<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Komunitas Blogger Bekasi &#187; Rawi Wahyudiono</title>
	<atom:link href="http://bloggerbekasi.com/author/rawijkt/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bloggerbekasi.com</link>
	<description>Menembus Tapal Batas........</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Feb 2012 06:32:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Demo Cikarang &#8220;bisa&#8221; sia-sia</title>
		<link>http://bloggerbekasi.com/2012/01/22/demo-cikarang-bisa-sia-sia.html</link>
		<comments>http://bloggerbekasi.com/2012/01/22/demo-cikarang-bisa-sia-sia.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Jan 2012 15:54:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rawi Wahyudiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekbis]]></category>
		<category><![CDATA[Cikarang]]></category>
		<category><![CDATA[demo]]></category>
		<category><![CDATA[pengusaha]]></category>
		<category><![CDATA[rawi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerbekasi.com/?p=25790</guid>
		<description><![CDATA[Demo baru-baru ini yang terjadi di daerah Cikarang tepatnya di sekitar jababeka sempat membuat perekonomian lumpuh total, semua urusan pekerjaan jadi terbengkalai dan sudah bisa terbayang berapa milyar total kerugian yang harus ditanggung oleh perusahaan di sekitar jababeka akibat adanya demo ini Permasalahan yang saya tahu adalah mengenai ketidak puasan para buruh terhadap nilai UMK [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Demo baru-baru ini yang terjadi di daerah Cikarang tepatnya di sekitar jababeka sempat membuat perekonomian lumpuh total, semua urusan pekerjaan jadi terbengkalai dan sudah bisa terbayang berapa milyar total kerugian yang harus ditanggung oleh perusahaan di sekitar jababeka akibat adanya demo ini</p>
<p>Permasalahan yang saya tahu adalah mengenai ketidak puasan para buruh terhadap nilai UMK yang jumlah pastinya saya kurang tahu tetapi yang pasti nilainya dibawah 2 juta/bulan</p>
<p>Gaji 2 juta/bulan bukan angka yang besar untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari karena saking beragamnya kebutuhan hidup dan juga ditambah pola hidup konsumtif yang sudah mendarah daging</p>
<p>Contoh pengeluaran bulanan kurang lebih seperti ini, cicilan motor 500 ribu, kontrakan rumah 500 ribu dan tersisa 1 juta yang biasanya dibagi untuk 4 orang (suami istri dan 2 anak)</p>
<p>1 juta/30 hari jadinya sekitar 33rb/hari uang yang “tersisa”</p>
<p>Uang 33rb masih harus dikurangi untuk biaya makan, jajan anak, sekolah, bensin, listrik, rekreasi. Lalu apakah cukup dengan uang segitu..??</p>
<p>Itu jika nilai UMK adalah 2juta, bagaimana kalau nilai UMK dibawahnya seperti 1.5juta/bulan, darimana harus menambah kekurangannya..??</p>
<p>Berdasar perhitungan diatas maka jika demo-nya hanya menuntut UMK dibawah 2juta maka lebih baik dibatalkan saja dan digunakan cara lain yang lebih efektif karena biasanya setiap ada kerumunan seperti demo massal maka selalu saja ada pihak ketiga yang akan memanfaatkannya dan bisa merugikan para buruh sendiri yang murni benar-benar memperjuangkan aspirasinya</p>
<p>Lalu apakah cara lain itu..?? Mau tidak mau, suka tidak suka para buruh itu harus <strong>Menekan Pengeluaran dan Memperbesar Penghasilan dengan cara BERJUALAN……</strong>tidak ada cara lain yang lebih efektif dan cepat dalam menghasilkan uang</p>
<p>Sebagai contoh, membuka warung kecil yang berjualan rokok, kopi, teh, mie rebus dll yang menyewa tempat di emperan ruko, pendapatan sehari minimal 100rb jadi jika sebulan maka bisa didapat lebih dari 3juta dengan jam kerja yang bisa diatur sendiri</p>
<p>Lalu ada pertanyaan, 3 juta itukan pendapatan kotor belum dipotong modal jadinya pasti akan lebih kecil dapatnya</p>
<p>Betul akan lebih kecil tetapi itu hanya tahap awal, paling juga tidak sampai 6 bulan dan setelah itu pendapatan akan bisa berlipat-lipat asalkan serius dan benar menjalaninya</p>
<p>Bandingkan dengan pendapatan UMK yang dibawah 2juta, lebih menarik yang mana..??</p>
<p>Lalu kalau sudah tahu perhitungan seperti diatas, apakah masih mau ber-demo lagi demi kenaikan UMK yang masih tetap saja tidak akan bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari..??</p>
<p>Bagi para pemilik pabrik atau investor melihat kondisi demo yang terus menerus seperti ini maka bisa dipastikan suatu saat mereka pasti akan “cabut” dari Jababeka dan mencari tempat yang lebih kondusif untuk ber-bisnis</p>
<p>Masih bagus kalau pindahnya masih di Indonesia, bagaimana jadinya kalau mereka semua berbondong-bondong memindahkan pabriknya ke negara lain yang lebih aman, siapa yang harus bertanggung jawab dengan pengangguran yang meningkat..??</p>
