<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Komunitas Blogger Bekasi &#187; yulyanto</title>
	<atom:link href="http://bloggerbekasi.com/author/yulyanto/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bloggerbekasi.com</link>
	<description>Menembus Tapal Batas........</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Feb 2012 06:32:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Benarkah &#8220;Fly Over Ahmad Yani&#8221;, Sebuah Solusi Bagi Masyarakat Kota Bekasi?</title>
		<link>http://bloggerbekasi.com/2012/01/11/benarkah-fly-over-ahmad-yani-sebuah-solusi-bagi-masyarakat-kota-bekasi.html</link>
		<comments>http://bloggerbekasi.com/2012/01/11/benarkah-fly-over-ahmad-yani-sebuah-solusi-bagi-masyarakat-kota-bekasi.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Jan 2012 09:12:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yulyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bekasi-Ku]]></category>
		<category><![CDATA[fly over ahmad yani]]></category>
		<category><![CDATA[Yulyanto]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerbekasi.com/?p=25286</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu yang lalu saat melintas sepanjang jalan A. Yani di Kota Bekasi setelah cukup lama tidak melintas disana, nampaknya ada banyak perbedaan yang cukup signifikan. Wacana pembangunan Gedung Olah Raga (GOR) Kota Bekasi sejak beberapa tahun yang lalu yang lokasinya hanya bersebrang-sebrangan dengan kantor dinas Walikota Bekasi, kini sudah terlihat geliat pembangunannya.   Yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Beberapa waktu yang lalu saat melintas sepanjang jalan A. Yani di Kota Bekasi setelah cukup lama tidak melintas disana, nampaknya ada banyak perbedaan yang cukup signifikan. Wacana pembangunan Gedung Olah Raga (GOR) Kota Bekasi sejak beberapa tahun yang lalu yang lokasinya hanya bersebrang-sebrangan dengan kantor dinas Walikota Bekasi, kini sudah terlihat geliat pembangunannya.</p>
<p> <a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2012/01/ada-yul.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-25302" title="ada-yul" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2012/01/ada-yul.jpg" alt="" width="1024" height="768" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Yang tidak kalah mencoloknya dengan pembangunan GOR Kota Bekasi adalah wacana pembangunan Fly Over Ahmad Yani dari sebuah pengembang swasta ternama di Jakarta, PT Summarecon Agung Tbk., yang juga sudah mulai terlihat geliatnya, walaupun terkesan agak lama sejak <a href="http://www.summareconbekasi.com/promoandnews.asp?t=news&amp;id=1000009">diresmikan</a> peletakan batu pertamanya oleh Walikota Bekasi, Mochtar Mohammad, lebih dari setahun yang lalu (<em>10 Maret 2010</em>).</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Tidak penting kapan wacana itu dilontarkan atau dijanjikan, baik itu oleh pihak Pemerintah maupun oleh pihak Swasta, yang penting bagi masyarakat Kota Bekasi adalah kapan pembangunannya dimulai dan kapan bisa dipakai atau benar-benar bisa bermanfaat pembagunannya bagi masyarakat Kota Bekasi secara keseluruhan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Saya tidak sedang ingin membahas pembangunan GOR yang tentunya diharapkan akan menjadi sebuah kebanggaan (<em>icon</em>) bagi Kota Bekasi, terutama dalam bidang Olah Raga. Tulisan saya ini hanya ingin menyoroti atau fokus terhadap pembangunan infrastuktur (<em>fly over</em>) yang kabarnya akan menelan biaya sekitar <a href="http://properti.kompas.com/read/2010/05/11/16325532/Summarecon.Bekasi.Diselesaikan.10.Tahun">Rp. 170 miliar</a> tersebut dan saat ini sedang dilakukan oleh pihak pengembang, yang katanya akan menjadi “<em>Sebuah Solusi Bagi Masyarakat Kota Bekasi</em>”.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Pertanyaan menggelitik yang muncul kemudian adalah, benarkah pembangunan “<em>Fly Over Ahmad Yani</em>” ini akan menjadi “<em>Sebuah Solusi bagi Masyarakat Kota Bekasi</em>” ataukah hanya merupakan sebuah solusi “<em>Parsial</em>” dengan mengatasnamakan masyarakat Kota Bekasi?&#8230;” ini yang perlu kita gali lebih dalam jawabannya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Jika kita kaji lebih dalam, memang dalam setiap pembangunan sebuah wilayah tentunya akan memiliki dampak-dampak sosial yang mengiringinya, baik itu dampak positif maupun dampak negatif. Pilihannya adalah mana yang lebih dominan, jika nilai-nilai positifnya lebih banyak, maka pembangunan tersebut layak untuk dilaksanakan, namun jika justru akan berdampak negatif terhadap wilayah atau area sekitarnya ada baiknya untuk ditinjau ulang, bukan untuk dihentikan tapi kembali dikaji lagi secara ilmiah agar dampak-dampak negatif tersebut bisa diminimalisir.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Ada banyak contoh pembangunan infrastuktur <a href="http://www.komisikepolisianindonesia.com/main.php?page=artikle&amp;id=150&amp;halaman=644">di Jakarta</a> misalnya, wilayah yang berbatasan langsung dengan Kota Bekasi saat ini, yang justru pembangunannya memberikan dampak-dampak sosial yang cukup memprihatinkan, meskipun kajian ilmiahnya sudah memenuhi syarat untuk dilaksanakan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kajian ilmiah, terutama bagi pihak swasta idealnya tidak selalu menghasilkan keuntungan (<em>profit</em>) yang sebanyak-banyaknya tanpa memperdulikan aspek-aspek sosial pembangunan dan sisi lain yang berkembang dimasyarakat disekitar wilayah pembangunan tersebut, apalagi jika kajian ilmiah tersebut ditujukan untuk kepentingan Pemerintah.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2012/01/banner_default.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-25291" title="" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2012/01/banner_default-300x171.jpg" alt="" width="300" height="171" /></a>Kembali kemasalah “<em>Fly Over Ahmad Yani</em>”, secara prinsip memang idealnya pembangunan tersebut akan membawa banyak manfaat bagi sebagian masyarakat Kota Bekasi, terutama masyarakat dari wilayah Utara, apalagi jika akses dari arah utara tersebut (<em>seperti: Teluk Buyung, dan sekitarnya</em>) jadi dibuka aksesnya oleh pengembang untuk menghubungkan arus lalu-lintas dari arah Utara tersebut melintasi perumahan Summarecon Bekasi, kemudian tembus ke “<em>Fly Over Ahmad Yani</em>” menuju jalur Kalimalang atau langsung masuk pintu Tol Bekasi menuju Jakarta atau Cikampek, sesuai rencana awal dari Pengembang.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Seperti kita ketahui, sejak menjamurnya pemukiman (<em>perumahan</em>) di wilayah Bekasi Utara satu dekade terakhir ini, kondisi kemacetan yang ditimbulkannya tidak kalah dengan Jakarta, terutama pada saat jam-jam sibuk dihari kerja. Semua masyarakat Bekasi dari arah utara (<em>mulai dari arah Babelan, Teluk Pucung, Wisma Asri, hingga Teluk Buyung</em>) bergerak ke-arah Jakarta disaat yang bersamaan, meskipun sudah ada beberapa jalur alternatif misalnya yang menuju Pondok Ungu dan Rawa Bebek (<em>Kranji</em>), namun tetap saja tidak mengurangi tingkat kemacetan sepanjang jalur tersebut, terutama yang menuju jalur perlintasan Kereta Api pada Stasiun Kota Bekasi.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Pembangunan “<em>Fly Over Ahmad Yani</em>” saat ini, tentunya tidak lepas dari “<em>Aspek Komersial</em>” secara komprehensif bagi Pengembang, dengan kata lain pengembang jauh lebih memiliki kepentingan terhadap “<em>Fly Over</em>” tersebut, ketimbang pemerintah setempat. Dengan adanya “<em>Fly Over</em>” tersebut, maka akses lalu lintas dari arah Bekasi Utara melalui perumahan tersebut akan terbuka dan secara ekonomis pasti akan meningkatkan nilai properti serta membuat area sepanjang jalan yang memang rencananya akan dijadikan sentra bisnis oleh Summarecon Bekasi tersebut menjadi tumbuh dan berkembang cukup signifikan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Contoh konkritnya, lihat saja bagaimana pesatnya perkembangan perumahan Summarecon Kelapa Gading saat ini, karena akses jalur lalu-lintas utamanya yang tembus kesegala arah, mulai dari <em>Rawamangun</em>, <em>Pulogadung</em>, <em>Tanjung Priok</em> hingga <em>Sunter</em>. Seolah-olah Kelapa Gading telah menjadi medan magnet dan sentra bisnis dari segala penjuru tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Dampak selanjutnya adalah meningkatnya harga properti secara signifikan, meskipun sebagaimana kita ketahui bahwa Kelapa Gading adalah salah satu wilayah yang cukup parah terkena dampak banjir, namun seolah-olah efek banjir tersebut tidak mengurangi keinginan investor untuk memiliki aset di sekitar Kelapa Gading, lebih tingginya tingkat permintaan (<em>demand</em>) ketimbang tingkat penawaran (<em>supply</em>) adalah sebuah alasan utama mengapa nilai properti di wilayah Kelapa Gading semakin meningkat dari waktu ke waktu.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Berangkat dari keberhasilan Summarecon Kelapa Gading, bisa diprediksi bahwa konsep pengembangan Summarecon Bekasi juga akan serupa, walaupun tetap diperlukan beberapa penyesuaian, mengingat market untuk Summarecon Kelapa Gading tentu saja memiliki perbedaan karakterikstik dengan market untuk Summarecon Bekasi.Ya, ternyata jika kaji lebih dalam lagi, bisa saja “<em>Fly Over</em>” tersebut merupakan “<em>Nilai Jual</em>” dan merupakan bagian “<em>Marketing Strategy</em>” dari pengembang untuk menjual properti-properti pada kawasan tersebut, yang rencananya membutuhkan waktu sekitar <a href="http://properti.kompas.com/read/2010/05/11/16325532/Summarecon.Bekasi.Diselesaikan.10.Tahun">10 tahun</a> untuk mengembangkan kawasan Summarecon Bekasi tersebut secara keseluruhan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Lihat saja hasilnya, belum genap 2 (<em>dua</em>) tahun mengembangkan properti di wilayah Kota Bekasi, peningkatan harga properti (<em>rumah</em>) di Summarecon Bekasi yang awalnya hanya berkisar 700-800 juta-an, saat ini sudah mencapai nilai 1 miliar bahkan lebih. Sebuah investasi properti yang sangat menjanjikan tentunya dengan tingkat pengembalian investasi (<em>Return on Investment</em>) mencapai angka antara 30-40% dalam kurun waktu kurang dari 2 tahun (<em>atau sekitar 15-20% pertahunnya</em>), padahal “<em>Fly Over</em>”-nya saja belum selesai dibuat.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Coba saja anda bandingkan, jika anda hanya menyimpan uang atau ber-investasi pada deposito bank yang tingkat pengembaliannya hanya berkisar antara 5-7% per tahunnya. Investasi pada bidang properti di Summarecon Bekasi tentunya lebih menjanjikan dan secara otomatis akan meningkatkan pundi-pundi investasi anda hingga 2 kali lipat nilainya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Tidak ada yang salah jika Summarecon Bekasi saat ini, tampaknya telah berhasil merebut market masyarakat Kota Bekasi dengan cepat, karena konsep pengembangan kawasannya yang cukup jelas dan memang sangat menjanjikan bagi para investor untuk berinvestasi.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Bagian terpenting yang harus diperhatikan oleh Pemerintah Kota Bekasi dalam menyikapi perkembangan dan pertumbuhan kawasan tersebut adalah dengan menyelaraskan atau menyeimbangkan kepentingan pengembang (<em>swasta</em>) tersebut dengan kepentingan masyarakat dan pemerintah Kota Bekasi agar dampak-dampak sosialnya, terutama yang berdampak negatif menjadi prioritas utama dan diberikan solusi yang terbaik.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Contoh yang paling sederhana misalnya, bagaimana nasib perekonomian masyarakat sepanjang jalan Teluk Buyung hingga bulan-bulan (<em>stasiun Kota Bekasi</em>) yang sejak dulu sudah ada, dimana jika akses jalan tembus melalui “<em>Fly Over</em>” tersebut dibuka, dapat dipastikan tingkat kepadatan arus lalu lintas pada lintasan ini akan jauh berkurang bahkan cenderung mati, karena terserap jalur baru yang lebih mulus aspalnya, lebih lebar jalurnya, dan lebih enak pemandangannya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Contoh konkrit kebijakan Pemerintah Kota Bekasi yang menyebabkan matinya perekonomian bisa kita lihat pada jalur sepanjang jalur setelah proyek Bekasi hingga jalur pasar Baru yang dibuat satu arah, ada banyak usaha sentra bisnis perekonomian tadinya (<em>misalnya Rama, dsb</em>) yang terpaksa harus gulung tikar karena berkurangnya tingkat kepadatan lalu lintas dari dua arah menjadi satu arah.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Peran Pemerintah Kota Bekasi tentunya sangat diperlukan bagi masyarakat Kota Bekasi yang kebetulan terkena dampak negatif dari pembangunan wilayah Summarecon Bekasi. Selain potensi matinya perekonomian pada jalur sebelumnya, bagaimana dengan Lahan Terbuka Hijau atau sawah-sawah yang dulunya berfungsi sebagai serapan air bagi sebagian masyarakat Bekasi Utara, jangan sampai efek pembangunan wilayah tersebut menyebabkan kesusahan pada masyarakat sekitar yang notabene lebih dulu tinggal dan menetap di Bekasi atau lagi-lagi kaum proletar yang harus dikorbankan, kembali digusur, dipinggirkan serta tertindas oleh derasnya pembangunan kaum Kapitalis.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>Ditulis oleh: Yulyanto</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em><br />
</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerbekasi.com/2012/01/11/benarkah-fly-over-ahmad-yani-sebuah-solusi-bagi-masyarakat-kota-bekasi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Renungan Jum&#8217;at: Petani dan Pengemis</title>
		<link>http://bloggerbekasi.com/2010/05/28/renungan-jumat-petani-dan-pengemis.html</link>
		<comments>http://bloggerbekasi.com/2010/05/28/renungan-jumat-petani-dan-pengemis.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 May 2010 06:20:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yulyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Head Line]]></category>
		<category><![CDATA[Laporan Warga]]></category>
		<category><![CDATA[Jum'atan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengemis]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerbekasi.com/?p=6905</guid>
