menjadi anggota komunitas Koprol. Layanan yang diajukan oleh 4Sq memang cukup menarik, apalagi kalau kita sudah merasa bosan dengan PLURK atau bila kita ingin mengembangkan “kicauan” twitter + “status” Fisbuk kita, maka 4Sq menjadi sesuatu yang pantas dicoba.

Layanan 4Sq ini memang seperti juga Social Network (SN) lainnya, dapat langsung terintegrasi dengan Twitter dan Facebook. Untuk menjadi pengguna 4Sq, maka bisa dilakukan via PC maupun langsung ke ponsel, namun saat pengisian “shout out” ataupun saat proses “check in”, maka hanya bisa dilakukan via ponsel.

Meskipun ponsel kita tidak dilengkapi dengan GPS, tetapi layanan 4Sq mampu mendeteksi tempat kita berada dengan memanfaatkan fasilitas GPS dari penyedia layanan ponsel kita. Hasilnya tentu tidak tepat benar, tetapi cukup mewakili posisi kita saat itu.

Yang membuat layanan ini menarik adalah fasilitas nilai/skor yang didapat setiap kita melakukan check in di suatu tempat. Makin sering kita melakukan check in di suatu tempat, maka makin besar kemungkinan untuk menjadi “MAYOR” atau boleh dibilang “PENGUASA” tempat kita check in tersebut.

Pengguna 4Sq yang menjadi Mayor di beberapa tempat akan mendapat sebuah badge “Super Mayor”, sedangkan bagi mereka yang sering bepergian naik kapal laut, maka 4Sq juga menyiapkan badge untuk para pelancong ini.

Sedangkan untuk mereka yang sering bepergian dengan pesawat terbang, disediakan juga badge yang lain.

Layanan ini makin menarik, karena skor yang kita capai dapat dibandingkan dengan nilai yang didapat oleh teman kita. Misalnya seperti yang ditampilkan dalam leaderboard di bawah ini.

Terlihat bahwa eko s melakukan 70 kali check in dan mempunyai nilai 861 poin, sedangkan eko e dengan jumlah check in yang sama hanya mendapat nilai 789 poin.

Hal ini bisa terjadi karena beberapa faktor, misalnya faktor-faktor sebagai berikut :

  1. Ada nilai khusus untuk pembuat VENUE, yaitu sebesar 5 poin
  2. Ada nilai khusus untuk check in di suatu tempat yang belum pernah didatangi, yaitu sebesar 5 poin.
  3. Ada pertambahan nilai bagi yang sering check in, misalnya  check in yang pertama akan mendapat poin 1, sedangkan check in yang ke sepuluh akan mendapat nilai 10.

Sebagai contoh pada saat check in yang ke sepuluh kita membuat VENUE baru, misalnya SENISONO LAMA, maka kita akan mendapat nilai sebesar 10 + 5 + 5 atau 20 poin. Nilai 10 (sepuluh) didapat dari nilai check in yang ke sepuluh, nilai 5 ( lima) dari VENUE baru dan nilai 5 (lima) lagi dari pertama kali kita check in ke VENUE baru tersebut.

Layanan 4Sq akhirnya menarik minat juga bagi mereka yang mempunyai bisnis yang berdekatan dengan hobi para pelancong, misalnya bisnis resto, hotel atau tempat wisata. Kita bisa membuat VENUE tentang bisnis kita dan tunggu sampai ada yang check in di VENUE buatan kita tersebut.

Apakah layanan ini menarik atau tidak, semua terserah anda. Mari kita berbagi tips untuk layanan ini. Silahkan isi di kolom komentar dan berbagi amal dengan pembaca yang lain.

Membuat Curriculum Vitae (CV)

Format Curriculum Vitae (CV) atau Daftar Riwayat Hidup atau sering disebut Resume, di setiap negara berbeda-beda. Hal ini karena dipengaruhi oleh budaya, kebiasaan, pandangan politik, juga aturan main yang berbeda-beda.
Sebagai contoh, untuk resume standar di Amerika Serikat (USA) tidak perlu mencantumkan hal-hal yang dianggap sangat pribadi seperti foto, status perkawinan, tempat dan tanggal lahir.

Sedangkan di Indonesia justru sebaliknya, dalam membuat CV atau Daftar Riwayat Hidup, justru wajib mencantumkan status perkawinan, tempat dan tanggal lahir, serta melampirkan foto.

