<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Komunitas Blogger Bekasi &#187; Aris Heru Utomo</title>
	<atom:link href="http://bloggerbekasi.com/author/arisheruutomo/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bloggerbekasi.com</link>
	<description>Menembus Tapal Batas........</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Feb 2012 06:32:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Blogger Kelola Pilkada Bekasi</title>
		<link>http://bloggerbekasi.com/2012/01/20/blogger-kelola-pilkada-bekasi.html</link>
		<comments>http://bloggerbekasi.com/2012/01/20/blogger-kelola-pilkada-bekasi.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Jan 2012 17:49:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aris Heru Utomo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Polhukam]]></category>
		<category><![CDATA[KPUD Bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[pemilihan kepala daerah]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada bekasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerbekasi.com/?p=25649</guid>
		<description><![CDATA[Pilkada Bekasi 2012 -  Berawal dari iseng-iseng  tanya Bang Google, sang jawara pencarian di ranah maya, mengenai informasi Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Bekasi atau PILKADA BEKASI yang konon akan berlangsung tahun 2012 ini, saya menemukan satu situs dengan domain pilkadabekasidotcom di urutan pertama. Awalnya saya mengira situs ini milik Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) guna [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2012/01/pilkada.jpeg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-25650" title="pilkada" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2012/01/pilkada-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a><strong>Pilkada Bekasi 2012</strong> -  Berawal dari iseng-iseng  tanya Bang Google, sang jawara pencarian di ranah maya, mengenai informasi Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Bekasi atau <span style="text-decoration: underline;"><strong>PILKADA BEKASI</strong></span> yang konon akan berlangsung tahun 2012 ini, saya menemukan satu situs dengan domain pilkadabekasidotcom di urutan pertama.</p>
<p>Awalnya saya mengira situs ini milik Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) guna menyosialisasikan pelaksanaan <span style="text-decoration: underline;"><strong>PILKADA BEKASI</strong></span> tahun 2012 ini. Tapi setelah melongok ke dalamnya, ternyata tidak ada jejak-jejak KPUD di situs tersebut. Yang ada justru jejak seorang blogger yang saya kenal yaitu blogger ganteng yang sangat peduli pemekaran dan nasib petani serta mereka yang kinyis-kinyis. Inisial blogger yang ada dalam berbagai tulisan dan akun twitter di situs tersebut adalah kim.</p>
<p>Namun bukan soal situs atau blog yang dimiliki blogger ganteng tersebut yang mengherankan saya. Wajar jika bloger punya blog sendiri. Yang saya sedikit heran (sedikit aja ga usah banyak-banyak), kenapa situsnya bisa nangkring di urutan pertama halaman pertama Google?  Karena setahu saya, blogger ini sangat gaptek dengan apa yang dinamakan teknik SEO.</p>
<p>Belum reda keheranan saya, teman saya yang berprofesi sebagai dukun SEO bilang “ya gak usah heran lah, kan dia blogger Bekasi. Bergaulnya sama blogger Bekasi. Di Bekasi kan banyak pakar-pakar SEO. Bahkan ada blogger Bekasi yang plat motornya saja pakai nomor SEO di belakangnya”.</p>
<p>“Dia kan bisa minta bantuan admin BeBlog atau pakar SEO di BeBlog untuk pilihkan alamat domain yang Google friendly, gampang dicari pakai mesinnya Google, salah satunya adalah “<span style="text-decoration: underline;">PILKADA BEKASI”</span> , jelas teman saya yang juga temannya blogger pemilik pilkadabekasidotcom.</p>
<p>“o iya ya, saya kok bisa lupa kalau di Bekasi banyak pakar SEO ataupun pakar berjaket yang bisa dimintakan bantuan teknis ataupun sekedar saran dan nasihat”, ujar saya</p>
<p>“Tapi kira-kira siapa yang memilihkan tagline “mempolitikkan kedewasaan, mendewasakan politik?”, tanya teman saya yang dukun CEO tersebut.</p>
<p>“Saya gak paham maksud tagline tersebut”, ujarnya kemudian.</p>
<p>“Wah jangan tanya saya, tanya saja langsung kalau ketemu dia”, ujar saya</p>
<p>“Enggak ach, takut disenggol bacok kalau tanya langsung”, ngeles teman saya tersebut</p>
<p>“Hahahahaha kayak judul film aja, senggol bacok”, “Ya udah kalau takut, saya buatkan postingan saja dech, siapa tahu dia baca dan kasih penjelasan di kolom komentar”</p>
<p>“Kalau dia gak baca?”</p>
<p>“ya di BBM aja atau SMS, susah amat, kasih link tulisan dan suruh dia baca. Gitu aja repot”, sergah saya</p>
<p>“Tapi yang jelas, dia baca atau gak baca tulisan ini. Saya salut dengan upayanya membuat blog khusus soal <strong>PILKADA BEKASI</strong>. Semoga saja dengan adanya blog tersebut, akan semakin banyak masyarakat yang peduli dan berbondong-bondong ke bilik suara setelah berkunjung kesana. Kalau pada Pilkada 2007 partisipasi pemilih hanya 56 persen, barangkali saja pada <strong>PILKADA BEKASI tahun 2012 </strong>ini jumlahnya akan lebih meningkat lagi”, tambah saya kemudian sambil mencoba menutup pembicaraan.</p>
<p>“Ok dech, ngomong-ngomong, tulisan ini kok banyak kata <strong>PILKADA BEKASI</strong> yang diulang-ulang?, mau nembak SEO ya”, tanya teman saya yang dukun SEO tersebut.</p>
<p>“hahahaha tau aja …, udah ach sampai ketemu lagi ya”</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerbekasi.com/2012/01/20/blogger-kelola-pilkada-bekasi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berhentilah Merokok Dan Buktikan Apa Yang terjadi</title>
		<link>http://bloggerbekasi.com/2012/01/15/berhentilah-merokok-dan-buktikan-apa-yang-terjadi.html</link>
		<comments>http://bloggerbekasi.com/2012/01/15/berhentilah-merokok-dan-buktikan-apa-yang-terjadi.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Jan 2012 14:52:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aris Heru Utomo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[berhenti merokok]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerbekasi.com/?p=25412</guid>