		<description><![CDATA[Tidak seperti Hari Jum’at biasanya, Jum’atan kali ini bertepatan dengan hari raya libur, sehingga Saya bisa menunaikan Sholat Jum’at kali ini dilingkungan sekitar tempat tinggal saya, yaitu dikawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Saat menerima “Buletin Mimbar Jum’at, seperti biasa saya membacanya. Namun mata Saya tertuju pada sebuah kisah renungan mengenai seorang Petani, yang menurut saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/05/images.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-6904" title="images" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/05/images.jpg" alt="" width="90" height="135" /></a>Tidak seperti Hari Jum’at biasanya, Jum’atan kali ini bertepatan dengan hari raya libur, sehingga Saya bisa menunaikan Sholat Jum’at kali ini dilingkungan sekitar tempat tinggal saya, yaitu dikawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Saat menerima “Buletin Mimbar Jum’at, seperti biasa saya membacanya. Namun mata Saya tertuju pada sebuah kisah renungan mengenai seorang Petani, yang menurut saya kisahnya sangat sederhana namun cukup menggelitik. Oleh karena itu saya ingin sekali sharing kisahnya disini, berikut ini adalah kutipan kisahnya:</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em><span id="more-6905"></span>Jalaludin Rumi dalam bukunya Al-Misnawi menuliskan, seorang Petani sedang berusaha untuk membawa sekarung Gandum yang diletakkan diatas keledai, namun Gandum itu selelu jatuh. Kemudian dia berpikir, bagaimanakah caranya mel;etakkan sekarung Gandum itu diatas punggung keledainya agar tidak terjatuh. Sampai pada akhirnya dia menemukan sebuah ide, untuk mengisi sebuah karung lagi dengan Pasir kemudian mengikatnya dengan karung Gandum tersebut. Dengan demikian Gandum tidak lagi terjatuh karena sudah seimbang.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Ternyata baru berjalan sekian kilometer, keledainya kecapean karena beratnya beban. Maka si-Petanipun berpikir untuk mencari tempat beristirahat. Ketika sedang mencari-cari, si-Petani bertemu dengan seorang Pengemis. Pengemis itu bertanya kepada si-Petani, “Apa yang dibawa keledaimu? Sang Petani menjawab, “Karung yang satu isinya Gandum, sedangkan yang satunya lagi berisi Pasir, agar seimbang”. </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Lantas pengemis itupun berkata lagi kepadanya, “Kenapa diisi Pasir? Bukankan akan lebih baik jika Gandumnya yang kau bagi dua, sehingga keledaimu tidak kecapean karena beratnya beban”. Si-Petanipun berpikir, betul juga apa yang dibilang lelaki Pengemis itu. Lantas diapun mengeluarkan Pasir dari karung yang satu, dan membagi dua karung yang penuh berisi Gandum.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Si-petani meneruskan perbincangannya dengan Pengemis itu. Dan dia semakin terkagum-kagum dengan pemikiran si-Pengemis. saking penasarannya maka ia pun mengomentari si-Pengemis. “Anda ini pintar, pemikiran anda sungguh luar biasa, tetapi kenapa Anda menjadi seorang Pengemis?”.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Pengemis itupun menjawab,”Itulah, karena aku terus memikirkan banyak hal sampai-sampai aku tidak sempat melakukan apa-apa”. Setelah pertanyaannya dijawab oleh si-Pengemis tersebut, sambil berpikir kebingungan Si-Petani itupun bergegas meninggalkan si-Pengemis untuk melanjutkan perjalananya.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Melakukan sesuatu tanpa berpikir, akan menyusahkan diri sendiri. Tapi hanya berpikir saja itupun tidak cukup, jika tidak di-iringi dengan aksi (dikutip dari Buletin Mimbar Jum’at No. 22 Th. XXIV 14 Jumadil Alhir 1431H – 28 Mei 2010 Jum’at IV).</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;">Demikian sekelumit kisah sederhana yang cukup menggelitik menurut saya, semoga saja <em>sharing</em> ini bisa bermanfaat bagi kita semua, setidaknya mengingatkan kita agar tetap merenungi mengenai tindakan-tindakan apa saja yang sudah kita lakukan selama ini untuk mewujudkan pemikiran-pemikiran kita selama ini. Tentunya kita semua tidak ingin menjadi seperti Pengemis tersebut, yang terlalu banyak memiliki ide-ide cemerlang namun tidak pernah direalisasikannya!&#8230;.Jadi jangan hanya berpikir, bertindaklah dari sekarang!!!&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Salam Blogger</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://yulyanto.com/">YULYANTO.com</a></p>
<p style="text-align: justify;">Sekjen <a href="http://bloggerbekasi.com/">Komunitas Blogger Bekasi</a></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Blogging for Citizen Journalism Projects</em></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerbekasi.com/2010/05/28/renungan-jumat-petani-dan-pengemis.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tour de’ France (3): Jaka Sembung ada di Hongkong!&#8230;&#8230;.</title>
		<link>http://bloggerbekasi.com/2010/05/27/tour-de%e2%80%99-france-3-jaka-sembung-ada-di-hongkong.html</link>
		<comments>http://bloggerbekasi.com/2010/05/27/tour-de%e2%80%99-france-3-jaka-sembung-ada-di-hongkong.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 May 2010 01:55:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yulyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perjalanan]]></category>
		<category><![CDATA[Citizen Journalism]]></category>
		<category><![CDATA[Hongkong]]></category>
		<category><![CDATA[Jaka Sembung]]></category>
		<category><![CDATA[Paris]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerbekasi.com/?p=6885</guid>
		<description><![CDATA[Sebelum melanjutkan cerita mengenai perjalanan saya dari Hongkong menuju Paris, saya ingin sedikit bercerita mengenai kejadian lucu yang terjadi saat kami masih berada dalam antrian masuk menuju pesawat di Hongkong International Airport. Saat berada disekitar antrian, kami sempat bersapaan dengan seorang nenek yang kira-kira usianya lebih dari 55 tahunan dengan anak laki-lakinya yang usianya berkisar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/05/The-Jaka-Sembung.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-6886" title="The Jaka Sembung" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/05/The-Jaka-Sembung-300x285.jpg" alt="" width="300" height="285" /></a>Sebelum melanjutkan cerita mengenai perjalanan saya dari Hongkong menuju Paris, saya ingin sedikit bercerita mengenai kejadian lucu yang terjadi saat kami masih berada dalam antrian masuk menuju pesawat di <a href="http://www.hongkongairport.com/eng/index.html"><em>Hongkong International Airport</em></a>.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Saat berada disekitar antrian, kami sempat bersapaan dengan seorang nenek yang kira-kira usianya lebih dari 55 tahunan dengan anak laki-lakinya yang usianya berkisar lebih dari 30 tahunan. Berikut ini kira-kira kutipan singkat percakapan yang terjadi antara kami:</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="text-decoration: underline;"><span id="more-6885"></span>Rekan Saya</span></strong>: “<em>Dari tampangnya (sambil berbisik-bisik kepada saya), kedua orang ini kayaknya orang kita juga Yan! (saapan rekan saya kepada saya)?</em>”,</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="text-decoration: underline;">Saya</span></strong>: “<em>Bener bang (sapaan saya untuk rekan saya tersebut)</em>, <em>ini pasti orang kita juga!!</em>”, dukung saya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Akhirnya mulai menyapalah teman saya ini kepada si-nenek tadi dalam bahasa Indonesia, <em>namun</em> karena suasana yang agak ramai dan suara panggilan keberangkatan yang agak mengganggu pendengaran kita, si-nenek yang disapa tersebut manggut-manggut saja sambil mengucapkan sesuatu yang juga tidak terdengar jelas oleh kami. Obrolan pun kemudian berlanjut:</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="text-decoration: underline;">Rekan Saya</span></strong>: “<em>Tuh bener khan mereka orang kita juga Yan, dia ngerti sapaan saya kok!</em>”, ujar teman saya dengan <em>pede</em>-nya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="text-decoration: underline;">Saya</span></strong>: “<em>Iya bang! Dia manggut-manggut aja, ngerti sapaan lo tuh</em>!”, sambut saya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Kemudian teman saya pun mulai sedikit bercerita lebih panjang lagi (<em>dalam bahasa Indonesia</em>), dan si-nenek tadi kembali manggut-manggut dengan ucapan rekan saya tersebut. Lalu, si-nenek ini pun mulai bercerita kepada kami, (<em>sepertinya</em>) mengenai dirinya, namun secara serentak dan bersamaan kami saling menatap tak mengerti ucapannya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="text-decoration: underline;">Saya</span></strong>: “<em>Wah, kayaknya dia pakai bahasa daerah tuh bang! Pake bahasa lo kayaknya!</em>” ujar saya (<em>kebetulan rekan saya ini asli dari Medan</em>).</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="text-decoration: underline;">Rekan Saya</span></strong>: “<em>Iya kayaknya yach??.. (sambil menatap saya dengan penuh keraguan), soalnya berisik nih, jadi gak kedengaran jelas ucapannya!</em>”, tanggapnya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Lalu sambil berjalan beberapa langkah menuju antrian, rekan saya kali ini menyapanya dalam bahasa Medan (<em>Batak</em>) kepada si-nenek tersebut dalam jarak yang agak dekat, dan kali ini bukan hanya si-nenek yang keheranan dengan sapaan tersebut, anaknya pun yang mulai memperhatikan obrolan kami nampaknya kini sudah mulai ikut kebingungan. Mulailah mereka berbicara berbisik-bisik (<em>si-nenek dengan sang anak</em>), lalu si-anak kemudian menyapa kami dalam bahasa Inggris.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="text-decoration: underline;">Si-Anak</span></strong>: “<em>Sorry, where are you come from?</em>”</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="text-decoration: underline;">Rekan Saya</span></strong>: “<em>We are from Indonesia, same as like you!</em>”, jawab rekan saya masih dengan penuh kepedean-nya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="text-decoration: underline;">Si-Anak</span></strong>: “<em>No, you are wrong! We are from Philipine!</em> <em>She guess that you are from Philipine also, and just speak in Tagalog language with you!</em>”, jawabnya sambil senyum-senyum keheranan campur bingung.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="text-decoration: underline;">Rekan saya</span></strong>: “<em>Ooops&#8230;.Really??&#8230;.., oh&#8230; God! Sorry, I guess you are also from Indonesia!</em>”&#8230;..<em>.I’m so sorry for this!</em> (<em>sambil menahan malu dan kaget karena sudah salah menduga-duga</em>).</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="text-decoration: underline;">Saya</span></strong>: “<em>Ha&#8230;ha&#8230;ha&#8230;.ha&#8230;.cape dech! <strong><span style="text-decoration: underline;">Jaka Sembung</span></strong> juga nih pade!&#8230;&#8230;, lo sih terlalu ke-pede-an bang!!&#8230;.he..he&#8230;</em>” (<em>saya pun ikut tertawa geli menyaksikan kejadian tersebut</em>).</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="text-decoration: underline;">Rekan Saya</span></strong>: “<em>He&#8230;he..sory bro!!&#8230;</em>” (<em>tersenyum kecut dengan muka merahnya, sambil menahan rasa malu dan kemudian berlalu</em>).</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/05/2010-01-24-tour-de-france-1-55.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-6887" title="2010-01-24 (tour de france-1) (55)" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/05/2010-01-24-tour-de-france-1-55-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Si-nenek dan anaknya tadi juga ikut tertawa geli menyaksikan kejadian lucu tersebut. Sambil senyum-senyum kami semua-pun perlahan-lahan berlalu, maju satu persatu meninggalkan antrian, karena kini tiba saatnya giliran kami masuk menuju barisan kursi pesawat tempat kami, selama 11 (<em>sebelas</em>) jam kedepan akan duduk dan menghabiskan waktu terbang dari <a href="http://www.hongkongairport.com/eng/index.html"><em>Hongkong International Airport</em></a>, Hongkong, menuju <a href="http://www.paris-cdg.com/"><em>International Airport Charles de Gaulle</em></a>, Paris-Perancis (<em>sayangnya kami tidak sempat mem-photo wajah-wajah mereka yang Indonesia bangeetss&#8230;..</em>) &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;(<em>berlanjut</em>)&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;<a href="http://yulyanto.com/"></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://yulyanto.com/"> </a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://yulyanto.com/">YULYANTO.com</a></p>
<p style="text-align: justify;">(Sekjen <a href="http://bloggerbekasi.com/">Komunitas Blogger Bekasi</a>)</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Blogging for Citizen Journalism Project</em></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>Tulisan terkait sebelumnya:</em></p>
<p style="text-align: justify;">
<ol style="text-align: justify;">
<li><a href="http://wisata.kompasiana.com/group/jalan-jalan/2010/01/21/citizen-journalism-1-%E2%80%9Ceiffel-i%E2%80%99m-still-in-love%E2%80%9D/">http://wisata.kompasiana.com/group/jalan-jalan/2010/01/21/citizen-journalism-1-“eiffel-i’m-still-in-love”/</a></li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">
<ol style="text-align: justify;">
<li style="text-align: justify;"><a href="http://wisata.kompasiana.com/group/jalan-jalan/2010/05/24/tour-de%E2%80%99-france-2-menikmati-perjalanan-jakarta-hongkong/">http://wisata.kompasiana.com/group/jalan-jalan/2010/05/24/tour-de’-france-2-menikmati-perjalanan-jakarta-hongkong/</a></li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerbekasi.com/2010/05/27/tour-de%e2%80%99-france-3-jaka-sembung-ada-di-hongkong.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Patung “Tiga Mojang” di Bekasi akan di Bongkar Paksa!</title>
		<link>http://bloggerbekasi.com/2010/05/25/patung-%e2%80%9ctiga-mojang%e2%80%9d-di-bekasi-akan-di-bongkar-paksa.html</link>
		<comments>http://bloggerbekasi.com/2010/05/25/patung-%e2%80%9ctiga-mojang%e2%80%9d-di-bekasi-akan-di-bongkar-paksa.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 May 2010 11:35:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yulyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Laporan Warga]]></category>
		<category><![CDATA[bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[Citizen Journalism]]></category>
		<category><![CDATA[Harapan Indah]]></category>
		<category><![CDATA[Sara]]></category>
		<category><![CDATA[Tiga Mojang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerbekasi.com/?p=6858</guid>