Berikut ini beberapa hal yang baiknya diperhatikan dalam membuat Curriculum Vitae (CV) atau Daftar Riwayat Hidup untuk perusahan/instansi/lembaga di Indonesia (baik untuk perusahaan/lembaga lokal, nasional, maupun internasional).
A. Urutan Penulisan Curriculum Vitae / Daftar Riwayat Hidup.
1. Identitas (Data Pribadi).
Cantumkan identitas anda dengan jelas, seperti :

  1. Nama Lengkap
  2. Jenis Kelamin > ex: Laki-laki / Perempuan
  3. Tempat dan Tanggal Lahir > ex: Jakarta, 17 agustus 1986
  4. Kewarganegaraan > ex: Indonesia
  5. Agama
  6. Status Perkawinan > ex: Menikah – Belum Menikah
  7. Tinggi dan Berat Badan > ex: 170 cm – 65 kg
  8. Alamat Lengkap > ex: Nama Jalan, Blok, No. Rumah, RT/RW, Nama Perumahan/Komplek, Kecamatan, Kelurahan, Kota, Propinsi, serta Kode Pos.
  9. Nomer Handphone, Telp. Rumah, * Fax (optional) > ex: 0856.1234.567 / 021.880.1234
  10. Email (recommended)

2. Pendidikan.

Cantumkan pendidikan formal dan pelatihan/kursus yang pernah anda ikuti; lengkap dengan tahun masuk dan tahun lulus, jurusan, jenjang studi, dan nama lembaganya. Urutannya dimulai dari pendidikan formal terlebih dulu, baru kemudian pendidikan non formal (pelatihan, kursus, dsb).

3. Kemampuan.
Uraikan secara singkat kemampuan anda yang relevan dengan bidang pekerjaan yang dilamar. Misalkan anda melamar kerja di bidang akuntansi, maka jelaskan secara singkat bahwa anda memahami akuntansi dan administrasi, sistem perpajakan, biasa bekerja menggunakan komputer, dsb-nya. Tentu saja kemampuan-kemampuan yang anda tulis/cantumkan tersebut harus benar-benar anda miliki. Jangan mencantumkan kemampuan yang tidak anda miliki.

4. Pengalaman kerja.
Cantumkan deskripsi singkat tentang pekerjaan anda pada perusahaan sebelumnya, lengkap dengan pangkat, jabatannya, jenis pekerjaan, prestasi (bila ada), tanggung jawab dan wewenang pekerjaan. Serta periode kerja, yaitu bulan dan tahun mulai menempati dan mengakhiri posisi tersebut. Urutannya dimulai dari pekerjaan (atau jabatan atau posisi) terakhir.

5. Pengalaman Organisasi. (bila ada)
Cantumkan pengalaman organisasi yang relevan (sesuai atau berhubungan) dengan jenis pekerjaan yang anda lamar tersebut. Bila tidak ada yang relevan, lewati saja nomor 5 ini.

6. Referensi Kerja. (bila ada)
Bila memungkinkan, cantumkan referensi, yaitu orang yang bisa dihubungi oleh pihak penyeleksi lamaran kerja untuk menanyakan hal-hal penting seputar diri anda (biasanya nama atasan dimana anda bekerja sebelumnya).
Penting : Dalam hal pencantuman nama orang yang akan dijadikan referensi, anda harus sangat yakin bahwa orang tersebut benar-benar mengetahui tentang anda serta akan memberikan informasi positif mengenai diri anda. Seandainya anda ragu-ragu bahwa orang tersebut akan memberikan informasi positif tentang anda, maka anda tidak perlu mencantumkan referensi kerja tersebut (lewati saja yang nomor 6 ini).

7. Pengalaman lain yang menunjang. (bila ada)
Cantumkan pengalaman lain yang menunjang “promosi anda”. Dan sebaiknya yang relevan dengan jenis pekerjaan yang anda lamar tersebut. Jika anda melamar untuk posisi program komputer, maka pengalaman anda sebagai Ketua RW atau juara bulutangkis, tentunya tidak relevan. Jadi bila tidak ada yang relevan, lewati saja nomor 7 ini.