		<description><![CDATA[Maksud hati hendak menanggapi postingan mbak Irma mengenai ajakan berhenti merokok, saya jadi teringat beberapa postingan di blog lama saya (masih ada tapi jarang diupdate) tentang rokok, salah satunya adalah postingan World No Tobacco Day. Pada postingan tertanggal 31 Mei 2011 saya menganggap berbagai kegiatan untuk menggalang World No Tobacco Day (Hari Tanpa Tembakau Sedunia) [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2012/01/maraiboros.jpeg"><img class="aligncenter size-full wp-image-25413" title="maraiboros" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2012/01/maraiboros.jpeg" alt="" width="130" height="150" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Maksud hati hendak menanggapi <a href="http://bloggerbekasi.com/2012/01/15/bila-suami-atau-pacarmu-seorang-perokok.html">postingan mbak Irma</a> mengenai ajakan berhenti merokok, saya jadi teringat beberapa postingan di blog lama saya (masih ada tapi jarang diupdate) tentang rokok, salah satunya adalah <a href="http://arishu.blogspot.com/2011/05/world-no-tobacco-day.html">postingan World No Tobacco Day</a>. Pada postingan tertanggal 31 Mei 2011 saya menganggap berbagai kegiatan untuk menggalang World No Tobacco Day (Hari Tanpa Tembakau Sedunia) ternyata cuma lucu-lucuan semata bagi para perokok, pedagang rokok dan petani tembakau.</p>
<p style="text-align: justify;">Mereka beranggapan bahwa kampanye hari tanpa tembakau cuma sekedar kegiatan aktivitis kesehatan yang tidak memahami bahwa rokok merupakan suatu industri massal beromzet triliunan rupiah dan  melibatkan banyak orang dalam mata rantai distribusinya, mulai dari produsen, pedagang, petani, buruh tani, hingga pegawai pajak.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut mereka, lucu dan tidak masuk diakal jika semua orang mesti berhenti merokok. Bayangkan, kalau semua orang tiba-tiba berhenti merokok, maka tidak akan ada lagi pedagang rokok, pabrik rokok tutup dan petani tembakau tidak bisa menjual tembakaunya. Ujung-ujungnya, produsen rokok, petani tembakau tidak mendapatkan penghasilan, begitu pun pemerintah yang tidak mendapat pemasukan dari cukai rokok.  Bukan hanya itu, kegiatan sampingan lainnya, seperti konser musik ataupun pertandingan yang disponsori pabrik rokok pun menjadi tehenti. Artis dan olah ragawan pun terancam tidak mendapat bantuan sponsor.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi maksud tulisan ini sebaiknya kampanye berhenti merokok sebaiknya dihentikan saja karena hal itu sama saja akan mendorong berhentinya industri rokok?</p>
<p style="text-align: justify;">Ho ho ho, ya tentu saja tidak. Saya justru mendukung kampanye untuk berhenti merokok. Sebagai bukti, sejak 11 tahun lalu saya berhenti merokok, bukan karena tidak sanggup beli rokok atau ingin berhemat, tapi lebih karena kesadaran sendiri bahwa merokok tidak baik bagi kesehatan (suatu argumen yang sering dipatahkan oleh argumen lain &#8220;ach gue ngerokok juga sehat2 aja&#8221;).</p>
<p style="text-align: justify;">Saya cuma ingin menegaskan, agar kampanye untuk tidak merokok berjalan efektif dan mencapai sasaran, maka kampanye harus lebih cerdas dan sebaiknya dilakukan sejak dini bukan setelah seseorang menjadi terbiasa dengan rokok. Kampanye sejak dini tentu saja diawali dari rumah dengan memulai dari sendiri dan sejak sekarang dengan tidak memberikan contoh kepada anak-anak kita dan lingkungan sekitar.  Bukan rahasia lagi jika anak-anak SMP dan SD saat ini sudah mulai merokok karena tertular pengaruh lingkungan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau kampanye di rumah sudah berhasil, barulah kampanye di sekolah dengan melibatkan peran serta para guru (Lagi-lagi, tentunya si guru juga harus berhenti merokok agar bisa menjadi tauladan).  Dan jika saja sejak dini anak-anak sudah memahami mengenai dampak buruk rokok bagi kesehatan, maka diharapkan ketika dewasa mereka tidak akan terbawa-bawa kebiasaan buruk untuk merokok.</p>
<p style="text-align: justify;">Akhirnya, melengkapi tips mbak Irma untuk berhenti merokok, saya punya tip ampuh untuk berhenti merokok dan ini sudah saya pratekkan yaitu BERHENTILAH MEROKOK SEKARANG JUGA DAN BUKTIKAN APA YANG TERJADI.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerbekasi.com/2012/01/15/berhentilah-merokok-dan-buktikan-apa-yang-terjadi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mari Melatih Senyum Menggunakan Chopstick</title>
		<link>http://bloggerbekasi.com/2012/01/10/mari-berlatih-senyum-menggunakan-chopstick.html</link>
		<comments>http://bloggerbekasi.com/2012/01/10/mari-berlatih-senyum-menggunakan-chopstick.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Jan 2012 02:22:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aris Heru Utomo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[senyum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerbekasi.com/?p=25225</guid>
		<description><![CDATA[Jika kamu cemberut, maka kamu akan cemberut sendirian, tetapi jika kamu tersenyum, maka dunia pun akan tersenyum bersamamu. Begitu sebuah kata-kata bijak yang sering saya dengar. Perkataan yang menegaskan arti penting senyuman dalam kehidupan kita. Lewat senyum seseorang bisa menunjukkan rasa senang, gembira, suka dan sebagainya. Senyum itu menyehatkan dan memberikan keberuntungan bagi mereka yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika kamu cemberut, maka kamu akan cemberut sendirian, tetapi jika kamu tersenyum, maka dunia pun akan tersenyum bersamamu. Begitu sebuah kata-kata bijak yang sering saya dengar. Perkataan yang menegaskan arti penting senyuman dalam kehidupan kita. Lewat senyum seseorang bisa menunjukkan rasa senang, gembira, suka dan sebagainya. Senyum itu menyehatkan dan memberikan keberuntungan bagi mereka yang tersenyum. Bahkan dengan senyum tulus, hal buruk bisa menjadi baik, kesepakatan bisnis bisa dilakukan dan kita pun mudah mendapatkan teman dimanapun berada.</p>
<p>Dan mesti sudah mengetahui arti penting senyum, tampaknya tidak semua orang bisa tersenyum dengan baik, apalagi sampai memenuhi kriteria tertentu misalnya harus dapat memperlihatkan 6-8 gigi saat tersenyum dan senyum paling tidak selama 10 menit.</p>
<p>Menyadari bahwa tidak semua orang bisa tersenyum dengan baik, pengelola kereta cepat di Chengdu, ibu kota Propinsi Sichuan, China, baru-baru ini menggelar program pelatihan bagi para pramugari kereta agar bisa tersenyum dengan baik saat bertugas, terutama di saat puncak kepadatan penumpang seperti saat liburan panjang Spring Festival (festival musim semi), yang akan berlangsung mulai minggu depan.</p>