<p>Atau bisa juga dengan pemikiran optimis bahwa investor luar tidak akan “cabut” karena ekonomi Indonesia saat ini sedang bagus-bagusnya tetapi tetap menjadi masalah kalau para investor beramai-ramai mengalihkan bisnisnya menjadi distributor suatu produk dengan pabrik dari luar dan akibatnya tetap masih banyak pengangguran walaupun bisa terserap sedikit</p>
<p>Hati boleh panas tetapi kepala harus dingin, berpikir jauh ke depan akan lebih baik dibandingkan memikirkan kepuasan sesaat</p>
<p>Salam sukses dunia akherat,</p>
<p><a href="http://prakom.com">http://prakom.com</a></p>
<p><a href="http://rawiwahyudiono.com">http://rawiwahyudiono.com</a><br />
<a href="http://twitter.com/rawiPrakom">http://twitter.com/rawiPrakom</a><br />
<a href="http://facebook.com/rawi.wahyudiono">http://facebook.com/rawi.wahyudiono</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerbekasi.com/2012/01/22/demo-cikarang-bisa-sia-sia.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Saatnya turun kelas</title>
		<link>http://bloggerbekasi.com/2012/01/16/saatnya-turun-kelas.html</link>
		<comments>http://bloggerbekasi.com/2012/01/16/saatnya-turun-kelas.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Jan 2012 17:37:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rawi Wahyudiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekbis]]></category>
		<category><![CDATA[rawi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerbekasi.com/?p=25420</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini adalah hari ke 2 memulai pelajaran di SMK Entrepreneur Karya Mandiri Bekasi dan seperti yang sudah saya sampaikan ke semua murid bahwa dalam minggu ini akan ada evaluasi dan seleksi murid kelas XI. Seleksinya berdasarkan kepada usaha yang sudah dijalankan dan bagi mereka yang belum sama sekali berjualan atau belum sama sekali terpikir [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Hari ini adalah hari ke 2 memulai pelajaran di SMK Entrepreneur Karya Mandiri Bekasi dan seperti yang sudah saya sampaikan ke semua murid bahwa dalam minggu ini akan ada evaluasi dan seleksi murid kelas XI.</p>
<p style="text-align: justify;">Seleksinya berdasarkan kepada usaha yang sudah dijalankan dan bagi mereka yang belum sama sekali berjualan atau belum sama sekali terpikir produknya untuk berjualan maka konsekwensinya mereka harus “turun kelas” ikut materi mentor bisnis kelompok di kelas X</p>
<p style="text-align: justify;">Syarat untuk ikut mentoring di kelas X adalah mereka harus “menjual diri” kepada semua kelompok yang ada agar mereka bisa diterima di kelompoknya</p>
<p style="text-align: justify;">Sudah ada beberapa siswa yang turun kelas dan sudah ada siswa yang langsung “berubah pikiran” setelah harus turun kelas</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk mencetak entrepreneur memang tidak mudah apalagi untuk kalangan siswa SMK/SMA karena mereka semua masih senang bermain dan belum terlalu memikirkan kebutuhan hidup</p>
<p style="text-align: justify;">Jika mereka kurang uang maka jalan satu-satunya adalah meminta kepada orang tua</p>
<p style="text-align: justify;">Hal ini hampir berlaku ke semua murid SMA/SMK walaupun tidak bisa digeneralisir</p>
<p style="text-align: justify;">Idealnya Entrepeneur itu adalah sebuah cita-cita bukan karena akibat dari kepepet atau karena tidak diterima kerja atau karena PHK atau karena hal lainnya</p>
<p style="text-align: justify;">Seorang Entrepeneur bisa dilahirkan dengan cara kombinasi teori dan praktek</p>
<p style="text-align: justify;">Semoga semua siswa Indonesia sadar akan pentingnya mental Entrepreneur biar mereka tidak harus tergantung kepada orang lain setelah lulus sekolah</p>
<p style="text-align: justify;">Terima kasih,</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://sekolahentrepreneur.wordpress.com">Rawi Wahyudiono</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerbekasi.com/2012/01/16/saatnya-turun-kelas.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sertifikat, ilmu atau jalan-jalan yang dicari para guru..??</title>
		<link>http://bloggerbekasi.com/2011/12/29/sertifikat-ilmu-atau-jalan-jalan-yang-dicari-para-guru.html</link>
		<comments>http://bloggerbekasi.com/2011/12/29/sertifikat-ilmu-atau-jalan-jalan-yang-dicari-para-guru.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Dec 2011 07:34:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rawi Wahyudiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[blogger bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[rawi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerbekasi.com/?p=24925</guid>