B. Tips Penulisan. (Kertas, Huruf, Foto, Dokumen Pendukung)

1. Gunakan kertas putih polos.
CV hendaknya polos tidak menggunakan background image (dasar bergambar). Sebaiknya jangan menggunakan form CV yang dijual di toko-toko.

2. Diketik dengan huruf standar surat resmi.
CV jangan ditulis tangan, namun diketik. Gunakan huruf dengan ukuran dan jenis standar (warna hitam), contohnya font jenis Arial atau Times New Roman atau juga Calibri.

3. Foto terbaru.
Lampirkan pas foto terbaru ukuran 3×4 atau 4×6. Sebaiknya gunakan pas foto berwarna, dan berpakaian resmi (misalkan jas lengkap dengan dasi). Lampirkan minimal 2 lembar.

4. Dokumen pendukung.
Lampirkan dokumen atau bukti-bukti tentang hal-hal yang dituliskan dalam CV seperti ijazah, transkrip nilai, sertifikat atau penghargaan, dsb (dokumen pendukung tersebut dalam bentuk photocopy).
Agar dokumen pendukung yang dilampirkan tidak terlalu banyak, sebaiknya anda menyeleksi/menyortir dokumen mana yang paling penting dan relevan untuk dilampirkan.
Penting : Bila transkrip nilai anda tidak bagus, maka anda tidak perlu melampirkannya. Karena CV atau resume tersebut merupakan promosi diri anda. Namun, seandainya perusahaan penerima kerja meminta/mensyaratkan untuk melampirkan transkrip nilai, barulah anda “terpaksa” melampirkannya. Sebaliknya jika transkrip nilainya bagus, anda justru harus melampirkannya.

C. Beberapa Saran Penting.
1. Jujur, Jangan Berbohong.
Ingat, jangan sekali-kali menuliskan pada CV anda suatu pengalaman yang anda sendiri tidak mengalaminya. Memang seseorang terkadang merasa gengsi dengan pengalaman yang dia miliki, karena merasa kalah pengalaman. Percayalah pada diri anda sendiri bahwa anda mempunyai kelebihan yang orang lain tidak punya.

2. Jumlah Halaman.
Pada umumnya CV hanya terdiri dari 1 (satu) atau 2 (dua) halaman. Namun jika memang riwayat pekerjaan/karir anda sangat banyak, juga pendidikan/kursus/pelatihan anda sangat banyak. Dan anda menganggap bahwa itu penting untuk ditampilkan, maka anda boleh menambahkannya menjadi 3 (tiga) halaman CV sebagai lampiran Surat Lamaran Kerja, tidak masalah. Tetapi khusus untuk Surat Lamaran Kerja, tetap upayakan 1 (satu) halaman.

3. Tata Bahasa, Tanda Baca, dan Ejaan.
Tidaklah dibenarkan jika dalam resume terjadi kesalahan-kesalahan menyangkut tata bahasa, tanda baca, dan ejaan. Bacalah kembali tata bahasa di buku atau Kamus Bahasa Indonesia. Atau klik disini untuk melihat pedoman tentang tanda bahasa, tanda baca, dan ejaan.

Jika anda menulis CV dalam Bahasa Inggris, dan anda belum yakin, maka cobalah minta dicek kembali atau di-review oleh teman/kerabat yang menguasai Bahasa Inggris tersebut.

4. Eksplisit (Gamblang, Jelas).
Jangan membuat orang yang membaca CV atau resume anda mengintepretasikan atau mengartikan hal yang berbeda.
Contoh: CV pada bagian pendidikan, anda menuliskan Sarjana Akuntansi Universitas Pancasila, dan tidak menambahkan nama kota lokasinya. Jangan berasumsi bahwa pembaca pasti tahu Universitas Pancasila itu ada di Jakarta. Oleh karena itu tambahkan nama kota dibelakangnya, misalkan Sarjana Akuntansi Universitas Pancasila – Jakarta.

5. Mudah Dibaca dan Mudah Dicerna.
CV yang dibuat secara kacau-balau menggambarkan pikiran yang tidak jernih dan ketidakmampuan penulis dalam menuangkan isi hatinya. Oleh karena itu sangat penting membuat CV yang mudah dibaca, mudah dicerna, urutannya jelas, dan logis.
Bila perlu bagian-bagian atau kata-kata yang anda anggap sangat penting untuk ditonjolkan, dapat ditulis dengan huruf tebal (bold). Namun jangan terlalu banyak bagian yang ditebalkan, sehingga tidak terlihat lagi bagian yang sangat penting tersebut.

