Home » Artikel » Story Telling (3) : Memperkuat Internal

Story Telling (3) : Memperkuat Internal

Ini salah satu fungsi dari story telling. Sebagai tools dalam bisnis model yakni mengomunikasikan visi, misi dan mekanisme prosedur perusahaan. Menjelaskan tentang model bisnis dari perusahaan. Sekaligus bereksperiman employee menjadi customer (pelanggan). Menguji segala hal mulai dari proses hingga produk sebagai out put dari perusahaan kita.

Bisa saja kemudian customer problem sedini mungkin diidentifikasi. Karyawan kita akan menjadi telinga, perasaan dan penglihatan dari pelanggan. Customer perspective.
Dalam konteks ini, pengusaha perlu merancang ideology perusahaan. Sekecil apa pun skala dari usaha kita. PT Mentari Peradaban Mulia, misalnya. Hampir setiap pertemuan (meeting) saya mengangkat persoalan serbuan kimia ke lahan-lahan milik petani.

Bahwa pertanian organic adalah ideology kami. Mengembalikan lahan kepada pengelolaan alamiah. Alam yang mengolah alam. Seperti hutan yang perawan. Tanpa urea, puradan dan lainnya, hutan bisa tumbuh subur. Lebat. Tanpa kimia!

Tanpa kima. Rantai-rantai makanan berfungsi secara sinergis. Saling memakan. Menyeimbangkan ekologi. Tidak seperti sekarang. Urea-puradan-pestisida atau racun ditebar. Ular pun minggat. Membuat tikus merajalela. Akhirnya padi petanilah yang disikat.

Ternyata, hama yang disemprot. Ada yang mati. Tapi, ada juga yang tidak. Nah, yang tidak membangun daya tahan tubuhnya lebih dari sebelumnya. Yang hidup dengan kekebalan baru berkembang biak. Beranak pianak. Ketika diberikan pestisida lagi. Mereka kuat. Tak mempen racun pertama. Harus dengan dosis yang lebih besar lagi. Begitu seterusnya….

Biarkan alam mengelola dirinya. Ini ideology PT MPM.

Maka, kami pun bekerja sepenuh jiwa raga. Salah seorang team kami, Marsup namanya. Menangani hama belalang di kampungnya dengan ramuan daun jeruk, gula merah, daun salam dan daun-daun lainnya. Ternyata mujarab! Belalangnya tidak mati. Cumin, ogah makan padinya Marsup.

Pak Kribo Hendra di Tasikmalaya. Menyelesaikan hama tikus dengan ramuan jengkol. Dengan proses tersendiri. Disiramkan ke pinggir galengan. Dan, tikus pun ogah masuk ke lahan pak Kribo. Bau jengkolll!!

Begitulah….alam punya mekanisme sendiri dalam mengatur dirinya. Seperti buah mangrove yang ketka jatuh ke tanah. Tertantcap dan jadi bibit sendiri.

Kembali ke story telling. Dalam skala kecil, kita bisa lakukan dengan bercerita saja. Tapi, dalam skala besar tentu dituntut media yang ditulis dan dicetak. Digandakan secara massif. Makanya, kemudian ada in house magazine. Bulletin internal. Atau, website perusahaan.

Nah, kalau ‘ideologi’ perusahaan sudah tertancap maka akan muncul loyalitas dan kultur. Menyembulah sense of belonging. Rasa memiliki. Persatuan dan kesatuan. Otomatis, ini akan berimbas kepada produktivitas.

Story telling dalam internal peusahaan bermakna pula meng-orangkan karyawan sendiri. Bisa saja kemudian, muncul ide-ide baru untuk key parnert (mitra utama). Resources yang berasal dari internal. Activitas kunci yang bisa diusulkan karyawan dalam perspektif memb angun masa depan perusahaan. Bahkan, cost yang bisa dihemat.

Jadi, story telling dalam ruang internal penting bangeettt! (kim)

Penjelasan definisi:
Key parnertship: secara bahasa kira-kira artinya mitra utama. Yakni sejumlah pihak (luar struktur) yang kita jadikan mitra. Mereka berfungsi penting dalam membantu perusahaan dalam mencukupi sejumlah hal (resources) yang dibutuhkan untuk menghasilkan produk.

Key resources : sejumlah asset yang dibutuhkan untuk berproduksi baik barang dan jasa.
Cost structure : struktur biaya.

Print Artikel Ini Print Artikel Ini
Posted by on Feb 4 2012. Filed under Artikel. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

RSS Planet Aggregator

  • Lari Pagi Kenangan Manis di SMP Labschool Jakarta
  • Lagu anak sepanjang masa
  • Rencana Pembangunan Taman Bacaan Excellent : Awal Maret 2012
  • Kumpulan Artikel & Tutorial Mengenai Zimbra Mail Server
  • Summary Proses Instalasi & Konfigurasi Mail Server untuk Production Server (Live)-Bagian 2
  • FILM Keluarga : JOURNEY 2 : THE MYSTERIOUS ISLAND
Bergabunglah dengan lebih dari 1674 blogger. Jumlah inipun masih akan terus bertambah jadi jangan menunggu menjadi orang yang terakhir bergabung dengan kami.

Siapa saja yang sudah terdaftar?

Login

Login Anggota
Lost Password?

Penghargaan: Blog Komunitas berbasis Wilayah Terbaik 2010


Amprokan Blogger

Amprokan Blogger | Temu Blogger Nusantara

Sponsor



Bergabung dengan Milis Blogger Bekasi

Banner Komunitas

Komunitas Blogger Bekasi

Copykan Kode dibawah ini ke Blog/Website Anda!

© 2012 Komunitas Blogger Bekasi. All Rights Reserved. Log in

Switch to our mobile site

- Designed by Gabfire Themes