		<description><![CDATA[Tgl 26-27 Desember 2012 bertempat di ITCC Purwakarta berlangsung pelatihan membuat Blog untuk 100an guru dari komunitas IGI (Ikatan Guru Indonesia) yang bekerjasama dengan Blogger Bekasi, Komunitas Blogger yang memenangkan award sebagai komunitas terbaik pada Pesta Blogger 2010 Pada acara yang bertajuk Training Of Trainer (TOT), semua guru sangat antusias mengikuti pemaparan dari para ahli [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_24927" class="wp-caption alignleft" style="width: 453px"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2011/12/beblog-indosat1.jpg"><img class=" wp-image-24927   " title="beblog indosat" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2011/12/beblog-indosat1.jpg" alt="" width="443" height="238" /></a><p class="wp-caption-text">Kebahagiaan teman-teman Blogger Bekasi dan IGI di ITCC Purwakarta</p></div>
<p>Tgl 26-27 Desember 2012 bertempat di ITCC Purwakarta berlangsung pelatihan membuat Blog untuk 100an guru dari komunitas IGI (Ikatan Guru Indonesia) yang bekerjasama dengan Blogger Bekasi, Komunitas Blogger yang memenangkan award sebagai komunitas terbaik pada Pesta Blogger 2010</p>
<p>Pada acara yang bertajuk Training Of Trainer (TOT), semua guru sangat antusias mengikuti pemaparan dari para ahli di bidangnya. Materi mulai dari motivasi menulis, Social media, memilih dan membeli domain/hosting berbayar, cara pemakaian WordPress agar enak dilihat pada blog dll semuanya disampaikan menjadi satu yang di selingi dengan kegiatan-kegiatan yang bersifat rekreasi seperti melihat Stasiun Bumi Indosat dll</p>
<p>Pelatihan ini juga membagikan sertifikat bagi para guru yang mengikuti acara ini dan sertifikat ini konon menjadi sebuah “jimat” yang mahal harganya karena bisa menaikkan gengsi guru di mata pengambil keputusan</p>
<p>Dengan bermodal sertifikat maka beberapa nominal rupiah akan bisa bertambah karena dengan sertifikat ini akan bisa menunjukkan “keprofesionalitas” dari si guru tersebut</p>
<p>Yang menjadi pertanyaan saya adalah…. apakah benar sertifikat ini bisa menjadikan guru tersebut profesional.? apakah bisa dengan pelatihan selama 1-2 hari bisa menjadikan guru itu mahir dan layak menyandang gelar profesional sehingga harus diganjar dengan nilai rupiah tertentu seiring dengan banyaknya sertifikat yang didapat..??</p>
<p>Semoga pelatihan NgeBlog di Purwakarta tidak dijadikan sebagai ajang mencari sertifikat semata tetapi benarbenar dijadikan sebagai media untuk menambah ilmu agar guru benar-benar menjadi sosok yang PROFESIONAL, amin</p>
<p><a href="http://sekolahentrepreneur.wordpress.com" target="_blank">Salam sukses dunia akherat,</a></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerbekasi.com/2011/12/29/sertifikat-ilmu-atau-jalan-jalan-yang-dicari-para-guru.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar dari ibu</title>
		<link>http://bloggerbekasi.com/2011/12/22/belajar-dari-ibu.html</link>
		<comments>http://bloggerbekasi.com/2011/12/22/belajar-dari-ibu.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Dec 2011 05:41:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rawi Wahyudiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosial-Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[ibu]]></category>
		<category><![CDATA[rawi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerbekasi.com/?p=24690</guid>
		<description><![CDATA[30 puluh tahun yang lalu saya bisa merasakan pedasnya cabe karena ibu yang memaksa saya makan cabe karena saya mengucap kata-kata persahabatan khas surabaya “JANCOK” untuk memanggil seorang kawan dan sehabis itu saya tahu bahwa kata-kata itu tidak boleh di ucapkan sembarangan 30 puluh tahun yang lalu tangan saya pernah dipukul karena “mengambil” uang untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>30 puluh tahun yang lalu saya bisa merasakan pedasnya cabe karena ibu yang memaksa saya makan cabe karena saya mengucap kata-kata persahabatan khas surabaya “JANCOK” untuk memanggil seorang kawan dan sehabis itu saya tahu bahwa kata-kata itu tidak boleh di ucapkan sembarangan</p>
<p>30 puluh tahun yang lalu tangan saya pernah dipukul karena “mengambil” uang untuk sewa komik di toko buku langganan dan sehabis itu saya tahu bahwa itu yang dinamakan mencuri</p>
<p>30 puluh tahun yang lalu saya sering diajak ibu jalan berdua ke pasar keputran hanya untuk membeli nasi rawon, soto, es teh dan seperti biasa saya selalu minta tambah nasi tanpa perduli kalau ibu memang juga menahan lapar dan haus setelah sama-sama menahan teriknya kota surabaya dan setelah itu saya tahu bahwa itu yang dinamakan berbagi</p>
<p>Kenakalan dan kenekatan berlanjut terus sampai masuk bangku kuliah</p>
<p>Sering sekali saya harus berbohong kepada ibu hanya demi keinginan mendaki gunung yang saya tahu jika saya bilang pasti tidak diijinkan, terlalu banyak kebohongan yang terucap hanya demi memuaskan nafsu belaka</p>
<p>Sering sekali ibu mengadakan selametan kecil dengan menu bubur merah putih hanya demi keselamatan saya selama pendakian berhari-hari di hutan yang kesemuanya itu tidak bermakna apapun bagi saya</p>