Demikian uraian tentang panduan cara membuat Curriculum Vitae (CV) dengan baik & benar. Semoga dapat dijadikan bahan acuan untuk anda yang ingin membuat CV. Dan, semoga anda mendapatkan pekerjaan yang anda impikan. a href=”http://gema-prasada.blogspot.com/2009/12/membuat-curriculum-vitae-cv.html”>[source]

Mau Tips Ngeblog? Simak saja jurus ini

Seorang kawan di milis bertanya padaku bagaimana ngeblog yang enak.

Begini pertanyaannya :

Gimana cara buat blog yang gampang?

Aku menjawab :

Membuat blog itu gampang-gampang sulit

Sulitnya?

Ya terbukti masih banyak orang yang belum ngeblog

Gampangnya?

Ya emang gampang

Toh tampilan sebuah foto saja sudah bisa mewakili sejuta kata

Nah, kalau tidak punya foto?

Gampang saja, inggal bayangkan saja suatu kata yang menarik
ambil contoh kata “MASJID”

Nah, setelah itu segera jalankan 5W [what, where, when, who, why?]

Apa sih masjid itu (What)
Dimana ya masjid terdekat/terjauh/terindah dsb (Where)
Kapan sebaiknya ke masjid (When)
Siapa sih yang suka ke masjid (Who)
Kenapa ya mesti ke masjid (Why)

Kalau beberapa pertanyaan itu dijawab, maka sudah jadi sebuah tulisan di blog tuh

He..he..he.. tinggal milih saja
kita bisa milih anggapan menulis di blog itu gampang
kita juga bisa memilih anggapan menulis di blog itu mudah

pilihannya tinggal gampang atau mudah
[silahkan pilih salah satu]

biar kelihatan membuat blog itu mudah, simak ini hasil dari kata “MASJID”

Masjid yang disebut juga sebagai Rumah Tuhan [baitullah], kuperhatikan setiap maghrib selalu rame dikunjungi orang.

Masjid itu memang masjid kompleks yang dekat dengan tempat tinggalku, kira-kira 20 langkah saja aku sudah bisa sampai di tempat wudhunya. Jadi begitu iqamah terdengar, aku sebenarnya masih punya banyak waktu untuk tidak terlambat melakukan sholat jamaah di masjid itu.

Saat sholat subuh adalah saat yang rawan. Bila di saat maghrib, suasana begitu hingar bingar dengan suara anak-anak, baik ABG ataupun mantan ABG yang belum mateng, maka di saat sholat subuh, suasana terasa begitu hening.

Yang datang ke masjid itupun hanya beberapa orang, kebanyakan adalah orang yang seksi alias orang yang berumur di atas 50 tahun [seketan kata orang jawa].

Kadang imamnya juga begitu sepuhnya, sehingga suaranya sampai nggak terdengar lagi. Saat sujud kita jadi nggak bangun-bangun karena tidak mendengar suara imam yang memberi aba-aba untuk bangun.

Jamaah Ibu-ibu yang kadang-kadang mengeluh sepulang dari masjid,”sudah sepuh gitu kok yo masih mau jadi imam, mbok diserahkan sama yang muda, biar kedengaran suaranya dari belakang…”

He..he..he… yang muda gak ada yang datang bu. Yang lebih mudaan sih ada, tapi gak apal ayat Quran, apalnya cuma Qulhu, jadi malu untuk jadi imam.

Alhamdulillah, itu adalah kisah dulu kala.

Sekarang masjid itu terlihat ramai di lima sholat fardlu. Aku kadang bertanya-tanya juga, kenapa ya kok sekarang jadi rame?

Ternyata, rame karena banyak anak muda yang pada “pacaran” di situ.

Ha?
Pacaran?

Memang pacaran diperbolehkan di Islam?

Ternyata maksudnya adalah para remaja itu pada aktif memakmurkan masjid, sehingga terlihat dari luar seperti sedang pacaran.

Dengan menggerakkan anak muda dan anak-anak, maka otomatis orang tua mereka juga jadi ikut aktif di masjid, akhirnya masjid itupun jadi makmur dan penuh dengan nafas ibadah.