		<description><![CDATA[Hingga batas waktu terakhir yang ditentukan oleh pihak Pemerintah Kota Bekasi (25/05/10), pihak pengembang Kota Harapan Indah di Kota Bekasi nampaknya masih belum bersedia untuk membongkar patung “Tiga Mojang” yang kini telah menjadi ikon kawasan perumahan kalangan menengah keatas tersebut. Pekan lalu (17/05/10), Walikota Bekasi, Mochtar Mohamad, mengeluarkan surat yang ditujukan kepada pihak pengembang Kota [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/05/tiga-mojang.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-6859" title="tiga mojang" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/05/tiga-mojang-300x252.jpg" alt="" width="300" height="252" /></a>Hingga batas waktu terakhir yang ditentukan oleh pihak Pemerintah Kota Bekasi (25/05/10), pihak pengembang Kota Harapan Indah di Kota Bekasi nampaknya masih belum bersedia untuk membongkar patung “<em>Tiga Mojang</em>” yang kini telah menjadi ikon kawasan perumahan kalangan menengah keatas tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Pekan lalu (17/05/10), Walikota Bekasi, Mochtar Mohamad, mengeluarkan surat yang ditujukan kepada pihak pengembang Kota Harapan Indah agar patung “<em>Tiga Mojang</em>” yang terletak di Kota Harapan Indah, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi ini segera <a href="http://www.pikiran-rakyat.com/node/113688">dibongkar</a> dalam waktu 7 x 24 jam.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Perintah bongkar itu sendiri adalah sebagaimana tertuang dalam surat bernomor 300/1118-set/V/2010, dan jika surat ini tidak ditanggapi oleh pengembang, maka Pemkot Bekasi akan kembali mengirimkan surat pembongkaran paksa patung karya seniman Bali ini. Keputusan tersebut adalah sebagai buntut dari aksi demo yang dilakukan oleh ratusan umat muslim yang tergabung dalam Forum Anti-Pemurtadan Bekasi (FAPB) pada hari Jum’at (14/05/10) lalu.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span id="more-6858"></span>Patung “<em>Tiga Mojang</em>” sendiri merupakan sebuah patung yang dipasang sebagai ikon di pintu masuk perumahan Kota Harapan Indah di Bekasi, patung ini sempat menjadi <em>kontroversi</em> di kalangan masyarakat karena diduga tidak mengantongi izin, sementara dilain pihak menurut para ulama, patung tersebut juga tidak sesuai dengan budaya islam serta budaya Bekasi, dan dianggap sebagai <em>simbol kristenisasi</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Patung “<em>Tiga Mojang</em>” yang pembangunannya menelan dana hingga mencapai 2,5 miliar ini sempat diduduki oleh masa selama satu hari (14/05/10) dengan melakukan aksi corat-coret dan juga menutup wajah patung “<em>Tiga Mojang</em>” tersebut dengan kain putih sebagai bentuk aksi protes masa.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/05/1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-6860" title="1" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/05/1-300x192.jpg" alt="" width="300" height="192" /></a>Forum Umat Islam (FUI) Kota Bekasi menduga bahwa pembangunan patung “<em>Tiga Mojang</em>” tersebut merupakan bagian dari upaya <em>pengkristenisasi</em> Kota Bekasi, karena bentuk patungnya yang agak seronok dengan hanya menggunakan rok pendek yang memperlihatkan bentuk tubuh wanita, selain itu jumlah patung yang ada 3 (<em>tiga</em>) buah juga <a href="http://www.terangdunia.com/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=713:dituduh-lambang-trinitas-patung-tiga-mojang-harus-dibongkar&amp;catid=49:nusantara&amp;Itemid=74">dianggap sebagai lambang trinitas</a> oleh para ulama sekitar.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Menurut sang pematung kenamaan asal Bali tersebut, <a href="http://www.nuarta.com/">Nyoman Nuarta</a>, selama ini patung selalu digunakan sebagai ikon untuk sebuah lokasi agar mudah dikenali. Misalnya saja seperti Ptung “<em>Selamat Datang</em>” di Bunderan Hotel Indonesia, Patung “<em>Tugu Tani</em>” di kawasan Menteng Jakarta Pusat, Patung “<em>Jenderal Besar Panglima Sudirman</em>” di kawasan Jalan Jenderal Sudirman dan sebagainya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.nuarta.com/">Nyoman Nuarta</a> juga menegaskan bahwa tidak ada unsur apapun dalam penempatan patung “<em>Tiga Mojang</em>” yang kini menjadi <em><a href="http://bataviase.co.id/node/64043">landmark Kota Harapan Indah di Bekasi</a></em>. Patung tersebut, selain mempercantik pintu masuk Perumahan Kota Harapan Indah juga berfungsi sebagai penanda kawasan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Patung yang dibuatnya tersebut lahir dari sebuah karya seni yang memiliki citarasa tinggi sebagai karya dan budaya anak bangsa, patung tersebut juga merupakan salah satu upaya untuk melestarikan budaya tanah Sunda, karena itu patung tersebut berada dalam wilayah Kota Bekasi yang juga masih berada dalam wilayah Jawa Barat.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Kasus sara yang belakangan marak di sekitar Kota Bekasi ini juga dilatar belakangi oleh kejadian-kejadian sejenis yang mencapai klimaksnya pada demo masa di kawasan perumahan Kota Harapan Indah tersebut pada Jum’at pekan lalu (14/05/10).</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sementara itu, akhir pekan kemarin (23/05/10) saat saya sedang melintasi kawasan Kota Harapan Indah tersebut, terlihat bahwa patung tersebut masih berdiri dengan megahnya bahkan sudah tidak nampak lagi coretan-coretan yang sebelumnya terlihat akibat demo masa pada Jum’at (14/05/10) pekan lalu. Pihak pengembang nampaknya sudah mulai membersihkan coretan-coretan tersebut dan kembali merapihkannya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Karena surat pertama yang dilayangkan Pemerintah Kota Bekasi masih diabaikan, maka pada hari ini, Pemerintah Kota Bekasi kembali melayangkan surat peringatan kedua, yang berarti surat mengenai <em>pembongkaran paksa</em> patung “<em>Tiga Mojang</em>” tersebut kepada  PT Duta Bumi Adipratama (<em>dahulu bernama PT Hasana Damai Putra</em>) selaku pengembang Perumahan Kota Harapan Indah tersebut .</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Saya berharap konflik sara yang terus merebak belakangan ini di Kota Bekasi bisa segera ditangani oleh pihak Pemerintah Kota Bekasi dengan cepat dan tepat, tentunya juga dengan didukung oleh sikap yang bijaksana dari kita semua, agar tidak semakin meluas dan menjadi tambah buruk. Hal ini semata-mata agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama-sama bagi Kota Bekasi tercinta.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Salam Persahabatan,</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><a href="http://yulyanto.com/">YULYANTO.com</a></p>
<p style="text-align: justify;">(Sekjen <a href="http://bloggerbekasi.com/">Komunitas Blogger Bekasi</a>)</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Blogging for Citizen Journalism Projects</em></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerbekasi.com/2010/05/25/patung-%e2%80%9ctiga-mojang%e2%80%9d-di-bekasi-akan-di-bongkar-paksa.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>23</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Beblog di Paris (2): Menikmati Perjalanan Jakarta-Hongkong!&#8230;</title>
		<link>http://bloggerbekasi.com/2010/05/24/beblog-di-paris-menikmati-perjalanan-jakarta-hongkong.html</link>
		<comments>http://bloggerbekasi.com/2010/05/24/beblog-di-paris-menikmati-perjalanan-jakarta-hongkong.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 May 2010 07:12:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yulyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Laporan Warga]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Citizen Journalism]]></category>
		<category><![CDATA[Hongkong]]></category>
		<category><![CDATA[Paris]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerbekasi.com/?p=6833</guid>
		<description><![CDATA[“Ayaah, ayoo&#8230; aik awatnya, dika au ke ‘ancis&#8230;&#8230;, dika au ikut!&#8230;.”, tersenyum campur terharu saya mendengar ucapan anak saya yang belum menginjak usia 3 (tiga) tahun itu, saat bersama bundanya mengantar keberangkatan saya ke Bandara Soekarno-Hatta dalam rangka menjalankan dinas kantor selama 10 (sepuluh) hari di Perancis. Beberapa kali ketika terlihat pesawat dari kejauhan ia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/05/2010-01-24-tour-de-france-1-64.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-6841" title="2010-01-24 (tour de france-1) (64)" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/05/2010-01-24-tour-de-france-1-64-279x300.jpg" alt="" width="279" height="300" /></a>“<em>Ayaah, ayoo&#8230; aik awatnya, dika au ke ‘ancis&#8230;&#8230;, dika au ikut!&#8230;.</em>”, tersenyum campur terharu saya mendengar ucapan anak saya yang belum menginjak usia 3 (<em>tiga</em>) tahun itu, saat bersama bundanya mengantar keberangkatan saya ke Bandara Soekarno-Hatta dalam rangka menjalankan dinas kantor selama 10 (<em>sepuluh</em>) hari di Perancis.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Beberapa kali ketika terlihat pesawat dari kejauhan ia selalu berteriak, “<em>itu awatnya!&#8230;&#8230;ayoo ayaah&#8230;, ikuut??&#8230;.</em>”, padahal baru pada hari keberangkatan tersebut ia saya beritahukan tentang rencana kepergian saya ke Perancis. Saya sempat menyampaikan kepadanya:“<em>Ayah mau ke Perancis, kerja!, Dika jaga Bunda dirumah ya??&#8230;&#8230;</em>” eh&#8230;, ternyata dia sudah hafal ayahnya mau kemana, akibatnya selama dibandara ia tidak mau lepas dari pelukan saya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span id="more-6833"></span>Seperti pernah saya ceritakan dalam <a href="http://wisata.kompasiana.com/group/jalan-jalan/2010/01/21/citizen-journalism-1-%E2%80%9Ceiffel-i%E2%80%99m-still-in-love%E2%80%9D/">tulisan sebelumnya</a> mengenai rencana keberangkatan saya ke Perancis, maka pada kesempatan kali ini saya bermaksud melanjutkan untuk menceritakan perjalanan saya selama 8 (<em>delapan</em>) hari di Perancis dan 2 (<em>dua</em>) hari di perjalanan, yang karena kesibukan pekerjaan selama ini, sempat tertunda hampir lebih dari 3 (<em>tiga</em>) bulan untuk di-<em>posting</em>, “<em>heeemmmm&#8230;., saya baru sadar ternyata sudah lama juga yach??&#8230;.</em>”, namun saya berharap belum <em>daluarsa</em> dan masih ada manfaatnya jika saya <em>sharing</em> disini.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.yulyanto.com/wp-content/uploads/2010/05/2010-01-24-tour-de-france-1-7.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1270" title="2010-01-24 (tour de france-1) (7)" src="http://www.yulyanto.com/wp-content/uploads/2010/05/2010-01-24-tour-de-france-1-7-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Tiba di Bandara Soekarno-Hatta kurang lebih pukul 13.00WIB, lalu setelah makan siang di Tony Jack’s (<em>dulu McD</em>) bersama keluarga kecil saya, kemudian saya segera bersiap-siap untuk melakukan <em>boarding pass</em> setelah sebelumnya berpamitan pada istri dan anak saya. Pesawat penerbangan milik maskapai China, <em>Chatay Pacific</em>, yang rencananya akan membawa saya selama kurang lebih 4 (<em>empat</em>) jam terbang menuju <a href="http://www.hongkongairport.com/eng/index.html"><em>Hongkong International Airport</em></a> untuk <em>transit</em>, sebelum kemudian melanjutkan perjalanan menuju <a href="http://www.paris-cdg.com/"><em>International Airport Charles de Gaulle</em></a> (<em>dalam bahasa Perancis: Aéroport Paris-Charles de Gaulle)</em>, Paris-Perancis.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Selama perjalanan dipesawat, meskipun tidak berada dikelas <em>eksekutive</em> namun pelayanan yang diberikan oleh <em>airlines</em> berskala internasional, <em>Cathay Pacific</em> ini cukup memuaskan, mulai dari keramahan para kru-nya, makanan dan minuman lezat yang disajikan, hingga komplitnya fasilitas <em>audio-visual</em> yang membuat saya sangat menikmati perjalanan tersebut, sangat berbeda sekali dengan perjalanan domestik yang juga sering saya lakukan dalam wilayah Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.yulyanto.com/wp-content/uploads/2010/05/2010-01-24-tour-de-france-1-16.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1273" title="2010-01-24 (tour de france-1) (16)" src="http://www.yulyanto.com/wp-content/uploads/2010/05/2010-01-24-tour-de-france-1-16-300x90.jpg" alt="" width="300" height="90" /></a>Tiba di <a href="http://www.hongkongairport.com/eng/index.html"><em>Hongkong International Airport</em></a> kurang lebih pada pukul 21.00 waktu setempat dan setelah melewati beberapa kali pemeriksaaan yang cukup detail dan sangat memakan waktu (<em>menurut saya</em>), karena harus dilucuti layaknya seorang penjahat yang sedang tertangkap basah, saya langsung bergegas menuju pintu keberangkatan nomor 65, untuk bertemu dengan rekan sekantor yang juga ditugaskan bersama ke Perancis, namun ia berangkat dari Bandara Ngurahrai, Bali dan rencananya baru pada pukul 23.45 waktu setempat, pesawat <em>Chatay Pacific</em> dengan nomor penerbangan CX-261 akan membawa kami terbang menuju <a href="http://www.paris-cdg.com/"><em>International Airport Charles de Gaulle</em></a><em> (CDG)</em>, Paris-Perancis.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.yulyanto.com/wp-content/uploads/2010/05/2010-01-24-tour-de-france-1-40.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1271" title="2010-01-24 (tour de france-1) (40)" src="http://www.yulyanto.com/wp-content/uploads/2010/05/2010-01-24-tour-de-france-1-40-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Waktu selama kurang lebih hampir 3 (<em>tiga</em>) jam yang tersisa untuk menunggu penerbangan berikutnya kami manfaatkan untuk bersantai-santai sambil ngobrol-ngobrol dengan layar monitor <em>laptop</em> yang tak pernah lepas dari dunia <em>online</em>. Kondisi <a href="http://www.hongkongairport.com/eng/index.html"><em>Hongkong International Airport</em></a> yang sangat nyaman ditambah dengan fasilitas akses <em>wi-fi</em> yang sangat kencang, membuat kami sangat menikmati waktu menunggu tersebut. Sesekali juga kami merebahkan badan yang mulai terasa pegal dan lelah akibat perjalanan yang pastinya akan sangat menyita waktu tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sambil merebahkan badan saya mencoba berpikir untuk membanding-bandingkan <a href="http://www.hongkongairport.com/eng/index.html"><em>Hongkong International Airport</em></a> dengan bandara-bandara internasional lainnya, terutama yang dimiliki oleh negara kita, Indonesia. Dari pengalaman beberapa kali saya dinas keluar kota dan singgah di bandara-bandara berkelas internasional selama ini, setahu saya selain Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang (<em>dahulu Jakarta</em>), ada juga Bandara Juanda di Surabaya, Bandara Sepinggan di Balikpapan, Bandara Ngurahrai di Bali dan bandara-bandara lainnya yang (<em>mungkin</em>) belum saya singgahi, saya merasa ada banyak perbedaan yang cukup <em>signifikan</em>, terutama dari sisi keamanan dan kenyamanan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sebagai contoh, dari sisi kenyamanan, pernah saat saya menuju Jakarta di Bandara Juanda Surabaya sesaat setelah <em>boarding pass</em> dan bersiap menunggu dikoridor ruang keberangkatan, saya menyempatkan diri untuk makan siang sebentar disebuah restoran yang udaranya penuh sesak karena bertaburan dengan <em>asap rokok</em> dan karena (<em>kebetulan</em>) saya bukan seorang perokok, kondisi ini tentunya membuat saya sangat tidak nyaman dan segera bergegas meninggalkan restoran tersebut setelah selesai menyantap makan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.yulyanto.com/wp-content/uploads/2010/05/2010-01-24-tour-de-france-1-48.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1272" title="2010-01-24 (tour de france-1) (48)" src="http://www.yulyanto.com/wp-content/uploads/2010/05/2010-01-24-tour-de-france-1-48-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Kondisi ini tidak saya temui di <a href="http://www.hongkongairport.com/eng/index.html"><em>Hongkong International Airport</em></a>, mulai dari ruang tunggu yang sangat nyaman, keamanan yang selalu bersiaga dan mondar-mandir disekitar ruang tunggu membuat para pengunjung bandara (<em>termasuk saya</em>) merasa sangat nyaman. Sebelum lebih jauh saya bersantai-santai sambil tiduran dikursi tunggu, panggilan keberangkatan menuju <a href="http://www.paris-cdg.com/"><em>International Airport Charles de Gaulle</em></a> (CDG), Paris-Perancis, akhirnya menyapa kami agar segera bergegas untuk masuk kedalam antrian penumpang pesawat yang memang sudah terlihat <em>standby </em>sejak sejam yang lalu pada posisinya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sambil menyiapkan <em>passport</em> dan tiket pesawat, kami tetap berada dalam barisan antrian sambil menunggu para kru-kru pesawat <em>Chatay Pacific</em> yang cantik-cantik bak artis film Hongkong terkenal yang dipasangkan dengan <em>Jacky Chen</em> atau <em>Jet Li</em>, mendatangi kami satu persatu untuk memeriksa tiket dan memberikan stempel pada passport kami masing-masing&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.(<em>berlanjut</em>)&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><a href="http://yulyanto.com">YULYANTO.com</a></p>
