Mati Duluan

Setelah azan maghrib, saya dan dua anak laki-laki saya Abyan (13) dan Adnan (5) pergi ke masjid dekat rumah. Dalam perjalanan seperti biasanya Adnan ngajak ngobrol.

“Ayah, berapa umur Ayah?”
“Empat puluh tiga!” jawabku cepat… yang ternyata salah.
“Empat puluh empat, Yah…” Abyan cepat mengkoreksi.
“O ya, sebentar lagi pas empat puluh empat.” Kataku.
“Kalau Ibu?” Tanya Adnan selanjutnya.

Continue reading Mati Duluan