Kuperhatikan, para anak muda itu pada membuat kelompok-kelompok kecil di RT masing-masing, sehingga saat ada kegiatan di masjid tinggal menghubungi koordinator kelompok dan ramailah masjid itu.

Para orang tua tinggal memberi “sangu” agar para remaja itu punya bekal untuk memakmurkan masjid.

That’s all.

Nah, sudah jadi blognya.

Salam dan selamat ngeblog.
+++
Gambar penulis (narsis) yang tidak terkait

+++
Tulisan terkait : Caraku menulis Blog

Alternatif Daftar Google Adsense Tanpa Blog

Alternatif Daftar Google Adsen Tanpa Blog! Emang ada??, Begitulah pertanyaan yang timbul setelah saya berulang kali di tolak mentah² oleh google saat melamar untuk mempunyai akun Google Adsense. Sudah kita ketahui bersama bahwa sudah banyak sekali Para Pelaku Bisnis Online Indonesia yang sukses lewat google adsense. Dari yang ratusan Dollar, ribuan dollar bahkan ada yang lebih dari 10 ribu dollar perbulannya.

Nah untuk terjun ke Google Adsense ini kita harus mendaftar terlebih dahulu seperti program online earning lainnya, tapi untuk saat ini mendaftar di google adsense tidak semudah seperti 2 tahun kebelakang, dan saya pun seperti yang dikatakan di atas, sudah beberapa kali di tolak ketika mendaftar untuk mendapatkan Akun Google Adsense lewat Blog.

Akhirnya setelah googling sana-sini, saya menemukan juga salah satu cara mendaftar google adsense tanpa blog. Cara ini saya temukan di blognya orang dari negeri Tetangga yang memang saya rasakan sangat ampuh sekali karena setelah mempraktekkan tutorialnya Alhamdulillah 3-4 hari berikutnya saya mendapatkan e-mail dari Google yang menyatakan bahwa saya di terima dan berhak memiliki satu akun Google Adsense. Senengnya waktu itu setelah sebelumnya sakit hati karena keseringan cinta saya di tolak Google :D :P .

Dengan Mendaftar di salah satu jejaring social dari negeri India yaitu indyarocks.com akhirnya keinginan saya mendapatkan sebuah akun Google adsense terpenuhi juga. Kok bisa dari Jejaring Social??, kita ketahui bersama bahwa google telah melakukan kerja sama dengan beberapa situs, yang memungkinkan kita bisa sekaligus Mendaftar Google adsense tanpa harus Mendaftar langsung di Google. Misal dari Docstoc, Indyarocks dll.

Untuk Mendaftar Google Adsense lewat IndyaRocks, berikut ini langkah-langkahnya:

  1. Buatlah satu akun email baru (gmail dianjurkan)
  2. Buka indyarocks dan buatlah sebuah akun di sana sekaligus Upload satu foto profil (dianjurkan, saya juga melakukannya)
  3. Bikin satu album (seperti di facebook) terus upload foto-foto disna minimal 10 foto (salah satu persyaratan yang musti dipenuhi sebagai pertimbangan google)
  4. Lengkapi data Profil Anda, di sarankan data asli dan isilah Field yang ada tanda asterixnya(*)
  5. Buatlah minimal 2 postingan di profil kamu (seperti catatan FB) di menu Blog dan Diusahakan Bahasa Inggris (bagi yang kemampuan bahasa inggrisnya kurang seperti saya :p, Menggunakan PLR gratis pun gak apa² dan memang terbukti berhasil)
  6. Setelah semua hal di atas di lakukan, kita tinggal Apply program Google Adsense Di IndyaRock ini. Berikut tampilannya: (Klik Untuk Memperbesar)

Jika Penjelasan kurang Jelas Anda bisa langsung melihat tutorial ini untuk cara² mendaftar google Adsense di Indyarocknya.

Semoga bermanfaat dan salam BeBlog.

PS: Kalau Berkenan dan Bersedia saya mohon dukungannya kepada teman² dan keluarga besar BeBlog di Kontes SEO NegeriAds.com Solusi Berpromosi (Yang Alhamdulillah diminggu ke 4 ini masih masuk 5 besar) dengan memasang link sebagai Berikut:

<a href=”http://www.mukhtar.web.id/2010/03/negeriadscom-solusi-berpromosi.html” target=”_blank”>NegeriAds.com Solusi Berpromosi</a>

Hasilnya: NegeriAds.com Solusi Berpromosi

Salam Hormat: Mukhtaruddin

Beda antara GROUP dan PAGE di FB

“OK, Mas..apa bedanya ya dengan halaman sebelumnya?”, begitu tanya seorang temanku, saat aku memperkenalkan halaman yang kubuat di FB, disamping grup yang sudah kukenalkan duluan padanya.