<p style="text-align: justify;">(Sekjen <a href="http://bloggerbekasi.com">Komunitas Blogger Bekasi</a>)</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Blogging for Citizen Journalism Project</em></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>Tulisan terkait sebelumnya:</em></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://wisata.kompasiana.com/group/jalan-jalan/2010/01/21/citizen-journalism-1-%E2%80%9Ceiffel-i%E2%80%99m-still-in-love%E2%80%9D/">http://wisata.kompasiana.com/group/jalan-jalan/2010/01/21/citizen-journalism-1-“eiffel-i’m-still-in-love”/</a></p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerbekasi.com/2010/05/24/beblog-di-paris-menikmati-perjalanan-jakarta-hongkong.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Facebook, you are in Trouble Now!&#8230;</title>
		<link>http://bloggerbekasi.com/2010/05/20/facebook-you-are-in-trouble-now.html</link>
		<comments>http://bloggerbekasi.com/2010/05/20/facebook-you-are-in-trouble-now.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 May 2010 14:57:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yulyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerbekasi.com/?p=6789</guid>
		<description><![CDATA[Maraknya gerakan-gerakan provokatif melalui situs jejaring sosial Facebook beberapa minggu terakhir ini, terutama mengenai isu sara karena digelarnya kompetisi online menggambar kartun Nabi Muhamad melalui situs online tersebut, membuat geram umat Islam didunia, termasuk Indonesia. Lomba menggambar Nabi Muhammad ini diumumkan grup yang menamakan dirinya “Everybody Draw Mohammed Day!”. Lomba tersebut rencananya akan digelar pada 20 Mei [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.yulyanto.com/wp-content/uploads/2010/05/2010-01-24-tour-de-france-1-411.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1261" title="2010-01-24 (tour de france-1) (41)" src="http://www.yulyanto.com/wp-content/uploads/2010/05/2010-01-24-tour-de-france-1-411-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Maraknya gerakan-gerakan provokatif melalui situs jejaring sosial <a href="http://www.facebook.com/">Facebook</a> beberapa minggu terakhir ini, terutama mengenai isu sara karena digelarnya kompetisi online menggambar kartun Nabi Muhamad melalui situs online tersebut, membuat geram umat Islam didunia, termasuk Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Lomba menggambar Nabi Muhammad ini diumumkan grup yang menamakan dirinya “<em>Everybody Draw Mohammed Day!</em>”.<em> </em>Lomba tersebut rencananya akan digelar pada 20 Mei 2010. Informasi yang dimuat di grup yang dibuat sejak 25 April 2010 itu menyebutkan bahwa: <em>&#8220;May 20th 2010 is draw Mohammed day! Help spread knowledge about this important day &#8211; invite your friends!</em>&#8220;. Hingga hari dilaksanakannya lomba ini (20/05/10) tercatat group ini sudah memiliki pendukung sejumlah 80.291 orang.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span id="more-6789"></span>Kondisi ini tentu saja sangat memprihatinkan, karena selain tindakan penghinaan dan penistaan terhadap agama Islam, tindakan pembiaran yang dilakukan oleh situs jejaring sosial Facebook juga dianggap telah melukai umat Islam didunia ini. Logikanya, sebagai pemilik situs, tentu saja ini merupakan hal yang sangat mudah untuk segera mendelete konten-konten yang sangat memprovokasi umat Islam tersebut, namun hal itu tetap tidak dilakukan hingga hari digelarnya lomba tersebut. Apakah hal ini merupakan sebuah unsur pembiaran atau kesengajaan?&#8230;ini yang harus kita cari jawabnya bersama-sama.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Di indonesia sendiri, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informasi (Menkominfo), Tifatul Sembiring, mengaku sudah mengirimkan surat protes secara langsung ke situs jejaring sosial Facebook agar segera menutup akun tersebut karena dinilai sangat provokatif dan merupakan penghinaan terhadap umat Islam.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Selain itu  Menkominfo juga <a href="http://lipsus.kompas.com/topikpilihan/read/2010/05/20/13113317/Tifatul.Minta.ISP.Blokir.Akun.Lomba.Kartun">meminta bantuan kepada Internet Service Provider (ISP) dan Asosiasi Warnet Indonesia (Awari) untuk memblokir alamat akun  &#8221;Everybody Draw Mohammed Day&#8221;</a> di situs jejaring sosial Facebook. Laman kontes yang mengajak orang untuk membuat gambar Nabi Muhammad SAW itu jelas-jelas sudah menghina agama Islam. Laman itu dinilai telah melanggar Undang-Undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi Pasal 21 dan UU Nomor 11 Tahun 2008 Pasal 28 Ayat 2 tentang ITE soal “<em>pelarangan penyebaran informasi kebencian dan permusuhan terhadap individu atau masyarakat atas dasar suku, agama, dan ras</em>”.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Protes senada juga sudah dilakukan oleh Kementerian Agama RI, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), terkait dengan tindakan pembiaran pelecehan dan penghinaan terhadap umat Islam tersebut. Mereka mengecam tindakan pembiaran yang dilakukan oleh pemiliki situs jejaring sosial tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sementara itu di <a href="http://www.antara.co.id/berita/1274279444/pakistan-tutup-facebook-gara-gara-kompetisi-kartun-nabi">Pakistan</a>, sejak Selasa lalu (18/05/2010), pemerintahnya telah memerintahkan penyedia jasa Internet untuk hanya memblok laman Facebook yang menunjukkan karikatur-karikatur Nabi Muhammad SAW. Namun Rabu kemarin (19/05/2010) pengadilan mengubah keputusan itu dengan memerintahkan penutupan semua laman Facebook, bahkan hingga malam hari ini (20/05/2010) Facebook dinegara tersebut masih tidak bisa diakses oleh para penggunanya, meskipun dengan menggunakan BlackBerry dan perangkat mobile lain yang umumnya bisa dipakai untuk mengakses laman tersebut. Dua tahun yang lalu (2007) pakistan juga pernah menutup laman video terkenal <a href="http://www.youtube.com/">youtube</a> selama kurang lebih satu tahun karena dianggap telah menayangkan video-video tidak islami.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Perkembangan teknologi selalu menghasilkan dua sisi, dampak positif dan dampak negatif. Peristiwa ini jelas-jelas sangat berdampak negatif terhadap perkembangan situs jejaring sosial yang pertumbuhan sangat cepat didunia, terutama di Indonesia. Sejak akhir tahun lalu saja (03/12/2009) sudah tercatat lebih dari <a href="http://tekno.kompas.com/read/xml/2009/12/03/17030653/wow....pengguna.facebook.tembus.350.juta">350 juta facebookers</a> didunia yang menggunakan layanan situs ini. Kondisi ini bisa saja memperburuk pertumbuhan Facebook, terutama di Indonesia. Jika terus dibiarkan atau diabaikan oleh pemilik situs ini, peristiwa penghinaan terhadap umat Islam ini pasti akan berdampak serius terhadap pertumbuhan situs ini.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Meskipun tidak mudah, namun gerakan-gerakan menutup akun facebook bisa saja terus terjadi, jika tidak segera ditangani dengan bijaksana oleh pemilik situs ini. Pertanyaannya adalah bagaimanakah selayaknya kita harus bersikap terhadap kondisi ini???&#8230;&#8230;&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Tepat setahun yang lalu (20/05/2009), saya juga pernah menuliskan artikel mengenai bagaimana kita harus bersikap terhadap situs jejaring sosial yang bernama Facebook ini, berikut ini saya kutip tulisan tersebut, semoga informasinya tetap masih bisa bermanfaat bagi kita semua, dan mulai berpikir lagi bagaimana seharusnya kita harus memperlakukan situs ini!&#8230;..</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://umum.kompasiana.com/2009/05/20/anda-seorang-facebookers-waspadalah-waspadalah/">Anda Seorang Facebookers?&#8230; Waspadalah!&#8230; Waspadalah!&#8230;</a></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;"><img class="alignleft size-full wp-image-18" src="http://yulyanto.dagdigdug.com/files/2009/05/facebook4.jpg" alt="facebook4" width="124" height="93" />“<em>Jangan lupa di “Tag” ya..</em>!!”&#8230;, masih adakah diantara Anda yang belum paham dengan pernyataan tersebut?&#8230; Kalau jawabnya iya, itu menandakan bahwa Anda belum mengikuti perkembangan dunia “<em>Information and Communication Technology (ICT)</em>” terkini dengan seksama.</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;"><br />
</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;">
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;">Bagi Anda yang “<em>melek internet</em>”, ini bukanlah sesuatu hal yang baru, mengingat kondisi ini acapkali terjadi dan mungkin juga diucapkan oleh Anda sendiri, sesaat setelah sebuah moment yang seringkali di abadikan dengan ber photo-photo ria berlalu, biasanya di penghujung acara akan terucap kata-kata seperti itu.</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;"><br />
</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;">
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;">Ya, ini adalah sebuah gambaran fenomenal dari sekian banyaknya kemudahan (<em>fasilitas</em>) yang ditawarkan oleh situs jaringan pertemanan bernama <a href="http://www.facebook.com/">Facebook</a>, yang saat ini merupakan salah satu situs yang paling banyak diminati oleh pengunjung internet di dunia. Berdasarkan <a href="http://www.alexa.com/"><span style="color: #0000ff;">Alexa.com</span></a> (20/05/09), situs Facebook ini menduduki posisi 4 di dunia, sementara itu di Indonesia sendiri Facebook berhasil menjadi situs terpopuler dengan berada pada posisi puncak.</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;"><br />
</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;"><br />
</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;">
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;"><img class="alignnone size-full wp-image-16" src="http://yulyanto.dagdigdug.com/files/2009/05/facebook11.jpg" alt="facebook11" width="729" height="1428" /></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;">
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;">
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;">
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;">
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;">
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;">Selain salah satu fasilitas sebagaimana telah dijelaskan diatas, situs internet jejaring sosial yang sangat populer belakangan ini, juga memungkinkan bagi para penggunanya untuk menambahkan beragam program aplikasi ke profil mereka, mulai dari program aplikasi game, kuiz, tes IQ dan sebagainya.</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;"><br />
</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;">
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;">
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;">Namun tidak bisa dipungkiri, bahwa diantara sekian banyak fasilitas serta kemudahan yang ditawarkan oleh situs Facebook sebagai situs jejaring sosial yang sedang <em>trend</em> saat ini, ada beberapa sisi negatif yang juga mengikutinya.</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;"><br />
</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;">
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;">
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;">“<em>Anda ingin tahu dimana sisi negatifnya? Silahkan baca artikel ini hingga selesai.</em>”</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;"><br />
</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;">
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;">
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><strong><em><span style="font-size: 12pt; color: #222222; font-family: &amp;amp;amp;">“Mencuri Data Melalui Aplikasi”</span></em></strong></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><strong><em><span style="font-size: 12pt; color: #222222; font-family: &amp;amp;amp;"><br />
</span></em></strong></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;">
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;">Baru-baru ini tim <a href="http://www.bbc.co.uk/indonesian/indepth/story/2008/05/080501_facebooks.shtml">BBC-click</a> telah menemukan sebuah cara untuk melakukan pencurian data pribadi orang dan temannya di Facebook tanpa sepengetahuan mereka.</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;"><br />
</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;">
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;">Sebagaimana telah disampaikan dalam publikasinya, tim BBC mencoba dengan membuat profil fiktif lalu menciptakan aplikasi khusus untuk para pengguna Facebook atau Facebookers, kemudian begitu ditambahkan satu aplikasi, maka teman-teman yang terkoneksi biasanya akan ikut terdorong untuk menambahkan aplikasi tersebut.</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;"><br />
</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;">
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;">Tim BBC berhasil merancang aplikasi penghimpun data “<em>jahat</em>” dengan sebutan “<em>miner</em>” tersebut dalam waktu kurang dari tiga jam, yang bila dikehendaki, bisa “<em>menyamar</em>” sebagai game, uji kecerdasan, quiz, dan sebagainya.</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;"><br />
</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;">