<p>Tidak pulang ke rumah dengan alasan belajar bersama di kampus bisa menjadi senjata utama walaupun di kampus saya hanya memuaskan hasrat bermain bersama teman-teman sampai pagi</p>
<p>Tahun 96 saat saya harus meninggalkan kota Surabaya untuk merantau ke Jakarta, ibu mengantar saya ke stasiun pasar turi</p>
<p>Saya tahu ibu menahan keharuan untuk berpisah sedangkan saya tidak merasakan apapun juga, semua terasa biasa saja tanpa makna apapun</p>
<p>Waktu berlalu begitu cepat dan hubungan dengan ibu berlangsung biasa seperti layaknya orang kebanyakan</p>
<p>Dan beberapa tahun ini saya baru menyadari bahwa kesukaan saya akan seni musik ternyata berasal dari ibu yang sering pentas menyanyikan lagu keroncong</p>
<p>Dari ibu pula saya bisa belajar menghabiskan uang untuk belanja yang sangat bertolak belakang dengan ayah yang seorang akuntan</p>
<p>Dari ibu pula saya banyak belajar melayani pembeli dengan baik walaupun saat itu dagangan gado-gado ibu yang rasanya enak habis laris terbeli tanpa tahu keuntungan berapa yang masuk ke dalam kantong</p>
<p>Tetapi sekarang ibu harus tergolek lemas diatas tempat tidur karena sakit stroke yang di derita selama bertahun-tahun</p>
<p>Sudah berbagai macam cara pengobatan dilakukan dan hasilnya masih tetap sama saja</p>
<p>Saat ini yang bisa saya lakukan hanyalah memenuhi segala permintaan ibu walaupun ibu tidak pernah meminta</p>
<p>Saat ini yang bisa saya lakukan hanyalah melakukan amalan-amalan yang terbaik dengan harapan semoga ibu bisa bahagia yang saya sendiri juga tidak tahu apakah hal ini bisa membahagiakan ibu</p>
<p>Hanya satu keinginan ibu yang belum bisa saya penuhi yaitu pergi ke tanah suci</p>
<p>Semoga keinginan ibu yang satu ini bisa segera saya wujudkan walaupun kondisi ibu saat ini tidak memungkinkan, amin….</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerbekasi.com/2011/12/22/belajar-dari-ibu.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bermimpi menjadi seperti Dahlan Iskan</title>
		<link>http://bloggerbekasi.com/2011/12/18/bermimpi-menjadi-seperti-dahlan-iskan.html</link>
		<comments>http://bloggerbekasi.com/2011/12/18/bermimpi-menjadi-seperti-dahlan-iskan.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Dec 2011 07:40:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rawi Wahyudiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekbis]]></category>
		<category><![CDATA[rawi]]></category>
		<category><![CDATA[wirausaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerbekasi.com/?p=24554</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan Dahlan Iskan (DI) yang berserakan di internet sering membuat saya lupa waktu untuk membacanya sekaligus belajar banyak hal dari tulisan beliau Tulisan ringan apa adanya khas Jawa Pos jadi mempermudah saya memahami segala persoalan di PLN dan BUMN yang sekarang beliau pimpin Cerita soal PLN, saya jadi ingat beberapa tahun yang lalu sewaktu saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2011/12/dahlan-iskan.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-24557" style="margin: 5px;" title="BOS DAHLAN ISKAN" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2011/12/dahlan-iskan.jpg" alt="" width="280" height="290" /></a>Tulisan Dahlan Iskan (DI) yang berserakan di internet sering membuat saya lupa waktu untuk membacanya sekaligus belajar banyak hal dari tulisan beliau</p>
<p>Tulisan ringan apa adanya khas Jawa Pos jadi mempermudah saya memahami segala persoalan di PLN dan BUMN yang sekarang beliau pimpin</p>
<p>Cerita soal PLN, saya jadi ingat beberapa tahun yang lalu sewaktu saya ikut tender di PLN, perubahan harga (mark up) untuk mengakomodir semua pihak akhirnya berujung menjadi harga sangat tinggi sekali. Harga printer yang puluhan juta per unitnya bisa menjadi ratusan juta per unit bahkan seringkali spesifikasi di rubah menjadi barang second yang berimbas kepada margin yang berlipat ganda</p>
<p>Dan alhamdulillah di proyek PLN itu saya selalu kalah harga melawan principal dan juga kalah melawan per-koncoan yang kuat sekali didalamnya</p>
<p>Saat ini saya melihat kultur PLN sudah sangat berubah, dari yang dulunya sangat bobrok penuh “tikus” sekarang berubah menjadi perusahaan profesional dengan motto Bekerja Bekerja Bekerja…..</p>
<p>Cara-cara DI turun langsung ke lapangan hanya untuk mendapatkan “ruh” dari akar permasalahan ternyata menjadi sebuah cara ampuh untuk menghilangkan simpul benang ruwet di PLN dan di BUMN yang saat ini beliau pimpin</p>
<p>Fokus kepada hasil dan mencintai pekerjaan tanpa “perduli” intervensi orang lain adalah salah satu ciri khas dari DI</p>
<p>Melihat cara kerja DI yang fokus penuh totalitas membuat saya heran dengan cara kerja kawan saya yang bermimpi ingin memperbesar bisnisnya dengan melakukan banyak perencanaan tetapi dianya sendiri masih fokus kepada pekerjannya sebagai karyawan di perusahaan orang dan “bisnis”-nya dikerjakan sepulang kerja atau hari sabtu-minggu dengan catatan masih tersisa sedikit “nafas” untuk menjalankannya</p>