<p>Dan percaya atau tidak, chopstick atau sumpit yang biasa digunakan sebagai alat makan tradisional masyarakat China ternyata bisa menjadi alat bantu untuk membuat orang bisa tersenyum dengan baik dan terkesan ramah. Dalam pelatihan tersebut para instruktur pelatihan meminta para pramugari kereta untuk melatih senyumannya dengan cara menggigit chopstick tanpa boleh menempel di bibir, apalagi sampai terjatuh. Dengan latihan intens selama program pelatihan diharapkan para pramugari tersebut akan terlatih dan terbiasa untuk tersenyum baik dan ramah saat melayani penumpang, apapun kondisinya. Dan ditengah kepadatan penumpang, senyum manis dari para pramugari akan membuat penumpang ikut tersenyum dan gembira selama perjalanan.</p>
<p>Dan bicara soal pelatihan senyum menggunakan chopstick yang dilakukan pengelola kereta cepat di Chengdu, sebenanya hal tersebut bukanlah yang pertama di China. Pelatihan tersenyum menggunakan chopstick sudah menjadi pelatihan standar di industri jasa China. Kerenanya tidak mengherankan jika banyak pelatihan serupa pernah dilakukan sebelumnya dan tidak terbatas pada pramugari kereta, tetapi juga pramugari pesawat militer atau pegawai bank seperti terlihat pada foto dibawah ini.</p>
<p style="text-align: center;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2012/01/chopstickssmile.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-25228" title="chopstickssmile" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2012/01/chopstickssmile.jpg" alt="" width="435" height="291" /></a></p>
<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2012/01/smile-with-chopstick.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-25229" title="smile with chopstick" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2012/01/smile-with-chopstick.jpg" alt="" width="500" height="322" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerbekasi.com/2012/01/10/mari-berlatih-senyum-menggunakan-chopstick.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kulit Mangga Ibu</title>
		<link>http://bloggerbekasi.com/2011/12/22/kulit-mangga-ibu.html</link>
		<comments>http://bloggerbekasi.com/2011/12/22/kulit-mangga-ibu.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Dec 2011 23:41:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aris Heru Utomo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[hari ibu]]></category>
		<category><![CDATA[ibu]]></category>
		<category><![CDATA[mangga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerbekasi.com/?p=24670</guid>
		<description><![CDATA[Siang itu, bersama adik, kami baru saja pulang dari sekolah di Sekolah Dasar Mutiara. Penuh senyum, ibu menuggu di depan pintu. “ayo cepat ganti pakaian dan makan, nanti ibu kupaskan mangga untuk kalian”, ujar ibu kemudian. Kami berdua pun bergegas berganti pakaian dan segera ke meja makan. Di atas meja tampak sebakul nasi, beberapa potong [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Siang itu, bersama adik, kami baru saja pulang dari sekolah di Sekolah Dasar Mutiara. Penuh senyum, ibu menuggu di depan pintu. “<em>ayo cepat ganti pakaian dan makan, nanti ibu kupaskan mangga untuk kalian</em>”, ujar ibu kemudian.</p>
<p>Kami berdua pun bergegas berganti pakaian dan segera ke meja makan. Di atas meja tampak sebakul nasi, beberapa potong tahu goreng, ikan asin dan oseng-oseng kangkung, serta tentu saja buah mangga seperti yang dikatakan ibu. Dua buah mangga yang cukup besar dan belum dikupas. Meski berkulit hijau, saya bisa menebak isinya pasti kuning dan manis.</p>
<p>“<em>Ibu tadi beli di pasar, ditempatnya bu Rah. Ibu beli dua untuk kamu dan adikmu</em>”, tanpa ditanya ibu menjelaskan mengenai mangga di atas meja makan, seolah menjawab keheranan kami berdua. O ya bu Rah adalah tetangga kami yang berjualan sayur mayur dan buah di pasar kaget di daerah tempat kami tinggal.</p>
<p>“<em>Jangan terburu-buru makannya, nanti keselek</em>”, kata ibu lagi</p>
<p>“<em>Enggak kok bu, cuma ingin cepat-cepat aja makan mangga</em>”, ujarku</p>
<p>“<em>ah kamu itu Her, kayak enggak pernah makan mangga selama setahun aja</em>”, timpal ibuku</p>
<p>Saya selalu tersenyum setiap kali mengingat percakapan-percakapan ringan seperti di atas. Percakapan ringan yang membuat hari-hari kami begitu indah dan ceria. Pulang sekolah rasanya plong tanpa beban pertanyaan dari ibu mengenai pelajaran di sekolah dan sebagainya.</p>
<p>Ibu saya bukannya tidak peduli dengan sekolah kami sehingga tidak mau bertanya tentang pelajaran di sekolah. Tapi saya yakin ibu justru tahu kalau setiap pulang sekolah kami pasti lelah, sehingga perlu makan dan istirahat sejenak tanpa harus dibebani kembali dengan urusan sekolah.</p>
<p>Selesai makan, sambil mengupas mangga yang isinya memang kuning, barulah ibu menanyakan keadaan kami waktu di sekolah. Kami pun kemudian bercerita tentang pelajaran di sekolah, tentang bagaimana kami ditegur guru karena lupa bawa buku pekerjaan rumah, tentang baju kami yang kotor karena terjatuh saat bermain bola di lapangan di dekat sekolah atau tentang teman kami yang ditegur guru karena ketahuan membolos.</p>
<p>Sambil mendengarkan semua cerita kami, ibu terus mengupas mangga dan membagikan potongan-potongan mangga kepada kami. Sesekali ibu menghentikan kupasannya dan menanggapi cerita kami. Yang menarik, setiap kali mengupas mangga, kulit mangga jarang sekali putus hingga panjang. Kupasan kulit mangga yang tidak terputus itu terkadang kami kalungkan di leher seperti mengalungkan pita.</p>
<p>Nach cerita soal mangga, harus diakui bahwa ibu saya memang pandai memilih mangga. Beliau tahu mana mangga yang manis dan asam, beliau juga tahu mana mangga yang banyak seratnya dan mana yang tidak. Karena itu setiap kali disuapi potongan mangga, kami tidak pernah protes karena kami tahu mangganya pasti manis. Kalaupun ada bagian yang sedikit busuk, ibu akan menyingkirkannya. Ibu juga selalu adil membagi biji mangga untuk kami grogoti. Karena kami berdua, ibu selalu membeli mangga setidaknya dua buah. Belakangan, ketika kedua adik saya yang lain lahir, ibu membeli mangga paling sedikit empat buah.</p>
<p>Bertahun-tahun kemudian, ketika saya kuliah dan mesti kost di Depok ataupun ketika sudah bekerja dan merantau ke luar negeri, saya masih sering teringat dengan kupasan kulit mangga ibu. Setiap kali melihat seorang wanita mengupas kulit mangga, apalagi tanpa putus, saya teringat ibu saya. Ingat senyumnya yang tulus, belaiannya yang hangat dan tutur katanya yang membuat saya bisa melangkah seperti sekarang ini.</p>