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;">Celah yang ditemukan oleh tim BBC ini sangat memungkinkan juga untuk dilakukan oleh pihak-pihak lain yang dengan sengaja akan menyalahgunakan data pribadi yang ada dalam jaringan Facebook tersebut untuk kepentingan-kepentingan tertentu yang (<em>mungkin</em>) bisa berakibat fatal bagi para korbannya.</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;"><br />
</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;">
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;">Fakta bahwa tim BBC bisa menciptakan aplikasi tersebut dengan mudahnya telah merisaukan banyak orang. Rasanya tidak perlu memiliki program seperti itu untuk menjadi korban, karena kita bisa juga menjadi korbannya saat teman-teman yang ada dalam jaringan Facebook memiliki program semacam ini.</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;"><br />
</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;">
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;">Hal ini merupakan refleksi dari sebuah kelemahan sistem keamanan yang dimiliki oleh situs pertemanan Facebook saat ini, dalam upaya melindungi para penggunanya (<em>Facebookers</em>) terhadap pencurian identitas.</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;"><br />
</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;">
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;">Kesulitan lain yang juga dialami oleh Facebook untuk mengamankan data dan aplikasi yang di upload di Facebook adalah karena aplikasi tersebut dijalankan oleh server pihak ketiga, bukan pada server Facebook. Akibatnya adalah sulit bagi Facebook untuk melakukan kontrol terhadap aplikasi-aplikasi seperti “<em>miner</em>” tersebut.</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;"><br />
</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;">
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;">Kondisi ini tidak terjadi pada salah satu situs sejenis jejaring sosial lainnya, seperti MySpace yang mengoperasikan semua aplikasinya pada server miliknya. MySpace bisa melakukan pemeriksaan terhadap setiap aplikasi yang di upload setiap saat dan melakukan tindakan preventif jika penciptanya mulai berniat “<em>jahat</em>” dengan mengubah kodenya.</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;"><br />
</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;">
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><em>“Once in Facebook, you can’t really get out of Facebook.”</em></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><em><br />
</em></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;">
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;">Judul tersebut saya ambil dari <a href="http://www.regulerjen.com/"><span style="color: #0000ff;">www.regulerjen.com</span></a>, dalam salah satu postingannya yang berjudul: “<em>Evidently, Facebook Owns Me</em>”. Artikel yang disampaikan oleh Jen ini menggambarkan betapa sulitnya melakukan penghapusan account di Facebook, seolah-olah Facebook menjadi pemilik dari data diri Anda.</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;"><br />
</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;">
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;">Sulitnya keluar dari situs Facebook, sudah seringkali dipermasalahkan oleh para penggunanya. Beberapa kasus serupa yang pernah terjadi terkait dengan sulitnya menghapus account Facebook diantaranya bisa juga kita temukan pada blog <a href="http://www.stevenmansour.com/"><span style="color: #0000ff;">www.stevenmansour.com</span></a>, dalam postingannya yang berjudul: “<em>2504 Step to Closing Your Facebook Account</em>”, yang bahkan sempat dibahas khusus dalam <a href="//www.nytimes.com/2008/02/11/technology/11facebook.html?pagewanted=2&amp;_r=3&amp;ei=5088&amp;en=7b56720c2543854a&amp;ex=1360386000&amp;partner=rssnyt&amp;emc=rss"><span style="color: #0000ff;">New York Times</span></a>.</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;"><br />
</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;">
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;">Di Indonesia sendiri, hal serupa pernah menimpa <a href="http://blogberita.net/2009/05/13/hati-hati-memakai-facebook/"><span style="color: #0000ff;">Jajar Siahaan</span></a>, seorang penulis pada salah satu blog online. Jajar menceritakan pengalaman singkatnya bagaimana sulitnya menghapus account Facebook, melalui postingannya yang berjudul: “<em>Hati-hati Memakai Facebook</em>”.</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;"><br />
</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;">
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;">Beberapa kasus tersebut diatas merupakan gambaran betapa sulitnya bagi Anda para Facebookers (<em>apalagi yang sudah lama dan aktif</em>), untuk keluar dari jaringan Facebook dan menghapus semua data yang pernah Anda simpan melalui situs ini.</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;"><br />
</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;">
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;">Oleh karena itu perlu saya ingatkan kembali bahwa semua data yang pernah Anda input melalui account Facebook, akan sangat sulit sekali untuk dihapus. Ketika Anda melakukan “<em>delete</em>” atau “<em>deactive</em>” account Anda di Facebook, data yang telah anda input sebelumnya tidak serta merta langsung terhapus begitu saja.</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;"><br />
</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;">
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;">Hal ini seperti kasus yang menimpa <a href="http://www.stevenmansour.com/"><span style="color: #0000ff;">Steven Mansour</span></a>, yang baru benar-benar berhasil melakukan proses penghapusan account di Facebook setelah melalui tahapan yang begitu sulit dan sangat panjang.</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;"><br />
</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;">
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;">Jadi, sejak saat ini berhati-hatilah dan mulailah lakukan pemilahan terhadap hal-hal apa saja yang “<em>layak untuk Anda sharing</em>”, pastinya yang tidak akan berakibat fatal terhadap diri Anda sendiri dikemudian hari.</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;"><br />
</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;">
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><em><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;">Semoga bermanfaat&#8230;&#8230;&#8230;</span></em></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><em><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;"><br />
</span></em></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;">
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;">Salam Blogger,</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;amp;amp;"><a href="http://www.yulyanto.com/">www.yulyanto.com</a></span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;">
<p class="MsoNoSpacing" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;">
<p>+++<br />
<a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/05/2010-01-24-tour-de-france-1-411-300x225.jpg"><img src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/05/2010-01-24-tour-de-france-1-411-300x225.jpg" alt="" title="2010-01-24-tour-de-france-1-411-300x225" width="300" height="225" class="aligncenter size-full wp-image-6799" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerbekasi.com/2010/05/20/facebook-you-are-in-trouble-now.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Blogger Bekasi: “Menembus Tapal Batas” melalui Amprokan Blogger (AB)</title>
		<link>http://bloggerbekasi.com/2010/03/17/blogger-bekasi-%e2%80%9cmenembus-tapal-batas%e2%80%9d-melalui-amprokan-blogger-ab.html</link>
		<comments>http://bloggerbekasi.com/2010/03/17/blogger-bekasi-%e2%80%9cmenembus-tapal-batas%e2%80%9d-melalui-amprokan-blogger-ab.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Mar 2010 17:19:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yulyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Bekasi-Ku]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[amprokan blogger]]></category>
		<category><![CDATA[bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[HUT Bekasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerbekasi.com/?p=5550</guid>
		<description><![CDATA[Luar Biasa!&#8230;.itu adalah sebuah kata yang pertama kali muncul dibenak saya setelah acara Amprokan Blogger (AB) 2010 selama 2 (dua) hari berturut-turut (6-7 Maret 2010), selesai dilangsungkan oleh Komunitas Blogger Bekasi (Be-Blog). Bagaimana tidak, belum genap satu tahun usianya, “Be-Blog” kembali berhasil menyedot perhatian para blogger berskala nasional, melalui Amprokan Blogger 2010 yang murni digagas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/03/images1.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-5553" title="images" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/03/images1.jpg" alt="" width="135" height="101" /></a>Luar Biasa!&#8230;.itu adalah sebuah kata yang pertama kali muncul dibenak saya setelah acara Amprokan Blogger (<em>AB</em>) 2010 selama 2 (<em>dua</em>) hari berturut-turut (<em>6-7 Maret 2010</em>), selesai dilangsungkan oleh Komunitas Blogger Bekasi (<em>Be-Blog</em>). Bagaimana tidak, belum genap satu tahun usianya, “<em>Be-Blog</em>” kembali berhasil menyedot perhatian para blogger berskala nasional, melalui Amprokan Blogger 2010 yang murni digagas oleh teman-teman Be-Blog untuk mewujudkan cita-cita yang telah menjadi <em>tagline</em>-nya, yaitu: “<em>Menembus Tapal Batas</em>”.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span id="more-5550"></span>Setelah <a href="http://bloggerbekasi.com/2010/03/11/pre-launching-blogger-bekasi-beblog.html">mendeklarasikan</a> diri lahir pada tanggal 17 Agustus 2009, “<em>Be-Blog</em>” menggelar <a href="http://bloggerbekasi.com/2009/10/18/beblog-done.html">launching</a> komunitasnya pada tanggal 17 Oktober 2009 lalu dengan menghadirkan beberapa “<em>Seleb Blog</em>” ditanah air dan seorang Marsekal TNI (<em>Purn</em>) Chappy Hakim, Mantan KSAU-RI, yang kini aktif menjadi blogger di <a href="http://kompasiana.com/">Kompasiana</a>, Komunitas Blogger Bekasi (<a href="http://bloggerbekasi.com/">http://bloggerbekasi.com</a>) atau yang lebih populer dengan sebutan “<em>Be-Blog</em>” kembali menggebrak dunia per-blogger-an ditanah air. Tidak tanggung-tanggung, kali ini “<em>Be-Blog</em>” berhasil dengan sukses menggelar acara“<em>Amprokan Blogger</em>” atau “<em><a href="http://temublogger.com/">Temu Blogger</a></em>” bertaraf nasional dengan menghadirkan ratusan blogger dari berbagai komunitas di seluruh Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Acara “<em>Amprokan Blogger</em>” ini sendiri diselenggarakan untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) <a href="http://kotabekasi.go.id/">Kota Bekasi</a> yang ke-13 (10/03/10) dengan didukung penuh oleh Pemerintah Kota Bekasi sebagai tuan rumah dan bantuan beberapa sponsor dari pihak swasta, diantaranya adalah Telkom-Speedy, Kompas.com, XL, dan beberapa sponsor lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">“<em>Amprokan Blogger</em>” terbagi menjadi beberapa segmen acara yang dikemas secara apik dan sistematis oleh para penggagasnya yang tidak lain merupakan para pengurus dan anggota aktif yang tergabung dalam Komunitas Blogger Bekasi. Hari pertama (06/03/10) panitia menggelar dua acara sekaligus, yaitu acara “<em>Anjangsana</em>” dan “<em>Sarasehan</em>”, kemudian hari keduanya (07/03/10) dilanjutkan dengan acara berupa “<em>Seminar Interaktif</em>” bersama para narasumber yang kredible dan tentunya pakar dalam bidangnya masing-masing.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em> </em></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Memikat Para Blogger dengan “Anjangsana” dan “Anjangsini”&#8230;&#8230;.</em></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Kata yang benar dalam <em>sub-judul</em> diatas adalah “<em>Anjangsana</em>”, namun saya pelesetkan menjadi “<em>Anjangsana</em>” dan “<em>Anjangsini</em>”, mengingat kegiatan ini merupakan kegiatan jalan-jalan mengitari Kota Bekasi dan sekitarnya. Para blogger yang ikut serta diajak berkunjung “<em>kesana</em>” dan “<em>kesini</em>” oleh panitia dengan di-iringi pengawalan ketat dari pihak kepolisian Pemerintah Kota Bekasi (06/03/10).</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Ratusan blogger, baik itu yang sudah mendaftar langsung secara online maupun para blogger tamu yang datang dari berbagai penjuru ditanah air (<em>yang khusus di undang oleh panitia untuk hadir dalam rangka memeriahkan acara Amprokan Blogger</em>), diajak berkeliling oleh panitia kebeberapa kawasan <em>monumental </em>di daerah Kota Bekasi dan sekitarnya pada sesi acara “<em>Anjangsana</em>” ini.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>Meeting point</em> ratusan blogger tersebut bertempat di Asrama Haji, yang juga sengaja disiapkan oleh panitia bagi para blogger luar daerah yang mau menginap secara gratis, untuk mengikuti jalannya acara “<em>Amprokan Blogger</em>”, beserta para blogger yang ikut namun tidak menginap karena berasal dari daerah Bekasi sendiri, sekitar Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (<em>Jabodetabek</em>).</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">5 (<em>lima</em>) bus telah disiapkan oleh panitia di area parkiran gedung Asrama Haji sejak pagi hari untuk mengantar para blogger melakukan kegiatan “<em>Anjangsana</em>”. Selain itu pemerintah Kota Bekasi juga menyiapkan pengawalan khusus dari kepolisian guna mendukung keamanan dan kelancaran kunjungan para blogger sepanjang hari di daerah Kota Bekasi dan sekitarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/03/tugu-bina-bangsa1.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-5579" title="tugu bina bangsa" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/03/tugu-bina-bangsa1.jpg" alt="" width="130" height="97" /></a>Kunjungan <strong><em><span style="text-decoration: underline;">pertama</span></em></strong> para blogger adalah “<em>Tugu Bina Bangsa</em>” yang berada dalam lokasi Gedung Olah Raga (<em>GOR</em>) Kota Bekasi, dimana lokasinya hanya berseberangan dari Kantor dinas Pemerintahan Kota Bekasi. Tidak banyak yang tahu (<em>meskipun warga Bekasi sendiri</em>), bahwa didalam GOR tersebut berdiri sebuah monumen yang ternyata memiliki nilai <em>historis</em> yang cukup tinggi, terkait dengan nilai-nilai perjuangan masyarakat Bekasi dimasa lampau.