<p>Semangatnya boleh sama tetapi cara yang ditempuh sangat jauh berbeda</p>
<p>Mencontek jejak-jejak orang sukses sangat diperlukan tetapi hasilnya tidak akan bisa maksimal jika dari cara pelaksanaannya saja sudah berbeda</p>
<p><a href="http://prakom.com" target="_blank">Salam sukses dunia akherat,</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerbekasi.com/2011/12/18/bermimpi-menjadi-seperti-dahlan-iskan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sedekah, takwa dan disiplin jadi kunci sukses</title>
		<link>http://bloggerbekasi.com/2011/12/06/sedekah-takwa-dan-disiplin-jadi-kunci-sukses.html</link>
		<comments>http://bloggerbekasi.com/2011/12/06/sedekah-takwa-dan-disiplin-jadi-kunci-sukses.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Dec 2011 16:19:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rawi Wahyudiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekbis]]></category>
		<category><![CDATA[rawi]]></category>
		<category><![CDATA[wirausaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerbekasi.com/?p=24244</guid>
		<description><![CDATA[Ada seorang teman yang rajin memberikan semua profit penjualannya setiap hari Jumat sebagai sedekah dan dia juga sangat cermat dalam mengelola cashflow usahanya Saya mengikuti perjalanan bisnisnya sejak mulai dari kecil lalu tertipu dan sekarang sudah mulai membesar Dia cerita bahwa semenjak dia sering ber-sedekah 100% semua profitnya setiap hari jumat maka dia mengalami perubahan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2011/12/sedekahndakhrskaya.jpg"><img class="size-medium wp-image-24526 alignnone" title="sedekahndakhrskaya" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2011/12/sedekahndakhrskaya-300x142.jpg" alt="" width="300" height="142" /></a></p>
<p>Ada seorang teman yang rajin memberikan semua profit penjualannya setiap hari Jumat sebagai sedekah dan dia juga sangat cermat dalam mengelola cashflow usahanya</p>
<p>Saya mengikuti perjalanan bisnisnya sejak mulai dari kecil lalu tertipu dan sekarang sudah mulai membesar</p>
<p>Dia cerita bahwa semenjak dia sering ber-sedekah 100% semua profitnya setiap hari jumat maka dia mengalami perubahan bisnis yang sangat signifikan</p>
<p>Dulu dia sering pusing dengan hutang supplier yang sudah jatuh tempo tetapi sekarang dia cerita bahwa beberapa hutangnya sudah mulai bisa terbayar dan hutang yang lainnya juga sudah bisa terbayang darimana asal uangnya</p>
<p>Supplier yang sering “galak” kalau sudah jatuh tempo ternyata bisa jadi “lembut” biarpun sudah tanggalnya jatuh tempo</p>
<p>Pembayaran dari customer yang biasanya ada jangka waktu 1-2 minggu ternyata ada juga yang bisa bayar di depan walaupun mereka itu sebuah corporate besar</p>
<p>Ternyata menurut dia semua itu adalah buah dari hasil dia sedekah rutin setiap hari jumat dan ditambah beberapa amalan seperti sholat dhuha, baca Al-quran, sholat tepat waktu, dll yang sesuai dengan perintah agamanya</p>
<p>Tetapi menurut saya bukan semata-mata dari hasil menjalankan perintah agama yang membuat bisnisnya melejit tetapi karena si kawan ini juga cermat, teliti dan disiplin menjaga cashflow sambil seminimal mungkin mengurangi hutang uang dari pihak ketiga kecuali hutang barang ke supplier</p>
<p>Kawan saya tersebut juga meyakini pernyataan saya bahwa perpaduan sedekah + takwa + disiplin ternyata bisa membuat bisnis jadi lancar, merubah yang tidak mungkin menjadi mungkin</p>
<p>So…., kalau sudah ada contoh hidup yang nyata, masihkah kita tidak mau menjalankannya…??</p>
<p><a href="http://prakom.com" target="_blank">Salam sukses dunia akherat,</a></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerbekasi.com/2011/12/06/sedekah-takwa-dan-disiplin-jadi-kunci-sukses.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengurangi hutang dan membuat simpel bisnis</title>
		<link>http://bloggerbekasi.com/2011/11/10/mengurangi-hutang-dan-membuat-simpel-bisnis.html</link>
		<comments>http://bloggerbekasi.com/2011/11/10/mengurangi-hutang-dan-membuat-simpel-bisnis.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Nov 2011 17:19:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rawi Wahyudiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekbis]]></category>
		<category><![CDATA[rawi]]></category>