Selintas penampilan “halaman” dan “grup” di FB memang mirip dan tidak terilhat perbedaan yang menyolok, padahal tujuan dari dua hal ini sebenarnya memang tidak sama.

Grup dibuat untuk kelompok kecil yang mempunyai kesamaan dalam suatu hal tertentu. Bisa grup musik, grup alumni, grup kuliner, atau kesamaan dalam bentuk apapun. Anggota grup bisa diundang, bisa juga tertutup, bahkan bisa juga rahasia.

Kadang diperlukan ijin dari admin untuk mengikuti suatu grup, tapi kadang tanpa ijin admin, semua orang bisa bergabung bila grup diatur dengan model terbuka untuk umum. Di luar itu ada Grup rahasia, dimana anggotanya harus diundang oleh pemilik grup.

Berbeda dengan grup adalah halaman [PAGE]. Disini semua orang bisa bergabung tanpa kenal dengan pemilik halaman. Cocoknya halaman ini dibuat untuk mengiklankan produk yang kita miliki atau suatu hal yang menjadi “brand” kita agar menjadi makin terkenal. Halaman sangat cocok untuk pemilik restoran, penjual produk, penyedia jasa web, pemilik merk dan semacamnya.

Pada “halaman” kita tidak tahu siapa saja adminnya dan tidak dikenal adanya Petugas (Officer), sedangkan pada Grup memang dikenal adanya pengurus [admin] yang bertugas sebagai pengelola grup, misalnya menghapus anggota, menyunting pengaturan grup, dsb. Sedangkan Petugas adalah sebuah jabatan. Hanya jabatan. Tidak memiliki wewenang khusus (jadi seperti anggota Grup lainnya).

Admin “grup” akan bertindak selaku dirinya sendiri. Konsep ini berbeda dengan admin “halaman” yang bertindak sebagai “halaman” itu sendiri, bukan sebagai dirinya sendiri, sehingga kita tidak tahu admin yang mana yang telah memberikan suatu pernyataan pada “halaman”.

Contoh grupku adalah sebagai berikut.

Sedangkan halaman yang kubuat adalah sebagai berikut.

Aku juga membuat halaman untuk gerai Mie Ayam SEHATI.

Sekarang tinggal pilih yang mana, grup? Halaman ? Atau kedua-duanya?

+++

tulisan ini sudah dimuat di blog pribadi

+++

tambahan dari mas Pitra

Tips : Menggunakan Google Docs

“Aduh..flashdisk ketinggalan nih, bagaimana aku bisa presentasi tanpa data yang ada di flashdisk itu?”

Begitulah peristiwa yang terjadi saat acara forum komunikasi TDA Bekasi di Resto Samikuring, 28 Maret 2010. Pak Irfan langsung nyahut, “sekarang sudah ada fasilitas upload file di gugel dok, saya suka pakai fasilitas itu kalau mau presentasi”

Ternyata tidak banyak peserta acara yang menguasai aplikasi gugel dok ini. Akupun akhirnya menjelaskan kepada mereka langkah-langkah memakai gugel dok.

Pertama tentu kita masuk dulu ke situs gugel dok.

Terlihat sekarang gugel dok sudah menambah fiturnya. Sekarang sudah ada fasilitas upload file. Jadi mari kita coba memakai fitur upload file tersebut.

Sekarang kita pilih file yang akan kita upload ke gugel dok kita.

Setelah ketemu file yang akan diuload, langsung saja dikirim dengan cara melakukan klik pada tulisan Start Upload.

Daaaan…selesailah sudah petunjuk sederhana ini.

Cara selain model di atas, masih banyak, tetapi cara yang paling mudah ya memakai model seperti ni, Cara seperti ini mempunyai kelemahan, yaitu kecilnya ruang penyimpanan data, sehingga pengiriman tidak bisa optimal.

Silahkan berkreasi dengan model lain, misalnya rapidhare, 4shared, ziddu, dll. Sampai di tips selanjutnya.