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Monumen yang menyerupai bentuk beberapa batang bambu yang menjulang tinggi keatas disertai dengan sebuah prasasti puisi kenamaan karya Chairil Anwar yang berjudul: “<em>Karawang-Bekasi</em>” dihalaman depan tersebut, nampak tidak terawat (<em>kusam</em>) bahkan tulisannya sajaknya-pun hampir tidak terbaca sama sekali. Biasanya pada hari libur, masyarakat Bekasi banyak yang menghabiskan waktunya bersama keluarga untuk jalan-jalan santai sambil berolah raga di area tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Kota Bekasi adalah kota yang paling layak disebut “<em>Kota Pahlawan</em>” setelah Kota Surabaya di Jawa Timur. Kondisi ini tentu saja tidak di klaim begitu saja, namun didukung oleh beberapa bukti sejarah tentang perjuangan masyarakat Bekasi dalam merebut kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari tangan penjajah dahulu.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Di sepanjang perjalanan dalam bus masing-masing, para blogger juga dibekali sekilas pengetahuan tentang Kota Bekasi dan lokasi-lokasi yang telah dan akan dilewati, oleh panitia yang seolah-olah bertindak sebagai <em>tour-guide</em> bagi para blogger. Panitia hanya ingin memastikan bahwa perjalanan selama “<em>Anjangsana</em>” tidak akan membuat bosan para peserta karena terlalu lama diperjalanan, karena itu selain sebagai <em>tour-guide</em> sesekali panitia juga memberikan sebuah <em>games</em> atau <em>cerita</em> menyegarkan agar para peserta tidak mengantuk ataupun ketiduran, sehingga bisa menangkap dan menyampaikan apa yang mereka ketahui tentang Bekasi saat pulang ke daerah masing-masing nantinya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/03/ukm.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-5580" title="ukm" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/03/ukm.jpg" alt="" width="130" height="97" /></a>Lokasi kunjungan yang <strong><em><span style="text-decoration: underline;">kedua</span></em></strong> dalam seri “<em>Amprokan Blogger</em>” kali ini adalah mengunjungi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Boneka Himpunan Industri Kecil Pengrajin Boneka (HIKPIB) di kota Bekasi yang lokasinya berada di Kelurahan Sumur Batu dan sangat berdekatan dengan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi. Berbagai macam dan jenis boneka berkualitas ekspor dihasilkan disini, semuanya dijabarkan dan diperkenalkan oleh ketuanya (Pri) kepada para blogger yang hadir.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Jujur saja, Komunitas Blogger Bekasi sangat terbantu sekali dengan dukungan Pemerintah Kota Bekasi dalam acara “<em>Amprokan Blogger</em>” kali ini, karena selain dalam bentuk dana tunai, barang, hiburan, pengawalan dan lain sebagainya, para pejabat Pemerintah Kota Bekasi beserta jajarannya, seperti Wakil Walikota Bekasi (<em>H. Rahmat Effendi</em>), juga ikut terlibat untuk sekedar berdiskusi dengan para blogger dalam waktu yang cukup singkat di area UKM Boneka dan TPST-Bantar Gebang.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/03/tpst.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-5581" title="tpst" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/03/tpst.jpg" alt="" width="130" height="97" /></a>Perjalanan selanjutnya (<strong><em><span style="text-decoration: underline;">ketiga</span></em></strong>) adalah menuju lokasi Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, yaitu merupakan salah satu tempat pembuangan sampah terbesar di Indonesia. Tidak seperti kunjungan <em>wisata</em> pada umumnya, dimana kita selalu dibawa ketempat-tempat yang indah, mewah dan menyenangkan, kali ini para blogger peserta “<em>Anjangsana</em>” akan dibawa oleh teman-teman panitia menuju lokasi yang justru paling banyak dihindari oleh sebagian besar masyarakat kita, karena dianggap kotor dan menjijikan, yaitu tempat pembuangan sampah akhir yang meskipun dari kejauhan, sudah mulai menusuk hidung aroma bau-busuknya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sesampainya dilokasi, ternyata lokasi TPST Bantar gebang tersebut tidak seperti yang kita bayangkan dimana seharusnya bau busuk bertebaran dimana-mana, justru para peserta mulai merasa nyaman untuk duduk dan mendengarkan beberapa patah kata sambutan dari Wakil Walikota Bekasi (<em>H. Rahmat Effendi</em>), beserta penjelasan pihak-pihak terkait lainnya yang berhubungan dengan bagaimana cara mengoptimalkan pengelolaan sampah. Saat ini, TPST Bantar Gebang juga sedang dijadikan “<em>Pilot Project</em>” di Indonesia sebagai pembangkit tenaga listrik yang murni dihasilkan dari sampah.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Setelah diberikan sedikit pembekalan mengenai pengetahuan dan cara pengelolaan sampah pada kawasan tersebut, para peserta kemudia diajak berjalan ditepian gundukan sampah yang tingginya hampir setara dengan gedung berlantai 4 (<em>empat</em>) dan juga dijelaskan secara lebih detail lokasi dan mesin tempat pengelolaan sampah berada. Teriknya sinar mentari yang sangat menyengat tak menjadikan surut-nya keinginan para peserta untuk mengetahui lebih detail tentang bagaimana sampah di Kota Bekasi ini di olah.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/03/kota-jababeka.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-5582" title="kota jababeka" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/03/kota-jababeka.jpg" alt="" width="130" height="77" /></a>Perjalanan selanjutnya (<strong><em><span style="text-decoration: underline;">ke-empat</span></em></strong>), para peserta diajak ke lokasi yang berada diluar batas Kota Bekasi, yaitu Kawasan Industri Jababeka (<em><a href="http://jababeka.com/">Kota Jababeka</a></em>) yang terletak di Cikarang, Kabupaten Bekasi. Karena cukup jauh, perjalanan dari TPST-Bantar Gebang menuju lokasi Kota Jababeka ini memakan waktu kurang lebih 1 (<em>satu</em>) jam lamanya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Pengawalan dari kepolisian Kota Bekasi juga hanya sampai di pintu tol Bekasi Barat, untuk kemudian dilanjutkan oleh Kabupaten Bekasi setelah rombongan peserta “<em>Amprokan Blogger</em>” tiba di pintu keluar tol Jababeka-Cikarang. Meskipun agak rancu dalam hal pengaturan bus selama diperjalanan menuju Kota Jababeka, karena tidak lagi mendapatkan pengawalan, namun segala sesuatunya tetap bisa dihandle oleh panitia, dan semuanya bisa berjalan dengan lancar dan sesuai rencana.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Lokasi “<em>Anjangsana</em>” ke-empat yang dikunjungi oleh para peserta “<em>Amprokan Blogger</em>” adalah “<em><a href="http://president.ac.id/">President University</a> (PU)</em>” yang terletak dikawasan industri Jababeka-1, Cikarang (<em>Kota Jebabeka</em>). Saat mulai memasuki kawasan Kota Jababeka, para peserta telah dinanti oleh para <em>tour-guide</em> Kota Jababeka yang sudah siap sedia dipintu masuk kawasan, guna menjelaskan Kota Jababeka secara lebih detail lagi.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sesampainya di kampus “<em>President University</em>”, para peserta langsung dijamu hidangan makan siang oleh pihak kampus. Perjalanan sejak pagi nampaknya tidak membuat para peserta lelah, sehabis makan siang dengan penuh semangat para peserta kembali mendengarkan paparan dari Suresh Kumar (<em>dosen di PU</em>), I Made Suryadharma (<em>General Manager Kota Jababeka</em>), Eka Budianta (<em>pengelola “Botanical Garden” Kota Jababeka yang merupakan seorang sastrawan yang mendapat julukan “Bapak Pohon Indonesia” oleh para blogger yang hadir</em>), dan <a href="http://arisheruutomo.com/">Aris Heru Utomo</a> selaku ketua Komunitas Blogger Bekasi sekaligus penanggungjawab penyelenggaraan “<em>Amprokan Blogger</em>”.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Penjelasan singkat namun cukup padat sangat memberikan gambaran <em>representative</em> bagaimana Kota Jababeka dikelola dengan <em>visi</em> dan <em>misi</em> yang sangat revolusioner, tak salah jika kemudian banyak para pelaku industri (<em>investor</em>) yang lebih memilih Kota Jababeka sebagai tempat mereka untuk ber-investasi, karena ada banyak keuntungan bagi para investor dengan melakukan investasi di Kota Jababeka, diantaranya adalah raw material, industri dan tenaga kerja yang tersedia dalam satu tempat, bagaikan rantai makanan yang tidak pernah putus dan berhenti.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/03/balon.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-5583" title="balon" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/03/balon.jpg" alt="" width="130" height="97" /></a>Kunjungan “<em>Anjangsana</em>” para blogger selanjutnya atau yang <strong><em><span style="text-decoration: underline;">kelima</span></em></strong> adalah dibagi menjadi 2 (<em>dua</em>) lokasi, dimana 3 (<em>tiga</em>) bus langsung menuju kawasan “<em>Botanical Garden</em>”, Kota Jababeka, sedangkan 2 (<em>dua</em>) bus lainnya menuju lokasi asrama mahasiswa “<em>President University</em>”, untuk kemudian menyusul para peserta yang telah berkumpul lebih dulu dikawasan “<em>Botanical Garden</em>”.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sebagian blogger dari luar daerah juga diberikan kehormatan oleh pihak pengelola “<em>Botanical Garden</em>” untuk menanam secara langsung pohon-pohon yang sengaja telah disiapkan oleh pihak “<em>Botanical Garden</em>”, kemudian dilanjutkan dengan acara tumpengan menyambut hari ulang “<em>Botanical Garden</em>” yang seharusnya jatuh pada tanggal 8 Maret 2010. Rintikan hujan saat <em>lembayung senja</em> mulai menampakan dirinya, ternyata tidak membuat para peserta terganggu, hingga acara tumpengan-pun, selesai dilaksanakan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Dengan dilepas oleh pengawalan khusus dari pihak Kota Jababeka, akhirnya 5 (<em>lima</em>) bus yang ditumpangi para blogger untuk melakukan “<em>A</em><em>njangsana</em>” segera meluncur kembali menuju kawasan Pendopo Rumah Dinas Walikota Bekasi (<em>H. Mochtar Mohamad</em>) di Kota Bekasi. Perjalanan yang cukup melelahkan memang, namun tentu saja tidak akan tergantikan dengan banyaknya pengalaman yang para blogger dapatkan selama mengikuti “<em>Anjangsana</em>” tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sebelum maghrib terjelang, rombongan blogger tiba di pendopo rumah dinas Walikota Bekasi, dimana disana juga telah disambut oleh sebagian panitia dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang menjajakan hasil kerajinan mereka. Sambil menikmati istirahat dirumah dinas Walikota Bekasi, peserta yang <em>notabene </em>para blogger langsung mengeluarkan “<em>senjata-nya</em>”, yaitu laptop dan  sejenisnya untuk berlomba mengikuti “<em>Live Blogging Contest</em>” yang juga sudah dijadwalkan oleh panitia.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em> </em></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em>“Sarasehan” Memanjakan Para Blogger yang Kelelahan</em></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/03/penyematan-PIN.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-5584" title="penyematan PIN" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/03/penyematan-PIN.jpg" alt="" width="130" height="97" /></a>Setelah lelah berkeliling Kota Bekasi dan sekitarnya hampir seharian, malam harinya para blogger berkesempatan untuk melakukan “<em>S</em><em>arasehan</em>” bersama Walikota Bekasi (<em>Bp. H. Mochtar Mohamad</em>) beserta jajarannya. Sambil menikmati makan malam dirumah dinas Walikota Bekasi, para blogger juga disuguhi hiburan <em>band</em>, penyanyi dangdut kondang di tanah air (<em>iyet bustami</em>),  pentas seni dan tari khas Bekasi serta ditutup dengan “<em>Midnight Talkshow</em>” bersama seorang blogger cantik yang telah menerbitkan buku, <em><a href="http://amrikasari.wordpress.com/">Risa Amrikasari</a></em> dan salah satu selebritis kondang ditanah air, <em>Jane Shalimar</em>, yang saat ini juga telah menjadi seorang blogger.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Jamuan makan malam dengan dekorasi yang sangat menggugah serta hiburan <em>band</em> yang disiapkan khusus oleh Pemerintah Kota Bekasi cukup menggiurkan para blogger yang meskipun sudah agak kecapean karena lelah seharian diajak keliling Bekasi, namun mereka masih tetap dengan penuh semangat mengikuti jalannya acara, bahkan turun langsung untuk joget bersama para artis.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Disela-sela acara “<em>Sarasehan</em>” juga tampak hadir para blogger senior seperti <a href="http://enda.goblogmedia.com/">Enda Nasution</a> (<em>yang lebih dikenal dengan Bapak Blogger Indonesia</em>), <a href="http://blog.imanbrotoseno.com/">Iman Brotoseno</a> (<em>chairman pesta blogger 2009</em>), <a href="http://blogombal.org/">Antyo Rentjoko</a> atau lebih populer dengan sebutan Paman Tyo (<em>salah satu pendiri dagdigdug.com</em>), beserta para blogger senior lainnya yang memang sengaja datang atas undangan khusus dari panitia “<em>Amprokan Blogger</em>” Bekasi.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>Enda Nasution</em> sebagai salah satu pelopor berkembangnya blogger ditanah air juga diberikan kesempatan untuk memberikan sambutan sepatah-duapatah kata, mengenai kesan dan pesannya terhadap acara berskala nasional yang digagas oleh Komunitas Blogger Bekasi ini. Kemudian sambutan positif, juga disampaikan oleh Walikota Bekasi (<em>H. Mochtar Mohamad</em>), terkait dengan acara “<em>Amprokan Blogger</em>” yang sedang berjalan, bahkan Walikota Bekasi berjanji bahwa acara ini akan menjadi sebuah agenda rutin tahunan yang dilangsungkan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bekasi.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Walikota Bekasi berharap agar hasil “<em>Amprokan Blogger</em>” ini bisa sepenuhnya bermanfaat bagi masyarakat, maupun bagi Pemerintah Kota Bekasi. Peranan para blogger bagi pembangunan Kota Bekasi diharapkan akan terus meningkat dari waktu ke waktu. Sambutan pak Walikota Bekasi diakhiri dengan menyematan pin “<em>Amprokan Blogger</em>” oleh Ketua Komunitas Blogger Bekasi, Aris Heru Utomo sebagai sebuah pertanda bahwa “<em>Pemerintah Kota Bekasi dan Komunitas Blogger Bekasi akan terus bersinergi untuk mengembangkan Kota Bekasi menuju arah yang lebih baik lagi</em>”.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Konsep acara “<em>Sarasehan</em>” yang digagas oleh panitia “<em>Amprokan Blogger</em>” sebenarnya agak melenceng sedikit dari jadwal yang sudah disepakati bersama, karena sedianya disela-sela acara akan dilangsungkan sesi “<em>Talkshow</em>”, namun karena semua agenda acara dikendalikan oleh pihak protokoler Walikota Bekasi maka acara yang sudah <em>di-set</em> oleh panitia sejak awal sedikit mengalami perubahan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Namun demikian, hiburan yang sengaja disuguhkan oleh Pemerintah Kota Bekasi bagi para blogger peserta “<em>Amprokan Blogger</em>” malam itu cukup membuat para blogger terhibur, bahkan tidak sedikit yang bergabung untuk joget mendekati panggung hiburan. “<em>Midnight Talkshow</em>” yang sesungguhnya tidak ada dalam skenario “<em>Sarasehan</em>”, akhirnya menjadi penutup yang sungguh menghibur para blogger yang dengan sisa-sisa semangat yang ada masih setia menunggu hingga acara “<em>Sarasehan</em>” selesai.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/03/talkshow.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-5585" title="talkshow" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/03/talkshow.jpg" alt="" width="130" height="97" /></a>Kepiawaian seorang <a href="http://eshape.blogspot.com/">Eko Sutrisno Hadi</a> (<em>Eko Eshape</em>), yang merupakan Wakil Ketua Komunitas Blogger Bekasi ini memang sudah tidak perlu diragukan lagi, sebagai seorang mantan Juara Lawak nasional pada tahun 1978 dan sekaligus seorang MC, beliau mampu membuat acara yang sudah hampir kehilangan “<em>greget</em>”-nya, menjadi “greget” kembali, bahkan sangat hidup, hingga berakhir dengan tawa dan senyum puas para blogger.</p>