<p>Sekarang, ketika melihat saya tersenyum saat menyaksikan seorang wanita mengupas mangga, saya yakin ibu juga sedang tersenyum bahagia dari atas sana. Selamat beristirahat ibu, doa kami di setiap sholat senantiasa menyertaimu. Kami tahu, doa kami belum cukup membalas kebaikanmu. “<em>Seperti udara … kasih yang engkau berikan, tak mampu ku membalas ,,, ibu, Ingin kudekat dan menangis di pangkuanmu, Sampai aku tertidur, bagai masa kecil dulu”, </em>sayup-sayup suara Iwan Fals terdengar dari radio di ruang kerja seorang rekan saya.</p>
<p>Selamat hari ibu untuk para ibu di Indonesia dan dimanapun berada.</p>
<p>Beijing, 22 Desember 2011.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerbekasi.com/2011/12/22/kulit-mangga-ibu.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Onde-onde</title>
		<link>http://bloggerbekasi.com/2011/12/18/onde-onde.html</link>
		<comments>http://bloggerbekasi.com/2011/12/18/onde-onde.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Dec 2011 04:37:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aris Heru Utomo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[onde-onde]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerbekasi.com/?p=24549</guid>
		<description><![CDATA[Kue onde-onde atau biasa disebut onde-onde adalah kue yang terbuat dari tepung terigu atau tepung ketan, dibentuk bulat menyerupai bola ping pong dimana di dalamnya biasanya diisi pasta kacang hijau atau gula merah, dan permukaannya dibaluri wijen. Di Indonesia, saking populernya, onde-onde dapat dengan mudah dijumpai di pasar-pasar atau pedagang kaki lima. Karena kepopulerannya. tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2011/12/P1180059.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-24550" title="P1180059" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2011/12/P1180059-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Kue onde-onde atau biasa disebut onde-onde adalah kue yang terbuat dari tepung terigu atau tepung ketan, dibentuk bulat menyerupai bola ping pong dimana di dalamnya biasanya diisi pasta kacang hijau atau gula merah, dan permukaannya dibaluri wijen. Di Indonesia, saking populernya, onde-onde dapat dengan mudah dijumpai di pasar-pasar atau pedagang kaki lima. Karena kepopulerannya. tidak sedikit orang yang mengira bahwa onde-onde adalah kue asli Indonesia. Benarkah demikian?</p>
<p>Sama seperti sebagian orang Indonesia yang tidak menaruh perhatian terhadap asal-asul onde-onde, awalnya saya juga bersikap serupa. Tapi perjumpaan saya dengan onde-onde di banyak pasar tradisional. pedagang kaki lima ataupun hotel berbintang di berbagai kota di Tiongkok mengusik keingintahuan saya untuk mengetahui asal muasal onde-onde. Sejak kapan onde-onde hadir di Tiongkok dan apakah onde-onde tersebut ada kaitannya dengan onde-onde di Indonesia?</p>
<p>Untuk menjawab pertanyaan di atas, salah satu cara adalah dengan menyusuri jejak onde-onde di Google. Tapi hal itu pun ternyata tidak mudah karena tidak banyak tulisan yang secara jelas menerangkan sejarah onde-onde. Dari yang sedikit itu diketahui bahwa konon onde-onde memang berasal dari Tiongkok. Onde-onde dibuat pertama kali pada masa Kekaisaran dari Dinasti Zhou (1045-256 SM) alias lebih dari 2300 tahun lalu. Pembuatnya adalah dua orang tukang masak kerajaan yang membuat onde-onde sebagai makanan yang diperuntukkan para para tukang kayu dan batu yang pada saat itu sedang bekerja membangun istana kaisar. Makanan tersebut terbuat dari gandum dan warnanya merah putih serta berasa manis yang melambangkan keselamatan dan kebersamaan.</p>
<p>Sementara sebuah tulisan di Wikipedia menyebutkan bahwa onde-onde berasal dari masa sekitar 1500 tahun lalu, pada masa kekaisaran Dinasti Tang (600-900M). Keberadaan onde-onde pada masa ini sempat dituliskan dalam sebuah karya seorang sastrawan Tiongkok Wang Fanzhi yang hidup pada sekitar abad ke-7 M. Disebutkan bahwa pada saat itu merupakan salah satu makanan istana kekaisaran di <em>Chang’an </em>dan dikenal dengan sebutan <em>ludeui.</em></p>
<p>Penyebutan onde-onde (Jian Dui dalam bahasa Mandarin) sendiri di Tiongkok ternyata berbeda-beda, tergantung pada daerah dan latar belakang budaya. Di kawasan utara Tiongkok, onde-onde dikenal sebagai matuan, di timur laut disebut sebagai ma yuan dan di Hainan sebagai jen dai.</p>
<p>Dalam perkembangannya dan seiring migrasi warga Tiongkok ke berbagai kawasan, onde-onde menyebar ke selatan, bahkan akhirnya berkembang luas hingga Asia Timur dan Tenggara. Sehingga tidak mengherankan jika onde-onde sekarang mudah dijumpai dan dikenal di berbagai negara ASEAN seperti Indonesia, Vietnam, Filipina dan Malaysia.</p>
<p>Di Indonesia sendiri, onde-onde konon sudah dikenal sejak jaman kerajaan Majapahit (1300-1500M) dimana salah satu kotanya, Mojokerto, konon dikenal juga sebagai kota onde-onde. Dan kalau kita melihat tahun-tahun keberadaan kekasisaran Dinasti Tang dan kerajaan Majapahit, maka dengan dengan mudah kita bisa menebak bahwa onde-onde memang dibawa oleh orang-orang Tiongkok yang berkunjung ke Majapahit pada masa itu, salah satunya adalah Laksamana Zheng He atau Cheng Ho dari masa kekaisaran Dinasti Ming (1368-1644).</p>
<p>Jika pada awalnya onde-onde diperuntukkan bagi para pekerja yang sedang membangun istana kekaisara dan kemudian menjadi kue istana, maka dalam dalam perkembangannya, onde-onde pun dikenal sebagai salah satu kue yang disajikan dalam perayaan Tahun Baru China. Dalam perayaan tahun baru China ini, onde-onde memiliki makna khusus. Bentuk onde-onde yang bulat dan permukaan berwarna kekuningan (karena dilaburi wijen) melambangkan suatu keberuntungan. Sementara bentuk onde-onde yang mekar saat digoreng melambangkan harapan mengenai perkembangan usaha yangdilakukan.</p>
<p>Lalu bagaimana rasa onde-onde di Tiongkok saat ini? Dari onde-onde yang saya beli di pasar-pasar di Beijing, sebenarnya tidak beda dengan onde-onde yang biasa kita jumpai di Indonesia. Hanya saja umumnya onde-onde disini hanya berisi satu macam saja yaitu pasta gula merah yang berwarna coklat. Sementara onde-onde di Indonesia isinya lebih bervariatif, mulai dari kacang hijau hingga keju. Tapi meski beda isi, kulit onde-onde sama saja, sama-sama kenyal dan agak agak kering ketika dimakan panas-panas.Sangat pas untuk teman minum teh hangat.</p>
<p>Demikian sedikit cerita ringan tentang onde-onde di akhir pekan. Semoga akhir pekan anda lebih menyenangkan, apalagi jika ditemani onde-onde dan secangkir teh hangat di meja.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerbekasi.com/2011/12/18/onde-onde.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dua Wakil BeBlog Menang Lomba Blog OnOffID</title>
