Liburan Telah Usai, Tahukah Anda Makna Dari Hari Besar Umat Islam ?
Laporan Warga Thursday, August 22nd, 2013 377 views
Print Artikel Ini
Sumber Gambar : http://www.google.com/imgres?newwindow=1&client=firefox-beta&hs=9BG&sa=X&rls=org.mozilla:en-US:official&tbm=isch&tbnid=n3QZwbaBaLtZjM:&imgrefurl=http://www.flickr.com/photos/xshamx/3933543064/&docid=YG4cWn7OQ5tAYM&imgurl=http://farm4.staticflickr.com/3514/3933543064_9cb3a728fd_o.jpg&w=3888&h=2592&ei=wh0VUo6IDM7KrAfz_4GgDg&zoom=1&ved=1t:3588,r:36,s:0,i:206&iact=rc&page=3&tbnh=183&tbnw=268&start=20&ndsp=17&tx=105&ty=79&biw=1024&bih=471
ilhammi gani & keluarga mengucapkan
Mohon maaf lahir dan batin ya
Dari sekian banyaknya petarung yang memampang namanya di bloggerbekasi [dot] com, mungkin hanya saya seorang yang memberanikan diri untuk terang-terangan mendeklarasikan permintaan maaf melalui tulisan di blog ini. Namun pada hakikatnya selama raga saya masih aktif, permohonan maaf lahir dan batin ini selalu terucap bukan hanya di bulan suci Ramadhan saja. Ibarat kata kita memang dianjurkan untuk selalu bertaubat setiap saat. Begitulah yang Nabi Muhammad SAW lakukan. Pada dasarnya sejak kita pertama kali belajar Agama di TK & SD, kita sudah diajarkan untuk selalu saling memaafkan. Bener toh?
Tanpa terasa waktu liburan telah habis, THR pun juga sudah habis
dan kita sudah melewati 3 hari besar, pertama hari raya Idul Fitri, yang kedua hari Jumat dan yang ketiga Hari Kemerdekaan RI. Saya perhatikan sudah banyak yang memposting tulisan dengan tema 17 Agustus, namun belum ada yang memposting tentang hari Besar Umat Islam. Meskipun komunitas ini belum sempat mengadakan kegiatan halal bihalal ataupun sudah mengadakan kegiatan halal bihalal, saya akan tetap bersilahturahmi melalui tulisan.
Secar turun temurun dari tahun ke tahun, hingga saat ini jika kita berbicara mengenai hari besar umat Islam hampir seperti bagaimana kita merasakan kemerdekaan secara lahir dan batin, saling bermaaf-maafan kepada sesama manusia. Itu baru yang namanya Habluminannas, hubungan sesama umat manusia, bagaimana hubungan kita dengan Allah Sang Pencipta? namun menurut apa yang saya ketahui dan mengingat kembali apa saja yang saya dapatkan ketika saya mengikuti sebuah pengajian, Habluminannas itu setiap waktu kita selalu melakukannya baik itu bersedekah atau pun komunikasi antar sesama manusia. Habluminallah pun demikian, terjadi pada saat kita beribadah, berpuasa dll.
Jika ingin memasuki surga, sebelum mokat / meninggal dunia kita harus menyeimbangkan kedua hubungan tersebut. Selesai…!!! Namun akhir-akhir ini mulai muncul beberapa topik perbincangan yang sangat menarik tentang Hari besar Islam atau mungkin karena saya yang baru mengetahui info seperti ini. Bukannya sok tahu, tapi saya hanya ingin berbagi dari sumber yang penjelasannya menurut saya memang masuk akal, bahwasannya Idul Fitri yang kita nanti-nantikan setelah melakukan berpuasa selama 1 bulan memiliki arti yang sangat jauh berbeda dari yang sebelumnya “kembali suci”.
Jadi Idul Fithri memiliki arti yang sebenarnya adalah Hari Raya berbuka Puasa, kembali berbuka yakni tidak berpuasa lagi setelah 1 bulan lamanya kita berpuasa. Jangan karena kita berpuasa selama 1 bulan lamanya kita langsung kembali suci layaknya seorang Bayi, Allahu alam yaaaa….
Sebenarnya tidak ada kesulitan dalam mengenal agama Islam, jika memang salah satu arti tersebut sangatlah benar, maka memang sebenarnya kita tidak melanggar kan?? Permasalahannya pada saat Idul Fithri pastinya tidak ada yang sedang melakukan ibadah puasa, namun ucapan maaf dan memaafkan memang sangat sesuai kita lontarkan tapi ingat jangan hanya terpaku karena kita berada di hari besar ini saja
pilihlah secara akal sehat, mana yang menurut mu yang benar arti dari Idul Fithri.
Sumber dengan penyampaian yang jelas beserta dengan Hadits silahkan klik disini
Salah satu Imam di Istiqlal pun memiliki persepsi yang sama, silahkan klik disini
Print Artikel Ini



terimakasih bang atas share ilmu nya
Selamat merayakan hari raya idul fitri
Mohon maaf lahir bathin..
Terimakasih dengan adanya artikel ini saya mendapat pengetahuan baru yang sangat beranfaat,,
menarik! dari sudut pandang etimologi Indonesia kami juga menulis pembahasan yg hampir sama di tahun 2009 sila simak link berikut ini: http://benwal.blogdetik.com/2009/09/19/idul-fitri-atau-idul-fitrah/
mohon maaf lahir batin ya
mohon maaf lahir batin yah dari saya ..
mohon maaf lahir batin juga untuk semuanya saja
mohon maaf lahir batin semuanya
Menurutku makna hari besar adalah ‘mengenang’ .
kalo di kota saya , hari raya idul fitri sering disebut lebarannya anak kecil” , soalnya anak kecil” pada keliling ke rumah” tetangga , kalau belum dapet THR gak bakal pulang …
Kalau saya sih masih mengartikan hari Raya Idul Fitri adalah “kembali suci”.
mantap