<p style="text-align: justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Membekali Pengetahuan Para Blogger melalui “Seminar Interaktif”</em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Hari kedua acara “<em>Amprokan Blogger</em>” mengagendakan “<em>Seminar Interaktif</em>” dengan para pembicara dari kalangan blogger dan ahli dibidangnya masing-masing. Sedianya acara tersebut akan dihadiri dan dibuka oleh Wakil Walikota Bekasi (<em>H. Rahmat Effendi</em>), namun karena satu dan lain hal beliau tidak bisa hadir, maka acara tersebut akhirnya dibuka oleh Kepala Bagian (<em>Kabag</em>) Telematika (<em>Ibu Nelly</em>) Pemerintah Kota Bekasi.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Pada prinsipnya Pemerintah Kota Bekasi sangat berterimakasih kepada para pengggagas acara ini, kemudian juga kepada para blogger luar daerah juga yang sudah berkenan untuk menghadiri acara Amprokan Blogger selama dua hari berturut-turut. Pemerintah Kota Bekasi sangat mendukung kegiatan-kegiatan Komunitas Blogger Bekasi, terutama karena sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kota Bekasi, terkait dengan konsep <em>E-Government</em> yang belakangan ini menjadi lebih populer ditengah merebaknya kemajuan “<em>Information and Communication Technology (ICT)</em>”.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sementara itu, Ketua Komunitas Blogger Bekasi, Aris Heru Utomo juga menyampaikan kata sambutannya, terkait dengan seminar yang bertemakan “<em><a href="http://arishu.blogspot.com/2010/03/sambutan-seminar-amprokan-blogger-2010.html">E-Government dan Peran Blogger</a></em>” yang akan dilangsungkan selama satu hari penuh dan dibagi menjadi 2 (<em>dua</em>) sesi seminar.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">“<em>Seminar Interaktif</em>” pada sesi pertama mengambil tema tentang: “<em>Green Cyber City dan Peran Komunitas Blogger</em>”, dimoderatori oleh seorang blogger kawakan, yaitu <a href="http://daengbattala.com/">Amril Taufik Gobel</a> yang tidak lain merupakan salah satu dewan penasihat Komunitas Blogger Bekasi.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sementara itu hadir sebagai pembicara diantaranya adalah, <a href="http://budiputra.com/">Budi Putra</a>, seorang <em>full-professional </em>blogger pertama di Indonesia sekaligus <em>founder</em> <a href="http://asiablogging.com/">http://asiablogging.com</a> yang saat ini telah menjabat sebagai <em><a href="http://yahoo.com/">Country Editor Yahoo! Indonesia</a></em>. Pembicara lainnya menghadirkan seorang pakar IT sekaligus <em>founder</em> <a href="http://ilmukomputer.com/">http://ilmukomputer.com</a>, yaitu <a href="http://romisatriawahono.net/">Romi Satria Wahono</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sementara itu Menteri Komunikasi dan Informasi (<em>Menkominfo</em>), <em>Tifakul Sembiring</em> yang dijadwalkan untuk hadir sebagai <em>keynote speaker</em> ternyata batal hadir karena harus menghadiri sebuah acara di Palembang, karena itu Menkominfo mengutus <em>Ahmad Mabruri</em> yang merupakan salah satu staf ahli dari Menkominfo dalam Amprokan Blogger di Bekasi.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Dengan dihadiri oleh lebih dari 200-an blogger membuat seminar yang berlokasi di <em>Aula Gedung Pusdiklat Mahkamah Konstitusi</em>, Bekasi ini berlangsung sangat menarik untuk disimak, dilain pihak para pembicara sebagai narasumber juga merupakan orang-orang yang sudah sangat populer sepak terjangnya karena memiliki jam terbang yang cukup panjang dalam dunia per-blogger-an ditanah air.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/03/talkshow-vavai.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-5586" title="talkshow-vavai" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/03/talkshow-vavai.jpg" alt="" width="130" height="67" /></a>“<em>Seminar Interaktif</em>” pada sesi kedua dimulai setelah makan siang dan gerakan pengumpulan buku oleh Komunitas &#8220;<em>Sejuta Buku Untuk Anak Indonesia (Sebuai)</em>&#8220;, yaitu dengan mengambil tema “<em>E-Government, Blogger dan Pemberdayaan Masyarakat</em>”. Bertindak sebagai moderator adalah <em><a href="http://vavai.com/">Masim Sugianto</a></em> atau yang lebih populer dengan sebutan “<em>Vavai</em>”, seorang blogger senior asli Bekasi, praktisi IT yang juga merupakan salah satu <em>administrator</em> blog Komunitas Blogger Bekasi dan pendiri komunitas “<em>Opensuse</em>” di Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Para pembicara yang hadir juga tidak kalah populer dengan seminar sesi pertama, diantaranya adalah <a href="http://virtual.co.id/">Nukman Luthfie</a>, seorang pakar sekaligus konsultan “<em>Virtual Marketing</em>” yang juga merupakan salah satu penasihat komunitas <a href="http://www.tangandiatas.com/">Tangan Di Atas</a> (TDA). Pembicara lainnya, seharusnya menghadirkan Walikota Bekasi (<em><a href="http://mochtarmohamad.com/index/">H. Mochtar Mohamad</a></em>) Bupati Sragen (<em><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Untung_Wiyono">Untung Wiyono</a></em>), namun karena kesibukan masing-masing dan tidak dapat hadir, terpaksa seminar sesi kedua hanya diwakilkan Nukman Luthfie dan Dwiyanto  yang bertindak sebagai wakil dari Bupati Sragen yang batal hadir ke Kota Bekasi.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Keberminatan para peserta seminar terhadap topik yang diangkat oleh para pembicara, baik itu pada sesi pertama maupun pada sesi kedua nampaknya cukup tinggi, hal ini terlihat dari antusiasnya pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh para blogger. Keberhasilan acara seminar sehari dalam Amprokan Blogger di Aulia Pusdiklat Mahkamah Konstitusi Kota Bekasi tersebut tidak lepas dari peran sesepuh Komunitas Blogger Bekasi, yaitu M. Syaifulloh beserta istri yang berduet saling bahu membahu dengan bertindak sebagai MC keseluruhan acara tersebut, bahkan secara tiba-tiba para blogger yang hadir dikejutkan dengan lagu “<em>Mars Blogger</em>” yang diciptakan secara dadakan oleh mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Setelah pembagian<em> doorprize</em>, Wakil Ketua Komunitas Blogger Bekasi, Eko Sutrisno Hadi (<em>Eko Eshape</em>) berkesempatan kembali untuk menutup acara keseluruhan seminar sore itu. Setelah itu dilangsungkan do’a penutup oleh salah satu panitia Amprokan Blogger, Komaruddin Ibnu Mikam, kemudian dilanjutkan dengan <em>sesi</em> photo-photo bersama para <em>blogger </em>yang hadir dan seluruh panitia “<em>Amprokan Blogger</em>”.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Do’a penutup tersebut menjadi akhir dari segala hingar-bingarnya acara “<em>Amprokan Blogger</em>” di Bekasi. Suasana yang cukup mengarukan nampak terlihat jelas diwajah para <em>blogger</em>, “<em>Ya, tidak ada pertemuan tanpa perpisahan</em>”, semuanya akan kembali menjalankan aktivitas dan kesibukannya masing-masing, namun satu satu yang pasti, rasa persaudaraan sesama blogger terasa semakin kental dengan dilangsungkannya acara-acara seperti ini.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Meskipun masih dirasakan banyaknya kekurangan disana-sini, namun demikian acara ini dianggap cukup berhasil oleh sebagian besar blogger yang hadir dan terlihat jelas dari hasil liputannya melalui “<em>blogging media</em>” maupun teman-teman wartawan yang berasal dari “<em>mainstream media</em>”.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Berhasil mengumpulkan ratusan blogger dari berbagai penjuru di tanah air merupakan sebuah prestasi yang cukup membanggakan bagi Komunitas Blogger Bekasi, selain itu acara “<em>Amprokan Blogger</em>” ini juga merupakan salah satu acara yang terbesar setelah Pesta Blogger tahun 2009 lalu yang berskala nasional.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/03/tapal-batas.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-5587" title="tapal batas" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/03/tapal-batas.jpg" alt="" width="137" height="103" /></a>Sekali lagi, ini merupakan sebuah kebanggaan bagi Komunitas Blogger Bekasi, karena bisa merealisasikan “<em>Amprokan Blogger</em>” di Bekasi secara nasional. Nampaknya, Komunitas Blogger Bekasi telah benar-benar “<em>Menembus Tapal Batas</em>”. Sebuah “<em>ide</em>” mendunia juga sedang dipersiapkan oleh Komunitas Blogger Bekasi. “<em>So, dont miss it guys!</em>”, nantikan kejutan-kejutan “<em>Menembus Tapal Batas</em>” lainnya dari kami, KOMUNITAS BLOGGER BEKASI&#8230;&#8230;&#8230; ..</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">YULYANTO.com<em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Sekretaris Komunitas Blogger Bekasi</em></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em><span style="text-decoration: underline;">Catatan</span></em><em>:</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Artikel ini ditulis untuk melengkapi laporan-laporan sebelumnya mengenai Amprokan Blogger 2010 di Kota Bekasi</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerbekasi.com/2010/03/17/blogger-bekasi-%e2%80%9cmenembus-tapal-batas%e2%80%9d-melalui-amprokan-blogger-ab.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bekasi Poenya Macet</title>
		<link>http://bloggerbekasi.com/2010/02/13/bekasi-poenya-macet.html</link>
		<comments>http://bloggerbekasi.com/2010/02/13/bekasi-poenya-macet.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Feb 2010 15:52:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yulyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bekasi-Ku]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Foto]]></category>
		<category><![CDATA[Laporan Warga]]></category>
		<category><![CDATA[bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba Photo]]></category>
		<category><![CDATA[macet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerbekasi.com/?p=4657</guid>
		<description><![CDATA[Photo ini diambil dilokasi sekitar pintu keluar Perumahan Bumi Anggrek, tepatnya di depan SDN Karang Satria, Bekasi. Semua orang berangkat bersamaan dipagi hari untuk memulai segala aktivitas-nya diawal minggu yang cerah. Kemacetan di sudut-sudut wilayah Bekasi terkadang menjadi momok yang tak pernah berujung, mudah-mudahan saja pemerintahan setempat bisa lebih memperhatikan kondisi tersebut.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/02/bekasi_poenya_macet.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-4658" title="bekasi_poenya_macet" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/02/bekasi_poenya_macet-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Photo ini diambil dilokasi sekitar pintu keluar Perumahan Bumi Anggrek, tepatnya di depan SDN Karang Satria, Bekasi. Semua orang berangkat bersamaan dipagi hari untuk memulai segala aktivitas-nya diawal minggu yang cerah. Kemacetan di sudut-sudut wilayah Bekasi terkadang menjadi momok yang tak pernah berujung, mudah-mudahan saja pemerintahan setempat bisa lebih memperhatikan kondisi tersebut.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerbekasi.com/2010/02/13/bekasi-poenya-macet.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mencari “Sebuah Konsep” untuk Men-Duniakan “Bekasi”</title>
		<link>http://bloggerbekasi.com/2010/02/12/mencari-%e2%80%9csebuah-konsep%e2%80%9d-untuk-men-duniakan-%e2%80%9cbekasi%e2%80%9d.html</link>
		<comments>http://bloggerbekasi.com/2010/02/12/mencari-%e2%80%9csebuah-konsep%e2%80%9d-untuk-men-duniakan-%e2%80%9cbekasi%e2%80%9d.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Feb 2010 16:18:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yulyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Bekasi-Ku]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba Penulisan Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Menara Eiffel]]></category>
		<category><![CDATA[Paris]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerbekasi.com/?p=4531</guid>
		<description><![CDATA[Belajar Menciptakan “Sebuah Konsep” dari “Menara Eiffel” PHOTO by YULYANTO “Menara Eiffel” yang kita kenal saat ini merupakan sebuah monumen yang paling bersejarah, sekaligus merupakan sebuah “Ikon” kebanggaan bagi masyarakat Perancis. Kota Paris yang menjadi tempat berdirinya sang “Ikon” tersebut, kini terus berkembang dan mendunia seiring dengan semakin banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Paris. “Menara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><em>Belajar Menciptakan “Sebuah Konsep” dari “Menara Eiffel” </em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">
<div class="mceTemp" style="text-align: justify;">
<dl id="attachment_4534" class="wp-caption alignleft" style="width: 235px;">
<dt class="wp-caption-dt"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/02/eiffel.jpg"><img class="size-medium wp-image-4534" title="eiffel" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/02/eiffel-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></dt>