		<link>http://bloggerbekasi.com/2011/12/03/dua-wakil-beblog-menang-lomba-blog-onoffid.html</link>
		<comments>http://bloggerbekasi.com/2011/12/03/dua-wakil-beblog-menang-lomba-blog-onoffid.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Dec 2011 16:25:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aris Heru Utomo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi blog]]></category>
		<category><![CDATA[beblog]]></category>
		<category><![CDATA[onoffID]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerbekasi.com/?p=24204</guid>
		<description><![CDATA[Setelah tahun lalu Komunitas Blogger Bekasi (BeBlog) berhasil menjadi yang terbaik dalam kategori Komunitas Berbasis Wilayah (tahun ini tidak ada kategori ini) dalam ajang Pesta Blogger 2010, tahun ini kembali BeBlog kembali mencatatkan prestasi dalam ajang OnOffID (penerus Pesta Blogger). Tidak tanggung-tanggung, dua penghargaan langsung disabet BeBlog yaitu apresiasi blog kategori bisnis (blog miesehati.com) milik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2011/12/Buat-pak-Eko-eshape-@miesehati.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-24205" title="Buat pak Eko eshape @miesehati;)" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2011/12/Buat-pak-Eko-eshape-@miesehati-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Setelah tahun lalu Komunitas Blogger Bekasi (BeBlog) berhasil menjadi yang terbaik dalam kategori Komunitas Berbasis Wilayah (tahun ini tidak ada kategori ini) dalam ajang Pesta Blogger 2010, tahun ini kembali BeBlog kembali mencatatkan prestasi dalam ajang OnOffID (penerus Pesta Blogger).</p>
<p>Tidak tanggung-tanggung, dua penghargaan langsung disabet BeBlog yaitu apresiasi blog kategori bisnis (blog miesehati.com) milik Wakil ketua BeBlog, Eko Eshape, dan apresiasi blog guru di Acer Guraru Award (blog http://wijayalabs.com) milik Penasihat BeBlog, Wijaya Kusumah (Om Jay).</p>
<p>Saya sendiri tidak kaget jika mas Eko dan Om Jay akhirnya meraih penghargaan blog, karena keduanya memang merupakan blogger-blogger Bekasi yang handal dan sangat aktif mengupdate blog.nya.  Di tengah maraknya blogger hijrah ke mikro blogging dan sebagian lainnya pingsan (<strong>termasuk salah seorang pendiri BeBlog</strong>), keduanya tetap setia untuk ngeblog.</p>
<p>Mas Eko, selain ngeblog di <a href="http://miesehati.com">http://miesehati.com</a>,  juga ngeblog di <a href="http://bloggerbekasi.com">http://bloggerbekasi.com</a> dan berbagai blog lainnya (saking banyaknya hanya beliau sendiri yang tahu) dan tetap aktif update status di Facebook, twitter, foursquare dan lain sebagainya.</p>
<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2011/12/Alhamdulillah...-Om-Jay-memang-luar-biasa-_.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-24209" title="Alhamdulillah... Om Jay memang luar biasa _)" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2011/12/Alhamdulillah...-Om-Jay-memang-luar-biasa-_-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Sedangkan om Jay, dengan tagline &#8220;menulislah setiap hari sebelum tidur&#8221;, selain aktif di blognya <a href="http://wijayalabs.com">http://wijayalabs.com</a>, ia juga akif di <a href="http://bloggerbekasi.com">http://bloggerbekasi.com</a> dan http://kompasiana.com. Selain itu om Jay juga aktif dalam memberikan pelatihan blog kepada guru-guru bersama-sama dengan teman-teman BeBlog.</p>
<p>Selamat untuk mas Eko dan om Jay atas penghargaan yang didapatnya. Semoga kemenangan mas Eko dan om Jay semakin menginspirasi teman-teman BeBlog lainnya dan membangkitkan teman-teman BeBlog yang selama ini tidur panjang.</p>
<p>Kemenangan ini juga semoga dapat mendorong teman-teman BeBlog untuk meramaikan kembali blog http://bloggerbekasi.com sebagai rumah bersama blogger Bekasi. Jika tahun ini mas Eko dan Om Jay yang menang, semoga di tahun-tahun mendatang, giliran yang muda yang meraih penghargaan. Saatnya yang muda membuktikan prestasinya di berbagai bidang dan kegiatan.</p>
<p>Salam dari negeri Panda</p>
<p><a href="http://arisheruutomo.com"><strong>Aris Heru Utomo</strong></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerbekasi.com/2011/12/03/dua-wakil-beblog-menang-lomba-blog-onoffid.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tidak Ada Alasan Tidak Mendukung Om Jay di Guraru Award 2011</title>
		<link>http://bloggerbekasi.com/2011/10/04/tidak-ada-alasan-tidak-mendukung-om-jay-di-guraru-award-2011.html</link>
		<comments>http://bloggerbekasi.com/2011/10/04/tidak-ada-alasan-tidak-mendukung-om-jay-di-guraru-award-2011.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Oct 2011 00:52:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aris Heru Utomo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Guraru]]></category>
		<category><![CDATA[om Jay]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerbekasi.com/?p=23541</guid>
		<description><![CDATA[Ketika membaca postingan Om Jay untuk minta dukungan terkait keikutsertaannya pada pemilihan blog guru terbaik pada “Acer Guraru Award 2011”, saya langsung ke TKP pendaftaran dukungan di http://guraru.onoffid.org/registration/.  Tidak perlu waktu lama saya nominasikan blog om Jay di http://www.wijayalabs.com sebagai nominator blog terbaik. Tidak ada alasan untuk tidak mendukung Om Jay alias Wijaya Kusumah sebagai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2011/09/om-Jay-sakit-e1316173224200.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-23290" title="om Jay sakit" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2011/09/om-Jay-sakit-300x212.jpg" alt="Cuma sakit yang bisa menghentikan kegiatan ngeblog om Jay / photo by Dian Kelana" width="300" height="212" /></a>Ketika membaca postingan Om Jay untuk minta dukungan terkait keikutsertaannya pada pemilihan blog guru terbaik pada “Acer Guraru Award 2011”, saya langsung ke TKP pendaftaran dukungan di <a href="http://guraru.onoffid.org/registration/" target="_blank">http://guraru.onoffid.org/registration/</a>.  Tidak perlu waktu lama saya nominasikan blog om Jay di <a href="http://www.wijayalabs.com/">http://www.wijayalabs.com</a> sebagai nominator blog terbaik.</p>