		<category><![CDATA[wirausaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerbekasi.com/?p=23946</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu cara agar cashflow lancar adalah memperkecil hutang dari pihak ketiga Hutang yang saya maksud disini adalah hutang yang tidak bisa kita bayar dan juga hutang yang tidak produktif Bekerjasama dengan investor yang benar bisa dijadikan sebagai salah satu alternatif asalkan bisa memahami bahwa investor juga harus menanggung kerugian jika bisnis salah hitung. Investor [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_23947" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2011/11/uang-dollar.jpg"><img class="size-medium wp-image-23947" title="uang dollar" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2011/11/uang-dollar-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">US dollar</p></div>
<p>Salah satu cara agar cashflow lancar adalah memperkecil hutang dari pihak ketiga</p>
<p>Hutang yang saya maksud disini adalah hutang yang tidak bisa kita bayar dan juga hutang yang tidak produktif</p>
<p>Bekerjasama dengan investor yang benar bisa dijadikan sebagai salah satu alternatif asalkan bisa memahami bahwa investor juga harus menanggung kerugian jika bisnis salah hitung.</p>
<p>Investor bukan menjadi debt collector yang menagih tanpa perlu tahu kondisi usaha</p>
<p>Mendapatkan pinjaman untuk bisnis yang terbaik salah satunya adalah meminjam kepada diri sendiri sebagai sang pemilik usaha atau owner</p>
<p>Cara diatas bisa dilakukan dengan catatan pencatatannya harus bagus dan rapi karena setiap pengeluaran dan pemasukan harus benar-benar terlihat biar tidak ada tumpang tindih di laporan keuangan</p>
<p>Selain itu, cara pembayaran dan besarnya uang juga bisa diatur fleksibel tergantung dari misi-nya si owner untuk memperbesar bisnisnya</p>
<p>Membuang hutang yang tidak perlu dan membuat simple sistim bisnis adalah salah satu cara agar cashflow bisa lancar</p>
<p>Salam sukses dunia akherat,<br />
<a href="http://prakom.com/">http://prakom.com</a><br />
<a href="http://twitter.com/rawiPrakom">http://twitter.com/rawiPrakom</a><br />
<a href="http://facebook.com/rawi.wahyudiono">http://facebook.com/rawi.wahyudiono</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerbekasi.com/2011/11/10/mengurangi-hutang-dan-membuat-simpel-bisnis.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bisnis itu cash atau profit oriented..??</title>
		<link>http://bloggerbekasi.com/2011/10/25/bisnis-itu-cash-atau-profit-oriented.html</link>
		<comments>http://bloggerbekasi.com/2011/10/25/bisnis-itu-cash-atau-profit-oriented.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Oct 2011 01:31:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rawi Wahyudiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekbis]]></category>
		<category><![CDATA[rawi]]></category>
		<category><![CDATA[wirausaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerbekasi.com/?p=23694</guid>
		<description><![CDATA[Istilah Profit is the king sungguh berbahaya jika kita “menelannya mentah-mentah” karena profit itu hanya mencerminkan kondisi penjualan kita di laporan keuangan Ada yang lebih penting lagi dari profit yaitu CASH, uang cash di “tangan” Bisnis tidak akan bisa jalan tanpa uang cash, gaji karyawan dibayar dengan uang cash bukan dengan profit, keluarga di rumah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_23949" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2011/10/dinar-peruri.jpg"><img class="size-medium wp-image-23949" title="dinar peruri" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2011/10/dinar-peruri-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Uang yang bebas inflasi</p></div>
<p>Istilah Profit is the king sungguh berbahaya jika kita “menelannya mentah-mentah” karena profit itu hanya mencerminkan kondisi penjualan kita di laporan keuangan</p>
<p>Ada yang lebih penting lagi dari profit yaitu CASH, uang cash di “tangan”</p>
<p>Bisnis tidak akan bisa jalan tanpa uang cash, gaji karyawan dibayar dengan uang cash bukan dengan profit, keluarga di rumah tidak butuh profit tetapi butuh duit cash, supplier kita butuh dibayar cash bukan dengan profit</p>
<p>Profit hanya muncul di neraca, hanya di hitung-hitungan akuntansi sedangkan uang cash adalah uang riil yang bisa kita “mainkan”</p>
<p>Salah satu hal yang mempengaruhi besar kecilnya profit adalah besarnya tagihan/piutang kita ke customer. Semakin besar piutang maka otomatis profit akan bergerak naik tetapi piutang bisa menjadi masalah besar bila kita tidak bisa menagih</p>
<p>Didalam berdagang, menjual yang bener itu sulit tetapi menagih itu lebih sulit lagi…….</p>
<p>Kesalahan fatal yang sering dilakukan para pengusaha dalam pengaturan sistim akuntansi adalah tidak di catatnya semua transaksi atau masih bercampurnya antara keuangan pribadi dengan keuangan kantor</p>
<p>Tidak seharusnya kita bangga dengan omzet atau profit besar karena semua itu hanyalah catatan diatas kertas saja</p>
<p>Segera rubah mindset profit adalah segala-galanya, menjual dengan berusaha mendapatkan uang cash sebanyak-banyaknya adalah sebuah cara cerdas mengelola bisnis</p>