<dd class="wp-caption-dd">PHOTO by YULYANTO</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align: justify;">“<em>Menara Eiffel</em>” yang kita kenal saat ini merupakan sebuah monumen yang paling bersejarah, sekaligus merupakan sebuah “<em>Ikon</em>” kebanggaan bagi masyarakat Perancis. Kota Paris yang menjadi tempat berdirinya sang “<em>Ikon</em>” tersebut, kini terus berkembang dan mendunia seiring dengan semakin banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Paris. “<em>Menara Eiffel</em>” bagaikan sebuah “<em>Medan Magnet</em>” yang tidak akan pernah berhenti untuk menyedot para wisatawan untuk terus berkunjung kesana. Sejak resmi dibuka untuk umum pada tahun 1889 hingga tahun 2002 saja, terhitung sudah lebih dari 200 juta jiwa wisatawan yang mengunjungi Kota Paris hanya untuk melihat kemegahan sang-ikon, “<em>Menara Eiffel</em>”.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span id="more-4531"></span>Jika kita hitung hingga saat ini, umur berdirinya “<em>Menara Eiffel</em>” sudah mencapai 121 tahun (1889-2010). Padahal (<em>mungkin</em>) tidak banyak yang mengetahui bahwa sejak diperkenalkan pertamakali oleh sang-Arsitek, <em>Alexandre Gustave Eiffel</em>, konsep untuk membangun “<em>Menara Eiffel</em>” terkait dengan Pameran Universal di Kota Barcelona, pernah ditolak mentah-mentah karena tidak cocok dengan kota tersebut dan juga dianggap sebuah konsep yang “<em>Aneh</em>” dan sangat “<em>Mahal</em>”. Kota kedua selanjutnya yang diajukan dan kemudian menerima konsep sang-Arsitek adalah Kota Paris yang sudah sangat kita kenal saat ini, meskipun dalam proses pembangunannya tetap saja banyak yang menolak dan mendapat banyak kritikan keras dari komunitas-komunitas seni di Paris.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Berdirinya “<em>Menara Eiffel</em>” ternyata hanya memiliki perizinan bangunan hingga 20 tahun lamanya, ini berarti bahwa semestinya pada tahun 1909 yang lalu, “<em>Menara Eiffel</em>” sudah harus diruntuhkan oleh pemerintahan di Kota Paris. Namun, pertimbangan dengan melihat banyaknya mendatangkan manfaat bagi pemerintah dari segi komunikasi terutama bagi kepentingan militer untuk saat itu (<em>untuk mengatur strategi perang digaris depan medan pertempuran</em>), membuat pemerintah mempertimbangkan kembali untuk tetap mempertahankan keberadaannya hingga habis kadaluwarsanya. Keputusan tersebut adalah sebuah keputusan yang sangat tepat, karena setelah satu abad berlalu, “<em>Menara Eiffel</em>” masih saja tetap berdiri dengan kokoh dan megahnya, bahkan kini telah menjelma menjadi salah satu primadona pariwisata di kawasan Eropa.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<div class="mceTemp" style="text-align: justify;">
<dl id="attachment_4536" class="wp-caption alignleft" style="width: 135px;">
<dt class="wp-caption-dt"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/02/gustave-eiffel.jpg"><img class="size-full wp-image-4536" title="gustave eiffel" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/02/gustave-eiffel.jpg" alt="" width="125" height="150" /></a></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Alexandre Gustave Eiffel (PHOTO by GOOGLE)</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align: justify;">Keberhasilan sang perancang “<em>Menara Eiffel</em>”, <em>Alexandre Gustave Eiffel</em> untuk merealisasikan sebuah konsep hasil buah karyanya, kini telah menjadi sebuah “<em>Ikon</em>” yang akan tetap bertahan dan abadi sepanjang masa. Sejak selesai dibangunnya, “<em>Menara Eiffel</em>” merupakan struktur bangunan tertinggi didunia, dengan ketinggiannya yang mencapai 300,65 meter (<em>986 kaki</em>), “<em>Menara Eiffel</em>” juga setara dengan bangunan konvensional setinggi 81 lantai. Namun setelah dibangunnya “<a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Chrysler_Building"><em>Chrysler Building</em></a>” pada tahun 1930 di New York City, Amerika Serikat (AS), rekor tersebut berpindah karena ketinggian gedung tersebut mencapai 319 meter (<em>1,047 kaki</em>).</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">“<em>Menara Eiffel</em>” juga merupakan salah satu monumen bertarif yang paling banyak dikunjungi di dunia, karenanya tidak heran jika keberadaannya sejak dulu hingga saat ini tetap dipertahankan, karena merupakan salah satu sumber pendapatan bagi Kota Paris yang pada akhirnya juga bisa turut membawa kemakmuran bagi masyarakat disekitarnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Menciptakan Bekasi sebagai “Medan Magnet” seperti “Menara Eiffel”, Mungkinkah?</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;">
<div class="mceTemp" style="text-align: justify;">
<dl id="attachment_4537" class="wp-caption alignleft" style="width: 128px;">
<dt class="wp-caption-dt"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/02/magnet.jpg"><img class="size-full wp-image-4537" title="magnet" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/02/magnet.jpg" alt="" width="118" height="105" /></a></dt>
<dd class="wp-caption-dd">PHOTO by GOOGLE IMAGE</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align: justify;">Terlalu muluk nampaknya jika kita harus membandingkan Paris yang sudah mendunia, dengan Bekasi yang hanya terletak dipinggiran sebuah ibukota dari negara dunia ketiga, seperti Indonesia. Bagaimana tidak, jangankan terkenal dikalangan internasional (<em>dunia</em>), untuk terkenal dalam wilayah pulau Jawa saja rasanya masih belum nampak. Pertanyaan yang akan muncul kemudian adalah, mengapa? Ya, karena hingga saat ini memang belum ada satupun “<em>Ikon</em>” ataupun sejenisnya yang bisa membuat Bekasi bisa menjadi lebih dikenal oleh orang-orang diluar Bekasi.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Pepatah yang sering kita dengar adalah: “<em>Gantungkanlah </em><em>c</em><em>ita-citamu </em><em>s</em><em>etinggi </em><em>l</em><em>angi</em><em>t</em><em>!</em>”, jadi tidak ada salahnya juga bagi kita, masyarakat Bekasi untuk bercita-cita memiliki “<em>Ikon</em>” yang bisa mendunia seperti halnya “<em>Menara Eiffel</em>” di Paris. Bentuknya tidak harus sama dengan “<em>Menara Eiffel</em>”, namun konsepnya bisa jadi sama. Pemerintahan Bekasi bekerjasama dengan masyarakatnya harus mampu menemukan dan “<em>mencari sebuah konsep untuk men-duniakan Bekasi</em>”, sebuah langkah nyata yang akan mendatangkan banyak manfaat dan menjadikannya sebagai sebuah “<em>Ikon</em>” kebanggaan bagi masyarakat Bekasi seperti halnya “<em>Menara Eiffel</em>”.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Kalau Paris terkenal karena memiliki “<em>Menara Eiffel</em>”, lalu bagaimanakah konsep yang sesuai untuk men-duniakan Bekasi agar lebih dikenal lebih luas lagi? Itulah yang harus kita pikirkan bersama-sama, yakni bagaimana menjadikan Bekasi sebagai “<em>Medan Magnet</em>” baru, tidak hanya di Indonesia, bahkan didunia.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<div class="mceTemp" style="text-align: justify;">
<dl id="attachment_4538" class="wp-caption alignleft" style="width: 235px;">
<dt class="wp-caption-dt"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/02/2010-01-31-tour-de-france-8-upload-9.jpg"><img class="size-medium wp-image-4538" title="2010-01-31 (tour de france-8)-upload (9)" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/02/2010-01-31-tour-de-france-8-upload-9-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></dt>
<dd class="wp-caption-dd">PHOTO by BINSAR</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align: justify;">Mendirikan sebuah Komunitas Blogger Bekasi (<em>Be-Blog</em>) adalah sebuah langkah awal untuk men-duniakan Bekasi, karena melalui “<em>Be-Blog</em>”, saat ini Bekasi sudah benar-benar mampu menembus tapal batas dan mendunia, tapi hanya dalam dunia maya. Oleh karena itu, sebuah aksi nyata haruslah kita lakukan untuk memperkenalkan Bekasi tidak hanya di dunia maya, tapi juga di dunia nyata.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">“<em>Mungkinkah?&#8230;..</em>” Ahh.., ini adalah sebuah pertanyaan yang terdengar cenderung pesimis. Saya tidak tahu persis berapa besar jumlah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bekasi Kota dan Kabupatennya, yang saya tahu dan lihat secara kasat mata, Bekasi Kota dan Bekasi Kabupaten saat ini memiliki ribuan industri yang berskala nasional bahkan juga hingga berskala Internasional, salah satu contohnya adalah kawasan industri Jababeka di Cikarang dan kawasan industri MM-2001 di Cibitung.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Untuk itu agar bisa lebih memperkenalkan Bekasi secara lebih luas lagi, rasanya mesti kita tinggalkan dulu sekat-sekat wilayah yang membatasi antara Bekasi Kota dan Bekasi Kabupaten, karena pada prinsipnya semuanya ada dalam wilayah Bekasi. Kita harus duduk bersama-sama untuk kemudian ber-sepakat mengambil satu kata “<em>Bekasi</em>” sebagai sebuah kawasan yang akan kita perkenalkan kepada dunia.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Media blog melalui “<em>Be-Blog</em>” yang sudah mulai efektif kita gunakan untuk kepentingan bersama (<em>pemerintah dan masyarakat</em>), bisa juga difungsikan sebagai media dalam rangka mencari dan menciptakan sebuah konsep untuk “<em>menduniakan Bekasi</em>”. Jika sudah kita temukan konsepnya, maka tinggal tugas dari pemerintah, pihak swasta dan masyarakat Bekasi yang bekerjasama untuk merealisasikan konsep tersebut menjadi sebuah kenyataan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Seperti sudah saya sampaikan diatas, media blog saja rasanya belumlah cukup, pemerintah Bekasi harus berani membuat sebuah “<em>Gebrakan</em>” nyata yang manfaatnya bisa lebih men-dunia dan bisa abadi sepanjang masa seperti halnya “<em>Menara Eiffel</em>” di Paris. Tidak perlu kita meminta bantuan dana dan belas kasihan dari Pemerintah Pusat agar mau mewujudkan “<em>Konsep menduniakan Bekasi</em>”, karena kalau boleh memilih sudah bisa dipastikan Pemerintah Pusat tentu akan lebih memilih pulau Bali atau Jakarta yang jauh lebih terkenal di dunia ketimbang Bekasi.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sistem otonomi daerah seperti sekarang ini rasanya sudah cukup bagi pemerintah Bekasi untuk bergerak lebih leluasa tanpa harus menunggu kucuran dana dari Pemerintah Pusat. Untuk merealisasikan “<em>Konsep menduniakan Bekasi</em>”, kita bisa menggalang dana yang berasal dari berbagai sumber, baik dari pihak pemerintahan maupun pihak swasta. Ribuan industri dan perusahaan yang berdomisili dalam wilayah Bekasi Kota dan Bekasi Kabupaten juga bisa kita optimalkan keberadaannya untuk di ajak bergabung dan bahu-membahu untuk mewujudkan cita-cita tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Rubah “<em>mindset</em>” kita yang selama ini selalu menganggap “<em>semua biaya yang kita keluarkan saat ini</em>” adalah sebagai “<em>pengeluaran</em>”, menjadi “<em>semua biaya yang kita keluarkan saat ini</em>” adalah sebagai sebuah “<em>investasi</em>” yang suatu hari nanti akan menghasilkan “<em>return</em>” berlipat-lipat, tidak hanya dalam bentuk <em>materiil</em>, namun lebih dari itu semua. Anggap juga “<em>Konsep menduniakan Bekasi</em>” ini sebagai sebuah kebanggaan yang akan mendatangkan manfaat tidak hanya bagi kita di saat ini, namun juga bagi <em>anak-cucu</em> kita dimasa-masa yang akan datang. Sejarah tentu saja akan mencatat para pendiri dan penggagas konsep tersebut, sama halnya saat mereka mengabadikan nama seorang “<em>Alexandre Gustave Eiffel</em>” melalui karya sepanjang masanya dalam bentuk “<em>Menara Eiffel</em>”, yang berhasil diwujudkannya melalui tahap awal yang hanya berupa “<em>Sebuah Konsep</em>”.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<div class="mceTemp" style="text-align: justify;">
<dl id="attachment_4540" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px;">
<dt class="wp-caption-dt"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/02/2010-01-31-tour-de-france-8-upload-37.jpg"><img class="size-medium wp-image-4540" title="2010-01-31 (tour de france-8)-upload (37)" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/02/2010-01-31-tour-de-france-8-upload-37-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></dt>
<dd class="wp-caption-dd">PHOTO by BINSAR</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align: justify;">Mungkin ada diantara anda semua yang sempat membaca tulisan ini akan tertawa-tawa geli sambil berujar, “<em>ah, kebanyakan </em><em>berkh</em><em>ayal nih orang!&#8230;mimpi kali ye??&#8230;</em>” Itu adalah hal yang sangat wajar dan juga sangat dimaklumi, tapi percayalah tidak ada yang tidak mungkin jika kita mau berusaha dan berdoa, semua hanya butuh waktu untuk mewujudkannya. “<em>Menara Eiffel</em>” adalah salah satu contoh hidup bagaimana sebuah hasil karya seorang umat manusia di dunia ini bisa mendatangkan banyak manfaat hingga sepanjang masa, tidak hanya bagi wilayahnya, namun juga bagi dunia ini.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;">Jadi, kalau kelak ada orang yang bertanya kepada saya: “<em>Mungkinkah </em><em>Menciptakan Bekasi sebagai “Medan Magnet” seperti “Menara Eiffel”</em><em>..</em><em>?</em>, saya akan menjawabnya dengan penuh optimis: “<em>Sangat Mungkin!</em>”. Dengan niat yang tulus, kita semua bisa bekerjasama dan saling bahu-membahu untuk memperkenalkan Bekasi tidak hanya dalam wilayah Bekasi, namun juga hingga menembus tapal batas Indonesia, bahkan hingga menembus tapal batas DUNIA, semoga saja bisa terwujud&#8230;&#8230;.., Amin.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Salam Blogger Bekasi<strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>YULYANTO.com</strong></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerbekasi.com/2010/02/12/mencari-%e2%80%9csebuah-konsep%e2%80%9d-untuk-men-duniakan-%e2%80%9cbekasi%e2%80%9d.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bekasi Poenya SPBU</title>
		<link>http://bloggerbekasi.com/2010/02/12/bekasi-poenya-spbu.html</link>
		<comments>http://bloggerbekasi.com/2010/02/12/bekasi-poenya-spbu.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Feb 2010 15:33:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yulyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bekasi-Ku]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Foto]]></category>
		<category><![CDATA[bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba Photo]]></category>
		<category><![CDATA[SPBU]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bloggerbekasi.com/?p=4523</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu SPBU milik Pertamina yang terbesar di Indonesia saat ini ternyata terletak dalam kawasan Bekasi, tepatnya di rest area KM-19 jalan tol Jakarta-Cikampek. Sekali lagi Bekasi boleh bangga akan keberadaannya. Tidak sulit untuk mengambil gambarnya dimalam hari, repotnya adalah bagaimana mengambil gambarnya disela-sela kesibukan lalu-lintas jalan tol, agar tampak lengang seperti gambar diatas.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/02/bekasi_poenya_SPBU-fb.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-4524" title="bekasi_poenya_SPBU-fb" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2010/02/bekasi_poenya_SPBU-fb-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Salah satu SPBU milik Pertamina yang terbesar di Indonesia saat ini ternyata terletak dalam kawasan Bekasi, tepatnya di rest area KM-19 jalan tol Jakarta-Cikampek. Sekali lagi Bekasi boleh bangga akan keberadaannya. Tidak sulit untuk mengambil gambarnya dimalam hari, repotnya adalah bagaimana mengambil gambarnya disela-sela kesibukan lalu-lintas jalan tol, agar tampak lengang seperti gambar diatas.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bloggerbekasi.com/2010/02/12/bekasi-poenya-spbu.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