<p style="text-align: justify;">Tidak ada alasan untuk tidak mendukung Om Jay alias Wijaya Kusumah sebagai guru dan blogger terbaik. Saya mengenal sosoknya sejak kopi darat pertama kali pada kegiatan yang diselenggarakan Kompasiana sekitar akhir tahun 2008. Saat itu dan hingga kini, om Jay adalah blogger teraktif yang ngeblog  setiap hari. Setelah itu pertemuan semakin intens karena kami berdua termasuk yang bersama-sama mendirikan Komunitas Blogger Bekasi (BeBlog).  Kami  pun berbagi tugas, saya sebagai Ketua dan beliau sebagai Penasihat. Megenai hal ini, secara bergurau om Jay mengatakan bahwa ia lebih cocok sebagai penasihat karena sosoknya yang lebih berat dibanding yang lain.</p>
<p style="text-align: justify;">Segera setelah membentuk BeBlog paa tanggal 17 Agustus 2009  dan melaunchingnya dalam suatu acara yang meriah di Bekasi Cyber Park dua bulan kemudian, om Jay langsung saya tunjuk sebagai Ketua Panitia pelatihan blog di AMIK Bani Saleh. Saya menunjuk om Jay sebagai Ketua Panitia karena saat yang bersamaan saya mesti mengikuti pelatihan kedinasan di Belanda. Alhamdullilah om Jay tidak menolak dan bahkan dengan senang hati menerima tantangan tersebut meski pada akhirnya mesti pontang-panting mengingat teamwork BeBlog yang belum solid. Alhamdullilah acara berjalan sukses dan menjadi salah satu tonggak awal kontribusi BeBlog di bidang pendidikan lewat kegiatan pelatihan ngeblog.  Setelah itu, bersama teman-teman BeBlog kamipun aktif dalam kegiatan pelatihan ngeblog yang diadakan Beblog di Unisma dan SDIT Al Hikmah.</p>
<p style="text-align: justify;">Bahwa om Jay merupakan blogger teraktif di dunia maya sudah tidak dapat diragukan lagi konsistennya. Dengan moto “ngeblog sebelum tidur”, beliau nyaris ngeblog setiap hari kecuali saat terbaring sakit beberapa waktu yang lalu. Di dunia nyata, om Jay juga aktif berkegiatan dan rajin menghadiri berbagai kopi darat tanpa melihat benderanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Aktivitas terakhir yang cukup sensasional di ranah blogging adalah ketika om Jay menjadi Ketua Panitia Amprokan Blogger 2011. Di tengah ketidak-PD-an teman-teman BeBlog untuk menjadi Ketua Panitia (kebanyakan lebih memilih sebagai anggota panitia dan mendukung penuh kegiatan), Om Jay tampil menawarkan diri sebagai Ketua. Saya pun langsung mendukung kesediaan tersebut karena saya yakin ia mampu melakukannya. Ia pun langsung bekerja keras mencari dukungan sponsor dan membentuk teamwork dan mengadakan rapat-rapat rutin. Saya sendiri karena persiapan berangkat ke Beijing, tidak bisa 100% menghadiri rapat-rapat panitia.  Alhamdullilah, berkat teamwork yang solid dan kerja keras teman-teman BeBlog dibawah arahan om Jay, Amprokan Blogger 2011 berjalan sukses, meski seminggu menjelang kegiatan, Om Jay terbaring di rumah sakit karena demam berdarah.</p>
<p style="text-align: justify;">Nampaknya hanya sakit yang bisa menghentikan kegiatan om Jay ngeblog dan mendidik. Beberapa hari setelah keluar dari rumah sakit, om Jay langsung terbang ke Bali untuk mengikuti konperensi guru yang diselenggarakan Kemendiknas. Di Bali, om Jay bukan hanya sebagai peserta tetapi juga memberikan presentasi mengenai peran guru dalam memajukan pendidikan lewat blog. Sementara itu dalam waktu dekat ini, Om Jay bersama BeBlog dan Ikatan Guru Indonesia (IGI) Bekasi pun akan menyelenggarakan Pelatihan Blog bagi guru-guru.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan segala pencapaian dan kegiatan om Jay seperti beberapa diantaranya saya sebutkan di atas, sesungguhnya tidak ada alasan untuk tidak mendukung om Jay sebagai guru dengan blog terbaik pada “Acer Guraru Awasrd 2011”. Untuk itu, segeralah ke <a href="http://guraru.onoffid.org/registration/" target="_blank">http://guraru.onoffid.org/registration/</a> dan dukung blog om Jay di <a href="http://www.wijayalabs.com/">http://www.wijayalabs.com</a> sebagai pemenangnya. Ingat dukungan hanya bisa diberikan lewat link tersebut, bukan dengan sekedar di kolom-kolom komentar di berbagai postingan.</p>
<p style="text-align: justify;">Salam dukungan dari Beijing.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerbekasi.com/2011/10/04/tidak-ada-alasan-tidak-mendukung-om-jay-di-guraru-award-2011.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat Beramprokan Blogger 2011, Salam Dari Beijing</title>
		<link>http://bloggerbekasi.com/2011/09/17/selamat-beramprokan-blogger-2011-salam-dari-beijing.html</link>
		<comments>http://bloggerbekasi.com/2011/09/17/selamat-beramprokan-blogger-2011-salam-dari-beijing.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Sep 2011 03:57:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aris Heru Utomo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Laporan Warga]]></category>
		<category><![CDATA[amprokan]]></category>
		<category><![CDATA[amprokan blogger]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerbekasi.com/?p=23304</guid>
		<description><![CDATA[Assalamualaikum Wr. Wb, Selamat pagi selamat beraktivitas untuk tema-teman Blogger Bekasi (Beblog).  Ketika membuat tulisan ini oikiran saya melayang ribuan kilo meter dari Beijing menuju kota Patriot, Bekasi. Di kota patriot ini saya melihat teman-teman Beblog tengah berjibaku sejak beberapa waktu lalu untuk mempersiapkan dan mensukseskan kegiatan Amprokan Blogger 2011, suatu kegiatan akbar yang menjadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2011/09/bannerab2011.gif"><img class="alignleft size-full wp-image-23295" title="bannerab2011" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2011/09/bannerab2011.gif" alt="" width="250" height="150" /></a>Assalamualaikum Wr. Wb,</p>
<p>Selamat pagi selamat beraktivitas untuk tema-teman Blogger Bekasi (Beblog).  Ketika membuat tulisan ini oikiran saya melayang ribuan kilo meter dari Beijing menuju kota Patriot, Bekasi. Di kota patriot ini saya melihat teman-teman Beblog tengah berjibaku sejak beberapa waktu lalu untuk mempersiapkan dan mensukseskan kegiatan Amprokan Blogger 2011, suatu kegiatan akbar yang menjadi benchmark dan diikuti para blogger dan komunitas blogger se-Indonesia.  Ingin rasanya saya berada di tengah teman-teman semua  melaksanakan Amprokan Blogger 2011 yang telah kita persiapkan bersama sejak sekitar 2 bulan lalu.</p>
<p>Di awali pada kegiatan Amprokan Blogger 2010, dimana saat itu saya menjadi Ketua Panitia, Amprokan Blogger membuktikan bahwa blogger lewat komunitas, dalam hal ini Komunitas Blogger Bekasi, mampu melaksanakan kegiatan besar, yang bukan hanya menghadirkan teman-teman blogger dari seluruh Indonesia , tetapi juga memperlihatkan bahwa blogger berperan besar dalam upaya memperkenalkan dan mempromosikan wilayahnya ke masyarakat luas. Suatu kegiatan yang benar-benar dilakukan oleh suatu komunitas tanpa embel-embel event organizer. Meski harus pontang-panting, namun terbukti bahwa teman-teman BBlog yang berasal dari beragam latar belakang, bisa melakukan suatu kegiatan besar jika bersatu padu dan kompak serta penuh dedikasi.</p>