<p>Penjualan+profit+cash adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan</p>
<p>*terinspirasi dari workshop Financial Literacy dan pengalaman pribadi*</p>
<p>Salam sukses dunia akherat,</p>
<p><a href="http://prakom.com" target="_blank">http://prakom.com</a></p>
<p><a href="http://twitter.com/rawiPrakom" target="_blank">http://twitter.com/rawiPrakom</a></p>
<p><a href="http://facebook.com/rawi.wahyudiono" target="_blank">http://facebook.com/rawi.wahyudiono</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerbekasi.com/2011/10/25/bisnis-itu-cash-atau-profit-oriented.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Motivator VS tukang bohong</title>
		<link>http://bloggerbekasi.com/2011/10/11/motivator-vs-tukang-bohong.html</link>
		<comments>http://bloggerbekasi.com/2011/10/11/motivator-vs-tukang-bohong.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Oct 2011 16:23:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rawi Wahyudiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[motivator]]></category>
		<category><![CDATA[rawi]]></category>
		<category><![CDATA[tukang bohong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerbekasi.com/?p=23651</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari yang lalu di Metro TV di acara Just Alvin dimunculkan 4 motivator terkenal yaitu Andrie Wongso, Hermawan Kartajaya, Tung Desem Waringin dan Gede Prama Masing-masing menyampaikan kisah perjalanan hidupnya sampai di posisi saat ini dan cerita-cerita ringan selama perjalanan “memotivasi” banyak orang sampai ke seluruh pelosok negeri Kenapa “memotivasi” harus diberi tanda ” [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2 style="text-align: justify;"></h2>
<h2 style="text-align: justify;"><span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px; font-weight: normal;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2011/10/100_1343.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-23692" title="100_1343" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2011/10/100_1343.jpg" alt="" width="448" height="336" /></a>Beberapa hari yang lalu di Metro TV di acara Just Alvin dimunculkan 4 motivator terkenal yaitu Andrie Wongso, Hermawan Kartajaya, Tung Desem Waringin dan Gede Prama</span></h2>
<div style="text-align: justify;">
<p>Masing-masing menyampaikan kisah perjalanan hidupnya sampai di posisi saat ini dan cerita-cerita ringan selama perjalanan “memotivasi” banyak orang sampai ke seluruh pelosok negeri</p>
<p>Kenapa “memotivasi” harus diberi tanda ” “…?? Karena rata-rata dari beliau semua pada awalnya tidak menyadari bahwa sebetulnya apa yang disampaikan dan dilakukan itu bisa memotivasi dan membuat seseorang berubah</p>
<p>Bahkan Hermawan Kartajaya sendiri mengatakan bahwa dia tidak memotivasi tetapi dia hanya membagikan apa yang dia tahu dan juga karena posisi beliau sebagai konsultan maka yang terbaiklah yang harus disampaikan kepada client</p>
<p>Beliau berempat sepakat bahwa yang disampaikannya tidak semuanya bisa berhasil bagi semua orang dengan berbagai macam alasan dan beliau berempat sepakat bahwa pengalamanlah yang mengajarkan mereka sampai menemukan kata-kata yang tepat untuk “memotivasi” seseorang</p>
<p>Jadi kuncinya adalah kita harus mengalami sendiri dan terlebih dahulu harus sudah menjadi “sesuatu” seperti apa yang disampaikan kepada pendengar</p>
<p>Akan terasa aneh jika seorang motivator bisnis tetapi ternyata dia tidak pernah berbisnis dan kalaupun pernah itupun juga dalam hitungan bulan</p>
<p>Akan terasa aneh jika seseorang mengajarkan manajemen, cashflow, SDM dll yang berhubungan dengan merapikan perusahaan tetapi usahanya sendiri tidak berkembang atau tidak mempunyai karyawan yang banyak</p>
<p>Apakah seorang motivator bisnis harus mereka yang sukses di bisnisnya..?? Tidak juga karena bisa saja pada saat kita ketemu, bisnis si motivator tersebut sedang kurang bagus tetapi justru itu menariknya karena kita bisa tahu letak titik-titik yang perlu di waspadai sebelum kita benar-benar bangkrut</p>
<p>Lalu apakah mereka yang tidak “memenuhi syarat” sebagai motivator tidak kita dengar suaranya..?? Tidak juga karena dengan mendengar apa yang disampaikan secara teori (karena kurang praktek) maka kita bisa membuat perbandingan dengan bisnis kita</p>
<p>Sekarang kita kembalikan ke diri kita sendiri, apakah pantas kita disebut motivator…??</p>
<p>Sudah berapa banyak pengalaman yang kita alami sebagai bahan materi me-motivasi seseorang…??</p>
<p>Sebagai motivator, beranikah kita mempertanggung jawabkan di akhirat kelak apa yang kita sampaikan kepada pendengar..??</p>
<p>Semoga kata-kata bijak “sampaikan walaupun hanya satu ayat…” tidak dijadikan alasan pembenar untuk memotivasi seseorang, amin</p>
<p>Salam sukses dunia akherat,</p>
<p><a href="http://prakom.com">http://prakom.com</a></p>