<p>Semangat dan kerja keras luar biasa teman-teman Beblog di tahun 2010 kembali muncul pada gelaran Amprokan Blogger 2011 ini dibawah komando Ketua Panitia Wijaya Kusumah (Om Jay) dan Wakil Ketua Panitia Rawi Wahyudiono. Tanpa mengenal lelah teman-teman BeBlog berjibaku menghubungi berbagai pihak dan menyiapkan segala sesuatunya, mulai dari pencarian dana hingga survey ke lokasi acara. Teman-teman BeBlog saling bahu membahu mempersiapkan acara agar para peserta dan teman-teman blogger yang hadir terpuaskan. Ketika satu orang anggota panitia berhalangan, anggota panitia yang lain datang untuk mengerjakan pekerjaan yang tertinggal. Hal ini yang terlihat ketika di puncak persiapan Amprokan Blogger, Om Jay sakit demam berdarah dan mengharuskannya beristirahat di rumah sakit.</p>
<p>Teman-teman BeBlog yang saya banggakan,</p>
<p>Ketika membaca postingan ini, teman-teman BeBlog pasti sedang sibuk-sibuknya di acara Amprokan Blogger. Menyambut kedatangan teman-teman blogger , Menteri Komunikasi Informasi dan Komunikasi Bapak Tifatul Sembiring  yang berkenan hadir membuka acara Amprokan Blogger 2011, Plt. Walikota Bekasi Bapak Rahmat Effendi yang ikut mendukung kesuksesan acara ini dan tentu saja mengawasi pelaksanaan program acara dari menit ke menit.</p>
<p>Sebagai bentuk pengembangan dari acara Amprokan Blogger 2010, acara Amprokan tahun ini diperluas cakupannya, dimana apsek promosinya  bukan hanya sebatas kota Bekasi tetapi juga wilayah kabupaten Bekasi, khususnya wilayah Bekasi Utara.  Lewat tema “Blogger Membudayakan Kecerdasan Ekologis”, teman-teman BeBlog ingin mengenalkan sisi lain wilayah Bekasi yang sangat perlu didorong kemajuannya. Selain itu sejalan dengan aktivitas blogger yang sangat akrab dengan dunia internet, diskusi mengenai kebebasan berinternet pun tidak tidak kalah serunya. Kehadiran Pak Menkominfo dan para pakar teknologi informasi dapat menjadikan diskusi berjalan seru dan bermanfaat bagi kecerdasan ekologis para blogger.</p>
<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2011/09/P1160957.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-23310" title="beijing 2011" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2011/09/P1160957-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a>Teman-teman BeBlog yang saya cintai dan banggakan,</p>
<p>Selamat menjalankan Amprokan Blogger 2011. Saya turut mendoakan dan mendukung kesuseksan kegiatan dari jauh. Jangan lupa ditunggu postingan-potingannya di blog bloggerbekasi.com. Salam hangat untuk teman-teman blogger semua.</p>
<p>Salam hangat dari ibu kota negeri tirai bambu Beijing</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerbekasi.com/2011/09/17/selamat-beramprokan-blogger-2011-salam-dari-beijing.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kabar dari Beijing</title>
		<link>http://bloggerbekasi.com/2011/09/10/kabar-dari-beijing.html</link>
		<comments>http://bloggerbekasi.com/2011/09/10/kabar-dari-beijing.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Sep 2011 15:54:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aris Heru Utomo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekbis]]></category>
		<category><![CDATA[beijing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerbekasi.com/?p=19454</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdullilah, setelah menempuh penerbangan sekitar 10 jam dari Jakarta, kami sekeluarga tiba di Beijing pada tanggal 8 September 2011 pukul 12.30 waktu setempat. Pesawat Cathay Pacific yang kami tumpangi mendarat mulus di Terminal 1 Beijing Capital International Airport (BCIA). Dengan menggunakan kereta listrik kami kemudian menuju terminal 3 untuk menyelesaikan urusan imigrasi dan pengambilan bagasi, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2011/09/P1160927.jpg"><img class="size-full wp-image-19462 aligncenter" title="P1160927" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2011/09/P1160927.jpg" alt="" width="442" height="294" /></a>Alhamdullilah, setelah menempuh penerbangan sekitar 10 jam dari Jakarta, kami sekeluarga tiba di Beijing pada tanggal 8 September 2011 pukul 12.30 waktu setempat. Pesawat Cathay Pacific yang kami tumpangi mendarat mulus di Terminal 1 Beijing Capital International Airport (BCIA). Dengan menggunakan kereta listrik kami kemudian menuju terminal 3 untuk menyelesaikan urusan imigrasi dan pengambilan bagasi, Selesai dengan urusan keimigrasian dan bagasi di terminal 3, kami pun segera bergegas ke luar bandara. Di pintu kedatangan terlihat petugas protokol KBRI sudah menunggu kedatangan kami.</p>
<p style="text-align: justify;">Tanpa menunggu lama, kami segera meninggalkan BCIA yang megah menuju pusat kota Beijing. Cuaca terlihat begitu cerah dengan suhu berkisar 19 derajat Celcius, cukup sejuk dibandingkan suhu Jakarta yang berkisat 31 derajat Celcius.  Mobil yang kami tumpangi pun segera menembus jalan tol yang menghubungkan bandara ke pusat kota. Arus lalu lintras terlihat ramai lancar. Dan meski namanya jalan tol, pengguna jalan tidak dikenakan pungutan apapun alias gratis untuk melewatinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Tidak sampai satu jam menembus keramaian jalan, kami pun tiba di pusat kota Beijing, khususnya di kawasan bisnis dan diplomatik di Daoyang. Terlihat gedung-gedung pencakar langit berarsitektur modern berderet-deret rapih seolah membentuk suatu hutan beton. Yang mengasyikan, diantara gedung-gedung tinggi tersebut terlihat pula kerimbunan pohon-pohon yang membuat kota terlihat asri.</p>
<p style="text-align: justify;">Melihat pemandangan kota metropolitan Beijing yang begitu megah dan asri, saya jadi teringat bunyi sebuah iklan shampoo “kesan pertama begitu menggoda, selanjutnya terserah anda”. Ya pemandangan kota Bejing memang begitu menggoda. Terlihat semuanya berjalan baik dan rapih. Jalan-jalan raya dibangun lebar, mulus dan bersusun agar bisa menampung pengguna jalan yang terus meningkat. Sementara di kiri kanan jalan terdapat trotoar yang cukup luas bagi para pejalan kaki.</p>
<p style="text-align: justify;">Yang menarik, meski jalan raya terlihat ramai dan padat, namun tidak tampak adanya pengendara motor roda 2 yang memenuhi jalan raya. Hal ini bisa terjadi karena pemerintah kota Beijing memang melarang motor roda 2 melintas di jalan raya. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan transportasi, pemerintah China menyediakan angkutan umum yang memadai dan murah, mulai dari bus kota, kereta listrik hingga kereta bawah tanah. Dan untuk menjaga kebersihan dan keindahan kota, tidak ada pedagang yang diperkenankan berjualan di sepanjang trotoar. Suatu pemandangan yang kontras dengan Jakarta.</p>
<p style="text-align: justify;">Seperti halnya pembangunan infrastruktur jalan raya, pemerintah China pun tidak ketinggalan untuk membangun infrastruktur telekomunikasi modern termasuk kemudahan berinternet. Akses internet mudah dan cepat, bahkan dibanyak tempat terdapat hotspot yang memungkinkan pengguna internet terkoneksi ke jaringan internet. Sebagai seorang blogger, kenyataan ini tentu saja sangat menyenangkan karena artinya saya memiliki banyak kesempatan untuk mengakses internet dan mengupdate konten blog secara terbatas.</p>
<p style="text-align: justify;">Lho kok update blog terbatas? Iya, karena ada beberapa situs blog yang dilarang Pemerintah China, salah satunya adalah blogspot. Segerea setelah mendapatkan koneksi internet, saya pun bersilancar guna mungupdate blog dan status di Facebook serta berkicau di Twitter. Sayangnya, meski akses internet lancar, namun saya tidak bisa mengakses blog saya di blogspot (<a href="http://arishu.blogspot.com/">http://arishu.blogspot.com</a>). Hal yang sama juga saya alami ketika mengakses akun saya di Facebook dan Twitter. Menghadapi kenyataan ini saya teringat informasi yang disampaikan rekan-rekan saya sebelum berangkat ke China bahwa di negeri tirai bambu tersebut kita tidak akan bisa mengakses beberapa situs seperti blogspot dan situs-situs media sosial. Pemerintah China melarang penggunaan blogspot dan situs-situs media sosial semacam Facebook dan Twitter. Bukan hanya situsnya yang diblock, bahkan setiap kata Facebook dan Twitter di mesin pencarian Yahoo dan Google pun diblock. Akibatnya sulit mencari informasi mengenai larangan penggunaan situs media sosial dari China.</p>
<p style="text-align: justify;">Beruntung blog saya di <a href="http://arisheruutomo.com/">http://arisheruutomo.com</a> , blog Blogger Bekasi dan Kompasiana masih bisa diakses sehingga saya masih berkesempatan untuk berbagi cerita lewat blog-blog tersebut.  Tidak ada rotan akar pun jadi, tidak bisa aktif di media sosial seperti Facebook dan Twitter, aktif lewat blog pun jadi. Mohon maaf kepada rekan-rekan yang mention saya di Facebook dan Twitter tapi tidak saya balas. Untuk sementara gunakan saja email jika ingin menghubungi saya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerbekasi.com/2011/09/10/kabar-dari-beijing.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jurnalisme Warga: Potret Jejak Api di Langit Bekasi</title>
		<link>http://bloggerbekasi.com/2011/07/18/jurnalisme-warga-potret-jejak-api-di-langit-bekasi.html</link>
		<comments>http://bloggerbekasi.com/2011/07/18/jurnalisme-warga-potret-jejak-api-di-langit-bekasi.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Jul 2011 08:27:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aris Heru Utomo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Laporan Warga]]></category>
		<category><![CDATA[bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[kali malang]]></category>
		<category><![CDATA[langit bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[UFO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerbekasi.com/?p=14609</guid>
		<description><![CDATA[Minggu lalu (14 Juli 2011) di twitter beredar kabar bahwa sebuah cahaya berkelebat di atas wilayah Bekasi. Lewat akun twitter @arisheruutomo, saya bertanya ke teman-teman blogger Bekasi, apakah ada yang melihat cahaya tersebut? Tidak berapa lama, Mas Bene @benwal pun menjawab kalau dirinya melihat cahaya tersebut saat berada di Kali Malang. Saya pun kemudian menanyakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2011/07/jejak-api-di-langit-bekasi.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-14610" title="jejak api di langit bekasi" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2011/07/jejak-api-di-langit-bekasi-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a>Minggu lalu (14 Juli 2011) di twitter beredar kabar bahwa sebuah cahaya berkelebat di atas wilayah Bekasi. Lewat akun twitter @arisheruutomo, saya bertanya ke teman-teman blogger Bekasi, apakah ada yang melihat cahaya tersebut? Tidak berapa lama, Mas Bene @benwal pun menjawab kalau dirinya melihat cahaya tersebut saat berada di Kali Malang. Saya pun kemudian menanyakan ke Mas Bene, apakah sempat memotret lintasan cahaya tersebut.  Mas Bene pun mengiyakan tapi menurutnya gambar yang diambil tidak cukup jelas karena menggunakan kamera handphone, sedangkan obyeknya cukup jauh.</p>
<p>Saya pun kemudian melupakan kejadian tersebut hingga pagi ini saya membaca berita di Yahoo yang berjudul “Jejak Api di Langit Bekasi”. Berita tersebut menceritakan tentang cahaya yang berkelebat di langit Bekasi dan secara pas diambil gambarnya oleh Firman Alamsyah seorang warga Cikarang dan anggota milis <a href="mailto:Cikaangbaru@yahoogroups.com">Cikarangbaru@yahoogroups.com</a>. Gambar lintasan cahaya yang direkam Firman cukup jelas walau tidak memperlihatkan sumber api.</p>
<p>Namun berbeda dengan di masa lalu dimana kejadian seperti di atas bisa memunculkan berbagai pendapat yang dikaitkan dengan mistis, masyarakat sekarang sudah jauh lebih cerdas dalam membaca suatu kejadian. Kejadian seperti diatas hanyalah suatu fenomena alam biasa yang diduga sebagai jejak kondensasi dari pesawat terbang yang memantulkan cahaya di matahari senja.</p>
<p>Jadi daripada berandai-andai lebih jauh dengan aspek mistis, kita nikmati saja gambar yang diambil Firman. Salut dengan aksinya sebagai jurnalis warga (meski hanya melaporkannya di milis). Ditunggu aksi-aksi jurnalisme warga lainnya, termasuk dari blogger Bekasi. Jangan segan-segan untuk membuat tulisan berformat laporan dan memasukkannya ke menu “laporan warga”. Warga bisa melaporkan apa saja, mulai dari kegiatan arisan hingga peristiwa tak terduga seperti kilatan cahaya yang melintas di langit Bekasi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerbekasi.com/2011/07/18/jurnalisme-warga-potret-jejak-api-di-langit-bekasi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