<p><a href="http://twitter.com/rawiPrakom">http://twitter.com/rawiPrakom</a></p>
<p><a href="http://facebook.com/rawi.wahyudiono" target="_blank">http://facebook.com/rawi.wahyudiono</a></p>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerbekasi.com/2011/10/11/motivator-vs-tukang-bohong.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Top up emas atau Top up paket santunan anak yatim..??</title>
		<link>http://bloggerbekasi.com/2011/08/10/top-up-emas-atau-top-up-paket-santunan-anak-yatim.html</link>
		<comments>http://bloggerbekasi.com/2011/08/10/top-up-emas-atau-top-up-paket-santunan-anak-yatim.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Aug 2011 12:16:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rawi Wahyudiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekbis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerbekasi.com/?p=14819</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin sore saya dapat kabar seperti ini dari seorang sahabat ————————————————– Kondisi per Hari ini s/d tutup bank jam 15.00 HDE  BSM  Rp 449,401  (note: Kabarnya besok akan jadi 472,000) Ijaroh 1.2% / month (periode 15 hari-an) HDE BRI syariah  Rp 451,250 Ijaroh 1.25%/month (periode 10 hari-an) Market Price LM 100gr  495,000/gr. (tapi…..barang gak ada….) [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kemarin sore saya dapat kabar seperti ini dari seorang sahabat<br />
————————————————–<br />
Kondisi per Hari ini s/d tutup bank jam 15.00</p>
<p>HDE  BSM  Rp 449,401  (note: Kabarnya besok akan jadi 472,000)<br />
Ijaroh 1.2% / month (periode 15 hari-an)</p>
<p>HDE BRI syariah  Rp 451,250<br />
Ijaroh 1.25%/month (periode 10 hari-an)</p>
<p>Market Price LM 100gr  495,000/gr.<br />
(tapi…..barang gak ada….)<br />
———————————————</p>
<p>Membaca situasi diatas biasanya banyak pemain emas yang akan langsung melakukan Top Up jika punya gadai emas di bank untuk memanfaatkan momen yang ada</p>
<p>Buat yang belum paham, Top Up adalah meng-gadai ulang emas kita walaupun belum jatuh tempo atau istilah gampangnya yaitu akad lagi sama bank dengan menggunakan HDE Emas yang terbaru</p>
<p>Kondisi penurunan nilai uang yang mengakibatkan “kenaikan” harga emas akan berlangsung terus dalam beberapa hari kedepan apalagi ditunjang indikator dari beberapa negara besar yang mempertahankan nilai cadangannya kedalam bentuk emas</p>
<p>Kita tinggalkan sejenak soal harga emas yang menggila, kita kembali ke bulan Ramadhan</p>
<p>Di acara santunan 1000 anak yatim dan pemberian tongkat kepada 100 tunanetra yang diadakan oleh TDA Bekasi pada tanggal 20-Agustus di Bekasi Square ternyata juga mengalami peningkatan</p>
<p>Kondisi terakhir tanggal 9-agustus pukul 18.00 WIB adalah sebanyak 401 paket santunan dan 100 tongkat padahal sebelumnya total paket hanya 369 jadi kondisinya sama dengan gonjang-ganjing emas, sama-sama mengalami kenaikan yang signifikan</p>
<p>Melihat kondisi diatas, manakah yang akan kita pilih, Top Up emas di bank atau Top Up paket santunan di TDA Bekasi…??</p>
<p>Sebagai perbandingan, biasanya kenaikan emas sekitar 20% per tahun jadi kalaupun kita meng-Top Up emas, nilainya juga tidak akan jauh dari 20%</p>
<p>Sedangkan untuk Top Up paket santunan yang hanya bernilai 150.000/paket, sudah jelas pasti diganti minimal 10x lipat atau 700x lipat bahkan bisa tak terhingga bagaikan benih yang memunculkan banyak cabang di pepohonan</p>
<p>Mungkin pengganti Top Up paket santunan tidak berupa uang secara langsung tetapi jika dihitung dengan nominal bisa jadi nilainya akan lebih besar seperti nikmat sehat, terhindar dari musibah, terbayarnya hutang, dll</p>
<p>Kembali lagi ke pertanyaan diatas, manakah yang akan kita pilih…??</p>
<p>Kalau saya……, akan melakukan dua-duanya, Top Up emas dan Top Up paket santunan</p>
<p>Top Up emas dilakukan karena sudah naluri pedagang untuk memanfaatkan peluang yang ada dan Top Up paket santunan juga untuk memanfaatkan momen bulan Ramadhan yang luar biasa ganjarannya</p>
<p>Top Up 150.000/paket santunan bisa membuat kita “lebih kaya” minimal 10x lipat dari kondisi sekarang</p>
<p>Bagi yang mau melakukan Top Up paket santunan bisa langsung ke rek panitia<br />
BCA 0650603648 atas nama Enjang Muharim<br />
Bank Mandiri 1250000154666 atas nama Enjang Muharim</p>
<p>Dan bagi mereka yang mau melakukan Top Up emas bisa langsung ke bank masing-masing hehehe….</p>
<p>Salam sukses dunia akherat,</p>
<p><a href="http://prakom.com">http://prakom.com</a></p>
<p><a href="http://twitter.com/rawiPrakom">http://twitter.com/rawiPrakom</a></p>
<p><a href="http://facebook.com/rawi.wahyudiono">http://facebook.com/rawi.wahyudiono</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerbekasi.com/2011/08/10/top-up-emas-atau-top-up-paket-santunan-anak-yatim.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

